Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.Polres Cirebon Kota menunjukkan sikap “zero toleransi” terhadap peredaran minuman keras (miras) jelang Tahun Baru 2026. Sebanyak 3.391 botol miras dari berbagai merek, hasil Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sepanjang tahun 2025, dimusnahkan di Mako Polres Cirebon Kota, Rabu (31/12/2025). Aksi ini menjadi bukti komitmen polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban Kota Cirebon. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si, menegaskan bahwa pemusnahan miras ini merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas keamanan, terutama menjelang pergantian tahun yang rawan gangguan kamtibmas. “Peredaran miras kerap menjadi pemicu tindak kriminal. Kami konsisten melakukan penindakan demi rasa aman masyarakat,” ujarnya. Berbagai jenis miras dari berbagai merek, mulai dari AO, Bir Anker, Anggur Merah, hingga miras oplosan seperti Ciu dan Arak Bali, dilibas habis. Kasat Narkoba Polres Cirebon Kota, AKP Otong Jubaedi, memastikan seluruh barang bukti telah melalui proses hukum sesuai aturan yang berlaku. Lebih dari sekadar pemusnahan, Kapolres mengajak seluruh masyarakat Kota Cirebon untuk menyambut Tahun Baru dengan kegiatan positif dan menghindari perayaan yang berpotensi mengganggu ketertiban. “Mari kita rayakan pergantian tahun dengan sederhana, aman, tertib, dan penuh rasa syukur,” pesannya. Dengan pemusnahan ribuan botol miras ini, Polres Cirebon Kota berharap dapat menekan angka kriminalitas dan menciptakan suasana kondusif bagi masyarakat dalam menyambut Tahun Baru 2026. “Kami tidak akan memberikan ruang bagi peredaran miras ilegal di wilayah hukum Polres Cirebon Kota,” tegas AKP Otong Jubaedi. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Polresta Cirebon menggelar Press Release Akhir Tahun 2025 sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas publik atas pelaksanaan tugas kepolisian sepanjang tahun 2025. Kegiatan tersebut memaparkan capaian kinerja Polresta Cirebon di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), penegakan hukum, pelayanan publik, hingga dukungan terhadap program strategis pemerintah. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa seluruh capaian kinerja yang diraih merupakan hasil sinergi kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. “Sepanjang tahun 2025, Polresta Cirebon berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas melalui pendekatan humanis, preventif, sosial serta penegakan hukum yang profesional sebagai langkah akhir jika tindakan preemtif dan preventif tidak efektif. Meski terdapat dinamika gangguan kamtibmas, kami bersyukur angka penyelesaian perkara terus meningkat sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. Berdasarkan data, jumlah Crime Total (CT) pada tahun 2025 tercatat sebanyak 1893 kasus dan Crime Clearance (CC) sebanyak 1552 kasus atau sebanyak 81,9 persen, yang menunjukkan peningkatan kinerja pengungkapan perkara oleh jajaran Polresta Cirebon. Dari hasil pemetaan kriminalitas, lokasi kejadian terbanyak terjadi di jalan umum, dengan waktu rawan pada rentang pukul 12.00 hingga 14.59 WIB. Menyikapi hal tersebut, Polresta Cirebon meningkatkan patroli, penjagaan, serta kehadiran personel di titik-titik rawan. Kapolresta menegaskan bahwa Polresta Cirebon tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang menyentuh langsung masyarakat. “Kami menjadikan kegiatan sambang, Jumat Curhat, Police Goes to School, serta pembinaan remaja dan anak yang berhadapan dengan hukum sebagai fondasi utama pencegahan. Tujuannya agar potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini dan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri,” jelasnya. Sepanjang tahun 2025, Polresta Cirebon telah melaksanakan kegiatan preemtif secara masif, di antaranya Door to Door System (DDS) sebanyak 222.821 kali, sambang masyarakat 66.076 kali, silaturahmi tokoh agama dan tokoh masyarakat 46.090 kali, deteksi dini dan penggalangan 12.065 kegiatan, Police Goes to School dan Pesantren 4.230 kegiatan, serta Jumat Curhat sebanyak 1.146 kegiatan. Di sisi preventif, kegiatan Turjawali dilaksanakan secara intensif melalui pengaturan sebanyak 69.410 kegiatan, penjagaan 61.376, pengamanan 7.169, pengawalan 1.752, serta patroli 7.708 kegiatan di seluruh wilayah hukum Polresta Cirebon. Upaya tersebut terbukti efektif dengan berhasil menggagalkan 60 aksi tawuran dan geng motor, mengamankan 122 senjata tajam, 110 unit kendaraan bermotor, serta melakukan pembinaan terhadap 228 remaja yang terlibat. Selain itu, Polresta Cirebon juga mengedepankan pendekatan pembinaan melalui pesantren kilat bagi anak yang berhadapan dengan hukum, pelatihan keterampilan ekonomi kreatif, serta kerja sama dengan Lapas Kelas IIA Cirebon sebagai langkah strategis mencegah pengulangan tindak pidana. Dalam bidang penegakan hukum, persentase penyelesaian perkara tahun 2025 meningkat dengan persentase 72 persen, serta berhasil mengungkap sejumlah kasus menonjol, di antaranya pembunuhan, pertambangan ilegal, dan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Di bidang narkotika, Polresta Cirebon berhasil mengungkap 138 kasus dengan 177 tersangka, serta mengamankan barang bukti berupa sabu 138,87 gram, tembakau sintetis 47,74 gram, ganja 3.620,31 gram, psikotropika 228 butir, serta obat keras terbatas sebanyak 257.246 butir. Selain itu, dilakukan pemusnahan 21.596 botol miras pabrikan, 41.884 botol miras jenis ciu, 5.698 liter miras jenis tuak, serta 14.545 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis sebagai hasil KRYD dan Operasi Pekat. Terkait dukungan terhadap program pemerintah, Kapolresta menegaskan komitmen Polresta Cirebon dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, di antaranya memiliki 269 anak asuh stunting, mendukung ketahanan pangan melalui penanaman jagung pipil di lahan seluas 455,445 hektare dengan hasil 1.980,035 ton, serta membantu penyaluran beras SPHP sebanyak 781.845 kilogram dari total target 6.018 kilogram. Polresta Cirebon juga memiliki 1 SPPG dan 2 SPPG yang akan dibangun dan beroperasi pada Februari 2026. Selain itu, Polresta Cirebon melaksanakan kegiatan sosial berupa bedah rumah (rutilahu) sebanyak 24 unit, pembangunan 4 MCK, serta pembangunan 1 Pondok Presisi Mengaji dan 3 Sumur Bor yang dibangun untuk masyarakat. “Polresta Cirebon siap mendukung penuh program pemerintah, mulai dari percepatan penurunan stunting, ketahanan pangan, hingga pengawasan distribusi bantuan sosial. Ini merupakan bentuk pengabdian Polri sebagai pelayan dan pengayom masyarakat,” pungkas Kapolresta. Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik, Polresta Cirebon juga menghadirkan 16 inovasi pelayanan, di antaranya Pelayanan Satu Atap, Bismuri, SIM Masuk Pabrik, STNK/BPKB Drive Thru, Green Service, Polisi Sambang Pesantren, Command Center, CLBK, Safari Nelayan, Pesantren ABH, hingga Ruang Pelayanan Terpadu Masyarakat Berkebutuhan Khusus. Sepanjang tahun 2025, Polresta Cirebon juga berhasil meraih sembilan penghargaan dari berbagai instansi, media, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kepedulian terhadap generasi muda, kesetaraan gender, serta kontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui Press Release Akhir Tahun 2025 ini, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergi lintas sektor, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Cirebon sesuai dengan semangat Polri Presisi. Menutup Press Release Akhir Tahun 2025, Polresta Cirebon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut pergantian Tahun Baru 2025 menuju 2026 dengan doa bersama, menjaga ketertiban, serta mengisi momentum pergantian tahun dengan kegiatan positif dan bermakna. Polresta Cirebon menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus siaga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian secara cepat dan darurat, diimbau untuk segera menghubungi Layanan Call Center Polri 110, atau menghubungi nomor pengaduan 08112497497 dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Cirebon memasuki tahun 2026. (Asep Rusliman)

Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. (Selasa, 30/12/2025), – Babinsa Kelurahan Pegambiran, Sertu Yanto, melaksanakan monitoring kegiatan pemilahan dan penimbangan sampah yang dilakukan oleh Bank Sampah Berkah Mulya RW 07. Kegiatan tersebut berlangsung di Baperkam RW 07 Karang Mulya, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Kegiatan Bank Sampah Berkah Mulya ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan, yang berada di bawah binaan PT Japfa Comfeed. Warga secara aktif melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik sebelum dilakukan penimbangan, guna meningkatkan nilai ekonomis sampah serta mengurangi pencemaran lingkungan. Sertu Yanto menyampaikan bahwa kegiatan bank sampah sangat positif karena mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI AD dalam mendorong program kebersihan dan kesehatan lingkungan di wilayah binaan. “Dengan adanya bank sampah, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan serta dapat memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai,” ujar Sertu Yanto. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Diharapkan kegiatan Bank Sampah Berkah Mulya RW 07 ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi contoh bagi wilayah lain di Kelurahan Pegambiran dalam pengelolaan sampah yang efektif dan ramah lingkungan.(pendim0614)* (Asep.R)

Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.Dua anggota Polres Cirebon Kota dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH) atau dipecat. Keduanya dinilai melanggar kode etik setelah terlibat dalam kasus peredaran narkoba. Upacara PTDH terhadap dua anggota tersebut digelar di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Senin (29/12/2025). Prosesi ini menjadi penegasan sikap tegas Polres Cirebon Kota terhadap pelanggaran berat yang dilakukan anggotanya. Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menyampaikan, dua personel yang diberhentikan masing-masing berinisial D dan S. Keduanya dinilai telah melanggar kode etik profesi Polri. “Hari ini kita melaksanakan upacara PTDH sebagai tindak lanjut dari sanksi yang diberikan kepada dua personel kita yang telah melakukan pelanggaran kode etik profesi Polri,” ucap Eko Iskandar di Kota Cirebon. Eko menjelaskan, khusus untuk anggota berinisial D, pelanggaran yang dilakukan bukan kali pertama. Yang bersangkutan tercatat beberapa kali melakukan pelanggaran, termasuk keterlibatannya dalam kasus narkoba. “D ini sudah banyak pelanggaran yang dilakukan, termasuk yang terakhir ini terlibat kasus narkoba,” ucap Eko. “Kemudian yang satu lagi personel kita S juga terlibat kasus narkoba dan kita berikan sanksi PTDH,” sambung Eko. Eko menegaskan tidak ada toleransi bagi anggota yang melakukan pelanggaran tersebut. Sikap tegas itu diwujudkan dengan menjatuhkan sanksi PTDH. “Ini sebagai wujud komitmen kita, bagaimana kita memberikan sanksi yang tegas sesuai dengan perbuatan yang dilakukan, sehingga ini tidak membawa dampak-dampak yang negatif terhadap institusi Polri, karena masih banyak anggota kita yang bekerja dengan baik, ikhlas dan tulus untuk mengabdi kepada masyarakat,” terang Eko. Untuk mengantisipasi keterlibatan anggota kepolisian dalam penyalahgunaan narkoba, Eko menyebut pihaknya akan melakukan pemeriksaan urine secara acak. “Kita melakukan cek urine secara random. Kita tidak akan memberikan toleransi kepada anggota yang melakukan penyimpangan, apalagi kesalahannya kesalahan yang terbukti dan fatal,” demikian Eko. (Asep.R)

Indramayu Bidik-kasusnews.com,.Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu Polda Jawa Barat terus menggencarkan upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas selama arus libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni memberikan imbauan langsung kepada para pengemudi kendaraan yang melintas di jalur arteri Pantura Indramayu, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Lilin Lodaya 2025, yang salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan keselamatan pengguna jalan di tengah meningkatnya volume kendaraan selama momentum libur akhir tahun. Pantauan di lapangan menunjukkan, saat lampu lalu lintas menyala merah, petugas Satlantas Polres Indramayu dan Dishub secara aktif mendekati para pengendara untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan. Imbauan diberikan kepada pengendara sepeda motor, pengemudi bus antar kota, hingga sopir truk angkutan barang yang melintas di jalur Pantura. Edukasi keselamatan disampaikan secara persuasif dan humanis, dengan tujuan membangun kesadaran pengendara akan pentingnya disiplin berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. “Beberapa poin imbauan yang disampaikan petugas antara lain mengingatkan pengemudi untuk melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum berangkat, memastikan kondisi fisik dan kesehatan dalam keadaan prima, serta selalu mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku,” kata Kanit Kamsel Satlantas Polres Indramayu, Ipda Jeni Imanudin melalui pesan tertulis. Selain itu, petugas juga menekankan pentingnya mengikuti ketentuan jam operasional kendaraan sesuai dengan peraturan Surat Keputusan Bersama (SKB), tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, serta saling menghargai antar sesama pengguna jalan. “Keselamatan adalah prioritas utama,” tegasnya. “Apabila pengemudi merasa lelah atau mengantuk, kami imbau agar segera beristirahat di kantong-kantong parkir atau rest area yang telah disediakan,” ujarnya. Dengan imbauan yang terus digencarkan, diharapkan para pengemudi semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, sehingga dapat menekan angka kecelakaan selama libur Natal dan Tahun Baru. “Mari kita wujudkan libur Nataru yang aman dan selamat di Indramayu,” pungkas Ipda Jeni Imanudin. (Asep.R)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn. melaksanakan kunjungan ke Pos Pelayanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Polres Kuningan yang berlokasi di Terminal Kertawangunan, Jumat (26/12/2025). Kunjungan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 10.40 WIB dan disambut oleh personel Pos Pelayanan Terminal Kertawangunan. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap kesiapsiagaan aparat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kuningan memberikan arahan serta motivasi kepada personel yang bertugas agar tetap semangat dalam menjalankan tugas, menjaga kesehatan, serta selalu sigap dan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Wakil Bupati juga mengapresiasi kesiapan personel Polri dan instansi terkait yang terlibat dalam Operasi Lilin Lodaya 2025, khususnya dalam menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat di kawasan Terminal Kertawangunan. Sementara itu, Ka Pos Pelayanan Terminal Kertawangunan IPTU Endar Kuswanadi, S.E., menyampaikan bahwa hingga saat ini situasi di sekitar Pos Pelayanan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polres Kuningan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna menciptakan rasa aman dan nyaman selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Kapolda Jabar IRJEN POL RUDI SETIAWAN S.I.K.,S.H.,M.H, melaksanakan Ground Breaking SPPG Polri Serentak Se-Indonesia di Pondok Buntet Pesantren Mertapada Kulon Kec. Astanajapura Kab. Cirebon, Senin (29/12/2025). Kegiatan tersebut turut dihadiri Karorena Polda Jabar KOMBES POL TEGUH, Dir Polairud Polda Jabar KOMBES POL EDWARD INDHARMAWAN EKA CHANDRA, S.I.K., M.H, Bupati Cirebon Drs. H. IMRON, M.Ag, Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.H,S.I.K.,M.H, Ketua DPRD Kab. Cirebon Dr. SOPHI ZULFIA, S.H., M.H, dan lainnya. Keberadaan SPPG tersebut untuk mendukung program MBG dan Polri mewujudkan dukungan terhadap program prioritas Pemerintah dalam memperkuat ketahanan Pangan dan meningkatkan Gizi masyarakat. Melalui perluasan jaringan dapur bergizi dan meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia, Polri juga menegaskan komitmennya mendukung program Pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif dan menuju Indonesia Emas tahun 2045. Selain itu, Jawa Barat juga terbukti menjadi SPPG terbaik dalam pembangunan, tata kelola dalam pengelolaan SPPG. Bahkan, target tahun ini Polri sudah membangun 1.147 Unit SPPG diseluruh Indonesia dan menyerap 16.650 tenaga kerja serta menyasar 3jt penerima manfaat. Satgas MBG Polri juga mendorong Polda jajaran untuk berkoordinasi dengan UMKM setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selama ini SPPG Polri telah berpartisipasi mendirikan posko terdampak banjir dan longsor untuk menyediakan MBG bagi korban bencana. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,- Proyek pengaspalan Jalan Lingkungan (Dukudalam) RW 03 Desa Sindangmekar, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, diduga dikerjakan tidak sesuai standar atau asal-asalan. Pasalnya, belum genap satu bulan sejak pelaksanaannya pada akhir November 2025, permukaan aspal mulai mengelupas dan rusak di sejumlah titik. Kerusakan tersebut saat warga melihat ada beberapa titik yang rusak hasil pekerjaan asal asal dan tidak sesuai dengan standar pekerjaan. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pengerjaan pengaspalan dilakukan mulai sore hari sampai malam tidak ada papan proyeknya di duga Pemdes Sindangmekar mark up anggaran. Warga berharap agar jalan yang baru dibangun tersebut segera diperbaiki karena kondisinya mengganggu kenyamanan pandangan mata karena jalan baru seumur jagung di aspal yang rusak kembali. Pungkas warga Berdasarkan informasi di lokasi, pekerjaan pengaspalan tersebut dibiayai dari Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat, namun tidak tahu berapa besarnya jumlah anggaran yang di gelar untuk pengaspal tersebut, karena di lokasi pekerjaan tidak nampak papan ptoyek (tidak ada papan proyeknya). Ungkap warga Melihat hal ini Ketua LSM Generasi Penggerak Anak Bangsa (GPAB) mengkritisi ada salah dalam pekerjaan Aspal diduga Mark Up anggaran yang mengalir ke kantong pemdes Sindangmekar, karena di lokasi pekerjaan tidak adanya informasi publik, hal ini kuat dugaan anggaran Aspal di sembunyikan hingga hasil pekerjaan asal asalan. Lanjut M. Maulana ketua LSM GPAB diri akan melakukan kordinasi kepihak terkait dan akan melakukan Pelaporan terkait pekerjaan Aspal yang belum satu bulan di kerjakan sudah rusak kembali yang di lengkapi dengan bukti bukti yang ada di lapangan. PungkaM. Maulana. Sampai berita ini di turunkan awak media belum bisa menemui Kuwu Desa Sindangmekar dan saat di TLP/wa Kuwu tidak merespon dan enggan menjawabnya. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasus wes.com,. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merealisasi/memberikan kompensasi kepada Pengemudi Becak se-kabupaten Cirebon yang diminta berhenti beroperasi sementara selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. .Penghentian operasional Pengemudi Becak bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas di kawasan kabupaten Cirebon agar tidak macet pada saat liburan panjang. Saripin Pengemudi Becak dari pangkalan Daerah Plered sujud syukur atas kompensasi dari Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (Bapa Aing) kepala para Tukang Becak se-kabupaten Cirebon. Lanjut Saripin bantuan yang di terima lewat BJB masing masing mendapat kompensasi sejumlah Rp. 800.000,- utuh sesuai yang tertera dalam buku tabungan BJB, Isak tangis Saripin terharunya selama ini baru ada Gubernur yang peduli terhadap Tukang Becak, berkali kali diri menyebutkan terima kasih Bapa Aing. Ucapnya. Kepala UPTD Pengelola Prasarana Perhubungan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Wilayah IV : DIKY MOHAMAD SYAFEI, S.Pd., M.A.P. menambahkan, pemberian kompensasi dilakukan sebagai bentuk pengganti pendapatan Pengemudi Becak yang diminta berhenti beroperasi selama Libur NATARU 2026. Kompensasi diberikan selama empat hari, yakni pada 28–01 Selama periode tersebut, Pengemudi Becak diminta tidak beroperasi di jalur jalur tertentu yang bisa mengakibatkan kemacetan. Lanjut Diky Besaran kompensasi yang di berikan Pemda Provinsi Jawa Barat mencapai Rp. 800.000,- ribu per orang Pengemudi Becak dan ada 557 penerima bantu konpensasi dari bapak gubenur Jawa Barat sesuai data dari hasil verifikasi kemaren. Hari ini sekitar 230-an tukang becak yang mendapatkan kompensasi dari gubenur Jawa Barat, karena perlu verifikasi data juga untuk memastikan data valid sehingga dibagi dua hari besok juga ada lagi pembagian di BJB. Intinya kompensasi ini bentuk perhatian dari pak Gubernur Jawa Barat yang selama ini para penarik Becak ni termarjinalkan ya belum pernah mendapatkan bantuan ataupun perhatian, selama ini mereka tentu saja dalam hal membantu demi mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Sangat luar biasa pemberian bantuan ini sehingga pak Gubernur menyampaikan kepada kami untuk ikut membantu memperhatikan walaupun ini mungkin nilainya enggak seberapa tapi setidaknya mereka mendapat kebahagiaan dengan bantuan konversasi, dimana kita menghimbau agar supaya lalu lintas lancar bagi pengguna jalan lainnya. Pungkas Diky. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., melaksanakan kunjungan kerja dan pengecekan Pos Terpadu KM 188 Gate Tol Palimanan, Kabupaten Cirebon, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan pengamanan dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Lilin 2025. Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Jawa Barat dan disambut langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., para pejabat utama Polresta Cirebon, personel pengamanan, serta unsur instansi Pemerintah Kabupaten Cirebon. Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Jabar melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan Pos Terpadu KM 188 GT Palimanan, meliputi kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung, serta sistem pelayanan terpadu kepada masyarakat. Wakapolda Jabar juga memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab, serta menyerahkan tali asih sebagai bentuk perhatian dan apresiasi. Dalam keterangannya, Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menegaskan pentingnya kesiapan personel di titik strategis arus lalu lintas. “Pos Terpadu KM 188 ini memiliki peran yang sangat strategis dalam pengamanan arus lalu lintas dan pelayanan masyarakat. Saya tekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga soliditas lintas instansi, serta memberikan pelayanan yang humanis, cepat, dan responsif kepada masyarakat selama Operasi Lilin 2025,” tegas Wakapolda. Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni menyampaikan bahwa Polresta Cirebon telah menyiapkan seluruh sumber daya secara maksimal guna mendukung pengamanan Natal dan Tahun Baru. “Kami memastikan seluruh personel Polresta Cirebon bersama unsur terkait siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pos Terpadu KM 188 menjadi salah satu titik krusial, sehingga kesiapan personel, sarana prasarana, serta sinergi lintas instansi terus kami optimalkan demi kelancaran dan keamanan masyarakat,” ujar Kapolresta. Kapolresta Cirebon menambahkan bahwa pengawasan dan evaluasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kami berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan tol, dengan mengedepankan pelayanan yang humanis, profesional, dan responsif selama Operasi Lilin 2025,” tambahnya. Kegiatan kunjungan kerja Wakapolda Jawa Barat tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan seluruh pos pengamanan dan pos pelayanan di wilayah hukum Polresta Cirebon berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru. (Asep Rusliman)