JATENG:Bidik-kasusnews com Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan pentingnya peran Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam mendukung kelancaran pembangunan di wilayahnya. Dalam pertemuan bersama Kepala Perwakilan BPKP Jawa Tengah, Tri Handoyo, pada Rabu (9/4/2025), Luthfi menyampaikan harapannya agar BPKP terus terlibat aktif dalam pengawasan program-program strategis pemerintah provinsi. Menurut Gubernur, perencanaan pembangunan lima tahun ke depan telah disusun dengan fokus utama pada layanan dasar dan penguatan infrastruktur berbasis desa. Agar pelaksanaannya berjalan sesuai arah yang diharapkan, keterlibatan BPKP dalam audit dan investigasi sangat dibutuhkan. “Penting sekali untuk BPKP melakukan audit dan investigasi, sehingga ke depan tidak ada penyelewengan. Pengawasan ini menjadi fondasi agar program pembangunan berdampak langsung pada masyarakat,” ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, Tri Handoyo mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyerahkan laporan hasil pengawasan lima tahun terakhir kepada Pemprov Jawa Tengah. Laporan tersebut memuat evaluasi terhadap berbagai sektor prioritas seperti pengentasan kemiskinan, distribusi tenaga kesehatan, pengurangan pengangguran, hingga pembangunan infrastruktur. “Langkah-langkah strategis sudah kami siapkan dan sejalan dengan visi Pak Gubernur. Kami siap memberikan dukungan pengawasan terhadap seluruh program pembangunan,” tegas Tri. Ia juga menambahkan bahwa BPKP akan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memastikan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas seluruh proses pembangunan. Dengan komitmen bersama antara Pemprov Jawa Tengah dan BPKP, diharapkan pembangunan lima tahun mendatang benar-benar dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. (Wely-jateng) Sumber:jatengprov.go.id.(9/4/2025)
JATENG:Bidik-kasusnews com Kudus, 9 April 2025 – Bentuk solidaritas dan kepedulian kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Squad Nusantara DPC Jepara melalui kegiatan santunan duka cita yang dilaksanakan pada hari ini. Kegiatan tersebut merupakan wujud empati atas meninggalnya ibunda dari salah satu anggota squad, yang bertempat tinggal di Prambatan Kidul, RT 4 RW 4, Kabupaten Kudus. Kegiatan ini diwakili oleh PAC Bangsri yang dikomandoi langsung oleh Ketua PAC, Bapak Aan Gayor. Beliau memimpin rombongan bersama para srikandi PAC Bangsri, yang turut hadir memberikan semangat, doa, dan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan. “Kehadiran kami di sini bukan sekadar formalitas, tapi sebagai bentuk nyata kebersamaan dan rasa kekeluargaan antar anggota Squad Nusantara. ujar Aan Gayor dalam kesempatan tersebut. Momen haru dan penuh kehangatan ini menjadi bukti bahwa Squad Nusantara bukan hanya sebuah komunitas, tetapi juga keluarga besar yang selalu hadir di saat suka maupun duka. Dengan semangat gotong royong dan rasa empati yang tinggi, kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk saling peduli dan menguatkan dalam setiap keadaan. Acara santunan diakhiri dengan doa bersama untuk almarhumah agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan menghadapi cobaan. (Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Suasana semangat menyelimuti Alun-Alun 1 Jepara pada Rabu pagi (9/4/2025) saat Bupati Jepara H. Witiarso Utomo atau yang akrab disapa Mas Wiwit mengikuti gladi bersih upacara dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-476 Kabupaten Jepara. Gladi bersih ini menjadi persiapan akhir menjelang puncak peringatan hari jadi Kabupaten Jepara yang akan ditandai dengan upacara besar. Upacara tersebut rencananya akan melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), non-ASN, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. Tidak hanya sebatas upacara, momen peringatan ini juga dimeriahkan dengan atraksi menarik dari grup Drum Band SMP Negeri 2 Jepara yang akan tampil memukau setelah prosesi utama selesai. Penampilan ini diharapkan mampu menambah semangat kebersamaan dan kebanggaan warga terhadap hari jadi Jepara. Pada kesempatan tersebut, Mas Wiwit juga secara resmi melaunching layanan E-Ticketing dari Dinas Pariwisata Kabupaten Jepara. Inovasi digital ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dan wisatawan dalam mengakses destinasi wisata di Jepara dengan lebih praktis dan efisien. Selain itu, sebagai bentuk peningkatan pelayanan publik, Bupati Jepara menyerahkan satu unit Mobil Samsat Keliling. Fasilitas ini akan mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kendaraan bermotor, terutama di wilayah yang jauh dari pusat pelayanan. Menariknya, di tengah kesibukan acara, Mas Wiwit menunjukkan kepeduliannya terhadap pelaku UMKM lokal. Ia memborong dagangan telur asin milik Ustad Karbini, seorang pedagang dari Kelurahan Mulyoharjo, yang kebetulan melintas di kawasan Alun-Alun. Tindakan spontan ini disambut hangat dan menjadi simbol dukungan nyata bagi pengusaha kecil di Jepara. Peringatan HUT Ke-476 Kabupaten Jepara tahun ini bukan hanya menjadi ajang seremonial, namun juga momentum untuk memperkuat sinergi antar elemen masyarakat, meningkatkan kualitas layanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis UMKM.(Wely-jateng) Sumber: Diskominfo jepara
JATENG:Bidik-kasusnwes.com Jepara, 7 April 2025 – Tradisi tahunan pesta lomban di Pantai Wisata Teluk Awur kembali digelar meriah. Kegiatan budaya ini menjadi magnet bagi ribuan pengunjung lokal maupun luar daerah yang ingin menyaksikan ritual laut dan menikmati suasana pantai. Demi memastikan keamanan dan kelancaran acara, berbagai unsur keamanan dan masyarakat bersatu dalam pengamanan terpadu. Squad Nusantara PAC Tahunan tampil aktif dalam kegiatan ini, berkolaborasi erat dengan pihak Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Linmas Desa Teluk Awur. Kegiatan pengamanan ini juga mendapat dukungan penuh dari unsur Forkopincam Tahunan. Hadir dalam kegiatan tersebut: Ketua PAC Tahunan, Porwanto, bersama anggota Squad Nusantara Camat Tahunan, Nuril Abdilah, beserta jajaran Kapolsek Tahunan, Sugiyono, beserta jajaran Personel dari Koramil Tahunan Petinggi Desa Teluk Awur, Rohman, beserta perangkat desa Pengelola Pantai Teluk Awur, Ahmad Pujiyanto, yang turut menyiapkan ratusan panitia demi kelancaran acara Kegiatan pengamanan dimulai sejak pagi hari, tepatnya pukul 06.30 WIB, diawali dengan briefing gabungan. Seluruh personel kemudian langsung disebar untuk mengamankan berbagai titik strategis di area pantai. Tugas berlangsung intensif hingga sore hari pukul 16.00 WIB. Ketua PAC Tahunan, Porwanto, menyampaikan apresiasinya terhadap semua pihak yang terlibat. “Ini bukti nyata bahwa sinergi antar lembaga dan masyarakat bisa menciptakan suasana kondusif dalam kegiatan besar seperti lomban. Meski melelahkan, semangat kami tetap tinggi demi menjaga tradisi dan kenyamanan pengunjung.” Kegiatan ini bukan hanya soal keamanan, tetapi juga menjadi contoh teladan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kearifan lokal dan mengangkat potensi wisata daerah. Pesta lomban Teluk Awur pun berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang – Gaya kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama 35 bupati dan wali kota di wilayahnya mendapat apresiasi karena dinilai cair dan bersifat kekeluargaan. Alih-alih bersikap sebagai atasan, Gubernur Ahmad Luthfi memilih pendekatan yang merangkul, terbuka, dan siap berkomunikasi dengan semua kepala daerah, baik secara formal maupun nonformal. Pendekatan ini terbukti efektif. Banyak bupati dan wali kota mengakui bahwa pola komunikasi yang santai namun intensif ini mampu menghilangkan sumbatan komunikasi antarwilayah. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Pati, Sudewo, seusai mengikuti acara Halalbihalal bersama Gubernur yang berlangsung di Semarang, Selasa (8/4/2025). “Gaya kepemimpinan cair, ada suasana kekeluargaan antara gubernur dan bupati/wali kota. Komunikasi tidak harus formal, tapi bisa dilakukan secara nonformal seperti ini,” ujarnya. Acara Halalbihalal yang dikemas secara santai tersebut dihadiri oleh seluruh bupati/wali kota beserta wakilnya, serta jajaran Forkopimda. Menurut Gubernur Ahmad Luthfi, forum semacam ini menjadi bentuk nyata dari soliditas dan kebersamaan, apalagi permasalahan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota cenderung serupa. Oleh karena itu, penyelesaiannya pun harus dilakukan bersama. “Segala permasalahan akan teratasi jika para pengemban wilayah bersinergi atau saiyeg saeka praya,” kata Gubernur. Istilah saiyeg saeka praya berasal dari Bahasa Jawa yang berarti semangat gotong-royong dan kerja sama dengan tekad kuat menuju tujuan yang sama. Semangat inilah yang menjadi landasan kerja sama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam berbagai program pembangunan. Salah satu contoh konkret sinergi ini adalah kesepakatan bersama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025 yang mencakup pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, embung, dan fasilitas pendidikan. Langkah ini juga sejalan dengan visi nasional, termasuk program swasembada pangan yang menjadi bagian dari agenda pembangunan Presiden Prabowo Subianto. Gubernur Luthfi mengakui, dalam forum-forum nonformal seperti ini kerap muncul berbagai persoalan. Namun dengan pola komunikasi yang terbuka dan tidak kaku, berbagai masalah tersebut dapat diselesaikan dengan cepat dan efektif. “Hal-hal yang tidak formal jadinya muncul. Gubernur gini, eh bupatinya gini. Tapi selesai dengan pola komunikasi yang lancar,” bebernya. Dengan pendekatan kepemimpinan yang cair, Gubernur Ahmad Luthfi berhasil membangun ekosistem kerja sama yang harmonis dan produktif demi kemajuan Jawa Tengah.(Wely-jateng) Sumber:jatengprov.go.id(8/4/2025)
JABAR:Bidik-kasusnews.com Sukabumi-Wakil Bupati Sukabumi H Andreas memonitoring Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu, Selasa (8/4/2025). Monitoring tersebut bertujuan untuk meninjau progres pembangunan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) baru serta mengecek kondisi tembok rumah sakit yang jebol akibat banjir beberapa waktu lalu. Dalam peninjauannya, Wabup menyampaikan bahwa pembangunan gedung IGD akan segera dirampungkan agar dapat segera difungsikan untuk melayani pasien. “Insya Allah, mudah-mudahan pembangunan IGD ini bisa segera selesai sehingga bisa menampung pasien-pasien yang dirawat di RSUD Palabuhanratu,” ujarnya Wabup juga menyoroti kerusakan tembok yang jebol akibat tingginya debit air saat banjir. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan segera memperbaiki kerusakan tersebut agar tidak mengganggu pelayanan medis. “Perbaikan akan segera dilakukan, mumpung cuaca sedang bagus. Ini sifatnya pelayanan umum, jadi harus menjadi skala prioritas, apalagi ini menyangkut rumah sakit,” tegasnya. Di sela-sela kunjungannya, Wabup turut menyapa pasien yang tengah menjalani perawatan. Ia mendengarkan keluhan dari para pasien sekaligus memberikan semangat untuk kesembuhan mereka.** ( Jees )
JATENG:Bidik-kasusnews.com Rencana kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 16% dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sempat menjadi perbincangan hangat dan disambut antusias oleh para abdi negara. Namun, hingga kini belum ada keputusan resmi dari pemerintah terkait rencana tersebut. Meski pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran hingga Rp306 triliun tahun ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan bahwa gaji PNS tetap aman dan akan dibayarkan sebagaimana mestinya. Pernyataan ini juga diperkuat oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menegaskan bahwa hak-hak PNS tetap dijamin. Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kenaikan gaji PNS dan pensiunan untuk tahun ini. Dengan demikian, hingga saat ini, para pensiunan dipastikan akan tetap menerima gaji dengan jumlah yang sama seperti tahun 2024, tanpa adanya penyesuaian tambahan. Untuk diketahui, kenaikan gaji PNS terakhir kali terjadi pada awal tahun 2024 sebesar 8%, yang diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2024. Sedangkan pensiunan PNS, TNI, Polri, dan penerima tunjangan lainnya mendapatkan kenaikan sebesar 12% yang berlaku sejak Januari 2024, sesuai dengan PP Nomor 8 Tahun 2024. Rincian Gaji PNS 2024 (PP No. 5 Tahun 2024): Golongan I Ia: Rp1.685.700 – Rp2.522.600 Ib: Rp1.840.800 – Rp2.670.700 Ic: Rp1.918.700 – Rp2.783.700 Id: Rp1.999.900 – Rp2.901.400 Golongan II IIa: Rp2.184.000 – Rp3.633.400 IIb: Rp2.385.000 – Rp3.797.500 IIc: Rp2.485.900 – Rp3.958.200 IId: Rp2.591.000 – Rp4.125.600 Golongan III IIIa: Rp2.785.700 – Rp4.575.200 IIIb: Rp2.903.600 – Rp4.768.800 IIIc: Rp3.026.400 – Rp4.970.500 IIId: Rp3.154.400 – Rp5.180.700 Golongan IV IVa: Rp3.287.800 – Rp5.399.900 IVb: Rp3.426.900 – Rp5.628.300 IVc: Rp3.571.900 – Rp5.866.400 IVd: Rp3.723.000 – Rp6.114.500 IVe: Rp3.880.400 – Rp6.373.200 Rincian Pensiun PNS 2024 (PP No. 8 Tahun 2024): Golongan I: Rp1.748.096 – Rp2.256.688 Golongan II: Rp1.748.096 – Rp3.208.800 Golongan III: Rp1.748.096 – Rp4.029.536 Golongan IV: Rp1.748.096 – Rp4.957.008 Dengan belum adanya regulasi terbaru, baik PNS aktif maupun pensiunan tetap mengacu pada kebijakan tahun 2024. Para pegawai dan pensiunan diimbau untuk menunggu informasi resmi dari pemerintah mengenai perubahan atau penyesuaian gaji di tahun 2025.(Wely-jateng) Sumber: Okezone.com(8/4/2025)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Setelah merayakan Idul Fitri 1446 H/2025 M, masyarakat masih mengunjungi berbagai objek wisata. Libur lebaran menjadi momen yang dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga dan menikmati waktu luang ke berbagai obyek wisata, sebelum kembali bekerja. Memahami fenomena tersebut, Polres Jepara dan jajaran lewat Operasi Ketupat Candi 2025 kembali melaksanakan patroli dan pengamanan di tempat obyek wisata yang ada. Kali ini, personel Polres Jepara yang terlibat dalam Pospam Obyek Wisata Operasi Ketupat Candi 2025 melaksanakan patroli dan pengamanan di seputaran obyek wisata pantai yang berada di Kabupaten Jepara, pada Selasa (8/4/2025). Saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna mengatakan, “Memasuki hari terakhir pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025, kami jajaran personel Polres Jepara tetap melakukan patroli dan pengamanan di tempat wisata dan memberikan imbauan kepada pengunjung agar tetap waspada terhadap barang bawaan mereka serta mematuhi aturan yang berlaku di tempat wisata tersebut,” ujarnya. Selain itu, arus lalu lintas di sekitar tempat wisata juga menjadi perhatian petugas patroli. Petugas patroli membantu melakukan pengaturan parkir kendaraan para pengunjung tempat wisata agar keluar-masuk lokasi wisata berjalan lancar. Liburan ke tempat wisata pasca Lebaran ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga hari ini. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kebersihan, mengikuti peraturan, dan selalu berhati-hati saat berkendera dan mengunci rumah sebelum berangkat. Patroli dan pengamanan tempat wisata ini akan terus dilakukan secara berkala, terutama pada akhir pekan guna menciptakan suasana wisata yang aman dan kondusif bagi masyarakat.(Wely-jateng) Sumber:Humas Polda jateng
JATENG:Bidik-kasusnews.com Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengumumkan rencana untuk menyalurkan bantuan keuangan desa sebesar Rp1,2 triliun pada tahun 2025. Bantuan ini akan dialokasikan untuk 8.593 titik pembangunan yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Tengah. Program ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di desa-desa, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan memperkuat perekonomian lokal. Pengawasan Ketat untuk Mencegah Penyimpangan Dana Desa Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya pengawasan yang ketat dalam penggunaan dana desa untuk mencegah terjadinya penyimpangan. Dalam rangka itu, pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menggandeng Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengawasi pengelolaan dana desa secara lebih efektif. Selain itu, untuk mempermudah pengaduan, pos aduan akan dibentuk di setiap kabupaten untuk menampung laporan-laporan terkait penggunaan dana desa. Luthfi juga berharap dengan pengawasan yang lebih ketat dan adanya saluran aduan yang jelas, masyarakat bisa berperan aktif dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana tersebut. Fokus pada Infrastruktur yang Mendukung Perekonomian Desa Bantuan keuangan desa ini difokuskan untuk pembangunan infrastruktur yang dapat mendukung kegiatan ekonomi desa, seperti pembangunan jalan desa yang menghubungkan kawasan-kawasan ekonomi antar desa serta fasilitas yang mendukung sektor pertanian. Dengan adanya infrastruktur yang memadai, diharapkan distribusi produk pertanian dan hasil desa lainnya dapat berjalan lebih lancar, meningkatkan daya saing, dan mengurangi kesenjangan ekonomi antar desa. Gubernur Luthfi mengajak kepala desa untuk berani berinovasi dalam memanfaatkan dana desa guna menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak langsung kepada masyarakat desa. Luthfi menggarisbawahi bahwa kepala desa harus mengelola dana desa dengan penuh tanggung jawab dan transparansi untuk kepentingan rakyat. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Luthfi juga mengingatkan agar dana yang diterima oleh desa-desa digunakan semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pembangunan infrastruktur yang baik akan membuka akses dan peluang ekonomi baru, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. “Desa adalah ujung tombak pembangunan wilayah. Oleh karena itu, pengelolaan dana desa harus dilakukan dengan bijak dan tepat sasaran,” ujar Luthfi. Dengan adanya bantuan keuangan desa yang besar dan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan pembangunan di desa-desa Jawa Tengah dapat berjalan lebih baik, mempercepat pemerataan pembangunan, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat desa.(Wely-jateng) Sumber:jatengprov.go.id(8/4/2025)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Polresta Pati – Polda Jateng | Mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran 2025, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati terus meningkatkan upaya preemtif guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan sambang dan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Satuan Bimbingan Masyarakat (Binmas) Polresta Pati di berbagai titik strategis, termasuk Terminal Kembang Joyo, Kabupaten Pati. Pada Senin (7/4/2025) pukul 14.00 WIB hingga selesai, sebanyak enam personel Satgas Binmas Polresta Pati melaksanakan kegiatan sambang secara langsung kepada para pemudik yang tengah bersiap untuk kembali ke tempat kerja mereka. Kegiatan ini berfokus pada pemberian himbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebagai langkah antisipasi potensi gangguan keamanan selama arus balik. Kapolresta Pati melalui Kasatgas Binmas Polresta Pati, Komisaris Polisi (KP) Sunar, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kewaspadaan, terutama saat meninggalkan kediaman mereka untuk kembali beraktivitas. “Kami memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan. Periksa kembali kunci pintu dan jendela, pastikan aliran listrik dan kompor sudah dalam keadaan mati, serta titipkan rumah kepada tetangga atau perangkat desa yang terpercaya,” ujar Kompol Sunar di sela-sela kegiatan sosialisasi. Selain memberikan imbauan secara lisan, personel Satgas Binmas juga membagikan sarana kontak berupa stiker dan brosur yang berisi himbauan kamtibmas terkait tips arus balik aman. Materi sosialisasi ini mencakup berbagai aspek keamanan, mulai dari menjaga barang bawaan selama perjalanan, berhati-hati terhadap potensi tindak kriminalitas, hingga pentingnya menjaga kondisi fisik selama berkendara. Lebih lanjut, dalam kegiatan tersebut, petugas juga mensosialisasikan nomor layanan kepolisian 110 sebagai sarana komunikasi cepat bagi masyarakat apabila membutuhkan bantuan atau melaporkan kejadian yang mencurigakan. Hal ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kepolisian selama arus balik Lebaran. Kompol Sunar juga menyampaikan informasi kepada masyarakat bahwa saat ini Polresta Pati tengah melaksanakan Operasi Ketupat Candi 2025. Operasi ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Idulfitri dan arus mudik serta balik. “Secara keseluruhan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Pati hingga saat ini terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kami terus berupaya maksimal untuk menjaga situasi ini tetap terkendali selama masa arus balik Lebaran,” pungkas Kompol Sunar. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Satgas Binmas Polresta Pati di Terminal Kembang Joyo ini merupakan salah satu wujud komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya dalam momen penting seperti arus balik Lebaran. Diharapkan, dengan adanya sosialisasi ini, para pemudik dapat lebih waspada dan perjalanan mereka kembali ke tempat kerja dapat berjalan dengan aman dan lancar.(Kasnadi) Sumber:Humas Resta Pati