Majalengka,Bidik-kasusnews.com – Menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pamatwil Polres Majalengka IPDA Riyana, Petugas Pospam Gate Tol Sunberjaya terdiri dari Polsek Sumberjaya dan Koramil Sumberjaya serta dari Instansi terkait bersinergi menjaga keamanan di Pos Pengamanan (Pos Pam) Lebaran 2025. Pos Pam ini berlokasi di Gate Tol Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka, dan melibatkan berbagai pihak seperti TNI, Polri, Senkom, Damkar, BPBD, Dinas Perhubungan (DISHUB), PMI, Pramuka serta tenaga kesehatan. Peran TNI-Polri dalam Pos Pam Lebaran ini sangat vital, terutama untuk menjaga situasi agar tetap aman, lancar, dan kondusif selama perayaan Lebaran. Sabtu (29/3/2025). Pamatwil Polres Majalengka IPDA Riyana, yang juga turut serta dalam pengamanan ini, menyampaikan bahwa kehadiran TNI dan Polri di tengah masyarakat sangat dibutuhkan untuk memberikan rasa aman kepada warga yang sedang dalam perjalanan hari libur bersama. “Sebagai aparat keamanan, kami bersama TNI dan seluruh unsur terkait berkomitmen untuk memastikan keamanan di wilayah ini tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh sukacita dan dalam suasana yang aman,” ujar IPDA Riyana. Selain itu, Pos Pam Lebaran ini juga berfungsi sebagai pusat pelayanan masyarakat yang membutuhkan bantuan medis, informasi, atau sekadar istirahat selama perjalanan mudik. Dengan adanya tenaga kesehatan dan petugas dari PMI, diharapkan warga yang melintas atau yang membutuhkan bantuan bisa terlayani dengan baik. Menurut pantauan, situasi di Gate Tol Kecamatan Sumberjaya secara umum berjalan aman, lancar, dan kondusif. Tidak ada gangguan signifikan yang terjadi, dan arus lalu lintas pun terkendali dengan baik berkat pengawasan dari petugas di Pos Pam. Dengan adanya Pos Pam Lebaran yang melibatkan berbagai unsur pengamanan dan pelayanan, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa ada kekhawatiran tentang keamanan dan keselamatan. Sinergi TNI-Polri dan aparat terkait lainnya menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Majalengka. Asep Rusliman
Majalengka, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1446 H, Padal Pos Pam Terminal Maja Ops Ketupat Lodaya IPTU H.Siswanto, S.H. M.H memimpin Apel Pengecekan Personil pada Ops Ketupat Lodaya 2025 di Pos Pam Terminal maja, Sabtu (29/03/2025). Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.H., M.Si., CPHR. melalui Kapospam Tarminal Maja Polres Majalengka AKP Kenedy Joko Lelono. mengatakan bahwa apel kesiapan Ops Ketupat Lodaya ini dilaksanakan guna mengecek personil yang melaksanakan tugas dan untuk menjaga keamanan dan kelancaran bagi para pemudik. “Tentunya kita berikan pelayanan kepada pengguna jalan maupun penyebrangan jalan bagi masyarakat lokal untuk mencegah terjadinya laka lantas dan menciptakan Kamseltibcar lancar selama mudik lebaran tahun 2025 ini.” ujar Padal Pos Pam. “Saya ucapkan terima kasih kepada semua petugas Pospam yang sudah ikut hadir dalam giat apel Ops Ketupat Lodaya 2025, tetap jaga kesehatan dan jangan lupa selalu mengecek semua perlengkapan dalam bertugas kelapangan” pesan Padal Pos Pam. Asep Rusliman
Bidik-kasus.com,Sintang kalimantan Barat Dalam momentum Bulan Suci Ramadhan, TNI-Polri menggelar buka bersama yang mana merupakan ajang dalam mempererat silaturahmi dan memperkokoh soliditas, Kamis (27/3) Sore. Buka puasa bersama ini dihadiri oleh berbagai unsur jajaran TNI-Polri seperti Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Mohammad Isnaeni, Kapolres Sintang AKBP I Nyoman Budi Artawan, S.H., S.I.K., M.M dan Dandim 1205/Sintang Letkol Inf Rangga Bayu Widiartha. Sebelumnya gelaran buka bersama antar TNI-Polri itu sendiri sempat digelar pertama kali dalam momentum Bulan Suci Ramadhan dimana pada hari ini merupakan kali kedua buka bersama tersebut dilaksanakan. “Kegiatan hari ini kedua kali nya TNI-Polri menggelar buka bersama, tentunya dalam momentum Ramadhan ini kita ingin menjalin komunikasi, memperkuat sinergi dan soliditas yang mana tujuannya untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di masyarakat” Kata Kapolres. Kapolres Sintang menyebut sinergitas dan kerja sama TNI-Polri sangat penting mengingat dinamika perkembangan yang terjadi dewasa ini semakin sulit diprediksi. Sehingga, secara tidak langsung menuntut peran dan kontribusi yang lebih maksimal dari aparat TNI dan Polri. Melalui buka puasa bersama ini dapat menjadi perekat untuk lebih mengembangkan sikap kebersamaan dan persatuan dalam rangka turut serta mewujudkan pembangunan dan menciptakan kondisi kehidupan yang lebih aman, damai, dan sejahtera. “Buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Sintang” Pungkasnya. Wartawan Supriyono
JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah berlakukan skema one way di jalan tol dalam kota. Skema itu dilaksanakan setelah diberlakukannya one way nasional pagi ini untuk antisipasi kepadatan kendaraan di jalan saat arus mudik Lebaran 2025. “Tadi pukul 8.45 Wib secara serentak telah diberlakukan one way mudik nasional dan kita di jawa tengah menyambut hal tersebut dengan juga mengiringi one way lokal yakni Dalam Kota yang sudah memenuhi indikator persyaratan pemberlakuan one way tersebut,” ujar dirlantas Kombespol Sonny Irawan di GT Kalikangkung Jumat (28/3/2025). Dirlantas menjelaskan beberapa indicator persyaratan diberlakukannya One way diantaranya Traffic Counting di wilayah Cikatama yaitu 5.700- 5000 selama 4 jam berturut-turut bahkan meningkat dan di Traffic Counting Kalikangkung ada diatas 3000 selama 3 jam berturut turut termasuk volume kapasitas rasio sudah mencapai 0,7 dan yang kelima real time kepadatan di jalan tol. Pelaksanaan One Way lokal dimulai dari KM 429 dalam kota sampai 459 Salatiga. Tim urai kemacetan yang bertugas melakukan penarikan arus dan pengaturan juga dikerahkan agar arus kendaraan tetap bergerak. Sebagian kendaraan juga akan dikeluarkan di gerbang tol Kaliwungu Kendal untuk mengurangi kepadatan. Beberapa permasalahan di jalur tol diantaranya keberadaan sumbu 3 yang mengakibatkan perlambatan, adanya kendaraan trouble missal kendaraan mogok dan laka lantas, dan antrian di gerbang Tol khususnya saldo tol yang kurang serta pengelolaan rest area dimana banyak masyarakat yang berhenti di bahu jalan tol saat sahur maupun buka puasa. “Kami menghimbau yang sedang melaksanakan mudik jangan berhenti di Bahu jalan Tol, silahkan berhenti di rest area maupun SPBU yang aman atau keluar sebentar ke exit tol mencari tempat yang aman,” imbau Dirlantas. Terkait kepadatan di gerbang tol kalikangkung pagi dikarenakan ada kendaraan yang mengalami kecelakaan, gate tol sudah di buka 10 gerbang utama dan 8 OAB (Oblique Approach Booth) ditambah mobile reader untuk memperlancar transaksi dan mengurangi antrian, terutama di gerbang tol . ”Tadi ada perlambatan sedikit di Tol gate kalikangkung karena ada sedikit trouble kendaraan yang mengalami kecelakaan di KM 418 dan telah dievakuasi menggunakan derek, secara system tidak ada masyalah hanya jika ada kendaraan trouble kita harus cepat mengatasinya,” jelas Dirlantas.(Wely-jateng) Sumber:humas polda jateng
Majalengka Bidik-kasusnews.com-Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto,,S.I.K.,M.H.,M.Si., CPHR dan Petugas Pos Terpadu Sambut kunjungan Bupati Majalengka H. Eman Suherman monitoring dan pemantauan ke Pos Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2025 di Wilayah hukum Polres Majalengka, jelang pelaksanaan lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah, Kamis (27/3/2025) kemarin. Pasalnya, saat ini, aktifitas arus mudik masyarakat sudah mulai ramai terutama di jalan raya, Untuk melihat hal tersebut pemantauan diawali pos terpadu Rest Area Cipali KM 166 Tol Cipali Majalengka. Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto mengatakan kunjungan Bupati Majalengka maksud dan tujuan pengecekan untuk memastikan kesiapan di pos Pam dan melihat secara langsung situasi dan kondisi jelang lebaran Idul Fitri terutama di tempat-tempat yang ramai dikunjungi. “Selama pelaksanaan operasi, kami akan terus melakukan pemantauan dan monitoring serta koordinasi dengan instansi terkait demi kelancaran pelaksanaan pengamanan selama lebaran,”jelas Kapolres. Selain itu, Kapolres juga menyampaikan pihaknya bersama TNI dan instansi terkait akan bersinergi dan berupaya semaksimal mungkin memberikan rasa aman dan nyaman selama hari Raya Idulfitri maupun pasca pelaksanaan lebaran Idul Fitri. “Itu merupakan prioritas utama yang harus kami lakukan dalam Operasi Ketupat Lodaya ini sekaligus memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dengan aman dan nyaman,” ujar AKBP Indra. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan, Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Dudy Pilianto, Danlanud S.Sukani, Kajari Majalengka, Kadishub Majalengka dan Para Pejabat Unsur Forkopimda lainnya. Bupati Majalengka Eman Suherman yang turut hadir dalam kegiatan juga menyampaikan pesan kepada para petugas untuk tetap semangat dalam menjalankan tugas. “Tetap semangat, dan tetap jaga kesehatan,” ujarnya. Selain melakukan pemantauan, Kapolres Majalengka Bersama forkopimda juga menyerahkan bingkisan parcel Idul Fitri kepada petugas yang melakukan pengamanan. Asep Rusliman
JATENG:Bidik-kasusnews.com Polda Jateng- Kota Semarang | Dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Polda Jateng akan menyelenggarakan Sholat Idul Fitri pada Senin, (31/3/2025) mendatang (menunggu keputusan pemerintah). Kegiatan ini akan dilaksanakan di halaman Mapolda Jateng dan terbuka untuk seluruh masyarakat. Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa pelaksanaan sholat ini akan diikuti oleh seluruh personel Polda Jateng beserta keluarganya, dirinya turut mengajak masyarakat untuk mengikuti Sholat Idul Fitri di Mapolda Jateng. “Kami mengundang masyarakat untuk ikut serta dalam Sholat Idul Fitri 1446 H di Halaman Mapolda Jateng pada hari Senin, tanggal 31 Maret 2025 pukul 06.00 WIB atau menunggu hasil keputusan dari Pemerintah,” ujarnya di Mapolda Jateng pada Jumat (28/3/2025). Sholat Idul Fitri ini di rencanakan dipimpin oleh Imam sekaligus Khotib Prof. Dr. KH. Rosihan, M.Ag., dengan bilal Ustadz Sohibul Muharom. Lebih lanjut, Kombes Pol Artanto menekankan bahwa Idul Fitri adalah momen yang tepat untuk saling memaafkan dan memperkuat persatuan. Kegiatan ini sekaligus merupakan wujud kebersamaan Polri dan masyarakat dalam merayakan Idul Fitri. Polda Jateng berharap pelaksanaan Sholat Idul Fitri ini dapat berjalan dengan lancar, penuh khidmat, serta semakin mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat. “Mari kita jadikan momen ini sebagai sarana meningkatkan ketakwaan dan mempererat hubungan antar sesama dalam suasana yang penuh berkah. Semoga kita semua mendapat keberkahan di hari yang fitri,” tutupnya.(Wely-jateng) Sumber:Humas Polda jateng
JATENG:Bidik-kasusnews.com Polda Jateng -Kota Semarang| Menghadapi puncak arus mudik yang di tandai padatnya arus lalu lintas terutama di Jalan Tol, Polda Jateng himbau para pemudik untuk mematuhi aturan buka-tutup Rest area guna menghindari kepadatan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas. Dalam keterangan nya Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Sonny Irawan, menegaskan bahwa kebijakan ini diberlakukan untuk menjaga keselamatan dan kelancaran arus kendaraan, terutama di jalur tol yang mengalami lonjakan volume pemudik. “ Kami mengimbau para pemudik untuk memanfaatkan rest area secara bijak. Jika kapasitas sudah mencapai 80%, rest area akan ditutup sementara, dan pemudik diarahkan ke rest area berikutnya. Jangan parkir di bahu jalan tol atau sekitar rest area karena sangat berisiko menyebabkan kecelakaan, terutama tabrak belakang,” tegas Kombes Pol Sonny Irawan. Jumat (28/3) Dir lantas menjelaskan untuk menghindari kemacetan dan memberikan kesempatan bagi pemudik lain, Polda Jateng menerapkan sistem buka-tutup rest area di sepanjang Tol Trans Jawa. Beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan pemudik, antara lain; Batasi waktu istirahat maksimal 30 menit agar pemudik lain dapat bergantian menggunakan fasilitas rest area, Gunakan uang pas saat melakukan pembelian BBM untuk mempercepat antrean dan Ikuti arahan petugas Tim urai yang bertugas mengatur lalu lintas di sekitar rest area. Di lapangan, Tim Urai yang telah di siagakan melakukan rekayasa arus lalu lintas di sekitar rest area untuk mencegah antrean panjang di rest area yang dapat mengganggu kelancaran kendaraan di jalur tol. Polda Jateng mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi terkini terkait rekayasa lalu lintas, baik melalui media resmi maupun aplikasi yang tersedia. Pemudik juga diminta untuk tetap mematuhi aturan berkendara dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik.(Wely-jateng) Sumber:humas polda jateng
Kompolnas Berharap Polda Jateng Mampu Pulihkan Kepercayaan Masyarakat Melalui Kesuksesan Dalam Pengamanan Mudik Lebaran JATENG:Bidik-kasusnews.com Polda Jateng, Kota Semarang | Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Sony Irawan, menerima kunjungan Komisioner Kompolnas, Ida Oetari Poernamasari, di Posko Terpadu Gerbang Tol (GT) Kalikangkung pada Kamis (27/3/2025) siang. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memantau kesiapan jajaran Polda Jateng dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Candi (OKC) 2025, yang difokuskan pada pengamanan arus mudik dan balik Lebaran. Dalam kegiatan itu, turut hadir Dirkamsel Korlantas Polri, Brigjen Pol Bakharudin Muhammad Syah, Kapolrestabes Semarang, serta para Kasatgas OKC 2025. Dirlantas Polda Jateng memaparkan berbagai langkah yang telah disiapkan guna memastikan kelancaran lalu lintas selama periode Lebaran, termasuk strategi pengaturan arus kendaraan dan upaya antisipasi kemacetan di jalur-jalur rawan. “Kami laporkan bahwa saat ini terjadi sedikit peningkatan arus mudik di Km 70 hingga Km 188, sehingga diberlakukan One Way lokal di wilayah Jawa Barat. Untuk wilayah Jawa Tengah, hingga saat ini kondisi lalu lintas masih terpantau normal. Namun, kami tetap menunggu instruksi dari Korlantas Polri terkait pelaksanaan One Way Nasional,” ujar Kombes Pol Sony Irawan. Dengan menggelar lebih dari 14 ribu personil di 213 pospam, posyan dan pos terpadu, Dirlantas menegaskan bahwa Polda Jateng berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam pelaksanaan OKC 2025. Salah satunya dengan memberikan pelayanan inovatif berupa Valet Ride untuk menjamin kenyamanan dan keamanan pemudik yang menggunakan sepeda motor. “Program ini adalah terobosan dan inovasi dari Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo yang belum pernah dilakukan oleh Polda lain. Dalam program ini, Polda Jateng memfasilitasi keamanan dan kenyamaan pemudik roda dua yang melintasi pantura mulai dari Brebes akan diangkut menuju Semarang naik bus ber-AC, sedangkan kendaraannya diangkut towing. Di pos keberangkatan dan kedatangan juga disediakan berbagai macam fasilitas yang sangat memanjakan pemudik demi kenyamanan mereka,” terangnya. Selain mengamankan arus mudik, pihak kepolisian juga telah mengantisipasi potensi kemacetan di berbagai objek wisata favorit, seperti kawasan Dieng. Kombes Pol Sony menjelaskan bahwa mekanisme pengaturan kendaraan telah dirancang secara matang agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di area wisata. “Jika arus kendaraan menuju Dieng masih dalam batas normal, maka akan diizinkan masuk. Namun, jika sudah padat, maka kami akan menutup sementara akses di area retribusi untuk mengurai kepadatan. Hal ini dilakukan karena tidak tersedia jalur alternatif yang cukup aman di kawasan tersebut,” jelasnya. Dirlantas menegaskan bahwa semua langkah pengamanan arus mudik dan wisata dilakukan melalui sinergi dengan berbagai pihak. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan perjalanan masyarakat selama Lebaran dapat berlangsung dengan aman dan nyaman sesuai tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Nyaman’. “Kami tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan dari seluruh stakeholder terkait. Insyaallah, dengan kerja sama yang baik, kita bisa mewujudkan mudik yang aman dan lancar,” pungkasnya. Komisioner Kompolnas, Ida Oetari Poernamasari, menyampaikan apresiasi atas kesiapan Polda Jateng dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran. Menurutnya, pengelolaan lalu lintas di masa puncak mudik adalah tugas besar yang tidak bisa ditangani Polri sendirian, sehingga koordinasi dengan berbagai pihak menjadi kunci utama keberhasilan. “Terima kasih kepada Dirlantas dan jajarannya yang telah mendesain pengamanan ini dengan baik bersama stakeholder terkait. Pekerjaan sebesar ini memang harus melibatkan banyak pihak, dan setiap pihak harus tahu persis perannya,” ujarnya. Ida juga menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap pengamanan arus mudik dan balik, terutama saat puncak kepadatan. Selain itu, ia memberikan apresiasi terhadap program Valet Ride yang digagas oleh Polda Jateng, karena dinilai sangat membantu pemudik, khususnya pengguna sepeda motor, agar dapat menempuh perjalanan dengan lebih aman dan nyaman. “Mudah-mudahan dengan keberhasilan pengamanan arus mudik pada Operasi Ketupat Candi ini dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Yang terpenting jaga kekompakan antarinstansi dan jaga mentalitas anggota untuk tetap semangat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya.(Wely-jateng) Sumber:humas polda jateng
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Kepolisian Resor (Polres) Jepara bersama tim dari penjinak Bom (Jibom) Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Tengah melakukan pemusnahan puluhan kilogram obat mercon. Bahan pembuatan petasan yang disita tersebut merupakan hasil sitaan selama operasi penyakit masyarakat (Pekat) jelang hari raya Idulfitri 1446 H/2025 M. Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasatreskrim AKP M. Faizal Wildan Umar Rela mengatakan, sebanyak 10 Kg serbuk mercon yang dimusnahkan merupakan hasil penyitaan dari tiga tempat kejadian perkara (TKP) yang diamankan oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jepara. “Pada hari ini, kami jajaran Satreskrim Polres Jepara bersama tim Sat Brimobda Polda Jawa Tengah memusnahkan barang bukti serbuk mercon sebanyak 10 Kg. Yang kami lakukan ini merupakan bagian dari upaya polri dalam menegakkan hukum dan mencegah penyalahgunaan bahan peledak yang berbahaya bagi masyarakat,” ujar AKP Wildan saat ditemui di lokasi pemusnahan serbuk mercon di lapangan tembak Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara, Kamis (27/3/2025). Pemusnahan dilakukan sesuai prosedur dengan metode disposal untuk memastikan penghancuran total barang bukti. Dengan pemusnahan tersebut, Polri ingin menegaskan bahwa kepemilikan bahan peledak ilegal sangat berbahaya dan dapat menimbulkan ancaman serius bagi masyarakat jika tidak ditangani dengan benar. “Pemusnahan barang bukti ini dilakukan sudah sesuai dengan prosedurnya dengan metode disposal untuk memastikan penghancuran total barang bukti. Kami ingin menegaskan bahwa kepemilikan dan penggunaan bahan peledak ilegal sangat berbahaya dan dapat menimbulkan ancaman serius jika tidak ditangani dengan benar,” ucapnya. Menurutnya, barang bukti berupa bahan peledak harus segera dimusnahkan, karena sifat bahan peledak yang tidak stabil dan berbahaya serta mudah meledak karena sebab-sebab tertentu. AKP Wildan menjelaskan, agar tidak membahayakan dan tidak mengganggu warga disekitar lokasi pemusnahan, pemusnahan 10 Kilogram serbuk mercon tersebut membutuhkan tim dan teknik khusus. “Pemusnahan dengan cara ini hanya menimbulkan efek terbakar tanpa ledakan sehingga tidak akan mengganggu masyarakat sekitar lokasi pemusnahan,” jelasnya. Pada kesempatan yang sama, Kasihumas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna menambahkan, meski seluruh barang bukti telah dimusnahkan, jajarannya akan terus menggencarkan razia petasan. Termasuk pula razia berkait penyakit masyarakat, dan premanisme hingga lebaran. Kegiatan ini merupakan bagian dari operasi pekat yang saat ini tengah dilaksanakan jajaran Polres Jepara. “Apabila ditemukan barang bukti seperti itu lagi, maka akan dimusnahkan,” tegasnya. Razia tersebut dilakukan, kata dia, salah satunya agar ketenangan maupun kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, dapat terjaga. Masyarakat diimbau agar tidak menyimpan maupun memperjualbelikan bahan peledak atau bubuk petasan secara ilegal dikarenakan dapat membahayakan. Selain membahayakan, bagi warga yang memperjualbelikan bahan peledak atau serbuk mercon dapat dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951. “Apalagi jika jumlahnya cukup banyak. Mari mengisi bulan suci Ramadan dengan hal-hal dan kegiatan positif,” pungkasnya.(Wely-jateng) Sumber:Humas Polda jateng
LAMPUNG,Bidik-kasusnews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menghadiri acara Safari Ramadhan di Polda Lampung, Rabu (26/3/2025). Kapolri dan Panglima bersilaturahmi dengan seluruh Ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga unsur Forkopimda dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu diserahkan juga santunan dari Kapolri kepada anak yatim-piatu. Terkait kegiatan Safari Ramadhan, Sigit sebelumnya menuturkan bahwa, acara ini merupakan ajang untuk terus menjalin silaturahmi dan semakin menguatkan sinergisitas antara TNI, Polri, Ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh unsur elemen lainnya. Selain itu, kata Sigit, kegiatan ini juga bersamaan dengan momentum Bulan Suci Ramadhan serta menyambut Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Dengan terwujudnya sinergisitas, Sigit menyebut, akan menciptakan situasi kamtibmas yang aman, lancar dan damai. “Kita harapkan dengan sinergisitas yang ada kegiatan semua berjalan aman, lancar dan tertib demikian pula dengan sinergitas yang ada kita harapkan stabilitas kamtibmas politik, keamanan tetap terjaga,” ujar Sigit. Tentunya, dikatakan Sigit, hal ini bisa mendorong terwujudnya program Pemerintah, dalam hal ini Asta Cita. Dan juga program yang dihubungkan antara pusat dan daerah untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. “Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terjaga dan berlanjut untuk kebaikan bagi kita semua khususnya masyarakat dan terus mendukung kami untuk bisa menjaga stabilitas kamtibmas dan tentunya ini yang menjadi harapan kita semua,” tutup Sigit.(Mgr)