SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, bersama seluruh anggota DPRD Kabupaten Sukabumi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat. Peringatan Idul Adha yang jatuh pada 10 Dzulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan 27 Mei 2026 itu dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat nilai pengorbanan, ketaatan, dan solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Dalam pesan yang disampaikan, Budi Azhar Mutawali mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Kurban sebagai sarana mempererat persatuan serta meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama. “Idul Adha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan, menumbuhkan kepedulian sosial, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya, Selasa (26/5/2026). Ia juga berharap semangat berbagi dan gotong royong yang tercermin dalam Idul Adha dapat terus terjaga di tengah kehidupan masyarakat Kabupaten Sukabumi. Selain itu, DPRD Kabupaten Sukabumi turut mendoakan agar seluruh amal ibadah dan pengorbanan umat Muslim diterima Allah SWT serta membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi masyarakat. Semangat Idul Adha tersebut dinilai sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Sukabumi MUBAROKAH, yakni Maju, Unggul, Berbudaya, dan Barokah, yang terus menjadi arah bersama dalam mewujudkan kesejahteraan daerah. “Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Semoga nilai keikhlasan dan kepedulian senantiasa hadir dalam kehidupan kita sehari-hari,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Anggota DPRD Kota Sukabumi Fraksi PKB, KH Iyus Yusuf, mengajak masyarakat untuk tidak berprasangka buruk terhadap kondisi pembangunan yang saat ini berjalan lambat di Kota Sukabumi. Menurutnya, terhambatnya sejumlah program pembangunan lebih disebabkan belum optimalnya transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat.   Hal itu disampaikan Iyus Yusuf saat kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026, Senin (25/5/2026). “Jangan su’udzan dulu kepada pemerintah daerah. Kondisi saat ini memang sedang berat karena TKD masih mandek, sehingga berdampak pada jalannya pembangunan,” ujar Iyus. Ia menegaskan, Wali Kota Sukabumi bersama jajaran pemerintah daerah sejauh ini telah bekerja maksimal untuk menjalankan berbagai program yang menjadi kebutuhan masyarakat. Namun keterbatasan anggaran membuat sejumlah rencana belum bisa direalisasikan sepenuhnya. “Pak wali kota sudah berupaya maksimal. Bukan tidak mau membangun atau merealisasikan program masyarakat, tetapi kondisi keuangan daerah memang sedang belum stabil,” katanya. Menurut Iyus, situasi efisiensi anggaran saat ini tidak hanya berdampak pada sektor infrastruktur, tetapi juga mempengaruhi program pendidikan, kesehatan hingga pelayanan masyarakat lainnya. Karena itu, ia meminta seluruh elemen masyarakat tetap menjaga kondusivitas dan memperkuat semangat gotong royong di tengah kondisi fiskal yang belum sepenuhnya pulih. “Semua pihak harus bisa memahami situasi yang ada. Yang penting pemerintah tetap berikhtiar dan mencari solusi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, Iyus juga mendorong seluruh organisasi perangkat daerah dan stakeholder terkait untuk memperkuat kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ratusan gerakan energik para peserta mewarnai peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HALUN) 2026 yang digelar Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwatusi) Kota Sukabumi di Gedung Juang 45, Senin (25/5/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan Perwatusi untuk mengampanyekan pentingnya gaya hidup aktif bagi kalangan pralansia dan lansia. Melalui lomba Senam Lansia Bahagia, peserta tidak hanya dituntut mampu mengikuti irama gerakan, tetapi juga menunjukkan semangat, keceriaan, dan ekspresi positif selama tampil di hadapan dewan juri. Sebanyak 87 peserta ambil bagian dalam kegiatan itu, terdiri dari kategori pralansia usia 49 hingga 59 tahun dan kategori lansia usia 60 tahun ke atas. Suasana aula pun dipenuhi semangat peserta yang tampil percaya diri mengenakan seragam olahraga berwarna-warni. Ketua Perwatusi Kota Sukabumi, Sofyan Tarmidzi mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat bahwa usia lanjut bukan halangan untuk tetap sehat dan produktif. Menurutnya, olahraga ringan seperti senam menjadi salah satu cara efektif menjaga kebugaran tubuh, memperkuat otot, sekaligus meningkatkan kualitas hidup lansia. “Kami ingin lansia di Kota Sukabumi tetap aktif, sehat, dan bahagia. Jangan sampai memasuki usia lanjut justru kehilangan semangat untuk bergerak,” ujarnya. Ia menuturkan, minat masyarakat terhadap senam lansia terus mengalami peningkatan. Hal itu terlihat dari semakin berkembangnya kelompok senam binaan Perwatusi di sejumlah wilayah Kota Sukabumi. Saat ini, Perwatusi Kota Sukabumi juga telah memiliki puluhan instruktur senam tersertifikasi yang rutin memberikan pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat. Tak hanya menggelar perlombaan, kegiatan HALUN 2026 juga diisi edukasi kesehatan melalui talkshow bersama tenaga medis dan pengurus pusat Perwatusi. Materi yang disampaikan di antaranya terkait pola hidup sehat, pencegahan osteoporosis, hingga pentingnya menjaga kesehatan tulang dan sendi di usia lanjut. Sofyan berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang silaturahmi sekaligus penyemangat bagi para lansia agar tetap menjalani aktivitas sosial dan olahraga secara rutin. “Usia boleh bertambah, tetapi semangat hidup harus tetap kuat. Lansia juga harus tetap percaya diri dan terus menjaga kesehatannya,” tandasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUDNEWS.COM – Gelombang kebahagiaan tengah menyelimuti para pendukung Persib Bandung usai tim kebanggaan Jawa Barat itu kembali menorehkan sejarah di kompetisi Liga Indonesia. Keberhasilan Maung Bandung mempertahankan gelar hingga tiga musim berturut-turut dinilai menjadi pencapaian istimewa yang sulit disamai klub lain. Anggota DPRD Kota Sukabumi sekaligus Ketua DPD PKS Kota Sukabumi, Danny Ramadhani, mengatakan kemenangan Persib membawa kebanggaan besar bagi masyarakat Jawa Barat. Menurutnya, antusiasme bobotoh yang memadati berbagai titik nobar hingga turun ke jalan menunjukkan besarnya kecintaan publik terhadap Persib. “Persib bukan hanya klub sepak bola, tetapi sudah menjadi bagian dari kebanggaan masyarakat Jawa Barat. Wajar kalau kemenangan ini disambut sangat meriah,” ujar Danny, Sabtu (24/5/2026). Ia menilai keberhasilan Persib mempertahankan dominasi di Liga Indonesia menjadi bukti kuatnya mental dan kekompakan tim sepanjang musim. Meski pada laga terakhir melawan Persijap Jepara pertandingan berakhir imbang tanpa gol, suasana kemenangan tetap terasa di kalangan bobotoh. Menurut Danny, capaian tiga gelar beruntun menjadi sejarah penting dalam perjalanan sepak bola nasional. Ia menyebut prestasi tersebut lahir dari kerja keras seluruh elemen tim, mulai dari pemain, pelatih, hingga dukungan suporter yang terus mengawal Persib di setiap pertandingan. Danny juga mengajak para bobotoh untuk menjaga suasana perayaan tetap kondusif. Ia berharap euforia kemenangan dapat dirayakan secara positif tanpa mengganggu ketertiban umum. “Silakan bergembira dan rayakan kemenangan ini karena memang membanggakan. Tetapi tetap jaga keamanan, keselamatan, dan hormati masyarakat lainnya,” katanya. Ia optimistis keberhasilan Persib musim ini akan menjadi motivasi untuk terus bersaing di level yang lebih tinggi. Bahkan, menurutnya, bukan tidak mungkin Persib kembali membawa nama Indonesia berbicara banyak di kompetisi Asia. “Prestasi ini menunjukkan Persib punya kapasitas sebagai tim besar. Tentu kita berharap pencapaian ini terus berlanjut,” pungkasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM agar berani berkembang dan tidak takut menembus pasar ekspor. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan UMKM yang diikuti berbagai unsur perusahaan, komunitas usaha dan dinas terkait di Kota Sukabumi. Dalam sambutannya, Ayep membuka acara dengan menyapa para tamu undangan dan peserta yang hadir. Ia kemudian membagikan pengalaman pribadinya selama puluhan tahun membangun usaha dari nol hingga mampu menjangkau pasar internasional. Ayep mengungkapkan dirinya mulai menekuni dunia usaha sejak tahun 1994. Saat itu, ia masih berusia 29 tahun dan berusaha membangun bisnis secara mandiri tanpa latar belakang keluarga pengusaha. Perjalanan usahanya mulai berkembang ketika berhasil melakukan ekspor perdana pada tahun 1997 ke Jepang. Produk usahanya saat itu masuk ke sejumlah wilayah dan perusahaan di Jepang, termasuk Kawasaki dan Mitsubishi. “Yang paling penting dalam usaha itu bukan langsung mencari untung besar, tapi membangun koneksi dan relasi,” ujar Ayep, usai membuka acara Sosialisasi Trade Expo Indonesia di Ruper BJB, Jumat (22/5/2026). Lebih lanjut dia menjelaskan, hingga saat ini usaha yang dibangunnya masih berjalan dan sudah menembus pasar 13 negara, termasuk Mesir. Menurutnya, pengalaman tersebut membuktikan bahwa pelaku UMKM daerah juga memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar global. Lagi-lagi dia mengatakan Sukabumi memiliki potensi besar dalam sektor ekspor. Bahkan saat ini Pemerintah Kota Sukabumi telah melakukan ekspor kopi ke Mesir dan sedang mempersiapkan pembangunan pabrik untuk mendukung pengembangan ekspor daerah. Dalam kesempatan itu, Ayep juga mendorong para pelaku usaha untuk aktif mengikuti pameran dan kegiatan bisnis. Ia mengaku banyak mendapatkan pengalaman dan jaringan usaha dari berbagai kegiatan yang digelar Kementerian Perdagangan. “Kalau kita sering hadir di pameran, orang akan mengenal produk dan usaha kita,” katanya. Selain berbicara soal bisnis, Ayep turut membagikan kisah perjuangannya mendapatkan modal usaha di masa awal merintis usaha. Ia mengaku aktif mendatangi perusahaan dan instansi pemerintah untuk mencari bantuan CSR maupun program dukungan usaha. Dari upaya tersebut, dirinya berhasil memperoleh bantuan dana mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah untuk mengembangkan usaha. Menurut Ayep, pelaku UMKM harus memiliki keberanian untuk mencari peluang dan tidak hanya berharap bantuan datang dengan sendirinya. “Kesempatan itu harus dicari. Jangan diam menunggu,” tegasnya. Di akhir sambutannya, Ayep menyampaikan bahwa saat ini dirinya ingin lebih banyak berbagi pengalaman dan membantu masyarakat dalam memajukan UMKM di Kota Sukabumi. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi memastikan tetap serius menghadapi ajang Porprov Jabar 2026 meski di tengah kondisi anggaran yang terbatas. Target 12 medali emas pun tetap dicanangkan sebagai capaian utama kontingen Kota Sukabumi di event tahunan tersebut. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan persoalan pembiayaan akan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Namun ia meminta para atlet menunjukkan hasil nyata dengan membawa pulang medali emas. “Tenang, wali kota yang mencari anggaran. Tapi saya minta targetnya jelas, ukurannya emas, bukan perak atau perunggu,” ujar Ayep, usai membuka Rakerda KONI, Kamis (21/5/2026). Ia mengakui kondisi keuangan daerah saat ini tengah mengalami tekanan karena banyak program pembangunan yang juga harus diprioritaskan, mulai dari perbaikan jalan, trotoar hingga penataan lingkungan perkotaan. Meski begitu, Ayep memastikan dukungan terhadap dunia olahraga tetap menjadi perhatian. Termasuk pembahasan bonus bagi atlet berprestasi yang masih terus dimatangkan. Kepala Disporapar Kota Sukabumi Rahmat Sukandar mengatakan target 12 emas menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh atlet dan official yang akan berlaga di Porprov mendatang. Menurutnya, kebutuhan ideal anggaran untuk persiapan hingga pelaksanaan Porprov mencapai sekitar Rp5 miliar. Namun dengan kondisi efisiensi saat ini, pihaknya tetap optimistis kontingen Kota Sukabumi mampu tampil kompetitif. “Kami tetap siap all out. Berapa pun anggaran yang tersedia, target emas harus diperjuangkan,” katanya. Sebanyak 39 cabang olahraga dipastikan lolos babak kualifikasi dengan total 535 atlet dan official yang akan memperkuat kontingen Kota Sukabumi pada Porprov Agustus mendatang. Di sisi lain, Ketua KONI Kota Sukabumi Yoseph Mahdi Yunansyah memastikan persiapan atlet terus berjalan tanpa terpengaruh kondisi anggaran. Menurut Yoseph, kesiapan fisik dan mental atlet tetap menjadi fokus utama agar mampu bersaing dan memenuhi target yang telah ditetapkan. Ia juga mengungkapkan adanya rencana bonus minimal Rp100 juta bagi atlet yang berhasil menyumbangkan medali emas untuk Kota Sukabumi. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Audiensi Forum Komunikasi RW/RT Kota Sukabumi dengan DPRD Kota Sukabumi berlangsung penuh tekanan, Rabu (20/5/2026). Ratusan pengurus lingkungan dari berbagai kelurahan datang membawa sederet tuntutan, mulai dari keberlanjutan Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW), keterlambatan insentif, hingga janji Dana Abadi Rp10 juta per RT yang hingga kini belum terealisasi. Sekitar 250 peserta memadati ruang sidang paripurna DPRD Kota Sukabumi. Audiensi dipimpin Koordinator Forum RW/RT Kota Sukabumi, Mauly Fahlevi Prawira, dan diterima langsung Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda bersama jajaran pimpinan dan anggota DPRD lainnya. Dalam forum tersebut, para RW dan RT menyampaikan keresahan yang selama ini berkembang di masyarakat. Mereka meminta P2RW tetap dilanjutkan karena dinilai menjadi program yang paling dirasakan manfaatnya oleh warga di tingkat lingkungan. Selain itu, keterlambatan pembayaran insentif RT/RW, Posyandu, Linmas dan marbot turut menjadi sorotan keras. Para peserta mengaku kecewa karena hak mereka kerap terlambat dicairkan, padahal mereka berada di garis depan pelayanan masyarakat. Tak hanya itu, persoalan dana kelurahan dan polemik wakaf uang ikut mencuat dalam audiensi. Sejumlah peserta mempertanyakan transparansi pengelolaan anggaran dan meminta dana kelurahan tidak lagi dikontraktualkan. Suasana sempat memanas saat beberapa peserta mulai menyinggung janji politik Dana Abadi Rp10 juta per RT. Mereka meminta DPRD ikut mengawal realisasi janji tersebut dan mendesak pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat. Bahkan, sejumlah peserta secara tegas menyampaikan ancaman akan kembali turun ke jalan apabila seluruh tuntutan tidak mendapat kepastian hingga setelah Iduladha. “Kami tidak ingin hanya diberi janji. Kami ingin ada kepastian,” ujar salah satu peserta audiensi. Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, memastikan DPRD mendukung keberlanjutan P2RW dan akan terus memperjuangkannya dalam pembahasan APBD. Menurutnya, DPRD telah memasukkan rekomendasi agar P2RW tetap berjalan karena program tersebut terbukti memberi dampak positif bagi masyarakat. Ia juga mengungkapkan kondisi fiskal daerah saat ini sedang tertekan akibat pengurangan transfer pusat ke daerah yang mencapai sekitar Rp159 miliar. Meski demikian, DPRD tetap berkomitmen mengawal program-program prioritas masyarakat. “Kami memahami aspirasi bapak ibu semua dan akan terus mengawal program ini,” katanya. Wakil Ketua II DPRD Kota Sukabumi, Fery Sri Astrina, menjelaskan keterlambatan pembayaran insentif dipengaruhi perubahan nomenklatur anggaran hibah sehingga proses pencairan membutuhkan penyesuaian administrasi. Sementara Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Sukabumi, Danny Ramdhani, menegaskan dukungannya terhadap P2RW dan menyebut kebutuhan anggaran program tersebut diperkirakan mencapai Rp8,9 miliar. Ia juga menegaskan DPRD meminta penghimpunan wakaf uang yang dinilai memberatkan dihentikan dan rekomendasi panja segera ditindaklanjuti. Di akhir audiensi, DPRD Kota Sukabumi bersama Forum RW/RT menandatangani fakta integritas sebagai bentuk kesepakatan untuk mengawal tuntutan masyarakat. Meski audiensi berakhir kondusif, Forum RW/RT memastikan akan terus memantau realisasi hasil kesepakatan tersebut dan siap melakukan aksi lanjutan apabila tuntutan yang mereka sampaikan kembali diabaikan. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sejumlah wartawan dari berbagai media di wilayah Sukabumi Selatan menggelar kegiatan santai bertajuk wisata alam dan kuliner sederhana di kawasan Sungai Cipamarangan, perbatasan Desa Cipeundeuy dan Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Minggu (17/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang melepas penat sekaligus mempererat kebersamaan antarjurnalis setelah disibukkan aktivitas peliputan sehari-hari. Suasana penuh keakraban dan canda tawa pun mewarnai kegiatan yang berlangsung santai di pinggir sungai itu. Agenda kebersamaan tersebut diinisiasi oleh Usman Kevin, salah satu jurnalis anggota IJTI Korda Sukabumi. Hadir dalam kegiatan itu di antaranya Bah Jajang Suhendar dari Lingkar Pena, Dicky Sopyan dari Bidik-kasusnews.com bersama keluarga, Ragil Gilang dari Sukabumi Update, Yandi Candra dari Sukabumiku, hingga Rusman dari Cakrawala Jampang. Usman Kevin mengatakan, kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap bulan sebagai sarana penyegaran dan memperkuat silaturahmi antarwartawan. “Kegiatan ini murni untuk refreshing dan menghilangkan penat. Kami sengaja meluangkan waktu untuk berkumpul bersama rekan-rekan sambil menikmati suasana alam,” ujarnya. Dalam kegiatan itu, para peserta memasak nasi liwet bersama di pinggir Sungai Cipamarangan. Sambil menunggu masakan matang, mereka memanfaatkan waktu dengan berenang dan bermain air di sungai. Suasana semakin meriah ketika beberapa wartawan mencoba mencari ikan susuh yang menempel di bebatuan sungai. Candaan demi candaan pun tak terhindarkan hingga membuat suasana semakin cair. Keseruan bertambah saat Ragil Gilang dan Bah Jajang sempat membuat panik rekan-rekannya setelah berteriak melihat buaya di sungai. Namun setelah diperiksa, ternyata hewan yang dimaksud hanyalah seekor biawak. Tingkah jahil tersebut langsung disambut gelak tawa seluruh peserta. Setelah puas bermain air, seluruh peserta kemudian berkumpul menikmati nasi liwet yang telah matang. Mereka makan bersama sambil berbagi cerita ringan di tengah suasana alam yang sejuk dan asri. Menjelang pulang, suasana kembali pecah oleh kejadian lucu saat motor milik Bah Jajang tiba-tiba mogok karena kehabisan bensin. Rekan-rekan lainnya pun langsung tertawa sambil membantu mengisi bahan bakar agar perjalanan pulang bisa dilanjutkan. Kegiatan sederhana tersebut ditutup dengan penuh kehangatan dan kesepakatan untuk kembali menggelar agenda serupa di lokasi berbeda pada bulan mendatang. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Jajaran Polsek Surade, Polres Sukabumi, bergerak cepat menangani peristiwa tenggelam yang menimpa seorang anak berusia lima tahun di kawasan Wisata Leuwi Kopo, Desa Cidahu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, Minggu (17/5/2026). Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra, mengerahkan lima personelnya yakni Aiptu B. Silalahi, Aiptu Ari, Aipda K. Kuwanto, Aipda Irvan, dan Bripka Yudi Sukmawan usai menerima laporan kejadian sekitar pukul 22.00 WIB. Korban diketahui bernama Muhammad Andika Fratama (5). Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat korban tengah berwisata bersama keluarganya di kawasan Lewi Kopo. Kejadian bermula ketika rombongan keluarga hendak pulang, namun korban tiba-tiba tidak terlihat. Menyadari anak tersebut hilang, pihak keluarga bersama warga sekitar langsung melakukan pencarian di area wisata. Setelah dilakukan pencarian cukup lama, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat di wilayah Cibitung untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, tim medis memastikan korban telah meninggal dunia. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Selanjutnya, korban dimakamkan di TPU Desa Kademangan, Kecamatan Surade. Dalam penanganan peristiwa ini, polisi juga telah meminta keterangan dari dua orang saksi, yakni Vina Sawalia dan Empat, yang merupakan warga Desa Kademangan, Kecamatan Surade. Petugas Polsek Surade melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari mendatangi lokasi kejadian, dokumentasi TKP, membuat sketsa lokasi, mengumpulkan keterangan saksi hingga menyusun laporan resmi kejadian. Pihak kepolisian turut menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut dan berharap keluarga korban diberikan ketabahan. Penyelidikan terkait kejadian itu pun telah selesai dilakukan untuk memastikan kronologi peristiwa. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Semangat sportivitas dan kreativitas mewarnai peringatan Dies Natalis ke-22 SMKN 1 Surade yang digelar meriah, Sabtu (16/5/2026). Mengusung tema “Disiplin Tangguh dan Siap Berkarya” serta semangat “Sportivitas dan Kreativitas Tanpa Batas”, kegiatan tersebut menghadirkan agenda unggulan Jelajah Alam “Ngider Kahirupan”. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMKN 1 Surade itu dilepas langsung oleh Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKS, Erpa Aris Purnama. Sebanyak 1.500 peserta dari berbagai sekolah di wilayah Pajampangan turut ambil bagian dalam kegiatan lintas alam tersebut. Suasana acara tampak semarak dengan dekorasi bernuansa budaya dan nilai karakter, seperti Gapura Panca Waluya hingga simbol Jangkar Empat Sikap V yang menjadi representasi jati diri dan semangat pembentukan karakter siswa. Dalam sambutannya, Erpa Aris Purnama mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang dinilai mampu membangun mental, kedisiplinan, dan kebersamaan generasi muda. Ia juga secara simbolis melepas peserta jelajah alam sekaligus memberikan dukungan berupa bantuan uang tunai sebesar Rp1 juta kepada panitia pelaksana. “Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya menumbuhkan semangat olahraga dan kreativitas, tetapi juga memperkuat karakter serta kebersamaan antar pelajar,” ujarnya. Jelajah Alam “Ngider Kahirupan” menjadi salah satu rangkaian utama Dies Natalis yang bertujuan melatih ketangguhan fisik, kedisiplinan, serta mempererat silaturahmi antar pelajar di wilayah Pajampangan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMKN 1 Surade, Asep Suhendi, perwakilan KCD Wilayah V Provinsi Jawa Barat, unsur komite sekolah, tenaga pendidik, serta panitia pelaksana. Asep Suhendi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam suksesnya kegiatan Dies Natalis ke-22 tersebut. “Dukungan ini menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus mencetak generasi muda yang disiplin, tangguh, dan siap berkarya demi kemajuan daerah,” ungkapnya. Melalui peringatan Dies Natalis ini, SMKN 1 Surade menegaskan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembinaan karakter, olahraga, dan kreativitas siswa agar mampu bersaing dan berprestasi. (Dicky)