JATENG:Bidik-kasusnwes.com Jepara, 7 April 2025 – Tradisi tahunan pesta lomban di Pantai Wisata Teluk Awur kembali digelar meriah. Kegiatan budaya ini menjadi magnet bagi ribuan pengunjung lokal maupun luar daerah yang ingin menyaksikan ritual laut dan menikmati suasana pantai. Demi memastikan keamanan dan kelancaran acara, berbagai unsur keamanan dan masyarakat bersatu dalam pengamanan terpadu. Squad Nusantara PAC Tahunan tampil aktif dalam kegiatan ini, berkolaborasi erat dengan pihak Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Linmas Desa Teluk Awur. Kegiatan pengamanan ini juga mendapat dukungan penuh dari unsur Forkopincam Tahunan. Hadir dalam kegiatan tersebut: Ketua PAC Tahunan, Porwanto, bersama anggota Squad Nusantara Camat Tahunan, Nuril Abdilah, beserta jajaran Kapolsek Tahunan, Sugiyono, beserta jajaran Personel dari Koramil Tahunan Petinggi Desa Teluk Awur, Rohman, beserta perangkat desa Pengelola Pantai Teluk Awur, Ahmad Pujiyanto, yang turut menyiapkan ratusan panitia demi kelancaran acara Kegiatan pengamanan dimulai sejak pagi hari, tepatnya pukul 06.30 WIB, diawali dengan briefing gabungan. Seluruh personel kemudian langsung disebar untuk mengamankan berbagai titik strategis di area pantai. Tugas berlangsung intensif hingga sore hari pukul 16.00 WIB. Ketua PAC Tahunan, Porwanto, menyampaikan apresiasinya terhadap semua pihak yang terlibat. “Ini bukti nyata bahwa sinergi antar lembaga dan masyarakat bisa menciptakan suasana kondusif dalam kegiatan besar seperti lomban. Meski melelahkan, semangat kami tetap tinggi demi menjaga tradisi dan kenyamanan pengunjung.” Kegiatan ini bukan hanya soal keamanan, tetapi juga menjadi contoh teladan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kearifan lokal dan mengangkat potensi wisata daerah. Pesta lomban Teluk Awur pun berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang – Gaya kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama 35 bupati dan wali kota di wilayahnya mendapat apresiasi karena dinilai cair dan bersifat kekeluargaan. Alih-alih bersikap sebagai atasan, Gubernur Ahmad Luthfi memilih pendekatan yang merangkul, terbuka, dan siap berkomunikasi dengan semua kepala daerah, baik secara formal maupun nonformal. Pendekatan ini terbukti efektif. Banyak bupati dan wali kota mengakui bahwa pola komunikasi yang santai namun intensif ini mampu menghilangkan sumbatan komunikasi antarwilayah. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Pati, Sudewo, seusai mengikuti acara Halalbihalal bersama Gubernur yang berlangsung di Semarang, Selasa (8/4/2025). “Gaya kepemimpinan cair, ada suasana kekeluargaan antara gubernur dan bupati/wali kota. Komunikasi tidak harus formal, tapi bisa dilakukan secara nonformal seperti ini,” ujarnya. Acara Halalbihalal yang dikemas secara santai tersebut dihadiri oleh seluruh bupati/wali kota beserta wakilnya, serta jajaran Forkopimda. Menurut Gubernur Ahmad Luthfi, forum semacam ini menjadi bentuk nyata dari soliditas dan kebersamaan, apalagi permasalahan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota cenderung serupa. Oleh karena itu, penyelesaiannya pun harus dilakukan bersama. “Segala permasalahan akan teratasi jika para pengemban wilayah bersinergi atau saiyeg saeka praya,” kata Gubernur. Istilah saiyeg saeka praya berasal dari Bahasa Jawa yang berarti semangat gotong-royong dan kerja sama dengan tekad kuat menuju tujuan yang sama. Semangat inilah yang menjadi landasan kerja sama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam berbagai program pembangunan. Salah satu contoh konkret sinergi ini adalah kesepakatan bersama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025 yang mencakup pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, embung, dan fasilitas pendidikan. Langkah ini juga sejalan dengan visi nasional, termasuk program swasembada pangan yang menjadi bagian dari agenda pembangunan Presiden Prabowo Subianto. Gubernur Luthfi mengakui, dalam forum-forum nonformal seperti ini kerap muncul berbagai persoalan. Namun dengan pola komunikasi yang terbuka dan tidak kaku, berbagai masalah tersebut dapat diselesaikan dengan cepat dan efektif. “Hal-hal yang tidak formal jadinya muncul. Gubernur gini, eh bupatinya gini. Tapi selesai dengan pola komunikasi yang lancar,” bebernya. Dengan pendekatan kepemimpinan yang cair, Gubernur Ahmad Luthfi berhasil membangun ekosistem kerja sama yang harmonis dan produktif demi kemajuan Jawa Tengah.(Wely-jateng) Sumber:jatengprov.go.id(8/4/2025)
JABAR:Bidik-kasusnews.com Sukabumi-Wakil Bupati Sukabumi H Andreas memonitoring Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu, Selasa (8/4/2025). Monitoring tersebut bertujuan untuk meninjau progres pembangunan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) baru serta mengecek kondisi tembok rumah sakit yang jebol akibat banjir beberapa waktu lalu. Dalam peninjauannya, Wabup menyampaikan bahwa pembangunan gedung IGD akan segera dirampungkan agar dapat segera difungsikan untuk melayani pasien. “Insya Allah, mudah-mudahan pembangunan IGD ini bisa segera selesai sehingga bisa menampung pasien-pasien yang dirawat di RSUD Palabuhanratu,” ujarnya Wabup juga menyoroti kerusakan tembok yang jebol akibat tingginya debit air saat banjir. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan segera memperbaiki kerusakan tersebut agar tidak mengganggu pelayanan medis. “Perbaikan akan segera dilakukan, mumpung cuaca sedang bagus. Ini sifatnya pelayanan umum, jadi harus menjadi skala prioritas, apalagi ini menyangkut rumah sakit,” tegasnya. Di sela-sela kunjungannya, Wabup turut menyapa pasien yang tengah menjalani perawatan. Ia mendengarkan keluhan dari para pasien sekaligus memberikan semangat untuk kesembuhan mereka.** ( Jees )
JATENG:Bidik-kasusnews.com Rencana kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 16% dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sempat menjadi perbincangan hangat dan disambut antusias oleh para abdi negara. Namun, hingga kini belum ada keputusan resmi dari pemerintah terkait rencana tersebut. Meski pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran hingga Rp306 triliun tahun ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan bahwa gaji PNS tetap aman dan akan dibayarkan sebagaimana mestinya. Pernyataan ini juga diperkuat oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menegaskan bahwa hak-hak PNS tetap dijamin. Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kenaikan gaji PNS dan pensiunan untuk tahun ini. Dengan demikian, hingga saat ini, para pensiunan dipastikan akan tetap menerima gaji dengan jumlah yang sama seperti tahun 2024, tanpa adanya penyesuaian tambahan. Untuk diketahui, kenaikan gaji PNS terakhir kali terjadi pada awal tahun 2024 sebesar 8%, yang diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2024. Sedangkan pensiunan PNS, TNI, Polri, dan penerima tunjangan lainnya mendapatkan kenaikan sebesar 12% yang berlaku sejak Januari 2024, sesuai dengan PP Nomor 8 Tahun 2024. Rincian Gaji PNS 2024 (PP No. 5 Tahun 2024): Golongan I Ia: Rp1.685.700 – Rp2.522.600 Ib: Rp1.840.800 – Rp2.670.700 Ic: Rp1.918.700 – Rp2.783.700 Id: Rp1.999.900 – Rp2.901.400 Golongan II IIa: Rp2.184.000 – Rp3.633.400 IIb: Rp2.385.000 – Rp3.797.500 IIc: Rp2.485.900 – Rp3.958.200 IId: Rp2.591.000 – Rp4.125.600 Golongan III IIIa: Rp2.785.700 – Rp4.575.200 IIIb: Rp2.903.600 – Rp4.768.800 IIIc: Rp3.026.400 – Rp4.970.500 IIId: Rp3.154.400 – Rp5.180.700 Golongan IV IVa: Rp3.287.800 – Rp5.399.900 IVb: Rp3.426.900 – Rp5.628.300 IVc: Rp3.571.900 – Rp5.866.400 IVd: Rp3.723.000 – Rp6.114.500 IVe: Rp3.880.400 – Rp6.373.200 Rincian Pensiun PNS 2024 (PP No. 8 Tahun 2024): Golongan I: Rp1.748.096 – Rp2.256.688 Golongan II: Rp1.748.096 – Rp3.208.800 Golongan III: Rp1.748.096 – Rp4.029.536 Golongan IV: Rp1.748.096 – Rp4.957.008 Dengan belum adanya regulasi terbaru, baik PNS aktif maupun pensiunan tetap mengacu pada kebijakan tahun 2024. Para pegawai dan pensiunan diimbau untuk menunggu informasi resmi dari pemerintah mengenai perubahan atau penyesuaian gaji di tahun 2025.(Wely-jateng) Sumber: Okezone.com(8/4/2025)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Setelah merayakan Idul Fitri 1446 H/2025 M, masyarakat masih mengunjungi berbagai objek wisata. Libur lebaran menjadi momen yang dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga dan menikmati waktu luang ke berbagai obyek wisata, sebelum kembali bekerja. Memahami fenomena tersebut, Polres Jepara dan jajaran lewat Operasi Ketupat Candi 2025 kembali melaksanakan patroli dan pengamanan di tempat obyek wisata yang ada. Kali ini, personel Polres Jepara yang terlibat dalam Pospam Obyek Wisata Operasi Ketupat Candi 2025 melaksanakan patroli dan pengamanan di seputaran obyek wisata pantai yang berada di Kabupaten Jepara, pada Selasa (8/4/2025). Saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna mengatakan, “Memasuki hari terakhir pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025, kami jajaran personel Polres Jepara tetap melakukan patroli dan pengamanan di tempat wisata dan memberikan imbauan kepada pengunjung agar tetap waspada terhadap barang bawaan mereka serta mematuhi aturan yang berlaku di tempat wisata tersebut,” ujarnya. Selain itu, arus lalu lintas di sekitar tempat wisata juga menjadi perhatian petugas patroli. Petugas patroli membantu melakukan pengaturan parkir kendaraan para pengunjung tempat wisata agar keluar-masuk lokasi wisata berjalan lancar. Liburan ke tempat wisata pasca Lebaran ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga hari ini. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kebersihan, mengikuti peraturan, dan selalu berhati-hati saat berkendera dan mengunci rumah sebelum berangkat. Patroli dan pengamanan tempat wisata ini akan terus dilakukan secara berkala, terutama pada akhir pekan guna menciptakan suasana wisata yang aman dan kondusif bagi masyarakat.(Wely-jateng) Sumber:Humas Polda jateng
JATENG:Bidik-kasusnews.com Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengumumkan rencana untuk menyalurkan bantuan keuangan desa sebesar Rp1,2 triliun pada tahun 2025. Bantuan ini akan dialokasikan untuk 8.593 titik pembangunan yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Tengah. Program ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di desa-desa, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan memperkuat perekonomian lokal. Pengawasan Ketat untuk Mencegah Penyimpangan Dana Desa Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya pengawasan yang ketat dalam penggunaan dana desa untuk mencegah terjadinya penyimpangan. Dalam rangka itu, pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menggandeng Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengawasi pengelolaan dana desa secara lebih efektif. Selain itu, untuk mempermudah pengaduan, pos aduan akan dibentuk di setiap kabupaten untuk menampung laporan-laporan terkait penggunaan dana desa. Luthfi juga berharap dengan pengawasan yang lebih ketat dan adanya saluran aduan yang jelas, masyarakat bisa berperan aktif dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana tersebut. Fokus pada Infrastruktur yang Mendukung Perekonomian Desa Bantuan keuangan desa ini difokuskan untuk pembangunan infrastruktur yang dapat mendukung kegiatan ekonomi desa, seperti pembangunan jalan desa yang menghubungkan kawasan-kawasan ekonomi antar desa serta fasilitas yang mendukung sektor pertanian. Dengan adanya infrastruktur yang memadai, diharapkan distribusi produk pertanian dan hasil desa lainnya dapat berjalan lebih lancar, meningkatkan daya saing, dan mengurangi kesenjangan ekonomi antar desa. Gubernur Luthfi mengajak kepala desa untuk berani berinovasi dalam memanfaatkan dana desa guna menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak langsung kepada masyarakat desa. Luthfi menggarisbawahi bahwa kepala desa harus mengelola dana desa dengan penuh tanggung jawab dan transparansi untuk kepentingan rakyat. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Luthfi juga mengingatkan agar dana yang diterima oleh desa-desa digunakan semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pembangunan infrastruktur yang baik akan membuka akses dan peluang ekonomi baru, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. “Desa adalah ujung tombak pembangunan wilayah. Oleh karena itu, pengelolaan dana desa harus dilakukan dengan bijak dan tepat sasaran,” ujar Luthfi. Dengan adanya bantuan keuangan desa yang besar dan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan pembangunan di desa-desa Jawa Tengah dapat berjalan lebih baik, mempercepat pemerataan pembangunan, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat desa.(Wely-jateng) Sumber:jatengprov.go.id(8/4/2025)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Polresta Pati – Polda Jateng | Mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran 2025, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati terus meningkatkan upaya preemtif guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan sambang dan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Satuan Bimbingan Masyarakat (Binmas) Polresta Pati di berbagai titik strategis, termasuk Terminal Kembang Joyo, Kabupaten Pati. Pada Senin (7/4/2025) pukul 14.00 WIB hingga selesai, sebanyak enam personel Satgas Binmas Polresta Pati melaksanakan kegiatan sambang secara langsung kepada para pemudik yang tengah bersiap untuk kembali ke tempat kerja mereka. Kegiatan ini berfokus pada pemberian himbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebagai langkah antisipasi potensi gangguan keamanan selama arus balik. Kapolresta Pati melalui Kasatgas Binmas Polresta Pati, Komisaris Polisi (KP) Sunar, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kewaspadaan, terutama saat meninggalkan kediaman mereka untuk kembali beraktivitas. “Kami memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan. Periksa kembali kunci pintu dan jendela, pastikan aliran listrik dan kompor sudah dalam keadaan mati, serta titipkan rumah kepada tetangga atau perangkat desa yang terpercaya,” ujar Kompol Sunar di sela-sela kegiatan sosialisasi. Selain memberikan imbauan secara lisan, personel Satgas Binmas juga membagikan sarana kontak berupa stiker dan brosur yang berisi himbauan kamtibmas terkait tips arus balik aman. Materi sosialisasi ini mencakup berbagai aspek keamanan, mulai dari menjaga barang bawaan selama perjalanan, berhati-hati terhadap potensi tindak kriminalitas, hingga pentingnya menjaga kondisi fisik selama berkendara. Lebih lanjut, dalam kegiatan tersebut, petugas juga mensosialisasikan nomor layanan kepolisian 110 sebagai sarana komunikasi cepat bagi masyarakat apabila membutuhkan bantuan atau melaporkan kejadian yang mencurigakan. Hal ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kepolisian selama arus balik Lebaran. Kompol Sunar juga menyampaikan informasi kepada masyarakat bahwa saat ini Polresta Pati tengah melaksanakan Operasi Ketupat Candi 2025. Operasi ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Idulfitri dan arus mudik serta balik. “Secara keseluruhan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Pati hingga saat ini terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kami terus berupaya maksimal untuk menjaga situasi ini tetap terkendali selama masa arus balik Lebaran,” pungkas Kompol Sunar. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Satgas Binmas Polresta Pati di Terminal Kembang Joyo ini merupakan salah satu wujud komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya dalam momen penting seperti arus balik Lebaran. Diharapkan, dengan adanya sosialisasi ini, para pemudik dapat lebih waspada dan perjalanan mereka kembali ke tempat kerja dapat berjalan dengan aman dan lancar.(Kasnadi) Sumber:Humas Resta Pati
JATENG:Bidik-kasusnews.com Polisi mengungkapkan hasil autopsi sementara terhadap jenazah wartawan berinisial SW (32) yang ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar hotel kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Hasil awal autopsi mengindikasikan bahwa korban meninggal dunia karena sakit, dengan dugaan kuat adanya infeksi pada paru-paru. “Berdasarkan hasil otopsi sementara, terdapat indikasi adanya infeksi pada paru-paru. Dugaan sementara dari dokter adalah penyakit TBC,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam keterangan persnya pada Senin (7/4/2025). Meski demikian, Ade Ary menegaskan bahwa hasil ini masih bersifat sementara dan belum bisa dijadikan kesimpulan final. Menurutnya, diperlukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab kematian korban secara menyeluruh. “Namun guna memastikannya, masih harus menunggu hasil pemeriksaan toksikologi dan histopatologi,” tambahnya. Selain hasil autopsi internal, polisi juga melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Dalam proses tersebut ditemukan luka lecet pada bagian bibir korban. Luka tersebut diduga akibat benturan dengan lantai, yang kemungkinan terjadi saat korban jatuh. Hingga kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil laboratorium untuk menyimpulkan secara resmi penyebab kematian SW. Sementara itu, kasus ini tetap dalam penanganan intensif pihak berwenang guna memastikan tidak ada unsur kekerasan atau faktor lain di balik kematian tersebut.(Wely-jateng) Sumber:inews.id(7/4/2025)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Tebet. Rumah Baca Zhaffa bersama lima taruna Akpol menggelar kegiatan belajar-mengajar bagi anak jalanan di daerah Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Kegiatan itu turut dihadiri Yudy Hartanto selaku Founder dari Rumah Baca Zhaffa. Rumah Baca Zhaffa pun sudah hampir 17 tahun beroperasi. Tempat yang dikonsepkan sebagai Taman Bacaan Masyarakat itu sudah berdiri sejak 24 Agustus 2008. “Terwujudnya kegiatan belajar mengajar bersama ini, berawal dari permintaan salah satu taruna, BST John Anderson, yang menghubungi via telepon,” ujar Yudy, Senin (7/4/25). Menurutnya, usai dihubungi, dirinya merasa sangat senang dan semangat karena kesempatan tersebut dianggapnya sangat langka. Lima Taruna Akpol yang terdiri dari BST John Anderson, BST Aiman Dzaky, ABT Satrio Akbar, ABT Rashya Resdianto, ABT Bizzahro Pharsa pun mengaku sangat senang dan bangga karena melihat semangat para anak jalanan. Para peserta belajar-mengajar sangat bergairah untuk meraih ilmu pengetahuan agar bermanfaat masa mendatang. Para taruna Akpol itu juga berharap agar anggota polisi dan masyarakat dapat terus bermitra, saling membantu, mendukung, serta menginspirasi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. “kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi rekan-rekan kami (Calon Perwira Polri) untuk semangat mewujudkan salah satu tugas seorang polisi yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui pendidikan sebagai salah satu wujud pemenuhan hak asasi manusia, yang dalam hal ini diberikan kepada anak jalanan,” jelas BST Jhon.(Wely-jateng) Sumber:humas polda jateng
JATENG:Bidik-kasusnews.com JATENG – Anggota Tim Pengamanan Protokoler Kapolri, Ipda Endry Purwa, mendatangi kantor LKBN Antara Biro Jawa Tengah di Kota Semarang pada Minggu (6/4) malam. Kedatangannya untuk menyampaikan permintaan maaf atas insiden kekerasan yang dilakukannya terhadap fotografer Antara, Makna Zaezar, saat peliputan kegiatan Kapolri. Ipda Endry datang didampingi oleh tim dari Mabes Polri serta Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto. Rombongan tiba menjelang pukul 22.00 WIB dan disambut langsung oleh pihak redaksi LKBN Antara Jateng. Pertemuan berlangsung secara tertutup. Seusai pertemuan, Kombes Pol Artanto menyampaikan pernyataan resmi kepada wartawan. Ia menyampaikan bahwa institusinya menyesalkan insiden tersebut dan menegaskan bahwa Ipda Endry bukan ajudan Kapolri, melainkan bagian dari tim pengamanan protokoler. “Kondisi di lapangan saat itu cukup padat dan ramai. Namun demikian, tindakan emosional terhadap rekan media tentu tidak bisa dibenarkan,” ujar Artanto. Menurutnya, permintaan maaf telah disampaikan oleh Ipda Endry baik secara langsung kepada korban maupun secara terbuka di hadapan awak media. Meski permintaan maaf telah diterima, proses hukum internal tetap akan berjalan. Artanto memastikan bahwa Propam Mabes Polri dan Propam Polda Jateng akan melakukan penyelidikan guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran prosedur. “Apabila ditemukan pelanggaran, akan ada sanksi yang dijatuhkan. Kami tegaskan, institusi kepolisian tidak mentolerir tindakan yang melanggar etika dan profesionalisme,” tambahnya. Ipda Endry sendiri menyatakan penyesalan atas tindakan yang dilakukan dan mengakui kesalahan tersebut di hadapan awak media. Sementara itu, Makna Zaezar menyatakan telah memaafkan pelaku, namun berharap proses penegakan aturan tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Direktur Pemberitaan LKBN Antara, Irfan Junaedi, menyambut baik langkah cepat pihak kepolisian yang secara langsung datang untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. “Kami menghargai itikad baik dari Mabes Polri dan Polda Jateng. Namun tentu kami berharap ada langkah konkret agar insiden seperti ini tidak terjadi lagi,” ujarnya.(Wely-jateng) Sumber:inews.id(6/4/2025)