Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 di halaman Mapolres HSU pada Selasa pagi (09/09/2025) pukul 07.37 WITA. Upacara berlangsung khidmat dengan dipimpin langsung oleh Kapolres HSU, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., dan diikuti oleh Waka Polres Kompol Aris Munandar, S.H., M.A., jajaran Kabag, Kasat, Kasi, perwira, serta seluruh personel Polres HSU. Jumlah peserta mencapai sekitar 80 orang. Rangkaian acara dimulai dengan masuknya Komandan Upacara, penghormatan pasukan, pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, hingga menyanyikan Mars Polri, Mars Haornas, dan lagu Andika Bhayangkari, sebelum ditutup dengan doa bersama. Dalam amanat yang dibacakan, Kapolres HSU menyampaikan pesan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) mengenai pentingnya membudayakan olahraga sejak dini. “Olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga sarana membangun karakter, memperkuat persatuan, dan meningkatkan kesehatan masyarakat,” ujarnya melalui PS. Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur. Kapolres HSU juga menekankan perlunya memperluas akses ruang olahraga publik agar dapat dinikmati semua kalangan. Ia mencontohkan pembangunan sarana olahraga di desa maupun kelurahan sebagai langkah nyata untuk mendekatkan olahraga kepada masyarakat. Selain itu, olahraga dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pembinaan atlet berbasis sport science. Hal ini diyakini dapat melahirkan generasi atlet berprestasi di tingkat lokal hingga internasional. Tak hanya soal prestasi, olahraga juga disebut memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah melalui industri olahraga dan sport tourism. “Event olahraga dapat memberi dampak positif, bukan hanya bagi atlet, tapi juga bagi UMKM, pariwisata, dan industri kreatif di daerah,” jelas IPTU Asep. Kapolres menegaskan pembangunan olahraga merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah pusat maupun daerah, melainkan juga melibatkan swasta, media, akademisi, komunitas, dan masyarakat luas. “Dengan kolaborasi, olahraga dapat menjadi pilar penting dalam pembangunan bangsa,” tegasnya. Upacara peringatan Haornas ke-42 di Polres HSU ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung gerakan nasional olahraga, sekaligus mencetak generasi yang sehat, berdaya saing, dan berprestasi. ( Agus)
Bidik-kasusnews.com,Sanggau Kalimantan Barat Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) kembali marak di aliran Sungai Kapuas, tepatnya di Semerangkai, Kabupaten Sanggau kalbar. Lanting-lanting penambang ilegal bebas beroperasi, meski sesekali berhenti jika tersorot pemberitaan, lalu kembali berjalan beberapa hari kemudian. Dari informasi yang dihimpun, lanting-lanting tersebut diduga milik Asip, salah satu penampung emas terbesar di Kota Sanggau, yang disebut-sebut bekerja sama dengan Awang, pemasok BBM subsidi. Keduanya seakan kebal hukum, sementara aparat penegak hukum (APH) setempat, khususnya Polres Sanggau, dinilai tak berkutik. Bahkan muncul dugaan adanya oknum yang justru membekingi eksploitasi ilegal tersebut. Kondisi ini menimbulkan keresahan masyarakat bantaran sungai. IW, salah seorang warga, mengaku sangat kecewa. Ia menyebut Sungai Kapuas kini sudah tak layak digunakan untuk mandi dan mencuci. “Untuk pelihara ikan Nila saja saya tidak berani, percuma. Ikan alami pun sekarang sulit hidup. Dulu sebelum ada PETI, ikan baung, jelawat, patin banyak. Sekarang anak baung pun susah didapat,” ujarnya. Senada, Ed, warga yang biasa menjala ikan, mengatakan aktivitas nelayan sungai kini hampir mustahil dilakukan. “Sekarang percuma. Seharian menjala dan mukat tidak ada hasil,” katanya dengan nada kesal. Potensi Pelanggaran Hukum Berat Aktivitas PETI seperti ini jelas menabrak aturan hukum. Berdasarkan Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba), setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin dapat dipidana penjara maksimal 5 tahun dan denda hingga Rp100 miliar. Selain itu, penggunaan BBM subsidi untuk aktivitas PETI juga melanggar Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diubah dalam UU Cipta Kerja, dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda hingga Rp60 miliar. Dari sisi lingkungan, aktivitas ini menabrak UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, khususnya Pasal 98, dengan ancaman penjara hingga 10 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar bagi pelaku perusakan lingkungan. Ancaman Nyata Bagi Ekosistem Kapuas Selain melanggar hukum, PETI di Sungai Kapuas membawa dampak ekologis serius. Penggunaan merkuri dan sianida dalam proses pengolahan emas dapat mencemari air, membunuh biota sungai, dan mengendap di tubuh ikan. Bila dikonsumsi manusia, dampaknya bisa memicu penyakit syaraf, gangguan pernapasan, bahkan kanker. Selain itu, kerusakan sedimentasi sungai membuat kualitas air menurun drastis. Sungai yang dulunya menjadi sumber mata pencaharian warga kini berubah menjadi ancaman kesehatan. “Sudah jelas di depan mata, semua orang Sanggau tahu siapa Asip dan Awang. Masa APH tidak tahu?” sindir seorang warga yang enggan disebut namanya. Kini publik menunggu, apakah aparat berani menindak tegas para pemain besar di balik PETI, atau justru terus membiarkan Sungai Kapuas hancur perlahan. Sumber:(Tim WGR) Editor Basori
Bidik-kasusnews.com,Melawi Kalimantan Barat Polres Melawi Polda Kalbar Kepolisian Resort Melawi bersama Batalyon C Satbrimobda Polda Kalbar, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Pemkab Melawi melaksanakan patroli gabungan bersama dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas kondusif di tengah masyarakat, Sabtu (06/09/2025). Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla mengatakan beberapa lokasi menjadi sasaran patroli. “Patroli gabungan wujud menciptakan situasi kamtibmas kondusif, menyambangi pos ronda di Desa Baru, hiburan pasar malam di terminal AKDP Sidomulyo, Objek perbankan dan objek vital pemerintah memastikan situasi kondusif,” ujar AKBP Harris. Dalam pelaksanaanya juga menemui masyarakat dan berdialog mengajak agar selalu menjaga kamtibmas serta tidak mudah terprovokasi atas adanya informasi yang belum terklarifikasi oleh aparat keamanan. “Mengedepankan humanis, kami mengajak bersama menjaga situasi kondusif dan apa bila mendapati informasi potensi gangguan keamanan agar menyampaikan secara berjenjang baik melalui pemerintah desa, Bhabinkamtibmas mau pun langsung ke kantor polisi terdekat guna percepatan langkah Polri,” terang Kapolres Melawi. Kepala Desa Baru Eet Ruskayudi Aroy menyampaikan terima kasih dan siap mendukung pemerintah terutama Polri dalam menjaga keamanan. “Kami mendukung langkah pemerintah dan Polri serta memastikan desa Baru tidak mengikuti seruan aksi dan siap bersama menjaga Kabupaten Melawi,” pungkas Kades Eet. Wartawan H.Riyan
Kalbar, Bidik-kasusnews.com, Polres Melawi Kalimantan Barat Polda Kalbar Keberhasilan pengungkapan perkara yang dilaporkan masyarakat di buktikan Satuan Reskrim dengan mengamankan sdr AC (25) dan AP (28), Jumat (05/09/25) di salah satu lanting bengkel speed di Desa Tanjung Niaga Kecamatan Nanga Pinoh dan salah satu rumah kontrakan di Desa Sidomulyo. Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla melalui Kasat Reskrim AKP Ambril, S.H., M.A.P membenarkan telah mengamankan dua orang pelaku yang ada hubungannya dengan perkara yang sedang di tangani. “Benar telah kami amankan dua orang laki laki berinisial sdr AC dan sdr AP dalam perkara dugaan Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor di salah satu toko di depan kantor Dinas Pertanian Kabupaten Melawi,” ujar AKP Ambril. Langkah kepolisian ini dilakukan berdasarkan Laporan Pengaduan yang di buat oleh korban sdr Suwanda, saat sdr AC telah berhasil diamankan, personil lidik berusaha mencari salah satu rekannya sdr AP yang diketahui di salah satu kontrakan di Desa Sidomulyo. Lanjut Kasat Reskrim, dari keterangan sdr AC dan sdr AP berhasil di temukan 1 (satu) unit sepeda motor Honda Revo Fit warna hitam lis biru yang telah terparkir dalam kondisi tanpa shock depan, ban depan belakang serta pelak tidak ada, selanjutnya personel mencocokan data kendaraan dan di pastikan cocok dan sesuai. “Saat ini sdr AC dan sdr AP telah diamankan Satreskrim Polres Melawi guna proses penyidikan dan memastikan proses hukum sesuai dengan hukum yang berlaku,” pungkas Kasat Reskrim AKP Ambril. Wartawan H.Riyan
Bidik-kasusnews.com,Nanga Pinoh Kalimantan Barat Jumat-05-September-2025 Kapolres Melawi,AKBP Harris Batara Simbolon,S.I.K.,S.H.,M.Tr.Opsla,beserta staf dan Bhayangkari mengucapkan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiulawal 1447 H/2025. Semoga peringatan ini dapat meningkatkan kecintaan dan pengamalan ajaran Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Kapolres Melawi berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kesadaran dalam menjalankan tugas dengan penuh integritas dan profesionalisme. Wartawan Basori
MediaBIDIKKASUSnews.com , Kota Cirebon ~ Awal karena di anggap Indonesia lagi tidak baik baik saja , saat ini banyak yang berkomentar di media sosial , begitu juga media cetak dan televisipun memberitakan langsung live dilokasi mengabari , sempat membuat keresahan di masyarakat dan pada takut untuk keluar rumah ber aktipitas seperti biasa. Untung kondisi ini tidak sampai berlanjut cepat tanggap di atasi . Setelah semuanya di ambil alih ditangani oleh unsur TNI – POLRI dalam lakukan tugas pengamanan , cipta kondisi . Kondisi begini perlu menilai , mempertimbangkan pemulihan secara menyeluruh , oleh unsur TNI – POLRI tuk kembalikan kepercayaan masyarakat dalam mendapatkan perlindungan serta bisa menjamin kembali masyarakat . Keadaan aman bisa lakukan aktipitas sedia kala walau ini belum dinilai sepenuhnya kondusif , dapat teratasi pemulihan . keadaan secara menyeluruh dikabarkan mulai membaik, akibat demo kemarin ricuh dimana mana diluar dugaan , sebagai letupan kekecewaan , lakukan pengrusakanpun dimana mana itu terjadi dan terlihat sangat parah , beberapa kali terjadinya di hari kemarin , hal yang tidak di harapkan sebetulnya. Demo kisruh , adanya anarkhis , penjarahan , pembakaran gedung milik pemerintah dan milik Polri , kondisi pun dianggap tak menentu , juga masih labil , ke khawatiran dan ketakutan di masyarakat masih terlihat , dampak trauma dari yang ditimbulkan kemudian , masih perlu kewaspadaan penuh dan jadi perhatian khusus. Unsur dari TNI – POLRI dalam menangani dan mengatasi. Level peringatan masih Siaga 1 , baik di Jakarta ( pusat ) juga di daerah di umumkan agar stabilitas negara tidak terganggu , kewaspadaan penuh masih ditunjukkan dari unsur TNI , POLRI , Sat Pol PP gabungan semua unsur yang ada tetap bersinergi dalam menjaga situasi , berjaga 1 x 24 jam , siaga di titik titik dimana sering adanya tempat berkumpul nya orang orang banyak , operasi keliling siang malam dan datangi TKP khawatir akan timbul kembali , kerusuhan mengantisipasi hal itu timbul kembali , unsur dari TNI – POLRI dan gabungan semua unsur , berupaya tuk buat suasana kondusif dan berpatroli 24 jam . Serta di umumkan diminta masyarakat , tenang untuk tidak terpancing tersulut oleh ulah mereka mereka yang tidak menginginkan Indonesia damai , adem , Tenang , nyaman , tentrem , disetiap gerakan yang mereka timbulkan sebaiknya di hindari . Di kota Cirebon berbeda suasananya tidak seperti daerah lain sekarang kondusif , terkendali , dan masih terjaga , aman dan bahkan para penegak hukum ini dari unsur TNI – POLRI bersikap humanis , ini tunjukkan ketika di hari ini Rabu (3/9) gabungan dari Ojol , LSM dan Organisasi Kepemudaan Cirebon kota ketika lakukan gerakan aksi demonya itu dengan cara damai dan santun , mereka lakukan demo hari ini dengan membagikan setangkai bunga mawar kepada Ka Polres Cirebon Kota , AKBP. Eko Iskandar , SH, S.I.K. MSi, Dandim 0614 Letkol. Inf. Saputra Hakki , Dan Lanal Cirebon Letkol Laut. (P) Faisal Yanova Tanjung .SE. M.Tr. Opsla , Dan Sat Brimob Cirebon , pada Komandan Arhanudse 14 , juga ke Ketua DPRD Kota Cirebon , Andri Sulistyo serta ke Sat Pol PP juga ke perwakilan dari Pemerintah Daerah kota Cirebon , tidak hanya itu mereka dari Ojol ini bersama LSM , OKP ini ber ikrar bersama menyatakan sikap tidak akan terpancing dengan keadaan , yang kan merugikannya , cipta kan kondisi Cirebon yang damai , bahkan Sikap kooperatip ditunjukkan para pendemo ini dengan berjabat tangan serta berpelukan meng akhiri konflik . di depan Seluruh jajaran Forkompimda ( Ka Polres ciko , Dandim 0614 , Dan Lanal Cirebon , Brimob , Sat Pol PP , dari Pemerintah Daerah Kota Cirebon , dan ketua DPRD Kota Cirebon ) Andri Sulistyo . Hal itu di sambut baik Ka Polres ciko . AKBP. EkoIskandar , SH. SIK. MSi.yang menghampiri Ojol dan pendemo. Berkumpul di titik yang di tentukan . Yakni di Alun alun Kejaksaan depan Masjid AT TAQWA Kota Cirebon. Aksi damai yang di lakukan oleh gabungan Ojol , LSM , dan Ormas hari ini bersedia menemui Ka Polres Ciko , Kapolresta Cirebon kota AKBP. Eko Iskandar ,S.H., SIK. MSi menyampaikan dan berpesan pada pendemo hari ini , tuk sama sama kita menjaga Cirebon , kondusif , akhiri keributan dan hindari jangan mudah terprovokasi , masih menurut Ka Polres Ciko , Eko Iskandar mengatakan, titip Kota Cirebon ciptakan suasana yang tidak buat resah masyarakat , agar semua bisa cepat pulih kembali . Kegiatan itu menjadi wadah penting untuk menyatukan langkah dalam menjaga persatuan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Cirebon. “Silaturahmi ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi semua elemen dan Forkopimda di Cirebon dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkokoh persatuan di tengah masyarakat,” katanya. Ia menyampaikan Terimakasih pada para pengemudi Ojek online yang sudah bersedia berikrar damai dan nyatakan tidak ikut terpancing dengan keadaan dan tidak membuat kisruh , mendoakan kami sebagai aparat keamanan baik dari Polresta Cirebon kota, TNI, Pemerintah daerah, Sat Pol PP, Dishub dan elemen lainnya untuk melakukan pengamanan situasi di. Cirebon yang aman dan kondusif. Pihaknya pun meminta maaf apabila kejadian kemarin bersikap tegas , karena ada aksi anarkisme dan mengakibatkan beberapa tempat mengalami kerusakan dan akibatkan ada yang terluka. Bahkan, jajaran Polresta Cirebon kota pada dasarnya dipastikan mengawal dan mengamankan semua kelompok yang mengajukan aspirasi agar jangan sampai proses penyampaian aspirasi tersebut berjalan dengan tidak baik atau disusupi oknum yang tidak tanggung jawab. Katanya kembali “Polisi juga sudah memiliki SOP yang mengatur tahapan yang dilakukan kepada pengunjuk rasa dan melakukan humanis dan tidak akan melukai masyarakat. Namun beberapa penyusup dalam aksi demo kemarin melakukan anarkisme, pengerusakan dan penjarahan. Atas aksi anarkis kemarin, sudah ditangkap beberapa pelaku dan kami akan sampaikan ke publik,” ujarnya. Begitupula hal senada disampaikan ketua DPRD Kota Cirebon Andri Sulistyo pada awak media katakan terima kasihnya . Melihat aksi damai dari ojol dan lembaga masyarakat atau OKP ini santun bisa ciptakan kondusif . Berdamai lalu berikrar tidak lakukan akan lakukan aksi frontal walau keprihatinan di mereka masih terasa atas kejadian jatuhnya korban jiwa , yakni rekan mereka yang terlindas kendaraan Rantis Brimob saat demo terjadi di jakarta . “Oleh
Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barat Rabu-03-September-2025 Kapolres Melawi,AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla, menghadiri acara pernikahan anak dari seorang wartawan Basori,Yang Telah Mengutus Ajudannya Dedry Jayanto Sinaga pada Selasa (02/09/2025). Kehadiran pucuk pimpinan Polres Melawi tersebut dinilai sebagai wujud nyata kedekatan aparat kepolisian dengan masyarakat. Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolres menegaskan bahwa keberadaan polisi dalam kegiatan sosial warga bukan sekadar bentuk partisipasi, melainkan bagian dari strategi membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat, termasuk dalam kegiatan sosial seperti ini, merupakan langkah penting untuk mempererat hubungan serta membangun rasa saling percaya,” ujar AKBP Harris Batara Simbolon. Kapolres menambahkan, dirinya hadir sebagai tamu undangan sekaligus mitra kerja dari awak media yang selama ini turut mendukung berbagai program Polri, khususnya jajaran Polres Melawi. Kami berharap, momentum pernikahan anak rekan mitra kerja kami, Bapak Basori, menjadi awal keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah,” tambahnya. Sementara itu, Basori, selaku orang tua mempelai, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kapolres Melawi serta seluruh tamu undangan yang hadir. Kami sekeluarga sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Kapolres dan para tamu. Kehadiran ini menjadi kebahagiaan sekaligus kehormatan bagi kami,” ungkap Basori. Acara pernikahan tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat daerah. Wartawan Supriyono
Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barat Rabu-03-September-2025 Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan masyarakat kembali terlihat di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang Kalbar. Kapolsek Sepauk, IPTU Abdul Hadi,S.H.,Yang di dampingi bersama Kanit Intel Aiptu Nurhidayat menghadiri resepsi pernikahan anak wartawan Basori, warga Desa tanjung ria kecamatan Sepauk kabupaten sintang kalbar. Acara tersebut disambut hangat oleh keluarga besar tuan rumah,Basori menyampaikan apresiasinya atas kehadiran jajaran Polsek Sepauk yang selama ini dinilainya sebagai mitra kerja media sekaligus mitra masyarakat. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolsek Sepauk beserta jajaran yang telah hadir dalam resepsi pernikahan anak kami. Semoga jajaran Polsek Sepauk senantiasa solid, dekat dengan masyarakat, serta selalu diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas,” ujar Basori. Kehadiran Kapolsek dan anggotanya di tengah masyarakat diharapkan semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan warga, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang menekankan pelayanan, perlindungan, dan pengayom secara humanis. Wartawan H.Riyan
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Upaya memperkuat sinergi TNI-Polri sekaligus mendorong pembangunan desa terus digencarkan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Hal ini terlihat saat Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. bersama Dandim 1001/Amuntai–Balangan Letkol Kav Gunantyo Ady Wiryawan, S.Hub.Int menggelar kegiatan Coffee Break bertajuk Expose Potensi Desa di Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Selasa (2/9/2025) sore. Acara yang berlangsung di kebun milik warga bernama Maidi itu dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Perikanan HSU Khairi Hana, Koordinator UPT Pertanian Banjang Dasuki, Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, Kapolsek Amuntai Kota IPDA Sulistyono, Danramil Amuntai Tengah–Banjang Peltu Abdul Wahid, pendamping desa Fakhrizal Abdi, serta Kepala Desa Karias Dalam Hipni. Turut hadir pula anggota TNI-Polri dan tokoh masyarakat setempat. Dalam forum tersebut, berbagai potensi desa dipaparkan, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, hutan, sungai, perikanan, hingga ketahanan pangan. Tak hanya membahas sumber daya alam, diskusi juga menyoroti pentingnya pengembangan keterampilan dan kreativitas masyarakat desa sebagai modal pembangunan berkelanjutan. Kapolres HSU melalui PS. Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menegaskan, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. “Potensi desa harus dimaksimalkan agar benar-benar memberi manfaat bagi kesejahteraan warga. Dengan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, Desa Karias Dalam bisa menjadi contoh pengelolaan sumber daya yang produktif dan berkelanjutan,” jelasnya. IPTU Asep menambahkan, Coffee Break tersebut tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga ruang silaturahmi yang mampu melahirkan ide-ide kreatif. “Pendekatan informal seperti ini sering kali justru menghasilkan gagasan baru yang lebih segar untuk kemajuan desa,” tambahnya. Senada, Dandim 1001/Amuntai–Balangan Letkol Kav Gunantyo Ady Wiryawan mengapresiasi inisiatif kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa TNI siap mendukung penuh program pembangunan desa, khususnya di bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah serta peninjauan langsung ke kebun warga sebagai bagian dari identifikasi potensi pertanian dan perkebunan. Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan menjadi bukti nyata sinergitas TNI-Polri bersama masyarakat dalam membangun desa yang mandiri dan sejahtera.(Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Jepara, khususnya Kecamatan Bangsri, terus menjadi perhatian aparat penegak hukum. Untuk mengantisipasi potensi gangguan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, Polsek Bangsri bersama unsur TNI, Squat Nusantara, dan Banser menggelar apel siaga gabungan pada Senin (1/9/2025). Apel siaga yang berlangsung di halaman Polsek Bangsri ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bangsri, IPTU Sukresno. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif. “Dalam apel siaga kali ini, dari Polsek kita libatkan 20 personel, Koramil 5 personel, dari Squad Nusantara 15 orang, serta dari Banser 3 orang. Semua kekuatan ini disatukan dalam rangka cipta kondisi agar masyarakat merasa terlindungi dan terhindar dari potensi tindakan anarkis,” ungkap IPTU Sukresno kepada Bidik-kasusnews.com. Lebih lanjut, Kapolsek menekankan bahwa kekompakan lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks. Menurutnya, aparat kepolisian tidak bisa bekerja sendirian tanpa dukungan TNI maupun elemen masyarakat. “Sinergi ini penting, karena keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi juga seluruh elemen bangsa,” tambahnya. Selain apel pasukan, kegiatan juga diisi dengan arahan dan penekanan kepada seluruh peserta agar mengedepankan langkah persuasif dalam menghadapi masyarakat. Peserta apel juga diingatkan untuk senantiasa siap siaga menghadapi segala kemungkinan di lapangan. Masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut menyambut baik langkah aparat keamanan. Kehadiran aparat gabungan diharapkan mampu menumbuhkan rasa aman, terutama setelah sejumlah daerah di Jepara sempat diguncang aksi demonstrasi yang berujung ricuh beberapa waktu lalu. “Dengan adanya apel siaga seperti ini, kami jadi lebih tenang. Harapannya Bangsri tetap damai dan tidak ada keributan seperti di tempat lain,” ujar salah satu warga yang hadir di lokasi. Apel siaga gabungan ini sekaligus menjadi bentuk kesiapan nyata aparat dalam mengawal situasi keamanan di tingkat lokal. Polsek Bangsri berkomitmen untuk terus bersinergi dengan TNI, organisasi masyarakat, serta seluruh lapisan warga demi mewujudkan wilayah yang aman, damai, dan kondusif. (Wely-jateng)