JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Tengah, Resor Jepara, mencatat adanya peningkatan jumlah kasus tindak pidana pencurian sepanjang tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Data tersebut diungkapkan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Wildan, kepada Bidik-kasusnews 26/12/2025. Berdasarkan data kepolisian, sepanjang tahun 2024 Polres Jepara menangani total 36 kasus tindak pidana pencurian. Rinciannya meliputi kasus pencurian dengan kekerasan (curas) sebanyak 4 perkara, pencurian dengan pemberatan (curat) 21 perkara, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) 2 perkara, serta pencurian biasa sebanyak 9 perkara. Sementara itu, pada tahun 2025 jumlah kasus mengalami peningkatan menjadi 42 perkara. Dari total tersebut, kasus curas tercatat sebanyak 4 perkara, curat meningkat menjadi 24 perkara, curanmor tercatat nihil atau 0 perkara, dan pencurian biasa naik signifikan menjadi 14 perkara. AKP Wildan menjelaskan bahwa peningkatan jumlah kasus ini menjadi perhatian serius jajaran Polres Jepara. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tidak adanya kasus curanmor pada tahun 2025 merupakan hasil dari upaya preventif dan peningkatan patroli di wilayah rawan. “Kami terus melakukan langkah-langkah pencegahan dan penindakan untuk menekan angka kejahatan, khususnya tindak pidana pencurian. Peran serta masyarakat juga sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan,” ungkap AKP Wildan. Polres Jepara mengimbau masyarakat agar tetap waspada, meningkatkan keamanan lingkungan masing-masing, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan atau mengalami tindak kriminal. Upaya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu menekan angka kejahatan di Kabupaten Jepara ke depannya. (Wely-jateng)
Bidik-kasusnews.com Jakarta -Nasional Corruption Watch (NCW) memberikan apresiasi atas langkah cepat dan tegas Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, yang langsung memberhentikan sejumlah oknum jaksa yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketua NCW Bekasi Raya, Herman Parulian Simaremare, S.Pd, menilai tindakan tersebut sebagai langkah tepat untuk menjaga marwah dan kredibilitas Kejaksaan Agung (Kejagung), sekaligus menegaskan komitmen institusi dalam pemberantasan korupsi, khususnya di internal penegak hukum. Menurut Herman, pencopotan jabatan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Hulu Sungai Utara (HSU), Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel), serta Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari HSU, usai ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan pemerasan terhadap warga negara Korea Selatan, merupakan langkah yang patut diapresiasi publik. “Kita mengapresiasi pemberhentian tiga oknum jaksa tersebut terkait kasus pemerasan terhadap warga negara Korea Selatan. Ini menunjukkan ketegasan Jaksa Agung dalam membersihkan institusi dari oknum nakal,” ujar Herman, dikutip dari PostKeadilan, Selasa (23/12/2025). Lebih lanjut, Herman juga menyinggung kasus OTT Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, yang sempat menyeret nama Kajari Kabupaten Bekasi, Eddy Sumarman. Ia berharap Eddy tidak terlibat dalam perkara tersebut. “Harapan kami tentu beliau tidak terlibat. Ke depan, Kejari Kabupaten Bekasi diharapkan mampu mengungkap berbagai kasus korupsi dan praktik suap menyuap yang selama ini banyak terjadi di Kabupaten Bekasi,” ungkapnya. Sementara itu, PostKeadilan juga mengutip pernyataan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, yang menegaskan bahwa Kejaksaan Agung tidak akan melindungi jaksa yang terbukti melanggar hukum. “Ini menjadi peringatan dari Jaksa Agung kepada seluruh jaksa agar tidak main-main dalam penanganan perkara. Kejaksaan Agung tidak akan memberi ampun, jika terbukti langsung diberhentikan,” tegas Anang. Langkah tegas ini diharapkan menjadi momentum perbaikan internal Kejaksaan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. (Wely)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 25 Desember 2025 – Dalam rangka mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif pada perayaan Hari Raya Natal 2025, SQUAD NUSANTARA Ranting Bangsri melaksanakan kegiatan Pengamanan (PAM) Natal pada Kamis malam (25/12) mulai pukul 18.00 WIB. Kegiatan pengamanan ini melibatkan 4 personel SQUAD NUSANTARA Ranting Bangsri yang ditugaskan untuk mengamankan dua gereja, yakni GKSI Bondo Kidul dan GITJ Persil Margokerto. Pengamanan dipimpin langsung oleh Agus Cahyono selaku Ketua Satgas SQUAD NUSANTARA Ranting Bangsri. Pelaksanaan PAM Natal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Natal, sekaligus menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan sekitar gereja. Personel SQUAD NUSANTARA hadir di lokasi sejak sebelum ibadah dimulai hingga kegiatan selesai. Agus Cahyono menyampaikan bahwa keterlibatan SQUAD NUSANTARA dalam pengamanan perayaan Natal merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menjaga toleransi antarumat beragama serta mendukung terciptanya keharmonisan di tengah masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi di kedua lokasi pengamanan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Ibadah Natal dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan keamanan. Melalui kegiatan PAM Natal ini, SQUAD NUSANTARA Ranting Bangsri berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan suasana yang damai, aman, dan penuh kebersamaan di wilayah Kecamatan Bangsri dan sekitarnya. (Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 25 Desember 2025 – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Hari Raya Natal 2025, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pati mengerahkan bantuan pengamanan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara, Rabu (25/12). Bantuan pengamanan tersebut merupakan bentuk sinergi antarunit pelaksana teknis pemasyarakatan dalam memastikan situasi Rutan Jepara tetap aman, tertib, dan kondusif, khususnya pada momentum hari besar keagamaan yang memerlukan kewaspadaan dan kesiapsiagaan ekstra. Petugas Bapas Pati bersama jajaran pengamanan Rutan Jepara melaksanakan penguatan pengawasan pada area-area strategis, termasuk pintu utama, area layanan, serta lingkungan hunian warga binaan. Seluruh rangkaian pengamanan dilaksanakan sesuai prosedur, dengan mengedepankan sikap humanis serta profesional. Kepala Rutan Jepara menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Bapas Pati. “Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi dan dukungan pengamanan ini. Kolaborasi antar-UPT pemasyarakatan menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya di momen Hari Raya Natal,” ujarnya. Dengan adanya penguatan pengamanan ini, pelaksanaan ibadah Natal, penyerahan remisi, serta kegiatan pembinaan lainnya di Rutan Jepara dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Melalui kerja sama lintas satuan kerja ini, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terus menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan pemasyarakatan sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi warga binaan dan masyarakat. (Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara,– Suasana khidmat menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara saat warga binaan beragama Kristen dan Katolik mengikuti Ibadah Malam Natal Nasional yang diselenggarakan secara daring, Rabu malam (24/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan serentak dan terhubung langsung dengan satuan kerja pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Pelaksanaan ibadah secara virtual tersebut menjadi solusi efektif dalam menjangkau seluruh warga binaan agar tetap dapat merayakan Natal dengan aman dan tertib. Meski berada dalam keterbatasan ruang gerak, warga binaan tetap menunjukkan antusiasme dan kekhusyukan selama rangkaian ibadah berlangsung. Petugas Rutan Jepara hadir mendampingi jalannya kegiatan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban serta memberikan rasa aman dan nyaman. Pendampingan ini sekaligus mencerminkan dukungan penuh jajaran Rutan terhadap pelaksanaan pembinaan kerohanian bagi warga binaan. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara menegaskan bahwa kegiatan ibadah nasional ini merupakan wujud nyata komitmen pemasyarakatan dalam menghormati hak beragama. Ia menyampaikan bahwa pembinaan spiritual memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian warga binaan agar lebih baik, sabar, dan memiliki harapan baru selama menjalani masa pidana. Melalui keikutsertaan dalam Ibadah Malam Natal Nasional, Rutan Jepara terus menanamkan nilai toleransi, kebersamaan, dan kemanusiaan, serta memastikan bahwa setiap warga binaan tetap memperoleh pelayanan keagamaan secara layak dan bermartabat.(Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 25 Desember 2025 – Peringatan Hari Raya Natal Tahun 2025 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara dimaknai sebagai momentum penguatan nilai kemanusiaan dan pembinaan. Salah satunya melalui penyerahan Remisi Khusus Natal kepada warga binaan pemasyarakatan yang beragama Nasrani, Rabu (25/12). Pemberian remisi ini merupakan bentuk komitmen Rutan Jepara dalam menjalankan amanat sistem pemasyarakatan, khususnya dalam menjamin hak warga binaan tanpa membedakan latar belakang agama. Penyerahan dilakukan secara tertib di lingkungan rutan dengan melibatkan pejabat struktural dan petugas pemasyarakatan. Remisi Natal diberikan kepada warga binaan yang dinilai layak setelah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan, di antaranya menunjukkan perilaku baik, disiplin, serta aktif mengikuti seluruh program pembinaan yang diselenggarakan oleh Rutan Jepara. Proses ini menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap perkembangan sikap dan kepribadian warga binaan. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara menyampaikan bahwa pemberian remisi memiliki makna strategis dalam proses pembinaan. Selain sebagai hak yang dijamin negara, remisi juga menjadi instrumen untuk menumbuhkan semangat perubahan dan tanggung jawab pada diri warga binaan selama menjalani masa pidana. Suasana penyerahan remisi berlangsung aman dan penuh kekhusyukan. Bagi warga binaan penerima, Hari Raya Natal menjadi momen refleksi diri, penguatan iman, serta peneguhan tekad untuk menjalani pembinaan dengan lebih baik dan bermakna. Melalui kegiatan ini, Rutan Jepara menegaskan perannya sebagai institusi pembinaan yang menjunjung tinggi nilai keadilan, kemanusiaan, dan reintegrasi sosial, sejalan dengan tujuan pemasyarakatan untuk membentuk warga binaan agar siap kembali dan berperan positif di tengah masyarakat.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 25 Desember 2025 – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Squad Nusantara Kabupaten Jepara kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui penyaluran donasi kematian serta kegiatan kemanusiaan di bidang kesehatan masyarakat. Donasi kematian diserahkan kepada keluarga Puji Ahmad, Kepala Bidang Keagamaan DPC Squad Nusantara Jepara, atas wafatnya ibu mertua beliau, Ibu Hj. Mardiyah binti Bapak Abdul Gofur. Penyerahan dilakukan pada Jumat (25/12/2025) pukul 10.00 WIB di kediaman almarhumah yang beralamat di Desa Langon RT 07 RW 04, Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Srikandi Squad Nusantara dan didampingi perwakilan pengurus dari Ranting Tahunan sebagai bentuk solidaritas, empati, dan kebersamaan keluarga besar Squad Nusantara kepada anggota yang sedang berduka. Pada hari yang sama, Srikandi Squad Nusantara Ranting Tahunan juga melaksanakan kegiatan bantuan makan bergizi untuk anak-anak stunting di Desa Teluk Awur, Kecamatan Tahunan, Jepara. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian organisasi terhadap kesehatan dan masa depan generasi penerus bangsa. Sebagai relawan kegiatan, Ibu Sri Ambarwati dari Srikandi Squad Nusantara Ranting Tahunan turun langsung ke lapangan dengan penuh semangat. Ia mendatangi rumah-rumah anak stunting di wilayah Desa Teluk Awur untuk menyalurkan bantuan makanan bergizi secara langsung kepada para penerima manfaat. Kegiatan sosial ini terlaksana berkat kolaborasi antara Srikandi Squad Nusantara dan Pemerintah Desa Teluk Awur, Kecamatan Tahunan, sebagai bentuk sinergi dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, DPC Squad Nusantara Kabupaten Jepara berharap dapat terus berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, memperkuat rasa kebersamaan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-Mlonggo – Dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran perayaan Natal, Squad Nusantara Ranting Mlonggo melaksanakan Pengamanan (PAM) kegiatan ibadah Natal umum di sejumlah gereja yang berada di wilayah Kecamatan Mlonggo selama dua hari, pada tanggal 24–25 Agustus. Pengamanan ini dipimpin langsung oleh Ketua Ranting Mlonggo, Sulistiyanto, dengan menurunkan personel Squad Nusantara di setiap lokasi gereja. Sekitar 4 hingga 5 anggota disiagakan di masing-masing gereja guna memastikan kegiatan ibadah berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Adapun gereja yang menjadi lokasi PAM antara lain: Tanggal 24 Agustus 2025 Gereja GITJ Ngemplik Tanggal 25 Agustus 2025 Gereja GITJ Kedung Penjalin Gereja GITJ Balong Arto Gereja GITJ Ploso Ngipik Selama pelaksanaan pengamanan, anggota Squad Nusantara Ranting Mlonggo melakukan pemantauan lingkungan sekitar gereja, pengaturan parkir, serta membantu jemaat agar dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan nyaman. Kegiatan PAM berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan keamanan. Ketua Ranting Mlonggo, Sulistiyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Squad Nusantara dalam menjaga toleransi, kerukunan antarumat beragama, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kecamatan Mlonggo. “Pengamanan ini adalah wujud kepedulian kami dalam menjaga kebersamaan dan toleransi, sehingga perayaan Natal dapat berlangsung dengan aman dan penuh khidmat,” ujarnya. Dengan adanya PAM dari Squad Nusantara Ranting Mlonggo, diharapkan rasa aman dan nyaman dapat dirasakan oleh seluruh jemaat yang melaksanakan ibadah Natal.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-Bangsri, 24 Desember 2025 – Menjelang perayaan Natal tahun 2025, Squad Nusantara Ranting Bangsri mengerahkan kekuatan penuh untuk memastikan keamanan dan kelancaran ibadah di sejumlah gereja di wilayah Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara. Dalam kegiatan pengamanan yang berlangsung mulai pukul 18.00 WIB ini, Ketua Satuan Tugas (Sabgas) Squad Nusantara Ranting Bangsri, Agus Cahyono, memimpin langsung pengamanan yang melibatkan total 16 anggota. Pengamanan difokuskan pada 8 gereja utama di wilayah Bangsri, dengan jumlah personil yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan di tiap lokasi. Berikut rincian pengamanan personil di gereja-gereja tersebut: GITJ Bondo: 2 personil GPI Bondo: 2 personil GITJ Ngelak Mulyo Bondo: 1 personil Gereja Pantai Kos Bondo: 2 personil GITJ Jerokwangi: 2 personil GITJ Tukrejo Bondo: 2 personil GITJ Margokerto: 3 personil GKSI Bondo: 2 personil Agus Cahyono menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan dukungan Squad Nusantara terhadap kelancaran perayaan Natal, sekaligus menjaga ketertiban masyarakat. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan menjaga keamanan ibadah umat di Bangsri,” ujarnya. Kegiatan PAM Natal ini menjadi bagian dari sinergi antara masyarakat dan organisasi kepemudaan dalam menjaga suasana kondusif dan aman, terutama di masa-masa perayaan keagamaan. Personil Squad Nusantara siap siaga mengantisipasi segala kemungkinan demi kenyamanan seluruh jemaat. Dengan adanya pengamanan yang terorganisir, masyarakat di Kecamatan Bangsri diharapkan dapat merayakan Natal dengan tenang dan penuh sukacita. (Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com,Jepara, – Kepala Kejaksaan Negeri Jepara, Bapak Agung Bagus Kade Kusimantara, S.H., M.H., melakukan monitoring langsung terhadap posko pengamanan Natal dan Tahun Baru yang berlokasi di Alun-alun Jepara 23/12/2025.Monitoring ini dilakukan untuk memastikan kesiapan aparat keamanan dan instansi terkait dalam menjaga ketertiban serta keamanan selama perayaan Natal dan pergantian tahun. Bapak Agung menjelaskan bahwa tujuan utama dari monitoring ini adalah untuk mengecek kesiapan tim pengamanan yang terdiri dari Kepolisian, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya agar perayaan berlangsung aman dan kondusif. “Kami ingin memastikan seluruh mekanisme pengamanan berjalan baik tanpa ada kendala, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan pergantian tahun dengan tenang,” ujar Kepala Kejaksaan negeri jepara kepada Bidik-kasusnews 24/12/2025. Dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, Kejaksaan Negeri Jepara terus melakukan koordinasi dengan berbagai aliran kepercayaan di wilayah Jepara. Sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (PAKEM), Bapak Agung mengungkapkan bahwa pihaknya juga memantau ketat adanya potensi masuknya paham radikal yang bisa mengganggu ketentraman selama masa perayaan. Kepala Kejaksaan memberikan pesan khusus kepada masyarakat Jepara, terutama kepada umat Kristiani, agar tidak ragu melaksanakan ibadah Natal karena keamanan di tempat-tempat ibadah sudah terjamin. Selain itu, bagi masyarakat yang akan menyelenggarakan acara malam pergantian tahun dengan kerumunan besar, seperti panggung hiburan, diharapkan dapat mengurus izin resmi dari kepolisian dan menghindari kegiatan yang berlebihan. “Mari kita jaga suasana damai dan hormati saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” pesan beliau. Selain pengamanan di tempat ibadah dan lokasi acara, monitoring juga mencakup pengecekan posko-posko di pelabuhan, pasar, serta tempat pasokan logistik. Hal ini penting agar tidak terjadi kekurangan atau gangguan distribusi yang dapat menimbulkan kerawanan selama Natal dan Tahun Baru. Dengan sinergi yang baik antarinstansi keamanan dan pengawasan yang ketat, diharapkan perayaan Natal dan Tahun Baru di Jepara dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kedamaian bagi seluruh masyarakat.(Wely-jateng)