JAKARTA,-Bidik-kasusnews.com,.(FRIC) 26 Agustus 2026 — Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Deden Hardening, A.Md., mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terbawa ajakan untuk mengikuti aksi unjuk rasa, terlebih apabila kegiatan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan diri maupun mengganggu proses pendidikan. Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda agar tetap fokus menuntut ilmu, menjaga masa depan, serta tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang belum diketahui secara jelas tujuan dan risikonya. Menurut H. Deden, pelajar memiliki tanggung jawab utama untuk belajar dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa. Karena itu, lingkungan sekolah harus menjadi ruang yang dijaga, bukan ditinggalkan hanya karena mengikuti ajakan yang belum tentu memberikan manfaat. “Adik-adik pelajar, jangan mudah terbawa ajakan untuk ikut unjuk rasa, apalagi kalau berisiko membahayakan diri. Jangan tinggalkan sekolah, jangan mudah terprovokasi. Ingat, di rumah ada orang tua yang menunggu dan di depan kalian ada masa depan yang harus dijaga,” tegas H. Deden. Ia menekankan bahwa menyampaikan pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi, namun setiap warga negara tetap harus mempertimbangkan ketentuan hukum, keamanan, ketertiban, serta keselamatan diri. Khusus bagi pelajar, kata dia, sikap kritis seharusnya dibangun melalui pendidikan, diskusi yang sehat, prestasi, dan kegiatan positif yang dapat membentuk karakter serta wawasan kebangsaan. “Jadilah pelajar yang cerdas, bukan mudah diprovokasi. Jangan sampai masa depan kalian dipertaruhkan hanya karena mengikuti ajakan yang belum tentu kalian pahami. Sekolah adalah tempat kalian menyiapkan masa depan,” ujarnya. H. Deden juga mengingatkan para orang tua dan tenaga pendidik untuk terus memberikan pendampingan kepada anak-anak, terutama dalam menghadapi berbagai informasi dan ajakan yang beredar melalui media sosial. Menurutnya, derasnya arus informasi membuat pelajar harus memiliki kemampuan untuk memilah informasi, memeriksa kebenaran sebuah ajakan, serta tidak mengambil keputusan secara emosional. “Sebelum ikut, pahami dulu tujuannya. Siapa yang mengajak, untuk apa, bagaimana kegiatannya, dan apa risikonya. Jangan hanya karena ikut-ikutan kemudian menyesal di kemudian hari,” katanya. FRIC juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda agar tetap berada dalam lingkungan pendidikan dan kegiatan yang positif. “Masa depan Indonesia ada di tangan generasi muda. Karena itu, mari kita jaga adik-adik pelajar agar tetap belajar, berprestasi, menghormati orang tua dan guru, serta menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara,” pungkas H. Deden. (Asep Rusliman)
Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Langkah inovatif dalam memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus dihadirkan Kepolisian Resor (Polres) Majalengka. Ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Majalengka dikumpulkan dalam kegiatan Apel Ojol Kamtibmas yang berlangsung hangat dan penuh keakraban di Lapangan Apel Mako Polres Majalengka, Rabu (26/8/2026). Apel besar tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., serta dihadiri Wakapolres Majalengka Kompol Dani Prasetya, S.H., M.H., CPHR., para Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, dan diikuti sebanyak 210 driver ojek online se-Kabupaten Majalengka. Dalam kesempatan itu, Polres Majalengka secara resmi membentuk wadah kemitraan Ojol Kamtibmas bernama “Balad M.A.S.” (Sahabat/Saudara M.A.S). Wadah ini dirancang sebagai ruang komunikasi, koordinasi, dan sinergi antara kepolisian dan komunitas ojol. Rangkaian apel diawali dengan penyematan Duta Keselamatan Lalu Lintas Jawara kepada perwakilan driver, Asep Solehudin dan Mila Nur Khomilah. Selain itu, apresiasi tinggi juga diberikan Kapolres Majalengka kepada seorang driver ojol bernama Enjang Bahri. Enjang menerima penghargaan khusus atas keberanian dan kepeduliannya membantu pihak kepolisian dalam pengungkapan kasus tindak pidana pembunuhan yang terjadi di halaman SDN Simpeureum II pada Januari 2024 lalu. Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman mengaku bangga dan terhormat dapat berdiri bersama ratusan pengemudi ojek online. Menurutnya, mobilitas tinggi para driver di jalanan merupakan potensi besar untuk menjadi mitra strategis kepolisian. ”Helm, jaket, dan atribut yang rekan-rekan gunakan adalah simbol perjuangan mencari nafkah untuk keluarga. Karena mobilitas rekan-rekan sangat tinggi dan bersentuhan langsung dengan warga, kami mengajak pengemudi ojol untuk menjadi ‘mata dan telinga’ Polri. Laporkan jika melihat adanya potensi tindak kriminalitas, kecelakaan, atau gangguan keamanan,” ujar AKBP M Aldy Sulaiman. Ia juga menegaskan pentingnya wadah Balad M.A.S sebagai penyatu langkah tanpa memandang perbedaan profesi demi mewujudkan iklim daerah yang aman, nyaman, dan kondusif sehingga mampu menarik investasi serta meningkatkan perekonomian daerah. ”Jangan melihat perbedaan profesi atau seragam. Yang terpenting adalah seberapa besar kita dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Melalui semangat ‘Balad M.A.S’ dan program JAWARA (Jaga Rawat Jawa Barat), mari satukan langkah untuk masyarakat aman dan Majalengka kondusif,” tambahnya. Tempel Stiker Komunitas dan Bagikan 210 Paket Sembako Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan penempelan stiker penanda “Ojek Online Kamtibmas Balad M.A.S” secara simbolis pada kendaraan para driver oleh Kapolres Majalengka beserta PJU. Sebagai bentuk kepedulian dan aksi nyata kepolisian, kegiatan diakhiri dengan pembagian bantuan sosial (bansos) berupa beras paket 5 kilogram kepada seluruh 210 pengemudi ojol yang hadir. (Asep Rusliman)
Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Momen membanggakan menyelimuti Kepolisian Resor (Polres) Majalengka. Dua orang perwira pertama Polres Majalengka resmi menerima kenaikan pangkat pengabdian setingkat lebih tinggi dari AKP menjadi Komisaris Polisi (Kompol) dalam upacara resmi di Lapangan Upacara Mako Polres Majalengka, Rabu (26/8/2026). Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. Kegiatan berkhidmat ini turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka, perwira staf, serta seluruh personel Polri dan ASN di lingkungan Polres Majalengka. Adapun dua perwira yang mendapatkan kenaikan pangkat pengabdian tersebut yakni Kasiwas Polres Majalengka Kompol Dodo Haryanto dan Kapolsek Argapura Kompol H. Ilham Solider. Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman menegaskan bahwa kenaikan pangkat pengabdian ini merupakan bentuk penghargaan tertinggi dari institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, serta rekam jejak tanpa cela selama menjalankan tugas kepolisian. ”Kenaikan pangkat pengabdian ini tidak didapatkan secara gratis, melainkan buah dari dedikasi, loyalitas, disiplin, dan pengabdian panjang tanpa cacat selama bertugas di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Atas nama pribadi dan institusi, kami menyampaikan apresiasi serta selamat setinggi-tingginya kepada Kompol Dodo Haryanto dan Kompol H. Ilham Solider,” ujar AKBP M Aldy Sulaiman. Ia menambahkan, peraihan pangkat pengabdian menjelang masa purna tugas ini menjadi bukti nyata konsistensi seorang anggota Polri dalam menjaga integritas serta marwah institusi hingga akhir pengabdiannya. Dalam amanatnya, AKBP M Aldy Sulaiman juga berpesan agar momen ini dijadikan teladan dan pemicu semangat bagi seluruh personel junior maupun anggota Polres Majalengka lainnya. ”Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan contoh teladan bagi seluruh personel Polres Majalengka untuk senantiasa meningkatkan kinerja, memelihara integritas, memberikan pelayanan terbaik secara humanis kepada masyarakat, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” pungkas Kapolres. (Asep Rusliman)
Cirebon Kota,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-78 Polwan RI, Polwan Polres Cirebon Kota melaksanakan kegiatan Polwan Goes To School di SMPN 6 Kota Cirebon, Rabu (26/8/2026), sebagai bentuk kehadiran Polri di lingkungan pendidikan sekaligus membangun kedekatan dengan generasi muda. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut mengusung tema “Menjaga dan Melindungi Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual”, dengan melibatkan jajaran Polwan Polres Cirebon Kota bersama pihak sekolah dan para siswa SMPN 6 Kota Cirebon. Kegiatan tersebut dihadiri Kaurmintu Sat Intelkam Polres Cirebon Kota Iptu Euis Tuti Herawati bersama sejumlah Polwan Polres Cirebon Kota, Kepala SMPN 6 Kota Cirebon Yudi Taryadu, S.Pd., M.M., Wakasek Bidang Humas Yati Mulyati, Wakasek Bidang Kesiswaan Noor Aen, M.Pd., serta para siswa sebagai peserta kegiatan. Melalui program Polwan Goes To School, Polwan hadir langsung di tengah lingkungan sekolah untuk memberikan edukasi yang dekat dengan kehidupan remaja, sekaligus mengajak para siswa lebih memahami pentingnya menjaga diri, menghormati orang lain, dan berani mengambil sikap ketika menghadapi situasi yang dapat membahayakan keselamatan maupun masa depan mereka. Materi edukasi disampaikan dengan pendekatan yang sesuai dengan dunia remaja, mulai dari mengenali pertemanan yang sehat, memahami personal boundaries atau batasan diri, berani mengatakan tidak terhadap sesuatu yang membuat tidak nyaman, hingga mengenali berbagai bentuk pelecehan dan kekerasan yang tidak selalu berbentuk kekerasan fisik. Selain membahas kehidupan sehari-hari, Polwan juga mengajak para siswa memahami berbagai risiko di ruang digital, termasuk pentingnya menyaring informasi sebelum membagikan konten, menghindari cyberbullying, menjaga keamanan akun media sosial, serta memahami bahwa aktivitas di dunia maya tetap memiliki konsekuensi terhadap diri sendiri maupun orang lain. Iptu Euis Tuti Herawati menjelaskan bahwa kegiatan Polwan Goes To School merupakan kesempatan bagi Polwan untuk berinteraksi secara langsung dengan pelajar dan menyampaikan edukasi yang dapat menjadi bekal bagi mereka dalam menghadapi berbagai tantangan pada masa remaja. “Melalui Polwan Goes To School, kami ingin hadir lebih dekat dengan para pelajar, memberikan pemahaman bahwa setiap anak memiliki hak untuk merasa aman, dihargai dan terlindungi, termasuk berani menjaga batasan dirinya serta menghormati batasan orang lain,” ujar Iptu Euis Tuti Herawati. Ia menambahkan, generasi muda perlu dibekali pemahaman sejak dini agar mampu mengenali situasi yang tidak aman, berani berkata tidak, tidak takut mencari pertolongan, serta menggunakan media sosial secara bijak sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, bertanggung jawab dan mampu melindungi dirinya maupun lingkungan di sekitarnya. (Asep Rusliman)
KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. 26 Agustus 2026 — Di tengah padatnya aktivitas lalu lintas di kawasan Jalan Siliwangi, Kabupaten Kuningan, sebuah aksi sederhana namun penuh makna ditunjukkan oleh salah satu anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan, IPTU Budi. IPTU Budi menunjukkan kepedulian dan respons cepat kepada masyarakat dengan membantu mendorong sepeda motor warga yang mengalami mogok di pinggir jalan. Peristiwa tersebut terjadi ketika sebuah sepeda motor Honda Beat berwarna putih mengalami kendala teknis dan tidak dapat melanjutkan perjalanan. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pengendara tengah membonceng seorang anak sekolah yang mengenakan seragam Pramuka serta membawa sejumlah perlengkapan kegiatan, termasuk bambu dan tas berukuran cukup besar. Melihat kondisi tersebut, IPTU Budi yang sedang melaksanakan tugas di kawasan Jalan Siliwangi langsung menghampiri pengendara. Tanpa harus menunggu permintaan bantuan, IPTU Budi turun tangan dan membantu mendorong sepeda motor tersebut menuju lokasi yang lebih aman sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas sekaligus mengurangi risiko terhadap keselamatan pengendara dan anak yang dibonceng. Tindakan spontan IPTU Budi tersebut menjadi gambaran bahwa tugas seorang anggota Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pengaturan arus lalu lintas maupun penindakan terhadap pelanggaran. Lebih dari itu, polisi juga dituntut untuk mampu hadir, merespons, melindungi, mengayomi, dan membantu masyarakat ketika menghadapi kesulitan di jalan. Setelah kendaraan berhasil kembali dinyalakan, pengendara bersama anak Pramuka tersebut dapat melanjutkan perjalanan dengan aman dan tenang. Aksi sederhana IPTU Budi pun menjadi perhatian positif bagi masyarakat yang melihat langsung kejadian tersebut. Sikap tersebut mencerminkan pendekatan pelayanan kepolisian yang mengedepankan sisi humanis, kepedulian, serta kecepatan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat. Kehadiran personel Satlantas di jalan raya pada dasarnya memiliki peran penting dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Namun, tindakan sederhana seperti membantu mendorong kendaraan warga yang mogok menunjukkan bahwa pelayanan kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kepedulian, termasuk dalam situasi yang sederhana sekalipun. Terlebih dalam kejadian tersebut terdapat seorang anak sekolah yang sedang mengikuti kegiatan Pramuka. Dengan membantu memindahkan kendaraan ke tempat yang lebih aman, IPTU Budi turut memastikan pengendara dan anak tersebut tidak terlalu lama berada dalam situasi yang berpotensi mengganggu keselamatan di tengah aktivitas lalu lintas. Aksi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa sosok anggota Polri tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran, kecelakaan, maupun gangguan keamanan. Polisi juga hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan dalam kondisi sehari-hari. Kepedulian IPTU Budi menjadi contoh bahwa pelayanan humanis tidak selalu membutuhkan tindakan besar. Kesediaan untuk turun langsung membantu warga, memberikan rasa aman, dan menunjukkan empati justru menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Di tengah dinamika kehidupan masyarakat dan padatnya aktivitas kendaraan di jalan raya, tindakan kecil yang dilakukan seorang anggota polisi dapat memberikan dampak yang besar. Masyarakat tidak hanya membutuhkan polisi yang tegas dalam menjalankan aturan, tetapi juga membutuhkan sosok polisi yang humanis dan memiliki kepedulian terhadap kondisi warga. Melalui aksi IPTU Budi di Jalan Siliwangi tersebut, semangat pelayanan yang dekat dengan masyarakat kembali terlihat. Polisi hadir bukan hanya untuk mengatur jalan, tetapi juga untuk membantu ketika masyarakat mengalami kesulitan. Dari Jalan Siliwangi, Kabupaten Kuningan, aksi sederhana IPTU Budi menjadi gambaran nyata bahwa semangat pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan kepedulian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui tindakan langsung di lapangan. Polisi humanis, polisi yang hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (Asep Rusliman)
Cirebon Kota,-Bidik-kasusnews.com,. Polres Cirebon Kota bersama Polsek Kedawung merespons cepat laporan warga terkait seorang perempuan lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Selasa (25/8/2026). Korban diketahui berinisial M (83), perempuan, yang tinggal seorang diri di lokasi tersebut. Peristiwa diketahui sekitar pukul 16.30 WIB setelah Ketua RT setempat merasa curiga karena makanan yang sebelumnya diantar kepada korban sejak Senin (24/8/2026) masih berada di sekitar rumah dan tidak diambil. Ketua RT kemudian meminta bantuan warga untuk bersama-sama mengecek kondisi rumah korban. Setelah pintu rumah dibuka, warga mencium aroma tidak sedap dari dalam rumah dan selanjutnya menemukan korban telah meninggal dunia di kamar tidur dalam posisi terlentang. Setelah menerima informasi tersebut, personel Polsek Kedawung bersama personel Polres Cirebon Kota segera mendatangi TKP, untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta menangani kejadian sesuai prosedur. Dari keterangan warga, korban diketahui tinggal seorang diri dan sebelumnya memiliki riwayat penyakit jantung. Seorang warga juga masih melihat korban pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB dalam keadaan duduk di bagian depan rumah. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal dan pengumpulan bahan keterangan dari sejumlah saksi terkait kondisi korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Dalam pengecekan tersebut, petugas turut menemukan sejumlah obat-obatan yang diduga milik korban. Berdasarkan keterangan warga dan kondisi korban, meninggalnya korban diduga berkaitan dengan kondisi kesehatan yang sebelumnya dideritanya. Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan terkait penolakan tersebut. Selanjutnya, jenazah korban dibawa menggunakan ambulans menuju kamar mayat Rumah Sakit Gunung Jati untuk proses penanganan lebih lanjut. Respons cepat personel Polres Cirebon Kota dan Polsek Kedawung dilakukan setelah informasi diterima dari masyarakat sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran petugas. Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H. mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan kejadian yang membutuhkan bantuan kepolisian. Layanan Polisi 110 dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan atau meminta bantuan kepolisian. “Begitu menerima informasi dari masyarakat, personel Polsek Kedawung bersama Polres Cirebon Kota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan sesuai prosedur. Dari informasi awal, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung,” ujar Kompol Ahmad Nasori, S.H. (Asep Rusliman)
BANDUNG,-Bidik-kasusnews.com,. Rencana aksi unjuk rasa pada 27 Agustus 2026, Polda Jawa Barat mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi maupun ajakan mobilisasi yang beredar di media sosial. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H. mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama ajakan mengikuti aksi yang sumber maupun tujuannya tidak jelas. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah termakan ajakan mobilisasi yang belum jelas. Jangan hanya karena menerima informasi di media sosial kemudian langsung ikut menyebarkan atau mengikuti ajakan tersebut. Pastikan terlebih dahulu kebenaran dan sumber informasinya,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, Selasa (25/8/2026) Ia menegaskan, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara yang harus dihormati. Namun, pelaksanaannya harus tetap sesuai dengan ketentuan hukum, menjaga ketertiban, serta tidak mengganggu keamanan dan aktivitas masyarakat lainnya. “Silakan menyampaikan aspirasi, tetapi lakukan dengan cara yang damai, tertib dan bertanggung jawab. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk melakukan provokasi ataupun tindakan yang dapat merugikan masyarakat,” katanya. Kombes Pol. Hendra juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Jawa Barat dengan mengedepankan komunikasi dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi. “Jawa Barat adalah milik kita bersama. Mari kita jaga dan rawat bersama. Saring sebelum sharing, jangan mudah terprovokasi, dan apabila menemukan informasi yang mencurigakan, jangan langsung dipercaya maupun disebarluaskan,” pungkasnya. Polda Jabar memastikan akan terus melakukan langkah-langkah pengamanan dan pelayanan masyarakat secara profesional guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap aman serta kondusif . (Asep Rusliman) Bandung, 25 Agustus 2026 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar
Majalengka,-Bidik-kssusnews.com,.Kepolisian Resor Majalengka melalui Polsek Majalengka Kota kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat dengan melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (25/8/2026), bertempat di Blok Sumur Gintung RT 007 RW 003, Desa Cibodas, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, yang merupakan wilayah hukum Polsek Majalengka Kota Polres Majalengka. Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Majalengka Kota bersama anggota Polsek Majalengka Kota, Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Cibodas, serta unsur pemerintahan desa secara langsung menyalurkan suplai air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Majalengka Kota, Kepala Desa Cibodas yang diwakili Raksabumi, Ketua RT Blok Sumur Gintung, anggota Polsek Majalengka Kota, Babinsa Desa Cibodas, serta warga masyarakat Blok Sumur Gintung. Penyaluran air bersih ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan respons Polri terhadap kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, khususnya kebutuhan air bersih untuk keperluan rumah tangga. Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Majalengka Kota Kapolsek Majalengka Kota IPTU Piki Krismanto, S.H., M.H., CPHR menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir memberikan pelayanan serta membantu masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan bakti sosial ini sekaligus memperkuat sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah desa dalam memberikan pelayanan dan menciptakan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa di tengah warga menjadi wujud nyata bahwa TNI-Polri senantiasa hadir dan dekat dengan masyarakat. Warga Blok Sumur Gintung menyambut baik dan merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan air bersih tersebut. Masyarakat menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polres Majalengka dan Polsek Majalengka Kota yang hadir secara langsung membantu memenuhi kebutuhan air bersih di tengah musim kemarau. Melalui kegiatan tersebut, Polres Majalengka kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. “Polri Ada Untuk Masyarakat,” menjadi semangat dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada seluruh warga di wilayah hukum Polres Majalengka. (Asep Rusliman)
Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Sat Samapta Polres Majalengka melaksanakan Patroli Perintis Presisi di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas dan tindak kejahatan di wilayah hukum Polres Majalengka. Kegiatan patroli dilaksanakan pada Senin (24/8/2026), mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut dipimpin oleh PS Kanit II Dalmas AIPTU Dindin Solihin bersama Regu Patroli Perintis Sat Samapta Polres Majalengka. Patroli Perintis Presisi tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya berbagai gangguan kamtibmas, khususnya Curat, Curas dan Curanmor (C3), tawuran, aksi geng motor, kejahatan jalanan serta tindak pidana lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, personel menyasar sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat pada malam hari serta jalur-jalur yang dianggap rawan terjadinya tindak pidana dan gangguan kamtibmas. Personel juga melakukan pemantauan situasi sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari. Adapun rute Patroli Perintis Presisi meliputi Mako Polres Majalengka, Jalan KH Abdul Halim, Jalan Suha, Jalan Ahmad Yani, Taman Bagja Raharja, Alun-Alun Majalengka, Jalan Siti Armilah, Bunderan Munjul, GGM Majalengka, Jalan KH Abdul Halim dan kembali ke Mako Polres Majalengka. Patroli secara mobile tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi adanya kelompok yang berpotensi melakukan aksi tawuran, geng motor maupun kejahatan jalanan lainnya, khususnya pada jam-jam rawan malam hari. Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. melalui Sat Samapta Polres Majalengka terus mengintensifkan kegiatan patroli sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Patroli diharapkan mampu mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman, nyaman dan terlindungi bagi masyarakat. Dengan dilaksanakannya Patroli Perintis Presisi secara rutin, Polres Majalengka berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta mencegah berbagai bentuk kejahatan dan gangguan keamanan di wilayah hukum Polres Majalengka. (Asep Rusliman)
KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,.Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan memperkuat sosialisasi tertib berlalu lintas di wilayah Kecamatan Ciawigebang, Selasa 25 Agustus 2026. Pengendara sepeda motor diingatkan untuk tidak menggunakan knalpot brong atau knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis kendaraan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Polisi tidak hanya mengedepankan penindakan, tetapi juga memperluas edukasi dan pencegahan agar kepatuhan terhadap aturan lalu lintas tumbuh di tengah masyarakat. Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama melalui Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon mengatakan penggunaan knalpot brong masih menjadi salah satu potensi pelanggaran yang mendapat perhatian. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengendara sepeda motor, untuk selalu tertib berlalu lintas dan tidak menggunakan knalpot brong. Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis selain merupakan pelanggaran, juga dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan masyarakat sekitar,” ujar AKP Aktuin Moniharapon dalam keterangan persnya. Satlantas Kuningan Perkuat Edukasi dan Patroli Menurut AKP Aktuin, upaya preemtif dilakukan dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. Edukasi tersebut menjadi bagian dari langkah kepolisian untuk mendorong terbentuknya kebiasaan tertib saat berkendara. Adapun langkah preventif dilakukan melalui patroli, pemantauan, serta penempatan personel di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi pelanggaran maupun gangguan lalu lintas. (Asep Rusliman)