BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Kabupaten Hulu Sungai Utara kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik distribusi dan penjualan bahan pokok di Pasar Induk Amuntai, Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini dilakukan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan 14 bahan kebutuhan pokok penting (bapokting) di pasaran, sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga wajar sesuai ketentuan pemerintah Dalam kegiatan tersebut, tim satgas melakukan pengecekan langsung di beberapa titik penjualan dan distribusi bahan pangan. Lokasi yang menjadi sasaran sidak Pasar Induk Amuntai. Dalam sidak tersebut, petugas memfokuskan pemeriksaan pada kesesuaian harga jual 14 bapokting di lapangan dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Beberapa komoditas yang menjadi perhatian di antaranya beras, telur, cabai, bawang, daging sapi, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya Selain memantau harga jual di tingkat pedagang, tim satgas juga melakukan penelusuran terhadap jalur distribusi bahan pangan dari distributor hingga ke pedagang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadi penimbunan barang ataupun praktik distribusi yang dapat memicu kenaikan harga secara tidak wajar. Petugas juga melakukan pengecekan terhadap ketersediaan stok bahan pangan di gudang distributor maupun tempat penyimpanan pedagang guna memastikan pasokan tetap aman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Pihak Satgas Saber Pangan Hulu Sungai Utara memastikan kegiatan sidak pasar akan terus dilaksanakan secara berkala di berbagai wilayah di Hulu Sungai Utara. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga, menjamin keamanan serta mutu pangan, sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat tetap stabil. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari tindak lanjut Polri dalam merespons potensi ketidakstabilan harga bahan kebutuhan pokok di pasaran. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap program Pemerintah Republik Indonesia dalam menjamin ketersediaan dan stabilitas pangan bagi masyarakat. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) bersama mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten HSU dengan menggelar aksi sosial pembagian takjil kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 16.30 hingga 17.00 Wita di Jalan Amuntai–Kelua, tepatnya di Simpang Tiga Desa Pamintangan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Aksi berbagi ini dipimpin oleh KBO Sat Intelkam Polres HSU, Ipda Sularno, didampingi Pamapta I Polres HSU Ipda Army Fuad Helmi serta personel Sat Intelkam Polres HSU. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Amuntai, di antaranya mahasiswa STIA Amuntai, STIPER Amuntai, dan STAI Rakha Amuntai yang masing-masing mengirimkan lima perwakilan. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas di lokasi, baik pengendara roda dua, roda empat maupun warga sekitar yang sedang dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. KBO Sat Intelkam Polres HSU, Ipda Sularno, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat serta kalangan mahasiswa. “Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Selain itu, ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Polres HSU dan para mahasiswa di daerah,” ujarnya. Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara generasi muda dan kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Masyarakat yang menerima takjil pun menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi kepedulian aparat kepolisian dan para mahasiswa yang turut berbagi kepada sesama di tengah suasana Ramadhan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar serta mendapat respons positif dari para pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. Selain berbagi takjil, momen ini juga menjadi sarana membangun komunikasi dan kedekatan antara aparat kepolisian, mahasiswa, dan masyarakat. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM JAKARTA – Insiden pengusiran terhadap jurnalis terjadi saat aksi demonstrasi karyawan Perum DAMRI di Kantor Pusat DAMRI, Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (9/3/2026). Seorang jurnalis dari media online ASKARA, Shendy Marwan, yang tengah melakukan peliputan aksi tersebut diminta menghentikan pengambilan gambar dan meninggalkan area kantor pusat DAMRI. Shendy menjelaskan, awalnya dirinya melihat sebagian massa aksi berada di halaman kantor DAMRI sehingga ia mengikuti situasi tersebut untuk melakukan dokumentasi sebagai bagian dari tugas jurnalistik. “Saat saya melihat sebagian pendemo sudah berada di halaman, otomatis saya mengikuti dan mendokumentasikan situasi yang ada. Padahal saya sudah memperkenalkan diri dengan menunjukkan ID card,” ujar Shendy. Menurutnya, pada awalnya tidak ada larangan dari pihak keamanan maupun pihak internal perusahaan terhadap aktivitas peliputan yang dilakukannya karena sudah mengenakan tanda pengenal dan berkomunikasi dengan satpam. Namun situasi berubah ketika seorang perempuan yang diduga bernama Indri dari bagian umum DAMRI pusat tiba-tiba melarang kegiatan peliputan tersebut dan meminta petugas keamanan mengeluarkan jurnalis dari area tersebut. “Awalnya tidak ada pelarangan. Namun setelah seorang perempuan yang diduga bernama Indri dari bagian umum muncul, ia langsung melarang dan menyuruh satpam untuk meminta saya keluar. Satpam itu kemudian melakukan sedikit dorongan kepada saya,” katanya. Aksi demonstrasi tersebut digelar karyawan DAMRI sebagai bentuk protes terhadap manajemen perusahaan terkait sejumlah persoalan hak pekerja yang dinilai belum diselesaikan. Sekretaris DPP Serikat Karyawan DAMRI, Ernawati, mengatakan pihaknya telah berulang kali menyampaikan aspirasi kepada manajemen, namun hingga kini belum ada tanggapan yang jelas. “Kami sudah berkali-kali mengirimkan surat kepada manajemen, tetapi yang kami terima baru sebatas janji. Kami berharap bisa bertemu langsung dengan direksi agar ada keputusan yang jelas,” ujarnya. Sementara itu, Yongki, koordinator aksi, menyebut sedikitnya ratusan karyawan aktif belum menerima gaji, sementara sekitar 400 karyawan purna bakti juga dikabarkan belum memperoleh haknya secara tuntas. Ia menegaskan aksi akan terus dilakukan hingga hak normatif para pekerja dipenuhi. Hingga berita ini diterbitkan, pihak direksi Perum DAMRI belum memberikan keterangan resmi terkait insiden pengusiran jurnalis ASKARA maupun tuntutan para karyawan yang melakukan aksi demonstrasi tersebut. (Heri/Red)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Bandar Lampung sejak Selasa sore (10/03/2026) menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian. Sedikitnya 304 rumah warga dilaporkan terdampak genangan air dengan ketinggian yang bervariasi. Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, genangan air mulai terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan meluas ke beberapa wilayah pemukiman. Tujuh titik utama yang terdampak antara lain berada di Jalan P. Antasari (Gang Persada, Gang Waru 1 dan Gang Waru 3), Jalan Ridwan Rais (Gang Ainan dan Gang H. Sarib), Jalan Urip Sumoharjo (Gang Bintara), Jalan Arif R Hakim (Gang Basar), serta Jalan Soekarno Hatta (Gang Man 1). Dari sejumlah lokasi tersebut, wilayah yang paling terdampak berada di Jalan Ridwan Rais Gang H. Sarib dengan total 111 rumah tergenang. Disusul kawasan Jalan P. Antasari Gang Waru 1 dan Gang Waru 3 yang mencatat 78 rumah terdampak banjir. Babinsa Kelurahan Kalibalau Kencana, Serma Selamet, langsung bergerak cepat melakukan pemantauan dan membantu proses evakuasi warga begitu air mulai menggenangi permukiman. Ia juga berkoordinasi dengan pihak kelurahan, ketua RT, serta tokoh masyarakat setempat untuk memastikan kondisi warga dalam keadaan aman. “Ketika air mulai naik, kami segera melakukan pengecekan ke rumah-rumah warga. Prioritas utama adalah keselamatan masyarakat, terutama lansia dan anak-anak,” ujar Serma Selamet saat memimpin pemantauan di lokasi banjir. Dalam proses penanganan tersebut, sejumlah warga yang rumahnya terendam cukup tinggi berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Mereka sementara ditempatkan di masjid dan mushola terdekat sambil menunggu kondisi air surut. Selain membantu evakuasi, Babinsa juga turut mendampingi petugas pemadam kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam melakukan penyedotan air di beberapa titik genangan. Bersama warga, ia juga membantu membersihkan saluran air yang tersumbat sampah agar aliran air dapat kembali lancar. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat memberikan rasa aman bagi warga yang terdampak banjir. Salah seorang warga mengaku terbantu dengan langkah cepat yang dilakukan aparat dan relawan di lapangan. Hingga pukul 21.00 WIB, kondisi air dilaporkan mulai berangsur surut di beberapa wilayah dataran, meskipun genangan masih terlihat di titik-titik yang lebih rendah. Sementara itu, proses pendataan kerugian material masih terus dilakukan oleh petugas bersama perangkat kelurahan. Petugas gabungan bersama relawan dan masyarakat setempat masih bersiaga untuk memastikan situasi kembali normal serta menyalurkan bantuan awal bagi warga yang terdampak banjir. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Selasa (10/03/2026) sore, menyebabkan sebuah pohon besar tumbang dan menimpa rumah milik Damin (60), warga Jalan P. Antasari Gang H. Thoyib, Kelurahan Tanjung Baru. Akibat kejadian tersebut, bagian atap kamar depan dan ruang tengah rumah mengalami kerusakan. Peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba saat cuaca buruk melanda kawasan tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, meski kerugian material masih dalam proses pendataan. Mengetahui adanya musibah tersebut sekitar pukul 18.30 WIB, Babinsa Kelurahan Tanjung Baru dari Koramil 410-04/TKT, Sertu Fadli, langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal. Setibanya di lokasi, Sertu Fadli segera memastikan kondisi penghuni rumah dalam keadaan selamat serta meninjau kerusakan yang ditimbulkan akibat pohon yang masih menindih bangunan. “Prioritas kami memastikan tidak ada korban dan segera melakukan evakuasi pohon agar tidak menimbulkan bahaya tambahan,” ujar Sertu Fadli di sela-sela kegiatan penanganan di lokasi. Dalam penanganan tersebut, Babinsa juga berkoordinasi dengan aparat kelurahan, Bhabinkamtibmas, serta menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Selain itu, ia turut mengajak warga sekitar untuk bergotong royong membersihkan ranting dan batang pohon yang menimpa rumah korban. Dengan kerja sama antara aparat dan masyarakat, proses evakuasi pohon tumbang dapat dilakukan secara bertahap meski kondisi lokasi cukup sempit. Ranting-ranting pohon yang menjuntai dipotong menggunakan peralatan yang tersedia untuk mempermudah proses pembersihan. Pemilik rumah, Damin, mengaku bersyukur atas bantuan cepat dari aparat dan warga sekitar yang langsung turun tangan membantu proses evakuasi. “Saya sangat berterima kasih atas bantuan Pak Babinsa dan warga yang langsung datang membantu membersihkan pohon yang menimpa rumah saya,” ujarnya. Hingga malam hari, proses pembersihan masih dilakukan untuk memastikan lingkungan sekitar kembali aman dan aktivitas warga dapat berjalan normal. Kejadian ini sekaligus menunjukkan peran aktif aparat kewilayahan, khususnya Babinsa, dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat serta memperkuat semangat gotong royong di tengah warga. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Sidang praperadilan terkait sah atau tidaknya perpanjangan penahanan yang diajukan oleh pemohon Hakimah resmi diputuskan oleh Pengadilan Negeri Amuntai pada Selasa (10/3/2026). Dalam putusannya, hakim menolak permohonan praperadilan yang diajukan pemohon. Persidangan perkara dengan nomor 1/Pid.Pra/2026/PN.Amt tersebut dipimpin oleh Hakim I Gede Adi Wijaya dengan Panitera Efride Yulisari Simamora. Agenda sidang hari itu adalah pembacaan putusan atas gugatan praperadilan yang diajukan terhadap pihak kepolisian. Dalam perkara ini, pemohon adalah Hakimah, sementara pihak termohon adalah Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Kalimantan Selatan dan Polres Hulu Sungai Utara. Tim kuasa hukum termohon terdiri dari sejumlah pejabat dan personel bidang hukum kepolisian yang memberikan pendampingan selama proses persidangan berlangsung. Pendampingan hukum tersebut dilaksanakan berdasarkan surat perintah dari Kapolda Kalimantan Selatan terkait penanganan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Amuntai. Adapun materi yang menjadi pokok permohonan praperadilan adalah mengenai sah atau tidaknya perpanjangan masa penahanan yang dilakukan dalam proses penegakan hukum. Setelah melalui rangkaian persidangan dan mempertimbangkan seluruh fakta serta bukti yang diajukan, majelis hakim memutuskan untuk menolak permohonan praperadilan dari pemohon. Selain itu, hakim juga menetapkan bahwa biaya perkara dalam gugatan tersebut nihil. Pihak Polres Hulu Sungai Utara melalui bagian hukum menyampaikan bahwa pendampingan hukum dilakukan sebagai bagian dari prosedur dalam menghadapi proses peradilan serta memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan putusan tersebut, proses hukum yang menjadi pokok perkara tetap berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh aparat penegak hukum. Persidangan berlangsung dengan tertib dan lancar hingga selesai. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM NIAS SELATAN – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. meresmikan sekaligus meninjau jembatan Bailey yang dibangun Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan di Desa Sifalago Gomo, Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Selasa (10/3/2026). Jembatan Bailey tersebut dibangun sebagai sarana penghubung antara Desa Sifalago Gomo dan Desa Balohili Gomo yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir bandang dan tanah longsor sehingga sempat menghambat mobilitas masyarakat di wilayah tersebut. Pada kesempatan tersebut, Kasad menyampaikan bahwa pembangunan jembatan yang dilaksanakan TNI terus berjalan di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di daerah terdampak bencana. Hingga saat ini, ratusan jembatan telah berhasil diselesaikan dan masih banyak yang dalam proses pembangunan. “Sudah jadi 220 sebetulnya per hari ini, sudah jadi di seluruh Indonesia. Di wilayah bencana 145 jembatan sudah jadi. Kalau akan dibangun, sekarang yang berproses ada 1.076 jembatan, jadi setiap hari ada saja yang jadi, jembatan ini,” ungkap Kasad. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga di wilayah tersebut. Jembatan Bailey yang dibangun memiliki panjang 33 meter dan lebar 3,65 meter dengan kapasitas angkut hingga 10 ton. Struktur jembatan dilengkapi papan lantai serta balok pengapit untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat saat melintas. Pembangunan jembatan dilaksanakan secara intensif oleh personel TNI dari Zidam I/Bukit Barisan dan Yonzipur 1/DD dengan dukungan Kodim 0213/Nias, serta melibatkan berbagai material dan kendaraan konstruksi guna mempercepat penyelesaian pekerjaan. Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan TNI AD atas upaya pemulihan infrastruktur yang dilakukan, khususnya pembangunan jembatan yang sangat membantu akses perekonomian masyarakat serta mobilitas pelajar menuju sekolah. Dengan selesainya jembatan tersebut, konektivitas antarwilayah di Kecamatan Boronadu diharapkan semakin baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Agus) Sumber : Dispenad

BIDIK-KASUSNEWS.COM Bekasi – Upaya meningkatkan konektivitas masyarakat terus dilakukan melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi warga. Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Gantung Manggala “Garuda” yang dilaksanakan di Kp. Bojong Cisaat RT 02/04, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Senin, (09/03/2026). Kegiatan video conference (vicon) launching pembangunan 218 titik Jembatan Gantung Garuda di seluruh Indonesia ini juga dilaksanakan di wilayah teritorial Kodam Jaya/Jayakarta Korem 051/Wkt, Kodim 0509/Kab. Bekasi, tepatnya di Jembatan Gantung Garuda Manggala Sungai Cikarang Dua, Kampung Bojong RT 02/RW 04, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu. Jembatan gantung yang melintasi Sungai Cikarang 2 ini memiliki panjang sekitar 80 meter dengan lebar 1,20 meter, dan menjadi jalur penghubung penting bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Setu dan Serang Baru. Dengan diresmikannya Jembatan Gantung Manggala “Garuda”, diharapkan akses transportasi masyarakat semakin mudah, aman, serta mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Bekasi. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh warga, mempermudah akses pendidikan bagi anak sekolah, serta memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat. Sementara itu, dalam sambutannya Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan program strategis yang dilaksanakan oleh TNI AD bersama masyarakat dan sejumlah pihak untuk menghubungkan wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolasi. “Program ini bertujuan mempercepat konektivitas antar desa, mempermudah akses pendidikan, pertanian dan ekonomi masyarakat pedesaan,” kata Presiden. Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut. “Jika seluruh jembatan ini bisa terselesaikan tahun ini, berarti saudara-saudara telah memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ujarnya. (Agus/Red) Sumber: Pendam Jaya

BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Unit II Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang pelaku beserta sejumlah barang bukti narkotika.” “Kejadian penangkapan berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026 sekitar pukul 02.30 WIB di pinggir Jalan Danau Sunter Utara, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Penangkapan dilakukan setelah petugas menerima informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan aktivitas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut.” “Setelah menerima informasi tersebut, anggota opsnal Unit II Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok segera melakukan penyelidikan di lokasi yang dimaksud. Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap dua orang laki-laki yang diketahui bernama LL dan W.” “Dari hasil penggeledahan yang dilakukan terhadap kedua pelaku, petugas menemukan barang bukti berupa dua paket plastik berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto total 0,97 gram, satu paket plastik klip bening berisi narkotika jenis Extaci (inex), serta satu unit telepon genggam yang diduga digunakan dalam aktivitas terkait peredaran narkotika.” “Berdasarkan hasil interogasi awal, diketahui bahwa narkotika tersebut rencananya akan diantarkan kepada seseorang yang diketahui bernama B, yang saat ini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).” “Selanjutnya, kedua pelaku beserta barang bukti diamankan dan dibawa ke Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok guna menjalani proses hukum lebih lanjut.” “Dalam penanganan kasus ini, petugas telah melakukan sejumlah tindakan, antara lain mengamankan pelaku dan barang bukti, melakukan pemeriksaan urine terhadap pelaku, memeriksa saksi dan tersangka, melaksanakan gelar perkara, serta melengkapi administrasi penyidikan.” “Untuk tindak lanjut, penyidik berencana melakukan uji laboratorium terhadap barang bukti narkotika di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor), melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan atau pelaku lainnya, serta melanjutkan proses penyidikan.” “Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Trendy Habibi Ariyanto, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan kasus guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.” “Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar.” (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Kepolisian Sektor (Polsek) Banjang terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di tingkat desa. Pada Selasa pagi (10/03/2026), jajaran Polsek Banjang melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan intensif mengenai peningkatan budidaya pertanian jagung yang bertempat di Desa Banjang, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.30 WITA tersebut dipimpin oleh personel berpengalaman, yakni Aipda Dedi S., Aipda Nasrullah, dan Briptu Zakir. Kehadiran personel Polri di tengah petani ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta motivasi agar pemanfaatan lahan desa untuk komoditas jagung dapat dilakukan secara maksimal. Dalam sosialisasi ini, personel Polsek Banjang berdialog langsung dengan para petani setempat mengenai teknik penanaman yang efektif serta pentingnya pemilihan benih unggul. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya Polri untuk memastikan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Banjang tetap produktif dan mampu menopang ekonomi kreatif masyarakat perdesaan. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Iptu Asep Hudzainur, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian adalah wujud kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat dan stabilitas pangan di daerah. “Bapak Kapolres HSU menekankan bahwa peran Polri saat ini tidak hanya terbatas pada fungsi harkamtibmas, tetapi juga menjadi mitra bagi masyarakat dalam sektor pembangunan, termasuk pertanian. Melalui penyuluhan di Desa Banjang ini, kami ingin memastikan para petani merasa didampingi dan didukung. Komoditas jagung memiliki potensi besar untuk meningkatkan taraf hidup warga jika dikelola dengan baik dan konsisten,” jelas Iptu Asep Hudzainur. “Pimpinan berharap kegiatan ini dapat memicu semangat desa-desa lain di wilayah Banjang untuk mengoptimalkan lahan tidurnya menjadi lahan produktif. Polres HSU yang Hebat, Sigap, dan Unggul akan selalu hadir memberikan pendampingan agar situasi kamtibmas tetap kondusif seiring dengan meningkatnya produktivitas ekonomi warga. Kami bekerja dengan prinsip Ikhlas, Komitmen, Konsisten, dan Bermartabat demi Indonesia Emas yang sejahtera,” pungkasnya. (Agus)