LHOKSEUMAWE, BIDIK-KASUSNEWS.COM – TNI Angkatan Darat kembali menunjukkan komitmennya dalam menangani bencana nasional dengan mengerahkan tambahan personel dan peralatan utama dari Pusat Zeni Angkatan Darat (Pusziad) untuk mempercepat penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh sejak awal Desember 2025. Seluruh bantuan tiba di Aceh pada Sabtu (6/12/2025) dan langsung disiagakan untuk memperkuat operasi kemanusiaan di lapangan. Pengiriman bantuan ini merupakan tindak lanjut perintah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang menekankan pentingnya percepatan pemulihan infrastruktur dasar dan pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak banjir. Peralatan yang dikirimkan tergolong vital untuk mendukung operasi tanggap darurat. Di antaranya lima kendaraan penjernih air (Ran RO), tiga set jembatan Bailey, satu set jembatan Compact, tiga unit excavator PC 200, empat unit bulldozer D68, serta 51 personel Zeni yang telah terlatih untuk operasi penanggulangan bencana. Seluruh sarana ini diperlukan untuk penyediaan air bersih, membuka kembali akses transportasi, hingga memperbaiki infrastruktur rusak. Personel Zeni tersebut dibagi dalam tiga tim utama: Tim Reverse Osmosis (RO) yang bertugas menyediakan suplai air bersih, Tim Jembatan untuk pembangunan jembatan darurat, Tim Alat Berat Zeni (Alberzi) yang menangani normalisasi wilayah dan perbaikan sarana umum. Setibanya di Lhokseumawe, Tim RO langsung melakukan bongkar muat kendaraan Ran RO dari KRI Teluk Gilimanuk sebelum menuju Korem 011/Lilawangsa untuk pengecekan fungsi dan kesiapan. Setelah dinyatakan siap operasional, unit-unit tersebut segera dikerahkan ke wilayah yang masih mengalami krisis air bersih. Lima unit Ran RO kemudian ditempatkan di tiga kabupaten terdampak: Aceh Utara satu unit, Aceh Timur satu unit, dan Aceh Tamiang tiga unit. Penempatan ini disesuaikan dengan tingkat kebutuhan serta luas wilayah yang masih kesulitan mendapatkan air layak konsumsi. Sementara itu, satu set jembatan Compact, tiga excavator PC 200, dan empat bulldozer D68 yang diangkut menggunakan Kapal ADRI masih dalam perjalanan menuju Aceh. Seluruh alat berat tersebut akan langsung digerakkan untuk membuka akses yang tertutup, membersihkan material banjir, serta mempercepat pemulihan infrastruktur ketika tiba di lokasi. Dukungan besar TNI AD ini menjadi bagian dari operasi terpadu bersama Kodam Iskandar Muda, pemerintah daerah, BNPB, BPBD, dan unsur terkait lainnya. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan wilayah terdampak, sehingga warga yang menjadi korban banjir dapat segera kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara normal. (Agus)
AGAM, BIDIK-KASUSNEWS.COM– Prajurit TNI AD dari Koramil 11/Palembayan Kodim 0304/Agam menunjukkan dedikasi tinggi dalam membantu warga terdampak bencana longsor di Silareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (6/12/2025). Bencana yang melanda dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah permukiman rusak, akses antardesa terputus, dan sebagian warga terpaksa mengungsi ke lokasi aman. Material longsor yang menutupi jalan membuat beberapa wilayah masih berada dalam kondisi terisolir. Meski demikian, para prajurit TNI AD tetap berupaya menembus medan yang berat untuk mencapai titik-titik yang membutuhkan bantuan. Dengan berjalan kaki, bahkan mendorong sepeda motor melewati jalan berlumpur setinggi lutut, mereka memastikan logistik dapat tiba di pos-pos pengungsian. Danramil 11/Palembayan, Kapten Inf M. Silitonga, mengungkapkan bahwa medan licin dan curam menjadi tantangan tersendiri bagi personel di lapangan. Namun, situasi tersebut tidak menyurutkan semangat prajurit untuk membantu masyarakat. “Walau akses sulit, prajurit tetap bergerak. Prioritas kami adalah memastikan bantuan sampai ke warga yang paling membutuhkan,” ujarnya. Bantuan yang disampaikan meliputi bahan makanan, air bersih, selimut, serta kebutuhan pokok lainnya. Selain pendistribusian logistik, prajurit juga turut membantu pembersihan puing bangunan serta mendukung pemulihan awal infrastruktur yang terdampak longsor. Langkah cepat TNI AD ini menjadi wujud nyata komitmen mereka untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga menghadapi kondisi darurat bencana. Dengan upaya berkelanjutan, diharapkan akses ke seluruh wilayah terdampak dapat segera pulih dan kehidupan masyarakat kembali normal. (Agus)
JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya percepatan penanganan bencana di Pulau Sumatera kembali diperkuat oleh TNI Angkatan Darat. Pada Jumat (5/12/2025), Kapal Angkatan Darat Republik Indonesia (ADRI) LII resmi diberangkatkan dari Dermaga Satang Air Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta, membawa jembatan Bailey, alat berat, dan berbagai perlengkapan pendukung untuk membantu pemulihan di wilayah terdampak banjir dan longsor. Pengiriman bantuan ini merupakan tindak lanjut atas perintah Presiden RI Prabowo Subianto yang diteruskan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. TNI AD diminta bergerak cepat membuka kembali akses yang terputus serta mempercepat rehabilitasi infrastruktur di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebelumnya, pada Selasa (2/12/2025), TNI AD telah mengerahkan Kapal ADRI XCII–BM yang membawa jembatan Bailey, alat berat, serta logistik mendesak seperti makanan cepat saji, perlengkapan anak dan wanita, pakaian, dan kebutuhan pengungsi lainnya. Kapal ADRI LII yang diberangkatkan hari ini diawaki 83 personel TNI AD. Kapal tersebut membawa peralatan vital untuk wilayah Aceh, antara lain tiga set jembatan Bailey, satu truk alkap jembatan, satu kendaraan tangki BBM berkapasitas 8.000 liter, dua buldozer, satu excavator, dan satu truk pengangkut. Selain itu, sejumlah materiil Zeni untuk penanganan di Medan juga ikut dikirim, meliputi dua set jembatan Bailey, empat truk tronton alkap jembatan, satu crane 25 ton, satu truk NPS, serta satu unit kendaraan double cabin Triton. Logistik untuk pengungsi—berupa makanan, obat-obatan, pakaian, kasur, beras, dan air mineral—juga dimuat dalam keberangkatan tersebut. Saat ini, jembatan Bailey yang sebelumnya telah tiba di lokasi terdampak sedang dalam proses pemasangan oleh satuan Zeni TNI AD di beberapa titik jembatan yang putus. Keberadaan jembatan darurat tersebut diharapkan segera memulihkan kelancaran distribusi logistik, mempermudah evakuasi, dan memastikan layanan kesehatan tetap dapat diakses warga. Sementara itu, alat berat yang dikirim melalui ADRI LII akan digunakan untuk membersihkan material longsor, memperbaiki ruas jalan rusak, serta mendukung normalisasi akses utama di daerah bencana. Dengan kembali diberangkatkannya Kapal ADRI LII hari ini, TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus bergerak cepat, responsif, dan bersinergi dengan berbagai instansi dalam memulihkan kondisi wilayah Aceh, Medan, serta Sumatera Barat pascabencana besar yang melanda kawasan tersebut. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman kembali digelorakan Babinsa Kelurahan Kedaung, Serka Agus Suprianto. Bersama Lurah Kedaung, para Ketua RT, dan anggota Linmas, ia memimpin kegiatan gotong royong “Jumat Bersih” di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kecamatan Kemiling, tepatnya di Jalan Raden Imba Kusuma Ratu dan sepanjang aliran kali di RT 06, Lingkungan 01, Kelurahan Beringin Jaya. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 WIB ini difokuskan pada pembersihan dan penataan RTH serta bantaran kali. Tujuannya tak hanya untuk memperindah kawasan, tetapi juga menghadirkan ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara lebih optimal. Selain itu, kegiatan ini diharapkan memperkuat kepedulian warga dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. “Gotong royong seperti ini adalah bentuk nyata sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Dengan lingkungan yang bersih dan terawat, kita bisa meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan bersama,” ujar Serka Agus Suprianto di sela pelaksanaan kegiatan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Antusiasme para peserta menggambarkan komitmen kolektif dalam menjaga keindahan dan kebersihan wilayah. Program Jumat Bersih ini juga menjadi bagian dari implementasi pembinaan teritorial (Binter) Koramil 410-02/Teluk Betung Utara di bawah Kodim 0410/Kota Bandar Lampung. Melalui kegiatan rutin semacam ini, TNI terus mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan lingkungan. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com — Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Seorang pria berinisial M. Faisal (40), warga Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Sungai Pandan, diamankan atas dugaan penggunaan narkotika golongan I bagi diri sendiri sebagaimana diatur dalam Pasal 127 Ayat (1) Huruf (a) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Penangkapan dilakukan pada Senin, 8 September 2025 sekitar pukul 22.15 WITA di sebuah rumah yang beralamat di Desa Teluk Mesjid RT 003 Kecamatan Sungai Pandan. Berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/41/IX/2025, petugas bergerak setelah menerima informasi terkait adanya aktivitas penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut. Diamankan Bersama Paket Sabu dan Alat Hisap Tersangka M. Faisal alias Faisal bin Bahrud Zaini ditangkap saat berada di dalam rumah tersebut. Dalam penggeledahan yang disaksikan Kepala Desa setempat, Gazali Rahman, petugas menemukan: 1 paket sabu seberat 0,14 gram (berat bersih 0,03 gram) 1 set alat hisap (bong) lengkap dengan dua sedotan 1 pipet kaca berwarna transparan Barang bukti itu ditemukan di dapur, tepatnya di atas meja tempat tersangka diduga menggunakan narkotika tersebut. Proses Pemeriksaan dan Tindak Lanjut Kasatresnarkoba Polres HSU menjelaskan bahwa setelah diamankan, tersangka langsung dibawa ke Mapolres HSU untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sejumlah langkah kepolisian telah dilakukan, meliputi: Pengamanan tersangka dan seluruh barang bukti Tes kit terhadap paket sabu Pemeriksaan saksi-saksi Tes urine terhadap tersangka Gelar perkara untuk proses penyidikan lanjutan Pelaporan resmi kepada pimpinan Hasil pemeriksaan sementara menguatkan dugaan bahwa tersangka merupakan pengguna narkotika. Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Hulu Sungai Utara. Dengan mengusung prinsip “Ikhlas, Komitmen, Konsisten, dan Bermartabat,” jajaran Satresnarkoba memastikan penindakan akan terus dilakukan tanpa pandang bulu. (Agus)
SEMARANG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Sidang Komisi Kode Etik Profesi KKEP) Polda Jawa Tengah resmi menjatuhkan sanksi berat berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada AKBP B, perwira menengah yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Dalmas Ditsamapta. Putusan ini diambil setelah ia dinyatakan terbukti melakukan rangkaian perbuatan tercela yang dinilai merusak citra Polri di hadapan publik. Keputusan tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, berdasarkan laporan dari Kabid Propam, Kombes Pol. Saiful Anwar, pada Kamis (4/12/2025). Sidang etik digelar sehari sebelumnya, Rabu (3/12/2025), pukul 10.24–16.20 WIB di ruang sidang Bidpropam Polda Jateng. “Setelah mendengarkan keterangan dari tujuh orang saksi yang dihadirkan, Tim Komisi Sidang menyimpulkan bahwa AKBP B terbukti melanggar delapan pasal Kode Etik Profesi Polri,” ujar Artanto. Rangkaian Pelanggaran Berat Berdasarkan pemeriksaan, pelanggaran yang dilakukan AKBP B mencakup: Perbuatan yang menurunkan citra Polri Pelanggaran norma agama dan kesusilaan Perselingkuhan Penyalahgunaan wewenang dalam kehidupan pribadi Inti pelanggaran bermula dari hubungan dekat AKBP B dengan seorang perempuan berinisial D.L.L.H alias Levi, yang bahkan dimasukkan ke dalam Kartu Keluarga tanpa sepengetahuan istri sah. Puncak persoalan terjadi pada Minggu malam, 16 November 2025, ketika AKBP B dan perempuan tersebut menginap di sebuah kostel di Kota Semarang. Keesokan harinya, Senin (17/11/2025), Levi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Peristiwa ini memicu perhatian publik dan pemberitaan luas, sehingga menimbulkan dampak serius terhadap reputasi Polri. “Kasus ini jelas menimbulkan citra negatif dan mencederai kepercayaan masyarakat,” tegas Artanto. Sanksi Etika dan Administratif Atas rangkaian pelanggaran tersebut, Komisi KKEP menjatuhkan dua jenis sanksi: Sanksi Etika: Menyatakan perbuatan AKBP B sebagai tindakan tercela. Sanksi Administratif: Penempatan di tempat khusus (Patsus) selama 30 hari dan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Meski demikian, AKBP B menyatakan akan menempuh jalur banding atas keputusan tersebut. Komitmen Polda Jateng Tegakkan Integritas Di akhir keterangannya, Kombes Pol. Artanto menegaskan sikap tegas Polda Jawa Tengah terhadap setiap pelanggaran internal yang berpotensi merusak marwah institusi. “Keputusan ini menunjukkan komitmen Propam Polda Jateng untuk menegakkan kode etik dan menjaga integritas Polri. Siapapun yang terbukti melakukan pelanggaran akan diproses tanpa pandang bulu,” tegasnya. (Agus)
AMUNTAI, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya menekan angka kecelakaan di wilayah Hulu Sungai Utara terus dilakukan Sat Lantas Polres HSU. Salah satunya melalui gelaran Forum Keselamatan Berlalu Lintas yang dilaksanakan pada Kamis di Kamis Coffee, Amuntai. Kegiatan yang dipimpin KBO Sat Lantas Polres HSU, IPDA Amin Mulyadi Jaya, S.H., M.H., ini dihadiri unsur lintas instansi serta elemen masyarakat yang memiliki perhatian terhadap keselamatan jalan. Forum tersebut menjadi ruang dialog terbuka untuk membahas berbagai persoalan keselamatan berkendara, mulai dari saran, evaluasi, hingga gagasan kolaboratif. Dengan suasana santai namun produktif, setiap peserta bebas mengutarakan pendapat, sehingga solusi yang dihasilkan dapat diaplikasikan langsung di lapangan. Dalam pemaparannya, IPDA Amin Mulyadi Jaya mengungkapkan bahwa sebagian besar kecelakaan lalu lintas di HSU disebabkan oleh kelalaian pengguna jalan. Mulai dari tidak menggunakan helm SNI, berkendara dengan kecepatan tinggi, hingga maraknya pengendara di bawah umur. Ia menegaskan perlunya peningkatan edukasi dan pengawasan yang lebih masif. “Kita perlu mendorong kesadaran dari lingkungan sekolah dan keluarga. Pelajar tidak seharusnya mengendarai motor jika belum cukup umur. Selain itu, fasilitas keselamatan seperti rambu, marka, dan penerangan jalan harus terus ditingkatkan,” ujarnya. Selain paparan situasi lalu lintas, forum juga menjadi wadah bagi peserta untuk menyampaikan keluhan maupun ide. Mulai dari penanganan titik rawan kecelakaan, usulan jalur alternatif, hingga penambahan patroli pada jam-jam rawan. Sat Lantas memastikan seluruh masukan akan masuk dalam bahan evaluasi untuk program keselamatan jalan ke depan. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui PS. Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis memperkuat budaya tertib lalu lintas. “Forum ini adalah jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat. Menurunkan angka kecelakaan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi gerakan bersama. Kami mengapresiasi partisipasi masyarakat yang sangat antusias,” ujarnya. Acara berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Sat Lantas Polres HSU berharap forum keselamatan ini dapat menjadi agenda berkala dengan keterlibatan masyarakat yang lebih luas. Dengan sinergi dan komunikasi yang baik, angka kecelakaan di wilayah HSU diharapkan dapat terus menurun secara signifikan. (Agus)
TEMANGGUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM — Warga Dusun Temandang, Desa Pendowo, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, kembali menyuarakan keluhan terkait kondisi jalan utama yang rusak parah dan tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah desa. Jalan yang menjadi akses vital menuju Dusun Temandang dari Desa Sanggrahan itu disebut telah bertahun-tahun dibiarkan tanpa perbaikan. S (40), salah satu warga setempat, mengungkapkan bahwa kondisi jalan yang berlubang dan penuh serpihan aspal tersebut sangat membahayakan, terutama bagi para pelajar dan pengendara motor yang melintas setiap hari. “Setahu saya, jalan desa itu sudah bertahun-tahun rusak dan tidak ada upaya perbaikan dari pemerintah desa,” ujarnya, Kamis (4/12/2025). Ia menyebut, anak-anak sekolah bahkan kerap terjatuh akibat jalan yang licin dan berlubang di banyak titik. S turut berharap agar perangkat desa turun langsung melihat kondisi jalan yang selama ini menjadi keluhan warga. “Karena jalan itu memang benar-benar sudah lama tidak diperhatikan,” tambahnya. Ia bahkan mempertanyakan transparansi penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang semestinya dapat dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur dasar. Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya yang enggan disebutkan namanya. Ia mengaku hampir lima tahun melintasi jalan tersebut dan melihat kerusakannya semakin parah. “Saat pengajian Maulid Nabi tahun ini, pak kades menjanjikan jalan akan diperbaiki pada bulan ke sepuluh. Tapi kenyataannya sampai sekarang tetap rusak, berlubang di sana-sini, bahkan lubangnya makin dalam,” ungkapnya. Menurutnya, banyak warga merasa resah namun enggan menyampaikan protes langsung kepada perangkat desa. Kondisi jalan yang gelap tanpa penerangan juga menambah risiko kecelakaan, terutama pada malam hari. Warga Dusun Temandang kini hanya berharap janji pemerintah desa segera diwujudkan melalui perbaikan jalan dan pemasangan penerangan yang memadai agar aktivitas masyarakat dapat kembali aman dan lancar. Jurnalis: (trm)
BANDA ACEH, BIDIK-KASUSNEWS.COM Upaya percepatan penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh terus diperkuat. Sebuah pesawat angkut berat Airbus A-400 milik TNI Angkatan Udara mendarat di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pada Rabu (3/12/2025), membawa 24 ton bantuan logistik untuk masyarakat terdampak. Pesawat tersebut berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, membawa ragam kebutuhan mendesak bagi korban bencana. Bantuan yang diangkut meliputi makanan siap saji, sembako, perlengkapan bayi, pakaian, obat-obatan, serta dukungan medis berupa kantong darah dari PMI hingga peralatan medis dari Puskes TNI. Selain itu, perangkat komunikasi satelit Starlink turut dikirim untuk membantu memulihkan jaringan telekomunikasi di sejumlah daerah yang masih terisolasi akibat putusnya infrastruktur komunikasi. Distribusi bantuan akan dilakukan secara bertahap ke kabupaten dan kota terdampak, dengan prioritas pada wilayah yang sulit dijangkau akibat jalan terputus, jembatan rusak, hingga kondisi cuaca ekstrem. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar warga sekaligus mendukung kelancaran operasi penanganan bencana di lapangan. Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengiriman bantuan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas kementerian, lembaga pemerintah, organisasi masyarakat, dan TNI menjadi bukti nyata kepedulian bersama dalam situasi darurat. Menurutnya, kehadiran pesawat A-400 membawa arti penting bagi masyarakat, terutama bagi warga di wilayah yang masih kesulitan mendapatkan makanan, obat-obatan, dan layanan kesehatan. “TNI bersama seluruh unsur terkait akan terus memastikan bantuan disalurkan secara cepat dan tepat sasaran. Setiap bentuk bantuan sangat berarti bagi warga yang sedang menghadapi kondisi sulit,” ujarnya. Ia menambahkan, medan berat dan cuaca yang tidak menentu tidak akan menghalangi komitmen prajurit TNI untuk menjalankan tugas kemanusiaan. Seluruh personel di lapangan dipastikan bekerja maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan dan efektivitas distribusi. Pangdam juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, Kepolisian, dan posko terpadu agar distribusi bantuan berjalan merata serta tidak ada wilayah terdampak yang terlewatkan. “Kolaborasi menjadi kunci percepatan penanganan. Kita pastikan seluruh wilayah yang membutuhkan mendapatkan bantuan,” tegasnya. Di akhir pernyataannya, Pangdam IM menyampaikan harapan agar masyarakat tetap kuat menghadapi situasi ini. “TNI dan seluruh unsur terkait akan terus berada di tengah masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih. Tidak ada yang ditinggalkan,” tutupnya. (Agus)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengungkap praktik prostitusi online yang melibatkan perempuan di bawah umur. Dua muncikari, masing-masing berinisial IR (21) dan LW (28), ditangkap setelah kedapatan menjual pekerja seks komersial (PSK) remaja melalui aplikasi MiChat. Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP I Gusti Ngurah Putu Krisnha Narayana, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari profiling dan penyelidikan atas aktivitas mencurigakan di media sosial dan aplikasi perpesanan. “Kami melakukan undercover setelah menemukan indikasi kuat adanya transaksi prostitusi online melalui grup-grup media sosial dan aplikasi MiChat,” ungkap AKP Ngurah, Rabu (3/12/2025). PSK Anak di Bawah Umur Ditawarkan Lewat Akun Palsu Dari penyelidikan, IR diketahui telah menjalankan bisnis ini selama enam bulan. Ia membuat akun MiChat menggunakan foto perempuan yang dijadikan umpan untuk menarik pelanggan. “Pelaku mencari pelanggan atau ‘tamu’ untuk layanan Open BO melalui akun tersebut,” jelas AKP Ngurah. Saat petugas melakukan penyamaran dan memancing pertemuan, IR muncul dengan membawa seorang PSK yang ternyata masih berusia di bawah umur. Resepsionis Hotel Jadi Pemasok Jaringan Hasil pengembangan membawa polisi pada tersangka lain, yaitu LW, seorang resepsionis hotel di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat. LW berperan membantu menyediakan perempuan untuk IR jika ia kesulitan memenuhi permintaan pelanggan. “LW merupakan rekan yang membantu mencarikan pekerja ketika IR tidak menemukan yang cocok. Ia terhubung dengan jaringan penyedia lainnya,” kata AKP Ngurah. Tarif Rp2,5 Juta, Muncikari Kantongi Rp2 Juta Dalam aksinya, kedua tersangka memasang tarif Rp2.500.000 untuk sekali transaksi. Dari nominal tersebut, muncikari mengambil Rp2 juta, sementara Rp500 ribu diberikan kepada korban. Selama menjalankan bisnis ini, IR diperkirakan telah meraup sekitar Rp14 juta. Terancam Hukuman di Atas Lima Tahun Atas tindakan eksploitasi seksual terhadap anak dan praktik prostitusi, kedua pelaku dijerat dengan pasal-pasal terkait Perlindungan Anak. Mereka terancam hukuman lebih dari lima tahun penjara. Polisi menegaskan akan terus melakukan patroli siber dan investigasi untuk memutus jaringan prostitusi online yang memanfaatkan aplikasi pesan instan. (Agus)