Jatim, Situbondo – Bidik-kasusnews.com Sebanyak 1.151 peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP/KNMP) Tahun 2026 resmi dinyatakan lulus, Jum’at (31/7/26). Upacara penutupan diklat digelar sebagai penanda berakhirnya rangkaian pelatihan yang berlangsung selama beberapa waktu terakhir. Tampak hadir Komandan Dodiklatpur Rindam V/Brawijaya Letkol Inf Billy Adriadi Pradita Iskandar, dan tamu undangan lainnya. Para lulusan dipersiapkan untuk terjun langsung mendampingi pengembangan Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan. Wakil Komandan Rindam V/Brawijaya Kolonel Inf. Fendri Navyanto Raminta. mengatakan, seluruh peserta yang mengikuti diklat di Dodiklatpur Rindam V/Brawijaya Asembagus Situbondo berhasil menyelesaikan pendidikan tanpa kendala. “Secara nasional siswa ada 1.151 orang, Alhamdulillah berjalan dengan aman lancar, tidak kurang suatu apapun,” ujarnya usai memimpin upacara di Depo Pendidikan Latihan dan Pertempuran Resimen Induk Kodam V/Brawijaya. Selama mengikuti pelatihan, peserta dibekali berbagai materi mulai dari tata kelola koperasi modern, digitalisasi keuangan, hingga strategi pendampingan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pembekalan tersebut diberikan agar lulusan mampu menjadi pendamping koperasi yang profesional di daerah masing-masing. Oleh karena itu, lulusan SPPI KDKMP/KNMP ini diharapkan menjadi motor penggerak Koperasi Merah Putih sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Target kami, para lulusan ini siap menjadi motor penggerak agar Koperasi Merah Putih benar-benar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri dan profesional, sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33, bahwa ekonomi itu berdiri atas usaha bersama, dan dasar kekeluargaan,” jelasnya. Ia menjelaskan, usai penutupan, seluruh peserta akan langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pendampingan aktif. Dimana nantinya mereka bertugas memetakan potensi ekonomi Desa dan kelurahan, membantu pengembangan unit usaha koperasi, serta memastikan tata kelola administrasi dan keuangan berjalan secara transparan. Kinerja para lulusan juga akan dipantau melalui monitoring dan evaluasi secara berkala. Wadan Rindam V/Brawijaya menegaskan, koperasi Merah Putih tidak hanya menjadi program administratif, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis gotong royong. Demikian, lulusan SPPI KDKMP/KNMP diharapkan dapat memperkuat akses permodalan bagi pelaku UMKM, mengurangi praktik rentenir, serta mendorong terciptanya kemandirian ekonomi keluarga di desa maupun kelurahan di seluruh Indonesia. “Harapan besar kami, Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih ini tidak hanya sekadar papan nama, tetapi benar-benar menjadi sokoguru perekonomian yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat banyak,” tutupnya. (Agus)
Majalengka,- Bidik-kasusnews.com,.Guna memastikan kelestarian lingkungan, kebersihan fasilitas publik, serta mempererat tali silaturahmi dan sinergitas antarinstansi di wilayah Kabupaten Majalengka, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar mengoptimalkan aksi kepedulian lingkungan secara bergotong royong. Langkah proaktif yang dikemas dalam wujud pelayanan prima kepolisian di bidang kemitraan masyarakat dan peduli lingkungan ini difokuskan pada kegiatan kurve bersama guna menciptakan lingkungan kota yang bersih, asri, dan nyaman, Jumat (31/07/2026) pagi. Dalam pelaksanaannya di lapangan, kegiatan Gerakan Bersih-Bersih (GEBER) tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. bersama Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., serta melibatkan jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Majalengka, personel Polres Majalengka, dan elemen masyarakat. Aksi gotong royong ini dipusatkan di sepanjang jalur protokol Jalan Raya KH. Abdul Halim, membentang mulai dari depan Kantor Inspektorat Kabupaten Majalengka hingga kawasan depan Mako Polres Majalengka. Dengan penuh semangat kebersamaan, para personel dan jajaran Forkopimda membahu membersihkan sampah, merapikan area bahu jalan, serta memastikan saluran air di kawasan tersebut bebas dari penumpukan limbah domestik. Sinergitas yang terjalin antara jajaran kepolisian, pemerintah daerah, dan DLH ini bertujuan nyata untuk memberikan contoh teladan kepada masyarakat luas akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan bersama. Kehadiran pimpinan daerah di tengah-tengah kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memupuk kesadaran kolektif demi terwujudnya Kabupaten Majalengka yang sehat dan tertata rapi. (Asep Rusliman)
Kabupaten Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,. Komitmen mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus diwujudkan Polresta Cirebon melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian. Salah satunya dengan menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani binaan di wilayah hukum Polresta Cirebon. Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Gudang PU, Jalan Kenanga, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (30/7/2026). Penyerahan dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr. H. Deni Nurcahya, S.T., M.Si., serta dihadiri para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, dan perwakilan kelompok tani binaan. Dalam kesempatan tersebut, bantuan yang diserahkan terdiri dari delapan unit alsintan, yakni tiga unit traktor roda empat dan lima unit traktor roda dua yang berasal dari Kementerian Pertanian untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian, khususnya komoditas jagung. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, bantuan alsintan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah melalui Kementerian Pertanian kepada para petani agar mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. “Alhamdulillah hari ini kita dapat menyerahkan bantuan alsintan kepada kelompok tani yang telah terpilih. Bantuan ini merupakan wujud perhatian Bapak Presiden melalui Kementerian Pertanian kepada masyarakat, khususnya para petani, dan diberikan secara cuma-cuma untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian,” ujar Kombes Pol. Imara Utama. Ia berpesan agar seluruh alsintan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan baik, serta diamankan setelah digunakan agar memiliki usia pakai yang panjang dan memberikan manfaat bagi banyak petani. “Rawat alat ini dengan baik, lakukan servis secara berkala, jangan dibiarkan rusak. Setelah digunakan jangan ditinggalkan di lahan, tetapi simpan di tempat yang aman. Gunakan sesuai peruntukannya untuk mengolah lahan jagung, dan apabila sudah selesai dipakai, silakan dipinjamkan kepada kelompok tani lain yang membutuhkan agar manfaatnya semakin luas,” katanya. Kapolresta juga menegaskan pihaknya akan terus berupaya mengusulkan tambahan bantuan alsintan kepada pemerintah pusat agar semakin banyak petani di Kabupaten Cirebon yang memperoleh dukungan sarana pertanian. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr. H. Deni Nurcahya menyampaikan apresiasi kepada Polresta Cirebon yang telah menjembatani aspirasi para petani hingga bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian dapat direalisasikan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Cirebon, khususnya Bapak Kapolresta, yang telah memfasilitasi usulan bantuan alsintan bagi petani Kabupaten Cirebon. Bantuan ini sangat penting untuk mendukung komoditas jagung sebagai salah satu program swasembada pangan nasional,” ungkapnya. Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Kementerian Pertanian menjadi langkah strategis dalam mempercepat modernisasi pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Ia pun berharap usulan bantuan alsintan ke depan dapat terus bertambah sehingga semakin banyak kelompok tani yang merasakan manfaatnya. Melalui penyerahan bantuan tersebut, Polresta Cirebon berharap mekanisasi pertanian di wilayah Kabupaten Cirebon semakin meningkat sehingga mampu mendukung percepatan tanam, meningkatkan produktivitas hasil panen, serta mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional secara berkelanjutan. (Asep Rusliman)
Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com Pusat Pembekalan dan Angkutan Angkatan Darat (Pusbekangad) menggelar Pelatihan dan Bimbingan Teknis Profesi Penerangan (Bimtekprofpen) Tahun Anggaran 2026, di Aula Dharma Gati Ksatria Jaya, Pusbekangad, Kramat Jati, yang berlangsung selama dua hari (28 – 29 Juli 2026) Pelatihan dan bimbingan teknis ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang penerangan agar mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi informasi dan dinamika ruang digital. Bimtekprofpen yang dibuka oleh Kepala Penerangan Pusbekangad (Kapen Pusbekangad) Letkol Cba Dwiyo Sugiharto, S.Sos., mengusung tema “Mewujudkan Insan Penerangan yang Inovatif di Era Digital dalam Mendukung Tugas Pokok Bekang TNI AD.” Tema tersebut menjadi komitmen Pusbekangad dalam membangun insan penerangan yang profesional, adaptif, dan mampu menghasilkan publikasi berkualitas di era transformasi digital. Direktur Pembinaan Umum (Dirbinum) Pusbekangad dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Penerangan Pusbekangad menegaskan bahwa insan penerangan Bekang TNI AD dituntut memiliki kemampuan menyampaikan informasi secara cepat, tepat, akurat, dan bertanggung jawab. Selain itu, personel penerangan juga harus mampu membangun narasi positif, menangkal disinformasi, serta menjaga kredibilitas institusi melalui pemanfaatan media digital yang efektif. “Perkembangan teknologi informasi menuntut insan penerangan untuk terus meningkatkan kompetensi. Insan penerangan harus mampu beradaptasi dengan perubahan, menguasai teknologi digital, serta menghasilkan konten yang informatif, edukatif, dan membangun citra positif institusi,” ujarnya. Kegiatan pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat dengan materi meliputi penulisan jurnalistik, fotografi, videografi, hingga pengembangan konten media sosial. Melalui materi tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis sekaligus kreativitas dalam mendukung publikasi dan penyebarluasan informasi positif di lingkungan Bekang TNI AD. Sebanyak 18 personel penerangan dari berbagai satuan jajaran Bekang TNI AD mengikuti pelatihan ini. Selama kegiatan, para peserta memperoleh pembekalan teori dan praktik guna memperkuat kemampuan produksi konten digital yang relevan dengan perkembangan media komunikasi saat ini. Melalui penyelenggaraan Bimtekprofpen TA 2026, diharapkan semakin memperkuat penerangan di jajaran Bekang TNI AD yang semakin profesional, inovatif, dan adaptif, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas pokok Bekang TNI AD sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI Angkatan Darat. (Agus)
Bandung,-Bidik-kasusnews.com,.Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan insan pers untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., saat penganugerahan Lomba Jurnalistik Polda Jabar, Rabu (29/7/2026) Kapolda Jabar mengapresiasi para pemenang dan seluruh peserta lomba jurnalistik. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara Polri dan media massa, sekaligus memperkuat kredibilitas, integritas, dan tanggung jawab profesional dalam menyampaikan informasi kepada publik. “Kegiatan ini menjadi awal untuk memperkokoh kolaborasi. Ke depan kami ingin menghadirkan berbagai program bersama media agar kemitraan ini semakin kuat,” ujar Irjen Pipit. Ia menegaskan media arus utama memiliki peran strategis sebagai penyaji informasi yang mengedepankan objektivitas, verifikasi, serta kepatuhan terhadap kaidah jurnalistik. Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, menurutnya, media profesional menjadi benteng penting dalam menangkal hoaks, disinformasi, dan pembentukan opini yang tidak berdasarkan fakta. “Dalam penegakan hukum kami tidak bisa bekerja berdasarkan asumsi atau persepsi. Semua harus faktual dan terverifikasi. Begitu juga informasi yang disampaikan kepada masyarakat,” katanya. Irjen Pipit menegaskan seluruh jajaran Polda Jabar diinstruksikan tidak menyampaikan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Menurutnya, proses verifikasi menjadi prinsip utama agar informasi yang diterima masyarakat tetap akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Ia menilai perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah pola penyebaran informasi. Masyarakat kini dapat merekam dan menyebarkan berbagai peristiwa secara cepat. Namun, kondisi tersebut juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi yang belum tentu benar dan berpotensi menyesatkan publik. Karena itu, Irjen Pipit berharap media profesional dapat menjadi pelopor literasi informasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemberitaan yang akurat, berimbang, dan sesuai fakta. “Kami membutuhkan peran jurnalis profesional untuk menjernihkan ruang informasi, memberikan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menjadi mitra dalam membangun komunikasi publik yang sehat,” ujarnya. Kapolda Jabar juga menegaskan Polda Jabar terbuka terhadap kritik yang konstruktif. Menurutnya, kritik yang disampaikan berdasarkan fakta merupakan bagian dari upaya memperbaiki kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. “Kalau memang ada yang perlu dikritisi dan itu berdasarkan fakta, silakan dikritisi. Kami akan memperbaikinya,” katanya. Selain itu, Irjen Pipit mengajak media mendukung berbagai program Polda Jabar, termasuk gerakan Jawara (Jaga dan Rawat Jawa Barat) melalui penyebaran narasi positif, edukasi kepada masyarakat, serta penguatan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, berharap kolaborasi yang telah terjalin antara Polda Jabar dan insan pers terus ditingkatkan. Menurutnya, kritik yang membangun, masukan yang konstruktif, serta pemberitaan yang profesional menjadi energi positif bagi Polri untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Kami mengajak seluruh insan pers bersama-sama menjadi Jawara, Jaga dan Rawat Jawa Barat,” ujar Hendra, Kamis (30/7/2026) Ketua Dewan Juri lomba jurnalistik, Irwan Nasir, mengapresiasi komitmen Polda Jabar yang memberikan kebebasan penuh kepada dewan juri dalam melakukan penilaian. Selama proses penjurian, kata dia, tidak ada intervensi dari pihak mana pun sehingga independensi dan objektivitas tetap terjaga. Ia menjelaskan karya yang dinilai berasal dari berbagai media arus utama di Jawa Barat dengan tema kepolisian yang ditulis sesuai kaidah jurnalistik. Beragam karya tersebut mengangkat sisi humanis Polri, ketahanan pangan, pemberantasan narkoba, hingga kiprah kepolisian di tengah masyarakat. “Independensi merupakan ruh media. Karena itu kami mengapresiasi Polda Jabar yang memberikan kebebasan penuh kepada dewan juri tanpa intervensi dalam menentukan pemenang,” kata Irwan. Ia berharap lomba jurnalistik tersebut dapat terus diselenggarakan sebagai upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dan media, sekaligus mendorong lahirnya karya jurnalistik yang edukatif, kritis, dan bermanfaat bagi masyarakat. Adapun pemenang lomba Juara Jurnalistik dalam memperingati HUT Bhayangkara ini yaitu: 1. Rahmat Hidayat dari Tribunnews Bogor dengan judul “Kisah Kampung Bebas Narkoba Cikaret Bogor, Bandar Besar Kini Insaf Jadi Peternak Domba Garut” 2. Jejep Falahul Alam dari Kabar Majalengka.Pikiran Rakyat.Com dengan judul “Ketika Harapan Jadi Ketahanan Pangan” 3. Dede Adhitama dari BritaSatu.com dengan judul “Dari Layar Ponsel, Pengabdian Tumbuhkan Harapan di Pesisir Mundu Bandung 30 Juli 2026 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com Kemampuan menulis menjadi salah satu kompetensi yang harus terus diasah oleh setiap insan penerangan TNI AD di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital. Keterampilan tersebut tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses belajar dan latihan yang berkelanjutan, sejalan dengan peribahasa _“ala bisa karena biasa”_. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono, S.E., M.Han., saat membuka Workshop Menulis Penerangan TNI AD TA 2026 di Ballroom Hotel Novotel Mangga Dua, Jakarta, Selasa (29/7/2026). Dalam sambutannya, Kadispenad menegaskan bahwa kemampuan menulis merupakan bagian dari profesionalisme prajurit dan PNS TNI AD dalam mendukung komunikasi publik institusi. “Saya ingin seluruh personel jajaran penerangan memiliki kemampuan menulis yang baik. Namun, kemampuan ini harus terus diasah agar semakin mahir, sehingga mampu menghasilkan narasi yang bermanfaat bagi satuan maupun pengembangan diri masing-masing,” ujarnya. Ia berharap ilmu yang diperoleh dalam workshop ini terus dipraktikkan. Menurutnya, semakin sering seseorang menulis, semakin kuat kemampuan tersebut tertanam dalam pola pikirnya. Bahkan setelah lama tidak digunakan, keterampilan itu akan lebih mudah diaktifkan kembali karena telah menjadi kebiasaan. Workshop yang diikuti 100 peserta secara luring dan 30 peserta secara daring dari jajaran penerangan serta perwakilan satuan TNI AD di berbagai wilayah Indonesia ini dirancang sebagai lokakarya yang memadukan teori dan praktik penulisan. Dimana peserta dibekali kemampuan mengolah fakta, menentukan sudut pandang, serta menyusun narasi yang komunikatif, akurat, dan mudah dipahami masyarakat. Direktur Utama Narabahasa Ivan Lanin menyampaikan bahwa menulis bukanlah kemampuan alamiah manusia, melainkan keterampilan yang dapat dipelajari dan terus dilatih. Sebaliknya, yang secara naluriah dimiliki manusia adalah kemampuan untuk bercerita. Karena itu, peserta diajak memahami cara mengembangkan cerita menjadi tulisan yang runtut, efektif, dan bermakna, dengan menguasai struktur tulisan, mulai dari wacana, paragraf, kalimat, diksi, hingga ejaan. Materi berikutnya disampaikan Produser Bespoke Lab sekaligus penulis Indira Saraswaty mengenai penyusunan narasi strategis dan teknik mengemas data serta informasi kedinasan menjadi tulisan yang relevan, menarik, dan mampu membangun opini publik yang konstruktif. Pada sesi penutup, Kasubdislisstra Dispenad Letkol Inf Fikky Nur Kuncoro Jati, S.H., M.Han., memaparkan pemanfaatan teknologi _Artificial Intelligence_ (AI) sebagai pendukung proses penulisan. Menurutnya, AI mampu mempercepat pengolahan informasi, tetapi tidak dapat menggantikan peran manusia dalam memberi arah, nilai, empati, dan tanggung jawab pada sebuah tulisan. “AI dapat membantu kita menemukan kata-kata, tetapi hanya manusia yang mampu memberi tulisan arah, nilai, empati, dan tanggung jawab,” tegasnya. Pada akhir workshop diumumkan pemenang Karya Penulisan Terbaik, yaitu Koptu Eko W. Purnomo sebagai juara pertama, Lettu Chk Muhammad Rizky Royhan sebagai juara kedua, dan Serda M. Hasan Azwar sebagai juara ketiga. Apresiasi juga diberikan kepada tiga peserta teraktif, yakni Sertu Narotama, Sertu M. Asep, dan Letda Arh Budisep Silalahi. Menutup kegiatan, Kadispenad melalui sambutan yang dibacakan Sesdispenad Kolonel Arh Budyanto Putro Sudarsono, S.E., M.Han., mengajak seluruh peserta menjadikan kemampuan menulis sebagai bagian dari budaya profesionalisme prajurit. Dengan kemampuan menulis yang terus berkembang, insan penerangan TNI AD diharapkan mampu menghadirkan komunikasi publik yang akurat, edukatif, humanis, dan adaptif sehingga semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap TNI AD. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Ketersediaan sarana sanitasi yang higienis dan terstandar menjadi fokus utama Kodim 0410/KBL dalam mengubah pola hidup sehat warga Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling. Melalui program TMMD ke-129 TA 2026, Satgas melangsungkan pembuatan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) umum bagi masyarakat sekitar. Hingga Kamis (30/7), progres fisik pengerjaan fasilitas sanitasi umum ini bergerak pesat usai tuntasnya serangkaian persiapan bahan baku pada hari sebelumnya. Komandan Satgas TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan, memantau langsung proses pembangunan untuk memastikan fasilitas umum ini tepat sasaran dan berdaya guna jangka panjang. Rangkaian pengerjaan teknis pada sasaran MCK ini meliputi: Galian dan Pemasangan Septic Tank: Memastikan sistem pembuangan limbah terisolasi rapi dan tidak mencemari lingkungan pemukiman, Pemasangan Dinding dan Sekat Ruang: Membangun bilik-bilik kamar mandi dan toilet dengan sirkulasi udara yang memadai, Pemasangan Instalasi Perpipaan: Menyediakan jalur distribusi air bersih dan pembuangan air kotor secara efisien. “Sanitasi yang baik adalah fondasi dari masyarakat yang sehat. Lewat pembuatan MCK ini, TNI ingin membantu mengikis risiko penyakit berbasis lingkungan di wilayah Pinang Jaya,” terang Kolonel Arm Roni Hermawan. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Wajah haru dan bahagia tak mampu disembunyikan oleh Ibu Nur Hayati, warga Jalan Bukit Pinang Jaya, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling. Hunian yang selama ini ia tempati bersama keluarga kini mulai berubah wajah menjadi bangunan yang kokoh dan layak huni berkat program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam TMMD ke-129 TA 2026 Kodim 0410/KBL. Memasuki agenda kegiatan pada Kamis, 30 Juli 2026, pengerjaan yang merekap hasil kerja keras sejak Rabu (29/7) ini telah menunjukkan progres signifikan. Dansatagas TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, menegaskan bahwa perbaikan kediaman Ibu Nur Hayati merupakan salah satu prioritas dari total 4 sasaran RTLH yang disasar di wilayah Pinang Jaya. Di lapangan, para Babinsa Kodim 0410/KBL bahu-membahu bersama warga setempat melakukan serangkaian pengerjaan struktur: Pencekikan dan Pengokohan Pondasi: Memastikan struktur bawah rumah memiliki daya tumpu yang aman dan tahan lama. Pemasangan Dinding Batako/Bata: Menyusun dinding utama rumah guna menghadirkan ruang batas yang aman dan tertutup. Persiapan Rangka Atap: Mengukur dan merangkai penutup atas agar penghuni terhindar dari kebocoran saat cuaca ekstrem. “Mewujudkan hunian yang aman dan sehat bagi warga seperti Ibu Nur Hayati adalah inti dari kemanunggalan TNI bersama rakyat. Kami memastikan seluruh proses renovasi dikerjakan dengan standar kualitas terbaik agar dapat dihuni dalam waktu dekat,” tegas Kolonel Arm Roni Hermawan di lokasi pengerjaan. (Agus)
Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Suasana khidmat dan penuh nuansa budaya mewarnai penyambutan Kapolres Majalengka Polda Jabar yang baru, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si, di halaman Markas Komando (Mako) Polres Majalengka, Rabu (29/7/2026). Penyambutan diawali dengan prosesi Upacara Pedang Pora, sebuah tradisi kehormatan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang melambangkan penghormatan sekaligus penyambutan bagi pejabat yang akan mengemban amanah baru. Usai melewati barisan Pedang Pora, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman beserta istri disambut hangat dengan pertunjukan seni budaya Sunda yang menampilkan kekayaan budaya khas Kabupaten Majalengka. Penampilan tersebut menjadi simbol penghormatan serta ungkapan selamat datang kepada pemimpin baru Polres Majalengka. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat utama Polres Majalengka, para perwira, personel Polri, ASN Polri, Bhayangkari Cabang Majalengka, serta tamu undangan yang memberikan sambutan hangat kepada Kapolres beserta keluarga. Tradisi Pedang Pora yang dipadukan dengan kesenian daerah mencerminkan perpaduan nilai-nilai kebanggaan institusi Polri dengan kearifan lokal yang terus dijaga. Momentum ini sekaligus menjadi awal pengabdian AKBP Muhammad Aldy Sulaiman sebagai Kapolres Majalengka dalam memimpin jajaran Polres Majalengka untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, seluruh personel Polres Majalengka siap mendukung kepemimpinan AKBP Muhammad Aldy Sulaiman dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, kondusif, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang Presisi di wilayah hukum Polres Majalengka. Penyambutan tersebut berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh keakraban, menandai dimulainya estafet kepemimpinan baru di Polres Majalengka dengan harapan mampu membawa semangat baru dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Asep Rusliman)
Bandung,-Bidik-kasusnews.com,.Kepolisian Daerah Jawa Barat resmi melakukan penyegaran struktur kepemimpinan secara besar- besaran. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) dan pisah sambut untuk 14 posisi strategis di jajaran Polda Jabar, Selasa (28/7/2026). Rotasi jabatan tersebut mencakup satu Pejabat Utama (PJU) yaitu Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Kabid TIK) serta 13 Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) di wilayah hukum Jawa Barat. Dalam upacara tersebut, jabatan Kabid TIK Polda Jabar resmi diserahterimakan dari Kombes Pol Parojahan Simanjuntak kepada Kombes Pol Anton Elfrino Trisanto. Sementara itu, pergeseran tongkat estafet kepemimpinan di tingkat Polres jajaran meliputi. Kapolres Garut Dari AKBP Yugi Bayu Hendarto kepada AKBP Niko Nurallah Adi Putra. Kapolres Cimahi Dari AKBP Niko Nurallah Adi Putra kepada AKBP Moh Faruk Rozi. Kapolres Subang Dari AKBP Dony Eko Wicaksono kepada AKBP Andi Purwanto. Kapolres Tasikmalaya Kota Dari AKBP Andi Purwanto kepada AKBP Andik Eko Siswanto. Kapolres Sukabumi Dari AKBP Dr. Samian kepada AKBP Benny Cahyadi. Kapolres Purwakarta: Dari AKBP I Dewa P. G. Anom Danujaya kepada AKBP Febri Nurzam. Kapolres Sumedang: Dari AKBP Sandityo Mahardika kepada AKBP Reza Ma’ruffi. Kapolres Tasikmalaya: Dari AKBP Wahyu Pristha Utama kepada AKBP Ade Papa Rihi. Kapolres Indramayu: Dari AKBP Mochamad Fajar Gemilang kepada AKBP Prianggo Parlindungan. Kapolres Majalengka: Dari AKBP Rita Suwadi kepada AKBP Muhammad Aldy Sulaiman. Kapolres Kuningan: Dari AKBP Muhammad Ali Akbar kepada AKBP Bellen Anggara Pratama. Kapolres Ciamis: Dari AKBP Hidayatullah kepada AKBP Eko Iskandar. Kapolres Cirebon Kota: Dari AKBP Eko Iskandar kepada AKBP Bimantoro Kurniawan. Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto menegaskan bahwa alih tugas dan jabatan di lingkungan Polri merupakan mekanisme alamiah organisasi guna menjaga kesinambungan dan penyegaran institusi. “Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjamin regenerasi, penyegaran, dan kesinambungan kepemimpinan,” ujar Pipit dalam amanatnya. Secara khusus, Kapolda memberikan apresiasi tinggi kepada para pejabat lama yang telah mendedikasikan waktu dan kemampuannya demi menjaga keamanan di Jawa Barat. “Kepada para pejabat lama, saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polda Jawa Barat. Berbagai capaian yang telah rekan-rekan torehkan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas, memperkuat kualitas pelayanan publik, serta merawat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” tutur Irjen Pipit. Ia juga mendoakan agar rekam jejak kerja para pejabat lama di Jawa Barat dapat menjadi modal berharga pada jenjang karir selanjutnya. “Selamat mengemban amanah pada penugasan yang baru. Semoga pengalaman selama bertugas di Jawa Barat menjadi legacy baru untuk terus memberikan pengabdians terbaik kepada organisasi, masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya. Kepada para pejabat baru, Irjen Pol Pipit Rismanto menekankan pentingnya respons cepat dalam memahami karakteristik wilayah penugasan masing-masing. “Kepada para pejabat yang hari ini menerima tugas dan tanggung jawab baru, saya ucapkan selamat datang dan selamat mengemban amanah baru sebagai bagian dari keluarga besar Polda Jawa Barat. Saya berharap rekan-rekan dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas dan memahami secara utuh karakteristik wilayah Jawa Barat,” tegas Jenderal Bintang Dua tersebut. Bandung, 29 Juli 2026 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar