Majalengka, Bidik-kasusnews.com – Tim gabungan TNI Polri Kabupaten Majalengka, dibantu Personel Polsek Sukahaji dan Koramil 1708/Sukahaji, melakukan penyisiran sepanjang Sungai Cikeruh Desa Garawastu Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka. Tim gabungan TNI Polri Kabupaten Majalengka terdiri dari Satuan Samapta Polres Majalengka di Pimpin oleh Kapolsek Sukahaji AKP Erik Riskandar Melakukan pencarian Korban yang diduga terhanyut di Sungai Cikeruh Desa Desa Garawastu Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka. Pencarian dilakukan untuk menemukan tubuh korban Rohaeni (25) yang dilaporkan hilang diduga terseret derasnya arus sungai saat melintasi sungai Cikeruh sekira jam 14.00 Wib setelah dari ladang Sawah miliknya. Kamis (10/4/2025). Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Kapolsek Sukahaji Polres Majalengka AKP Erik Riskandar mengatakan, selama pencarian, Tim dibagi menjadi beberapa kelompok dengan cara menyisir Sungai Cikeruh, Sabtu (12/4/2025). Kapolsek menambahkan, kronologis kejadian bermula saat pasangan suami istri, Sanen Komarudin (35) dan Rohaeni (25) sedang menggarap sawahnya sekira jam 14.00 Wib Rohaeni Istri dari Sanen pamit pulang duluan namun saat suaminya Pulang sekira Jam 17.30 Wib Istrinya tidak ada dirumah dicari kemana mana tetap tidak ada. Suami Korban bersama perangkat Desa dan warga terus berusaha mencari korban ke ladang sawah sampai ke Aliran Sungai Cikeruh diduga menurut keterangan Keluarga Korban bahwa Istri Korban saat melewati Sungai Cikeruh diduga korban hanyut terbawa derasan luapan air Cikeruh. “Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Sukahaji kemudian bersama Tim SAR dilakukan pencarian,” ujarnya. Hingga sore ini sampai jam 16.00 Wib dihentikan dikarenakan debit air yang mulai tinggi dan dapat membahayakan keselamatan personil yang melaksanakan pencarian. Hasil dari kordinasi dan konsolidasi dengan Pihak BPBD, Kecamatan Sindang dan Kepala Desa Garawastu serta pihak Keluarga bersepakat bahwa Proses Pencarian dihentikan. Jelas Kapolsek Sukahaji AKP Erik Riskandar. Asep Rusliman
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Sebuah skandal besar kembali mengguncang dunia peradilan Indonesia. Empat orang, termasuk hakim dan panitera, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi senilai puluhan miliar rupiah yang diduga bertujuan mempengaruhi putusan perkara korupsi ekspor minyak sawit (Crude Palm Oil/CPO). Pada Jumat, 11 April 2025, Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) menggeledah lima lokasi berbeda di wilayah DKI Jakarta. Dari penggeledahan tersebut, ditemukan tumpukan uang dalam berbagai mata uang asing dan rupiah yang disimpan di rumah, mobil, hingga tas pribadi. Tak hanya itu, tiga unit mobil mewah seperti Ferrari Spider, Nissan GT-R, dan Mercedes Benz juga turut disita dari rumah salah satu terduga. Penggeledahan ini merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi terkait pengurusan perkara tiga raksasa industri sawit — Permata Hijau Group, Wilmar Group, dan Musim Mas Group — dalam kasus ekspor CPO yang merugikan perekonomian negara hingga belasan triliun rupiah. Meski jaksa telah menuntut denda dan uang pengganti dalam jumlah fantastis, majelis hakim justru memutuskan bahwa ketiga korporasi tersebut tidak terbukti melakukan tindak pidana (ontslag van alle recht vervolging). Temuan terbaru mengindikasikan bahwa keputusan ini tidak lepas dari suap sebesar Rp60 miliar yang diduga diberikan kepada Ketua PN Jakarta Selatan, MAN. Selain MAN, penyidik juga menetapkan WG (Panitera Muda Perdata PN Jakarta Utara), serta dua advokat, MS dan AR, sebagai tersangka. Mereka diduga kuat berperan dalam proses pemberian suap demi memengaruhi putusan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Barang bukti uang yang ditemukan antara lain: SGD 40.000, USD 5.700, dan lebih dari Rp10 juta di rumah WG SGD 3.400, USD 600, dan Rp11 juta dari mobil milik WG Rp136 juta tunai dari rumah AR Dalam tas milik MAN ditemukan uang tunai lebih dari SGD 65.000 dan USD 7.200 serta uang rupiah, ringgit Malaysia, dan mata uang asing lainnya Penahanan Tersangka: Keempat tersangka kini telah ditahan di rumah tahanan berbeda berdasarkan surat perintah penahanan resmi yang dikeluarkan pada 12 April 2025, dan akan mendekam selama 20 hari ke depan untuk penyidikan lebih lanjut. Kejaksaan Agung menegaskan bahwa proses hukum akan terus dikembangkan guna membongkar seluruh jaringan korupsi yang merusak integritas sistem peradilan. Kasus ini menjadi bukti bahwa mafia peradilan tidak hanya sebatas wacana, namun nyata dan sistematis.(Agus)
Sukabumi – Bidik-Kasusnews.com – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi menggelar halal bihalal Idul Fitri 1446 Hijriah di Pondok Modern Assalam Putri Warungkiara, Sabtu, 12 April 2025. Kegiatan tersebut sekaligus serah terima jabatan (Sertijab) Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi, dari H. Marwan Hamami kepada H. Asep Japar. Mengingat, Bupati Sukabumi merupakan ex officio Ketua Mabicab Gerakan Pramuka setempat. Dalam kesempatan tersebut, H. Asep Japar mengaku bahagia dengan amanah yang diembannya sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi. Apalagi jika melihat kiprah Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi yang sangat luar biasa selama ini. “Ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi saya. Apalagi melihat kiprah kakak-kakak semua yang sungguh mulia dalam mencetak kaum muda berkarakter unggul melalui pendidikan kepramukaan,” ujarnya. Bahkan H. Asep meyakini, kiprah yang luar biasa ini dapat menjadi daya dorong dalam mewujudkan salah satu visi Kabupaten Sukabumi.Terutama dalam menciptakan kualitas kaum muda yang unggul. “Hasil pendidikan kepramukaan menjadi salah satu contoh konkret yang patut kita dukung bersama,” ucapnya. Maka dari itu, H. Asep mengajak semua kakak-kakak untuk bersama-sama mencurahkan perhatian terhadap kualitas pendidikan kepramukan di semua tingkatan pendidikan formal maupun non formal sebagai bentuk tanggungjawab moril akan pendidikan karakter generasi muda. “Pendidikan karakter menjadi hal penting dalam membentuk generasi muda yang unggul. Apalagi generasi muda akan meneruskan tonggak estafet kepemimpinan kita semua,” ungkapnya Tak hanya itu saja, H. Asep pun berharap semuanya ikut andil dalam setiap program dan kebijakan pemerintah demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah). “Mari kita sama-sama bersinergi dalam menjalankan tugas di Gerakan Pramuka demi mendukung visi Kabupaten Sukabumi yang mubarakah,” ajaknya. Di akhir sambutannya, H. Asep pun meminta H. Marwan untuk terus mendukung dan memberikan arahannya. Apalagi dengan sepak terjang dan kiprahnya di Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi selama ini. “Kita ketahui bersama kiprah beliau (H. Marwan) yang sangat panjang, termasuk jasa-jasanya terhadap kemajuan Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi. Jadi kami mohon untuk terus mendukung dan terus memberikan arahan,” pintanya Ketua Mabicab Periode 2015-2025, H. Marwan Hamami menambahkan, Gerakan Pramuka berkontribusi besar dalam pembinaan karakter bangsa. Maka dari itu, di Kabupaten Sukabumi perlu disyukuri lantaran Gerakan Pramuka masih eksis. “Gerakan Pramuka merupakan pondasi dalam membentuk karakter. Terutama jika dasa dharma ini diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” bebernya. Namun dirinya tetap mengingatkan agar para kakak-kakak di Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi untuk terus berinovasi. Baik dari sisi latihan hingga pembinaan. “Kita harus ingat, didiklah anak sesuai zaman. Maka dari itu kita harus terus berinovasi,” terangnya. Sementara itu Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, mengajak semuanya untuk terus menjaga kekompakan. Apalagi dengan eksistensi Gerakan Pramuka yang sangat luar biasa di Kabupaten Sukabumi. “Kita selalu aksis di berbagai kegiatan. Baik kegiatan sosial maupun kebencanaan. Bahkan dalam arus mudik dan balik lebaran kemarin, Pramuka ikut andil membantu di dalamnya,” bebernya. Dalam kesempatan tersebut, H. Ade pun menegaskan Gerakan Pramuka akan mendukung visi-misi Kabupaten Sukabumi. “Kita harus menjadi Kabupaten Sukabumi yang mubarakah. Gerakan Pramuka mendukung visi Kabupaten Sukabumi yang mubarakah,” pungkasnya. Kegiatan diakhiri dengan berbagai penyerahan dan tausyiah. DICKY, S
Sukabumi, Bidik-kasusnews.com – Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai acara peresmian Posramil 05/Purabaya Koramil 2207/Jampang Tengah yang digelar pada Sabtu, 12 April 2025. Acara berlangsung dari pukul 10.00 hingga 12.30 WIB di Jl. Raya Purabaya – Sagaranten, Kampung Miramontana RT 07 RW 02, Desa Purabaya, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi. Peresmian dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra Putra, S.H., M.Si, dan dihadiri oleh sekitar 100 orang dari berbagai unsur, termasuk pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan warga sekitar. Beberapa tokoh yang hadir antara lain Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLV Kodim 0622, Ny. Yenni Apriyantina, A.Md; Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Ibu Ai Srimulyati; Camat Purabaya, Ibu Sri Yuliani, S.IP., M.Si; Danramil 2207/Jampang Tengah, Kapten Inf. Budi H.P; serta Kapolsek Purabaya, Aiptu Ruskan, S.H. Acara berlangsung dalam suasana hangat dengan rangkaian kegiatan mulai dari pembukaan, pembacaan doa dan ayat suci Al-Qur’an, sambutan dari para tokoh, pemotongan pita, penandatanganan prasasti, penanaman pohon, hingga sesi ramah tamah. Dalam sambutannya, Camat Purabaya menyampaikan apresiasi atas berdirinya Posramil ini, yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan keamanan dan mempererat sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Tokoh agama dan masyarakat juga menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya Posramil 05/Purabaya, menyebutnya sebagai bentuk nyata kepedulian TNI terhadap stabilitas dan kenyamanan warga. Mereka juga menegaskan dukungan penuh terhadap revisi Undang-Undang TNI yang dinilai relevan dengan tantangan zaman. Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra Putra, dalam sambutannya menegaskan bahwa revisi UU TNI bukanlah ancaman bagi masyarakat sipil, namun justru bentuk adaptasi terhadap ancaman baru seperti serangan siber dan bencana alam. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan warga Purabaya yang menerima kehadiran Posramil dengan tangan terbuka. Sebagai catatan, pembangunan Posramil 05/Purabaya dimulai pada bulan Desember 2024, dengan peletakan batu pertama dilaksanakan pada 22 Desember 2024 oleh Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi. Bangunan berukuran 7×9 meter ini berdiri di atas lahan hibah seluas 3.000 meter persegi dari Perkebunan PT. Tutu Kekal Miramontana. Acara berjalan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari masyarakat setempat. Peresmian ini menandai babak baru penguatan peran TNI dalam mendukung stabilitas dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Purabaya.** ( Jees )
Majalengka, Bidik-kasusnews.com – Tim gabungan TNI Polri Kabupaten Majalengka, dibantu Personel Polsek Sukahadi, Polres Majalengka dan Koramil 1708/Sukahaji, melakukan penyisiran sepanjang Sungai Cikeruh Desa Garawastu Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka. Pencarian dilakukan untuk menemukan tubuh korban Rohaeni (25) yang dilaporkan hilang diduga terseret derasnya arus sungai saat melintasi sungai Cikeruh sekira jam 14.00 Wib setelah dari ladang Sawah miliknya. Kamis (10/4/2025). Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Kasat Samapta Polres Majalengka AKP Adam Rohmat Hidayat didampingi Kapolsek Sukahaji AKP Erik Riskandar mengatakan, selama pencarian, Tim dibagi menjadi beberapa kelompok dengan cara menyisir Sungai Cikeruh, Sabtu (12/4/2025). AKP Adam menambahkan, kronologis kejadian bermula saat pasangan suami istri, Sanen Komarudin (35) dan Rohaeni (25) sedang menggarap sawahnya sekira jam 14.00 Wib Rohaeni Istri dari Sanen pamit pulang duluan namun saat suaminya Pulang sekira Jam 17.30 Wib Istrinya tidak ada dirumah dicari kemana mana tetap tidak ada. Suami Korban bersama perangkat Desa dan warga terus berusaha mencari korban ke ladang sawah sampai ke Aliran Sungai Cikeruh menurut keterangan Keluarga Korban bahwa Istri Korban saat melewati Sungai Cikeruh diduga korban hanyut terbawa derasan luapan air Cikeruh. “Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Sukahaji dan Polres Majalengka kemudian bersama Tim SAR dilakukan pencarian,” ujarnya. Hingga siang ini, karena cuaca hujan pencarian dihentikan untuk menjaga keselamatan adanya arus limpahan air Cikeruh dari wilayah Kecamatan Maja dan akan dilanjutkan nunggu situasi aman dengan harapan tubuh korban dapat ditemukan. “Karena cuaca kurang mendukung, sehingga pencarian dihentikan,” katanya. Ia menambahkan, pencarian akan kembali dilanjutkan menunggu situasi aman dengan pembagian tim yang lebih besar melibatkan warga dan relawan tanggap bencana. Asep Rusliman
Cireb,Bidik-kasusnews.com – Kesabaran warga Cirebon Timur akhirnya mencapai batas. Bertahun-tahun menanti perbaikan jalan yang tak kunjung terealisasi, warga menggelar aksi protes unik sekaligus penuh sindiran, Sabtu (12/4/2025). Dimulai dari Desa Gebang Ilir, Kecamatan Gebang, aksi ini mencuri perhatian publik. Warga menabur ikan lele di lubang-lubang jalan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah daerah yang dianggap abai terhadap kondisi infrastruktur. Meski diguyur hujan deras, konvoi kendaraan tetap melaju hingga ke Kecamatan Babakan—menandakan kemarahan warga yang sudah tak terbendung. “Ini murni aksi kepedulian masyarakat. Jalan ini rusak sejak 2018. Dulu dijanjikan akan diperbaiki pada 2022 oleh Bupati, tapi hingga kini tak ada realisasi,” tegas H. Dade Mustofa Efendi, koordinator aksi. Menurut Dade, jalan rusak yang dimaksud bukan sekadar jalur alternatif, melainkan akses utama menuju rumah sakit, sekolah, dan pasar tradisional. Kondisinya yang dipenuhi lubang dan genangan air menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga. “Kalau pemerintah tak sanggup kelola APBD atau melobi pusat, berarti Pemerintah gagal. Hari ini kami turun karena janji hanya tinggal janji,” lanjutnya. Aksi ini tak hanya keras, tapi juga kreatif. Selain tabur lele, warga menggelar potong tumpeng dan mandi rumput sebagai sindiran terhadap perayaan Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-543. “Pemerintah bilang Cirebon mentereng, tapi bagi kami Cirebon Timur tetap gupak (kotor). Kalau jalan masih seperti ini, di mana letak kemewahannya?” ujar Dade menyindir. Warga menolak solusi tambal sulam. Mereka menuntut betonisasi sebagai bentuk perbaikan permanen, mengingat pentingnya fungsi jalan dan beban kendaraan yang melintasinya setiap hari. “Kami ingin kualitas jalan yang layak. Bukan solusi setengah hati. Betonisasi adalah kebutuhan, bukan kemewahan,” tegas Dade. Aksi ini mendapat respons langsung dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Teguh Rusiana Merdeka, yang hadir di lokasi. Ia mengapresiasi keberanian warga dan menyatakan bahwa DPRD telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk betonisasi jalan hingga ke ujung Jalan Parbuara. “Saya mewakili DPRD mengucapkan terima kasih atas gerakan ini karena berhasil membuka mata Pemerintah. Tapi ini masih dalam proses. Jika hingga Agustus belum juga dikerjakan, jangan salahkan masyarakat jika kembali turun ke jalan,” ujar Teguh. Aksi warga Cirebon Timur bukan sekadar protes atas jalan rusak. Ini adalah simbol perlawanan terhadap ketimpangan pembangunan—sebuah jeritan dari rakyat yang merasa dilupakan. Kini, publik menunggu: akankah Pemerintah menepati janjinya, atau kembali menutup mata terhadap penderitaan warga? Asep Rusliman
Cirebon, Bidik-kasusnews.com — Suasana Syawal 1446 H masih terasa hangat ketika Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Sumber menggelar kegiatan Halal Bihalal di Kantor Korwil Sumber, Sabtu siang (12/4). Momen ini menjadi ajang silaturahmi dan dialog strategis antara Korwil, para kepala sekolah, guru, hingga staf pendidikan se-Kecamatan Sumber. Kegiatan ini digagas oleh Kepala Korwil Sumber, Sukarso Gracia Indri, M.Pd, dan mendapat dukungan penuh dari para kepala sekolah serta tenaga pendidik. Menurut Sukarso, Halal Bihalal kali ini menjadi momentum yang penting untuk memperkuat ukhuwah dan komunikasi antar pemangku kepentingan di dunia pendidikan. “Inti dari acara ini adalah memperkuat silaturahmi. Kita kumpulkan semua, dari staf Korwil, kepala sekolah, hingga guru-guru untuk saling menyapa, berdialog, dan menguatkan sinergi pendidikan,” ujar Sukarso saat diwawancarai media. Meskipun awalnya acara dirancang lebih formal dengan tausiah dan sesi tanya jawab, hujan yang mengguyur cukup deras membuat susunan kegiatan sedikit berubah. Namun, suasana keakraban tetap terasa melalui sesi foto bersama dan bincang santai antara peserta. Sukarso menambahkan, pemilihan hari Sabtu sebagai waktu pelaksanaan bertujuan agar tidak mengganggu kegiatan belajar-mengajar. “Kami sengaja pilih Sabtu agar proses KBM tetap berjalan normal. Sore ini waktunya untuk kebersamaan tanpa ganggu kegiatan sekolah,” jelasnya. Kecamatan Sumber yang membawahi 12 kelurahan dan dua desa, memiliki banyak satuan pendidikan dasar. Melalui pertemuan seperti ini, berbagai persoalan di lapangan dapat langsung diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama. Dalam kesempatan tersebut, hadir juga Bripka Dwi B, yang turut menekankan pentingnya sinergi antara pihak sekolah, warga, dan Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan. Ia mengimbau agar warga dan pihak sekolah mengedepankan koordinasi dan tidak main hakim sendiri dalam menghadapi persoalan. “Halal bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi juga cara efektif untuk membangun komunikasi, mempererat hubungan kerja, dan menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif,” pungkas Sukarso. Melalui kegiatan ini, diharapkan tali silaturahmi dan kerja sama antarpihak dalam dunia pendidikan di Kecamatan Sumber terus terjaga, demi menciptakan pendidikan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak.(Rico-Asep)
Cirebon,Bidik-kasusnews.com – Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, menjenguk dan memberikan bantuan kepada anak asuh stunting, Sabtu (12/4/2025). Kegiatan serupa juga dilaksanakan para PJU dan Kapolsek jajaran Polresta Cirebon kepada seluruh anak asuh stunting Polresta Cirebon. Kali ini, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan makanan bergizi kepada tiga anak asuh stunting di wilayah Kelurahan Gegunung, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Bantuan serupa juga diberikan kepada seluruh anak asuh stunting Polresta Cirebon. Bahkan, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, juga turut menyapa warga Kelurahan Gegunung dan membagikan bantuan makanan sehat berupa susu hingga biskuit kepada anak-anak yang ditemui di sepanjang jalan di kawasan tersebut. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polresta Cirebon kepada masyarakat dalam rangka mencegah dan menekan angka stunting, serta mendukung dan menyukseskan program pemerintah terkait zero stunting di Kabupaten Cirebon,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. Pihaknya memastikan siap membantu pemerintah daerah dalam pencegahan maupun penanganan stunting di Kabupaten Cirebon. Pasalnya, langkah terbaik dalam penanganan dan pencegahannya adalah memberi asupan nutrisi serta gizi yang cukup. “Kami juga selalu mengedukasi masyarakat perihal masalah stunting, karena stunting ini merupakan masalah yang bisa dicegah sejak awal, saat anak itu belum lahir. Misalnya dengan rutin memeriksakan kehamilan ke posyandu,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. Asep Rusliman
Medan, Bidik-kasusnews.com — Dalam upaya mempererat soliditas dan menjaga kebugaran fisik, Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum memimpin kegiatan olahraga bersama bertajuk “Hash” yang berlangsung di wilayah hukum Polsek Kutalimbaru, Jumat (11/4/2025). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini mengambil rute alam terbuka yang menantang, dimulai dari Dusun Gunung Merlawan, melewati jalur perladangan Duren Mulo, dan berakhir di lokasi wisata Pemandian Alam Sikabung-kabung, Desa Suka Makmur. Turut hadir mendampingi Kapolrestabes dalam kegiatan tersebut Wakapolrestabes Medan AKBP Taryono Raharja, Kabag Ops Kompol Pardamean Hutahean, serta para Pejabat Utama (PJU) dari berbagai satuan seperti Lantas, Samapta, Intelkam, Reskrim, Narkoba, Binmas, SDM, hingga para Kapolsek jajaran. Sebelum memulai perjalanan, para peserta melakukan doa bersama. Kegiatan hash ini tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga memperkuat hubungan antarperwira dan personel di lingkungan Polrestabes Medan, termasuk dengan unsur Muspika dan masyarakat setempat. “Selain menjaga kesehatan, kegiatan ini kami jadikan momen untuk mempererat kekompakan serta memetakan situasi keamanan wilayah secara langsung,” ujar Kombes Gidion di sela kegiatan. Setibanya di garis finish, para peserta menikmati pemandian alam serta makan bersama dalam suasana keakraban. Kegiatan berakhir pukul 13.30 WIB dalam kondisi aman dan kondusif. Kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimcam, seperti Kasi Trantib Kecamatan Kutalimbaru Sopian Tarigan, para Kepala Desa, Babinsa Koramil 02/Kutalimbaru, serta personel Polsek Kutalimbaru. Melalui kegiatan ini, Polrestabes Medan menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam hal penegakan hukum, tetapi juga menjalin hubungan yang harmonis di antara unsur internal dan eksternal institusi kepolisian.(Rico)
Majalengka,Bidik-kasusnews.com – Dalam upaya meningkatkan kebugaran fisik dan kesiapan tugas, Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Kasat Narkoba AKP Sigit Purnomo, memimpin langsung kegiatan olahraga pagi yang digelar pada Jumat, 11 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti oleh Wakapolres Majalengka, para pejabat utama, serta seluruh brigadir dan ASN Polri di lingkungan Polres Majalengka. Acara dimulai dengan pemanasan yang melibatkan lari di tempat untuk memperkuat otot kaki dan meningkatkan stamina para peserta. Dilanjutkan dengan sesi perenggangan tubuh, yang bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas dan mencegah cedera selama aktivitas fisik yang lebih intens. Setelah itu, para peserta melanjutkan dengan senam aerobik yang dirancang untuk memperkuat otot bagian atas tubuh dan meningkatkan daya tahan fisik. Dengan kegiatan ini, anggota Polres Majalengka diharapkan dapat lebih optimal dalam menjalankan tugas sehari-hari. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta, mencerminkan dedikasi mereka dalam menjaga kesehatan dan kebugaran. Kapolres Majalengka berharap, dengan rutinitas seperti ini, personel Polres Majalengka akan lebih siap dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan. Asep Rusliman