KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. Sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polres Kuningan berganti melalui serah terima jabatan (sertijab). Setijab dipimpin langsung Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama di Aula Wira Satya Pradana Mapolres Kuningan, Kamis 3 September 2026. Pergantian tersebut meliputi lima posisi, yakni Kasat Res Narkoba, Kabag Ops, Kasat Binmas, Kapolsek Mandirancan, dan Kapolsek Lebakwangi. Rotasi menjadi bagian dari dinamika organisasi di jajaran Polres Kuningan. Pada posisi Kasat Res Narkoba, jabatan diserahterimakan dari AKP Jojo Sutarjo kepada AKP Arif Zaenal Abidin. Jabatan Kabag Ops yang sebelumnya diemban AKP Rasikin juga berganti. AKP Rasikin memasuki masa purna tugas dan posisi tersebut kini dipercayakan kepada AKP Supian. AKP Supian sebelumnya menjabat Kasat Binmas Polres Kuningan. Setelah rotasi, jabatan Kasat Binmas selanjutnya diserahterimakan kepada AKP Nurjani. Dua Jabatan Kapolsek Turut Berganti Pergantian juga terjadi pada tingkat kewilayahan. Jabatan Kapolsek Mandirancan kini dijabat Iptu Arif Rahmansyah. Adapun posisi Kapolsek Lebakwangi dipercayakan kepada Iptu Kus Hermawan. Kedua kapolsek tersebut memasuki purna tugas. Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama mengatakan, serah terima jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi sekaligus proses penyegaran untuk mendukung peningkatan kinerja kepolisian. “Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dan kebutuhan institusi. Saya berharap pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan program yang sudah berjalan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Bellen dalam keterangan persnya. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para pejabat yang sebelumnya mengemban tugas atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas di lingkungan Polres Kuningan. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,.Polres KUNINGAN menggelar sholat Istisqa dan Istighosah bersama di Halaman Masjid Al-Aman Polres KUNINGAN, Kamis (3/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti seluruh personel Polres Kuningan, ibu-ibu Bhayangkari, serta tokoh agama dan dipimpin Kyai Abdul Aziz. Sholat Istisqa dan Istighosah digelar sebagai bentuk munajat kepada Allah SWT di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan. Curah hujan yang rendah membuat kondisi cuaca menjadi perhatian, termasuk karena potensi munculnya bencana kebakaran. Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama mengatakan, doa bersama tersebut merupakan salah satu bentuk ikhtiar yang dilakukan kepolisian untuk memohon turunnya hujan. “Alhamdulillah hari ini Polres Kuningan melaksanakan salat Istisqah dan Istighosah, bermunajat dan bermohon pada Yang Mahakuasa Allah Subhanahu Wa Ta’ala bahwa memang cuaca di Kuningan maupun di seluruh Indonesia yang saat ini mengkhawatirkan, curah hujan yang cukup rendah dan kemarau yang berkepanjangan. Tentunya kita mengharapkan turunnya hujan,” ujar AKBP Bellen Anggara Pratama kepada awak media. Menurut dia, doa tersebut tidak hanya ditujukan untuk Kabupaten Kuningan, tetapi juga seluruh wilayah Indonesia. Harapannya, hujan segera turun sehingga kemarau panjang dapat teratasi dan dampaknya bisa ditekan. “Kita bersama-sama mendoakan bahwa Kuningan, baik seluruh Indonesia diberikan berkah berupa hujan sehingga kemarau yang panjang ini teratasi dan juga bisa mengatasi bencana kebakaran,” lanjutnya. Polres Kuningan Salurkan Air Bersih Selain melakukan ikhtiar melalui doa, Polres Kuningan juga menyatakan komitmennya membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih akibat kondisi kemarau. AKBP Bellen mengatakan, penyaluran air bersih telah dilakukan di sejumlah lokasi. Kegiatan tersebut akan kembali dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan untuk membantu warga yang sangat membutuhkan pasokan air. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka memperkuat koordinasi dan soliditas antarlembaga penegak hukum, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., menggelar kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Majalengka, Kamis (3/9/2026). Dalam kunjungan resmi tersebut, Kapolres Majalengka didampingi Wakapolres Majalengka Kompol Dani Prasetya serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka. Setibanya di Kantor Kejari Majalengka, kedatangan rombongan Polres Majalengka disambut hangat dan terbuka langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Majalengka Regie Komara bersama jajaran Pejabat Utama Kejaksaan Negeri Majalengka. Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan bagian dari komitmen Polres Majalengka untuk senantiasa memelihara komunikasi yang harmonis serta memperkuat sinergitas Integrated Criminal Justice System (Sistem Peradilan Pidana Terpadu) di wilayah hukum Kabupaten Majalengka. “Sinergitas antara Kepolisian dan Kejaksaan merupakan kunci utama dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan, transparan, dan akuntabel. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memantapkan koordinasi dalam penanganan berbagai perkara hukum di Kabupaten Majalengka,” ujar AKBP M Aldy Sulaiman. Ia berharap hubungan harmonis dan kerja sama yang baik antarintitusi penegak hukum ini dapat terus dipertahankan demi memberikan kepastian hukum serta rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat. Sementara itu, Kajari Majalengka Regie Komara, S.H., M.H., mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas kunjungan silaturahmi Kapolres Majalengka beserta jajaran Pejabat Utama Polres. “Kami menyambut baik dan menyampaikan terima kasih atas kedatangan Bapak Kapolres Majalengka beserta rombongan. Kejaksaan Negeri Majalengka siap terus berkolaborasi dan berjalan berdampingan dengan Polres Majalengka demi kelancaran proses penegakan hukum serta menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif,” tutur Regie Komara. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,.Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi atas kinerja tinggi jajaran, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., memimpin langsung upacara pemberian penghargaan (reward) kepada 52 personel Polres Majalengka yang berprestasi di Lapangan Apel Mako Polres Majalengka, Kamis (3/9/2026). Upacara yang berlangsung tersebut dihadiri oleh Wakapolres Majalengka Kompol Dani Prasetya, para Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka, para Kapolsek jajaran, serta diikuti oleh seluruh personel Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres Majalengka. Pemberian penghargaan ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Kapolres Majalengka kepada para penerima yang meliputi jajaran perwira, bintara, hingga jajaran satuan fungsi dan polsek. Para personel yang menerima penghargaan dinilai memiliki dedikasi, loyalitas, serta keberhasilan melampaui tugas pokok kepolisian. Secara keseluruhan, penghargaan diberikan atas berbagai capaian strategis jajaran. Keberhasilan jajaran Satresnarkoba yang dipimpin Kasat Resnarkoba AKP Sigit Purnomo, S.H., dalam mengungkap kasus pengedar narkotika golongan 1 jenis sabu dan obat keras terbatas (OKT). Keberhasilan penungkapan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah hukum Majalengka dalam Operasi Libas 2026 serta pengungkapan kasus menonjol di Polsek Dawuan. Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bentuk pemenuhan hak personel (reward and punishment) serta wujud perhatian pimpinan terhadap anggota yang telah mencurahkan segenap jiwa dan raganya untuk institusi. “Penghargaan ini bukan sekadar lembaran kertas, melainkan bentuk apresiasi institusi atas dedikasi, integritas, dan kerja keras para personel di lapangan. Saya berharap prestasi dari 52 personel ini dapat memicu semangat anggota lainnya untuk terus memberikan kinerja terbaik bagi masyarakat dan institusi Polri,” ujar AKBP M Aldy Sulaiman. Ia juga menekankan agar seluruh personel Polres Majalengka dan jajaran Polsek terus meningkatkan profesionalisme, menjaga etika kepolisian, serta berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus berbuat baik, bekerja ikhlas, dan hadir sebagai pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat yang responsif dan humanis,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,.​Polresta Cirebon kembali menunjukkan ketegasannya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kabupaten Cirebon. Seorang pria sebagai pengedar tak berkutik saat digerebek tim Sat Narkoba di rumah domisilisinya di Kecamatan Arjawinangun, beserta barang bukti berupa paket sabu dan peralatan siap edar. ​Tersangka yang ditangkap berinisial WBK (41), seorang pria berstatus wiraswasta asal Kecamatan Gegesik. Petugas membekuk tersangka di kediamannya yang berada di wilayah Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, pada Selasa (1/9/2026) malam sekira pukul 19.30 WIB. ​Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., memaparkan bahwa saat penggeledahan di rumah tersangka, petugas membongkar modus pengelabuan pelaku yang menyembunyikan barang haram tersebut di dalam perabotan rumah tangga. Polisi menyita barang bukti utama berupa tiga paket narkotika jenis sabu dengan berat bersih (netto) 5,24 gram yang disembunyikan di dalam sebuah kaleng biskuit warna ungu. ​Selain menyita barang haram tersebut, petugas turut mengamankan perlengkapan pendukung operasional peredaran, antara lain dua unit timbangan digital, dua pack plastik klip bening, 20 buah sedotan plastik hitam, lakban, plastik pengemas, satu unit ponsel pintar, serta uang tunai Rp1.900.000 yang diduga kuat merupakan hasil transaksi penjualan sabu. ​Berdasarkan interogasi awal di lapangan, tersangka WBK mengakui seluruh barang bukti sabu tersebut merupakan miliknya yang didapat dengan cara membeli dari seorang penyuplai berinisial Unying. Barang haram tersebut rdipaketkan kembali dan diedarkan secara mengecer kepada para pemesan di wilayah Cirebon. ​”Pengungkapan ini merupakan bukti komitmen tanpa kompromi jajaran Polresta Cirebon dalam memutus rantai peredaran narkotika. Kami tidak memberikan ruang gerak sedikit pun bagi para pelaku yang nekat merusak masa depan masyarakat dengan barang haram ini,” katanya, Rabu (2/9/2026). ​Tersangka WBK beserta seluruh barang bukti kini telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolresta Cirebon untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, pengujian laboratorium sediaan sabu, serta penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo. Pasal 114 ayat (2) huruf a Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Tim Satresnarkoba saat ini terus melakukan pengembangan di lapangan guna memburu keberadaan penyuplai berinisial Unying yang telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Iing Misbahuddin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) meninjau langsung pekerjaan proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Majalengka tahun anggaran 2026 di jalur Sukaraja–Gunungsari, Rabu (02/09/2026). Peninjauan dari pangkal hingga ujung ruas jalan menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Berbagai jenis pekerjaan—mulai dari aspal, jalan rigid, lapisan perkerasan jalan (TPT), hingga tembok penahan tanah—dinilai tidak memenuhi standar kualitas yang diharapkan untuk proyek pemerintah. “Dilihat dari pangkal sampai ujung pekerjaan rigid, kalau kita lihat, ada aspal, ada rigid, ada juga TPT atau tembok penahan tanah. Tadi melihat cukup prihatin, karena seharusnya pekerjaan tahun 2026 ini kita ingin hasil yang bagus,” ungkap Iing kepada media. Iing menyoroti ketidaksempurnaan di setiap bagian pekerjaan. Kualitas aspal dinilai buruk, pengerjaan jalan rigid tidak layak menjadi jalan proyek pemerintah, sementara TPT dan tembok penahan tanah terlihat lapuk serta tidak rapi. “Kita lihat dari sisi kualitas masih buruk. Dari aspal kemudian dari pekerjaan rigid tidak seperti layaknya sebuah jalan proyek pemerintah yang seharusnya berkualitas bagus. Kita lihat TPT juga cukup lapuk, tidak rapi,” tegasnya. Karena itu, pihaknya berencana memanggil dan berdiskusi kembali dengan pihak Dinas PUTR Kabupaten Majalengka untuk menelusuri akar masalahnya. Iing mempertanyakan apakah pengawasan yang dilakukan dinas belum berjalan maksimal, atau justru ada kelalaian dari pihak pelaksana proyek. “Kita mungkin ingin kembali berdiskusi dengan Dinas PUTR Kab. Majalengka, kenapa hal ini masih terjadi? Kita nanti mempertanyakan ke Dinas PUTR: apakah dari sisi pengawasannya masih belum maksimal, atau pelaksana proyek? Ini menunjukkan kalau pekerjaan belum “Langkung Sae” seperti tagline Bupati Majalengka, ” tanyanya. Iing menegaskan, anggaran rakyat harus dipertanggungjawabkan dengan hasil yang berkualitas, tahan lama, dan layak digunakan masyarakat. Pihaknya akan menindaklanjuti temuan ini agar perbaikan segera dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. (Asep Rusliman)

Bandung,-Bidik-kasusnews.com,. Jajaran Polsek Cisompet mengamankan seorang pria yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang warga di Kampung Bangsasinga, Desa Sukanagara, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, pada Selasa (1/9/ 2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Peristiwa tersebut diketahui setelah pihak Polsek Cisompet menerima laporan mengenai adanya dugaan tindak pidana penganiayaan di wilayah Kampung Bangsasinga. Petugas kemudian segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan. Setibanya di lokasi, petugas mendapati korban dalam keadaan tergeletak dan meninggal dunia. Pada saat yang bersamaan, petugas melihat terduga pelaku yang diduga hendak melarikan diri dari lokasi kejadian. Petugas bersama masyarakat kemudian melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Setelah dilakukan pengejaran, terduga pelaku akhirnya berhasil diamankan dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Cisompet untuk mendapatkan perawatan medis. Korban diketahui bernama Eman Sutaryat (74), warga Desa Sukanagara, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut. Sementara itu, terduga pelaku berinisial AS (28), warga Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut. Saat ini, terduga pelaku telah diamankan oleh petugas untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan guna mengetahui secara pasti kronologi serta latar belakang terjadinya dugaan penganiayaan tersebut. Kapolsek Cisompet Iptu Zainudin menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan penanganan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku serta terus mendalami keterangan dari korban, terduga pelaku maupun saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut. “Terduga pelaku sudah berhasil diamankan dan saat ini masih dalam perawatan di RSUD dr Slamet. Untuk motif maupun latar belakang kejadian masih dalam penyelidikan petugas,” ungkap Kapolsek, Rabu ,(2/9/2026) Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada pihak kepolisian. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,.Puncak musim kemarau membuat warga desa penyangga kawasan Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan dan Majalengka, meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di tengah kondisi vegetasi yang mengering, masyarakat justru memperkuat peran mereka sebagai garda terdepan pencegahan kebakaran. Gerakan tersebut dilakukan Masyarakat Peduli Api (MPA) Paguyuban Silihwangi Majakuning melalui pelatihan penggunaan peralatan pemadaman di sekitar Obyek Wisata Batuluhur, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Rabu (2/9/2026). Sekitar 100 anggota MPA mengikuti pelatihan secara langsung bersama Damkar Kuningan untuk meningkatkan kemampuan menghadapi kebakaran di kawasan hutan. Pelatihan tidak hanya berfokus pada penggunaan mesin penyemprot air bertekanan sedang. Warga juga belajar membentuk kru pemadaman, mulai dari nozzleman, helper hingga operator. Pola komunikasi tim, penggunaan alat komunikasi dan aba-aba di lapangan turut dilatih agar proses pemadaman dapat berlangsung lebih terkoordinasi ketika menemukan titik api. Ketua MPA Paguyuban Silihwangi Majakuning, H. Nandar Juniar Arif, S.Hut., mengatakan keberadaan masyarakat di sekitar kawasan hutan sangat penting dalam upaya deteksi dini. Anggota MPA yang tersebar di desa-desa penyangga dapat lebih cepat mengetahui jika muncul titik api sebelum kebakaran meluas. “Ketika ada titik api, mereka yang paling awal tahu. Karena itu sejak 2021 kami selalu ikut mengantisipasi karhutla, aktif mendukung patroli TNGC, dan merawat sekatbakar,” kata Nandar. Menurut dia, keterbatasan peralatan pada awal pembentukan MPA mendorong masyarakat melakukan berbagai upaya secara swadaya. Pengalaman memadamkan api secara manual menjadi pelajaran penting hingga akhirnya warga berinisiatif merakit dan menyediakan peralatan yang dinilai lebih efektif untuk menjangkau titik kebakaran. Tidak hanya peralatan, paguyuban juga menyediakan penyemprot punggung atau water jet shooter, kendaraan pengangkut air dan kendaraan khusus untuk membawa peralatan pemadaman ke lokasi yang sulit dijangkau kendaraan besar. Dengan konsep tersebut, tim dapat membawa selang pemadam hingga ke area hutan yang memiliki sumber air seperti embung atau tempat penampungan air. “Harapan kami kebakaran jangan sampai terjadi lagi. Tetapi antisipasi harus dilakukan sejak dini. Kalau titik api masih sedikit, harus cepat ditangani karena kalau sudah menyebar akan berbeda ceritanya dan jauh lebih sulit dipadamkan,” ujar Nandar. MPA Paguyuban Silihwangi Majakuning sendiri berawal dari Kelompok Tani Hutan (KTH) yang dibentuk pada 2021 dalam rangka kemitraan konservasi. Selain perlindungan kawasan, kelompok tersebut menjalankan fungsi pengawetan dan pemanfaatan hutan secara berkelanjutan. Nandar menyebut anggota KTH yang tersebar di sejumlah desa penyangga Ciremai mencapai 1.076 orang dan turut menjadi kekuatan MPA di lapangan. Sebaran anggota tersebut mencakup sejumlah wilayah di Kuningan hingga Majalengka, sehingga koordinasi saat terjadi kebakaran dapat dilakukan lebih cepat. Peran warga juga diarahkan tidak hanya untuk memadamkan api, tetapi menjaga keseimbangan ekosistem melalui penanaman dan kegiatan konservasi lainnya. Camat Pasawahan Asep Dudi Riyadi mengapresiasi inisiatif masyarakat tersebut. Ia menilai keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan hutan dan gunung, terlebih pemerintah memiliki keterbatasan dalam menjangkau seluruh wilayah secara cepat. Menurutnya, gerakan MPA sejalan dengan arahan dan program Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengenai kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. “Kalau bukan oleh kita, oleh siapa lagi. Pemerintah ada keterbatasan, tetapi yang paling utama adalah kepedulian masyarakat sebagai ujung tombak. Tentu peran pemerintah dan swasta juga diperlukan untuk mendukung apa yang sudah dilaksanakan masyarakat,” kata Asep. Di Kecamatan Pasawahan, MPA tercatat telah dua kali terlibat dalam penanganan kebakaran sepanjang 2026, termasuk kebakaran di Blok Cirendang pada 16–17 Agustus dan kejadian pada 21 Juli di wilayah Desa Padabeunghar. Asep menyebut salah satu kejadian pada Agustus memiliki banyak titik api dengan luasan yang diperkirakan mencapai sekitar 30 hektar. Kesigapan petugas bersama masyarakat membantu memutus penyebaran api sebelum dampaknya semakin luas. Dalam kegiatan pelatihan tersebut turut hadir Danramil Kecamatan Pasawahan Kapten CHB Sunardi, S.Sos., Kapolsek Pasawahan IPTU Enang, perwakilan BTNGC, dan beberapa kepala desa di Kecamatan setempat. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Polres Majalengka melaksanakan kegiatan apel yang dirangkaikan dengan pengecekan kendaraan dinas di halaman Mapolres Majalengka, Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Majalengka Kompol Dani Prasetya, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. Kegiatan apel dan pengecekan kendaraan dinas tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU), perwira, serta personel Polres Majalengka. Pengecekan dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Dalam arahannya, Wakapolres Majalengka Kompol Dani Prasetya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kendaraan dinas merupakan salah satu sarana penting yang digunakan personel dalam menunjang kegiatan operasional, pelayanan masyarakat, serta pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan. Pengecekan kendaraan dinas ini merupakan bagian dari upaya kita untuk memastikan seluruh kendaraan dalam kondisi baik dan siap digunakan. Kendaraan dinas harus selalu dirawat, dijaga kebersihannya, serta diperhatikan kelengkapan dan kondisi teknisnya,” ujar Kompol Dani Prasety. Ia juga mengingatkan kepada seluruh personel agar menggunakan kendaraan dinas secara bertanggung jawab dan sesuai dengan peruntukannya. Setiap personel yang menggunakan kendaraan dinas wajib memperhatikan faktor keselamatan serta menjaga kondisi kendaraan agar tetap optimal. “Gunakan kendaraan dinas dengan penuh tanggung jawab. Rawat dan jaga dengan baik karena kendaraan tersebut merupakan fasilitas negara yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya. Selain melakukan pengecekan kondisi fisik kendaraan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memastikan kelengkapan kendaraan serta kesiapan operasional masing-masing satuan fungsi dan bagian di lingkungan Polres Majalengka. Melalui kegiatan apel dan pengecekan kendaraan dinas ini, Polres Majalengka terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dan sarana pendukung, sehingga pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA, -Bidik-kasusnews.com,.Menjaga ritme kesiapsiagaan personel di seluruh lini, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melanjutkan rangkaian kunjungan kerja (kunker) ke tiga Polsek jajaran di wilayah utara Kabupaten Majalengka, Selasa (1/9/2026). Dalam kunker tersebut, Kapolres Majalengka didampingi Wakapolres Majalengka Kompol Dani Prasetya, para Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka, serta Ketua Bhayangkari Cabang Majalengka Ny. Dessy Aldy beserta jajaran pengurus Cabang Bhayangkari Majalengka. Adapun tiga Polsek jajaran yang disambangi dalam kunker maraton kali ini yakni Polsek Kertajati, Polsek Jatitujuh, dan Polsek Ligung. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh para Kapolsek, jajaran personel, Pengurus Ranting Bhayangkari, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di masing-masing wilayah. Istimewanya, saat kunker di Mako Polsek Kertajati, turut hadir memberikan sambutan hangat Danyonif TP 338/Talaga Manggung Mayor Inf Mario Herdiana Belo. Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman menegaskan bahwa kunker ini dilakukan guna meninjau secara langsung kesiapan sarana prasarana, kebersihan Mako, serta mutu pelayanan publik yang diberikan personel di tingkat polsek kepada masyarakat. “Polsek adalah etalase dan ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan aktivitas harian warga. Kunjungan ini untuk memastikan seluruh personel di Kertajati, Jatitujuh, dan Ligung selalu siap siaga serta terus mengedepankan pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis,” ujar AKBP M Aldy Sulaiman. Ia juga menyampaikan apresiasi atas hadirnya jajaran Forkopimcam serta Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) TP 338/Talaga Manggung Mayor Inf Mario Herdiana Belo di Polsek Kertajati, yang menjadi simbol kuatnya sinergitas TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas Kamtibmas. “Kehadiran jajaran Forkopimcam di tiap Polsek serta Danyonif TP 338/Talaga Manggung Mayor Inf Mario Herdiana Belo di Kertajati membuktikan solidnya hubungan lintas sektor kita. Kita harus terus kompak dalam mengawal keamanan warga dan pembangunan daerah,” tegasnya. Secara paralel, Ketua Bhayangkari Cabang Majalengka Ny. Dessy Aldy beserta pengurus melakukan peninjauan administrasi, seksi kebudayaan, serta pelaksanaan program kerja Pengurus Ranting Bhayangkari di Polsek Kertajati, Jatitujuh, dan Ligung. Peran serta aktif Bhayangkari dinilai sangat penting dalam memberikan dorongan moral dan menjaga keharmonisan keluarga besar Polri demi mendukung kelancaran pelaksanaan tugas-tugas kepolisian di lapangan. (Asep Rusliman)