Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polsek Amuntai Utara menggelar lomba domino yang diikuti puluhan peserta dari berbagai wilayah. Kegiatan yang berlangsung di depan Kantor Polsek Amuntai Utara, Sabtu malam (20/6/2026), menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Lomba domino yang dimulai sekitar pukul 20.00 WITA tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari warga. Tercatat sekitar 150 orang hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 128 peserta lomba serta masyarakat yang datang untuk menyaksikan jalannya pertandingan. Kapolsek Amuntai Utara, Ipda Ngatiman, SH, memimpin langsung kegiatan yang turut dihadiri jajaran personel Polsek Amuntai Utara, di antaranya Panit Intelkam Aiptu Mahdiannor, Kanit Binmas Aiptu Ferry Aryo, Kanit Samapta Aiptu Khairil Safari, S.Sos, Kanit Reskrim Aipda Widodo, SH, Kanit SPKT Aipda A.M. Anshari, Kanit Provost Aipda M. Rafi’i, serta anggota lainnya. Peserta yang mengikuti perlombaan berasal dari Kecamatan Amuntai Utara dan Kecamatan Haur Gading. Mereka bersaing secara sportif untuk memperebutkan trofi dan hadiah pembinaan yang telah disiapkan panitia. Setelah melalui pertandingan yang berlangsung hingga tengah malam, panitia menetapkan para pemenang lomba domino. Juara pertama diraih Khairil yang berhak membawa pulang trofi dan uang pembinaan sebesar Rp500 ribu. Posisi kedua ditempati Dayat dengan hadiah Rp400 ribu, sementara Hudari berhasil meraih juara ketiga dengan hadiah Rp300 ribu. Adapun juara keempat hingga kedelapan masing-masing diraih oleh Madi, Sulaiman, Ihsan, Hadi, dan Kiki yang juga memperoleh hadiah sesuai kategori yang ditetapkan panitia. Kapolsek Amuntai Utara menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari upaya membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat positif, edukatif, dan menghibur. Selain memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80 yang diperingati setiap 1 Juli, lomba domino ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan, meningkatkan silaturahmi antarwarga, serta menciptakan suasana yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat. “Kegiatan seperti ini menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. Melalui kebersamaan dan komunikasi yang terjalin, diharapkan hubungan baik antara Polri dan warga semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ujar Kapolsek. Rangkaian lomba berakhir sekitar pukul 24.00 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Antusiasme peserta serta dukungan masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan yang digelar Polsek Amuntai Utara mendapat sambutan positif dan menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Semangat kompetisi dan kreativitas generasi muda mewarnai pembukaan Turnamen E-Sport Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Kapolres Cup Road to Kapolri Cup 2026 yang digelar Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Sabtu (20/6/2026). Ajang bergengsi ini menjadi wadah bagi para pecinta e-sport untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mempererat silaturahmi antar komunitas gaming di daerah. Turnamen yang berlangsung selama dua hari, 20 hingga 21 Juni 2026, tersebut diikuti 45 tim dengan total sekitar 240 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Antusiasme peserta dan pendukung terlihat sejak awal kegiatan, menandakan tingginya minat generasi muda terhadap perkembangan olahraga elektronik yang kini semakin populer di Indonesia. Kegiatan dibuka secara resmi dengan rangkaian acara yang diawali doa bersama, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, sambutan Kapolres Hulu Sungai Utara, sambutan Ketua PBESI Kabupaten Hulu Sungai Utara, hingga sesi testimoni dari atlet Mobile Legends Professional League (MPL) asal Hulu Sungai Utara yang telah berkiprah di tingkat profesional. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si, Ketua PBESI Kabupaten Hulu Sungai Utara, para Pejabat Utama Polres HSU, para Kabag, Kasat, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Untuk menjamin kualitas dan profesionalisme pertandingan, panitia melibatkan perangkat pertandingan yang terdiri dari dua juri berlisensi Garudaku dari PBESI Kabupaten Hulu Sungai Utara, seorang operator pertandingan, dan seorang pemandu acara. Kehadiran perangkat resmi tersebut memastikan seluruh pertandingan berjalan sesuai regulasi serta menjunjung tinggi prinsip fair play. Sepanjang kompetisi, para peserta menunjukkan kemampuan strategi, kerja sama tim, dan keterampilan individu yang menjadi faktor penting dalam dunia e-sport modern. Selain memperebutkan gelar juara, peserta juga berkesempatan membawa pulang trofi, medali, piagam penghargaan, serta uang pembinaan dengan total jutaan rupiah. Panitia menyiapkan hadiah berupa Juara I sebesar Rp2.000.000, Juara II Rp1.500.000, Juara III Rp500.000, serta penghargaan Most Valuable Player (MVP) senilai Rp250.000. Melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, Kapolres Hulu Sungai Utara menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap perkembangan e-sport yang semakin diminati kalangan muda. Menurutnya, e-sport saat ini bukan sekadar sarana hiburan, melainkan juga media pembentukan karakter yang mampu menumbuhkan nilai disiplin, kerja sama, komunikasi, dan semangat kompetitif yang sehat. “Melalui Kapolres Cup MLBB Road to Kapolri Cup 2026 ini, kami ingin memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, berprestasi, serta membangun jejaring pertemanan yang sehat. Kami berharap dari ajang ini lahir atlet-atlet e-sport berbakat yang mampu membawa nama baik Hulu Sungai Utara hingga tingkat nasional,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Ia juga menegaskan bahwa Polres Hulu Sungai Utara akan terus mendukung berbagai kegiatan kreatif dan produktif yang melibatkan generasi muda sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, inovatif, dan berdaya saing. Turnamen Kapolres Cup MLBB Road to Kapolri Cup 2026 tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga simbol sinergi antara Polri, komunitas e-sport, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi di era digital. Dengan tingginya partisipasi peserta dan dukungan berbagai pihak, ajang ini diharapkan menjadi momentum penting bagi kemajuan ekosistem e-sport di Kabupaten Hulu Sungai Utara sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda. (Agus)
Hulu Sungai Utara,Bidik-kasusnews.com Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Salah satunya melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung yang berada di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan pemantauan dilakukan oleh personel Polsek Banjang guna memastikan pertumbuhan tanaman jagung binaan Polri berjalan sesuai harapan. Lahan yang dimonitor merupakan milik Sadikin yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Mandiri, salah satu kelompok tani binaan Polri di wilayah tersebut. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa monitoring dilakukan secara berkala sebagai bentuk pendampingan kepada petani sekaligus mendukung program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, lahan jagung seluas 4 hektare atau sekitar 40.000 meter persegi tersebut ditanami jagung pakan varietas hibrida Bisi 18 sejak 12 Mei 2026. Saat ini tanaman telah berusia 40 hari dengan tinggi rata-rata mencapai 40 hingga 50 sentimeter. Dalam proses budidaya, petani menggunakan sekitar 100 kilogram benih jagung, pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang dengan pengolahan lahan yang masih memanfaatkan peralatan manual. Dari hasil pengecekan, kondisi tanaman jagung terlihat tumbuh cukup baik dan menunjukkan perkembangan yang positif. Apabila pertumbuhan berlangsung normal, panen diperkirakan dapat dilakukan pada 10 Oktober 2026 mendatang. Monitoring di lapangan dilaksanakan oleh Aiptu Soeyatmin, SH, Aipda Nasrullah, dan Briptu Zakir. Selain memantau kondisi tanaman, personel juga berkoordinasi dengan petani untuk mengetahui kendala yang dihadapi selama masa tanam. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada masyarakat dan kelompok tani. Dengan sinergi yang terjalin antara kepolisian dan petani, diharapkan produksi jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat terus meningkat dan memberikan kontribusi terhadap ketersediaan pangan nasional. Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Agus)
Deli Serdang, Bidik-kasusnews.com — Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menegaskan bahwa disiplin, loyalitas, dan profesionalitas merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada prajurit Yonif TP 852/Arba Yudha Bhakti (ABY) dalam kunjungan kerja yang didampingi Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa di Desa Sei Tuan, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (19/6/2026). Dalam arahannya, Wakasad menekankan bahwa tantangan tugas ke depan semakin kompleks dan dinamis. Karena itu, setiap prajurit dituntut untuk senantiasa menjaga disiplin, meningkatkan profesionalisme, serta memegang teguh loyalitas kepada bangsa, negara, dan institusi TNI AD. Selain itu, Wakasad juga mengingatkan pentingnya menjaga moral, soliditas, dan semangat pengabdian dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Menurutnya, keberhasilan satuan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kekompakan, kepedulian, dan rasa tanggung jawab seluruh prajurit. Setibanya di Yonif TP 852/ABY, Wakasad menerima laporan satuan dari Danyonif TP 852/ABY Letkol Inf Eko Damuna, yang dilanjutkan dengan foto bersama di depan Markas Komando Yonif TP 852/ABY serta penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, Wakasad bersama Pangdam I/Bukit Barisan juga meninjau berbagai program ketahanan pangan yang dikembangkan oleh satuan. Program tersebut meliputi pengelolaan _greenhouse_, peternakan ayam petelur, serta pemanfaatan hasil produksi yang dikelola secara mandiri oleh Yonif TP 852/ABY. Sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan, Wakasad dan Pangdam I/BB turut melakukan penebaran 1.200 bibit ikan patin pada area budidaya perikanan milik satuan. Kegiatan tersebut mencerminkan komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong kemandirian satuan. Melalui pengelolaan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan secara terpadu, Yonif TP 852/ABY diharapkan mampu menjadi salah satu model pembinaan satuan yang tidak hanya mendukung kesiapan operasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah binaan. Kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan penulisan kesan dan pesan serta penyerahan cinderamata dari Danyonif TP 852/ABY kepada Wakasad sebagai simbol kebersamaan dan penghargaan atas perhatian pimpinan terhadap pembinaan satuan serta kesejahteraan prajurit. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Jajaran Polsek Amuntai Utara terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program swasembada jagung di wilayahnya. Salah satu fokus perhatian saat ini adalah kondisi lahan pertanian jagung di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), yang terdampak genangan air akibat tingginya curah hujan. Monitoring dilakukan pada Kamis (18/6/2026) oleh personel Polsek Amuntai Utara, yakni Aiptu Ferry A.P. dan Bripka Sri Sugiarto. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi tanaman jagung yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi petani di lapangan. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung di lahan tersebut memiliki tinggi rata-rata antara 50 hingga 70 sentimeter. Namun, sebagian area pertanian mengalami genangan air yang menyebabkan kelembaban tanah meningkat secara signifikan. Kondisi tersebut berdampak pada pertumbuhan tanaman, ditandai dengan perubahan warna daun yang mulai menguning. Kapolsek Amuntai Utara menyampaikan bahwa genangan air yang terjadi merupakan dampak dari curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Selain menyebabkan tanah menjadi terlalu basah, kondisi ini juga berpotensi menghambat penyerapan unsur hara yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh secara optimal. “Monitoring ini dilakukan sebagai bentuk pendampingan terhadap petani sekaligus untuk mengetahui perkembangan tanaman jagung yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan. Kami berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga tanaman dapat kembali tumbuh dengan maksimal,” ujarnya. Meski menghadapi tantangan akibat faktor cuaca, para petani tetap berupaya melakukan perawatan dan pengawasan terhadap tanaman agar dampak yang ditimbulkan tidak semakin meluas. Dukungan dan pendampingan dari berbagai pihak juga diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan program swasembada pangan di wilayah tersebut. Kegiatan monitoring berlangsung dengan aman dan lancar. Situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara selama pelaksanaan kegiatan juga terpantau kondusif. Melalui pemantauan rutin ini, Polsek Amuntai Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting dalam mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Melalui kegiatan monitoring lapangan, personel kepolisian melakukan pengecekan langsung terhadap perkembangan lahan pertanian jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Jumat (19/6/2026). Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Noryadi, Brigadir Fahmi Rachman, dan Bripda M. Alfito Gusna. Mereka meninjau kondisi tanaman jagung yang dikelola oleh Sadikin sebagai pemilik lahan sekaligus bagian dari Kelompok Tani (Poktan) Mandiri yang menjadi binaan Polri. Lahan seluas 4 hektare tersebut ditanami jagung pakan jenis hibrida Bisi 18 sejak 12 Mei 2026. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung saat ini telah memasuki usia tanam 35 hari dengan tinggi rata-rata berkisar antara 40 hingga 50 sentimeter. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dilakukan secara rutin guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan sesuai harapan serta memberikan motivasi kepada para petani dalam mendukung ketahanan pangan daerah. “Perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar menunjukkan kondisi yang cukup baik. Kami terus melakukan pendampingan dan pemantauan agar program swasembada pangan dapat berjalan optimal dan memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat,” ujarnya. Dalam pengelolaan lahan tersebut, petani menggunakan sekitar 100 kilogram benih jagung hibrida Bisi 18. Sementara untuk menunjang pertumbuhan tanaman digunakan pupuk NPK 16-16-16 dan dolomit, serta herbisida Basmilang untuk pengendalian gulma. Seluruh proses budidaya masih menggunakan peralatan pertanian secara manual. Apabila kondisi cuaca dan pertumbuhan tanaman tetap stabil, panen diperkirakan akan berlangsung pada 10 Oktober 2026 mendatang. Program pendampingan pertanian yang dilakukan Polri merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat mendorong produktivitas sektor pertanian sekaligus mempererat sinergi antara aparat dan petani. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Dengan pertumbuhan tanaman yang positif, lahan jagung di Desa Pulau Damar diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan produksi pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Depok, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Korps Brimob Polri melalui Rumah Sakit Bhayangkara Brimob menggelar Bhakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing dan Palato bagi masyarakat. Kegiatan kemanusiaan tersebut berlangsung di RS Bhayangkara Brimob, Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026). Sebanyak 20 pasien dari berbagai daerah mengikuti program operasi gratis setelah sebelumnya menjalani proses seleksi dan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri dalam membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan berkualitas, khususnya bagi penderita bibir sumbing dan celah langit-langit (palato). Pelaksanaan bhakti kesehatan mendapat perhatian langsung dari Kepala Bidang Kesehatan dan Jasmani (Kabid Kesjas) Korbrimob Polri, Kombes Pol. Bambang Wiji Asmoro, yang bersama Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, AKBP Arinando Pratama, MARS, meninjau seluruh rangkaian kegiatan. Keduanya memastikan kesiapan ruang operasi, fasilitas kesehatan, tenaga medis, hingga pelayanan kepada pasien dan keluarga berjalan sesuai standar medis yang berlaku. Selain melakukan pengecekan teknis, mereka juga menyempatkan diri memberikan motivasi dan dukungan moral kepada keluarga pasien yang menunggu proses operasi. “Kegiatan ini bukan sekadar pelayanan kesehatan, tetapi juga bentuk pengabdian dan kepedulian Polri kepada masyarakat. Kami berharap para pasien mendapatkan manfaat besar sehingga dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan penuh percaya diri,” ujar salah satu petugas kesehatan di lokasi kegiatan. Suasana haru dan penuh rasa syukur terlihat dari para keluarga pasien. Salah seorang orang tua peserta operasi mengaku sangat terbantu dengan program sosial yang diselenggarakan Korbrimob Polri tersebut. Menurutnya, biaya operasi bibir sumbing dan palato tidaklah sedikit sehingga program ini menjadi harapan besar bagi keluarga yang membutuhkan. Ia juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan sejak tahap pendaftaran hingga proses operasi yang dinilai profesional, ramah, dan humanis. Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar, dimulai dari registrasi peserta, pemeriksaan kesehatan, persiapan tindakan medis, pelaksanaan operasi oleh tim dokter spesialis, hingga pemantauan kondisi pasien pascaoperasi. Proses operasi melibatkan tenaga medis berpengalaman yang terdiri dari dokter spesialis bedah plastik, dokter anestesi, perawat, serta tenaga kesehatan Rumah Sakit Bhayangkara Brimob. Seluruh tindakan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan pasien dan kualitas pelayanan kesehatan. Melalui program Bhakti Kesehatan ini, Korbrimob Polri berharap dapat membantu meningkatkan kualitas hidup para pasien, memberikan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, serta membangun rasa percaya diri dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kegiatan Operasi Bibir Sumbing dan Palato ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang menegaskan komitmen Polri Presisi untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi sosial dan pelayanan kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan memperkuat kemampuan masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) bekerja sama dengan Jasa Raharja Cabang Kandangan dan Perwakilan Jasa Raharja Kabupaten Hulu Sungai Utara melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) dan Edukasi Tertib Berlalu Lintas kepada para relawan, bertempat di Gedung Jananuraga Polres HSU, Jumat (19/06/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut dihadiri oleh Kasat Lantas Polres HSU IPTU Tri Widodo Setiawan, S.Pd., Kanit Regident Sat Lantas Polres HSU AIPTU Yayang Siaratno, S.H., Kepala Cabang Jasa Raharja Indryo Wahyuno Sadjianto, dr. Lutfhia Norrofifah Fuadiati dari RSUD Pambalah Batung Amuntai, H. Ifansyah selaku Perwakilan Jasa Raharja Kabupaten HSU, serta personel Unit Gakkum, Unit Kamsel, dan Unit Turjawali Sat Lantas Polres HSU. Dalam pelaksanaannya, para relawan mendapatkan pembekalan mengenai teknik dasar Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), mulai dari penanganan awal korban kecelakaan lalu lintas, cara mengamankan lokasi kejadian, hingga prosedur pelaporan dan koordinasi dengan pihak kepolisian maupun tenaga medis. Materi disampaikan secara teoritis dan praktis agar peserta mampu memahami langkah-langkah yang tepat saat menghadapi situasi darurat di lapangan. Selain pelatihan PPGD, peserta juga memperoleh edukasi tentang pentingnya disiplin dalam berlalu lintas. Materi yang diberikan mencakup pemahaman terhadap aturan lalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan berkendara seperti helm berstandar SNI dan sabuk pengaman, serta pentingnya kesadaran kolektif dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan di jalan raya. Kasat Lantas Polres HSU IPTU Tri Widodo Setiawan, S.Pd. menyampaikan bahwa relawan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan di tengah masyarakat yang sering kali menjadi pihak pertama yang berada di lokasi kejadian kecelakaan. Oleh karena itu, kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama sangat diperlukan agar korban dapat memperoleh bantuan secara cepat, tepat, dan aman sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri, Jasa Raharja, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung program keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan. “Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini, kami berharap para relawan memiliki kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas sehingga dapat meminimalisir risiko yang lebih fatal. Di samping itu, para relawan juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan dan pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing,” ujar IPTU Asep Hudzainur menyampaikan pesan Kapolres HSU. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, Polres HSU terus berupaya membangun kesadaran kolektif melalui berbagai kegiatan edukatif dan preventif yang melibatkan berbagai stakeholder, termasuk komunitas relawan. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat respons positif dari para peserta. Selain memperoleh wawasan baru mengenai penanganan keadaan darurat, para relawan juga semakin memahami pentingnya peran mereka dalam membantu mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk relawan-relawan yang tidak hanya memiliki kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis Polri dalam menyebarluaskan pesan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Dengan demikian, upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan dapat terlaksana secara lebih optimal dan berkesinambungan. (Agus)
Cirebon, Bidik-kasusnews.com — Sejumlah warga dan pedagang yang menggunakan kios, lapak, dan tempat usaha di wilayah Desa Kondangsari, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, menyampaikan aspirasi terkait rencana penertiban dan pembongkaran oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cirebon. Rencana tersebut didasarkan pada Surat Pemberitahuan Satpol PP Kabupaten Cirebon Nomor: 300/12/Satpol PP tanggal 12 Juni 2026, yang menyebut adanya bangunan pada atau di atas Ruang Milik Jalan/Rumija di wilayah Jalan Jenderal Sudirman, Desa Kondangsari. Warga terdampak menyatakan bahwa mereka tidak menolak penataan wilayah dan tidak bermaksud menghalangi tugas pemerintah. Namun, warga berharap setiap tindakan penertiban dilakukan berdasarkan dasar hukum yang jelas, batas objek yang terukur, hasil pengukuran resmi, prosedur yang transparan, serta memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Sebagian warga telah lama menggantungkan penghidupan dari kios dan lapak tersebut. Dari tempat sederhana itulah mereka mencari nafkah, memenuhi kebutuhan keluarga, membiayai sekolah anak, dan mempertahankan kehidupan sehari-hari. Pada tanggal 18 Juni 2026, warga dan pedagang terdampak telah mengadakan pertemuan di Balai Desa Kondangsari untuk menghimpun aspirasi dan sikap bersama. Pertemuan tersebut merupakan forum internal warga karena belum terdapat perwakilan Pemerintah Desa Kondangsari yang hadir dan menandatangani berita acara pertemuan. Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian, antara lain kejelasan batas Rumija, hasil pengukuran resmi terhadap masing-masing kios dan lapak, dasar kewenangan serta koordinasi dengan penyelenggara jalan nasional, dan alasan hanya 16 nama yang dicantumkan dalam surat pemberitahuan, sementara di lokasi masih terdapat kios dan lapak lain. Kuasa Hukum warga, Patar Simatupang, S.E., S.H., menyampaikan bahwa langkah warga bukanlah bentuk perlawanan terhadap pemerintah. “Kami tidak menolak penataan dan tidak bermaksud menghalangi tugas Satpol PP. Warga hanya meminta agar sebelum pembongkaran dilakukan, terlebih dahulu ditunjukkan dasar hukum, batas objek, hasil pengukuran resmi, dokumen teknis Rumija, serta koordinasi dengan penyelenggara jalan nasional. Warga juga meminta ruang audiensi dan peninjauan lapangan bersama,” ujar Patar. Warga berharap pelaksanaan penertiban dapat ditunda sementara sampai terdapat kejelasan secara tertulis, pendataan yang menyeluruh, peninjauan lapangan bersama, dan pembahasan solusi yang patut serta manusiawi. Persoalan ini bukan hanya mengenai kios dan lapak. Di balik setiap tempat usaha terdapat keluarga yang menggantungkan kebutuhan hidupnya. Penataan tetap perlu dilakukan, tetapi masyarakat berharap prosesnya tidak hanya mengedepankan ketertiban, melainkan juga keadilan, keterbukaan, dan rasa kemanusiaan. Warga Kondangsari berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon, Satpol PP, Pemerintah Kecamatan Beber, Pemerintah Desa Kondangsari, serta instansi pengelola jalan nasional dapat duduk bersama untuk mencari penyelesaian yang adil dan tidak merugikan masyarakat kecil. Negara harus hadir bukan hanya ketika melakukan penertiban, tetapi juga ketika masyarakat kecil membutuhkan perlindungan, penjelasan, dan jalan keluar. (Amin)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap akses permodalan usaha terus dilakukan jajaran Polsek Banjang. Pada Jumat (19/6/2026), personel Polsek Banjang melaksanakan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan tabel rafaksi kepada warga serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 WITA tersebut dipimpin oleh AIPTU Noryadi selaku Kepala Jaga bersama BRIGADIR Fahmi Rachman dan BRIPDA M. Alfito Gusna. Sosialisasi dilakukan secara langsung kepada masyarakat dengan membagikan brosur serta memberikan penjelasan mengenai program pembiayaan usaha yang disediakan pemerintah melalui skema KUR. Dalam kegiatan tersebut, petugas menjelaskan berbagai informasi penting terkait persyaratan pengajuan Kredit Usaha Rakyat, mekanisme pinjaman, besaran angsuran, hingga tabel rafaksi yang dapat menjadi acuan bagi masyarakat dalam merencanakan kebutuhan modal usaha secara tepat dan bertanggung jawab. Kapolsek Banjang melalui petugas pelaksana menyampaikan bahwa program KUR merupakan salah satu solusi pembiayaan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif dengan bunga yang relatif ringan dan proses yang sesuai ketentuan perbankan. Selain memberikan pemahaman mengenai akses pembiayaan, sosialisasi ini juga bertujuan mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dalam memanfaatkan fasilitas kredit serta menghindari praktik pinjaman ilegal yang berpotensi merugikan. “Kami berharap masyarakat, khususnya pelaku UMKM, dapat memahami manfaat KUR dan memanfaatkannya untuk mendukung pengembangan usaha sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan perekonomian daerah,” ujar petugas saat kegiatan berlangsung. Dari hasil sosialisasi, diketahui masih terdapat sebagian warga yang memerlukan pendampingan terkait kelengkapan administrasi dan tata cara pengajuan KUR. Oleh karena itu, Polsek Banjang berkomitmen untuk terus melaksanakan sosialisasi secara bertahap kepada masyarakat di seluruh wilayah hukumnya. Ke depan, koordinasi dengan pihak perbankan juga akan terus ditingkatkan guna memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat serta pelayanan yang optimal dalam mengakses program pembiayaan usaha. Melalui kegiatan ini, Polsek Banjang tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut mendukung pemberdayaan ekonomi warga melalui edukasi dan pendampingan terhadap program-program pemerintah yang bermanfaat bagi masyarakat luas. (Agus)