JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 9 September 2025 – Keluarga besar Squad Nusantara PAC Pecangaan menunjukkan rasa solidaritas dan kebersamaan dengan menggelar takziyah ke rumah salah satu anggotanya yang tengah berduka. Ibunda dari Mas Joko Susilo atau Bejo Samudro, warga Krasak RT 01 RW 04 Pecangaan, wafat pada Selasa pagi (9/9/2025) sekitar pukul 08.00 WIB di RSUD R.A. Kartini Jepara. Jenazah almarhumah kemudian dimakamkan pada sore harinya pukul 16.00 WIB. Sebagai bentuk kepedulian, jajaran pengurus dan anggota Squad Nusantara PAC Pecangaan hadir langsung untuk memberikan doa, dukungan moral, serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. “Kami seluruh keluarga besar Squad Nusantara PAC Pecangaan ikut merasakan duka yang mendalam. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ungkap salah satu perwakilan PAC Pecangaan. Kegiatan takziyah ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga bentuk nyata dari nilai kebersamaan yang terus dijunjung tinggi oleh Squad Nusantara. Mereka berkomitmen untuk selalu hadir di setiap momen, baik dalam suasana suka maupun duka, demi mempererat persaudaraan antaranggota. Dengan adanya kehadiran dan doa bersama ini, diharapkan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketenangan serta merasa tidak sendiri menghadapi cobaan yang berat ini.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 9 September 2025 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara berperan aktif dalam program strategis nasional melalui Penanaman Bibit Pohon Kelapa Serentak yang digagas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Kegiatan yang dipusatkan di Nusakambangan ini diikuti secara daring oleh seluruh UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Indonesia, termasuk Rutan Jepara. Gerakan penanaman bibit pohon kelapa ini diperkirakan tembus 360.000 bibit pohon kelapa di seluruh Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Pohon kelapa dikenal sebagai tanaman serbaguna dengan nilai ekonomis tinggi, sehingga keberadaannya dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Jepara, Renza Maistyo, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) beserta jajaran, secara langsung menanam bibit pohon kelapa di lahan Rutan Jepara. Aksi simbolis ini menandai komitmen Rutan Jepara untuk mendukung kebijakan pemerintah sekaligus mengintegrasikan program pembinaan dengan upaya peningkatan ketahanan pangan. “Penanaman pohon kelapa ini adalah investasi bagi masa depan. Selain menjaga alam tetap hijau, hasilnya kelak dapat mendukung ketahanan pangan dan memberi nilai tambah bagi kesejahteraan. Rutan Jepara siap menjadi bagian dari gerakan hijau yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Renza. Para petugas Rutan Jepara juga ikut serta dalam menanam pohon kelapa dengan penuh antusias. Momentum ini diharapkan mampu memberikan teladan baik, termasuk bagi warga binaan, bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan pangan adalah bagian penting dari kehidupan berkelanjutan. Gerakan penanaman kelapa serentak ini menjadi simbol kebersamaan jajaran Pemasyarakatan dan Imigrasi di seluruh Indonesia dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkuat semangat gotong royong menjaga bumi. Dengan langkah fenomenal ini, Rutan Jepara menegaskan diri sebagai institusi pemasyarakatan yang tidak hanya membina manusia, tetapi juga ikut berkontribusi pada keberlangsungan pangan dan lingkungan hidup.(Wely-jateng)
Bidik-kasusnews.com Jakarta – 8-September-2025-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami perkara dugaan suap terkait penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kalimantan Timur periode 2013–2018. Sejumlah pihak kembali dipanggil penyidik untuk memberikan keterangan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangan resminya kepada Bidik-kasusnews via Watsap, Senin (8/9/2025), menjelaskan bahwa pemeriksaan dijadwalkan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. “Pada hari ini, Senin (8 September 2025), penyidik KPK memeriksa Sdr. CS alias IC, pihak swasta, untuk dimintai keterangan dalam kapasitasnya terkait penyidikan perkara dugaan suap izin usaha pertambangan di Kalimantan Timur,” ujar Budi. Lebih lanjut, Budi menyebutkan bahwa pemeriksaan akan berlanjut pada Selasa (9/9/2025). Pihak yang dipanggil adalah Sdri. DDW, selaku Ketua Kadin Kalimantan Timur. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari rangkaian penyidikan yang tengah berjalan. KPK menegaskan, pemanggilan saksi-saksi bertujuan untuk mengumpulkan fakta hukum serta memperjelas dugaan keterlibatan berbagai pihak dalam penerbitan IUP di wilayah Kalimantan Timur. Kasus dugaan suap IUP ini sebelumnya mencuat karena adanya indikasi praktik suap dalam proses perizinan tambang yang melibatkan pejabat daerah, pihak swasta, hingga oknum organisasi. Penyidik KPK menilai, perizinan yang semestinya transparan justru diduga dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu melalui transaksi ilegal. Hingga kini, KPK masih terus menelusuri aliran dana serta pihak-pihak yang diduga menerima maupun memberikan suap. (Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 9 September 2025 – Suasana berbeda terlihat di lahan pertanian Rutan Kelas IIB Jepara, Senin (8/9/2025). Deretan tanaman terong yang selama ini dirawat warga binaan akhirnya siap dipanen. Panen kali ini terasa istimewa karena dilakukan bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) dan jajaran Dinas Pertanian Jepara. Bukan sekadar kegiatan pertanian, panen ini mencerminkan keberhasilan program pembinaan kemandirian yang dijalankan rutan. Melalui program ini, warga binaan dilibatkan langsung dalam mengelola lahan, mulai dari pengolahan tanah, penanaman bibit, perawatan, hingga panen. Kepala KPR, Benny Apridona, menilai kegiatan ini tidak hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri bagi warga binaan. “Di balik setiap buah terong yang dipanen, ada kerja keras dan semangat belajar dari warga binaan. Ini membuktikan bahwa masa pembinaan dapat menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri sekaligus produktif,” ucapnya. Hal senada disampaikan Hari Setiawan dari Dinas Pertanian Jepara. Menurutnya, keterampilan bercocok tanam bisa menjadi bekal penting ketika warga binaan kembali ke tengah masyarakat. “Kami ingin memberikan lebih dari sekadar teori. Pendampingan ini diarahkan agar mereka siap mempraktikkan ilmu pertanian secara mandiri setelah bebas nanti,” jelasnya. Program panen terong ini menjadi simbol bahwa rutan bukan hanya tempat menjalani hukuman, melainkan juga ruang pembelajaran dan pemberdayaan. Dengan bekal keterampilan di bidang pertanian, warga binaan diharapkan mampu membangun masa depan yang lebih baik, serta berkontribusi dalam ketahanan pangan di masyarakat.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – 7 September 2025 | Bupati Jepara H. Witiarso Utomo secara resmi membuka Pekan Madaris NU Tahun 2025 yang digelar oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) PCNU Jepara di Madrasah Roudlotul Tholibin, Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Minggu (7/9/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh RMI NU MWCNU se-Kabupaten Jepara dan dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Ary Bachtiar, Kepala Kantor Kemenag Jepara H. Akhsan Muhyiddin, Rois Syuriah PCNU KH. Khayatun Abdullah Khadziq, Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara Charis Rohman, serta Ketua PC RMI NU KH. Saifur Rijal Aqib. Pendidikan Jadi Kunci Jepara “MULUS” Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mas Wiwit itu menegaskan pentingnya Pekan Madaris NU sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jepara. > “Ajang ini menjadi semangat anak-anak dalam menempuh pendidikan, sehingga SDM di Jepara semakin meningkat. Lomba ini bisa menjadi langkah strategis untuk mewujudkan Jepara yang makmur, unggul, lestari, dan religius (MULUS),” ungkapnya. Mas Wiwit juga berpesan kepada para wali santri agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anak, khususnya dari dampak negatif media sosial. Ia menilai penerapan enam hari sekolah merupakan langkah tepat untuk menekan penggunaan gawai yang berlebihan sekaligus meningkatkan konsentrasi belajar. RMI Jepara Jadi Contoh di Jateng Ketua PC RMI NU Jepara, KH. Saifur Rijal Aqib, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang lomba, melainkan upaya meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di bawah naungan NU. > “RMI Kabupaten Jepara menjadi pilot project RMI se-Jawa Tengah. Dari sini, kami ingin melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus berkarakter religius,” jelasnya. Hadirnya jajaran pengurus PCNU Jepara, termasuk Rois Syuriah KH. Khayatun Abdullah Khadziq, menunjukkan komitmen NU dalam mendukung sinergi dengan pemerintah daerah untuk memperkuat pendidikan berbasis religius di Kabupaten Jepara. Menuju Tingkat Provinsi Sebagai tindak lanjut, Pekan Madaris NU tingkat Provinsi Jawa Tengah akan dilaksanakan pada 11–12 Oktober 2025. Kontingen terbaik dari Jepara akan dipersiapkan untuk membawa nama baik daerah di ajang yang lebih tinggi.(Wely-jateng) Sumber: Diskominfo jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – 7 September 2025 | Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Squad Nusantara menunjukkan kepedulian terhadap anggotanya dengan melakukan silaturahmi sekaligus memberikan bantuan kepada anggota yang mengalami musibah habis kecelakaan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (7/9/2025) di RT 02 RW 05 Desa Keling Ngancar, Kecamatan Keling. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Ketua DPC Srikandi Squad Nusantara Riana Shofa dengan didampingi jajaran anggota Srikandi. Penerima bantuan adalah Juawarto, anggota PAC Keling, yang belum lama ini mengalami kecelakaan. Ketua DPC Srikandi Riana Shofa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian serta solidaritas keluarga besar Squad Nusantara terhadap sesama anggota. “Kami hadir untuk memberikan dukungan moral maupun bantuan, semoga dapat meringankan beban saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya Riana. Selain menjadi ajang kepedulian, momen ini juga mempererat tali silaturahmi antaranggota Srikandi Squad Nusantara. Kehadiran jajaran organisasi diharapkan mampu memberikan semangat dan motivasi kepada Juawarto serta keluarganya agar tabah dan segera pulih dari musibah yang dialami. (Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kodam IV Diponegoro, Squad Nusantara Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kembang melaksanakan kegiatan resik-resik atau kerja bakti membersihkan tempat ibadah di Wihara Bodhi Nirmala, Desa Dermolo, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, pada Minggu (7/9/2025). Apel Di pimpin Danramil bangsri kapten Purwanto Kegiatan tersebut dilakukan secara sinergis bersama jajaran Koramil Kembang, Polsek Kembang, serta Camat Kembang beserta perangkatnya. Tak hanya itu, warga sekitar juga turut ambil bagian dalam aksi kebersihan tersebut, menjadikan suasana penuh semangat gotong royong dan kebersamaan. Resik-resik yang dilaksanakan di area Wihara Bodhi Nirmala RT 02/RW 07 ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan tempat ibadah sekaligus memperkuat nilai kerukunan dan toleransi antarwarga. Perwakilan Squad Nusantara PAC Kembang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. “Kami ingin menanamkan nilai persaudaraan, bahwa kerja bakti ini bukan hanya soal membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kerukunan antarumat beragama,” ungkapnya. Camat Kembang yang hadir dalam kegiatan tersebut turut memberikan apresiasi. Ia menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat dalam menjaga keharmonisan wilayah. Dengan adanya kegiatan resik-resik ini, diharapkan semangat kebersamaan terus terjaga serta menjadi teladan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, rukun, dan harmonis. (Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – 7 September 2025 | Suasana khusyuk menyelimuti Pendapa Kartini Kabupaten Jepara saat pengajian rutin Ahad Pahing kembali digelar pada Ahad (7/9/2025). Ratusan jamaah tampak larut dalam lantunan selawat dan dzikir yang dipimpin Jamaah Kiai Mojo. Kegiatan yang sudah menjadi agenda tetap Pemkab Jepara ini dihadiri langsung oleh Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, Wakil Bupati M. Ibnu Hajar, Sekda Ary Bachtiar, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh agama. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ibnu Hajar mengajak jamaah untuk menjadikan dzikir dan shalawat sebagai benteng spiritual bagi Jepara. Ia menekankan bahwa doa masyarakat sangat penting agar Jepara senantiasa terjaga dari berbagai musibah maupun konflik sosial. > “Dzikir dan doa panjenengan adalah kekuatan yang menjaga Jepara. Mari bersama-sama kita rawat kerukunan dan kondusivitas daerah kita,” ungkapnya. Selain itu, Gus Hajar juga menyoroti peran keluarga dalam membentuk generasi penerus yang berakhlak mulia. Ia berpesan agar para ibu tidak lelah menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini. > “Ibu-ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Jika sejak awal mereka dibimbing dengan kebaikan, insyaallah Jepara akan memiliki generasi unggul,” tegasnya. Lebih jauh, ia menambahkan bahwa semangat kebersamaan harus dijaga seluruh lapisan masyarakat. Saling membantu, tidak terpecah belah, dan menumbuhkan solidaritas adalah kunci agar Jepara tetap menjadi daerah yang makmur, religius, dan lestari. Di akhir acara, seluruh jamaah bersama-sama memanjatkan doa untuk keselamatan dan keberkahan Kabupaten Jepara. Tradisi pengajian Ahad Pahing ini diharapkan terus berlangsung rutin sebagai wadah spiritual sekaligus perekat kebersamaan masyarakat. (Wely-jateng) Sumber: Diskominfo jepara
JATENG;Bidik-kasusnews.com Jepara – 7 September 2025 | Satreskrim Polres Jepara, Jawa Tengah, menetapkan sebanyak 12 orang tersangka dalam kasus kericuhan aksi demonstrasi di Kota Ukir yang terjadi pada Sabtu–Minggu (30–31/8/2025). Dari jumlah itu, satu di antaranya adalah mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes). Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP M Faizal Wildan Umar, saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews via watsap pada Minggu (7/9/2025), menjelaskan bahwa mahasiswa tersebut ikut dalam aksi di depan Mapolres dan Gedung DPRD Jepara. “Yang bersangkutan ikut serta dalam kegiatan demo. Ketika massa melakukan penjarahan di Gedung DPRD, mahasiswa ini juga ikut mengambil barang berupa televisi,” ujar Faizal. Polisi berhasil mengamankan barang bukti satu unit TV 42 inci dari tangan mahasiswa tersebut. Identitasnya diketahui berinisial FU, mahasiswa semester 3 Unnes. Faizal menegaskan, penetapan tersangka ini menjadi bukti bahwa kepolisian akan memproses hukum siapa pun yang terlibat dalam tindak pidana, tanpa memandang latar belakang. “Total ada 12 tersangka yang sudah kami tetapkan. Salah satunya adalah mahasiswa,” tambahnya. Kericuhan demo Jepara bermula dari aksi massa di depan Mapolres, kemudian berlanjut ke Gedung DPRD Kabupaten Jepara. Situasi memanas hingga menyebabkan pengrusakan serta penjarahan sejumlah fasilitas di gedung dewan. Kini, belasan tersangka tersebut masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(Wely-jateng)
Bidik-kasusnews.com Jakarta –7-September-2025- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi kesempatan kepada masyarakat untuk melihat langsung barang rampasan negara yang akan dilelang. Agenda aanwijzing atau pengecekan objek lelang ini dijadwalkan pada Kamis, 11 September 2025, pukul 10.00–15.00 WIB, di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) KPK, Jalan Dewi Sartika No. 68, Cawang, Jakarta Timur. Kegiatan ini merupakan tahapan penting sebelum pelaksanaan lelang eksekusi pada 17 September 2025. Melalui aanwijzing, calon peserta dapat memastikan kondisi nyata barang yang akan dilelang, mulai dari aset properti hingga barang bergerak. Objek yang Bisa Dilihat Barang rampasan yang ditawarkan mencakup: Tanah dan bangunan di Jakarta, Bogor, Bandung, Cirebon, dan Bali. Unit apartemen dan rumah susun di wilayah Jabodetabek. Kendaraan bermotor, perhiasan emas, serta perangkat elektronik. Nilai limit bervariasi, mulai jutaan rupiah hingga puluhan miliar. Informasi Tambahan Untuk memudahkan masyarakat, KPK juga membuka jalur informasi melalui jaksa yang ditunjuk, yakni: Leo Manalu (0811603665) Aryaguna (081350115709 / 087883360290) Anggiat Sautma (082217100992) Menuju Lelang 17 September Setelah aanwijzing, proses utama lelang akan dilaksanakan pada Rabu, 17 September 2025 secara daring melalui situs resmi www.lelang.go.id. Peserta diwajibkan menyetorkan uang jaminan paling lambat satu hari sebelum lelang dan memiliki akun terverifikasi di sistem tersebut. KPK menegaskan, seluruh hasil penjualan akan masuk ke kas negara sebagai bagian dari pemulihan kerugian akibat tindak pidana korupsi.(Wely) Sumber:kpk.go.id