Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Persiapan pelaksanaan lomba balap perahu naga dan jukung tradisional tahun 2026 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus dimatangkan. Hal itu dilakukan melalui rapat koordinasi yang melibatkan unsur kepanitiaan, pemerintah daerah, kepolisian, serta tim penanganan keselamatan. Rapat koordinasi digelar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 15.30 Wita di rumah Ketua Panitia Penyelenggara, Herry Desfani, S.P. Pertemuan tersebut membahas kesiapan teknis pertandingan sekaligus pembagian tugas pengamanan selama kegiatan berlangsung. Rakor dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Lomba Herry Desfani dan dihadiri anggota Satpolairud Polres HSU, panitia penyelenggara, Camat Paminggir, BPBD HSU, serta Tagana HSU. Dalam rapat tersebut terungkap, sebanyak 107 tim akan ambil bagian dalam perlombaan. Peserta terdiri dari 31 tim perahu naga dan 76 tim jukung tradisional. Untuk kategori jukung tradisional, peserta terbagi menjadi 8 tim putri dan 20 tim kategori lainnya, sesuai klasifikasi yang telah disusun panitia. Selain membahas jumlah peserta, rapat juga mematangkan skema pengamanan di lokasi perlombaan. Pengamanan di wilayah darat akan melibatkan personel Polres HSU bersama Dinas Perhubungan, sementara pengamanan di area sungai akan menjadi tanggung jawab bersama Satpolairud Polres HSU, BPBD HSU, dan Tagana HSU. “Koordinasi ini penting untuk memastikan seluruh rangkaian perlombaan dapat berlangsung tertib dan aman, terutama karena kegiatan melibatkan banyak peserta serta berlangsung di wilayah perairan,” demikian poin utama yang menjadi perhatian dalam rakor tersebut. Dari hasil pembahasan, pertandingan dijadwalkan mulai pukul 08.00 Wita, sedangkan pembukaan secara resmi dijadwalkan pada pukul 09.00 Wita oleh Bupati Hulu Sungai Utara. Panitia bersama unsur terkait juga melakukan perumusan peraturan dan teknis pertandingan serta menyusun skema perlombaan. Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan pertandingan berjalan sesuai ketentuan dan dapat diikuti peserta secara tertib. Satpolairud Polres HSU bersama unsur pengamanan lainnya juga memastikan perkembangan situasi di lapangan akan terus dipantau. Setiap perkembangan penting akan dikoordinasikan dan dilaporkan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan keselamatan seluruh peserta maupun masyarakat yang menyaksikan perlombaan. Dengan jumlah peserta yang mencapai 107 tim, lomba perahu naga dan jukung tradisional tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga air, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat serta memperkenalkan potensi budaya dan aktivitas masyarakat di wilayah perairan HSU. (Agus)
Manggarai, Bidik-kasusnews.com Di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi dampak gempa bumi, personel Korbrimob Polri yang melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Nusa Tenggara Timur terus hadir memberikan dukungan di sejumlah lokasi terdampak. Pelayanan dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan, mulai dari membantu evakuasi hingga mendukung kebutuhan dasar masyarakat di pengungsian bersama unsur terkait dan para relawan. Pada Kamis (20/8/2026) pagi, sebanyak 10 personel Korbrimob Polri BKO Polda NTT yang dipimpin Ipda Alfonsius Anselmus melaksanakan kegiatan evakuasi korban menuju Posko Kesehatan Pengungsian di Desa Damer, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur. Dalam pelaksanaannya, kegiatan evakuasi dilakukan bersama Basarnas sebagai bagian dari upaya penanganan korban terdampak bencana. Dukungan juga diberikan di area pengungsian utama Barangkolong, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai. Dua personel TIK Mako Korbrimob Polri BKO Polda NTT yang dipimpin Bripda Ramdani memasang perangkat Starlink dan Wontect di Posko Brimob yang berada di area pengungsian. Pemasangan perangkat tersebut ditujukan untuk mendukung akses komunikasi dan kebutuhan daya listrik bagi warga pengungsian serta para relawan yang berada di lokasi bencana. Dukungan ini juga membantu kelancaran koordinasi dan pelayanan kemanusiaan selama masa tanggap darurat. Sementara itu, pada pukul 09.50 WITA, lima personel Korbrimob Polri BKO Polda NTT yang dipimpin Danki Penugasan AKP Roy Ronaldo Dansu melaksanakan pendataan dan penyaluran bantuan logistik di Posko Terpadu Polri Peduli Bencana Barangkolong. Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan dasar bagi batita dan balita serta sembako bagi masyarakat terdampak. Pendataan dilakukan untuk membantu memastikan bantuan disalurkan sesuai kebutuhan warga di lokasi pengungsian. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Korps Brimob Polri dalam penanganan pascagempa di NTT. Sinergi dengan Basarnas, unsur terkait, dan relawan terus diperkuat untuk mendukung proses evakuasi, pelayanan kemanusiaan, komunikasi, kelistrikan, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat. (Agus)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com Memasuki hari keempat pascagempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT), Polri terus konsisten menjalankan operasi kemanusiaan. Sejak awal bencana hingga hari ini, personel Polri terus dikerahkan untuk membantu evakuasi, melayani masyarakat di pengungsian, mendistribusikan bantuan, serta mendukung kebutuhan komunikasi dan kebutuhan dasar warga terdampak.(20/8/2027) Berdasarkan data resmi BNPB per 19 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB, gempa bumi NTT telah menyebabkan 71 orang meninggal dunia. BNPB juga mencatat 59.647 warga mengungsi, dengan jumlah pengungsi terbesar berada di Kabupaten Manggarai. (BNPB) Sementara dari data tanggap darurat Stamaops Polri per 19 Agustus 2026 pukul 20.00 WITA, sebanyak 1.474 personel Polri dikerahkan dalam penanganan bencana. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan tertulis Polri mengatakan pengerahan kekuatan Polri terus dilakukan secara konsisten mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat. “Sejak awal bencana hingga memasuki hari keempat, Polri tetap konsisten hadir dan bergerak. Personel Brimob terus dikerahkan untuk membantu evakuasi dan pelayanan masyarakat, sementara dukungan logistik terus didorong ke wilayah terdampak. Kami memastikan penanganan terus berjalan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Trunoyudo. Brimob Terus Bergerak Konsistensi tersebut terlihat dari aktivitas Korbrimob Polri BKO Polda NTT yang hingga hari ini masih melaksanakan berbagai tugas kemanusiaan. Pada Kamis (20/8/2026), 10 personel Korbrimob yang dipimpin Ipda Alfonsius Anselmus membantu proses evakuasi korban menuju Posko Kesehatan Pengungsian di Desa Damer, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, bersama Basarnas. Di Posko Pengungsian Barangkolong, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, personel TIK Korbrimob memasang Starlink dan Wontech di Posko Brimob untuk mendukung akses komunikasi dan kebutuhan daya listrik bagi pengungsi serta relawan. Sementara itu, 5 personel Korbrimob yang dipimpin Danki Penugasan AKP Roy Ronaldo Dansu melakukan pendataan dan penyaluran bantuan di Posko Terpadu Polri Peduli Bencana Barangkolong. Bantuan yang disalurkan menyasar kebutuhan dasar batita, balita, dan masyarakat terdampak, termasuk sembako. “Kebutuhan di setiap lokasi berbeda. Karena itu personel terus melakukan pendataan dan asesmen agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan warga. Selama masa tanggap darurat, pelayanan dan dukungan akan terus kami lakukan,” kata Trunoyudo. 19,6 Ton Bantuan Logistik Polri Telah Dikirim Selain pengerahan personel, dukungan logistik dari Mabes Polri terus bergerak menuju wilayah terdampak. Berdasarkan data Biroops Polda NTT per 19 Agustus 2026 pukul 20.00 WIB, bantuan logistik Mabes Polri yang telah dikirim hingga 18 Agustus 2026 mencapai 19.588 kilogram atau sekitar 19,6 ton. Rinciannya, 13.963 kilogram dikirim melalui penerbangan reguler Bandara Soekarno-Hatta dan 5.625 kilogram melalui penerbangan dari Pondok Cabe. Bantuan tersebut meliputi makanan siap saji/MTP, selimut, tenda, Wontech, obat-obatan, perlengkapan K-9, banner/stiker, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya. Selain bantuan logistik, dukungan kemanusiaan berupa uang tunai pada periode 15–19 Agustus 2026 mencapai Rp2.898.300.000. Dana tersebut terdiri dari Polda jajaran Rp1.201.000.000, Bhayangkari Polda Sumut Rp300.000.000, dan masyarakat Rp1.397.300.000. Bantuan Terus Bergerak Polri terus memperkuat koordinasi dengan BNPB, BPBD, TNI, Basarnas, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat untuk memastikan penanganan berjalan terpadu. BNPB sendiri menyebut pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi masih menjadi fokus utama, termasuk makanan, air minum, tempat tinggal sementara, matras dan selimut, layanan kesehatan, sanitasi, serta kebutuhan kelompok rentan. (BNPB) “Penanganan bencana membutuhkan kerja bersama. Polri terus memperkuat sinergi dengan seluruh unsur terkait. Selama masyarakat masih membutuhkan bantuan, personel Polri akan terus berada di lapangan dan dukungan logistik akan terus kami dorong sesuai kebutuhan,” tegas Trunoyudo. Memasuki hari keempat, Brimob terus bergerak, personel Polri terus melayani, dan bantuan logistik terus dikirim menuju wilayah terdampak. Sejak awal bencana hingga hari ini, Polri konsisten hadir untuk membantu, melindungi, dan memastikan masyarakat NTT tidak menghadapi bencana sendirian. (Agus)
Depok, Bidik-kasusnews.com Menjelang peringatan Hari Juang Polri pada 21 Agustus 2026, Paguyuban Keluarga Besar Brimob (PKBB) menggelar bakti sosial dalam rangka HUT ke-10 PKBB di lingkungan Kesatrian Amji Attak Mako Brimob Kelapadua, Depok, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial yang dilaksanakan secara serentak di tiga lokasi. Sebanyak 500 paket sembako disalurkan dalam rangkaian kegiatan tersebut. Khusus di Kelapadua, sebanyak 200 paket diberikan kepada masyarakat dan pekerja harian lepas (PHL) di sekitar Asrama Brimob Kelapadua. Kegiatan di Kelapadua dipimpin langsung Ketua Umum PKBB, Komjen Pol. (Purn.) Imam Sudjarwo. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurut beliau, nilai bantuan bukan semata-mata diukur dari besar kecilnya pemberian, melainkan dari kepedulian dan rasa cinta kepada sesama. “Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi lihatlah dari rasa cinta kita kepada Bapak dan Ibu sekalian,” tutur Ketua Umum PKBB, Komjen Pol. (Purn.) Imam Sudjarwo. Bakti sosial yang sama juga berlangsung di Kedung Halang, Bogor, yang dipimpin Wakil Ketua Umum II PKBB, Komjen Pol. (Purn.) Unggung Cahyono, serta di Pamulang yang dipimpin Komjen Pol. (Purn.) Arif Wachyunadi. Dalam sambutannya, Wakil Ketua Umum II PKBB menyampaikan bahwa pelaksanaan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan HUT ke-10 PKBB. Beliau juga mengapresiasi keluarga besar PKBB Kedung Halang yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan. Beliau mengungkapkan, puncak peringatan HUT ke-10 PKBB akan digelar di Gedung Satya Haprabu Mako Korbrimob Kelapadua, Depok, Kamis (27/8/2026). Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua Umum II PKBB juga menyampaikan tema HUT ke-10, yaitu “Setia dalam Kebersamaan”. Tema tersebut mencerminkan komitmen untuk terus setia kepada bangsa dan negara serta menjaga kekompakan dan silaturahmi di antara keluarga besar Brimob. “Setia yang kami maksud tentunya setia kepada bangsa dan negara. Kita terus merajut kesetiaan dan kekompakan, sehingga sejak masa dinas hingga saat ini, silaturahmi di antara kita tetap terjalin dengan baik,” ungkap Wakil Ketua Umum II PKBB, Komjen Pol. (Purn.) Unggung Cahyono. Sementara itu, Komjen Pol. (Purn.) Arif Wachyunadi dalam sambutannya di Pamulang menekankan makna sosial dari kegiatan tersebut. Menurut beliau, bakti sosial menjadi sarana untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. “Maksud dan tujuan daripada bakti sosial ini adalah untuk berbagi kasih kepada Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu sekalian yang memerlukan,” tutur Komjen Pol. (Purn.) Arif Wachyunadi. Beliau juga menjelaskan bahwa 21 Agustus memiliki nilai historis bagi PKBB karena menjadi tanggal berdirinya organisasi tersebut pada 2016. Dalam perkembangannya, pada 2024 tanggal yang sama ditetapkan sebagai Hari Juang Polri. “Sebagai bentuk rasa syukur dan kebahagiaan kita sebagai warga PKBB, kita tetap menghormati dan melaksanakan tanggal 21 Agustus sebagai Hari Ulang Tahun PKBB sekaligus sebagai Hari Juang Polri,” tutur Komjen Pol. (Purn.) Arif Wachyunadi. Pelaksanaan bakti sosial tersebut turut mendapat dukungan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPAPK) SCTV-Indosiar. Dukungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi dalam kegiatan sosial PKBB untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Rangkaian kegiatan di Kelapadua, Kedung Halang, dan Pamulang menjadi wujud nyata semangat “Tetap Setia dalam Kebersamaan”, sekaligus upaya PKBB menjaga kepedulian dan hubungan baik dengan masyarakat. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima dan memperkuat semangat pengabdian menjelang Hari Juang Polri 2026. (Agus)
PALEMBANG, Bidik-kasusnews.com Kepedulian terhadap keselamatan masyarakat kembali ditunjukkan personel Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan. Di tengah perjalanan melaksanakan aktivitasnya, Bripda Kenny Theodorus, personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumsel, sigap memberikan pertolongan kepada seorang pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan di salah satu ruas jalan Kota Palembang, Rabu (19/8/2026). Saat melintas di lokasi, Bripda Kenny melihat seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan. Tanpa menunggu lama, ia menghentikan perjalanan dan langsung mendatangi korban untuk memberikan bantuan. Selain membantu korban, Bripda Kenny juga mengambil langkah pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan susulan sekaligus membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar tempat kejadian. Tindakan spontan tersebut menjadi gambaran bahwa tugas personel Polri tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga menyangkut kepedulian terhadap keselamatan serta kebutuhan masyarakat dalam situasi darurat. Respons cepat Bripda Kenny sekaligus menunjukkan pentingnya kepekaan setiap personel terhadap kondisi di lingkungan sekitar. Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan pertolongan ketika masyarakat menghadapi situasi yang membutuhkan bantuan. Sikap tersebut juga sejalan dengan semangat “Brimob Untuk Nusa dan Bangsa”, yang menempatkan pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan kepedulian terhadap masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan tugas. Melalui aksi sederhana namun bermakna itu, Bripda Kenny Theodorus memberikan contoh bahwa kepedulian dapat diwujudkan kapan saja dan di mana saja. Kepekaan terhadap sesama menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Satbrimob Polda Sumsel pun terus mendorong seluruh personelnya untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk melalui tindakan kemanusiaan yang dilakukan secara cepat, tepat, dan penuh tanggung jawab. (Agus)
Bidik-kasusnews.com,Sekadau Kalimantan Barat Polda Kalbar – Satreskrim Polres Sekadau menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana pencurian dan/atau perampasan emas yang dilaporkan AL (43), warga Kabupaten Sintang. Keempat tersangka kini telah ditahan di Rutan Polres Sekadau untuk kepentingan proses penyidikan. Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasat Reskrim Polres Sekadau IPTU Zainal Abidin membenarkan adanya penetapan empat tersangka dalam perkara tersebut. Penetapan dilakukan setelah penyidik melaksanakan serangkaian penyelidikan, penyidikan dan gelar perkara pada 14 Agustus 2026. “Perkara ini sebelumnya dilaporkan pada tanggal 23 Juli 2026. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan serta gelar perkara, penyidik menetapkan empat orang sebagai tersangka,” ujar IPTU Zainal, Rabu (19/8). Keempat tersangka masing-masing berinisial AA (36), K (31), M (35), dan FC (33). Setelah dilakukan penangkapan, keempatnya kemudian menjalani penahanan di Rutan Polres Sekadau untuk kepentingan proses penyidikan. Dalam menjalani pemeriksaan, para tersangka juga didampingi penasihat hukum. IPTU Zainal menjelaskan, perkara tersebut berawal dari laporan AL terkait dugaan hilangnya emas setelah kendaraan yang ditumpanginya dihentikan di wilayah Sungai Kunyit, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau. Berdasarkan laporan korban, emas yang dibawanya memiliki total berat sekitar 1,66617 kilogram. Dari jumlah tersebut, sekitar 936,97 gram dilaporkan hilang, terdiri atas dua batang emas dan satu lempeng emas. “Keempat tersangka disangkakan melanggar Pasal 479 ayat (2) huruf d dan/atau Pasal 482 ayat (1) huruf a dan/atau Pasal 477 ayat (1) huruf g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP),” ungkap IPTU Zainal. Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik juga telah melakukan penyitaan sejumlah barang bukti. Sementara terkait rangkaian kejadian, peran masing-masing tersangka, serta fakta dan keterangan lainnya, masih dilakukan pendalaman dalam proses penyidikan. “Kami tetap mengedepankan presumption of innocence atau asas praduga tidak bersalah, karena hak hukum dan konstitusi setiap masyarakat sama di muka hukum. Satreskrim Polres Sekadau juga masih melanjutkan proses penyidikan untuk melengkapi fakta dan alat bukti serta mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa dalam perkara tersebut,” tegas IPTU Zainal. Wartawan Si Juli
PALEMBANG, Bidik-kasusnews.com Kesiapan personel dan dukungan peralatan menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian. Untuk memastikan hal tersebut, Dansat Brimob Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., memimpin Apel Kesiapsiagaan Personel dan Gelar Peralatan di Lapangan Apel Mako Satbrimob Polda Sumsel. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya internal untuk memastikan setiap personel berada dalam kondisi siap menjalankan tugas, sekaligus mengecek kesiapan sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam mendukung berbagai kegiatan kepolisian. Dalam apel tersebut, kesiapsiagaan tidak hanya dimaknai sebagai kesiapan personel secara fisik, tetapi juga menyangkut kesiapan peralatan serta kemampuan anggota dalam merespons situasi yang berkembang di lapangan. Gelar peralatan menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Melalui pemeriksaan dan pengecekan sarana pendukung, satuan dapat memastikan perlengkapan yang dimiliki berada dalam kondisi siap digunakan ketika dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas. Kesiapan tersebut diperlukan mengingat tugas personel Brimob memiliki karakteristik yang menuntut kecepatan, ketepatan dan profesionalisme dalam menghadapi berbagai situasi keamanan. Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James P. Hutagaol menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel agar setiap tugas dapat dilaksanakan secara optimal dan terukur. Selain menjaga kesiapan operasional, personel juga dituntut tetap mengedepankan sikap profesional, humanis dan responsif dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat. Apel kesiapsiagaan dan gelar peralatan ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat disiplin serta membangun kesadaran seluruh anggota bahwa kesiapan menghadapi tugas harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika situasi membutuhkan. Dengan kesiapan personel yang didukung sarana dan prasarana memadai, Satbrimob Polda Sumsel diharapkan semakin mampu menjalankan tugas kepolisian secara profesional sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah Sumatera Selatan. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polres Hulu Sungai Utara (HSU) bersama jajaran pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kabupaten HSU menggelar Salat Istisqa dan doa bersama untuk negeri, Rabu (19/8/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WITA di halaman Mapolres HSU tersebut diikuti sekitar 450 personel dan masyarakat. Salat Istisqa menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan yang bermanfaat, merata, dan membawa keberkahan. Salat Istisqa dipimpin oleh Ustadz KH. M. Said Masrawan, Lc., MA., yang juga bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Sementara Ahmad Hartani dipercaya sebagai bilal. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Bupati HSU H. Sahrujani, Wakil Bupati HSU Hero Setiawan, Ketua DPRD HSU H. Fadilah, S.M., serta Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. Hadir pula Ketua Bhayangkari Cabang HSU beserta pengurus, Dandim 1001 HSU/Balangan Letkol Inf. Endra Retno Erowanto, S.Sos., M.I.P. beserta anggota, para kepala SKPD Kabupaten HSU, Ketua MUI HSU, Ketua Umum PCNU HSU, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah HSU, para tokoh agama dan masyarakat, pejabat utama Polres HSU, para kapolsek jajaran, serta personel Polres HSU. Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian tata tertib dan niat Salat Istisqa. Selanjutnya, jamaah melaksanakan salat secara berjamaah yang dilanjutkan dengan khotbah dan pembacaan doa Istisqa. Dalam doa bersama tersebut, seluruh jamaah memohon agar Allah SWT memberikan hujan yang membawa manfaat bagi masyarakat serta menjauhkan daerah dari dampak kekeringan dan kesulitan akibat keterbatasan air. Usai pelaksanaan salat dan doa, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Bupati HSU sebelum kemudian ditutup. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto melalui kegiatan tersebut mengajak seluruh personel dan masyarakat untuk tidak hanya berikhtiar secara spiritual, tetapi juga meningkatkan kepedulian terhadap warga yang menghadapi dampak kekeringan dan keterbatasan air bersih. Kegiatan Salat Istisqa juga menjadi momentum untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan personel sekaligus membangun solidaritas serta kepedulian sosial antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, dan masyarakat. Polres HSU juga mendorong seluruh personel agar terus memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam menghadapi persoalan kekurangan air bersih. Upaya penanganan di lapangan diharapkan dapat dilakukan secara bersama-sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Dengan sinergi lintas sektor tersebut, kepedulian terhadap masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan doa bersama, tetapi berlanjut melalui langkah nyata dalam membantu warga yang terdampak kekeringan. Kegiatan Salat Istisqa dan doa bersama untuk negeri selesai sekitar pukul 07.40 WITA. Selama pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali meningkatkan kegiatan patroli malam untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres HSU. Kegiatan patroli yang digelar pada Rabu, 19 Agustus 2026, mulai pukul 20.00 Wita hingga selesai tersebut menyasar sejumlah ruas jalan yang dinilai memiliki potensi kecelakaan, pelanggaran maupun gangguan kelancaran arus lalu lintas. Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli antara lain Jalan Jenderal A. Yani Amuntai, Jalan Brigjen H. Hasan Baseri, Jalan Bihmanvilla, Jalan Suwandi Sumarta, Jalan Murung Sari, Jalan Rakha, Jalan Bayur Bypass, Jalan Pelampitan, serta Jalan Jermani Husein, Kecamatan Banjang, Amuntai. Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas melakukan patroli dan pengaturan lalu lintas sekaligus memberikan teguran kepada pengguna jalan yang ditemukan melakukan pelanggaran atau berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Petugas juga memberikan perhatian terhadap penggunaan lampu strobo pada kendaraan pribadi yang dapat menyilaukan pengendara lain. Selain itu, patroli turut menyasar kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL) yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan di jalan. Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah preventif dan edukatif melalui teguran serta imbauan kepada masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas. Kasat Lantas Polres HSU melalui personel yang bertugas menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas. Kepatuhan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menekan angka kecelakaan dan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman. Patroli malam ini dilaksanakan oleh Aipda Osman, S.Sos., Brigpol Widianto, Briptu Eko Rafli Maulana, Briptu Hendra Kirana, dan Briptu Rudrigo Hansetiawan. Dari kegiatan tersebut, kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas. Patroli juga menjadi bagian dari upaya menekan potensi kecelakaan serta pelanggaran lalu lintas di sejumlah titik rawan. Satlantas Polres HSU mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, serta menghindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Dengan kegiatan patroli yang dilakukan secara rutin, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas semakin meningkat sehingga tercipta Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, lancar dan kondusif di wilayah hukum Polres HSU. “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan. Keselamatan untuk Kemanusiaan. (Agus)
Cirebon – Bidik-kasusnews.com Polresta Cirebon menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika Nomor 1, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Perwira Upacara dijabat Kasat Polair Polresta Cirebon Kompol Akmadi, S.H., M.M., dan Komandan Upacara dijabat Kanit Pam Obvit Sat Samapta Polresta Cirebon AKP Wahyu Kurniawan Suprapto, S.H. Upacara tersebut diikuti para Pejabat Utama (PJU) dan personel Polresta Cirebon dari berbagai satuan fungsi. Pasukan upacara terdiri dari peleton Pama, gabungan staf Bag, Sat dan Sie, Polwan, Sat Samapta, Sat Lantas, gabungan Sat Reskrim, Sat Resnarkoba dan Sat Tahti, Sat Intelkam, serta ASN Polresta Cirebon. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Momentum tersebut menjadi sarana untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat nasionalisme dan pengabdian dalam menjalankan tugas. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui pengabdian dan kerja nyata, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Peringatan Hari Kemerdekaan menjadi momentum bagi kita untuk terus meningkatkan semangat pengabdian. Sebagai anggota Polri, kita harus mampu mengisi kemerdekaan dengan menjaga keamanan, memberikan pelayanan terbaik, serta hadir di tengah masyarakat,” ujar Kombes Pol. Imara Utama. Menurutnya, nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polri dalam melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional dan humanis. “Kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus kita jaga bersama. Mari kita perkuat persatuan, menjaga kondusivitas wilayah, dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya. Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, dengan situasi di wilayah hukum Polresta Cirebon tetap kondusif. (Asep Rusliman)