BIDIK-KASUSNEWS.COM
Bandar Lampung – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kelurahan Jagabaya III, Kecamatan Wayhalim, pada Jumat (6/3/2026) menyebabkan sejumlah kawasan permukiman warga mengalami banjir dan genangan air akibat meluapnya aliran sungai di sekitar wilayah tersebut.
Menyikapi kondisi tersebut, Babinsa dari Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur yang berada di bawah jajaran Kodim 0410/KBL, Sertu Sugiyanto, langsung turun ke lapangan melakukan monitoring dan pemantauan situasi sejak pukul 17.00 WIB hingga kondisi mulai berangsur terkendali.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, genangan air terjadi di beberapa titik kawasan pinggiran sungai di wilayah Jagabaya III. Salah satu lokasi terdampak berada di Lingkungan II RT 05 Gang Panorama 2, di mana genangan air sepanjang sekitar 50 meter dengan kedalaman mencapai 40 sentimeter sempat menggenangi area permukiman warga dan mempengaruhi sekitar 10 rumah.
Sementara itu, di Lingkungan II RT 01 Gang M. Saleh atau yang dikenal warga sebagai kawasan belakang Jingkrak, genangan air mencapai kedalaman sekitar 60 sentimeter dengan panjang sekitar 50 meter. Kondisi tersebut berdampak pada tiga rumah warga serta satu fasilitas pendidikan, yakni SDN 1 Jagabaya III.
Genangan juga terjadi di Jalan Pulau Morotai, tepatnya di sekitar jembatan Pulau Morotai, dengan panjang genangan mencapai sekitar 100 meter dan kedalaman sekitar 50 sentimeter. Meski demikian, di titik tersebut tidak terdapat rumah warga yang terdampak langsung.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, Babinsa juga berkoordinasi dengan aparat kelurahan dan warga setempat untuk memastikan kondisi masyarakat tetap aman serta mengantisipasi kemungkinan meningkatnya debit air jika hujan kembali turun.
Beruntung, dalam peristiwa banjir ini tidak terdapat laporan korban jiwa. Hingga malam hari, kondisi air di sejumlah titik mulai berangsur surut dan situasi perlahan kembali normal.
Kegiatan monitoring yang dilakukan Babinsa menjadi wujud nyata kepedulian dan kesiapsiagaan aparat kewilayahan dalam membantu masyarakat menghadapi dampak cuaca ekstrem di Bandar Lampung. Aparat juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan selama musim hujan masih berlangsung. (Agus)
