BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang berlangsung di Masjid Rasyidiyah, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, bersama sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat. Acara yang dimulai sekitar pukul 17.00 WITA tersebut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara, Sahrujani, Wakil Bupati Hero Setiawan, Ketua DPRD HSU Fadillah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir perwakilan dari Polres Hulu Sungai Utara, Kodim 1001/HSU-BLG, unsur pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat setempat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Hulu Sungai Utara, Said Masrawan. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan suci Ramadan sebagai momentum meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah. Dalam sambutannya, Bupati Sahrujani menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang terus menjalin silaturahmi dengan masyarakat melalui program Safari Ramadan. Sementara itu, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan merupakan agenda tahunan pemerintah provinsi untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan warga. Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyerahkan bantuan dana hibah keagamaan secara simbolis kepada pengurus Masjid Rasyidiyah. Bantuan tersebut merupakan dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan dari Bank Kalsel serta bantuan sosial berupa paket sembako bagi warga Desa Telaga Silaba. Kegiatan Safari Ramadan ini diikuti sekitar seribu jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Amuntai Selatan. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal acara hingga pelaksanaan buka puasa bersama. Usai kegiatan di masjid, rombongan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melanjutkan kunjungan ke sentra kerajinan purun di Desa Banyu Hirang, Kecamatan Amuntai Selatan, untuk melihat langsung aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Kegiatan Safari Ramadan berakhir sekitar pukul 20.00 WITA dalam suasana tertib, aman, dan penuh keakraban. Program ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memberikan dukungan nyata bagi kegiatan keagamaan serta kesejahteraan warga. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung, 7 Maret 2026 – Hujan lebat yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Jumat (6/3) sore lalu meninggalkan duka bagi Bapak Angga, warga Jl P Polem Gang Sawo 2, Kelurahan Segalamider, Kecamatan Tanjungkarang Barat. Akibat terjangan angin dan curah hujan tinggi, pagar serta kanopi rumahnya mengalami kerusakan parah. Namun, di balik musibah tersebut, muncul semangat gotong royong yang dipelopori oleh Babinsa setempat, Peltu Nurdin. Pada Sabtu (7/3) sore, aparat kewilayahan dari Koramil 410-05/TKP ini langsung bergerak cepat mengorganisir pembersihan puing-puing bangunan yang berpotensi membahayakan warga sekitar. Kegiatan yang dimulai pukul 15.30 WIB ini bukan sekadar kerja bakti biasa. Peltu Nurdin bersama Lurah Segalamider, Bapak Bangun Bangsawan S.Stp M.Si, bahu-membahu dengan Ketua Lingkungan, RT, personel Linmas, dan warga setempat mengangkut material sisa reruntuhan. “Kehadiran TNI di tengah masyarakat adalah untuk memberikan rasa aman dan membantu kesulitan warga. Ketika ada musibah seperti ini, kita harus cepat tanggap. Ini bukan hanya tugas saya sebagai Babinsa, tapi panggilan hati untuk membantu sesama,” ujar Peltu Nurdin di sela-sela kegiatan. Sinergi yang solid antara aparat kewilayahan dan masyarakat membuat proses pembersihan berjalan lancar. Dalam waktu kurang lebih dua jam, tepatnya pukul 17.35 WIB, seluruh puing-puing pagar dan kanopi berhasil dibersihkan. Situasi di lokasi kejadian pun dilaporkan aman dan kondusif. Lurah Segalamider, Bapak Bangun Bangsawan, mengapresiasi inisiatif dan kepedulian Babinsa. “Kami sangat berterima kasih kepada Pak Nurdin yang selalu ada untuk warga. Kecepatan respon beliau membantu meringankan beban warga dan memulihkan kondisi lingkungan pasca bencana,” ungkapnya. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak pernah luntur, terutama di saat-saat sulit seperti menghadapi dampak bencana alam. Kehadiran Babinsa seperti Peltu Nurdin menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan wilayah sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai luhur gotong royong. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polres Hulu Sungai Utara menggelar kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan melalui sambungan Zoom bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 15.00 WITA di Lapangan Golf Desa Tayur, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto bersama Wakapolres Hulu Sungai Utara, para Pejabat Utama Polres HSU, jajaran Kapolsek, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten HSU melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Kepala Desa Tayur, mahasiswa dari STIPER Amuntai, serta kelompok tani Desa Tayur. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten HSU yang menegaskan pentingnya sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan petani dalam memperkuat sektor pertanian. Kapolres HSU dalam sambutannya menyampaikan bahwa program penanaman jagung serentak merupakan bagian dari inisiatif Polri dalam membantu meningkatkan produksi pangan nasional sekaligus mendukung kesejahteraan petani. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyerahkan secara simbolis bantuan bibit jagung kepada perwakilan kelompok tani Desa Tayur sebelum dilanjutkan dengan kegiatan penanaman jagung bersama di lahan yang telah disiapkan. Setelah prosesi penanaman, seluruh peserta kemudian mengikuti kegiatan Zoom Meeting yang diselenggarakan oleh Mabes Polri sebagai bagian dari pelaksanaan program penanaman jagung serentak secara nasional. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi jagung di daerah, menjaga stabilitas harga komoditas pangan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan masyarakat sekitar. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, serta masyarakat dapat terus terjalin dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan di daerah. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Aksi pencurian sepeda motor di wilayah Kelurahan Langkapura berhasil digagalkan berkat kewaspadaan pemilik kendaraan dan sigapnya aksi warga, Sabtu (7/3/2026). Babinsa Kelurahan Langkapura, Sertu Rikman dari Koramil 410-05/TKP, langsung turun ke lokasi untuk mengamankan pelaku dan memastikan situasi tetap kondusif. Peristiwa bermula sekitar pukul 10.00 WIB di sebuah depot galon air minum isi ulang yang terletak di Jalan Pagar Alam, RT 01 LK 01, Kelurahan Langkapura, Kecamatan Langkapura. Korban, Dafa Maulana, memarkirkan sepeda motornya di depan depot saat hendak mengisi galon. Tanpa sepengetahuannya, seorang pria yang diduga pelaku mendekati kendaraan korban. Dengan menggunakan kunci T, pelaku dengan cepat merusak kunci kontak sepeda motor dan berusaha membawa kabur kendaraan tersebut. Namun aksi pelaku tidak lolos dari pengawasan teknologi. Dafa yang tengah berada di dalam depot secara tidak sengaja melihat monitor CCTV yang merekam gerak-gerik mencurigakan di luar. Betapa kagetnya ia melihat motornya sedang dirusak dan akan dibawa kabur. Tanpa berpikir panjang, Dafa segera berteriak dan berlari keluar mengejar pelaku. Pelaku yang mengetahui aksinya terbongkar mencoba melarikan diri dengan sepeda motor hasil curiannya. Namun warga sekitar yang mendengar teriakan korban ikut serta dalam pengejaran. Usaha pelaku untuk kabur gagal setelah warga berhasil menyusul dan menangkapnya di depan Masjid Nurul Iman, tak jauh dari lokasi kejadian. Saksi mata menyebutkan, pelaku sempat terlibat amuk massa, namun warga dengan sigap mengamankannya agar tidak terjadi main hakim sendiri. Selanjutnya, Ketua RT 02, Pak Alamsyah, yang menerima laporan dari warga segera berkoordinasi dengan aparat keamanan. Pak RT langsung menghubungi Babinsa Kelurahan Langkapura, Sertu Rikman. Dalam hitungan menit, Sertu Rikman tiba di lokasi. Babinsa langsung mengambil langkah cepat dengan mengamankan pelaku dari kerumunan warga dan memastikan situasi tetap kondusif. Setelah situasi terkendali, pelaku kemudian diserahkan ke pihak kepolisian sektor Kemiling untuk proses hukum lebih lanjut. “Saya langsung bergerak setelah mendapat laporan dari Pak RT. Alhamdulillah warga sangat kooperatif, sehingga pelaku bisa diamankan dengan selamat tanpa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Sertu Rikman di lokasi. Pelaku yang diamankan tidak memiliki identitas apapun. Berdasarkan pengakuan sementara, ia mengaku sebagai warga Pasar Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kemiling guna pengembangan kasus dan kemungkinan keterlibatannya dalam aksi pencurian lain. Dari kejadian ini, Sertu Rikman mengimbau kepada seluruh warga binaannya untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. “Kami minta warga untuk tidak lengah, selalu gunakan kunci ganda, dan pastikan kendaraan diparkir di tempat aman. Jika melihat hal mencurigakan, segera laporkan ke aparat terdekat, baik ke Babinsa maupun ke kelurahan,” imbaunya. Kegiatan pengamanan berlangsung hingga pukul 11.30 WIB dan berjalan dengan tertib serta aman. Keberhasilan warga dan Babinsa dalam menggagalkan aksi pencurian ini menunjukkan bahwa sinergi antara masyarakat dan TNI merupakan kunci utama dalam menjaga keamanan lingkungan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat sekali lagi membuktikan komitmen TNI untuk selalu hadir dan membantu mengatasi kesulitan warga, termasuk dalam situasi darurat seperti aksi kriminalitas ini. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM DEPOK – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang digelar di Markas Divisi Infanteri 1/Kostrad, Cilodong, Jawa Barat, Jumat (6/3/2026). Peringatan HUT ke-65 Kostrad tersebut dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto selaku Inspektur Upacara. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang Kostrad sebagai salah satu kekuatan strategis TNI Angkatan Darat dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sejak berdiri pada tahun 1961, Kostrad telah menunjukkan dedikasi dan profesionalisme tinggi dalam berbagai tugas operasi militer maupun misi kemanusiaan, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Dalam amanatnya, Panglima TNI meminta seluruh jajaran Kostrad untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dinamika lingkungan strategis yang semakin kompleks. “Saat ini kita dihadapkan pada dinamika global yang diwarnai dengan rivalitas kekuatan besar, konflik global dan regional yang terus meningkat serta ancaman perang hibrida,” tegas Panglima TNI. Diungkapkan Panglima TNI, karakteristik peperangan saat ini juga terus berkembang dari yang sebelumnya mengandalkan serangan fisik menuju bentuk-bentuk baru seperti perang media dan serangan siber. “Menghadapi ancaman multidimensi ini, saya perintahkan bahwa Kostrad harus selalu siap bertempur dan menang dalam setiap spektrum peperangan,” imbuhnya. Peringatan HUT ke-65 Kostrad ini juga dihadiri para sesepuh Kostrad, para mantan Panglima Kostrad, serta sejumlah pejabat negara dan pejabat TNI lainnya. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Sebuah mobil minibus jenis Avanza mengalami kecelakaan tunggal dengan terjun ke saluran irigasi di Jalan Padat Karya RT 03 Lingkungan II, Kelurahan Waydadi Baru, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, pada Jumat malam (6/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Mengetahui kejadian tersebut, Babinsa Kelurahan Korpri Raya dari Koramil 410-01/Panjang jajaran Kodim 0410/KBL, Serda M. Hadi Wijaya, langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengecekan serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna membantu proses penanganan di lapangan. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kendaraan yang mengalami kecelakaan tersebut adalah mobil Toyota Avanza warna putih dengan nomor polisi BE 1720 RW milik seorang warga bernama Edi, seorang wiraswasta yang berdomisili di Desa Wiyono, Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran. Peristiwa bermula ketika pemilik kendaraan berupaya mencari jalur alternatif dari Jalan Pulau Damar menuju Jalan Ryacudu. Saat itu, kondisi Jalan Pulau Damar dilaporkan tergenang air akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sebelumnya. Pengemudi kemudian memilih melintas melalui Jalan Padat Karya yang dianggap sebagai jalan pintas. Namun karena belum familiar dengan kondisi jalan tersebut, kendaraan diduga tergelincir dan akhirnya masuk ke dalam saluran irigasi hingga tersangkut di bawah jembatan di depan Lamban Sabah. Mendapat laporan dari warga, Babinsa segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan kondisi di lapangan. Selain itu, Babinsa juga berkoordinasi dengan aparat setempat serta menghubungi tim dari BPBD Kota Bandar Lampung untuk membantu proses evakuasi kendaraan yang terjebak di saluran irigasi. “Langkah pertama yang dilakukan adalah memastikan kondisi di lokasi aman, kemudian kami berkoordinasi dengan aparat lingkungan serta menghubungi tim BPBD agar proses evakuasi bisa segera dilakukan,” ujar Babinsa di lokasi kejadian. Selain itu, Babinsa juga melaporkan kejadian tersebut secara berjenjang kepada pimpinan di Koramil 410-01/Panjang dan Kodim 0410/KBL sebagai bentuk tanggung jawab dan prosedur pelaporan wilayah. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan dari BPBD dan Damkar masih melakukan upaya evakuasi kendaraan dari dalam saluran irigasi. Sejumlah pejabat daerah turut hadir memantau proses penanganan di lokasi, termasuk Mirzaani Jausal bersama rombongan serta Mukhlis Basri. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun aparat mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur alternatif, terutama setelah hujan deras yang dapat menyebabkan kondisi jalan licin maupun genangan air. ( Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kelurahan Jagabaya III, Kecamatan Wayhalim, pada Jumat (6/3/2026) menyebabkan sejumlah kawasan permukiman warga mengalami banjir dan genangan air akibat meluapnya aliran sungai di sekitar wilayah tersebut. Menyikapi kondisi tersebut, Babinsa dari Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur yang berada di bawah jajaran Kodim 0410/KBL, Sertu Sugiyanto, langsung turun ke lapangan melakukan monitoring dan pemantauan situasi sejak pukul 17.00 WIB hingga kondisi mulai berangsur terkendali. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, genangan air terjadi di beberapa titik kawasan pinggiran sungai di wilayah Jagabaya III. Salah satu lokasi terdampak berada di Lingkungan II RT 05 Gang Panorama 2, di mana genangan air sepanjang sekitar 50 meter dengan kedalaman mencapai 40 sentimeter sempat menggenangi area permukiman warga dan mempengaruhi sekitar 10 rumah. Sementara itu, di Lingkungan II RT 01 Gang M. Saleh atau yang dikenal warga sebagai kawasan belakang Jingkrak, genangan air mencapai kedalaman sekitar 60 sentimeter dengan panjang sekitar 50 meter. Kondisi tersebut berdampak pada tiga rumah warga serta satu fasilitas pendidikan, yakni SDN 1 Jagabaya III. Genangan juga terjadi di Jalan Pulau Morotai, tepatnya di sekitar jembatan Pulau Morotai, dengan panjang genangan mencapai sekitar 100 meter dan kedalaman sekitar 50 sentimeter. Meski demikian, di titik tersebut tidak terdapat rumah warga yang terdampak langsung. Dalam kegiatan monitoring tersebut, Babinsa juga berkoordinasi dengan aparat kelurahan dan warga setempat untuk memastikan kondisi masyarakat tetap aman serta mengantisipasi kemungkinan meningkatnya debit air jika hujan kembali turun. Beruntung, dalam peristiwa banjir ini tidak terdapat laporan korban jiwa. Hingga malam hari, kondisi air di sejumlah titik mulai berangsur surut dan situasi perlahan kembali normal. Kegiatan monitoring yang dilakukan Babinsa menjadi wujud nyata kepedulian dan kesiapsiagaan aparat kewilayahan dalam membantu masyarakat menghadapi dampak cuaca ekstrem di Bandar Lampung. Aparat juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan selama musim hujan masih berlangsung. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, pada Jumat (6/3/2026) menyebabkan sejumlah kawasan permukiman warga terendam banjir dan genangan air akibat meluapnya aliran sungai di sekitar wilayah tersebut. Merespons cepat kondisi itu, Babinsa Way Kandis dari Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur, Serma Agus R, langsung turun ke lapangan melakukan monitoring sekaligus membantu warga yang terdampak banjir sejak pukul 17.30 WIB hingga situasi berangsur terkendali. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, banjir terjadi akibat kombinasi hujan deras dan luapan air dari beberapa aliran sungai yang berasal dari kawasan Way Dadi, Perumnas Way Kandis, serta wilayah Jati Mulyo Lampung Selatan yang bermuara ke area pinggiran sungai di Way Kandis. Beberapa titik yang terdampak cukup signifikan antara lain di Lingkungan I yang meliputi RT 06, RT 10, RT 04, dan RT 02. Di wilayah tersebut, ketinggian air dilaporkan mencapai 50 hingga 70 sentimeter dan merendam sekitar 10 rumah warga dengan kedalaman air di dalam rumah sekitar 50 sentimeter. Sementara itu, di Lingkungan II yang mencakup RT 03, RT 11, dan RT 02, genangan air terjadi sepanjang kurang lebih 70 meter dengan kedalaman sekitar 30 sentimeter. Di lokasi ini tercatat sekitar enam rumah warga terdampak dengan ketinggian air antara 30 hingga 50 sentimeter, meskipun saat ini air mulai berangsur surut. Dalam kegiatan monitoring tersebut, Babinsa juga aktif memberikan imbauan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta mematikan instalasi listrik sementara guna menghindari potensi bahaya sengatan listrik serta melarang anak-anak bermain di area genangan atau banjir. “Kami terus memantau kondisi di lapangan dan mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati selama air belum sepenuhnya surut,” ujar Serma Agus R di sela kegiatan monitoring. Beruntung dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Aparat kewilayahan bersama masyarakat juga terus melakukan pemantauan dan langkah antisipasi apabila terjadi hujan susulan. Kegiatan monitoring dan bantuan yang dilakukan Babinsa menjadi bukti komitmen Kodim 0410/KBL dalam memberikan perlindungan serta memastikan keamanan dan keselamatan warga di tengah kondisi darurat di Bandar Lampung. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur wilayah Kelurahan Kalibalau Kencana pada Jumat (6/3/2026) sejak pukul 14.00 WIB menyebabkan sejumlah permukiman warga mengalami genangan air hingga banjir. Merespons cepat kondisi tersebut, jajaran Kodim 0410/KBL melalui Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur mengerahkan Babinsa Kalibalau Kencana, Serma Selamet, untuk turun langsung ke lapangan melakukan monitoring sekaligus membantu warga yang terdampak banjir. Pemantauan yang dilakukan Babinsa berlangsung mulai pukul 18.00 WIB hingga situasi dinyatakan kembali kondusif. Sejumlah titik yang terdampak genangan air di antaranya berada di Jalan P. Antasari Gang Persada, Jalan P. Antasari Gang Waru 1 dan 3, Jalan Ridwan Rais Gang Haji Sarib, Jalan Urip Sumoharjo Gang Bintara, Jalan Arif Rahman Hakim, serta Jalan Soekarno Hatta Gang MAN 1. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga membantu pendataan rumah warga yang terdampak. Berdasarkan hasil pendataan sementara, tercatat sekitar 316 rumah warga mengalami genangan air dengan berbagai tingkat ketinggian. Meski tidak ada laporan korban jiwa, aparat kewilayahan tetap melakukan langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan warga. Babinsa bersama Lurah Kalibalau Kencana, para kepala lingkungan, serta ketua RT setempat berkoordinasi mengevakuasi sementara warga lanjut usia ke tempat yang lebih aman seperti masjid dan mushola hingga kondisi air surut. Sekitar pukul 20.20 WIB, debit air dilaporkan mulai berangsur surut dan situasi di lingkungan warga kembali normal. Aparat bersama masyarakat tetap melakukan pemantauan guna mengantisipasi kemungkinan hujan susulan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata komitmen TNI dalam membantu warga menghadapi situasi darurat. Sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat penanganan dampak banjir serta menjaga kondisi wilayah tetap aman dan kondusif di Bandar Lampung. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Semangat gotong royong kembali terlihat di wilayah Kelurahan Pasir Gintung setelah hujan lebat yang mengguyur Bandar Lampung pada Jumat (6/3/2026) menyebabkan genangan air serta endapan lumpur di sejumlah permukiman warga. Pasca kejadian tersebut, aparat kewilayahan bersama masyarakat langsung bergerak melakukan pembersihan lingkungan. Babinsa Pasir Gintung dari Koramil 410-05/Teluk Betung Utara, Serda Deni, memimpin langsung kegiatan gotong royong guna membersihkan lumpur dan sisa genangan air yang sempat mengganggu aktivitas warga. Dalam laporan situasi yang disampaikan pada Jumat malam sekitar pukul 20.30 WIB, Serda Deni menyebutkan bahwa kondisi lingkungan warga mulai kembali normal setelah dilakukan pembersihan secara bersama-sama. “Setelah genangan air surut, warga bersama aparat melakukan pembersihan lingkungan dari lumpur dan sisa genangan. Alhamdulillah, rumah-rumah warga yang sebelumnya terdampak kini sudah dapat ditempati kembali,” ujar Serda Deni dalam laporannya. Kegiatan kerja bakti tersebut dilakukan sejak siang hingga menjelang malam hari. Warga bersama Babinsa bahu-membahu membersihkan saluran air, mengeruk lumpur yang menutup akses jalan, serta memastikan lingkungan kembali aman dan sehat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga memberikan dorongan moral bagi warga yang sempat khawatir akibat genangan air yang masuk ke permukiman mereka. Selain membantu secara fisik, aparat kewilayahan turut memberikan imbauan agar masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah munculnya penyakit pascabanjir. Melalui kegiatan gotong royong ini, hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat. Dengan kondisi lingkungan yang mulai pulih, warga di Bandar Lampung diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal. (Agus)