HSU, Bidik-kasusnews.com – Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Salah satunya melalui kegiatan monitoring perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin (15/6/2026). Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.30 WITA tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung binaan Polri tumbuh optimal dan sesuai target produksi yang telah direncanakan. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, lahan jagung milik Sadikin yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Mandiri binaan Polri memiliki luas sekitar 4 hektare atau 40.000 meter persegi. Tanaman jagung pakan yang dibudidayakan menggunakan benih Hibrida Bisi 18 tersebut saat ini telah berusia 35 hari setelah tanam. Petugas mencatat tinggi tanaman berkisar antara 40 hingga 50 sentimeter dengan kondisi pertumbuhan yang cukup baik. Penanaman dilakukan sejak 12 Mei 2026 menggunakan sekitar 100 kilogram benih jagung, dengan dukungan pemupukan NPK 16.16.16 dan dolomit untuk menjaga kesuburan lahan. Selain itu, pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang, sementara proses budidaya masih memanfaatkan peralatan pertanian secara manual. Jika perkembangan tanaman terus berjalan sesuai harapan, panen diperkirakan akan berlangsung pada 10 Oktober 2026 mendatang. Monitoring lapangan dilaksanakan oleh Aipda Herry S., Aipda Sukadi, dan Aipda Robby. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, personel juga memberikan motivasi dan pendampingan kepada petani agar terus menjaga kualitas perawatan tanaman hingga masa panen. Kapolsek Banjang menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat di wilayah pedesaan. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan produktivitas pertanian jagung di Kecamatan Banjang dapat terus meningkat, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan daerah maupun nasional. Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman, lancar, dan kondusif. (Agus)

HSU, Bidik-kasusnews.com – Jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin (15/6/2026). Kegiatan pemantauan dilakukan oleh personel Polsek Banjang yang dipimpin langsung oleh anggota Bhabinkamtibmas dan personel terkait untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal hingga masa panen mendatang. Kapolsek Banjang melalui laporan kegiatan menyampaikan bahwa lahan jagung yang dipantau merupakan milik Sadikin dengan luas sekitar 4 hektare atau 40.000 meter persegi. Lahan tersebut dikelola secara perorangan dan menjadi bagian dari Kelompok Tani (Poktan) Mandiri yang merupakan binaan Polri. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, tanaman jagung pakan jenis Hibrida Bisi 18 yang ditanam pada 12 Mei 2026 kini telah memasuki usia 35 hari dengan tinggi tanaman berkisar antara 40 hingga 50 sentimeter. Kondisi tanaman terpantau tumbuh dengan baik dan menunjukkan perkembangan yang cukup positif. Dalam pengelolaannya, petani menggunakan sekitar 100 kilogram benih jagung, pupuk NPK 16.16.16 serta dolomit untuk menjaga kesuburan tanah. Sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Seluruh proses budidaya masih menggunakan peralatan pertanian manual. Apabila pertumbuhan tanaman tetap stabil, panen jagung diperkirakan akan dilaksanakan pada 10 Oktober 2026. Hasil panen nantinya diharapkan mampu mendukung kebutuhan pakan ternak sekaligus memperkuat program swasembada pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan oleh Aipda Herry S., Aipda Sukadi, dan Aipda Robby. Selain melakukan pemantauan perkembangan tanaman, personel juga memberikan motivasi kepada petani agar terus menjaga kualitas perawatan tanaman hingga masa panen. Polsek Banjang menegaskan bahwa pendampingan terhadap sektor pertanian merupakan salah satu bentuk sinergi Polri dengan masyarakat dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. Dengan keterlibatan aktif aparat kepolisian bersama kelompok tani, diharapkan produktivitas pertanian jagung di Kecamatan Banjang terus meningkat dan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat serta ketahanan pangan daerah. (Agus)

HSU, Bidik-kasusnews.com – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Amuntai Utara melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (15/6/2026). Kegiatan pemantauan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WITA tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi terkini pertumbuhan tanaman jagung sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi para petani di lapangan. Monitoring dilaksanakan oleh personel Polsek Amuntai Utara, yakni Aiptu Ferry A.P dan Bripka Eko P, yang turun langsung ke area pertanian milik Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan di Desa Panangkalaan. Dari hasil pemantauan diketahui bahwa tanaman jagung di lahan tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup baik dengan tinggi tanaman berkisar antara 90 hingga 110 sentimeter. Pertumbuhan tersebut menjadi indikator positif dalam mendukung target swasembada jagung yang tengah digalakkan pemerintah. Meski demikian, petugas juga menemukan adanya sejumlah area lahan yang tergenang air akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir. Genangan tersebut menyebabkan sebagian tanaman terdampak karena air masuk ke area persawahan dan lahan pertanian jagung. Kapolsek Amuntai Utara melalui laporan kegiatan menyampaikan bahwa monitoring dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap sektor pertanian, khususnya dalam mengawal program ketahanan pangan dan swasembada komoditas strategis di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Selain melakukan pemantauan perkembangan tanaman, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat komunikasi dengan kelompok tani sehingga berbagai permasalahan yang muncul di lapangan dapat diketahui sejak dini dan dicarikan solusi bersama dengan instansi terkait. Program swasembada jagung menjadi salah satu fokus pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, sinergi antara petani, pemerintah, dan aparat kepolisian dinilai penting untuk memastikan keberhasilan program tersebut. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi pemantauan terpantau aman dan kondusif. Polsek Amuntai Utara berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap perkembangan sektor pertanian guna mendukung kesejahteraan masyarakat serta keberhasilan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memperkuat koordinasi internal dan memastikan kesiapan pelaksanaan berbagai program kerja, Kapolres Hulu Sungai Utara (HSU), AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.H., memimpin kegiatan coffee morning bersama para Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran Polres HSU, Senin (15/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di lobi Mapolres Hulu Sungai Utara mulai pukul 09.30 WITA tersebut menjadi forum komunikasi dan evaluasi untuk membahas sejumlah agenda strategis yang menjadi perhatian institusi menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Dalam arahannya, Kapolres HSU menekankan pentingnya kesiapan seluruh panitia dan personel yang terlibat dalam rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara. Menurutnya, setiap kegiatan harus dipersiapkan secara matang agar dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain membahas kesiapan peringatan Hari Bhayangkara, forum tersebut juga digunakan untuk melakukan analisis dan evaluasi (anev) terkait serapan anggaran di lingkungan Polres HSU. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program kerja berjalan efektif, transparan, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. AKBP Agus Nuryanto juga memberikan penekanan kepada seluruh jajaran agar terus menjaga soliditas dan kekompakan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Ia mengingatkan seluruh personel untuk menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi serta mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap Polri. “Soliditas internal merupakan modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu, seluruh personel harus menjaga profesionalisme, disiplin, dan integritas dalam menjalankan tugas,” tegas Kapolres dalam arahannya. Selain itu, sejumlah isu dan hal penting lainnya turut dibahas dalam pertemuan tersebut guna menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi antar satuan kerja dan jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. Kegiatan coffee morning berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan komunikasi yang konstruktif. Melalui forum ini, diharapkan koordinasi antar pimpinan dan jajaran semakin kuat sehingga pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan optimal dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar hingga acara selesai. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Jajaran Polsek Banjang melakukan pengecekan langsung terhadap pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Hulu Sungai Utara bersama Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Hulu Sungai Utara, Senin (15/6/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA tersebut berlangsung di Desa Rantau Bujur, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, sebagai bagian dari upaya memastikan program pemenuhan gizi bagi masyarakat berjalan aman, tepat sasaran, dan memenuhi standar kesehatan pangan. Pengecekan dilakukan oleh Ka SPKT Polsek Banjang Aipda Hery Sutanto dan Kanit Provost Polsek Banjang Aipda Robi Utama, SH. Keduanya memantau seluruh rangkaian kegiatan mulai dari proses pengolahan, pemorsian hingga distribusi makanan kepada para penerima manfaat. Pada pendistribusian kali ini, menu yang disajikan terdiri dari nasi putih, ayam bacem goreng, tempe goreng, timun, dan pisang ambon. Menu tersebut telah melalui pemeriksaan kualitas dan kandungan gizi guna memastikan kebutuhan nutrisi penerima manfaat dapat terpenuhi. Sebelum didistribusikan, sampel makanan terlebih dahulu diperiksa oleh tim Dokkes Polres Hulu Sungai Utara. Pemeriksaan meliputi aspek keamanan pangan (food safety), sanitasi lingkungan, serta kandungan gizi yang terdapat dalam makanan yang akan disalurkan kepada siswa dan kelompok penerima manfaat lainnya. Program MBG kali ini menjangkau sebanyak 1.449 penerima manfaat yang terdiri dari peserta didik berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, MI, SD hingga SMP, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang terdaftar di sejumlah posyandu di wilayah Kecamatan Banjang. Adapun sasaran distribusi mencakup beberapa posyandu dan lembaga pendidikan, di antaranya Posyandu Desa Rantau Bujur, Posyandu Kaludan Kecil, Posyandu Kaludan Besar, Posyandu Karias Dalam, Posyandu Pelanjungan Sari, TK Integral Al-Ukhuwah, MIN 28 HSU, SDN Kaludan Luar, SMPN 5 Amuntai, serta sejumlah sekolah lainnya di Kecamatan Banjang. Selain melakukan pengecekan distribusi, petugas juga mengawasi kesiapan personel keamanan di dapur SPPG Banjang. Hasil pengawasan menunjukkan seluruh tahapan mulai dari sortir bahan, pengolahan makanan, pemorsian hingga pendistribusian berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Pengamanan jalur distribusi juga dilakukan oleh petugas keamanan guna memastikan makanan sampai kepada penerima tepat waktu. Kapolsek Banjang melalui laporan kegiatan menyampaikan bahwa pengawasan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang peningkatan gizi masyarakat. Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan mampu memastikan setiap proses berjalan sesuai standar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan SPPG Polres Hulu Sungai Utara bersama Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang HSU menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan gizi generasi muda, sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi kelompok rentan di wilayah Kecamatan Banjang. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Jumlah penerima manfaat dapat berubah sewaktu-waktu sesuai data dan laporan terbaru dari masing-masing desa penerima program. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI yang berada di Kampung Pancasila, Kelurahan Sukarame II, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung. Memasuki hari ke-10 pelaksanaan pekerjaan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 5 persen dengan dukungan penuh dari berbagai pihak.(15/6/2026) Pembangunan jembatan beton sepanjang 23 meter dan lebar 2 meter tersebut menjadi harapan besar bagi warga karena akan menjadi jalur penghubung strategis antara Kelurahan Sukarame II dan Kelurahan Batu Putuk. Infrastruktur ini nantinya akan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 150 kepala keluarga atau sekitar 360 jiwa yang selama ini membutuhkan akses yang lebih aman dan mudah. Peran aktif Babinsa bersama tokoh masyarakat Novriadi menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran pembangunan. Keduanya tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga turun langsung ke lapangan, bekerja bersama warga dan memberikan motivasi agar pekerjaan berjalan sesuai target. Salah seorang teknisi yang terlibat dalam proyek tersebut mengungkapkan bahwa kehadiran Babinsa dan tokoh masyarakat memberikan dorongan semangat tersendiri bagi warga. “Babinsa dan Pak Novriadi selalu hadir di tengah masyarakat. Mereka tidak hanya mengawasi, tetapi ikut bekerja dan memotivasi warga sehingga semangat gotong royong terus terjaga,” ujarnya. Cuaca yang cerah sejak pagi hingga sore hari turut mendukung kelancaran pekerjaan. Sebanyak enam personel TNI dari Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, satu orang teknisi, dan enam warga setempat bahu-membahu menyelesaikan tahapan awal konstruksi serta penyiapan fondasi jembatan. Novriadi menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini memiliki arti penting bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, jembatan tersebut bukan hanya sekadar bangunan fisik, melainkan sarana yang akan memperlancar aktivitas dan meningkatkan kesejahteraan warga. “Jembatan ini merupakan kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan Babinsa dan semangat gotong royong yang kuat, kami optimistis pembangunan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi seluruh warga,” katanya. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di lokasi pembangunan dilaporkan aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat tetap berjalan normal tanpa kendala yang berarti. Pekerjaan pembangunan juga akan terus dilanjutkan setiap hari sesuai tahapan yang telah direncanakan guna mencapai target penyelesaian. Jajaran TNI melalui Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/Kota Bandar Lampung dan Korem 043/Garuda Hitam memberikan apresiasi kepada seluruh personel dan masyarakat yang terlibat dalam pembangunan tersebut. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat dinilai menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung pembangunan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI menjadi contoh nyata keberhasilan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang dibutuhkan warga. Melalui semangat gotong royong yang terus dijaga, proyek ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar Sungai Way Betung. (Agus)

AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan Lomba Memancing yang berlangsung pada Minggu (14/06/2026) mulai pukul 10.00 WITA hingga pukul 15.45 WITA bertempat di Kolam Pemancingan Rizky, Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., S.H., M.Si., serta diikuti oleh Wakapolres HSU, para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, para Perwira, dan Bintara Polres Hulu Sungai Utara. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan yang diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Lomba memancing ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut dan memeriahkan Hari Bhayangkara Ke-80. Selain sebagai sarana rekreasi dan hiburan bagi personel, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan kekeluargaan, meningkatkan kekompakan, serta membangun semangat kebersamaan antaranggota Polri di lingkungan Polres Hulu Sungai Utara. Sejak dimulainya perlombaan, para peserta tampak bersemangat menempati posisi masing-masing di sekitar kolam pemancingan. Berbagai strategi dan teknik memancing diperlihatkan oleh peserta untuk mendapatkan hasil tangkapan terbaik. Gelak tawa dan suasana santai semakin menambah semarak kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut. Panitia lomba menetapkan dua kategori penilaian, yaitu kategori Ikan Terberat dan kategori Ikan Terbanyak. Setelah melalui proses penimbangan dan penghitungan hasil tangkapan secara objektif oleh panitia, diperoleh para pemenang pada masing-masing kategori. Untuk kategori Ikan Terberat, Juara I diraih oleh Ipda M. Rusdi selaku Kapolsek Sungai Pandan dengan hasil tangkapan ikan nila seberat 4,3 ons. Juara II diraih oleh Aipda Agus Effendi, Kanit Res Polsek Amuntai Selatan, dengan ikan nila seberat 3,65 ons. Sedangkan Juara III diraih oleh Aiptu Fadillah R dari Sat Binmas dengan hasil tangkapan ikan nila seberat 3,15 ons. Sementara itu, pada kategori Ikan Terbanyak, Juara I berhasil diraih oleh Iptu K.S. Purba selaku Kasat Tahti Polres HSU dengan total tangkapan sebanyak 26 ekor ikan. Juara II diraih oleh Ipda Alamsyah, KBO Satresnarkoba, dengan hasil tangkapan sebanyak 25 ekor ikan. Adapun Juara III diraih oleh Aipda Widodo, Kanit Res Polsek Amuntai Utara, dengan jumlah tangkapan sebanyak 23 ekor ikan. Melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan lomba memancing ini bukan semata-mata untuk mencari pemenang, tetapi lebih kepada membangun kebersamaan dan mempererat hubungan kekeluargaan di antara seluruh personel Polres HSU. “Momentum Hari Bhayangkara Ke-80 ini kami manfaatkan untuk memperkuat soliditas dan kebersamaan seluruh personel. Melalui kegiatan yang sederhana namun penuh makna seperti lomba memancing ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis, sehingga dapat meningkatkan semangat kerja dan kekompakan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar IPTU Asep Hudzainur menyampaikan pesan Kapolres HSU. Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, diharapkan semangat persaudaraan, kekeluargaan, dan solidaritas di lingkungan Polres Hulu Sungai Utara semakin kuat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh suasana kebersamaan hingga acara berakhir. (Agus)

AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan Lomba Domino yang berlangsung pada Sabtu (13/06/2026) mulai pukul 20.00 WITA hingga selesai bertempat di Aula Jananuraga Polres HSU. Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh keakraban tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. Turut hadir mengikuti kegiatan di antaranya Wakapolres HSU, para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, para Perwira serta Bintara Polres Hulu Sungai Utara. Lomba domino ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan Hari Bhayangkara Ke-80 sekaligus sebagai sarana mempererat hubungan kekeluargaan, meningkatkan soliditas, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan Polres HSU. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi dengan jumlah peserta yang mencapai 124 orang dari berbagai satuan fungsi dan Polsek jajaran. Dalam pelaksanaannya, panitia menerapkan sistem gugur sehingga setiap peserta dituntut untuk menampilkan kemampuan terbaiknya. Pada babak penyisihan, pertandingan dimainkan hingga mencapai 75 poin, sedangkan pada partai final dimainkan hingga 100 poin untuk menentukan juara terbaik. Jalannya pertandingan berlangsung tertib, lancar, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Sejak babak awal hingga partai puncak, para peserta menampilkan permainan yang menarik dan kompetitif. Sorak dukungan rekan-rekan peserta turut menambah semarak suasana Aula Jananuraga. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi yang mempererat hubungan antarpersonel lintas fungsi di lingkungan Polres Hulu Sungai Utara. Setelah melalui rangkaian pertandingan yang cukup panjang dan ketat, akhirnya diperoleh para pemenang lomba. Juara pertama berhasil diraih oleh Muhammad Anwar Sidiq yang merupakan Banit 1 Satintelkam Polres HSU. Posisi juara kedua diraih oleh Wahyudinoor, S.H., Bamin 1 Sikum Polres HSU. Sementara itu, juara ketiga diraih oleh Ahmad Maulidani, Banit 11 Satreskrim Polres HSU, dan juara keempat diraih oleh Ridwan yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Pandan. Melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan kekompakan seluruh personel Polres HSU. “Lomba domino ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara Ke-80 yang bertujuan mempererat silaturahmi, membangun kekompakan serta meningkatkan semangat kebersamaan di antara seluruh personel. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh sportivitas sehingga kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sukses,” ujar IPTU Asep Hudzainur menyampaikan pesan Kapolres HSU. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, solidaritas, dan kekompakan seluruh personel Polres Hulu Sungai Utara semakin meningkat dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian yang Presisi serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kegiatan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. (Agus)

HSU | Bidik-kasusnews.com – Jajaran Polsek Amuntai Tengah terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program swasembada jagung sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Kegiatan monitoring dilaksanakan pada Sabtu (13/6/2026) di wilayah Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah. Pemantauan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi terkini lahan pertanian jagung milik masyarakat sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan. Tim monitoring yang dipimpin personel Polsek Amuntai Tengah terdiri dari Aiptu Eko Yuli Setyawan, Bripka Roy Hermawan, Brigpol M. Fajar Adha, Brigpol Juliansyah, dan Bripda M. Zainal Hilmi. Kegiatan didukung dengan sarana operasional berupa kendaraan patroli roda empat dan perangkat komunikasi lapangan. Dalam hasil pemantauan, petugas menemukan sebagian besar lahan jagung milik petani di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah masih terendam genangan air. Kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi keberlangsungan program swasembada jagung yang tengah digalakkan. Genangan yang masih terjadi diperkirakan akan berdampak pada jadwal tanam dalam beberapa bulan ke depan. Sejumlah lahan yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk penanaman jagung sementara waktu belum memungkinkan untuk diolah akibat tingginya debit air yang belum surut. Kapolres Hulu Sungai Utara melalui laporan kegiatan tersebut menegaskan bahwa pemantauan dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Selain memastikan perkembangan tanaman jagung di tingkat petani, monitoring juga bertujuan menyediakan data dan informasi yang akurat sebagai bahan evaluasi serta laporan kepada pimpinan. “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan dan pendampingan terhadap sektor pertanian agar target kemandirian pangan dapat terus diupayakan meskipun menghadapi kendala cuaca dan kondisi alam,” ujar petugas di lapangan. Ke depan, Polsek Amuntai Tengah akan terus memantau perkembangan kondisi lahan pertanian dan debit air yang menggenangi area tanam. Hasil pemantauan tersebut akan menjadi dasar dalam memberikan rekomendasi maupun langkah-langkah strategis guna mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di wilayah setempat. Meski dihadapkan pada tantangan banjir, sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah, dan para petani diharapkan mampu menjaga keberlanjutan sektor pertanian serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Agus)

HSU | Bidik-kasusnews.com – Upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pertanian jagung yang dipadukan dengan pemaparan mengenai tabel rafaksi serta program pinjaman KUM Mandiri, masyarakat Desa Kaludan Besar, Kecamatan Banjang, mendapatkan bekal pengetahuan untuk mendukung pengembangan usaha pertanian mereka. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (12/6/2026) mulai pukul 11.00 WITA tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan. Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Banjang yang terdiri dari Aipda Robby, Aipda Herry, dan Aipda Sukadi memberikan edukasi kepada warga mengenai teknik budidaya jagung yang efektif, peluang peningkatan hasil panen, hingga pentingnya memahami sistem rafaksi dalam proses pemasaran hasil pertanian. Selain itu, masyarakat juga diberikan informasi terkait program pinjaman KUM Mandiri yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif dukungan permodalan bagi petani untuk mengembangkan usaha pertaniannya. Kapolres Hulu Sungai Utara menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan daerah. “Melalui sosialisasi ini diharapkan para petani semakin memahami tata kelola budidaya jagung yang baik, mekanisme penjualan hasil panen, serta akses pembiayaan yang dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka,” ujarnya. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk di bidang pertanian. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari warga Desa Kaludan Besar. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman dan kondusif. Melalui sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian jagung di Kecamatan Banjang dapat terus berkembang serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)