SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Musyawarah islah antara PJTM dan YFSBBP digelar dalam suasana kondusif di aula Polsek Jampangkulon, Rabu 10 Desember 2025 pukul 14.30 WIB. Pertemuan dua organisasi besar ini berlangsung melalui fasilitasi langsung Polsek sebagai upaya merawat harmoni sosial. Hal tersebut dipicu peristiwa yang terjadi April 2024 di kediaman H. Isep Dadang Sukmana, yang sempat berlanjut pada laporan resmi terkait dugaan masuk rumah tanpa izin dan kegaduhan. Kegiatan ini dihadiri tokoh pemerintahan, pengurus organisasi, serta unsur masyarakat seperti Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Anang Janur, Aspri Bupati Sukabumi Wildan, Pasi Inteldim 0622/Kab. Sukabumi Kapten Arh Ari. Tampak hadir Ketua Umum JTM H. Hendra Permana, Ketua YFSBBP H. Isep Dadang Sukmana, serta jajaran pengurus dan penasehat dari kedua pihak. Rundown acara terstruktur mulai dari pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, sambutan, deklarasi damai hingga penutupan. Dalam musyawarah tersebut, Kapolsek Jampangkulon Iptu Muhlis menjadi figur sentral yang menenangkan ruangan. Dalam sambutannya, Iptu Muhlis mengajak semua pihak untuk kembali pada nilai-nilai persaudaraan. Baginya, silaturahmi bukan hanya soal bertemu, tetapi membangun kembali ruang saling percaya. ”Kesalahpahaman adalah hal yang mungkin terjadi dalam kehidupan sosial, namun sikap saling membuka diri lebih menunjukkan kedewasaan dan kekuatan moral sebuah komunitas perlu dikedepankan,” ujarnya. Iptu Muhlis juga menyampaikan rasa syukur karena dapat mempertemukan para tokoh dalam satu forum damai. Kapolsek menegaskan bahwa tugas menjaga keamanan tidak akan efektif tanpa kolaborasi dan komunikasi yang baik dari seluruh unsur masyarakat. ”Melalui pertemuan seperti inilah perbedaan dapat dilebur, dan keutuhan masyarakat Pajampangan dapat terus terjaga,” tuturnya. Nada bicara Kapolsek tegas namun sejuk, mengajak semua pihak menjadikan momentum ini sebagai pintu masuk untuk hubungan yang lebih matang. Ia menempatkan kepolisian bukan sekadar penegak hukum, tetapi mediator yang memberi ruang duduk bersama, mendengar, dan kembali menyatukan. Perwakilan Bupati Sukabumi, Wildan, menyampaikan salam hormat sekaligus pesan harapan dari Bupati bahwa perselisihan yang pernah terjadi menjadi pelajaran berharga dan mendorong kekompakan untuk Sukabumi yang lebih baik. Sedangkan Anggota DPRD Anang Janur menekankan bahwa islah ini merupakan bagian penting dari tanggung jawab organisasi sosial yang harus dijaga keberlanjutannya. Ketua Umum JTM, H. Hendra Permana, menyampaikan apresiasi kepada Ketua YFSBBP yang tidak membuka kembali luka lama dan memilih jalan damai. Menurutnya, Jampang akan menjadi besar bukan karena siapa yang dominan, melainkan karena kebersamaan dan kesediaan untuk saling merendahkan ego. Rangkaian acara ditutup dengan deklarasi damai yang menegaskan komitmen PJTM dan YFSBBP untuk menjaga kondusivitas wilayah, memperkuat komunikasi, dan mengedepankan musyawarah. Musyawarah ini bukan sekadar penyelesaian satu perkara, tetapi simbol bahwa Jampangkulon ingin terus teduh. Kapolsek yang menjadi pengikat dialog menegaskan satu hal penting yaitu keamanan adalah hasil kerja bersama, dan kedamaian hanya tumbuh dari hati yang saling membuka diri. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai mematangkan persiapan menyambut momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Langkah tersebut ditekankan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Nataru yang dibuka oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Rabu (10/12) di Pendopo Sukabumi. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, H. Ali Iskandar, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan destinasi wisata selama masa libur panjang. “Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, kami mengajak seluruh pelaku pariwisata dan masyarakat untuk bersama-sama menyelenggarakan wisata yang aman, nyaman, tertib, dan berkesan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa periode libur Nataru merupakan kesempatan penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata unggulan yang dimiliki Kabupaten Sukabumi. Sementara itu, Wakil Bupati H. Andreas dalam arahannya menegaskan kesiapan jalur dan titik pengamanan jelang liburan akhir tahun. “Kemarin sudah dibahas bahwa Pemkab Sukabumi siap mengamankan Nataru 2025. Lokasi-lokasi pengamanan pun telah disiapkan untuk menjamin kenyamanan masyarakat yang akan berlibur di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya. Wabup juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, khususnya pelaku pariwisata, untuk memastikan destinasi wisata memenuhi unsur Sapta Pesona. “Harapannya, wisatawan yang menghabiskan libur Nataru di Sukabumi dapat merasakan pengalaman yang aman, nyaman, dan memberikan kesan baik,” tegasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Musyawarah koordinasi tingkat Desa Sukatani digelar di Kantor Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Rabu 10 Desember 2025. Pertemuan dihadiri Forkopimcam Surade dipimpin Camat Unang Suryana, Ketua PKPP Surahman, Kades Bakang Anwar As’Adi, Ketua BPD Deni Iskandar. Ikut menghadiri Kepala Desa Sukatani H. Sulaeman, Ketua Karang Taruna Isep Prianto, perangkat desa, RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya. Salah satu fokus pembahasan yakni terkait janji politik Kepala Desa dalam pembangunan ruas jalan Leuwi Cagak–Karangbolong. Jalan tersebut sebelumnya tercantum sebagai jalan kabupaten dalam Keputusan Bupati Nomor 600.1.7/Kep/105.DPU/2024 tertanggal 17 Januari 2024. Camat Surade Unang Suryana menjelaskan bahwa status jalan tersebut telah berubah pada 6 Maret 2025. ”Bupati mengeluarkan keputusan baru Nomor 600.1.7/Kep.191-DPU/2025, sehingga jalan yang semula berstatus jalan kabupaten kini beralih menjadi jalan desa,” kata Unang. Meski demikian, Camat menegaskan bahwa persoalan yang sempat ramai di media sosial sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan semua pihak telah saling memaafkan. Terkait pemenuhan janji politik Kepala Desa mengenai akses jalan tersebut, Camat menambahkan bahwa meski kini berstatus jalan desa, ruas Leuwi Cagak–Karangbolong tetap dianggap strategis bagi wilayah kabupaten. Kepala Desa Sukatani H. Sulaeman menegaskan pihaknya akan memprioritaskan pembangunan jalan sesuai aspirasi warga. Ia menyampaikan bahwa proses perbaikan sudah mulai dilakukan dengan pengiriman material batu ke lokasi. Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Sukatani Isep Prianto meluruskan kabar yang beredar di media sosial. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai fakta. Menurutnya, keributan yang terjadi dalam rapat sebelumnya dipicu oleh pernyataan provokatif yang menyasar personal kepada Kepala Desa, dan pihaknya hanya berusaha meredam suasana. Isep mengakui sempat menggebrak meja karena situasi memanas, namun setelah terjadi ketegangan singkat, semua pihak kembali berdamai. Ia menutup pernyataan dengan menegaskan bahwa kesalahpahaman kini sudah selesai dan dianggap tuntas. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya peningkatan aksesibilitas menuju kawasan wisata Pantai Kalaju, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, mulai menunjukkan progres. Kepala Cabang UPTD PU Wilayah VI Jampangkulon, Yudi Kuswandi bersama jajaran turun langsung melakukan pengukuran calon jalan kabupaten pada Selasa, 9 Desember 2025. Rencana jalan baru tersebut memiliki panjang 230 meter dengan lebar 3 meter. Jalur ini merupakan pengalihan dari ruas Leuwi Cagak Hilir–Minajaya yang akan ditarik lurus untuk mempermudah konektivitas warga dan wisatawan. “Ini bentuk respon cepat atas usulan warga Desa Cipeundeuy melalui Pak Kades Bakang Anwar As’Adi,” ujar Yudi seusai pengukuran. Ia menegaskan, pelaksanaan pembangunan masih menunggu instruksi pimpinan sambil menyiapkan proses lanjutan. Sebelum pengalihan jalur dibangun, pihaknya akan terlebih dahulu melanjutkan pengaspalan sensit program IJD dari Kampung Cipeundeuy hingga Simpangan Desa Sukatani. “InsyaAllah setelah itu dilanjutkan kembali pengaspalan lapen sampai Situ Habibi. Mohon doanya,” ucapnya. Sementara itu, Kepala Desa Cipeundeuy Bakang Anwar As’Adi menyambut baik langkah cepat Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah VI. Ia berharap pembangunan ini berjalan mulus dan memberi manfaat besar bagi masyarakat maupun sektor wisata. “Kami berterima kasih kepada Bupati Asep Japar dan Kadis PU Kabupaten Sukabumi atas perhatian dan dukungannya. Semoga semua rencana ini bisa terealisasi,” ungkapnya. Upaya peningkatan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar akses ekonomi, mendorong mobilitas masyarakat, serta memperkuat potensi wisata Pantai Kalaju sebagai salah satu destinasi unggulan wilayah selatan Sukabumi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana halaman Kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi pada Senin (8/12/2025) terasa berbeda. Ribuan insan pekerjaan umum berkumpul merayakan Hari Bakti PU ke-80 tingkat kabupaten, mengangkat tema Infrastruktur Berkeadilan, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju Sukabumi Mubarakah. Bupati Sukabumi H Asep Japar hadir secara langsung bersama Sekretaris Daerah H Ade Suryaman, disertai jajaran Forkopimda, Forkopimcam, mitra kerja DPU, hingga tamu undangan dari berbagai sektor. Di hadapan peserta upacara, Bupati menegaskan bahwa Hari Bakti PU bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan pengingat akan sejarah perjuangan pekerja umum, merujuk pada momen 3 Desember 1945 yang menjadi tonggak kelahiran kementerian ini di Indonesia. Semangat itu, kata Bupati, adalah roh pengabdian tanpa pamrih yang tertuang dalam Sapta Bakti Insan PU. “Nilai pengabdian tanpa pamrih itu menjadi fondasi etos kerja pembangunan ke depan,” ujarnya. Bupati juga menyinggung strategi pembangunan PU 608 yang kini menjadi arah bersama pemerintah pusat hingga daerah dalam menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus dilakukan dengan komitmen kuat, profesionalitas, dan keberpihakan pada masyarakat. Tidak hanya bicara target pembangunan, Bupati mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana. Mulai dari pemantauan jalan dan jembatan, jaringan irigasi, hingga kesiapan alat berat serta logistik darurat menjadi perhatian khusus. “Momentum Hari Bakti PU ke-80 harus menjadi penguatan komitmen bekerja lebih profesional, berintegritas, dan berpihak kepada rakyat,” tandasnya. Di sisi lain, Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menyampaikan bahwa peringatan tahun ini dikemas bukan hanya dalam upacara formal. Serangkaian kegiatan sosial turut dilaksanakan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Kegiatan meliputi bedah rumah, penanaman pohon, pembersihan jalan, peresmian ruas jalan, bantuan bagi korban bencana, donor darah, pembinaan P3K mitra cai, hingga pemberian apresiasi untuk pegawai berprestasi,” terang Uus. Ia menegaskan bahwa deretan aksi nyata tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap pahlawan PU sekaligus sarana menanamkan kembali jiwa pelayanan dan profesionalitas di tubuh organisasi. Uus berharap kolaborasi pemerintah dan masyarakat semakin menguat, sehingga pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih adil, merata, dan berkelanjutan. “Semangat para pendahulu PU harus terus menjadi inspirasi untuk menghasilkan infrastruktur yang mendukung kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. Pada kesempatan yang sama, Bupati bersama Forkopimda menyerahkan penghargaan bagi pegawai berprestasi, mitra kerja, serta memberikan santunan kepada anak yatim, menutup peringatan Hari Bakti PU ke-80 dengan nuansa humanis dan penuh harapan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Goalpara Tea Park menapaki usia dua tahun. Perayaan hari jadinya berlangsung meriah, dirangkaikan dengan Festival Eksplorasi Pariwisata, Minggu (7/12/2025) di kawasan wisata Jalan Cisarua, Kecamatan Sukaraja. Bupati Sukabumi H. Asep Japar yang biasa disapa Asjap hadir langsung sekaligus memberikan apresiasi atas peran Goalpara dalam perkembangan pariwisata daerah. Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar menyebut Goalpara Tea Park kini menjadi salah satu ikon rekreasi masyarakat. Meski baru dua tahun berdiri, kawasan wisata ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata Sukabumi. ”Tempat ini telah menjelma menjadi destinasi kebanggaan warga Sukabumi,” ujarnya. Lebih jauh, Bupati menilai keberadaan Goalpara tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga membuka ruang bagi seniman dan pelaku UMKM untuk berkembang. Dia optimis sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci majunya potensi wisata di daerah. Ia menegaskan pengembangan pariwisata harus tetap menjaga keseimbangan antara kelestarian lingkungan, pelestarian budaya lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. ”Ke depan, Goalpara perlu terus berinovasi, meningkatkan kualitas SDM, memperluas kerja sama, dan memperkuat promosi digital agar semakin dikenal luas,” tambahnya. Asjap berharap, Goalpara dapat berkembang menjadi kawasan wisata edukasi berbasis lingkungan. Sementara itu, Direktur Goalpara Tea Park Iwan Wahyudin menyampaikan dua tahun perjalanan merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen pelayanan serta pengalaman terbaik bagi pengunjung. ”Dua tahun bukan waktu yang panjang, tetapi bukan perjalanan singkat. Komitmen dan kebersamaan membuat kami terus kuat,” ucapnya. Iwan menargetkan Goalpara Tea Park terus berinovasi agar menjadi salah satu destinasi favorit di Sukabumi. Perayaan HUT ke-2 berlangsung semarak dengan penyerahan Member Card Goalpara Tea Park, pemotongan tumpeng, penyerahan hadiah lomba mewarnai tingkat kabupaten, hingga pertunjukan 1.000 angklung yang dimainkan bersama Bupati Sukabumi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kabupaten Sukabumi mengambil sikap tegas dalam upaya menghentikan laju penularan HIV/AIDS. Melalui Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 yang digelar di Bale Budaya Pudak Arum, Sabtu (6/12/2025). Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengumumkan penguatan program layanan, edukasi masyarakat, hingga upaya menghapus stigma yang selama ini menjadi penghalang terbesar penanganan HIV/AIDS. Acara yang melibatkan unsur pemerintahan, tenaga medis, lembaga pendidikan, organisasi sosial, tokoh agama, hingga komunitas peduli AIDS menjadi momentum deklarasi bersama. Tidak hanya berkomitmen, Sukabumi mendorong langkah konkret mulai dari akses tes HIV yang lebih luas hingga pendampingan psikososial bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Tema global “Overcoming Disruption, Transforming the AIDS Response” menjadi landasan gerak. Tidak sekadar jargon, tema ini diterjemahkan Sukabumi ke dalam target kerja yang lebih progresif melalui semangat ketahanan layanan, inklusivitas, dan percepatan pencegahan. Pemerintah daerah menegaskan, transformasi penanganan bukan lagi pilihan, tetapi kewajiban moral dan sosial. Dalam agenda tersebut, Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M. menyoroti dua tantangan terbesar saat ini dikarenakan masih adanya pola pikir stigma dan masih terbatasnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dini. Menurutnya, dua hal ini menjadi pintu utama penyebaran yang tidak terlihat. “Kita tidak boleh santai. HIV/AIDS tidak akan selesai jika masyarakat masih menutup mata,” tegasnya. Pemerintah daerah menargetkan penguatan intervensi edukatif untuk pelajar, mahasiswa, serta kelompok usia produktif. Program literasi bahaya HIV, sistem rujukan cepat, serta distribusi terapi ARV yang merata akan terus didorong. Peringatan HAS 2025 menutup sesi dengan penegasan yakni perjuangan bukan hanya pada fasilitas medis, tetapi pada keberanian sosial untuk mendukung ODHA sebagai sesama manusia. Sukabumi menyatakan bahwa masyarakat yang berempati adalah benteng utama sekaligus titik awal pemutusan rantai penyebaran. Perang melawan HIV/AIDS tidak menunggu esok. Sukabumi memilih bergerak hari ini. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Warga Kampung Cicariu RT 07 RW 03, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, tampak antusias bergotong royong dalam proses pemasangan tiang listrik untuk pelebaran jaringan PLN, Sabtu (6/12/2025). Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, menyampaikan bahwa pemasangan tiang listrik tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah desa dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan, berbagai program pembangunan telah dilakukan, mulai dari pelebaran jaringan listrik, penerangan jalan umum (PJU), pembangunan jalan lingkungan dan gang (Japak), jaringan irigasi gasi, pembangunan lapang sepak bola, hingga penebaran benih ikan di sungai. Menurut Bakang, mayoritas program pembangunan tersebut terealisasi melalui dukungan anggaran di luar Dana Desa (DD). “Penataan pemasangan tiang ini bertujuan merapikan kabel-kabel dari tiang ke kWh agar lebih tertib dan tidak semrawut,” jelasnya. Warga mengakui hasil pembangunan yang telah berjalan. Selain pemasangan tiang listrik, Kades Bakang sebelumnya telah membangun jalan lingkungan dengan aspal sensit serta memperluas pemasangan PJU di beberapa titik. Ketua RT 07 RW 03, A. Ateng, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Bakang Anwar As’Adi atas perhatian dan upaya yang telah dilakukan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang turut mendukung, mulai dari Camat Surade, Bupati Sukabumi Asep Japar, PLN Pelabuhanratu, hingga Gubernur Jawa Barat KDM. Senada dengan itu, Ketua RW 03 Didin Daryo menyebutkan ada dua kampung yang mendapatkan pelebaran jaringan listrik melalui pemasangan tiang baru. “Di Kampung Cicariu terpasang sebelas tiang, dan di Kampung Tugu ada lima tiang,” ujarnya. Pekerjaan pemasangan tiang sempat membutuhkan waktu lebih lama karena akses berada di jalur gang yang cukup sempit. Namun, gotong royong warga membuat proses berjalan lancar dan aman. Salah satu pelaksana lapangan, Johan, mengapresiasi kekompakan masyarakat. “Kalau warganya tidak kompak, pekerjaan seperti ini tidak akan selesai secepat dan selancar ini,” ungkapnya. Suasana gotong royong pun terlihat merata. Bukan hanya bapak-bapak dan pemuda yang terlibat, kaum ibu juga berperan dengan menyiapkan konsumsi dan minuman untuk para pekerja. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Musrenbang Kelurahan Sriwidari Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi menghasilkan sejumlah prioritas pembangunan hasil penyaringan aspirasi warga sejak pra musrenbang. Kebutuhan fisik dan nonfisik tersusun seimbang, mulai dari perbaikan lingkungan hingga peningkatan kapasitas masyarakat. Lurah Sriwidari Hedi Sudarman mengatakan, pada sektor infrastruktur, warga RW 10 mengusulkan pembangunan jalan lingkungan sebagai akses mobilitas yang lebih layak. ”Dari RW 11 muncul kebutuhan pembangunan talud penahan tebing serta penyediaan sarana air bersih untuk mengurangi risiko longsor dan menjamin ketersediaan air,” kata Hedi, Jumat (5/12/2025). Selain itu, pembangunan drainase dan rabat beton masuk sebagai bagian dari penataan fasilitas umum agar lingkungan lebih tertib dan aman. Di sisi lain kata dia, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi perhatian kelompok masyarakat. PKK mengajukan program penguatan kapasitas LKK dengan pelatihan serentak. ”Enam Posyandu juga mendorong pelatihan bagi kader agar lebih memahami tugas pokok pelayanan kesehatan di tingkat kelurahan sehingga kerja kader lebih efektif,” terang Hedi. Karang Taruna membawa gagasan baru di sisi ekonomi. Mereka mendorong pelatihan bisnis online agar pemuda mampu memanfaatkan teknologi digital untuk berwirausaha. Sementara itu, RW 14 mengusulkan pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga dengan konsep pemilahan dan pengolahan agar memiliki nilai tambah ekonomi. RW 6 menambahkan gagasan pemanfaatan pekarangan melalui sistem hidroponik sebagai alternatif bercocok tanam di lahan terbatas. Usulan beragam ini memperlihatkan bahwa pembangunan Sriwidari tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga menyentuh penguatan sosial, peningkatan kapasitas kader, ekonomi digital, hingga pengelolaan lingkungan berbasis warga. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Warga Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, kompak melaksanakan kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) serentak di setiap lingkungan RT dan RW pada Jumat (5/12/2025). Warga dari berbagai kalangan turun langsung membersihkan lingkungan masing-masing dengan penuh antusias. Kegiatan ini dipimpin oleh para ketua RT dan RW, disertai partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai bentuk kerja bakti. Mulai dari membersihkan rumput liar, membuang sampah, memperbaiki saluran air agar tidak terjadi banjir, hingga merapikan area masjid dan madrasah sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan fasilitas umum. Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasi serta kekompakan warga dalam menjalankan kegiatan tersebut. Ia menyebut, pelaksanaan Jumsih merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Sukabumi Nomor 400.1.4.13/19560/DPMD/2025 dan Peraturan Desa Cipeundeuy Nomor 5 Tahun 2020 yang mendorong peningkatan kebersihan dan ketertiban lingkungan. “Kami selalu menekankan kepada setiap ketua RT dan RW agar rutin melakukan langkah-langkah menjaga keamanan, kebersihan, dan kenyamanan lingkungan. Dengan begitu masyarakat dapat hidup dengan rasa aman dan nyaman,” ujarnya. Ia berharap budaya gotong royong terus ditingkatkan sebagai identitas Desa Cipeundeuy. “Harapan kami, warga tetap kompak dan menjunjung tinggi semangat sabilulungan agar desa semakin agamis, maju, dan sejahtera,” tutupnya. Menariknya, selain kaum bapak, para ibu rumah tangga pun tampak ikut terjun dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka bahkan terlihat lebih aktif, menjadi bukti bahwa kebersihan dan kepedulian lingkungan telah menjadi gerakan bersama di Desa Cipeundeuy. (Dicky)