BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Keramaian luar biasa mewarnai pembukaan Bazar Ramadhan Kodam XXI/Radin Inten di Lapangan Saburai, Jl. Sriwijaya, Kec. Enggal, Kota Bandar Lampung, pada Jumat (13/3/2026). Meski puluhan stan ikut meramaikan acara yang dibuka Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) ini, satu stan berhasil mencuri perhatian dan menjadi yang paling fenomenal: Stand Kodim 0410/KBL. Stan yang dikelola oleh Ibu-ibu Persit KCK Cabang Kodim 0410/KBL ini tampil sebagai primadona dengan antrean pengunjung terpanjang sepanjang hari. Tak tanggung-tanggung, fenomena “diserbu”-nya stan ini bukan terjadi secara kebetulan, melainkan berkat strategi jemput bola yang dilakukan jajaran Babinsa Kodim 0410/KBL. Pantauan di lokasi membuktikan, di saat stan-stan lain hanya menunggu pengunjung datang, para Babinsa justru bergerak massif menyusuri kerumunan. Dengan semangat khas kewilayahan, mereka tak kenal lelah menggaet warga untuk berbelanja di stan kebanggaan Korps Baret Hijau tersebut. “Ayo ibu-ibu, bapak-bapak, jangan sampai kelewatan! Stand Kodim 0410/KBL paling lengkap, paling murah, dan paling berkualitas! Mari kita ramaikan stan kita sendiri, buktikan bahwa TNI dan rakyat itu solid!” seru seorang Babinsa dengan mikrofon portable, disambut sorak-sorai warga yang langsung berbondong-bondong mengikuti arahan. Ajakan massif ini membuahkan hasil yang spektakuler. Dalam hitungan jam, stan Kodim 0410/KBL menjelma menjadi pusat keramaian utama. Antrean mengular, warga saling bersenggolan demi mendapatkan paket sembako murah seperti beras premium, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, hingga aneka sirup dan kue kering Lebaran. Suasana riuh rendah penuh semangat gotong royong terasa begitu kental, kontras dengan stan-stan lain yang relatif lebih sepi. “Luar biasa, Pak! Tadi saya sempat bingung mau belanja di mana, tapi pas ada Pak Babinsa yang manggil-manggil dan nganterin langsung ke sini, saya jadi tahu kalau di sini termurah. Alhamdulillah, beras dan minyaknya selisih jauh sama pasar. Pokoknya stan Kodim juara!” ujar Ibu Siti Aminah, warga Kec. Enggal, dengan wajah sumringah sambil mengangkat belanjaannya. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kedekatan emosional antara Babinsa dengan masyarakat binaannya. Gerakan “serbu stan Kodim” yang diinisiasi para Babinsa tidak hanya berhasil mengerek omzet penjualan, tetapi juga menjadi simbol bahwa TNI adalah magnet yang mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan. Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, dalam sambutannya mengapresiasi antusiasme masyarakat. “Bazar Ramadhan ini adalah wujud kepedulian TNI untuk membantu meringankan beban masyarakat. Saya senang melihat antusiasme warga, dan ini membuktikan bahwa TNI dan rakyat memang solid,” ujarnya. Beliau juga menegaskan bahwa bazar serentak di jajaran TNI ini bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. “Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua di bulan suci Ramadhan ini,” imbuhnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I. Pol., Irdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M. HAN., Danrem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., Ketua Persit KCK Daerah XXI Ny. Asti Kristomei Sianturi, serta jajaran forkopimda dan tokoh masyarakat. Hingga acara usai pukul 10.55 WIB, stan Kodim 0410/KBL tercatat sebagai stan dengan omzet tertinggi dan pengunjung terpadat. Sebuah prestasi yang diraih berkat kolaborasi apik antara Ibu-ibu Persit yang menyiapkan dagangan berkualitas dan para Babinsa yang menjadi ujung tombak pemasaran. Inilah bukti, ketika TNI bergerak, rakyat pun tergerak. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) melakukan kunjungan ke Pos Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026 yang berada di kawasan Taman Junjung Buih, Sabtu malam (14/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dalam mengamankan arus mudik Lebaran di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 23.30 hingga 00.10 WITA itu disambut oleh petugas Pos Pengamanan dari Polres Hulu Sungai Utara yang sedang melaksanakan tugas pengamanan dan pemantauan arus lalu lintas. Dalam kunjungan tersebut, Bupati HSU melakukan pengecekan langsung terhadap situasi arus mudik serta kesiapan personel yang bertugas di Pos Pengamanan Taman Junjung Buih. Ia juga memberikan apresiasi kepada petugas yang tetap siaga menjalankan tugas demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momentum mudik Lebaran. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, situasi di sekitar Pos Pengamanan terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas juga terpantau lancar tanpa adanya gangguan yang berarti. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama aparat kepolisian untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan dalam Operasi Ketupat Intan 2026 berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan rasa aman dan nyaman. Polres Hulu Sungai Utara terus mengintensifkan pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat selama periode arus mudik dan balik Lebaran melalui sejumlah pos pengamanan yang telah didirikan di titik-titik strategis. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok memastikan kesiapan Pos Pengamanan (Pos PAM) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) serta Pos Terpadu dalam rangka menciptakan arus mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., bersama jajaran dan stakeholder terkait di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (13/3/2026) sore. Pengecekan dilakukan di Pos PAM Pos 9 Pelabuhan Tanjung Priok, Pos PAM NPCT1 Pelabuhan Kalibaru, Pos Terpadu Terminal Penumpang Nusantara Pura II Pelni serta Pos PAM Pasar Ikan Modern Pelabuhan Muara Baru, Pos Yan yang berada di Dermaga Dishub Kali Adem Pelabuhan Muara Angke. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres AKBP Aris selaku Kepala Operasi Resor (Ka Opsres) didampingi Waka Opsres KOMPOL Yudi Permadi, S.S., S.I.K., Kasatgas Kamseltibcar Lantas AKP Ginanjar Tejasasmita, S.H., M.H., serta Kasipropam S. Sukoco, S.H. Rombongan Kapolres disambut oleh Kepala Pos Pengamanan Pos 9 AKP Parjan. Kapolres meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana pos pengamanan, pos pelayanan, pos terpadu serta kesiapan personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Jaya 2026 guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. “Kita laksanakan Operasi Ketupat ini dengan baik dan penuh tanggung jawab. Ciptakan mudik aman dan keluarga bahagia agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri,” ujar AKBP Ari saat memberikan arahan kepada personel. Ia juga mengingatkan seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan, terus memantau arus lalu lintas menjelang Lebaran serta menjalin koordinasi yang baik dengan seluruh stakeholder terkait demi kelancaran pelaksanaan operasi. Selain itu, Kapolres berpesan agar seluruh personel tetap menjaga kesehatan dan stamina selama bertugas, mengingat kegiatan pengamanan arus mudik membutuhkan kondisi fisik yang prima. “Pantau terus arus mudik menjelang Lebaran, lakukan koordinasi yang baik dengan stakeholder terkait agar pelaksanaan kegiatan ini benar-benar maksimal. Tetap semangat, jaga diri dan kesehatan, serta hindari pelanggaran sekecil apa pun,” tegasnya. Dengan adanya Pos Pam, Pos Terpadu dan Pos Yan yang telah disiapkan, diharapkan masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik dapat merasakan keamanan dan kenyamanan selama melintas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polsek jajaran. Kegiatan pengecekan tersebut berlangsung dengan aman dan kondusif. Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama stakeholder terkait menyatakan kesiapan penuh dalam menciptakan situasi mudik yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara. (Agus) Sumber : Humas polres Pelabuhan Tanjung Priok
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Personel Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pertanian jagung kepada masyarakat di Desa Banjang, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 Wita tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung peningkatan sektor pertanian sekaligus mendorong ketahanan pangan di tingkat desa. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Banjang memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pengembangan pertanian jagung sebagai salah satu komoditas yang berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan ini di antaranya Aipda Herry S, Aipda Sukadi, dan Brigadir Fahmi Rahman. Mereka memberikan penyuluhan secara langsung kepada warga terkait pemanfaatan lahan pertanian serta potensi pengembangan tanaman jagung di wilayah Desa Banjang. Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan warga, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam meningkatkan hasil pertanian di daerahnya. Melalui penyuluhan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami teknik budidaya jagung yang baik serta memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kapolres Hulu Sungai Utara bersama Bupati dan Wakil Bupati HSU melaksanakan patroli dini hari di sejumlah titik di wilayah Kota Amuntai, Jumat malam hingga Sabtu dini hari (13/3/2026). Patroli yang dimulai sekitar pukul 23.00 Wita tersebut melibatkan personel gabungan dari Polres Hulu Sungai Utara dan Satpol PP Pemerintah Kabupaten HSU. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama masyarakat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres HSU didampingi Bupati HSU dan Wakil Bupati HSU bersama sejumlah pejabat kepolisian serta personel gabungan piket fungsi Polres HSU. Patroli dilakukan secara dialogis sekaligus sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai potensi penyakit masyarakat maupun gangguan keamanan yang dapat terjadi pada malam hingga dini hari. Adapun rute patroli meliputi beberapa titik strategis di wilayah Amuntai Tengah, di antaranya Jalan Ahmad Yani di kawasan Bundaran Tugu Sholawat depan Rumah Dinas Bupati HSU, Jalan Norman Umar menuju Simpang Empat Banua Lima, Jalan Suwandi Sumarta, serta kawasan Desa Pasar Senin yang menjadi salah satu lokasi pemantauan aktivitas masyarakat pada malam hari. Kegiatan patroli ini juga melibatkan sekitar 16 personel gabungan dari piket fungsi Polres HSU serta personel Satpol PP Kabupaten HSU. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan sejumlah kendaraan operasional, baik kendaraan dinas Polres HSU maupun kendaraan patroli dari Satpol PP. Melalui kegiatan tersebut, aparat melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas masyarakat serta memberikan imbauan kamtibmas agar situasi tetap aman dan tertib selama bulan Ramadhan. Kapolres HSU menyampaikan bahwa patroli bersama ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dengan adanya patroli rutin, diharapkan potensi tindak kejahatan maupun gangguan ketertiban dapat dicegah sejak dini sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah Ramadhan dengan aman dan nyaman. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan organisasi kepemudaan (OKP), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Lobby Mapolres HSU, Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.45 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres HSU Kompol Sony F.L. Gaol, S.E., M.M., serta para pejabat utama Polres HSU. Turut hadir dalam kegiatan tersebut penceramah KH Abdul Bari, perwakilan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Amuntai seperti STIA Amuntai, STIPER Amuntai, STAI Rakha, STIQ Rakha dan Mahad Ali Rakha Amuntai. Selain itu, hadir pula perwakilan organisasi kepemudaan dan ormas, termasuk DPC Laung Kuning Banjar Kabupaten HSU. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Kapolres HSU, ceramah agama yang disampaikan oleh KH Abdul Bari, pembacaan doa, serta pelaksanaan sholat Maghrib berjamaah. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah, penyerahan bingkisan atau paket Lebaran kepada para undangan, serta sesi foto bersama. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan kalangan pemuda, mahasiswa, serta organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Menurutnya, sinergi antara Polri dan berbagai elemen masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif. “Melalui kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ini, kami berharap hubungan antara Polri dengan organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan ormas semakin erat, sehingga bersama-sama dapat menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ujarnya. Kegiatan yang berlangsung hingga sekitar pukul 19.30 Wita tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan penuh keakraban. Momentum kebersamaan di bulan suci Ramadhan ini diharapkan dapat memperkuat persatuan serta meningkatkan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
JAKARTA | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa memimpin upacara penerimaan Perwira Remaja (Paja) TNI Angkatan Darat Abituren Pendidikan Pertama Perwira (Dikmapa) Perwira Karier (PK) Reguler, Program Khusus, dan _Cyber_ Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (13/3/2026). Upacara penerimaan ini merupakan tradisi yang menandai bergabungnya para perwira muda hasil pendidikan Dikmapa PK ke dalam keluarga besar Angkatan Darat sekaligus menjadi awal pengabdian mereka sebagai pemimpin masa depan di lingkungan TNI AD. Sebanyak 584 Paja mengikuti upacara tersebut, terdiri dari 327 Paja PK TNI Reguler, 125 Paja PK Program Khusus (Abituren UNHAN, STIN, dan PSSN), 25 Paja PK Program Khusus _Cyber_, serta 107 Paja PK Program Khusus lainnya. Dalam amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak yang dibacakan Wakasad, disampaikan bahwa para perwira remaja merupakan generasi penerus yang akan memegang peranan penting dalam menjaga kedaulatan negara serta mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Kasad menegaskan bahwa dinamika global saat ini bergerak semakin cepat dan sulit diprediksi, sehingga menuntut TNI AD untuk terus adaptif terhadap perkembangan ancaman maupun kemajuan teknologi pertahanan. Pertahanan negara tidak lagi hanya mengandalkan kekuatan tempur yang bersifat simetris, tetapi juga menghadapi berbagai dimensi ancaman asimetris yang menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia, kecermatan strategi, serta penguasaan teknologi modern. “Kompleksitas ancaman global dan regional yang semakin tidak menentu, mulai dari perang yang sulit diprediksi, disrupsi siber, hingga dinamika geopolitik yang penuh ketidakpastian, menempatkan TNI AD pada spektrum penugasan yang jauh lebih luas dan multidimensional,” kutip Wakasad. Pada akhir amanatnya, Kasad berpesan kepada para Paja agar mampu menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama pendidikan untuk menyelesaikan berbagai persoalan di satuan, menumbuhkan budaya inovasi, serta terus berkarya dalam menjalankan tugas pengabdian. Ia menegaskan bahwa keberhasilan seorang perwira tidak hanya diukur dari jabatan yang diraih, tetapi dari dampak positif yang dapat diberikan bagi anggota, satuan, dan masyarakat. Dalam rangkaian upacara tersebut juga dilaksanakan pembacaan sumpah perwira yang diwakili oleh dua orang Perwira Remaja, masing-masing dari Paja pria dan Paja Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). (Agus/Red) Sumber : Dispenad
JAKARTA | Bidik-kasusnews.com – Kepedulian sosial di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi DKI Jakarta melalui kegiatan PWI Jaya Berbagi 2026. Dalam kegiatan tersebut, puluhan anak yatim piatu, kaum dhuafa, dan warakawuri menerima santunan serta bingkisan Ramadan pada Jumat (13/3) di Sekretariat PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya lantai 9, Jalan Suryopranoto No. 8, Jakarta Pusat. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana silaturahmi dan kebersamaan itu juga dirangkai dengan buka puasa bersama yang dihadiri jajaran pengurus PWI, anggota, serta berbagai mitra dan donatur yang selama ini mendukung program sosial organisasi wartawan tersebut. Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir atau yang akrab disapa Cak Munir, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pengurus PWI DKI Jakarta dan seluruh mitra yang telah berkontribusi dalam kegiatan berbagi di bulan Ramadan tersebut. Ia menilai kegiatan sosial semacam ini tidak hanya mempererat hubungan antaranggota organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan peran wartawan sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial. “Alhamdulillah pada sore hari ini kita dapat bersilaturahmi dalam rangka buka puasa bersama dengan pengurus PWI DKI Jakarta. Pada kesempatan ini juga diberikan santunan kepada adik-adik yatim piatu, kaum dhuafa, serta warakawuri. Semoga apa yang kita lakukan membawa berkah dan barokah bagi kita semua,” ujar Munir. Menurutnya, bulan Ramadan menjadi momentum penting bagi insan pers untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan dalam menjalankan profesi jurnalistik. Ia menegaskan, tradisi berbagi yang dilakukan PWI setiap Ramadan merupakan bagian dari upaya organisasi untuk menumbuhkan empati sosial di kalangan wartawan. “Ramadan bukan hanya bulan suci untuk menata hati, tetapi juga saat yang tepat untuk berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus menjadi tradisi yang memperkuat kepedulian sosial di kalangan insan pers,” katanya. Munir juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, termasuk para mitra lembaga dan perusahaan serta institusi yang selama ini menjalin kerja sama dengan PWI. “Terima kasih kepada seluruh mitra pendukung, termasuk Polda Metro Jaya dan berbagai lembaga yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Sinergi antara wartawan dan para mitra sangat penting dalam mendukung kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo mengatakan kegiatan PWI Jaya Berbagi merupakan wujud nyata kepedulian insan pers terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan Ramadan. Menurutnya, wartawan tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial melalui karya jurnalistik, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir secara langsung dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. “PWI Jaya Berbagi menjadi momentum bagi insan pers untuk hadir tidak hanya dalam pemberitaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Kesit. Ia menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pengurus, anggota PWI, serta para mitra yang selama ini mendukung berbagai program organisasi. Ketua Panitia PWI Jaya Berbagi 2026, Tb. Adhi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. “Terima kasih kepada seluruh donatur, baik dari institusi maupun perorangan, yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini. Dukungan tersebut sangat berarti bagi para penerima manfaat,” kata Adhi. Dalam kegiatan tersebut, perusahaan katering Nendia Primarasa memberikan santunan kepada 75 anak yatim piatu, dhuafa, dan warakawuri. Sementara itu, perusahaan perjalanan ibadah Tannur Muthmainnah, bersama Artha Graha Peduli dan Bakrie Amanah, masing-masing menyalurkan 150 paket bingkisan Ramadan. Dukungan juga datang dari sejumlah lembaga dan perusahaan lainnya. PAM Jaya memberikan 100 paket bingkisan Ramadan, Pelindo menyumbangkan 50 paket bingkisan, dan Sudut Pandang menyerahkan 30 paket bingkisan kepada para penerima manfaat. Sejumlah institusi lain turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut, di antaranya Djarum Foundation, Polda Metro Jaya, Bank Jakarta, PLN UID Jakarta Raya, Federasi Mini Soccer Indonesia, klub sepak bola Persija Jakarta, serta Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jakarta. Selain itu, dukungan juga datang dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) melalui Presidennya Andi Gani Nena Wea, Yayasan Wijaya Peduli Bangsa, PT Nusa Halmahera Minerals, Cakra Inti Indonesia, JAPFA, BAZNAS Bazis Jakarta Pusat dan Jakarta Utara, Antam, Jakarta Experience Board, serta PT Ela Diberkati Selalu dan berbagai mitra lainnya. Melalui kegiatan PWI Jaya Berbagi, organisasi wartawan di ibu kota berharap nilai kepedulian sosial terus tumbuh di kalangan insan pers dan masyarakat luas. Momentum Ramadan diharapkan menjadi pengingat bahwa solidaritas dan semangat berbagi merupakan bagian penting dari kehidupan bermasyarakat. (Heri)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung, – Memasuki puncak arus mudik Lebaran, jajaran Kodim 0410/KBL bersama unsur gabungan dari aparat terkait, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, BPBD, hingga Dinas Kesehatan terus meningkatkan kewaspadaan. Sejumlah pos pelayanan (Pos Yan) dan pos pengamanan (Pos Pam) di titik-titik strategis Kota Bandar Lampung disiagakan untuk menjamin keamanan dan kelancaran lalu lintas pemudik, Jumat (13/3/2026). Sinergitas antarinstansi ini terlihat di beberapa lokasi. Para Babinsa turun langsung bahu-membahu dengan petugas lainnya, menunjukkan soliditas tinggi dalam melayani masyarakat yang tengah dalam perjalanan mudik. Pos Yos Sudarso: Arus Lalin Normal Di Kecamatan Bumi Waras, personel gabungan dari Koramil 410-02/TBS bersiaga di Pos Pelayanan Operasi Ketupat 2026 Jl. Yos Sudarso. Berkolaborasi dengan aparat terkait, 4 personel Dishub, dan 4 personel Satpol PP, pantauan sejak pukul 11.50 WIB menunjukkan arus lalu lintas di wilayah Kelurahan Kangkung masih terpantau normal. Situasi keamanan pun terpantau kondusif atau nihil gangguan (Haljol). Pos Al-Bakrie: Siaga Sore Hari Memasuki sore hari, personel Koramil 410-05/TKP mengambil alih tugas di Pos Yan Masjid Al Bakrie, Jl. Sudirman, Kecamatan Enggal. Sebanyak 4 orang Babinsa bersinergi dengan aparat terkait, 4 personel Dishub, 4 personel Satpol PP, dan 3 tenaga kesehatan (Nakes). Hingga pukul 17.00 WIB, arus kendaraan di pusat kota tersebut masih terpantau normal dan belum terjadi pelonjakan signifikan. Pos Tugu Radin Inten: Fokus di Jalan Arteri Pos pelayanan di kawasan Tugu Radin Inten, Jl. Pagar Alam, Kecamatan Rajabasa, yang merupakan salah satu jalur arteri menuju luar kota, juga menjadi pusat perhatian. Sejak pukul 14.00 WIB, personel Kodim 0410/KBL bersama aparat terkait, 3 Nakes, 2 personel Satpol PP, 2 personel BPBD, dan 2 personel Dishub bersiaga penuh. Meski cuaca mendung, arus lalu lintas di kawasan Rajabasa terpantau lancar dan situasi tetap aman terkendali. Pimpinan Kodim 0410/KBL mengapresiasi kinerja seluruh personel di lapangan. Sinergitas yang solid antara TNI, aparat terkait, dan Pemerintah Daerah ini dinilai sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang menjalani masa mudik. Seluruh rangkaian kegiatan Pos Pam dan Pos Yan di jajaran Kodim 0410/KBL pada hari Jumat itu dilaporkan berlangsung dalam keadaan tertib dan aman. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM SURABAYA – Hardjuno Wiwoho telah menjalani Ujian Kelayakan Disertasi Program Doktor Hukum dan Pembangunan di Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga pada Kamis, 12 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Dalam ujian tersebut, Hardjuno mempresentasikan disertasi berjudul “Prinsip Kepastian Hukum pada Akselerasi Reformasi Hukum terhadap Perampasan Aset Tanpa Tuntutan Pidana (Non-Conviction Based Asset Forfeiture)”. Dalam paparannya, Hardjuno menekankan bahwa persoalan besar dalam pemberantasan korupsi di Indonesia bukan hanya pada penindakan terhadap pelaku, tetapi juga pada kemampuan negara untuk memulihkan kerugian negara yang sangat besar akibat tindak pidana korupsi. Ia menilai bahwa pendekatan hukum yang selama ini lebih berfokus pada penghukuman pelaku belum sepenuhnya efektif dalam mengembalikan aset yang telah hilang. Hardjuno menjelaskan bahwa dalam banyak kasus kejahatan ekonomi, khususnya korupsi dan pencucian uang, aset hasil kejahatan sering kali telah dipindahkan, disembunyikan, atau dialihkan melalui berbagai mekanisme keuangan yang kompleks. Kondisi ini menyebabkan proses pemulihan aset menjadi sangat panjang karena negara harus terlebih dahulu menunggu putusan pidana yang berkekuatan hukum tetap terhadap pelaku. Dalam disertasinya, ia mengkaji pendekatan non-conviction based asset forfeiture (NCB), yakni mekanisme hukum yang memungkinkan negara melakukan perampasan aset yang diduga berasal dari tindak pidana tanpa harus menunggu putusan pidana terhadap pelaku. Pendekatan ini memindahkan fokus penegakan hukum dari semata-mata mengejar pelaku menuju pengejaran terhadap hasil kejahatan atau “follow the money”. Menurut Hardjuno, konsep tersebut telah banyak diterapkan di berbagai negara sebagai instrumen penting dalam pemulihan aset negara, terutama dalam kasus korupsi, pencucian uang, maupun kejahatan ekonomi lintas negara. Dalam konteks Indonesia, ia menilai pendekatan ini menjadi relevan mengingat besarnya kesenjangan antara kerugian negara akibat korupsi dengan aset yang berhasil dipulihkan. Ia juga mengungkap bahwa hingga saat ini Indonesia belum memiliki regulasi komprehensif yang secara khusus mengatur perampasan aset tanpa tuntutan pidana, meskipun konsep tersebut telah menjadi bagian dari kerangka internasional pemberantasan korupsi melalui United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) yang telah diratifikasi Indonesia sejak 2006. Dalam penelitiannya, Hardjuno berupaya merumuskan model reformasi hukum yang tidak hanya memperkuat efektivitas pemulihan aset negara, tetapi juga tetap menjamin prinsip kepastian hukum dan perlindungan terhadap hak kepemilikan masyarakat. Ia menekankan bahwa mekanisme perampasan aset harus dirancang dengan prosedur yang jelas, transparan, serta melalui proses peradilan yang dapat diuji secara hukum. Promotor disertasi, Prof. Dr. Mas Rahmah, menyampaikan bahwa dengan rangkaian proses akademik yang telah dijalani, Hardjuno berpeluang menyelesaikan studi doktornya dalam waktu relatif singkat. “Dengan rangkaian ini, insyaallah Hardjuno bisa lulus pada bulan Juli tahun ini. Artinya sekitar 2,5 tahun saja atau tepatnya 32 bulan untuk menyelesaikan program doktor,” ujar Prof. Mas Rahmah. Ujian kelayakan tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. Mas Rahmah, S.H., M.H., LL.M. sebagai promotor dan Dr. Faizal Kurniawan, S.H., M.H., LL.M. sebagai ko-promotor. Adapun tim penguji terdiri dari Prof. Dr. Suparto Wijoyo, S.H., M.Hum.; Prof. Dr. Cholichul Hadi, Drs., M.Si., Psikolog; Prof. Dr. M. Nafik Hadi Ryandono, S.E., M.Si.; Maradona, S.H., LL.M., Ph.D; serta Dr. Hijrah Saputra, S.T., M.Sc. Tim penguji memberikan sejumlah masukan akademik terhadap penelitian tersebut, khususnya terkait penguatan aspek kepastian hukum dalam mekanisme perampasan aset tanpa tuntutan pidana. (Agus/Red)