Palembang, Bidik-kasusnews.com Dansat Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol, S.I.K., M.H., menghadiri acara penutupan Kapolda Cup Padel Luxury yang digelar di Palembang. Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian turnamen olahraga yang bertujuan mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan kebugaran personel di lingkungan Polda Sumatera Selatan. Acara penutupan berlangsung meriah dan dihadiri Kapolda Sumatera Selatan, para pejabat utama Polda Sumsel, peserta turnamen, serta tamu undangan. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen padel ini juga menjadi wadah memperkuat sinergi, membangun semangat sportivitas, dan mempererat hubungan antarpersonel Polri. Kehadiran Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol menunjukkan dukungan terhadap pembinaan olahraga sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kepolisian. Melalui kegiatan olahraga, diharapkan setiap personel dapat menjaga kebugaran fisik sekaligus membangun jiwa kompetitif yang sehat. Pada puncak acara, panitia menyerahkan trofi dan penghargaan kepada para juara sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih selama turnamen berlangsung. Suasana penuh keakraban dan semangat kekeluargaan mewarnai prosesi penutupan, yang berjalan tertib, aman, dan lancar. Dansat Brimob Polda Sumsel menegaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Selain menjaga kondisi fisik, kegiatan olahraga juga mampu memperkuat solidaritas, disiplin, dan kerja sama antarpersonel dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap turnamen Kapolda Cup Padel Luxury dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai agenda positif yang mendorong lahirnya budaya hidup sehat, meningkatkan semangat sportivitas, serta memperkokoh kebersamaan di lingkungan Polda Sumatera Selatan. Melalui kegiatan seperti ini, Polda Sumsel terus berupaya membangun personel yang sehat, profesional, dan berkarakter Presisi, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga soliditas internal institusi. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung kembali menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Rumah milik Hasanudin di Jalan Walet, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, kini telah memasuki tahap akhir dengan progres pekerjaan mencapai sekitar 95 persen. Pada Senin (3/8/2026), personel Satgas TMMD bersama warga melaksanakan proses pengecatan sebagai bagian dari tahap finishing. Pekerjaan ini menjadi langkah terakhir sebelum rumah dinyatakan selesai dan siap dihuni oleh keluarga penerima manfaat. Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan rumah tersebut merupakan hasil kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang sejak awal bergotong royong menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Menurutnya, program RTLH tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga memberikan harapan baru bagi masyarakat agar dapat menikmati hunian yang aman, sehat, dan nyaman. “TMMD bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun harapan bagi masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat nyata bagi keluarga penerima program,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan. Selama pelaksanaan pembangunan, personel Satgas TMMD dan masyarakat bekerja bahu-membahu dengan semangat gotong royong. Kebersamaan tersebut menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mempercepat penyelesaian sasaran fisik sesuai target yang telah ditetapkan. Dengan progres yang telah mencapai sekitar 95 persen, pembangunan rumah Hasanudin kini hanya menyisakan beberapa pekerjaan akhir sebelum dilakukan pemeriksaan dan penyempurnaan. Setelah seluruh tahapan selesai, rumah tersebut akan segera diserahterimakan sehingga dapat ditempati oleh keluarga dalam kondisi yang jauh lebih layak. Program TMMD Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus menjadi bukti komitmen TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui pembangunan RTLH dan berbagai sasaran fisik lainnya, TMMD diharapkan mampu mempercepat pembangunan daerah sekaligus memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 yang dilaksanakan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain membangun infrastruktur dan merehabilitasi rumah warga, Satgas TMMD juga melakukan renovasi mushola di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, dengan fokus pada pembangunan tempat wudhu, MCK, dan fasilitas cuci untuk meningkatkan kenyamanan jamaah. Pada Senin (3/8/2026), personel Satgas TMMD bersama masyarakat bergotong royong melanjutkan proses renovasi. Berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari pengecoran, pemasangan material bangunan hingga penyempurnaan fasilitas pendukung, dilakukan secara bersama-sama dengan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD. Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan bahwa rumah ibadah memiliki fungsi penting, tidak hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan keagamaan dan aktivitas sosial masyarakat. Karena itu, fasilitas pendukung seperti tempat wudhu dan MCK perlu dibangun agar jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman dan higienis. “Melalui program TMMD, kami ingin menghadirkan fasilitas ibadah yang lebih layak sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas keagamaan dengan aman, nyaman, dan bersih. Rumah ibadah juga menjadi tempat mempererat silaturahmi serta membangun kebersamaan di lingkungan masyarakat,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan. Ia menambahkan, pembangunan fasilitas sanitasi di area mushola merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi jamaah sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang sehat. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengutamakan kualitas agar hasilnya dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Selama proses renovasi berlangsung, personel Satgas TMMD dan warga tampak bekerja bahu-membahu. Semangat gotong royong yang terjalin menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Renovasi mushola ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan warga saat beribadah sekaligus menjadikan rumah ibadah sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial di lingkungan Kelurahan Pinang Jaya. Melalui TMMD Ke-129, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung percepatan pembangunan daerah. Tidak hanya membangun infrastruktur, program ini juga memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong sebagai fondasi mewujudkan masyarakat yang sehat, maju, dan sejahtera. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satu sasaran fisik yang menjadi fokus adalah pembangunan MCK-5 berukuran 3 x 2,5 meter di Jalan Nangka 1, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, yang diharapkan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Pada Senin (3/8/2026), personel Satgas TMMD bersama warga setempat kembali bergotong royong menyelesaikan sejumlah tahapan pekerjaan. Mulai dari pemasangan dinding, perapian struktur bangunan hingga persiapan penyelesaian fasilitas pendukung dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kualitas pekerjaan. Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, menegaskan bahwa pembangunan MCK merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat. Menurutnya, keberadaan fasilitas sanitasi yang layak akan memberikan dampak positif terhadap pola hidup bersih dan sehat, sekaligus membantu mengurangi risiko munculnya berbagai penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kurang higienis. “Pembangunan MCK ini bukan hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sanitasi yang baik merupakan kebutuhan dasar yang mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesehatan warga,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan. Ia menambahkan, seluruh sasaran fisik dalam program TMMD dikerjakan dengan mengutamakan mutu agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Keberhasilan pembangunan juga tidak lepas dari sinergi antara Satgas TMMD, pemerintah daerah, dan masyarakat yang terus menjaga semangat gotong royong selama pelaksanaan program. Kehadiran personel TNI yang bekerja berdampingan dengan warga menjadi gambaran kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat. Kebersamaan tersebut tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Warga Kelurahan Pinang Jaya menyambut baik pembangunan MCK tersebut. Mereka berharap fasilitas umum itu segera rampung sehingga dapat digunakan sebagai sarana sanitasi bersama yang bersih, nyaman, dan memenuhi standar kesehatan. Melalui TMMD Ke-129, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, program ini juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, memperkuat budaya gotong royong, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 yang digelar Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Salah satu sasaran fisik yang menjadi perhatian adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Siswanto di Jalan Nangka, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, yang kini semakin mendekati kondisi rumah layak huni. Memasuki tahapan pembangunan berikutnya, Senin (3/8/2026), personel Satgas TMMD bersama warga bergotong royong membangun kamar mandi sebagai bagian penting dari penyempurnaan fasilitas rumah. Pekerjaan dilakukan dengan penuh semangat kebersamaan agar hasil pembangunan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga penerima bantuan. Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan bahwa penyediaan kamar mandi merupakan bagian penting dari program RTLH karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, rumah yang layak tidak hanya ditentukan oleh kondisi bangunan yang kokoh, tetapi juga harus dilengkapi dengan fasilitas sanitasi yang memadai. Kehadiran kamar mandi yang sehat diharapkan mampu mendorong pola hidup bersih, meningkatkan kenyamanan keluarga, serta mengurangi risiko munculnya berbagai penyakit akibat sanitasi yang kurang baik. “Program RTLH bukan sekadar memperbaiki bangunan rumah, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki fasilitas dasar yang layak. Sanitasi yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya. Suasana gotong royong terlihat begitu kuat selama proses pembangunan. Personel Satgas TMMD dan warga setempat bekerja bahu-membahu, mencerminkan eratnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kebersamaan tersebut menjadi modal utama dalam mempercepat penyelesaian setiap sasaran pembangunan yang telah direncanakan. Program TMMD Ke-129 tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Melalui berbagai kegiatan fisik maupun nonfisik, TNI berupaya hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi berbagai persoalan sekaligus mendorong percepatan pembangunan di daerah. Renovasi rumah milik Siswanto menjadi salah satu bukti nyata bahwa program TMMD mampu memberikan harapan baru bagi warga yang membutuhkan. Dengan terus berlanjutnya pembangunan, rumah tersebut diharapkan segera menjadi hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman bagi penghuninya. Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung berkomitmen menuntaskan seluruh sasaran program demi mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pembangunan di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. (Agus)
OKU Timur, Bidik-kasusnews.com Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta mempererat hubungan dengan masyarakat, Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumsel melaksanakan kegiatan patroli sambang di wilayah Kabupaten OKU Timur pada Minggu, 2 Agustus 2026. Kegiatan patroli sambang ini dilaksanakan dengan mengunjungi masyarakat, khususnya para petani dan pelaku usaha di sektor pertanian, guna memberikan motivasi serta menjalin komunikasi yang baik dalam upaya meningkatkan produktivitas pangan di wilayah tersebut. Selain itu, personel juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sehingga aktivitas pertanian dapat berjalan dengan aman dan lancar. Melalui kegiatan ini, Personel Batalyon C Pelopor menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman, meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, serta mendorong terciptanya lingkungan yang kondusif demi terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan. Kegiatan patroli sambang berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat Kabupaten OKU Timur. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus mengawal pelaksanaan program swasembada jagung sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan monitoring rutin, personel kepolisian memastikan perkembangan lahan pertanian di wilayah binaan tetap berjalan sesuai harapan. Kegiatan monitoring dilaksanakan pada Minggu (2/8/2026) mulai pukul 12.00 Wita di Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Pemantauan dilakukan oleh AIPTU Eko Yuli Setyawan, BRIPKA Roy Hermawan, BRIGPOL M. Fajar Adha, BRIGPOL Juliansyah, dan BRIPDA M. Zainal Hilmi. Dalam pelaksanaan tugas, personel menggunakan satu unit kendaraan patroli Polsek Amuntai Tengah serta perangkat komunikasi untuk mendukung koordinasi di lapangan. Monitoring dilakukan sebagai bentuk pendampingan sekaligus pengawasan terhadap perkembangan tanaman jagung yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan. Selain memantau kondisi lahan, kegiatan ini juga bertujuan mengumpulkan data perkembangan tanaman jagung sebagai bahan evaluasi dan laporan kepada pimpinan. Program tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi jagung guna memenuhi kebutuhan pakan ternak maupun kebutuhan pangan dari hasil pertanian masyarakat. Kapolres Hulu Sungai Utara melalui jajaran Polsek Amuntai Tengah menegaskan bahwa pendampingan terhadap petani akan terus dilakukan sebagai wujud dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan dan memperkuat sektor pertanian di daerah. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah terpantau aman, tertib, dan kondusif. Monitoring akan terus dilaksanakan secara berkala guna memastikan perkembangan program swasembada jagung berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui kegiatan monitoring perkembangan tanaman jagung di wilayah binaannya. Pada Minggu (2/8/2026), personel Polsek Banjang melakukan pemantauan lahan jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan monitoring dilaksanakan sekitar pukul 11.30 Wita oleh AIPTU Herry Sutanto, AIPTU Slamet Rianto, dan AIPTU Sukadi. Pemantauan dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung binaan Polri berjalan optimal sekaligus memberikan pendampingan kepada petani. Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin yang dikelola bersama Kelompok Tani Mandiri binaan Polri dengan luas mencapai 4 hektare. Jagung yang dibudidayakan merupakan jenis jagung pakan menggunakan benih hibrida BISI 18 sebanyak 100 kilogram atau sekitar 100 bungkus. Berdasarkan hasil monitoring, tanaman yang ditanam pada 12 Mei 2026 tersebut telah berusia sekitar 84 hari dengan tinggi rata-rata mencapai 2 hingga 2,10 meter. Untuk menunjang pertumbuhan tanaman, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit, serta herbisida Basmilang. Seluruh proses budidaya masih dilakukan menggunakan peralatan manual. Apabila kondisi pertumbuhan tetap stabil dan cuaca mendukung, panen diperkirakan akan berlangsung pada 10 Oktober 2026. Hasil tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan produksi jagung pakan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dilakukan secara rutin sebagai bentuk pendampingan kepada kelompok tani sekaligus memastikan program swasembada jagung di wilayah hukum Polsek Banjang berjalan sesuai target. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Banjang menegaskan akan terus bersinergi dengan para petani dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. (Agus)
Jember – Bidik-kasusnews.com Kasbrigif 9/DY/2 Kostrad, Letkol Inf Tri Wiratno memimpin Acara tradisi korp raport penerimaan warga baru Danbrigif 9/DY/2 Kostrad, Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S.Sos, M.Han, M.A. di Mabrigif 9/DY/2 Kostrad, Patrang, Jember. Sabtu (01/08/2026). Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan tradisi Ziarah Makam Letkol Moch. Sroedji, dilanjutkan tensi dan pemanasan terlebih dahulu kemudian dilanjutkan hanmars sejauh 5 Km dengan titik akhir di depan Gapura Mabrigif 9/DY/2 Kostrad, kemudian dilanjutkan dengan upacara korp raport penerimaan warga baru Brigif 9/DY/2 Kostrad. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan disiplin, menumbuhkan jiwa korsa dan kebersamaan serta rasa kebanggaan terhadap satuan dan juga dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi sekaligus penyegaran tugas personel secara berkesinambungan, sehingga diharapkan akan semakin meningkatkan efektifitas, kualitas kinerja dan produktifitas organisasi serta pengembangan karier bagi Perwira yang bersangkutan. Segenap Keluarga Besar Brigif 9/DY/2 Kostrad mengucapkan selamat datang kepada Danbrigif 9/DY/2 Kostrad, Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S.Sos, M.Han, M.A. beserta Ketua Persit KCK Cabang XXII menjadi bagian dari warga Brigif 9 Dharaka Yudha, “Selamat datang dan bergabung bersama kami Komandan, bersatu padu mencurahkan pikiran dan tenaga serta karya terbaiknya demi kemajuan Satuan Dharaka Yudha” ujarnya. Pada acara Tradisi penerimaan Danbrigif 9/DY/2 Kostrad dihadiri Dansatjar Brigif 9/DY/2 Kostrad dan Para Perwira Brigif 9/DY/2 Kostrad serta Pengurus Persit KCK Cabang XXII Brigif 9 Kostrad. (Aagus)
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mengajak seluruh jajaran TNI Angkatan Darat, termasuk para alumni Akademi Militer, untuk terus mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan Kasad saat menghadiri olahraga bersama Abituren Akademi Militer (Akmil) Tahun 1992–1996 di Lapangan Tenis Pusat Pembekalan dan Angkutan Angkatan Darat (Pusbekangad), Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Pada kesempatan tersebut, Kasad memaparkan berbagai program unggulan TNI AD yang telah dilaksanakan sejalan dengan kebijakan pemerintah, di antaranya mendukung ketahanan pangan, pembangunan Jembatan Garuda, penyediaan akses air bersih melalui Program Manunggal Air, serta berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Jadi kita sudah buat program seperti ini, jadi satu pulau atau daerah kita selesaikan semua jembatannya. Biar anda merasa terpanggil, perhatikan mereka, bagaimana rasanya mereka berpuluh-puluh tahun tidak pernah punya air, tidak pernah punya jembatan. Lumpuh, tiba-tiba ada yang kasih kaki palsu,” ujar Kasad. Kasad juga menyampaikan bahwa saat ini TNI AD tengah melaksanakan Karya Bakti Skala Besar di 12 wilayah Indonesia, terutama di daerah perbatasan dan wilayah terpencil, seperti Pulau Nias, Danau Toba, Mentawai, Kepulauan Talaud, Nusa Tenggara Timur, hingga Merauke, Papua. Program tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AD membantu percepatan pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam forum tersebut, Kasad turut mengajak setiap angkatan Abituren Akmil untuk berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing dalam membantu pembangunan sarana umum maupun infrastruktur di daerah-daerah yang masih membutuhkan perhatian. Olahraga bersama yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan itu menjadi momentum mempererat silaturahmi antarabituren sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung pengabdian TNI Angkatan Darat kepada bangsa dan negara. Melalui kebersamaan dan kepedulian tersebut, diharapkan sinergi antara prajurit aktif dan para alumni Akmil terus terpelihara sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi keberhasilan program-program pemerintah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Agus)