SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Di tengah musim kemarau yang menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah, Satlantas Polres Sukabumi Kota kembali menggelar aksi kemanusiaan melalui program Satlantas Peduli. Sebanyak 32.000 liter air bersih disalurkan kepada ratusan keluarga di Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Jumat (31/7/2026). Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang selama hampir dua bulan terakhir mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Sedikitnya 346 kepala keluarga atau sekitar 1.000 jiwa menjadi penerima manfaat dalam kegiatan sosial tersebut. Kasatlantas Polres Sukabumi Kota, AKP Ridwan Shandi Maulana, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak kekeringan akibat musim kemarau. “Kami ingin memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap air bersih. Hari ini kami menyalurkan empat mobil tangki dengan total sekitar 32.000 liter untuk warga Kelurahan Cikundul,” ujar Ridwan. Distribusi dilakukan secara bertahap agar seluruh wilayah terdampak dapat terlayani. Dua mobil tangki terlebih dahulu disalurkan kepada warga, sedangkan dua tangki lainnya dikirim setelah Salat Jumat menuju RW 8 dan RW 9 yang juga mengalami kekurangan pasokan air. Menurut AKP Ridwan, informasi dari pihak kelurahan menyebutkan bahwa sumber air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan seluruh warga. Kondisi tersebut membuat bantuan air bersih menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Ia menambahkan, kegiatan sosial tersebut bukanlah yang pertama dilakukan. Pada pekan sebelumnya, Satlantas Polres Sukabumi Kota telah mendistribusikan sekitar 24.000 liter air bersih menggunakan tiga mobil tangki ke wilayah yang sama sebagai upaya membantu masyarakat melewati masa kekeringan. Ia memastikan program bantuan air bersih akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menggandeng pemerintah setempat. Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi hingga pasokan air kembali normal. “Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar masyarakat yang terdampak kekeringan tetap mendapatkan bantuan air bersih. Semoga apa yang kami lakukan dapat sedikit meringankan beban warga,” ungkapnya. Melalui kegiatan Satlantas Peduli, Polres Sukabumi Kota kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Selain menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, kepolisian juga berupaya memberikan solusi nyata terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, termasuk saat krisis air bersih melanda wilayah Kota Sukabumi. (Usep)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Jumat, 31 Juli 2026 Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan kepada keluarga warga binaan sebagai wujud kepedulian sosial dan komitmen untuk mempererat hubungan antara pemasyarakatan dengan masyarakat. Kegiatan dipimpin oleh Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, bersama jajaran pegawai. Bantuan sosial disalurkan kepada keluarga warga binaan yang membutuhkan sebagai bentuk dukungan serta upaya meringankan beban mereka. Bakti sosial ini menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai kemanusiaan dalam penyelenggaraan pemasyarakatan. Selain memberikan bantuan, jajaran Rutan Jepara juga menjalin silaturahmi dan memberikan motivasi kepada keluarga warga binaan agar terus memberikan dukungan positif selama proses pembinaan berlangsung. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa pembinaan warga binaan tidak terlepas dari peran penting keluarga sebagai sistem pendukung utama. “Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam rutan, tetapi juga membangun kepedulian terhadap keluarga warga binaan. Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan proses pembinaan dan reintegrasi sosial,” ujar Renza. Rutan Jepara berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara institusi pemasyarakatan dengan keluarga warga binaan. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial yang terus dijunjung tinggi oleh jajaran Rutan Jepara.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM Polsek Banjang terus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai akses permodalan usaha melalui kegiatan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan tabel rafaksi. Edukasi tersebut menyasar masyarakat dan pelaku usaha di wilayah Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Sosialisasi dilaksanakan pada Jumat (31/7/2026) mulai pukul 09.30 Wita di Desa Banjang. Kegiatan tersebut dilakukan personel Polsek Banjang sebagai langkah memberikan informasi yang mudah dipahami masyarakat mengenai pembiayaan usaha serta skema yang berkaitan dengan tabel rafaksi. Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat antara lain Aiptu Noryadi selaku Ka Jaga, Brigadir Fahmi Rachman, dan Briptu M. Alfito Gusna. Petugas turut membawa brosur sosialisasi sebagai bahan informasi bagi masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, warga diberikan pemahaman mengenai program KUR, termasuk pentingnya mengetahui persyaratan administrasi sebelum mengajukan pembiayaan. Masyarakat juga diberikan penjelasan mengenai tabel rafaksi dan skema angsuran yang berkaitan dengan pembiayaan usaha. Sosialisasi ini dinilai penting karena akses permodalan dapat menjadi salah satu pendukung bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha. Namun, pemanfaatannya perlu dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan kemampuan usaha dan kewajiban pembayaran. Personel Polsek Banjang juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil pembiayaan sebelum memahami persyaratan, mekanisme, serta kemampuan dalam memenuhi angsuran. Selain di Desa Banjang, sosialisasi serupa sebelumnya juga dilaksanakan di Desa Pulau Damar pada Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut menunjukkan upaya Polsek Banjang dalam menyampaikan informasi terkait KUR dan tabel rafaksi secara bertahap kepada masyarakat di wilayah hukumnya. Dalam pelaksanaannya, masih ditemukan masyarakat yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut, khususnya mengenai kelengkapan administrasi pengajuan KUR. Karena itu, penyampaian informasi secara langsung dinilai penting agar masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih jelas sebelum mengakses fasilitas pembiayaan. Polsek Banjang juga membuka ruang koordinasi dengan pihak terkait, termasuk perbankan, guna mendukung penyampaian informasi dan pelayanan kepada masyarakat. Melalui sosialisasi tersebut, Polsek Banjang tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi turut mengambil bagian dalam mendukung literasi keuangan dan penguatan perekonomian warga. Diharapkan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, dapat memanfaatkan akses permodalan secara legal, bijak, sesuai kebutuhan usaha, dan berdasarkan kemampuan finansial, sehingga pembiayaan yang diperoleh benar-benar memberikan manfaat bagi perkembangan usaha dan kesejahteraan keluarga. (Agus)
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Kalimantan Selatan melaksanakan audit dengan tujuan tertentu terhadap pelaksanaan Operasi Sikat Intan 2026 di Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Jumat (31/7/2026). Kegiatan audit tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 Wita hingga selesai dan dipusatkan di Ruang Rupatama I Polres HSU. Pelaksanaan audit dipimpin Kombes Pol Setiyo Hartono, S.I.K., dengan didampingi Kapolres HSU AKBP Agus Nuyanto, S.I.K., M.Si. Audit dengan tujuan tertentu ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan internal kepolisian untuk memastikan pelaksanaan operasi berjalan sesuai dengan ketentuan, rencana kegiatan, serta administrasi yang telah ditetapkan. Dalam kegiatan tersebut, tim Itwasda Polda Kalsel terdiri atas Kompol Trias Inanggara, S.Sos., M.A. selaku Ketua Tim, Penata-I Edi Subagio, S.H., M.M. sebagai sekretaris, serta Bripda M. Rifki Atqiya dan Bripda Satria Daha Samudra sebagai operator. Dari jajaran Polres HSU, kegiatan dihadiri Wakapolres HSU, Kabag Ops, Kasiwas, para Kasatgas, serta operator yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Sikat Intan 2026. Audit tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan operasi, termasuk memastikan setiap tahapan kegiatan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional dan sesuai prosedur. Kehadiran tim pengawasan dari Itwasda Polda Kalsel juga diharapkan dapat menjadi sarana evaluasi bagi personel Polres HSU dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, khususnya dalam mendukung keberhasilan Operasi Sikat Intan 2026. Kapolres HSU AKBP Agus Nuyanto bersama jajaran turut mendukung proses audit tersebut. Pengawasan internal dinilai penting untuk menjaga agar pelaksanaan tugas kepolisian tetap berjalan transparan, akuntabel, efektif, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian audit berjalan tertib, aman, dan lancar. Melalui pengawasan yang berkesinambungan, Polres HSU berkomitmen meningkatkan profesionalisme personel serta memastikan setiap pelaksanaan operasi kepolisian memberikan hasil yang optimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Bidik-kasusnews.com,Pontianak Kalimantan Barat Viral di berbagai medsos terkait video temuan tangki merah putih yang melakukan pembongkaran solar subsidi ke mobil tangki putih biru ( industri ) didalam hutan, diduga kuat sudah kejadian yang berulang kali dan di duga kua PT. Pertamina Kalimantan Barat merestui. Dugaan adanya kongkalikong antara pemilik SPBU, PT. Pertamina Kalimantan Barat dan Pembeli Solar Subsidi Tersebut mencuat, berdasarkan undang undang migas seyogyanya SPBU yang diduga nakal Tersebut harusnya di putus hubungan kerja, bukan di Suspen lagi, parahnya Suspen nya cuma satu minggu. Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Pertamina terkait viralnya vidio tersebut, sangsi apa yang harus di terima antara pemilik SPBU, Pemilik Tangki Putih Biru dan Tangki Merah Putih. Terpantau sejumlah media bahwa SPBU Laur saat ini sudah aktif kembali beroperasi seperti sedia kala. Syafarahman Ketua Umum Lumbung Informasi Masyarakat meminta Polda Kalimantan Barat segera menuntaskan dugaan perampokan subsidi BBM oleh pemilik SPBU Laur yang bekerjasama dengan Pemilik Mobil Tangki Biru Putih, serta memeriksa keterlibatan Oknum Pejabat di PT. Pertamina Region Kalimantan Barat. Jika dalam waktu dekat ini tidak ada pernyataan resmi dari Polda Kalbar terkait kasus dugaan penyelewengan BBM Solar Subsidi Tersebut maka Kami akan melaporkan ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia agar kasus ini benar benar tuntas. Sumber:Syafarahman Ketua Umum Lumbung informasi Masyarakat (Tim/read)
Kuningan,-Bidik-kasusnews.com,.Satlantas Polres Kuningan kembali menggelar razia terhadap pengendara yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong. Dalam kegiatan tersebut, petugas menindak sebanyak 67 pelanggar. Rinciannya, 66 unit sepeda motor dan satu lembar STNK dikenai sanksi tilang. Razia yang dilaksanakan jajaran Unit Turjawali Satlantas Polres Kuningan itu diawali dengan apel kesiapan serta pengarahan kepada seluruh personel. Penindakan dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban lalu lintas sekaligus merespons keluhan masyarakat terkait kebisingan knalpot brong. Kasat Lantas Polres Kuningan, AKP Aktuin Moniharapon, mengatakan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga dapat mengganggu kenyamanan masyarakat. “Kami terus melakukan penindakan terhadap penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Selain melanggar aturan, suara bising dari knalpot brong sangat mengganggu kenyamanan masyarakat dan berpotensi memicu gangguan kamtibmas,” ujar AKP Aktuin Moniharapon kepada awak media, Kamis 30 Juli 2026. Ia mengimbau para pengendara agar menggunakan knalpot standar pabrikan dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Menurutnya, razia knalpot brong akan terus dilakukan secara rutin di sejumlah titik yang berada di wilayah hukum Polres Kuningan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif. “Kami berharap masyarakat ikut mendukung upaya ini dengan tidak lagi menggunakan knalpot brong. Keselamatan dan kenyamanan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” katanya. (Asep Rusliman)