BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bandar Lampung pada Jumat sore (6/3/2026) menyebabkan sejumlah kawasan di Kelurahan Tanjung Senang terendam banjir dan genangan air. Aparat kewilayahan bersama pemerintah setempat pun bergerak cepat melakukan pemantauan serta membantu warga yang terdampak. Babinsa Kelurahan Tanjung Senang dari Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur, Serma Usmawan, langsung turun ke lapangan untuk memonitor kondisi sekaligus membantu proses penanganan banjir di beberapa titik lokasi. Berdasarkan data di lapangan, genangan air terjadi akibat kontur jalan yang relatif rendah serta luapan air sungai dari arah Way Halim yang tidak mampu menampung debit air hujan. Kondisi tersebut membuat air dengan cepat meluap hingga menggenangi ruas jalan dan memasuki rumah-rumah warga. Salah satu titik genangan terparah terjadi di Jalan Cendana Gang Timbai dan Gang Wawai RT 18 Lingkungan 1. Di lokasi ini, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 80 sentimeter dengan panjang genangan sekitar 120 meter. Sebanyak 40 kepala keluarga terdampak, dengan ketinggian air di dalam rumah mencapai 40 sentimeter. Tercatat tujuh keluarga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Genangan juga terjadi di Jalan Ratu Dibalau Gang Cipto RT 09 dan RT 03 dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter. Dua kepala keluarga terdampak langsung akibat air yang masuk ke dalam rumah setinggi 30 sentimeter. Sementara itu, di kawasan Perumahan Citra Bumi Permai di Jalan Ratu Dibalau, genangan air setinggi 50 sentimeter dilaporkan menggenangi jalan sepanjang 60 meter. Meski demikian, tidak ada warga yang dilaporkan mengungsi dari lokasi tersebut. Dalam penanganan di lapangan, Serma Usmawan berkoordinasi dengan Lurah Tanjung Senang, Dedi Setyadi, bersama tim dari BPBD Kota Bandar Lampung, para ketua RT, serta anggota Linmas setempat. Kehadiran aparat dan tim gabungan ini membantu mempercepat proses evakuasi serta pendataan warga terdampak. “Kami terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Prioritas utama adalah keselamatan warga. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat berjalan dengan baik sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat,” ujar Serma Usmawan saat membantu warga memindahkan barang-barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi. Hingga sekitar pukul 17.30 WIB, personel gabungan masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya debit air serta memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Pemerintah setempat juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Bandar Lampung. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bandar Lampung pada Jumat sore (5/3/2026) memicu peristiwa tragis. Seorang bocah laki-laki bernama Muhammad Satria (10) dilaporkan hanyut terbawa arus deras di aliran kali Jalan Indra Bangsawan, Gang M. Toyib, Kelurahan Rajabasa, Kecamatan Rajabasa. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.05 WIB. Saat kejadian, korban diketahui sedang bermain hujan bersama teman-temannya sepulang sekolah sambil masih mengenakan seragam pramuka. Diduga korban terpeleset di bantaran kali yang licin akibat hujan deras hingga akhirnya terseret arus yang meningkat tajam. Saksi mata bernama Megi (41) mengatakan dirinya sempat mengingatkan korban agar tidak bermain terlalu dekat dengan aliran kali. Namun, korban diduga kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke dalam aliran air sebelum akhirnya hanyut terbawa arus. Mendapat laporan kejadian tersebut, Babinsa Kelurahan Rajabasa dari Koramil 410-06/Kedaton, Serma Merwansyah, langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak guna melakukan pencarian. Komandan Kodim 0410/KBL, Roni Hermawan, juga turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pencarian. Ia menegaskan bahwa pihaknya mengerahkan personel guna membantu tim gabungan dalam upaya menemukan korban. “Begitu mendapat laporan, anggota langsung bergerak cepat ke lokasi. Ini musibah yang sangat kita sesalkan, dan seluruh unsur kami kerahkan untuk membantu proses pencarian,” ujarnya. Operasi pencarian melibatkan tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Basarnas, BPBD Kota Bandar Lampung, aparat kelurahan, Linmas, serta warga setempat. Tim melakukan penyisiran di sepanjang aliran kali yang diduga menjadi jalur hanyutnya korban. Di lokasi kejadian, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, turut hadir untuk memberikan dukungan kepada tim pencarian sekaligus menguatkan keluarga korban yang masih menunggu kabar. Sementara itu, Wadanramil Koramil 410-06/Kedaton, Iwan Sudrajad, menyampaikan bahwa koordinasi lintas instansi terus dilakukan agar proses pencarian berjalan maksimal. “Kami bersama pihak kecamatan dan kelurahan terus berkoordinasi. Selain melakukan pencarian, kami juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem,” ujarnya. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran kali di wilayah Rajabasa. Upaya pencarian dilakukan secara intensif dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Pihak berwenang juga mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat hujan deras dan menghindari aktivitas di sekitar sungai atau kali guna mencegah kejadian serupa terulang. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Dugaan praktik denda sepihak hingga pemaksaan pengunduran diri mencuat di lingkungan kerja PT Bipo Teknologi Otomotif cabang Yos Sudarso, Jakarta Utara. Seorang karyawan berinisial R yang bertugas pada kegiatan pameran di Living World Cibubur mengaku mendapatkan perlakuan tidak adil setelah dikenakan denda keterlambatan sebesar Rp200 ribu yang disebut masuk ke rekening pribadi, bukan rekening perusahaan. Kasus ini disebut bermula pada Sabtu, 22 Februari 2026, ketika R berangkat dari kediamannya di kawasan Cengkareng Timur menuju lokasi pameran di Cibubur. Jarak tempuh yang jauh serta kondisi lalu lintas membuat perjalanan memakan waktu lebih dari dua jam. Menyadari potensi keterlambatan, R mengaku telah berinisiatif melakukan koordinasi lebih awal. Pada pukul 15.10 WIB, ia menghubungi rekan kerja yang bertugas pada shift sebelumnya untuk melakukan back-up sementara agar area pameran tetap terjaga hingga dirinya tiba. Koordinasi tersebut juga disebut telah diketahui oleh supervisor setempat. Namun setibanya di lokasi, R justru mendapat informasi bahwa dirinya dikenakan denda keterlambatan sebesar Rp200.000. Meski telah menunjukkan bukti kehadiran dan koordinasi kerja di grup internal, kebijakan denda tersebut tetap diberlakukan oleh manajemen cabang. “Denda itu disebut harus dibayar, sementara menurut saya tidak ada aturan tertulis yang jelas dalam kontrak kerja,” ungkap R. R juga mengaku mendapatkan tekanan setelah menolak membayar denda tersebut. Ia disebut tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan pameran berikutnya, yang menurutnya berdampak langsung pada pendapatan kerja. Akibat tekanan psikologis dan kondisi fisik yang menurun setelah perjalanan panjang, R mengaku sempat mengalami gangguan kesehatan. Dugaan Denda Tak Sesuai Aturan Ketenagakerjaan Dalam perspektif hukum ketenagakerjaan, pengenaan denda terhadap pekerja tidak dapat dilakukan secara sepihak. Regulasi seperti PP Nomor 35 Tahun 2021 serta UU Nomor 6 Tahun 2023 mengatur bahwa sanksi denda harus memiliki dasar jelas dalam Peraturan Perusahaan (PP) atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Jika tidak memiliki dasar tertulis, pemotongan upah atau denda dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap hak pekerja. Berdasarkan penelusuran awak media, dugaan penerapan denda tersebut disebut tidak hanya dialami oleh R, namun juga beberapa karyawan lainnya. Dugaan Resign Paksa Persoalan semakin kompleks ketika R mengaku dipaksa menandatangani surat pengunduran diri pada 15 Februari 2026. Dalam dokumen tersebut tertulis tanggal efektif pengunduran diri pada 28 Februari 2026. Dalam hukum perdata, tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai cacat kehendak jika terbukti dilakukan di bawah tekanan. KUHPerdata melalui Pasal 1320 mensyaratkan adanya kesepakatan yang bebas dalam sebuah perjanjian. Pasal 1323 dan 1324 juga menegaskan bahwa perjanjian yang dibuat karena paksaan dapat dibatalkan secara hukum. Di sisi lain, aturan ketenagakerjaan juga menegaskan bahwa pemutusan hubungan kerja tidak dapat dilakukan secara sepihak tanpa melalui proses perundingan bipartit sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Cipta Kerja. Tanggapan Manajemen Saat dikonfirmasi, Operation Manager PT Bipo Teknologi Otomotif cabang Yos Sudarso, Pengkus, menyatakan bahwa R telah menandatangani surat pengunduran diri. “Maaf pak, coba baca WA saya di atas. Apakah ada saya sebut soal pungli? Silakan datang ke kantor saja di Bipo Yos Sudarso Sunter,” ujarnya melalui pesan singkat. Sementara itu, Kepala Cabang Bipo Yos Sudarso, Piet Chiang, belum memberikan tanggapan saat dimintai konfirmasi terkait dugaan denda yang masuk ke rekening pribadi serta dugaan pemaksaan pengunduran diri. Desakan Penegakan Hukum Mencuatnya dugaan pungutan tidak resmi dan tekanan terhadap pekerja ini memunculkan harapan agar aparat penegak hukum melakukan penelusuran lebih lanjut jika laporan resmi diajukan. Apabila terbukti terjadi paksaan atau praktik yang melanggar ketentuan ketenagakerjaan, pihak perusahaan berpotensi menghadapi konsekuensi hukum baik secara perdata, ketenagakerjaan maupun pidana. Kasus ini pun menjadi sorotan karena menyangkut perlindungan hak pekerja dan transparansi kebijakan internal perusahaan di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap praktik ketenagakerjaan yang adil. (Red) Sumber : Targetberita.co.id
BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta, 5 Maret 2026 – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur meraih penghargaan sebagai wilayah dengan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tertinggi tingkat Provinsi DKI Jakarta. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, dalam kegiatan penunaian ZIS bagi para pejabat dan pimpinan BUMD di Balai Agung, Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (5/3). Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dalam mengoptimalkan pengumpulan serta pengelolaan dana ZIS untuk kesejahteraan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Jakarta Timur berhasil meraih sejumlah penghargaan, di antaranya Juara 1 pengumpulan ZIS tertinggi tingkat Provinsi DKI Jakarta. Selain itu, beberapa wilayah kecamatan, kelurahan, hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Jakarta Timur juga turut menerima penghargaan serupa atas kontribusinya dalam pengumpulan ZIS. Dalam sambutannya, Gubernur Pramono Anung menyampaikan bahwa program ZIS yang dijalankan saat ini dinilai telah tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dana yang terkumpul melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bazis DKI Jakarta dinilai mampu membantu pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Ia juga mendorong Baznas Bazis untuk terus melakukan inovasi guna memperluas jangkauan manfaat serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana umat. “Mudah-mudahan seluruh warga Jakarta dapat merasakan manfaat dari kondisi Jakarta yang aman dan nyaman saat ini. Terutama bagi warga yang membutuhkan dan kurang mampu, peran Baznas Bazis sangat diharapkan,” ujar Pramono. Pada kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta bersama para pimpinan wilayah tingkat kota juga menunaikan zakat maal melalui Baznas Bazis DKI Jakarta sebagai bentuk komitmen dalam mendukung penguatan program ZIS di ibu kota. Berikut daftar penghargaan pengumpulan ZIS yang diraih Jakarta Timur: Juara 1 Pengumpulan ZIS Tertinggi Tingkat Provinsi DKI Jakarta. Juara 1 Pengumpulan ZIS Tingkat Kecamatan Provinsi DKI Jakarta, diterima oleh Camat Duren Sawit, Kelik Sutanto. Juara 3 Pengumpulan ZIS Tingkat Kecamatan Provinsi DKI Jakarta, diterima oleh Camat Cakung, Rohmat. Juara 1 Pengumpulan ZIS Tingkat Kelurahan Provinsi DKI Jakarta, diterima oleh Lurah Jatinegara, Faqieh Insani. Juara 1 Pengumpulan ZIS Tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi DKI Jakarta, diterima oleh Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Duren Sawit. Juara 2 Pengumpulan ZIS Tingkat OPD Provinsi DKI Jakarta, diterima oleh Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Ciracas. Juara 3 Pengumpulan ZIS Tingkat OPD Provinsi DKI Jakarta, diterima oleh Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Cakung. Prestasi tersebut menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat serta aparatur pemerintah di wilayah Jakarta Timur dalam mendukung program zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan sosial. (Heri)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Jumat sore (06/03/2026) menyebabkan sejumlah pemukiman warga terdampak limpasan air. Di tengah situasi darurat itu, kehadiran Babinsa terasa langsung oleh warga Jalan H. Agus Salim, Gang Safe’i, Kelurahan Kelapa Tiga, Kecamatan Tanjung Karang Pusat. Aksi cepat responsif ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 410-05/TKP, Kodim 0410/KBL, yang langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan dari Ketua RT setempat. Sekitar pukul 15.17 WIB, air dari Sungai Way Awi meluap dan masuk ke rumah-rumah warga melalui lubang pembuangan, menyebabkan kepanikan. Tak hanya melakukan pemantauan, Babinsa bersama Ketua RT dan warga bahu-membahu membantu menguras air yang menggenangi rumah. Momen kebersamaan ini menjadi oase di tengah musibah, mencerminkan kepedulian TNI kepada masyarakat. Salah satu peristiwa yang menjadi perhatian adalah rumah Bapak Reno (45), seorang pengojek. Saat kejadian, Bapak Reno sedang tidak berada di rumah. Ia segera dipulangkan oleh istrinya melalui sambungan telepon dan bergegas pulang untuk membersihkan rumahnya bersama Babinsa dan warga lainnya. “Hujan sangat deras dan tiba-tiba air masuk. Saya panik karena suami sedang kerja, untung Pak Babinsa dan Pak RT cepat datang membantu,” ujar istri Bapak Reno di lokasi kejadian. Berkat kerja sama yang solid, pada pukul 16.35 WIB air yang merendam rumah warga berhasil surut total. Meski sempat merendam perabotan rumah tangga, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Selain rumah Bapak Reno, beberapa warga lain yang terdampak antara lain: · Ibu Melda (47) · Ibu Nisa (34) · Bapak Anwar (62) · Bapak Marsono (63) · Bapak Syaiful (41) · Bapak Zainal Abidin (72) · Ibu Siti Romlah (62) · Bapak Junaidi (44) Sinergi dan Harapan Kehadiran Babinsa di lokasi bencana bukan hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. “Kami turun ke lapangan untuk memastikan keselamatan warga dan membantu semaksimal mungkin. Ini adalah kewajiban kami,” ujar Babinsa Kelurahan Kelapa Tiga di sela-sela kegiatan. Warga pun menyambut baik respons cepat yang ditunjukkan. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem serta solidaritas antarwarga dan aparat. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan jajaran Polsek Amuntai Tengah dengan membagikan takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan di wilayah hukumnya, Jumat (6/3/2026) sore. Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Amuntai Tengah, IPDA Sulistono, S.Sos., bersama anggota kepolisian setempat. Aksi berbagi dimulai sekitar pukul 16.30 WITA dengan menyasar para pengendara dan masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Kapolsek Amuntai Tengah IPDA Sulistono., S.SOS menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga, khususnya selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. “Melalui kegiatan berbagi takjil ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga dalam kegiatan sosial yang membawa manfaat bagi warga,” ujarnya. Takjil yang dibagikan disambut antusias oleh masyarakat, terutama para pengendara yang masih berada di perjalanan saat menjelang waktu berbuka. Selain membantu warga yang belum sempat menyiapkan makanan berbuka, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat. Kegiatan berbagi takjil tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah terpantau aman dan kondusif. Melalui kegiatan sosial seperti ini, jajaran kepolisian berharap dapat terus membangun kebersamaan dengan masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman selama bulan Ramadan. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bandar Lampung pada Jumat sore (06/03/2026) menyebabkan debit air Sungai Way Balau dan Way Kedaton meningkat drastis. Akibatnya, sejumlah titik di Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kedaton, terendam banjir luapan sungai, mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas. Menanggapi situasi tersebut, aparat kewilayahan bersama Babinsa setempat langsung bergerak cepat melakukan pemantauan dan siaga di lokasi terdampak. Danramil 410-06/KDT melalui laporan dari lapangan menyebutkan, Babinsa Kelurahan Kedaton, Sertu Guratno, langsung berkoordinasi dan membaur dengan jajaran pemerintah kelurahan. Sekitar pukul 16.05 WIB, usai hujan mulai reda, ia bersama Bapak Lurah Kedaton, para Kepala Lingkungan (Kaling), Ketua RT, serta petugas Linmas, terjun ke lapangan untuk memonitor kondisi terkini pasca hujan deras yang terjadi sejak pukul 14.15 WIB. Dalam pemantauan tersebut, ditemukan beberapa titik kritis yang terdampak luapan air: 1. Jalan Sultan Agung: Ruas jalan utama ini tergenang air yang cukup tinggi, menyebabkan kemacetan arus lalu lintas di kawasan tersebut. 2. Jalan Cendana dan Gang Lambang: Air dari Sungai Way Balau meluap hingga ke badan jalan dan merendam sejumlah halaman rumah warga yang berdekatan dengan aliran sungai. 3. Sepanjang Aliran Sungai Way Kedaton: Luapan air juga terjadi di sepanjang aliran sungai ini, merendam akses jalan dan pekarangan rumah warga yang berada di bantaran. Kehadiran Sertu Guratno di tengah-tengah warga dan aparat kelurahan disambut positif. Kehadirannya tidak hanya untuk memantau, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan memastikan upaya penanganan darurat dapat berjalan cepat. Babinsa bersama perangkat kelurahan dan Linmas terlihat sigap membantu warga yang rumahnya kemasukan air, sambil terus memantau perkembangan tinggi muka air sungai. “Kami bersama Pak Lurah dan warga langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi terkait. Alhamdulillah, hujan sudah mulai reda dan air di beberapa lokasi, baik di Jalan Sultan Agung maupun luapan sungai, berangsur-angsur mulai surut. Kita terus siaga untuk mengantisipasi kemungkinan hujan susulan,” ujar Sertu Guratno di sela-sela kegiatan pemantauan. Hingga menjelang sore, situasi berangsur kondusif. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama yang bermukim di daerah aliran sungai (DAS) dan titik rawan banjir, mengingat intensitas hujan yang masih berpotensi terjadi di wilayah Bandar Lampung. Kegiatan cepat tanggap ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI, khususnya Koramil 410-06/KDT, dengan rakyat dalam menghadapi bencana alam, sekaligus memastikan keselamatan dan kenyamanan warga binaannya. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terus digalakkan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Salah satunya melalui pencanangan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang digelar di Masjid Jami Rasyidiyah, Desa Telaga Silaba, Kecamatan Amuntai Selatan, Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut dihadiri sejumlah unsur pimpinan daerah, di antaranya Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara H. Sahrujani, Wakil Bupati Hero Setiawan, Ketua DPRD H. Fadillah, Sekretaris Daerah H. Ady Lesmana, serta Komandan Kodim 1001 HSU-BLG Letkol Inf Endra Retno Erowanto. Turut hadir pula Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, Kepala Kejaksaan Negeri Amuntai Budi Triono, Camat Amuntai Selatan Kurniawan, Kapolsek Amuntai Selatan IPDA Suharnowo, Danramil Amuntai Selatan Serma Ikhwan Rijani, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Kegiatan diawali dengan pembukaan, doa bersama, serta sambutan dari Bupati dan unsur Forkopimda yang menyampaikan tujuan dan pentingnya Gerakan ASRI sebagai langkah nyata menjaga kebersihan lingkungan. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan peralatan kebersihan secara simbolis untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. Usai pencanangan, kegiatan dilanjutkan dengan aksi gotong royong membersihkan lingkungan di sekitar Masjid Jami Rasyidiyah dan kawasan permukiman warga. Peserta kegiatan terlihat membersihkan sampah di pinggir jalan, memangkas semak belukar, serta membersihkan saluran lingkungan yang tersumbat. Kapolsek Amuntai Selatan menyampaikan bahwa Gerakan ASRI merupakan bagian dari tindak lanjut program pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. “Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya. Antusiasme warga terlihat cukup tinggi dalam mengikuti kegiatan gotong royong tersebut. Kehadiran unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat dinilai memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan. Kegiatan pencanangan Gerakan ASRI berakhir sekitar pukul 11.00 WITA dalam suasana tertib, aman, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan. Program ini diharapkan dapat menjadi gerakan berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban, jajaran Polres Hulu Sungai Utara melaksanakan kegiatan Shalat Jumat berjamaah bersama warga di Masjid Raya Baitul Ma’ruf, Desa Penangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.00 WITA tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto bersama para pejabat utama (PJU) dan personel Polres HSU. Shalat Jumat berlangsung khidmat dengan dihadiri masyarakat setempat. Dalam pelaksanaan ibadah tersebut, Banit Binpolmas Sat Binmas Polres HSU, Briptu M. Ahlun Nazhar, S.Pd., M.M., dipercaya sebagai imam. Sementara khutbah Jumat disampaikan oleh Bripda Ahmad Hasan yang mengangkat pesan-pesan moral dan pentingnya menjaga kerukunan serta keamanan lingkungan. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto melalui jajaran Sat Binmas menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi cooling system untuk menjaga suasana yang harmonis di tengah masyarakat. Selain sebagai ibadah, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara aparat kepolisian dan warga. “Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga melalui kegiatan keagamaan dan sosial. Dengan kebersamaan seperti ini diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat,” ujar salah satu perwira Polres HSU. Melalui kegiatan Shalat Jumat berjamaah tersebut, diharapkan tercipta komunikasi yang lebih baik antara aparat kepolisian dan masyarakat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bandar Lampung pada Jumat sore (6/3/2026) menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman warga di Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame. Menyikapi kondisi tersebut, Babinsa setempat dari Koramil 410-01/Panjang, Pelda Putu, segera turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan serta memastikan kondisi warga tetap aman. Sekitar pukul 15.00 WIB, Babinsa terlihat menyisir beberapa titik yang terdampak genangan air. Pemantauan difokuskan di kawasan Jalan Pulau Sebesi, tepatnya di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Kantor Dinas Lingkungan Hidup. Selain itu, genangan juga terpantau di Jalan Pulau Sangiang serta sejumlah gang permukiman warga seperti Gang Majid, Gang Surya Darma, Gang Budi Mulya, dan Gang Budaya. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, ketinggian air di beberapa titik mencapai sekitar 40 sentimeter dengan panjang genangan sekitar 250 meter di sepanjang Jalan Pulau Sebesi. Kondisi tersebut dipicu curah hujan yang cukup tinggi, sementara kapasitas saluran drainase di kawasan tersebut tidak mampu menampung debit air secara maksimal. Akibatnya, air sempat meluap hingga ke halaman rumah warga, bahkan sebagian masuk ke dalam rumah yang berada di sepanjang bantaran jalan. Meski demikian, kondisi mulai berangsur membaik setelah hujan reda dan air perlahan surut. Pelda Putu mengatakan pihaknya langsung melakukan pemantauan untuk memastikan keselamatan masyarakat serta mendata dampak yang ditimbulkan akibat hujan deras tersebut. “Kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan dan memastikan warga tetap aman. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama jika curah hujan kembali meningkat,” ujarnya. Kehadiran Babinsa di lokasi mendapat apresiasi dari warga setempat. Masyarakat menilai langkah cepat aparat kewilayahan tersebut sangat membantu, terutama dalam memantau kondisi lingkungan dan mengoordinasikan langkah antisipasi jika diperlukan bantuan lebih lanjut. Kegiatan ini menjadi bagian dari peran aktif TNI dalam membantu masyarakat menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Melalui koordinasi antara Babinsa dan aparat pemerintah setempat, diharapkan upaya penanganan serta pencegahan dampak banjir di wilayah Sukarame dapat dilakukan secara lebih efektif. (Agus)