AMUNTAI – BIDIK-KASUSNEWS.COM Polsek Babirik melakukan monitoring pertumbuhan tanaman jagung sebagai bagian dari pemantauan pertanian pada kuartal III 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 10.00 WITA di lahan pertanian yang berada di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah. Monitoring dilakukan terhadap lahan milik Bahri yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Berkat Setia. Lahan pertanian tersebut memiliki luas sekitar 3 hektare dan dikelola secara berkelompok. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung yang ditanam pada 21 Juli 2026 kini telah memasuki usia 59 hari setelah tanam (HST). Tinggi tanaman tercatat mencapai sekitar 155 sentimeter. Jagung yang dibudidayakan merupakan jenis jagung pakan dengan menggunakan benih Bisi 18. Untuk pemupukan, petani menggunakan NPK Mutiara 16.16.16, sedangkan pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Dalam proses pengolahan lahan, kelompok tani masih menggunakan metode manual dan belum menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan). Dengan kondisi pertumbuhan tanaman saat dilakukan monitoring, panen diperkirakan berlangsung pada 21 November 2026. Pemantauan ini menjadi bagian dari pendataan perkembangan tanaman jagung di wilayah hukum Polsek Babirik. Kegiatan monitoring tersebut juga memberikan gambaran mengenai perkembangan tanaman jagung di tingkat kelompok tani, mulai dari luas lahan, usia tanaman, jenis benih, penggunaan pupuk hingga perkiraan waktu panen. (Agus)
AMUNTAI – BIDIK-KASUSNEWS.COM Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026, mulai pukul 08.00 Wita hingga selesai Kegiatan bakti sosial dilaksanakan di sejumlah lokasi di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU, yakni di Jalan A. Yani dan Jalan Khuripan, Kelurahan Murung Sari. Dalam pelaksanaannya, kegiatan dipimpin oleh Kasat Lantas Polres HSU IPTU Tri Widodo Setiawan, S.Pd., bersama personel Sat Lantas Polres HSU. Bakti sosial tersebut merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian jajaran Sat Lantas Polres HSU terhadap kondisi sosial masyarakat. Selain sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan kemitraan dan komunikasi antara personel kepolisian dengan masyarakat. Adapun sasaran kegiatan bakti sosial meliputi para pengemudi ojek online (Ojol) yang sehari-hari beraktivitas di wilayah hukum Polres HSU. Para pengemudi Ojol merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi dan turut berperan dalam mendukung aktivitas masyarakat, sehingga melalui kegiatan tersebut Polri ingin memberikan perhatian serta kepedulian kepada mereka. Selain pengemudi Ojol, kegiatan juga menyasar masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan sosial. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi wujud kepedulian sosial Polri kepada warga yang membutuhkan di wilayah hukum Polres HSU. Sasaran berikutnya adalah para petugas kebersihan yang sehari-hari bekerja menjaga kebersihan lingkungan. Personel Sat Lantas Polres HSU menyampaikan bantuan sekaligus memberikan perhatian kepada para petugas kebersihan sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Lantas tidak hanya menyerahkan bantuan sosial, tetapi juga membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat. Interaksi tersebut menjadi kesempatan bagi anggota Polri untuk mendengarkan berbagai hal yang disampaikan masyarakat sekaligus memperkuat kedekatan antara kepolisian dengan seluruh lapisan masyarakat. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan Sat Lantas merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus momentum untuk mempererat silaturahmi dan kemitraan. “Melalui kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini, Polres HSU ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga hadir untuk memberikan kepedulian sosial kepada masyarakat,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat, khususnya para pengemudi Ojol, warga kurang mampu dan petugas kebersihan yang menjadi sasaran kegiatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan mereka sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat. “Polri akan terus berupaya membangun hubungan yang baik dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bersifat humanis dan bermanfaat. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat rasa kebersamaan serta kemitraan antara personel Sat Lantas Polres HSU dengan masyarakat,” tambahnya. Kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tersebut berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Melalui kegiatan ini, Sat Lantas Polres HSU kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang humanis serta terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Kabupaten Sukabumi. Dian Wardiana, S.Pd., guru Sosiologi sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 1 Surade, berhasil terpilih sebagai salah satu peserta program beasiswa pelatihan pendidikan yang didanai Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) melalui Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Dian mendapatkan kesempatan mengikuti “Seminar for Education Administrators from South East Asia”, sebuah program internasional yang digelar di Provinsi Zhejiang, Republik Rakyat Tiongkok. Salah satu rangkaian kegiatan berlangsung di Zhejiang Normal University. Program tersebut menjadi forum bagi para aparatur sipil negara dari sejumlah negara Asia Tenggara untuk memperdalam pengetahuan mengenai administrasi pendidikan, pengelolaan lembaga pendidikan, sekaligus bertukar pengalaman terkait perkembangan dunia pendidikan di masing-masing negara. Dian tercatat sebagai salah satu dari sembilan PNS asal Indonesia yang terpilih mengikuti program tersebut. Para delegasi Indonesia berasal dari berbagai instansi, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Kesempatan ini menjadi pengalaman berharga bagi Dian untuk melihat secara langsung berbagai pendekatan dan praktik pengelolaan pendidikan yang diterapkan di Tiongkok serta negara-negara Asia Tenggara. Tidak hanya mengikuti seminar dan pelatihan, para peserta juga mendapat ruang untuk berdiskusi dan berinteraksi dengan akademisi, praktisi pendidikan, serta delegasi dari negara-negara ASEAN. Pertukaran pengalaman tersebut membahas berbagai tantangan pendidikan sekaligus gagasan mengenai strategi pengembangan pendidikan di tengah perubahan global. Bagi Dian, pengalaman tersebut bukan sekadar perjalanan akademik ke luar negeri. Lebih dari itu, kesempatan tersebut menjadi bagian dari proses meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperluas cara pandang dalam melihat pengelolaan pendidikan. Sebagai pendidik dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, pengalaman internasional itu juga diharapkan dapat memberikan perspektif baru dalam pengembangan sekolah, termasuk dalam membangun jejaring serta membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan. Wawasan yang diperoleh selama mengikuti program nantinya dapat menjadi bekal untuk dibagikan kembali kepada lingkungan sekolah maupun sesama pendidik. Dengan demikian, pengalaman yang diperoleh tidak berhenti sebagai pencapaian individu, tetapi dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Keikutsertaan Dian juga menjadi gambaran bahwa pendidik dari daerah memiliki peluang untuk tampil dalam forum pendidikan internasional. Hal tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi guru lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, dan berani membangun jejaring pendidikan hingga ke tingkat global. Program di Zhejiang tersebut akhirnya menjadi jembatan pertukaran pengalaman antara pendidikan Indonesia, negara-negara Asia Tenggara, dan Tiongkok. Bagi Kabupaten Sukabumi, kehadiran seorang guru dari SMAN 1 Surade dalam forum tersebut menjadi kesempatan untuk membawa wawasan pendidikan global lebih dekat dengan lingkungan pendidikan di daerah. (Dicky)
CIREBON – Bidik-kasusnews.com Penyelundupan sabu dan Trihex ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cirebon berhasil digagalkan oleh petugas. Upaya penyelundupan ini dilakukan pada Rabu 16 September 2026. Petugas menemukan narkotika jenis sabu-sabu dan obat terlarang jenis Trihex yang disamarkan dalam botol bedak cair merek Caladine. Barang tersebut diketahui merupakan titipan untuk seorang warga binaan berinisial ESD. Upaya penyelundupan terbongkar ketika petugas Klinik Rutan melakukan pemeriksaan rutin terhadap obat dan barang titipan yang masuk ke dalam rutan. Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan kejanggalan pada salah satu barang titipan. Botol bedak cair yang diterima tidak hanya berisi produk sebagaimana mestinya. Barang Terlarang Disembunyikan dalam Botol Bedak Cair. Petugas kemudian memeriksa lebih lanjut isi botol tersebut. Hasil pemeriksaan menemukan puluhan bungkusan plastik berwarna hitam yang diduga digunakan untuk menyembunyikan barang terlarang. Temuan itu langsung dilaporkan secara berjenjang kepada Kepala Sub Seksi Administrasi dan Perawatan (Kasubsi Adper) serta Kepala Seksi Pelayanan Tahanan. Pemeriksaan selanjutnya melibatkan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka KPR) dan warga binaan yang menjadi tujuan barang titipan tersebut. Dari pemeriksaan isi botol, petugas menemukan 25 bungkusan plastik berwarna hitam. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Di tengah kemarau yang masih berlangsung, jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi bersama warga binaan menundukkan kepala dalam doa. Mereka bermunajat pada yang maha kuasa seraya memohon turunnya hujan. Prosesi dilakukan melalui pelaksanaan Shalat Istisqa’ dan doa bersama, Jumat (18/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Warga Binaan Lapas Kelas IIB Sukabumi dengan menghadirkan Ust. H. Endang Saepulloh sebagai imam sekaligus khatib. Sementara itu, Ust. Dedi Rizaludin dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi turut hadir sebagai penyuluh agama. Pelaksanaan Shalat Istisqa ini merupakan tindak lanjut Surat Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Nomor PAS.4.PK.06.01-35 tertanggal 15 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Gerakan Nasional Shalat Istisqa dan Doa Bersama untuk memohon hujan sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap mitigasi dampak kekeringan di satuan kerja Pemasyarakatan. Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi Budi Hardiono, A.Md.IP., S.H., M.H., mengatakan kemarau menjadi momentum bagi seluruh jajaran dan warga binaan untuk kembali bersyukur serta menyadari keterbatasan manusia di hadapan Allah SWT. Menurutnya, Shalat Istisqa bukan sekadar rangkaian kegiatan keagamaan, melainkan bentuk ikhtiar bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT sekaligus memperkuat nilai pembinaan bagi warga binaan. “Apa yang kita lakukan prinsipnya yaitu Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat,” ujar Budi. Ia juga mengapresiasi keterlibatan warga binaan yang mengikuti kegiatan dengan tertib. Menurutnya, partisipasi tersebut menunjukkan bahwa pembinaan di dalam Lapas tidak hanya berkaitan dengan kedisiplinan, tetapi juga menyentuh aspek keimanan dan pembentukan karakter. Sementara itu, Ust. H. Endang Saepulloh dalam khutbahnya mengingatkan bahwa hujan merupakan kebutuhan mendasar bagi seluruh kehidupan. Bukan hanya manusia, tetapi juga hewan, tumbuhan, tanah dan berbagai ekosistem bergantung pada ketersediaan air. Karena itu, jamaah diajak memperbanyak istighfar dan taubat serta melakukan introspeksi terhadap berbagai kesalahan yang telah dilakukan. Taubat, kata dia, tidak cukup hanya diucapkan. Taubat harus diwujudkan dengan meninggalkan perbuatan yang salah, menyesali kesalahan yang telah diperbuat dan memiliki tekad untuk tidak mengulanginya. Pesan tersebut menjadi semakin bermakna bagi warga binaan yang tengah menjalani proses pembinaan. Momentum Shalat Istisqa’ diharapkan dapat menjadi ruang untuk melakukan refleksi diri sekaligus memperkuat tekad memperbaiki diri. Selain menjadi ikhtiar spiritual memohon turunnya hujan, kegiatan ini juga diarahkan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Kesadaran menghemat air dan menjaga ketersediaannya menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak kemarau. Lapas Kelas IIB Sukabumi berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat keimanan dan ketakwaan seluruh peserta sekaligus mendukung proses pembinaan kepribadian dan keagamaan bagi warga binaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar dan khidmat dalam suasana Lapas yang tetap kondusif. (Usep)
AMUNTAI – BIDIK-KASUSNEWS.COM Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) meningkatkan kegiatan patroli malam melalui Blue Light Patrol di sejumlah ruas jalan di wilayah Amuntai, Kamis (17/9/2026) malam. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WITA tersebut menyasar sejumlah lokasi yang dinilai perlu mendapat perhatian terkait keselamatan dan ketertiban lalu lintas. Patroli dilakukan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan, pelanggaran, serta gangguan kelancaran arus kendaraan. Sejumlah ruas jalan yang menjadi sasaran patroli di antaranya Jalan Khuripan, Jalan Jenderal A. Yani, Jalan Brigjen H. Hasan Baseri, Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Empu Jatmika, Jalan Bayur atau Baypass Amuntai, Jalan Amuntai–Sungai Turak, Jalan Pembalah Batung, serta Jalan Basuki Rahmat. Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas tidak hanya melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas, tetapi juga memberikan teguran kepada pengguna jalan yang ditemukan melakukan pelanggaran atau berpotensi membahayakan keselamatan. Salah satu hal yang menjadi perhatian petugas adalah penggunaan lampu strobo pada kendaraan pribadi yang dapat mengganggu atau menyilaukan pengguna jalan lain. Petugas juga melakukan penindakan berupa teguran terhadap kendaraan yang berkaitan dengan persoalan Over Dimension Over Loading (ODOL). Patroli tersebut dilaksanakan oleh Brigadir Sumaryono, Briptu M. Zainudin, Bripda M. Rangga Hidayat, dan Bripda Revaldo H.S. Selain mengantisipasi pelanggaran, kegiatan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari. Kehadiran personel di sejumlah ruas jalan juga diharapkan dapat membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas. Satlantas Polres HSU menyampaikan bahwa kegiatan patroli menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas. Melalui kegiatan tersebut, kepolisian menargetkan terciptanya kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. Pesan keselamatan pun terus digaungkan kepada seluruh pengguna jalan: Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan. (Agus)
KUNINGAN – Bidik-kasusnews.com Polres Kuningan terus mendorong perubahan pola pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan pendekatan humanis, solutif, dan tetap tegas dalam penegakan aturan. Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama menegaskan, kepolisian tidak cukup hanya hadir ketika terjadi persoalan hukum. Polisi juga dituntut mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Menurut Bellen, prinsip tersebut diterapkan dalam berbagai kegiatan kepolisian, mulai dari penertiban knalpot brong, edukasi ketertiban berlalu lintas, program ketahanan pangan hingga membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih akibat kemarau panjang. “Penertiban knalpot brong atau bising kita konsisten dan masif lakukan. Termasuk program untuk masyarakat, sosialisasi dan edukasi juga terus kita lakukan,”katanya, Rabu (16/09/2026) Ia menyebut, penertiban knalpot bising tidak semata-mata berorientasi pada penindakan. Polisi juga terus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Di sisi lain, kepolisian juga berupaya hadir menjawab kebutuhan masyarakat yang bersifat langsung. Salah satunya melalui pendistribusian air bersih ke sejumlah desa yang mengalami kesulitan air akibat kemarau panjang. “Polisi ke depan harus lebih baik menjadi solusi untuk masyarakat. Itu tuntutan kita,”tegasnya. Kapolres AKBP Bellen juga memberikan perhatian terhadap kualitas pelayanan di lingkungan Polres maupun Polsek. Ia meminta seluruh jajaran memastikan masyarakat yang datang, untuk mendapatkan pelayanan memperoleh perlakuan yang baik dan tempat yang nyaman. Menurut dia, masyarakat yang datang ke kantor polisi, apa pun persoalannya, harus tetap diperlakukan secara manusiawi. Bahkan terhadap warga yang pernah berurusan dengan penegakan hukum, pelayanan tetap harus diberikan secara profesional. “Jangan suruh berdiri kalau masyarakat datang. Siapkan tempat duduk yang nyaman di tempat pelayanan Polres Kuningan,”ujarnya. Ia menekankan, kualitas pelayanan menjadi bagian penting dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Karena itu, jajaran Polsek juga diminta terus memperbaiki cara berinteraksi dengan warga. “Bagaimana kita hadir di masyarakat bisa membuat mereka senang. Kita hadir dan bisa memberikan solusi terbaik,”katanya. Meski mengedepankan pendekatan humanis, Bellen memastikan seluruh tindakan kepolisian tetap berjalan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP). Tidak boleh ada pelayanan maupun penanganan perkara yang keluar dari koridor hukum. “Semua penanganan berdasarkan SOP. Tidak ada yang keluar dari koridor demi kepentingan masyarakat,”tegasnya. Ia pun meminta, seluruh anggota Polres dan Polsek menjadikan semangat mengayomi dan melayani sebagai bagian dari tugas sehari-hari. Polisi harus mampu hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengar persoalan yang disampaikan, kemudian memberikan solusi sesuai kewenangan yang dimiliki. “Selama kami mampu dan bisa, tentu kami maksimalkan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Mengayomi dan melayani, datang ke masyarakat, sehingga ketika masyarakat datang kepada kita, harus kita berikan solusi,”pungkasnya. (Asep Rusliman)
BOGOR – BIDIK-KASUSNEWS.COM Wind Tunnel Korps Brimob Polri yang berada di Gedung Soemardhi, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi panggung bagi atlet indoor skydiving dari berbagai negara dalam penyelenggaraan International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II 2026 dan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026 pada 17–20 September 2026. International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II 2026 menjadi ajang yang tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga dirgantara bertaraf internasional, tetapi juga menjadi wadah kompetisi, pembinaan, dan peningkatan prestasi olahraga di lingkungan Polri. Kejuaraan ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 Bhayangkara sekaligus memeriahkan Pekan Olahraga Polri 2026. Kehadiran atlet dari berbagai negara memberikan kesempatan bagi atlet Indonesia untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta meningkatkan prestasi melalui kompetisi bersama atlet-atlet internasional. Di sisi lain, penyelenggaraan kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pembinaan olahraga Polri secara berkelanjutan. Skala internasional penyelenggaraan kejuaraan tersebut tercermin dari kehadiran 382 peserta dari 156 tim dan sejumlah official mancanegara yang berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan ini. Pada kelas International Open Kapolri Cup, menghadirkan 89 atlet dan ofisial mancanegara berasal dari 10 negara, yakni Indonesia, China, Korea Selatan, Singapura, Thailand, Malaysia, Polandia, Jepang, Rusia, dan Jerman. Adapun nomor yang dipertandingkan meliputi Formation Skydiving (FS), Vertical Formation Skydiving (VFS), Dynamic, dan Freestyle. Penyelenggaraan kejuaraan melibatkan juri nasional serta didukung *20 juri internasional yang berasal dari 12 negara.* Kehadiran juri internasional tersebut turut memastikan proses penilaian pertandingan dilaksanakan secara profesional, objektif, serta mengacu pada regulasi dan standar kompetisi yang berlaku. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II 2026 pada Kamis, 17 September 2026, pukul 10.00 WIB di Gedung Soemardhi. Kejuaraan tersebut dibuka oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo mewakili Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo selaku Pembina Komite Olahraga Polri. Turut hadir Ketua Komite Terjun Payung Irvan Zuladry, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat selaku Ketua Terjun Payung Polri, serta sejumlah pejabat dan undangan la Dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakapolri, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Korps Brimob Polri selaku penyelenggara, Pengurus Besar FASI, para atlet, ofisial, dewan juri, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan International Open Indoor Skydiving Championship Kapolri Cup II Tahun 2026. Kapolri menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pembinaan karakter, peningkatan prestasi atlet, serta penguatan persahabatan antarnegara. Dengan diikuti 382 peserta yang tergabung dalam 156 tim, termasuk 64 tim internasional dari 10 negara, ajang ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing olahraga dirgantara Indonesia di kancah global. “Kejuaraan International Open Indoor Skydiving Championship Kapolri Cup II Tahun 2026 bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi momentum untuk membangun karakter, meningkatkan prestasi atlet, memperluas jejaring internasional, serta memperkuat daya saing olahraga dirgantara Indonesia di kancah global.” “Saya mengajak seluruh atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas, menampilkan kemampuan terbaik, dan menjadikan kejuaraan ini sebagai sarana mempererat persahabatan antarnegara. Selamat bertanding, tunjukan kemampuan terbaik Saudara.” Pernyataan Kapolri yang di bacakan Wakapolri. Sementara itu, Ketua Komite Terjun Payung Irvan Zuladry menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Polri dan Korps Brimob Polri atas kontribusinya dalam memajukan olahraga terjun payung, khususnya nomor indoor skydiving di Indonesia. Menurutnya, penyelenggaraan Kapolri Cup II Tahun 2026 menjadi bukti konsistensi kolaborasi antara FASI dan Perkumpulan Terjun Payung Polri (PTP Polri) dalam membangun ekosistem pembinaan atlet, meningkatkan prestasi, serta memperkuat posisi Indonesia di kancah olahraga dirgantara internasional. Beliau juga menegaskan bahwa kepercayaan Federation Aeronautique Internationale (FAI) kepada Indonesia sebagai tuan rumah 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2026 Kategori 1 tidak terlepas dari konsistensi penyelenggaraan kejuaraan indoor skydiving dalam beberapa tahun terakhir. “Kami berharap kejuaraan ini terus menjadi momentum untuk meningkatkan daya saing atlet Indonesia dan memperkuat kepercayaan dunia internasional terhadap olahraga dirgantara Tanah Air.” “Kepada seluruh atlet, selamat bertanding dan tampilkan kemampuan terbaik. Kepada panitia dan wasit, selamat bertugas. Yang paling utama, selalu mengedepankan faktor keselamatan atau safety dalam setiap rangkaian kegiatan.” Ucap Ketua Komite Terjun Payung. Dalam kesempatan yang sama, Brigjen Pol. Christiyanto Goetomo selaku Ketua Penyelenggara menyampaikan bahwa pelaksanaan International Open Indoor Skydiving Championship Kapolri Cup II Tahun 2026 merupakan bagian dari komitmen Korps Brimob Polri dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mengembangkan olahraga indoor skydiving di Indonesia. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan dan pencetakan atlet-atlet baru melalui dukungan fasilitas Wind Tunnel Soemardhi serta program latihan yang berkelanjutan. Selain meningkatkan prestasi atlet di tingkat nasional dan internasional, kejuaraan ini juga menjadi wadah bagi para atlet pemula untuk mempersiapkan diri sebagai generasi penerus olahraga dirgantara Indonesia. “Kami berkomitmen menjadikan fasilitas Wind Tunnel Korps Brimob Polri sebagai sarana pembinaan dan pencetakan atlet-atlet indoor skydiving berprestasi. Melalui latihan yang berkelanjutan dan penyelenggaraan kejuaraan nasional maupun internasional, kami berharap dapat melahirkan generasi atlet baru yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.” Ujar Ketua Penyelenggara. Penyelenggaraan kejuaraan melibatkan unsur Polri dan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). Pada Kapolri Cup II 2026, kepanitiaan berasal dari personel Polri dengan pengawasan teknis pertandingan dari FASI. Sementara itu, rangkaian kompetisi internasional di Wind Tunnel Korps Brimob Polri akan dilanjutkan dengan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026 yang dijadwalkan dibuka pada Kamis (17/9/2026) pukul 19.00 WIB. Wind Tunnel Brimob yang merupakan fasilitas pertama milik Polri dan terbesar di Asia Tenggara tersebut diresmikan pada Maret 2023. Fasilitas tersebut memiliki diameter 4,8 meter, kapasitas maksimal hingga 10 orang penerjun, serta dapat dioperasikan selama 24 jam nonstop. Penyelenggaraan dua kejuaraan internasional ini menjadi bagian dari dukungan Korps Brimob Polri terhadap pengembangan olahraga dirgantara di Indonesia. Keberadaan Wind Tunnel Korps Brimob di Cikeas diharapkan dapat terus menjadi sarana latihan dan pembinaan atlet, sekaligus mendorong peningkatan prestasi indoor skydiving nasional serta memperkuat hubungan dan sportivitas antar-atlet dari berbagai negara. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Kesigapan Babinsa jajaran Kodim 0410/KBL kembali ditunjukkan dalam membantu penanganan kebakaran lahan. Sertu Andreswan selaku Babinsa Koramil 410-01/PJG bersama aparat terkait dan warga berjibaku memadamkan api yang membakar lahan semak belukar di kawasan perbukitan, Jl. Soekarno Hatta RT 02, LK I, Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, Kamis (17/9/2026). Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 08.00 WIB, setelah salah seorang warga, Asep, melihat kepulan asap dari kawasan perbukitan yang berjarak sekitar 1.500 meter dari kaki bukit. Kondisi medan yang berada di atas bukit dan tidak memiliki akses bagi kendaraan pemadam membuat proses penanganan dilakukan secara manual. Mendapat informasi tersebut, Sertu Andreswan segera mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan aparat terkait. Bersama apparat terkait, Ketua RT 02 Akhbar, anggota Linmas, serta masyarakat Kelurahan Campang Raya, Babinsa kemudian melakukan pemadaman secara manual dengan menyusuri area yang terbakar. Upaya bersama tersebut akhirnya membuahkan hasil. Setelah berjibaku selama kurang lebih dua setengah jam, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30 WIB. Lahan semak belukar yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±500 meter persegi. “Karena lokasi kebakaran berada di atas bukit dan tidak dapat dijangkau kendaraan, pemadaman dilakukan secara manual bersama aparat terkait dan masyarakat. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan situasi kembali aman,” ujar Babinsa di lokasi. Dalam penanganan tersebut, Babinsa juga melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala. Keterangan dari saksi turut dicatat sebagai bahan laporan dan koordinasi lebih lanjut. Hingga kegiatan selesai, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiel. Sementara itu, pemilik lahan maupun penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penelusuran. Kegiatan pemadaman berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Kehadiran Babinsa bersama aparat dan masyarakat menjadi bagian dari upaya cepat dalam mencegah meluasnya kebakaran lahan sekaligus menjaga keamanan lingkungan di wilayah binaan. (Agus)
Kuningan – Bidik-kasusnews.com Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan ke-129 Wilayah Kodim 0615/Kuningan Tahun 2026 resmi ditutup pada Kamis (17/9/2026) di Desa Gunung Manik, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan Penutupan yang berlangsung pukul 14.00 hingga 15.15 WIB tersebut dihadiri Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriyani, S.H., M.Kn., Sekda Kabupaten Kuningan U. Kusmana, S.Sos., M.Si., jajaran TNI-Polri, unsur Forkopimda, perangkat daerah, para kepala desa, serta tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Kuningan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran Kodim 0615/Kuningan beserta seluruh personel TNI yang telah melaksanakan program TMMD bersama masyarakat Desa Gunung Manik. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuningan dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Kodim 0615/Kuningan beserta seluruh personel TNI. Terima kasih juga kepada masyarakat Desa Gunung Manik yang telah bergotong royong dan memberikan dukungan selama kegiatan,” ujarnya. Salah satu hasil utama TMMD Imbangan ke-129 adalah pembangunan jalan rabat beton sepanjang 820 meter, yang dilengkapi dengan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di sisi jalan. Selain itu, sasaran kegiatan juga mencakup pembangunan tembok penyangga tebing dan pembangunan tugu. Bupati menegaskan, keberhasilan TMMD tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah dan masyarakat. “Ketika TNI dan masyarakat berjalan bersama, pekerjaan yang berat dapat menjadi ringan. Ketika pemerintah, TNI dan masyarakat berada dalam satu semangat, yang dihasilkan bukan hanya infrastruktur, tetapi juga kepercayaan, persaudaraan dan kekuatan sosial,” katanya. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. “Pembangunan yang telah dilakukan dengan keringat dan gotong royong harus dirawat dengan rasa memiliki,” tegasnya. Program TMMD Imbangan ke-129 sendiri merupakan bagian dari upaya membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya kawasan yang membutuhkan peningkatan infrastruktur. Selain pembangunan fisik, TMMD juga diarahkan untuk membangun sumber daya manusia sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Sebagai bagian dari rangkaian penutupan, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan penghuni panti jompo sebagai bentuk kepedulian sosial dan kepedulian terhadap masyarakat. Melalui TMMD ke-129, semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama dalam membangun desa. Infrastruktur yang telah terwujud diharapkan menjadi akses baru bagi masyarakat untuk meningkatkan mobilitas, memperkuat aktivitas ekonomi, serta mendorong Desa Gunung Manik menuju kehidupan masyarakat yang semakin maju dan berdaya. (Asep Rusliman)