Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com          Upaya menjaga keamanan di kawasan Jalan D.I. Panjaitan dan underpass D.I. Panjaitan, Jatinegara, terus diperkuat Polsek Jatinegara. Salah satu langkah preventif yang dilakukan adalah menempatkan personel di Posko Terpadu Rumah Pompa untuk melakukan pemantauan wilayah, khususnya pada malam hingga dini hari. Posko tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mengantisipasi potensi tawuran dan gangguan keamanan di kawasan yang sebelumnya kerap menjadi perhatian masyarakat. Kehadiran personel di lokasi diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi warga maupun pengguna jalan yang melintas pada waktu rawan. Pada Selasa (4/8/2026) dini hari, personel Polsek Jatinegara melaksanakan penjagaan di Posko Terpadu Rumah Pompa. Pengamanan dipimpin oleh IPTU Sugeng selaku Kepala Posko bersama personel yang bertugas pada malam tersebut. IPTU Sugeng mengatakan bahwa personel yang berada di posko siap melakukan pemantauan dan mengambil langkah cepat apabila ditemukan adanya potensi gangguan keamanan di sekitar kawasan. “Kami bersama personel akan terus siaga melakukan pemantauan untuk mengantisipasi potensi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya. Kehadiran posko ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar IPTU Sugeng. Selain melakukan penjagaan, personel juga mengimbau masyarakat agar turut berperan menjaga situasi keamanan lingkungan. Warga yang melihat adanya aktivitas mencurigakan atau mengetahui potensi tawuran di sekitar lokasi diharapkan segera menyampaikan informasi kepada petugas. Keberadaan Posko Terpadu Rumah Pompa juga menjadi bagian dari strategi pengamanan preventif dengan mengedepankan kehadiran polisi di titik yang dinilai membutuhkan pemantauan. Dengan adanya personel yang berjaga, masyarakat diharapkan dapat beraktivitas maupun melintas dengan lebih tenang. Polsek Jatinegara menegaskan bahwa pengamanan akan terus dilakukan secara berkala, terutama pada jam-jam yang dianggap rawan. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi faktor penting untuk mencegah gangguan keamanan serta menjaga Jalan D.I. Panjaitan dan kawasan underpass tetap aman dan kondusif. Kehadiran personel di Posko Terpadu Rumah Pompa diharapkan tidak hanya menjadi langkah pencegahan, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan keamanan di wilayah Jatinegara. (Agus)

Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com          Polsek Jatinegara memperkuat pengamanan di kawasan Tongtek, Jatinegara Barat, dengan menyiapkan Posko Terpadu di Polsubsektor Jatinegara Barat. Posko tersebut menjadi salah satu titik pemantauan keamanan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, khususnya pada malam hingga dini hari. Pada Selasa (4/8/2026) dini hari, personel Polsek Jatinegara melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan Posko Terpadu. Kegiatan tersebut dipimpin oleh IPTU Andi selaku Perwira Pengendali (Pa-Dal) untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung pengamanan di lapangan. Dalam pengecekan tersebut, IPTU Andi menyambangi Posko Terpadu Tongtek Jatinegara Barat dan berkoordinasi dengan IPDA Supriyadi selaku Kepala Posko. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh personel yang bertugas berada dalam kondisi siap menjalankan tugas pemantauan dan pelayanan kepada masyarakat. IPDA Supriyadi menyampaikan bahwa personel yang ditempatkan di Posko Terpadu dalam kondisi lengkap dan siap melakukan pengamanan. Keberadaan posko diharapkan dapat mempercepat respons apabila terjadi gangguan keamanan atau situasi yang membutuhkan kehadiran petugas. Selain melakukan pemantauan wilayah, personel Posko Terpadu juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga yang mengetahui atau mengalami tindak pidana, tawuran, maupun gangguan kamtibmas diimbau segera melaporkannya kepada petugas di posko. Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dinilai penting untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan. Warga diharapkan tidak hanya menjadi penerima layanan keamanan, tetapi turut berpartisipasi dengan memberikan informasi apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban. Polsek Jatinegara menegaskan bahwa kehadiran Posko Terpadu merupakan bagian dari langkah preventif untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Pemantauan secara berkala akan terus dilakukan, terutama pada jam-jam rawan, guna mengantisipasi potensi tawuran maupun tindak kriminal. Dengan kesiapan personel dan dukungan masyarakat, Posko Terpadu Tongtek Jatinegara Barat diharapkan mampu menjadi pusat koordinasi pengamanan sekaligus tempat masyarakat memperoleh bantuan ketika menghadapi persoalan keamanan di lingkungannya. (Agung)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com      Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus mempercepat pengerjaan sejumlah sasaran fisik di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Pembangunan tersebut dilakukan bersama masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur dan fasilitas umum yang dibutuhkan warga. Salah satu sasaran utama yang dikerjakan adalah pembangunan jalan rabat beton di Jalan Nangka 2 Gang Alpukat II, RT 04. Jalan tersebut memiliki panjang sekitar 210 meter dengan lebar 2 meter dan dikerjakan secara bertahap untuk memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga. Pada Selasa (4/8/2026), personel Satgas TMMD bersama warga melanjutkan sejumlah pekerjaan, mulai dari pengecoran, pemerataan material hingga penyempurnaan permukaan badan jalan. Aktivitas tersebut berlangsung dalam suasana gotong royong, dengan masyarakat turut terlibat membantu personel TNI di lapangan. Pembangunan jalan rabat beton diharapkan dapat memperbaiki akses mobilitas masyarakat. Jalan yang lebih layak akan memudahkan warga menuju permukiman, sekolah, tempat ibadah, maupun fasilitas pelayanan lainnya. Akses tersebut juga berpotensi mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, termasuk mobilitas perdagangan dan distribusi hasil pertanian. Selain pembangunan jalan, Satgas TMMD Ke-129 juga melanjutkan renovasi Mushola Baitul Saudah sebagai bagian dari sasaran fisik yang menyentuh kebutuhan sosial dan keagamaan masyarakat. Perbaikan fasilitas mushola diarahkan untuk menciptakan sarana ibadah yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi warga. Kombinasi pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas ibadah tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih luas. Keterlibatan warga dalam setiap tahapan pembangunan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penyelesaian sasaran TMMD. Semangat gotong royong yang terjalin antara personel Satgas dan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui TMMD Ke-129, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus berupaya menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kelurahan Pinang Jaya. Dengan tersedianya akses jalan yang lebih baik serta fasilitas umum dan keagamaan yang semakin layak, program tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan aktivitas sosial, ekonomi, dan kualitas hidup warga secara berkelanjutan. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com    Renovasi Mushola Baitul Saudah di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, terus dikebut dalam rangkaian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung. Selain pembangunan infrastruktur jalan dan rumah warga, Satgas TMMD memberikan perhatian terhadap sarana keagamaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Salah satu fokus pekerjaan saat ini adalah pembangunan tempat wudu dan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) agar dapat menunjang aktivitas ibadah warga dengan lebih nyaman. Pada Selasa (4/8/2026), personel Satgas TMMD bersama masyarakat terlihat bahu-membahu mengerjakan sejumlah tahapan renovasi. Pekerjaan meliputi pemasangan dinding, pengecoran lantai, penataan saluran air hingga penyempurnaan fasilitas sanitasi di sekitar mushola. Pembangunan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas yang sebelumnya masih terbatas. Setelah rampung, tempat wudu diharapkan memiliki saluran air yang lebih tertata, area yang lebih bersih, serta MCK yang lebih layak bagi jamaah. Kehadiran fasilitas sanitasi yang memadai dinilai penting untuk mendukung kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas keagamaan. Lingkungan mushola yang bersih dan sehat juga diharapkan dapat mendorong penerapan pola hidup bersih sekaligus memberikan suasana yang lebih nyaman bagi jamaah. Renovasi Mushola Baitul Saudah menjadi salah satu gambaran bahwa TMMD tidak hanya menyasar pembangunan fisik berupa jalan maupun rumah. Program tersebut juga diarahkan pada kebutuhan sosial dan keagamaan masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas. Semangat gotong royong terlihat dalam setiap tahapan pekerjaan. Personel Satgas TMMD dan warga saling membantu menyelesaikan pembangunan, sekaligus memperkuat hubungan dan kemanunggalan TNI dengan masyarakat. Melalui TMMD Ke-129, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus berupaya menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan sesuai target. Renovasi Mushola Baitul Saudah diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kelurahan Pinang Jaya, khususnya dalam menunjang kegiatan ibadah dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, serta nyaman. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com      Pembangunan sumur bor yang menjadi salah satu sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung memasuki tahap penting. Personel Satgas TMMD bersama tenaga teknis melakukan pengetesan debit air di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Selasa (4/8/2026). Pengujian dilakukan untuk mengetahui kemampuan sumur dalam menghasilkan air sekaligus memastikan sumber tersebut dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemeriksaan juga mencakup kondisi aliran, kejernihan, dan kestabilan air sebagai bagian dari proses memastikan kelayakan fasilitas sebelum dimanfaatkan warga. Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan bahwa pengujian debit merupakan tahapan penting dalam pembangunan sumur bor. Menurutnya, fasilitas yang dibangun harus memberikan manfaat nyata dan dapat digunakan secara berkelanjutan. “Pengetesan debit air menjadi bagian penting sebelum sumur bor dimanfaatkan masyarakat. Kami ingin memastikan sumber air ini memiliki aliran yang memadai dan stabil sehingga benar-benar dapat menunjang kebutuhan warga dalam jangka panjang,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan. Pembangunan sumur bor tersebut menjadi salah satu upaya menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah Pinang Jaya. Ketersediaan air bersih menjadi faktor penting bagi kehidupan sehari-hari, mulai dari kebutuhan rumah tangga, kebersihan lingkungan, hingga mendukung aktivitas di fasilitas umum dan tempat ibadah. Dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat diharapkan memiliki akses terhadap sumber air yang lebih mudah dan memadai. Kehadiran sumur bor juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas lingkungan serta mendukung penerapan pola hidup bersih dan sehat. Pelaksanaan pembangunan dan pengujian turut mencerminkan semangat gotong royong antara personel Satgas TMMD dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menyelesaikan sasaran pembangunan yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan langsung oleh warga. Melalui TMMD Ke-129, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus berupaya menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Sumur bor di Kelurahan Pinang Jaya diharapkan menjadi salah satu fasilitas yang mampu memberikan manfaat berkelanjutan sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup warga di Kecamatan Kemiling. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com      Pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dan tempat wudu melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung memasuki tahapan penting. Personel Satgas TMMD kini memasang instalasi jaringan pipa air untuk memastikan fasilitas sanitasi tersebut dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat. Pemasangan instalasi dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan ketepatan jalur dan sambungan pipa. Setiap bagian diperiksa untuk memastikan aliran air berjalan lancar serta meminimalkan potensi kebocoran ketika fasilitas mulai digunakan. Pembangunan MCK dan tempat wudu tersebut menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Ke-129 di wilayah Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Fasilitas ini diharapkan dapat menunjang kebutuhan sanitasi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ibadah warga. Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan bahwa pembangunan fasilitas sanitasi merupakan bagian dari komitmen TMMD untuk menghadirkan sarana yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. “Yang kami bangun bukan hanya fasilitas fisik, tetapi sarana yang berkaitan langsung dengan kesehatan dan kenyamanan masyarakat. Kami berharap MCK dan tempat wudu ini dapat dimanfaatkan serta dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan. Menurutnya, tersedianya fasilitas sanitasi yang layak dapat mendukung penerapan pola hidup bersih dan sehat. Sementara tempat wudu yang memadai juga diharapkan memberikan kenyamanan bagi masyarakat ketika menjalankan aktivitas keagamaan. Proses pembangunan turut melibatkan masyarakat setempat. Warga dan personel Satgas TMMD bekerja bersama dalam menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Keterlibatan tersebut menjadi gambaran nyata semangat gotong royong sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Dengan pemasangan jaringan pipa yang terus dikerjakan, fasilitas MCK dan tempat wudu tersebut diharapkan segera memasuki tahap penyelesaian. Setelah seluruh instalasi dipastikan berfungsi dengan baik, sarana tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di lingkungan sekitar. Program TMMD Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyasar kebutuhan dasar masyarakat. Melalui berbagai sasaran fisik dan nonfisik, program tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat, nyaman, dan layak sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semangat gotong royong yang terbangun selama pelaksanaan TMMD menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. (Agus)

Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com          Upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat terus dilakukan Polsek Jatinegara. Salah satunya melalui kegiatan dialog santai yang dipimpin langsung Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, S.H., M.H., bersama warga Rumah Susun (Rusun) Jatinegara, Senin (3/8/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab tersebut dihadiri jajaran Polsek Jatinegara, para ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat. Pertemuan dimanfaatkan sebagai wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan apresiasi atas kinerja personel Polsek Jatinegara yang dinilai rutin melaksanakan patroli malam di kawasan permukiman. Kehadiran polisi di lapangan dinilai memberikan rasa aman bagi masyarakat, baik bagi warga yang masih beraktivitas maupun yang sedang beristirahat pada malam hari. Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono mengatakan bahwa komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat merupakan salah satu kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Menurutnya, dukungan dan partisipasi warga sangat dibutuhkan untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, seperti aksi pencurian, tawuran, hingga tindak kriminal jalanan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan Rusun Jatinegara. Warga pun berharap patroli malam yang selama ini dilakukan personel Polsek Jatinegara dapat terus dipertahankan karena terbukti memberikan rasa tenang dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri. Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolsek menegaskan bahwa Polsek Jatinegara akan terus mengintensifkan patroli preventif serta membangun komunikasi yang erat dengan masyarakat sebagai langkah menjaga keamanan wilayah. Melalui kegiatan seperti ini, Polsek Jatinegara berharap kemitraan dengan masyarakat semakin kuat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Sinergi antara Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen warga diharapkan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan keamanan yang berkelanjutan di wilayah Jatinegara. (Agung)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com                Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan pentingnya penguatan organisasi TNI Angkatan Darat agar semakin adaptif, profesional, dan siap menghadapi perkembangan lingkungan strategis serta tuntutan tugas yang terus berkembang. Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad), Komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Dansecapaad), sekaligus Alih Komando Pengendalian (Kodal) tiga batalyon infanteri ke jajaran Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Mabesad, Jakarta, Senin (3/8/2026). Jabatan Danpuspomad diserahterimakan dari Mayjen TNI Eka Wijaya Permana, S.H., kepada Brigjen TNI Irsyad Hamdie Bey Anwar, MAFSC., M.H., CFrA., sedangkan jabatan Dansecapaad diserahterimakan dari Mayjen TNI Abdul Rahman Said kepada Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, S.Sos., M.M. Pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan personel dan regenerasi kepemimpinan guna meningkatkan efektivitas organisasi. Pada kesempatan yang sama, Kasad juga memimpin Alih Kodal Yonif 753/Arga Vira Tama dan Yonif 756/Wimane Sili dari Kodam XVII/Cenderawasih, serta Yonif 310/Kidang Kencana dari Kodam III/Siliwangi menjadi bagian dari jajaran Kostrad sebagai langkah memperkuat kesiapan operasional satuan. Dalam arahannya, Kasad menekankan bahwa seluruh jajaran TNI AD harus terus melakukan pembenahan internal dan meningkatkan kualitas organisasi agar mampu mengikuti perkembangan zaman serta menjawab tantangan pertahanan yang semakin kompleks. “Bagaimana sekarang meng-_upgrade_ yang sudah dibuat. Kita Angkatan Darat harus terus mengikuti perkembangan yang ada. Kita tahu bersama, Presiden sangat antusias mengembangkan Angkatan Darat. Karena itu, kita di internal juga harus terus melakukan berbagai perbaikan,” tegas Kasad. Kasad juga menyampaikan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama mengemban amanah jabatan. Kepada para pejabat baru, Kasad berpesan agar segera beradaptasi, memperkuat kepemimpinan, meningkatkan pembinaan satuan maupun kualitas penyelenggaraan pendidikan, sehingga mampu melaksanakan tugas secara optimal. Bergabungnya Yonif 753/Arga Vira Tama, Yonif 756/Wimane Sili, dan Yonif 310/Kidang Kencana ke dalam jajaran Kostrad diharapkan semakin memperkuat kemampuan, profesionalisme, dan kesiapsiagaan operasional satuan dalam menghadapi berbagai dinamika tugas ke depan. Melalui pembinaan organisasi yang berkelanjutan, TNI Angkatan Darat terus memperkuat kualitas kepemimpinan, struktur organisasi, dan kesiapan satuan guna mewujudkan matra darat yang modern, adaptif, profesional, serta senantiasa siap menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus memperkuat dukungan terhadap program swasembada jagung melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan pertanian di wilayah binaannya. Pada Senin (3/8/2026), personel kepolisian melakukan pemantauan lahan jagung di Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan yang dimulai pukul 11.30 Wita tersebut dilaksanakan oleh AIPTU Rofik PN, AIPDA Sahat MTS, SH, BRIPKA Sugeng Ari Bowo, BRIPKA Eko Wahyudi, dan BRIGPOL Bayu Fitrianto. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan satu unit kendaraan patroli Polsek Amuntai Tengah serta perangkat komunikasi untuk mendukung koordinasi selama kegiatan berlangsung. Monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya melalui pengawasan perkembangan tanaman jagung di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah. Selain memantau kondisi lahan, kegiatan ini juga bertujuan mengumpulkan data perkembangan tanaman sebagai bahan evaluasi dan laporan kepada pimpinan. Program pendampingan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi jagung untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak maupun kebutuhan pangan masyarakat. Kehadiran personel kepolisian di tengah petani juga menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian sebagai salah satu pilar kemandirian pangan. Kapolres Hulu Sungai Utara melalui jajaran Polsek Amuntai Tengah menegaskan bahwa kegiatan monitoring akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan program swasembada jagung berjalan sesuai target. Sinergi antara Polri, petani, dan para pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi pemantauan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Amuntai Tengah berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan program ketahanan pangan sebagai bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung pembangunan nasional di sektor pertanian. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali menggelar program Police Go To School (PGTS) sebagai upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada generasi muda. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di MAN 1 Amuntai pada Senin (3/8/2026), dengan Kasat Lantas Polres HSU, IPTU Tri Widodo Setiawan, S.Pd., bertindak sebagai pembina upacara. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 Wita tersebut merupakan bagian dari implementasi program Polantas KARIB (Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas), yang bertujuan memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Dalam amanatnya, IPTU Tri Widodo Setiawan mengajak seluruh siswa untuk membangun karakter disiplin, menjunjung tinggi integritas, serta mematuhi peraturan, baik di lingkungan sekolah maupun saat berada di jalan raya. Ia menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditanamkan sejak usia sekolah. Selain menjadi pembina upacara, Kasat Lantas juga menyampaikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Kegiatan tersebut turut diikuti Kanit Kamsel Satlantas Polres HSU AIPDA Eddy Gusfa, BRIPTU Rio Dwian Putra, dan BRIPTU Nurhafizah. Kehadiran personel Satlantas disambut antusias oleh para guru dan siswa yang mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Melalui program Police Go To School, Satlantas Polres Hulu Sungai Utara berharap para pelajar tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Edukasi sejak dini dinilai menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sekaligus mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas secara berkelanjutan. Satlantas Polres HSU menegaskan akan terus menggencarkan kegiatan edukatif di sekolah-sekolah sebagai bagian dari komitmen membangun generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya keselamatan di jalan dengan semangat “Safety for Humanity”. (Agus)