Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas pertanian terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pertanian jagung yang dilaksanakan di Desa Beringin, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin (22/6/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WITA tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan para petani mengenai teknik budidaya jagung yang baik, sehingga dapat meningkatkan hasil panen serta mendukung program swasembada pangan nasional. Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Banjang yang terlibat yakni Kanit Provost Polsek Banjang Aipda Robbi Utama, Brigadir Fahmi Rachman, dan Bripda M. Alfito Gusna. Mereka memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan lahan pertanian secara optimal, pemilihan bibit unggul, hingga langkah-langkah perawatan tanaman jagung agar tumbuh maksimal. Kapolsek Banjang melalui personelnya menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap sektor pertanian, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. “Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk mengembangkan budidaya jagung sebagai salah satu komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi dan mendukung ketersediaan pangan,” ujar salah satu petugas di lokasi kegiatan. Selain memberikan penyuluhan, personel Polsek Banjang juga menjalin komunikasi dengan warga untuk menyerap berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan. Langkah ini dilakukan agar program pertanian yang dijalankan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Hingga kegiatan berakhir, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau kondusif. Melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian jagung di Kecamatan Banjang semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani serta terwujudnya ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045. (Agus)
Situbondo, Bidik-kasusnews.com – Pantai Jangkar di Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menjadi saksi lahirnya ribuan prajurit infanteri baru TNI Angkatan Darat dalam tradisi pembaretan yang berlangsung penuh khidmat dan semangat juang, Sabtu (20/6/2026). Sebanyak 1.035 prajurit siswa yang terdiri dari 221 siswa Bintara dan 814 siswa Tamtama mengikuti upacara pembaretan sebagai tanda resmi bergabungnya mereka ke dalam Korps Infanteri TNI AD. Prosesi ini merupakan puncak dari rangkaian Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri (Dikjurbaif) dan Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri Tahun Anggaran 2026. Pantai Jangkar yang selama ini dikenal sebagai kawasan strategis latihan militer sekaligus pelabuhan penyeberangan menuju Pulau Madura, kembali menjadi lokasi bersejarah bagi pembentukan karakter dan mental para calon prajurit infanteri. Upacara sakral tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Rindam V/Brawijaya, Brigadir Jenderal TNI Mukhamad Albar, S.E., M.M. Dalam prosesi itu, para siswa menerima penyematan simbol kehormatan Korps Infanteri, termasuk Brevet Yudha Wastu Pramuka yang menjadi lambang kebanggaan dan identitas prajurit infanteri TNI AD. Dalam amanat Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) yang dibacakan Brigjen TNI Mukhamad Albar, para prajurit baru diingatkan pentingnya menjaga profesionalisme, meningkatkan kesiapsiagaan tempur, serta memelihara disiplin sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas negara. Selain kemampuan teknis dan taktis, prajurit infanteri juga dituntut memiliki integritas, loyalitas, tanggung jawab, serta komitmen tinggi terhadap pengabdian kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai tersebut harus senantiasa berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Danpussenif juga menekankan agar seluruh ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama masa pendidikan tidak berhenti di lembaga pendidikan, tetapi terus diasah dan dikembangkan melalui latihan berkelanjutan di satuan masing-masing. “Pembaretan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal pengabdian sebagai prajurit infanteri yang siap menghadapi berbagai tantangan tugas di masa depan,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut. Pada kesempatan itu, Danpussenif turut menyampaikan apresiasi kepada Komandan Rindam V/Brawijaya dan Komandan Dodiklatpur atas dedikasi dalam mendidik, melatih, dan membentuk prajurit infanteri yang profesional, tangguh, serta siap menjalankan tugas pertahanan negara. Tradisi pembaretan yang berlangsung di tepi Pantai Jangkar tersebut tidak hanya menjadi simbol kelulusan pendidikan, tetapi juga menandai lahirnya generasi baru prajurit infanteri TNI AD yang siap mengemban tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan semangat juang yang telah ditempa selama pendidikan, para prajurit infanteri muda diharapkan mampu menjadi garda terdepan pertahanan negara serta menjaga kehormatan Korps Infanteri di setiap medan penugasan. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Komitmen mendukung program swasembada pangan terus ditunjukkan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melalui kegiatan monitoring perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Minggu (21/6/2026). Kegiatan pemantauan dilakukan sebagai bagian dari pendampingan terhadap kelompok tani binaan Polri guna memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal hingga masa panen. Monitoring lapangan dilaksanakan oleh personel Polsek Banjang yang secara rutin melakukan pengecekan kondisi lahan dan perkembangan tanaman. Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin, anggota Kelompok Tani (Poktan) Mandiri yang menjadi salah satu kelompok tani binaan Polri di wilayah Kecamatan Banjang. Lahan seluas 4 hektare atau sekitar 40.000 meter persegi tersebut ditanami jagung pakan varietas hibrida Bisi 18 sejak 12 Mei 2026. Berdasarkan hasil monitoring, tanaman jagung yang telah memasuki usia 41 hari menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dengan tinggi rata-rata mencapai 45 hingga 55 sentimeter. Kondisi tersebut menjadi indikator positif bagi keberhasilan budidaya yang saat ini terus mendapatkan pendampingan dari berbagai pihak. Dalam pengelolaannya, petani menggunakan sekitar 100 kilogram benih jagung hibrida Bisi 18 dengan dukungan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit untuk menjaga kesuburan tanah. Sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang, dengan proses budidaya yang masih mengandalkan peralatan pertanian manual. Personel yang melaksanakan kegiatan monitoring terdiri dari Aipda Herry S., Aipda Sukadi, dan Aipda Robby. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, petugas juga berdialog langsung dengan petani guna mengetahui perkembangan tanaman serta kendala yang dihadapi selama masa pemeliharaan. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa kegiatan monitoring merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya memperkuat kemitraan dengan masyarakat, khususnya para petani di wilayah hukum Polsek Banjang. “Dengan pendampingan dan monitoring yang berkelanjutan, diharapkan produktivitas pertanian dapat meningkat sehingga mampu mendukung program swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Jika kondisi pertumbuhan tetap stabil, tanaman jagung di lahan tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen pada 10 Oktober 2026 mendatang. Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Komitmen memperkuat sinergi antara keluarga besar TNI Angkatan Darat dan masyarakat kembali ditegaskan melalui pelantikan Dewan Pengurus Cabang Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) Kota Bandar Lampung masa bakti 2026-2031. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Makodim 0410/Kota Bandar Lampung, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, Sabtu (20/6/2026). Pelantikan dipimpin langsung oleh Dandim 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran HIPAKAD dalam mendukung berbagai program sosial, kebangsaan, dan pembangunan di tengah masyarakat. Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandar Lampung serta tokoh organisasi keluarga besar TNI. Hadir di antaranya Ketua PPAD Kota Bandar Lampung Susanto, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra mewakili Wali Kota Bandar Lampung Wilson Faisol, S.E., M.M., Wakil Ketua II DPRD Kota Bandar Lampung Afrizal, serta Kapten Cpm Simanjuntak yang mewakili Danlanal Lampung. Turut hadir Ketua HIPAKAD Provinsi Lampung Wahyu, S.H., M.H., yang memberikan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru HIPAKAD Kota Bandar Lampung. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan organisasi tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi dalam membangun organisasi yang berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat. Dalam sambutannya, Kolonel Arm Roni Hermawan menegaskan bahwa HIPAKAD memiliki peran strategis sebagai mitra TNI AD dalam memperkuat semangat kebangsaan, menjaga persatuan, serta melaksanakan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, HIPAKAD tidak hanya menjadi wadah silaturahmi bagi putra-putri keluarga besar Angkatan Darat, tetapi juga diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam mendukung program pembangunan daerah dan membantu mengatasi berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat. “HIPAKAD harus mampu menjadi organisasi yang solid, adaptif, dan hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Sinergi dengan TNI AD, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan bersama,” ujar Dandim. Pada kesempatan tersebut, Desrihariyadi resmi dilantik sebagai Ketua DPC HIPAKAD Kota Bandar Lampung bersama jajaran pengurus masa bakti 2026-2031. Kepengurusan baru ini diharapkan mampu membawa HIPAKAD semakin aktif, profesional, dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial maupun kebangsaan. Pelantikan HIPAKAD Kota Bandar Lampung juga menjadi momentum mempererat hubungan antara keluarga besar TNI AD, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan semangat “Manunggal dengan Rakyat”, organisasi ini diharapkan dapat menjadi jembatan pengabdian yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Bandar Lampung. Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 15.00 WIB dalam suasana tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan, menandai awal pengabdian pengurus baru HIPAKAD Kota Bandar Lampung untuk lima tahun ke depan. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polsek Amuntai Utara menggelar lomba domino yang diikuti puluhan peserta dari berbagai wilayah. Kegiatan yang berlangsung di depan Kantor Polsek Amuntai Utara, Sabtu malam (20/6/2026), menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Lomba domino yang dimulai sekitar pukul 20.00 WITA tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari warga. Tercatat sekitar 150 orang hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 128 peserta lomba serta masyarakat yang datang untuk menyaksikan jalannya pertandingan. Kapolsek Amuntai Utara, Ipda Ngatiman, SH, memimpin langsung kegiatan yang turut dihadiri jajaran personel Polsek Amuntai Utara, di antaranya Panit Intelkam Aiptu Mahdiannor, Kanit Binmas Aiptu Ferry Aryo, Kanit Samapta Aiptu Khairil Safari, S.Sos, Kanit Reskrim Aipda Widodo, SH, Kanit SPKT Aipda A.M. Anshari, Kanit Provost Aipda M. Rafi’i, serta anggota lainnya. Peserta yang mengikuti perlombaan berasal dari Kecamatan Amuntai Utara dan Kecamatan Haur Gading. Mereka bersaing secara sportif untuk memperebutkan trofi dan hadiah pembinaan yang telah disiapkan panitia. Setelah melalui pertandingan yang berlangsung hingga tengah malam, panitia menetapkan para pemenang lomba domino. Juara pertama diraih Khairil yang berhak membawa pulang trofi dan uang pembinaan sebesar Rp500 ribu. Posisi kedua ditempati Dayat dengan hadiah Rp400 ribu, sementara Hudari berhasil meraih juara ketiga dengan hadiah Rp300 ribu. Adapun juara keempat hingga kedelapan masing-masing diraih oleh Madi, Sulaiman, Ihsan, Hadi, dan Kiki yang juga memperoleh hadiah sesuai kategori yang ditetapkan panitia. Kapolsek Amuntai Utara menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari upaya membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat positif, edukatif, dan menghibur. Selain memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80 yang diperingati setiap 1 Juli, lomba domino ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan, meningkatkan silaturahmi antarwarga, serta menciptakan suasana yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat. “Kegiatan seperti ini menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. Melalui kebersamaan dan komunikasi yang terjalin, diharapkan hubungan baik antara Polri dan warga semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ujar Kapolsek. Rangkaian lomba berakhir sekitar pukul 24.00 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Antusiasme peserta serta dukungan masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan yang digelar Polsek Amuntai Utara mendapat sambutan positif dan menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Semangat kompetisi dan kreativitas generasi muda mewarnai pembukaan Turnamen E-Sport Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Kapolres Cup Road to Kapolri Cup 2026 yang digelar Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Sabtu (20/6/2026). Ajang bergengsi ini menjadi wadah bagi para pecinta e-sport untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mempererat silaturahmi antar komunitas gaming di daerah. Turnamen yang berlangsung selama dua hari, 20 hingga 21 Juni 2026, tersebut diikuti 45 tim dengan total sekitar 240 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Antusiasme peserta dan pendukung terlihat sejak awal kegiatan, menandakan tingginya minat generasi muda terhadap perkembangan olahraga elektronik yang kini semakin populer di Indonesia. Kegiatan dibuka secara resmi dengan rangkaian acara yang diawali doa bersama, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, sambutan Kapolres Hulu Sungai Utara, sambutan Ketua PBESI Kabupaten Hulu Sungai Utara, hingga sesi testimoni dari atlet Mobile Legends Professional League (MPL) asal Hulu Sungai Utara yang telah berkiprah di tingkat profesional. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si, Ketua PBESI Kabupaten Hulu Sungai Utara, para Pejabat Utama Polres HSU, para Kabag, Kasat, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Untuk menjamin kualitas dan profesionalisme pertandingan, panitia melibatkan perangkat pertandingan yang terdiri dari dua juri berlisensi Garudaku dari PBESI Kabupaten Hulu Sungai Utara, seorang operator pertandingan, dan seorang pemandu acara. Kehadiran perangkat resmi tersebut memastikan seluruh pertandingan berjalan sesuai regulasi serta menjunjung tinggi prinsip fair play. Sepanjang kompetisi, para peserta menunjukkan kemampuan strategi, kerja sama tim, dan keterampilan individu yang menjadi faktor penting dalam dunia e-sport modern. Selain memperebutkan gelar juara, peserta juga berkesempatan membawa pulang trofi, medali, piagam penghargaan, serta uang pembinaan dengan total jutaan rupiah. Panitia menyiapkan hadiah berupa Juara I sebesar Rp2.000.000, Juara II Rp1.500.000, Juara III Rp500.000, serta penghargaan Most Valuable Player (MVP) senilai Rp250.000. Melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, Kapolres Hulu Sungai Utara menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap perkembangan e-sport yang semakin diminati kalangan muda. Menurutnya, e-sport saat ini bukan sekadar sarana hiburan, melainkan juga media pembentukan karakter yang mampu menumbuhkan nilai disiplin, kerja sama, komunikasi, dan semangat kompetitif yang sehat. “Melalui Kapolres Cup MLBB Road to Kapolri Cup 2026 ini, kami ingin memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, berprestasi, serta membangun jejaring pertemanan yang sehat. Kami berharap dari ajang ini lahir atlet-atlet e-sport berbakat yang mampu membawa nama baik Hulu Sungai Utara hingga tingkat nasional,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Ia juga menegaskan bahwa Polres Hulu Sungai Utara akan terus mendukung berbagai kegiatan kreatif dan produktif yang melibatkan generasi muda sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, inovatif, dan berdaya saing. Turnamen Kapolres Cup MLBB Road to Kapolri Cup 2026 tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga simbol sinergi antara Polri, komunitas e-sport, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi di era digital. Dengan tingginya partisipasi peserta dan dukungan berbagai pihak, ajang ini diharapkan menjadi momentum penting bagi kemajuan ekosistem e-sport di Kabupaten Hulu Sungai Utara sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda. (Agus)
Hulu Sungai Utara,Bidik-kasusnews.com Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Salah satunya melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung yang berada di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan pemantauan dilakukan oleh personel Polsek Banjang guna memastikan pertumbuhan tanaman jagung binaan Polri berjalan sesuai harapan. Lahan yang dimonitor merupakan milik Sadikin yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Mandiri, salah satu kelompok tani binaan Polri di wilayah tersebut. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa monitoring dilakukan secara berkala sebagai bentuk pendampingan kepada petani sekaligus mendukung program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, lahan jagung seluas 4 hektare atau sekitar 40.000 meter persegi tersebut ditanami jagung pakan varietas hibrida Bisi 18 sejak 12 Mei 2026. Saat ini tanaman telah berusia 40 hari dengan tinggi rata-rata mencapai 40 hingga 50 sentimeter. Dalam proses budidaya, petani menggunakan sekitar 100 kilogram benih jagung, pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang dengan pengolahan lahan yang masih memanfaatkan peralatan manual. Dari hasil pengecekan, kondisi tanaman jagung terlihat tumbuh cukup baik dan menunjukkan perkembangan yang positif. Apabila pertumbuhan berlangsung normal, panen diperkirakan dapat dilakukan pada 10 Oktober 2026 mendatang. Monitoring di lapangan dilaksanakan oleh Aiptu Soeyatmin, SH, Aipda Nasrullah, dan Briptu Zakir. Selain memantau kondisi tanaman, personel juga berkoordinasi dengan petani untuk mengetahui kendala yang dihadapi selama masa tanam. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada masyarakat dan kelompok tani. Dengan sinergi yang terjalin antara kepolisian dan petani, diharapkan produksi jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat terus meningkat dan memberikan kontribusi terhadap ketersediaan pangan nasional. Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Agus)
Deli Serdang, Bidik-kasusnews.com — Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menegaskan bahwa disiplin, loyalitas, dan profesionalitas merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada prajurit Yonif TP 852/Arba Yudha Bhakti (ABY) dalam kunjungan kerja yang didampingi Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa di Desa Sei Tuan, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (19/6/2026). Dalam arahannya, Wakasad menekankan bahwa tantangan tugas ke depan semakin kompleks dan dinamis. Karena itu, setiap prajurit dituntut untuk senantiasa menjaga disiplin, meningkatkan profesionalisme, serta memegang teguh loyalitas kepada bangsa, negara, dan institusi TNI AD. Selain itu, Wakasad juga mengingatkan pentingnya menjaga moral, soliditas, dan semangat pengabdian dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Menurutnya, keberhasilan satuan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kekompakan, kepedulian, dan rasa tanggung jawab seluruh prajurit. Setibanya di Yonif TP 852/ABY, Wakasad menerima laporan satuan dari Danyonif TP 852/ABY Letkol Inf Eko Damuna, yang dilanjutkan dengan foto bersama di depan Markas Komando Yonif TP 852/ABY serta penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, Wakasad bersama Pangdam I/Bukit Barisan juga meninjau berbagai program ketahanan pangan yang dikembangkan oleh satuan. Program tersebut meliputi pengelolaan _greenhouse_, peternakan ayam petelur, serta pemanfaatan hasil produksi yang dikelola secara mandiri oleh Yonif TP 852/ABY. Sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan, Wakasad dan Pangdam I/BB turut melakukan penebaran 1.200 bibit ikan patin pada area budidaya perikanan milik satuan. Kegiatan tersebut mencerminkan komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong kemandirian satuan. Melalui pengelolaan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan secara terpadu, Yonif TP 852/ABY diharapkan mampu menjadi salah satu model pembinaan satuan yang tidak hanya mendukung kesiapan operasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah binaan. Kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan penulisan kesan dan pesan serta penyerahan cinderamata dari Danyonif TP 852/ABY kepada Wakasad sebagai simbol kebersamaan dan penghargaan atas perhatian pimpinan terhadap pembinaan satuan serta kesejahteraan prajurit. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Jajaran Polsek Amuntai Utara terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program swasembada jagung di wilayahnya. Salah satu fokus perhatian saat ini adalah kondisi lahan pertanian jagung di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), yang terdampak genangan air akibat tingginya curah hujan. Monitoring dilakukan pada Kamis (18/6/2026) oleh personel Polsek Amuntai Utara, yakni Aiptu Ferry A.P. dan Bripka Sri Sugiarto. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi tanaman jagung yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi petani di lapangan. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung di lahan tersebut memiliki tinggi rata-rata antara 50 hingga 70 sentimeter. Namun, sebagian area pertanian mengalami genangan air yang menyebabkan kelembaban tanah meningkat secara signifikan. Kondisi tersebut berdampak pada pertumbuhan tanaman, ditandai dengan perubahan warna daun yang mulai menguning. Kapolsek Amuntai Utara menyampaikan bahwa genangan air yang terjadi merupakan dampak dari curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Selain menyebabkan tanah menjadi terlalu basah, kondisi ini juga berpotensi menghambat penyerapan unsur hara yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh secara optimal. “Monitoring ini dilakukan sebagai bentuk pendampingan terhadap petani sekaligus untuk mengetahui perkembangan tanaman jagung yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan. Kami berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga tanaman dapat kembali tumbuh dengan maksimal,” ujarnya. Meski menghadapi tantangan akibat faktor cuaca, para petani tetap berupaya melakukan perawatan dan pengawasan terhadap tanaman agar dampak yang ditimbulkan tidak semakin meluas. Dukungan dan pendampingan dari berbagai pihak juga diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan program swasembada pangan di wilayah tersebut. Kegiatan monitoring berlangsung dengan aman dan lancar. Situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara selama pelaksanaan kegiatan juga terpantau kondusif. Melalui pemantauan rutin ini, Polsek Amuntai Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting dalam mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Melalui kegiatan monitoring lapangan, personel kepolisian melakukan pengecekan langsung terhadap perkembangan lahan pertanian jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Jumat (19/6/2026). Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Noryadi, Brigadir Fahmi Rachman, dan Bripda M. Alfito Gusna. Mereka meninjau kondisi tanaman jagung yang dikelola oleh Sadikin sebagai pemilik lahan sekaligus bagian dari Kelompok Tani (Poktan) Mandiri yang menjadi binaan Polri. Lahan seluas 4 hektare tersebut ditanami jagung pakan jenis hibrida Bisi 18 sejak 12 Mei 2026. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung saat ini telah memasuki usia tanam 35 hari dengan tinggi rata-rata berkisar antara 40 hingga 50 sentimeter. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dilakukan secara rutin guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan sesuai harapan serta memberikan motivasi kepada para petani dalam mendukung ketahanan pangan daerah. “Perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar menunjukkan kondisi yang cukup baik. Kami terus melakukan pendampingan dan pemantauan agar program swasembada pangan dapat berjalan optimal dan memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat,” ujarnya. Dalam pengelolaan lahan tersebut, petani menggunakan sekitar 100 kilogram benih jagung hibrida Bisi 18. Sementara untuk menunjang pertumbuhan tanaman digunakan pupuk NPK 16-16-16 dan dolomit, serta herbisida Basmilang untuk pengendalian gulma. Seluruh proses budidaya masih menggunakan peralatan pertanian secara manual. Apabila kondisi cuaca dan pertumbuhan tanaman tetap stabil, panen diperkirakan akan berlangsung pada 10 Oktober 2026 mendatang. Program pendampingan pertanian yang dilakukan Polri merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat mendorong produktivitas sektor pertanian sekaligus mempererat sinergi antara aparat dan petani. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Dengan pertumbuhan tanaman yang positif, lahan jagung di Desa Pulau Damar diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan produksi pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)