Palembang, Bidik-kasusnews.com Dansat Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Apel Sabuk Kamtibmas Polrestabes Palembang yang mengusung tema “Sinergitas Bersama Sabuk Kamtibmas dalam Menjaga Stabilitas Keamanan”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Mapolrestabes Palembang sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat. Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. serta dihadiri oleh unsur Forkopimda, Pejabat Utama Polda Sumsel, jajaran Polrestabes Palembang, personel TNI-Polri, dan berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Polri, instansi pemerintah, serta seluruh komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Palembang. Melalui kolaborasi yang solid, diharapkan seluruh elemen mampu bersama-sama mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan sehingga tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Dalam amanatnya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa keberhasilan menjaga stabilitas kamtibmas tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi, koordinasi, dan kepedulian antarinstansi serta masyarakat harus terus ditingkatkan sebagai fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai. Keikutsertaan Dansat Brimob Polda Sumsel dalam apel tersebut merupakan wujud nyata komitmen Satbrimob Polda Sumsel dalam mendukung setiap kebijakan pimpinan Polri sekaligus memperkuat sinergitas lintas sektor. Kehadiran Satbrimob diharapkan semakin memperkokoh kerja sama antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan Apel Sabuk Kamtibmas ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin erat antara seluruh pemangku kepentingan sehingga tercipta situasi kamtibmas yang kondusif serta semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (Agus)
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM Jajaran Polsek Amuntai Utara terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program swasembada jagung di wilayah hukumnya. Monitoring kali ini menyasar lahan pertanian milik Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Pemantauan dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026, sekitar pukul 11.00 Wita hingga selesai. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan perkembangan tanaman sekaligus untuk mengetahui kondisi faktual lahan jagung yang dikelola masyarakat. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, tanaman jagung di lahan Poktan Sungai Bayan memiliki ketinggian yang bervariasi, yakni sekitar 80 hingga 160 sentimeter. Namun, petugas menemukan adanya kondisi daun tanaman yang menguning. Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi tersebut diduga berkaitan dengan tingkat kesuburan tanah yang kurang mendukung sehingga pertumbuhan tanaman jagung belum optimal. Temuan tersebut menjadi salah satu bahan penting dalam monitoring karena kondisi lahan dan tanaman perlu diperhatikan secara berkala agar perkembangan budidaya jagung dapat terus terpantau hingga memasuki tahap berikutnya. Kegiatan monitoring dilaksanakan oleh dua personel Polsek Amuntai Utara, yakni Aiptu Ferry A.P dan Bripka Eko P. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, pemantauan tersebut juga menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pendataan dan pengawasan perkembangan lahan pertanian masyarakat. Dengan adanya monitoring secara berkala, kondisi tanaman yang mengalami kendala dapat diketahui lebih awal dan menjadi bahan koordinasi dengan pihak terkait maupun petani untuk menentukan langkah penanganan yang sesuai. Kegiatan berlangsung dengan lancar. Situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara selama pelaksanaan monitoring juga dilaporkan aman dan kondusif. Pemantauan lahan jagung di wilayah HSU diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga perkembangan tanaman dapat diketahui secara faktual sekaligus mendukung upaya peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan masyarakat. (Agus)
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM Jajaran Polsek Amuntai Tengah terus memperkuat pemantauan terhadap program swasembada jagung sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Monitoring perkembangan lahan jagung tersebut dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026, mulai pukul 12.30 Wita hingga selesai. Kegiatan dilakukan di Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU. Pemantauan ini menjadi bagian dari langkah kepolisian dalam mengikuti perkembangan sektor pertanian sekaligus memastikan kegiatan budidaya jagung yang dilakukan masyarakat dapat terus terpantau dan dilaporkan secara berkala kepada pimpinan. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Amuntai Tengah juga melakukan pengecekan terhadap perkembangan lahan jagung sebagai salah satu komoditas yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung kemandirian pangan, termasuk pemenuhan kebutuhan pakan ternak. Lima personel diterjunkan dalam kegiatan monitoring tersebut, yakni Aiptu Rofik PN, Aipda Sahat MTS, SH, Bripka Sugeng Ari Bowo, Bripka Eko Wahyudi, dan Brigpol Bayu Fitrianto. Untuk menunjang pelaksanaan tugas di lapangan, personel menggunakan satu unit kendaraan patroli roda empat Polsek Amuntai Tengah serta perangkat komunikasi HT Motorola APX 1000. Selain melakukan pemantauan, kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk memperoleh gambaran mengenai perkembangan lahan jagung di lapangan. Data hasil monitoring selanjutnya menjadi bahan laporan kepada pimpinan sebagai bagian dari pengawasan terhadap program ketahanan pangan. Kegiatan ini mencerminkan keterlibatan Polri dalam mendukung sektor pertanian melalui pemantauan dan komunikasi bersama masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kesinambungan program ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif untuk memenuhi kebutuhan pangan dan pakan secara mandiri. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Monitoring secara berkala akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan program swasembada jagung dan ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah. (Agus)
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan jajaran kepolisian di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Polsek Banjang secara rutin melakukan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di wilayah hukumnya, termasuk lahan pertanian di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang. Monitoring tersebut dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026 sekitar pukul 11.30 Wita. Kegiatan dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung sekaligus melihat kondisi lahan yang menjadi bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan. Dalam pemantauan tersebut, personel Polsek Banjang mendatangi lahan milik Sadikin yang dikelola secara perorangan melalui kelompok tani Mandiri binaan Polri. Lahan tersebut memiliki luas sekitar 4 hektare atau 40.000 meter persegi. Tanaman jagung yang ditanam pada 12 Mei 2026 itu kini memasuki usia sekitar 81 hari. Berdasarkan hasil pemantauan, pertumbuhan tanaman berada pada kisaran 2 hingga 2,1 meter dan diperkirakan memasuki masa panen sekitar 10 Oktober 2026. Jenis tanaman yang dikembangkan merupakan jagung pakan dengan menggunakan benih hibrida Bisi 18. Untuk kebutuhan penanaman, digunakan sekitar 100 kilogram benih. Sementara pemupukan dilakukan menggunakan NPK 16.16.16 dan dolomit, sedangkan pengendalian gulma menggunakan herbisida Basmilang. Dalam pengelolaannya, lahan tersebut masih menggunakan metode manual tanpa dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan). Kapolsek Banjang melalui personelnya menegaskan bahwa kegiatan monitoring tidak hanya sebatas melihat perkembangan tanaman, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan pendampingan kepada masyarakat yang terlibat dalam program ketahanan pangan. Tiga personel Polsek Banjang yang melaksanakan monitoring yakni Aiptu Herry Sutanto, Aiptu Slamet Rianto, dan Aiptu Sukadi. Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Banjang selama kegiatan berlangsung juga terpantau kondusif. Monitoring secara berkala diharapkan dapat membantu memastikan lahan pertanian tetap terkelola dengan baik hingga masa panen, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendukung penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi Polri bersama masyarakat dalam mengawal program pangan, khususnya pengembangan komoditas jagung yang memiliki nilai strategis bagi kebutuhan pakan dan sektor pertanian. (Agus)
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM Upaya memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat terus dilakukan Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Salah satunya melalui penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang digelar di Kantor Desa Nelayan, Kecamatan Sungai Tabukan, Rabu (29/7/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA tersebut dipimpin Wakapolres HSU Kompol Sony Pratago Lumban Gaol, S.E., M.M. Kehadiran jajaran kepolisian mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Dalam kegiatan itu, Wakapolres HSU didampingi Kasat Binmas Polres HSU AKP Syaifullah, S.H., Kapolsek Sungai Pandan Ipda M. Rusdi, S.Sos., serta Bhabinkamtibmas Desa Nelayan Aiptu Agus Tri Saptiawan, S.Hut. Turut hadir Kepala Desa Nelayan Zulkifli bersama masyarakat setempat. Polisi Ajak Warga Jadi Mitra Menjaga Keamanan Penyuluhan tersebut menjadi sarana untuk mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Polres HSU menekankan bahwa terciptanya situasi yang aman tidak hanya bergantung pada aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi warga. Masyarakat didorong untuk memperkuat komunikasi antarwarga, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, serta segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu ketertiban lingkungan. Dalam kesempatan yang sama, kepolisian memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Warga diajak bersama-sama mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan, kehidupan sosial, serta masa depan generasi muda. Layanan 110 Diperkenalkan kepada Masyarakat Tidak hanya membahas Harkamtibmas dan narkoba, jajaran Polres HSU juga memperkenalkan layanan Kepolisian Call Center 110 kepada masyarakat. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun membutuhkan bantuan kepolisian, termasuk terkait gangguan keamanan, tindak kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, maupun kondisi lain yang memerlukan respons aparat. Sosialisasi layanan 110 diharapkan membuat masyarakat semakin mengetahui jalur komunikasi yang dapat digunakan ketika membutuhkan kehadiran polisi. Antusiasme warga terlihat saat sesi dialog berlangsung. Sejumlah masyarakat menyampaikan pertanyaan dan masukan mengenai kondisi keamanan di lingkungan Desa Nelayan, sekaligus berdiskusi mengenai langkah yang dapat dilakukan bersama untuk mencegah gangguan kamtibmas. Dialog tersebut juga menjadi kesempatan bagi kepolisian untuk mendengar langsung berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat terkait keamanan lingkungan. Polri Dorong Sinergi hingga Tingkat Desa Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur mengatakan, penyuluhan Harkamtibmas merupakan bagian dari upaya kepolisian memperkuat kemitraan dengan masyarakat. Menurutnya, menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama sehingga keterlibatan masyarakat sangat diperlukan, terutama dalam melakukan pencegahan sejak dini. “Polres Hulu Sungai Utara mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta memanfaatkan layanan Kepolisian 110 apabila menemukan atau mengalami kejadian yang membutuhkan penanganan Kepolisian. Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ujar IPTU Asep Hudzainur mewakili Kapolres HSU. Ia menambahkan, kegiatan pembinaan dan penyuluhan akan terus dilakukan secara berkesinambungan hingga ke tingkat desa sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran hukum sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan. Melalui kegiatan tersebut, Polres HSU berharap masyarakat semakin aktif menjaga lingkungannya, menjauhi narkoba, serta tidak ragu berkomunikasi dengan kepolisian ketika menemukan persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban. Kehadiran polisi di tengah masyarakat melalui kegiatan edukasi dan dialog diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik serta mewujudkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat. (Agus)
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM Upaya mendukung program swasembada jagung terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Senin (27/7/2026), personel Polsek Banjang turun langsung memantau perkembangan lahan jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang. Monitoring yang dilaksanakan sekitar pukul 11.30 Wita tersebut menjadi bagian dari pemantauan program swasembada jagung di wilayah hukum Polsek Banjang, sekaligus memastikan perkembangan tanaman di lahan binaan dapat terpantau secara berkala. Berdasarkan hasil pemantauan, lahan jagung yang dikelola Sadikin tersebut memiliki luas sekitar 4 hektare atau 40.000 meter persegi. Lahan tersebut tercatat sebagai lahan perorangan yang tergabung dalam kelompok tani Mandiri dan menjadi salah satu lahan binaan Polri. Jagung yang ditanam merupakan jenis jagung pakan dengan menggunakan benih hibrida Bisi 18. Penanaman dilakukan pada 12 Mei 2026 dan saat dilakukan monitoring tanaman telah memasuki usia sekitar 77 hari. Perkembangan tanaman di lapangan menunjukkan tinggi jagung berkisar antara 2 hingga 2,10 meter. Dengan kondisi tersebut, perkiraan waktu panen tercatat pada sekitar 10 Oktober 2026. Dalam proses budidayanya, lahan tersebut menggunakan sekitar 100 kilogram atau 100 bungkus benih. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit, sedangkan pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Menariknya, proses pengelolaan lahan tersebut masih dilakukan secara manual tanpa menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan). Pemantauan dilakukan oleh tiga personel Polsek Banjang, yakni Aiptu Herry Sutanto, Aiptu Slamet Rianto, dan Aiptu Sukadi. Kehadiran personel kepolisian di lapangan menjadi bagian dari pendampingan sekaligus monitoring terhadap perkembangan program pertanian di wilayah Kecamatan Banjang. Program swasembada jagung menjadi salah satu upaya yang membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk kepolisian dan masyarakat petani. Pemantauan secara berkala diharapkan dapat membantu memastikan perkembangan tanaman tetap terdata serta mendorong semangat masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian. Selain memantau kondisi tanaman, kegiatan tersebut juga memperkuat komunikasi antara personel Polri dengan petani di wilayah binaannya. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan. (Agus)
AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com Upaya membangun kedekatan antara kepolisian dan kalangan pelajar terus dilakukan Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Salah satunya melalui program Police Go School yang digelar di halaman SMA Negeri 1 Amuntai, Senin (27/7/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 Wita tersebut dikemas melalui pembinaan upacara sekaligus sosialisasi kepada para siswa dan siswi. Kehadiran personel kepolisian di lingkungan sekolah diharapkan dapat menjadi sarana edukasi langsung bagi generasi muda mengenai pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta kesadaran hukum. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala SMA Negeri 1 Amuntai, para guru, Kanit Samapta Polsek Amuntai Tengah, Kanit Binmas Polsek Amuntai Tengah, personel Polsek Amuntai Tengah, serta seluruh siswa dan siswi SMA Negeri 1 Amuntai. Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Amuntai Tengah tidak hanya menjalankan peran sebagai pembina upacara, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan edukatif kepada para pelajar. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak untuk membiasakan diri menaati peraturan, menjaga ketertiban, serta memahami pentingnya kesadaran hukum sejak usia sekolah. Edukasi mengenai tertib berlalu lintas juga menjadi bagian penting dalam membangun perilaku disiplin dan bertanggung jawab di kalangan pelajar. Police Go School sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dan kerja sama antara Polri dengan institusi pendidikan. Interaksi langsung antara polisi, guru, dan siswa diharapkan dapat menciptakan komunikasi yang lebih terbuka serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri. Polsek Amuntai Tengah menilai lingkungan sekolah merupakan salah satu ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan kepatuhan terhadap hukum. Dengan edukasi yang diberikan sejak dini, para pelajar diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kesadaran akan aturan dan tanggung jawab sosial. Kegiatan Police Go School di SMA Negeri 1 Amuntai berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif. Polsek Amuntai Tengah menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang tertib, aman, dan mendukung perkembangan generasi muda. (Agus)
Lubuklinggau, Bidik-kasusnews.com Sebagai wujud kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan serta upaya mendekatkan institusi Kepolisian kepada generasi muda, Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan Brimob Sahabat Anak di SD Negeri 05 Kota Lubuklinggau pada Senin (27/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kompi (Danki) 1 Batalyon B Pelopor, AKP Herman, S.H., M.H. Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya disiplin, menjaga keselamatan diri, menaati peraturan, serta menanamkan nilai-nilai karakter positif seperti kejujuran, tanggung jawab, dan semangat belajar. Suasana berlangsung penuh keakraban dan antusiasme, di mana para siswa aktif mengikuti penyampaian materi serta berinteraksi langsung dengan personel Brimob. Program Brimob Sahabat Anak merupakan salah satu bentuk pembinaan masyarakat yang bertujuan membangun kedekatan emosional antara Polri dengan anak-anak sejak usia dini. Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya, keberanian, serta kecintaan anak-anak terhadap institusi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. AKP Herman, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Brimob untuk hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam pelaksanaan tugas pengamanan, tetapi juga dalam memberikan edukasi dan motivasi kepada generasi penerus bangsa. Dengan bekal pengetahuan dan nilai-nilai positif yang diberikan, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, serta memiliki semangat untuk meraih cita-cita. Melalui kegiatan ini, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui kegiatan yang edukatif, inspiratif, dan bermanfaat bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang humanis dan dekat dengan seluruh lapisan masyarakat. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Pengerjaan Sasaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Hasanudin yang berlokasi di Jalan Walet, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, menunjukkan tren kemajuan yang signifikan. Dalam pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL pada Senin (27/7), progres fisik rumah berukuran 6×6 meter tersebut telah menembus angka 55 persen. Sejak digulirkan pada Minggu (26/7), prajurit Babinsa Kodim 0410/KBL bersama masyarakat setempat bekerja ekstra keras memoles bangunan. Saat ini, pengerjaan di lapangan difokuskan pada pemplesteran dinding batu bata serta penataan tata letak ruangan. Mobilisasi logistik material juga terus dipasok ke lokasi. Terdata material yang siap di tempat meliputi 30 kotak keramik serta 3 buah daun pintu yang baru saja tiba di lokasi pengerjaan untuk segera dipasang pada tahap finishing mendatang. Dansatgas TMMD Kolonel Arm Roni Hermawan menyampaikan apresiasinya atas ketangguhan para personel Babinsa serta keswadayaan warga Jalan Walet yang terus berdampingan di lapangan. “Progres 55 persen ini merupakan bukti nyata kerja keras dan kemanunggalan di lapangan. Pemplesteran batu bata sedang kita maksimalkan, didukung masuknya material penting seperti daun pintu dan keramik. Dengan ritme kerja yang terjaga seperti ini, kita optimistis rumah Pak Hasanudin bisa selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik,” tegas Kolonel Arm Roni Hermawan. (Agus)
Palembang, Bidik-kasusnews.com Dalam rangka menjamin keamanan dan kelancaran pelaksanaan konferensi pers terkait penanganan kasus penyalahgunaan BBM subsidi dan non subsidi, Personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan melaksanakan tugas pengamanan di dua lokasi, yakni Mapolda Sumsel dan UPPKB Kertapati Kementerian Perhubungan Palembang, pada Minggu (26/07/2026). Kegiatan pengamanan tersebut melibatkan 20 (dua puluh) personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumsel yang dipimpin oleh PS. Kanit 2 Subden 3 Den Gegana, IPDA Wardi Suwardi. Sebelum pelaksanaan kegiatan, seluruh personel melaksanakan apel kesiapan guna menerima arahan terkait prosedur pengamanan, pembagian tugas, serta langkah-langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan. Personel kemudian disiagakan pada titik-titik strategis untuk memastikan area kegiatan tetap aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan dilakukan secara profesional melalui sterilisasi lokasi, pengawasan akses keluar masuk area kegiatan, serta koordinasi intensif dengan unsur pengamanan dari Polda Sumsel dan instansi terkait. Kehadiran personel Gegana bertujuan memberikan rasa aman kepada seluruh peserta konferensi pers serta masyarakat yang berada di sekitar lokasi. Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan yang dapat menghambat jalannya konferensi pers. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Satbrimob Polda Sumsel, khususnya Detasemen Gegana, dalam mendukung tugas Kepolisian Republik Indonesia untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui kesiapsiagaan personel dalam setiap pelaksanaan tugas pengamanan. (Agus)