SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Komisi I Fraksi PKS, Erpa Aris Purnama melaksanakan pemotongan dan pembagian hewan kurban pada hari kedua Idul Adha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026). Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat di daerah pemilihannya. Erpa menyampaikan rasa syukur karena rangkaian kegiatan kurban dapat berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Menurutnya, pelaksanaan ibadah kurban menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat berbagi. “Alhamdulillah, pelaksanaan pemotongan hewan kurban di hari kedua Idul Adha 1447 Hijriah berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya. Daging kurban kemudian dibagikan kepada berbagai elemen masyarakat, mulai dari struktur dan kader PKS, simpatisan, komunitas Baraya Kang Erpa, hingga masyarakat umum di wilayah kerjanya. Pembagian dilakukan secara merata agar manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas. Ia menegaskan bahwa Idul Adha bukan hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sarana untuk memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat. “Momentum Idul Adha harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT serta memperkuat rasa kepedulian kepada sesama,” ungkapnya. Warga yang menerima daging kurban menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang tercipta melalui momen Idul Adha dapat terus terjaga dan menjadi perekat persaudaraan di lingkungan masyarakat. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Rumah Aspirasi Kabupaten Sukabumi kembali menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut kali ini dibarengi dengan distribusi hewan kurban ke berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi. Dalam pelaksanaannya, sebanyak tiga ekor sapi dan sebelas ekor kambing disembelih di Rumah Aspirasi. Sementara total keseluruhan hewan kurban yang didistribusikan mencapai sekitar 12 ekor sapi dan 13 ekor kambing. Anggota DPR RI Heri Gunawan mengatakan, tahun ini penyaluran hewan kurban dilakukan lebih merata agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai daerah, mulai dari Sukabumi Selatan, Sukabumi Barat, Sukabumi Timur hingga Sukabumi Utara. “Alhamdulillah tahun ini alokasi hewan kurban lebih menyebar ke wilayah-wilayah di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya. Selain untuk masyarakat umum, sebagian alokasi hewan kurban juga diberikan kepada rekan-rekan media yang selama ini menjalin komunikasi dan kebersamaan dalam berbagai kegiatan peliputan. Menurutnya, pembagian tersebut dilakukan secara terbuka selama masih terdapat ketersediaan hewan kurban dan komunikasi yang baik dengan pihak terkait. “Kalau ada komunikasi dan hewan kurbannya masih tersedia, tentu bisa dialokasikan juga,” katanya. Ia menambahkan, Hari Raya Iduladha menjadi momentum penting untuk meneladani nilai pengorbanan dan keikhlasan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS. Semangat berkurban dinilai bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. “Iduladha mengajarkan kita untuk berbagi, merangkul semua kalangan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – SMA Negeri 1 Surade, Kabupaten Sukabumi, resmi merilis jadwal pelaksanaan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) dan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026-2027. Seluruh tahapan disusun secara sistematis guna memberikan kemudahan bagi calon peserta didik maupun orang tua dalam mengikuti proses penerimaan siswa baru. Kepala SMAN 1 Surade, Hardika, S.Pd., mengatakan bahwa sekolah telah menyiapkan seluruh mekanisme pelaksanaan dengan matang agar proses penerimaan berjalan tertib, transparan, dan akuntabel. Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah melibatkan seluruh unsur manajemen sekolah mulai dari Wakasek Kurikulum Jalaludin Sayuti, S.Ag., M.Ag, Wakasek Kesiswaan,Sugeng Nuryanto, S.Pd. Wakasek Sarana Prasarana Ahmad, S.Pd., hingga Wakasek Humas Dian Wardiana, S.Pd. “Seluruh tahapan kami persiapkan secara detail agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan pelayanan terbaik selama proses penerimaan murid baru berlangsung,” ujar Hardika, Kamis (28/5/2026). Tahapan awal diawali dengan kegiatan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) yang dijadwalkan pada 29 Mei serta 2, 3, 4, 5, dan 8 Juni 2026. Dalam tahap ini, calon peserta didik diwajibkan mengisi sejumlah data penting seperti nilai rapor, pilihan sekolah tujuan, data domisili, hingga dokumen pendukung berupa bukti bantuan sosial maupun prestasi jika dimiliki. Sementara itu, pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dibagi ke dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada 15, 17, 18, dan 19 Juni 2026. Sedangkan tahap kedua berlangsung pada 30 Juni serta 1, 2, 3, dan 6 Juli 2026. Untuk persyaratan umum, calon murid diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen seperti ijazah atau surat keterangan lulus SMP/MTs, akta kelahiran atau KIA, KTP orang tua, kartu keluarga, hingga Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) yang diunduh melalui laman resmi SPMB. Selain jalur umum, SMAN 1 Surade juga membuka jalur prestasi dan afirmasi bagi siswa yang memiliki capaian akademik maupun non-akademik tingkat kabupaten dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Jalur ini juga diperuntukkan bagi siswa yang memiliki pengalaman kepemimpinan seperti Ketua OSIS maupun Ketua Pramuka yang dibuktikan dengan surat keputusan kepala sekolah. Adapun jalur khusus diperuntukkan bagi peserta didik dari keluarga pindah tugas orang tua/wali serta anak guru atau tenaga kependidikan. Persyaratan administrasi disesuaikan dengan kategori masing-masing pendaftar. Pada tahap kedua, sekolah juga membuka jalur domisili dengan syarat utama melampirkan nilai rapor semester 1 hingga semester 5. Selain itu tersedia pula jalur KETM-DTSEN bagi calon murid dari keluarga ekonomi lemah, penerima bantuan sosial, maupun anak panti asuhan yang terdata resmi pada instansi terkait. Tak hanya itu, SMAN 1 Surade turut memberikan kesempatan kepada Murid Berkebutuhan Khusus (MBK) dengan melampirkan kartu atau surat keterangan penyandang disabilitas serta rekomendasi tenaga medis atau psikolog. Hardika berharap seluruh calon peserta didik dan orang tua dapat memahami seluruh ketentuan yang telah ditetapkan agar proses pendaftaran berjalan lancar tanpa hambatan administrasi. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan maksimal dengan prinsip transparansi dan keadilan agar kepercayaan masyarakat terhadap SMAN 1 Surade tetap terjaga,” pungkasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimaknai sebagai ajang memperkuat nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian sosial di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi. Pada Rabu, 27 Mei 2026, Lapas Sukabumi menggelar Shalat Iduladha sekaligus penyembelihan hewan kurban yang melibatkan petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Shalat Iduladha di lingkungan lapas yang diikuti petugas dan warga binaan. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, Baden Badrudin menyampaikan pesan tentang makna kurban sebagai bentuk ketakwaan dan kepedulian terhadap sesama. Kalapas Sukabumi, Budi Hardiono mengatakan, ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual penyembelihan hewan, tetapi juga sarana menumbuhkan keikhlasan, pengorbanan, dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Dia menambahkan, pentingnya kesiapan petugas, kebersihan lingkungan, serta pengawasan keamanan selama proses penyembelihan berlangsung. Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan apel persiapan penyembelihan hewan kurban yang dipimpin Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono. Pada Iduladha tahun ini, Lapas Sukabumi menyembelih 11 ekor kambing dan 1 ekor sapi. Proses penyembelihan turut melibatkan 16 warga binaan yang sebelumnya telah melalui sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Masih kata Budi, selama kegiatan berlangsung, pengawasan terhadap penggunaan alat penyembelihan dilakukan secara ketat guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Setelah seluruh proses selesai, petugas dan warga binaan bersama-sama membersihkan area kegiatan dan peralatan sebagai bagian dari penerapan disiplin dan kebersihan di lingkungan lapas. Peringatan Iduladha lanjut dia, menjadi momentum penting untuk membangun karakter serta menumbuhkan rasa empati di lingkungan pemasyarakatan. “Hari Raya Iduladha menjadi momentum untuk memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan baik bagi petugas maupun warga binaan,” ujarnya. Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa proses pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada pengamanan, tetapi juga membentuk karakter dan kepedulian sosial yang selaras dengan Motto Dirjenpas Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat Untuk Masyarakat, tambahnya. Daging hewan kurban kemudian didistribusikan kepada petugas, stakeholder, masyarakat sekitar lapas, serta dimanfaatkan sebagai tambahan menu makan bagi warga binaan. Kebersamaan juga terasa melalui kegiatan makan bersama dan menikmati hidangan sate hasil olahan daging kurban di lingkungan Lapas Sukabumi. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki memastikan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang diserahkan ke Pondok Pesantren Miftahussa’adah berada dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat untuk kurban. Sapi dengan bobot sekitar 1,2 ton tersebut telah diserahkan kepada pimpinan Ponpes Miftahussa’adah di kawasan Gunung, Kota Sukabumi, Rabu (27/5/2026). Menurut Ayep, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara intensif oleh dokter hewan DKP3 Kota Sukabumi sejak beberapa minggu terakhir. “Sejak awal terus dipantau kesehatannya oleh dokter hewan DKP3 sehingga dipastikan layak dan memenuhi syarat untuk kurban,” ujar Ayep. Ia mengatakan, pelaksanaan kurban tahun ini mengalami peningkatan, baik dari jumlah hewan maupun penerima manfaat. Khusus di lingkungan DKM Miftahussa’adah, total daging kurban diperkirakan mencapai sekitar 8 ton dengan sasaran distribusi hingga 7.000 penerima. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berada di kisaran 5.000 penerima manfaat. Selain bantuan sapi dari Presiden Prabowo, Kota Sukabumi juga menerima bantuan tujuh ekor sapi dari Grup Bakrie dengan total berat sekitar 6,7 ton yang didistribusikan di wilayah Babakan Jampang, Kecamatan Cikole. Ayep menambahkan, pemerintah daerah memantau pelaksanaan kurban di sejumlah titik utama seperti Masjid Agung, Ponpes Miftahussa’adah, dan Babakan Jampang guna memastikan distribusi berjalan tertib dan aman. “Pembagian daging kurban tahun ini dibuat lebih teratur menggunakan sistem kupon agar masyarakat nyaman dan tidak terjadi penumpukan,” katanya. Sementara itu, Pimpinan Ponpes Miftahussa’adah HM Ismatullah Fauzi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan hewan kurban dari Presiden Prabowo Subianto. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden atas bantuan sapi kurban untuk masyarakat Kota Sukabumi,” ujarnya. Ia menyebutkan, selain satu ekor sapi bantuan presiden, tahun ini pesantren juga menerima tambahan lima ekor kambing untuk disalurkan kepada masyarakat sekitar. Diperkirakan sekitar 1.000 warga akan menerima manfaat dari pembagian daging kurban tersebut. “InsyaAllah pelaksanaannya berjalan lancar karena ditangani tim profesional yang sudah berpengalaman setiap tahun,” pungkasnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi, Asep Japar, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi, Rabu (27/5/2026). Momentum Idul Adha disebutnya sebagai pengingat penting tentang nilai ketulusan, keikhlasan, serta kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam pesannya, Bupati menegaskan bahwa perayaan Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban semata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Selain itu, semangat berbagi dan membantu sesama dinilai menjadi bagian utama dari hikmah Hari Raya Kurban. “Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Hikmah berlebaran adalah ketulusan dan keikhlasan, meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT serta peduli kepada sesama,” ujar Asep Japar. Ia juga mengajak masyarakat menjadikan nilai pengorbanan dan kebersamaan sebagai kekuatan dalam membangun daerah. Menurutnya, semangat tersebut penting untuk mempererat koordinasi dan sinergi seluruh elemen masyarakat demi menciptakan kehidupan yang lebih adil, harmonis, dan sejahtera. Di akhir penyampaiannya, Bupati berharap masyarakat terus menjaga persatuan serta memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah. Upaya itu, kata dia, sejalan dengan visi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah, Maju, Unggul, Berbudaya, dan Barokah. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki menilai Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah harus dimaknai lebih dari sekadar penyembelihan hewan kurban. Menurutnya, peringatan Idul Adha merupakan wujud ketakwaan, keikhlasan, dan pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS. Hal tersebut disampaikan Ayep Zaki usai mengikuti Salat Idul Adha di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, Rabu (27/5/2026). Ia menjelaskan, kisah Nabi Ibrahim mengandung pelajaran penting tentang kepatuhan kepada perintah Allah SWT. Nilai itu, kata dia, perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin daerah. “Kalau Nabi Ibrahim berkorban demi menjalankan perintah Allah untuk kepentingan umat manusia, maka pemimpin juga harus memiliki pengorbanan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. Ayep mengaku semangat Idul Adha menjadi pengingat bagi dirinya untuk terus bekerja dan berbuat demi kemajuan Kota Sukabumi. Ia ingin momentum kurban tahun ini menghadirkan manfaat yang lebih besar dibanding sebelumnya. Menurutnya, ibadah kurban juga harus mampu menumbuhkan rasa kepedulian sosial dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, terutama warga yang membutuhkan. “Kurban jangan hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi harus memberi dampak dan kebahagiaan bagi sesama,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, Ayep turut menyampaikan bahwa jumlah hewan kurban dari Pemerintah Kota Sukabumi diharapkan terus bertambah setiap tahunnya. Tahun ini, kata dia, terdapat bantuan hewan kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto serta dari keluarga Bakrie. Ia menambahkan, pelaksanaan kurban secara pribadi maupun kelembagaan telah rutin dilakukan setiap tahun sebagai bagian dari ibadah dan bentuk kepedulian terhadap masyarakat. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Erpa Aris Purnama, mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sebagai momentum mempererat persatuan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Ajakan tersebut disampaikan Erpa bertepatan dengan peringatan 10 Dzulhijjah 1447 H atau 27 Mei 2026. Melalui pesan yang diunggah di akun Facebook pribadinya, ia menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, Idul Adha bukan sekadar perayaan tahunan maupun tradisi penyembelihan hewan kurban, tetapi juga memiliki makna mendalam tentang keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial. “Mari jadikan semangat kurban sebagai penguat persatuan dan kepedulian terhadap sesama, sekaligus menjadi inspirasi untuk terus menebarkan manfaat dan kebaikan,” ujar Erpa, Rabu (27/5/2026). Ia juga mendoakan agar seluruh amal ibadah dan pengorbanan masyarakat diterima Allah SWT serta membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi seluruh warga. Lebih lanjut, legislator dari Dapil VI Kabupaten Sukabumi itu menilai nilai-nilai yang terkandung dalam Idul Adha sejalan dengan semangat pembangunan daerah. Ia mengajak masyarakat menumbuhkan semangat “Berkurban, Berbagi, dan Berdaya” sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan penuh keberkahan. Menurut Erpa, semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercermin dalam Idul Adha menjadi modal sosial penting untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat Sukabumi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Persoalan kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah menjadi perhatian dalam kegiatan reses Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, Feri Sri Astrina yang berlangsung di Kampung Selakaso RT 03 RW 07, Kelurahan Lembursitu, Selasa (26/5/2026). Dalam agenda Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 tersebut, warga menyampaikan berbagai aspirasi terkait kondisi lingkungan di wilayah mereka. Salah satu yang paling banyak dibahas yakni persoalan sampah yang dinilai perlu penanganan lebih serius dan melibatkan masyarakat secara langsung. Untuk menjawab persoalan tersebut, Feri menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi bersama komunitas peduli lingkungan Restu Bumi guna memberikan edukasi kepada warga mengenai pengelolaan sampah rumah tangga. Warga diajak memahami cara memilah sampah sejak dari rumah, termasuk memanfaatkan sampah tertentu agar memiliki nilai guna dan tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan akhir. Menurut Feri, upaya menjaga lingkungan harus dimulai dari tingkat paling kecil, yakni keluarga dan lingkungan sekitar tempat tinggal. “Kalau masyarakat sudah terbiasa memilah dan mengelola sampah dari rumah, persoalan sampah akan jauh lebih ringan,” ujarnya. Sebagai bentuk dorongan agar masyarakat lebih aktif menjaga lingkungan, Feri juga menyiapkan kegiatan lomba pengelolaan sampah antarwilayah di Kecamatan Lembursitu. Program tersebut disiapkan untuk menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan. Selain isu lingkungan, reses tersebut juga menjadi wadah penyampaian aspirasi lain seperti kebutuhan penerangan jalan umum (PJU), ketersediaan lapangan pekerjaan, hingga kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah. Warga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap fasilitas penerangan jalan yang masih minim serta membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Feri memastikan seluruh masukan warga akan menjadi bahan tindak lanjut melalui koordinasi dengan dinas terkait maupun pembahasan di DPRD Kota Sukabumi. “Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat tentu akan kami kawal agar bisa ditindaklanjuti sesuai kebutuhan di lapangan,” katanya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi kembali menambah anggaran untuk program insentif masyarakat pada tahun 2026. Total dana yang disiapkan mencapai Rp22 miliar lebih sebagai bentuk penguatan pelayanan masyarakat di tingkat kelurahan dan lingkungan. Anggaran tersebut meningkat dibanding tahun 2025 yang terealisasi sekitar Rp19,5 miliar. Kenaikan difokuskan untuk mendukung peran RT/RW, kader Posyandu, Linmas, marbot, serta guru ngaji yang dinilai menjadi ujung tombak pelayanan sosial di masyarakat. Dari total anggaran yang disiapkan, insentif RT/RW masih menjadi alokasi terbesar dengan nilai Rp12,45 miliar. Sementara operasional Posyandu mendapat Rp4,35 miliar, marbot dan guru ngaji Rp2,68 miliar, serta Linmas Rp2,53 miliar. Khusus Posyandu, terjadi kenaikan cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. Pemkot Sukabumi menilai peningkatan anggaran itu diperlukan untuk mendukung pelayanan kesehatan dasar, terutama penanganan stunting dan kesehatan ibu-anak. Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Andang Tjahjandi mengatakan, anggaran tersebut bukan hanya bantuan rutin, tetapi bentuk dukungan pemerintah terhadap masyarakat yang terlibat langsung dalam pelayanan lingkungan. Menurutnya, keberadaan RT/RW hingga kader Posyandu memiliki kontribusi besar dalam menjaga stabilitas sosial dan pelayanan publik di tengah masyarakat. “Pemerintah ingin memastikan para penggerak pelayanan masyarakat tetap mendapatkan perhatian dan dukungan,” kata Andang, Selasa (26/5/2026). Selain memperkuat program insentif, Pemkot Sukabumi juga tetap menjalankan sejumlah program pelayanan publik lain seperti Home Care, ambulans gratis, puskesmas gratis, Menata Kebaikan Tech, dan Ngopy. Sementara itu, Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) untuk sementara belum dilanjutkan pada 2026 karena adanya pengurangan anggaran daerah sebesar Rp158,5 miliar. Meski begitu, pemerintah berencana mengaktifkan kembali program tersebut pada perubahan anggaran mendatang apabila dana transfer pusat tersedia. (Usep)