Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com   Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) melalui personel Siaga 3B (S3B) kembali melaksanakan patroli malam rutin di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Bandar Lampung, Senin malam (11/5/2026). Sebanyak 10 personel yang dipimpin oleh Serma Deki S. bergerak pada pukul 21.15 WIB menggunakan satu unit kendaraan operasional Toyota Hi-Lux bernomor registrasi 21029-XXI. Patroli difokuskan pada dua lokasi penting, yakni Rumah Dinas Wali Kota Bandar Lampung dan Rumah Dinas Pangdam II/Sriwijaya. Kegiatan ini merupakan langkah preventif TNI untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus menunjukkan kehadiran aparat di tengah masyarakat guna menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Dansatgas Patroli, Serma Deki S., menegaskan bahwa patroli malam tidak hanya bertujuan menjaga objek vital, tetapi juga memberikan rasa tenang kepada warga. “Kehadiran kami di lapangan untuk memastikan masyarakat dapat beristirahat dengan nyaman tanpa rasa khawatir. Rasa aman adalah hak setiap warga, dan menjadi tanggung jawab kami untuk menjaganya,” ujarnya saat pelaksanaan patroli. Selama kurang lebih satu jam, personel menyusuri kawasan perkantoran, permukiman dinas, serta sejumlah ruas jalan utama di Bandar Lampung. Dari hasil pemantauan, situasi di wilayah terpantau aman dan terkendali tanpa ditemukan aktivitas yang mencurigakan. Komandan Kodim 0410/KBL melalui Perwira Jaga Kodim menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan disiplin, sigap, dan humanis. “Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu hadir sebagai pelindung dan sahabat rakyat. Patroli rutin akan terus ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan malam hari,” ungkapnya. Kodim 0410/Kota Bandar Lampung berharap kegiatan patroli malam ini semakin mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat. Lingkungan yang aman dan tertib diyakini menjadi fondasi penting dalam menciptakan keluarga yang nyaman serta memperkuat ketahanan wilayah. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Kegiatan Persit Bisa Vol. 2 Tahun 2026 yang mengusung tema “Karya Wastra, Memberdayakan Ekonomi, Melestarikan Budaya” resmi ditutup dengan penuh kemeriahan di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta. Ajang ini menjadi bukti nyata komitmen Persit Kartika Chandra Kirana dalam mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga prajurit sekaligus melestarikan kekayaan budaya Indonesia. Sebanyak 63 pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka merupakan pengrajin terpilih yang telah melalui proses kurasi ketat dan menampilkan beragam produk unggulan hasil karya anggota Persit Kartika Chandra Kirana. Tidak hanya menghadirkan produk UMKM berkualitas, Persit Bisa Vol. 2 juga menyuguhkan berbagai kegiatan menarik, seperti Wastra Pavilion, peragaan busana karya anggota Persit Kartika Chandra Kirana, pertunjukan seni tari, penampilan vocal group, serta Inspirational Talk Show yang melibatkan anggota Persit Kartika Chandra Kirana. Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Pada hari ketiga penyelenggaraan, sekitar 4.500 pengunjung memadati area Kartika Expo, Balai Kartini, menandakan besarnya minat masyarakat terhadap produk kreatif dan karya budaya yang ditampilkan. Keberhasilan Persit Bisa Vol. 2 juga tercermin dari pencapaian penjualan UMKM yang melampaui target. Produk Engscraft dan Pragosa mencatat penjualan hingga tujuh kali lipat dari target yang ditetapkan, sementara Beelbe berhasil menembus angka penjualan lima kali lipat hingga hari terakhir kegiatan. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa Persit Kartika Chandra Kirana tidak hanya menjadi organisasi pendamping prajurit, tetapi juga wadah strategis bagi anggota untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan kepercayaan diri, dan memperkuat kemandirian ekonomi keluarga. Pada acara penutupan, Pembina Utama Persit Kartika Chandra Kirana, Maruli Simanjuntak, bersama Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Uli Simanjuntak, menyampaikan sambutan penutup sekaligus apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus Persit Kartika Chandra Kirana, Yayasan Kartika Jaya, para pelaku UMKM, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Persit Bisa Vol. 2 Tahun 2026. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi anggota Persit Kartika Chandra Kirana di seluruh Indonesia untuk terus berkarya, mengembangkan potensi usaha, dan berperan aktif dalam pelestarian budaya bangsa melalui produk-produk wastra dan UMKM kreatif. (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Personel SPKT Polres Hulu Sungai Utara bersama piket Polsek Amuntai Tengah bergerak cepat mengevakuasi seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah, Senin (11/5/2026). Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Abdul Azis Gang Swarga, RT 06, Kelurahan Antasari, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Petugas menerima laporan dari masyarakat mengenai keberadaan seorang pria yang memerlukan penanganan segera demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Pria tersebut diketahui bernama Ahmad Yani (40). Setelah tiba di lokasi, petugas langsung melakukan pendekatan secara humanis dan memastikan kondisi yang bersangkutan tetap aman selama proses evakuasi. Selanjutnya, Ahmad Yani dibawa ke RSUD Pembalah Batung untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut. Selain itu, petugas juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur. Kapolsek Amuntai Tengah melalui laporan situasi kamtibmas menyampaikan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam merespons setiap laporan masyarakat, termasuk penanganan warga yang membutuhkan bantuan medis dan sosial. “Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pertolongan kepada warga yang memerlukan penanganan khusus,” demikian disampaikan dalam laporan resmi. Situasi selama proses evakuasi berlangsung aman dan kondusif. Pihak kepolisian memastikan perkembangan penanganan akan terus dipantau melalui koordinasi dengan pihak rumah sakit dan instansi terkait. Tindakan sigap personel Polres Hulu Sungai Utara dan Polsek Amuntai Tengah ini menjadi wujud nyata implementasi semangat Presisi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Agus)

Sumatera Selatan, Bidik-kasusnews.com   Personel Batalyon A Pelopor, Detasemen Gegana, dan Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan melaksanakan pengamanan dan penyekatan terhadap aktivitas pengeboran minyak ilegal (illegal drilling) di wilayah hukum Polres Musi Banyuasin, Minggu (10/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya aparat kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus mendukung penegakan hukum terhadap praktik illegal drilling yang selama ini dinilai membahayakan keselamatan warga, merusak lingkungan, dan menyebabkan kerugian negara. Dalam operasi tersebut, personel gabungan ditempatkan di sejumlah titik strategis yang diduga menjadi jalur akses keluar-masuk aktivitas pengeboran minyak ilegal. Selain melakukan penyekatan, petugas juga menggelar patroli serta pemantauan intensif guna memastikan situasi di lapangan tetap aman dan terkendali. Kehadiran personel Satbrimob Polda Sumsel di lokasi diharapkan dapat mempersempit ruang gerak para pelaku sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat sekitar. Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Satbrimob Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus mendukung langkah penegakan hukum terhadap berbagai aktivitas ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat dan negara, termasuk praktik illegal drilling yang masih menjadi perhatian serius di Sumatera Selatan. Melalui sinergi antara Satbrimob Polda Sumsel dan Polres Musi Banyuasin, aparat berharap upaya pemberantasan illegal drilling dapat berjalan lebih efektif demi terciptanya keamanan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan di wilayah tersebut. (Agus)

Musi Rawas, Bidik-kasusnews.com – Personel Batalyon B Satuan Brimob Polda Sumsel melaksanakan kegiatan panen jagung yang dipimpin langsung oleh Danki 2 Yon B Por, Iptu Joko Purnomo, pada Minggu, 10 Mei 2026. Kegiatan panen tersebut berlangsung di Desa Rejo Sari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan personel Brimob terhadap program ketahanan pangan sekaligus upaya memanfaatkan lahan produktif untuk meningkatkan hasil pertanian masyarakat. Dalam pelaksanaannya, personel bersama-sama melakukan proses panen jagung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Adapun hasil panen yang diperoleh mencapai 1,5 ton jagung dengan jenis varietas Simetal BISI 321. Hasil tersebut dinilai cukup baik dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar serta mendukung program swasembada pangan di wilayah Sumatera Selatan. Iptu Joko Purnomo menyampaikan bahwa kegiatan pertanian seperti ini akan terus didorong sebagai bentuk kontribusi nyata Brimob kepada masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah. Dengan adanya kegiatan panen jagung ini, diharapkan sinergi antara aparat dan masyarakat semakin erat serta mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga di Kabupaten Musi Rawas. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Sebanyak 20 Perwira Korps Marinir TNI AL yang mengikuti Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Dikreg Seskoal) Angkatan LXV/65 dan Dikreg Seskoad LXVII/67 Tahun 2026 menjalani uji kompetensi di Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Minggu (10/05/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting untuk mengukur kesiapan, wawasan, dan profesionalisme perwira sebelum melanjutkan ke penugasan. Uji kompetensi ini berada di bawah pengawasan langsung Kadisminpers Kormar Kolonel Marinir Augustinus Purba, S.E., CRMP., selaku Ketua Panitia. Para peserta digembleng melalui materi ujian tertulis yang meliputi keangkuman, nikgarlat/sisbinlat, dan profesi, serta ujian lisan visi dan misi. Setiap komponen dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir strategis, mampu mengintegrasikan pengetahuan akademis, kemampuan analitis, pengalaman operasional, pengambilan keputusan dalam konteks lintas matra dan instansi serta memperkuat karakter kepemimpinan dalam menghadapi dinamika tugas di era globalisasi. Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. berpesan bahwa Korps Marinir menuntut calon-calon komandan satuan mampu menjawab setiap tantangan tugas secara profesional, adaptif, dan berkarakter prajurit pejuang, dengan tetap menjaga nama baik serta kehormatan Korps Marinir. Pangkormar menegaskan bahwa para Perwira Marinir harus menjadi sosok yang cerdas, tangguh, berintegritas, serta memiliki naluri tempur yang kuat sebagai calon pemimpin satuan yang nantinya dituntut mampu menggerakkan prajurit dalam setiap penugasan operasi amfibi, pertahanan pantai, dan operasi tempur lainnya demi menjaga kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah laut Nusantara. Sebagai lembaga pendidikan tertinggi TNI AL, Seskoal secara konsisten menyelenggarakan Dikreg untuk mencetak perwira yang unggul secara intelektual dan berintegritas tinggi. Angkatan LXV/65 Tahun 2026 dipersiapkan untuk mengisi posisi-posisi strategis di lingkungan TNI AL, sehingga hasil uji ini akan menjadi tolok ukur penting dalam pembinaan karier dan penempatan tugas mereka setelah lulus. Pelaksanaan uji kompetensi berlangsung tertib sesuai standar kurikulum yang ditetapkan. Diharapkan, tempaan di Seskoal ini melahirkan perwira Marinir yang tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga memiliki semangat pengabdian dan kehormatan sebagai penjaga kedaulatan laut Nusantara. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com   Kesigapan aparat teritorial kembali terbukti dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Babinsa Kelurahan Pahoman, Pelda Hermanto, bergerak cepat meredam keributan antar kelompok suporter sepak bola di halaman Cafe Wiseman, Jalan Way Rarem, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, Minggu (10/5/2026) malam. Insiden tersebut bermula usai acara nonton bareng pertandingan antara Persib Bandung dan Persija Jakarta yang digelar di dua lokasi berbeda. Setelah pertandingan berakhir, sekitar 50 orang suporter The Jakmania mendatangi Cafe Wiseman yang menjadi tempat berkumpulnya pendukung Persib Bandung, The Viking atau Bobotoh. Namun saat tiba di lokasi, kelompok Bobotoh diketahui telah meninggalkan tempat. Situasi yang semula menegang kemudian berubah ricuh ketika sejumlah oknum meluapkan emosi dengan menyerang petugas keamanan dan juru parkir cafe. Akibat kejadian itu, Suhendi (54), petugas keamanan Cafe Wiseman, mengalami luka di bagian kepala. Sementara Afan Johar Ardiansyah (28), juru parkir, mengalami memar di wajah akibat tindakan kekerasan tersebut. Mendapat laporan dari warga, Pelda Hermanto langsung menuju lokasi. Sekitar pukul 18.25 WIB, ia bersama aparat terkait tiba di tempat kejadian dan segera mengambil langkah cepat untuk membubarkan massa, mengamankan area, serta menenangkan masyarakat yang sempat panik. Berkat respons cepat Babinsa, potensi bentrokan yang lebih besar berhasil dicegah. Situasi di sekitar Cafe Wiseman dan wilayah Kelurahan Pahoman pun kembali aman dan kondusif. Ketua RT 03 Lingkungan 1 Kelurahan Pahoman, Wahadi Bin Nurhadi, mengapresiasi tindakan cepat Babinsa. “Kalau Babinsa tidak segera datang, situasinya bisa jauh lebih parah. Pak Hermanto langsung bertindak dan berkoordinasi dengan aparat. Kami sangat bersyukur,” ujarnya. Ucapan terima kasih juga disampaikan Suhendi, salah satu korban dalam insiden tersebut. “Saya sempat panik dan tidak tahu harus berbuat apa. Pak Babinsa datang, membantu melindungi saya, dan segera mengamankan lokasi,” tuturnya. Dandim 0410/KBL turut memberikan apresiasi atas tindakan Pelda Hermanto. Menurutnya, peran Babinsa sangat penting sebagai garda terdepan yang selalu hadir di tengah masyarakat. “Pelda Hermanto menunjukkan dedikasi dan tanggung jawab tinggi sebagai aparat teritorial. Ini merupakan contoh nyata Babinsa yang selalu siap membantu rakyat,” ujar Dandim melalui pesan singkat. Saat ini, pihak kepolisian dari Polsek Teluk Betung Timur masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku pengeroyokan. Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa Babinsa tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan wilayah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan, mencegah konflik, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus mengintensifkan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas. Pada Senin (11/5/2026), Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Sat Lantas Polres HSU melaksanakan kegiatan edukasi dan himbauan kepada para pengguna jalan dengan membagikan brosur keselamatan lalu lintas di sejumlah titik strategis di Kota Amuntai. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita tersebut dipusatkan di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Amuntai Tengah, serta Jalan Abdul Azis, Kelurahan Antasari, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kasat Lantas Polres HSU menjelaskan bahwa pembagian brosur ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan selalu mengutamakan kehati-hatian saat berkendara,” ujarnya. Selain membagikan brosur, personel Unit Kamsel juga memberikan edukasi secara langsung kepada pengendara mengenai pentingnya disiplin di jalan raya. Materi yang disampaikan meliputi kewajiban menggunakan helm standar, sabuk pengaman, mematuhi rambu-rambu, serta larangan menggunakan telepon genggam saat berkendara. Edukasi ini diharapkan dapat membentuk kesadaran sejak dini bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga menjadi kewajiban seluruh pengguna jalan. Sat Lantas Polres HSU menegaskan bahwa terciptanya situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar sangat bergantung pada kepatuhan masyarakat terhadap peraturan yang berlaku. Dengan meningkatnya disiplin berkendara, angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres HSU diharapkan dapat terus ditekan. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat yang melintas. Dengan semangat “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan”, Sat Lantas Polres Hulu Sungai Utara terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi mewujudkan budaya berlalu lintas yang lebih aman dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat. (Agus)

Halmahera Utara, Bidik-kasusnews.com  Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., bergerak cepat terjun langsung membantu proses evakuasi korban terdampak erupsi Gunung Api Dukono di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Sabtu (9/5/2026). Kehadiran Pangdam di lokasi bencana menjadi bukti nyata kepedulian TNI dalam memastikan keselamatan masyarakat sekaligus mendukung efektivitas proses evakuasi di tengah situasi darurat akibat aktivitas vulkanik Gunung Dukono. Didampingi Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E., Pangdam tiba di lokasi dan disambut langsung oleh Bupati Halmahera Utara bersama jajaran Forkopimda. Selanjutnya, Pangdam langsung menuju Pos Pemantauan guna memperoleh gambaran terkini terkait proses pencarian dan penyelamatan para pendaki yang terjebak akibat erupsi. Berdasarkan laporan Dandim 1508/Tobelo, saat erupsi terjadi terdapat 20 pendaki berada di kawasan gunung. Hingga saat ini, tim gabungan berhasil mengevakuasi 18 orang, terdiri dari 17 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Sementara itu, dua warga negara asing (WNA) masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. Suasana duka menyelimuti kunjungan Pangdam saat melihat langsung jenazah salah satu korban di RSUD Tobelo, yakni seorang perempuan berusia 29 tahun yang merupakan pegawai Pertamina Ternate. Kehadiran Pangdam bukan sekadar menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moril bagi keluarga korban dan seluruh petugas yang berjibaku di lapangan. Dalam keterangannya, Pangdam menegaskan bahwa keselamatan jiwa manusia harus menjadi prioritas utama. Ia juga menyayangkan masih adanya aktivitas pendakian meskipun status Gunung Dukono telah berada pada Level II (Waspada). “Kami hadir di sini untuk memastikan seluruh pihak bekerja maksimal dalam misi kemanusiaan ini. Saya juga ingin menekankan bahwa ketika gunung sudah menunjukkan tanda-tanda bahaya dan statusnya meningkat, maka tidak ada alasan lagi untuk melakukan pendakian. Ke depan, koordinasi antara petugas pemantau, perangkat desa, dan masyarakat harus lebih diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” tegas Pangdam. Pangdam XV/Pattimura turut memberikan apresiasi kepada tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta relawan masyarakat yang terus berjuang menyisir jalur evakuasi sepanjang kurang lebih 11,2 kilometer dengan kondisi medan yang berat dan berisiko tinggi. Ia juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas agar tetap mengutamakan faktor keselamatan selama melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak erupsi, Pangdam XV/Pattimura turut menyerahkan bantuan sosial kepada warga sekitar guna membantu meringankan beban masyarakat akibat bencana tersebut. Sinergi yang ditunjukkan dalam operasi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata kerja sama antara Kodam XV/Pattimura, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Polda Maluku Utara, Basarnas, serta seluruh unsur terkait yang selalu hadir di tengah kesulitan rakyat. (Agus)

PATI. Bidik-kasusnews.com – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Syahroni, warga Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki tahap akhir pengerjaan, anggota Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati bersama warga bergotong royong memasang keramik lantai rumah tersebut, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan ini menandai bahwa pembangunan rumah telah memasuki fase penyempurnaan setelah sebelumnya melalui tahapan pembangunan struktur utama hingga finishing dinding. Di bawah terik matahari, personel Satgas TMMD tetap bekerja dengan teliti, memastikan setiap keramik terpasang rapi agar rumah yang dibangun nyaman dan layak ditempati oleh pemiliknya. Peltu Arwanto yang berada di lokasi menjelaskan bahwa seluruh sasaran fisik TMMD, termasuk pembangunan RTLH, terus dipacu agar selesai sesuai jadwal pelaksanaan program. “Seperti sasaran fisik TMMD lainnya, pembangunan RTLH harus dipercepat karena waktu pelaksanaan sudah memasuki tahap akhir. Kami optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu,” ujar Peltu Arwanto. Ia menambahkan, kemajuan pembangunan yang cukup pesat tidak terlepas dari kekompakan antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Semangat gotong royong dinilai menjadi faktor utama dalam mempercepat penyelesaian setiap target yang telah direncanakan. Program TMMD Reguler ke-128 tidak hanya menghadirkan manfaat berupa pembangunan infrastruktur dan perbaikan rumah warga, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam upaya bersama membangun desa yang lebih maju dan sejahtera. Dengan progres yang terus berjalan sesuai rencana, rumah milik Syahroni diharapkan segera selesai dan dapat memberikan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi keluarganya. (Agus)