Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara, terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan penanaman jagung pakan Kuartal III Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (18/7/2026) mulai pukul 09.00 Wita di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah. Penanaman jagung dilakukan bersama kelompok tani dengan memanfaatkan lahan seluas 10 hektare yang terbagi dalam dua lokasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Lahan pertama seluas 2 hektare merupakan milik Noripansyah, yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Tani Cinta Tani. Penanaman menggunakan benih jagung pakan varietas Bisi 18 sebanyak 40 kilogram dengan perkiraan masa panen pada 5 November 2026. Sementara itu, lahan kedua seluas 8 hektare milik Anshari yang dikelola Kelompok Tani Berkat Usaha di bawah pimpinan Arsyad, ditanami benih jagung varietas Bisi 18 sebanyak 160 kilogram. Kedua lokasi menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan Urea, serta pestisida Privathon, Demorf 60, dan Zinc Sulphate Nurratonix. Proses penanaman masih dilakukan secara manual. Kapolsek Amuntai Tengah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Polri dengan masyarakat dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Kehadiran Polri di tengah petani diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus memastikan program pertanian berjalan optimal. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi lahan jagung di Desa Pinangkara telah mulai mengering sehingga dinilai cukup mendukung proses pertumbuhan tanaman. Hingga 18 Juli 2026, total lahan jagung yang telah ditanami di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah mencapai 10 hektare. Melalui pendampingan kepada kelompok tani dan pengawasan terhadap perkembangan tanaman, Polsek Amuntai Tengah berharap hasil panen mendatang dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi jagung pakan serta mendukung terwujudnya swasembada pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali mengintensifkan kegiatan Blue Light Patrol di sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan kecelakaan, pelanggaran, dan kemacetan. Patroli digelar pada Jumat (17/7/2026) malam sebagai upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 Wita tersebut menyasar sejumlah ruas jalan utama, di antaranya Jalan Jenderal A. Yani, Jalan Brigjen H. Hasan Baseri, Jalan Bihman Villa, Jalan Suwandi Sumarta, Jalan Murung Sari, Jalan Rakha, Jalan Bayur Bypass, Jalan Pelampitan, hingga Jalan Jermani Husein di Kecamatan Banjang. Patroli dipimpin oleh personel Satlantas Polres HSU yang terdiri dari Aipda Osman, S.Sos., Brigpol Widianto, Briptu Eko Rafli Maulana, Briptu Hendra Kirana, dan Briptu Rudrigo Hansetiawan. Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya melakukan patroli dan pengaturan arus lalu lintas di titik-titik rawan, tetapi juga memberikan teguran secara humanis kepada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran. Sasaran penindakan meliputi penggunaan lampu strobo pada kendaraan pribadi yang berpotensi mengganggu pengendara lain, kendaraan yang melebihi dimensi dan muatan (ODOL), serta berbagai pelanggaran lalu lintas yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Kasat Lantas Polres Hulu Sungai Utara menegaskan bahwa Blue Light Patrol merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kehadiran polisi di jalan raya sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas. Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres HSU berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Kehadiran personel di lapangan juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan, menekan angka kecelakaan maupun pelanggaran, serta menjaga kelancaran arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. Selama patroli berlangsung, situasi arus lalu lintas terpantau aman, lancar, dan kondusif. Satlantas Polres HSU mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum digunakan. Dengan mengedepankan pendekatan yang humanis dan preventif, Satlantas Polres HSU terus berkomitmen mewujudkan budaya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari upaya menciptakan keselamatan bagi seluruh masyarakat. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program swasembada jagung di wilayah hukumnya. Monitoring dilakukan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memetakan kondisi lahan pertanian yang terdampak genangan air. Kegiatan monitoring berlangsung pada Jumat (17/7/2026) mulai pukul 10.00 Wita di Desa Sungai Karias, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan dipimpin oleh personel piket Polsek Amuntai Tengah yang terdiri dari Aipda Dwi Hartono, Aipda Iwan Krisnawan, Aipda M. Rifqy Maulidin, Brigpol Hendra, S.S.T. Ars., dan Bripda Ahmad Muzakkir. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan satu unit mobil patroli serta perangkat komunikasi untuk memantau kondisi lahan jagung milik petani sekaligus mengumpulkan data perkembangan tanaman yang akan dilaporkan kepada pimpinan. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa sebagian besar lahan jagung di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah masih tergenang air. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi petani karena berpotensi menghambat kegiatan penanaman jagung dalam beberapa bulan ke depan apabila debit air belum surut. Selain mendukung program swasembada pangan, kegiatan monitoring ini juga bertujuan mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani sehingga dapat menjadi bahan evaluasi dalam menentukan langkah-langkah penanganan yang tepat. Polsek Amuntai Tengah menegaskan akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan lahan jagung dan kondisi debit air di wilayah pertanian. Data hasil monitoring diharapkan dapat menjadi dasar dalam memberikan rekomendasi kepada pimpinan serta mendukung upaya menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat juga menjadi bentuk komitmen Polres Hulu Sungai Utara dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan. (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam upaya menjaga kesiapan fisik dan kesehatan personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Berkala (Rikkes Berkala) Tahun Anggaran 2026 bagi anggota Polri dan PNS Polri. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (16/7/2026) mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai, bertempat di Gedung Jananuraga Polres HSU. Pemeriksaan kesehatan berkala ini dilaksanakan oleh personel Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalimantan Selatan yang telah ditunjuk melalui surat perintah, bekerja sama dengan Tim Mintra Husada serta Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres HSU. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kesehatan personel Polri yang rutin dilaksanakan setiap tahun guna memastikan kondisi kesehatan anggota tetap optimal dalam menjalankan tugas kepolisian. Adapun rangkaian pemeriksaan yang dilaksanakan meliputi administrasi kesehatan, pemeriksaan laboratorium darah dan urine, pemeriksaan elektrokardiografi (EKG) untuk mengetahui kondisi jantung, pemeriksaan rontgen thorax, pemeriksaan gigi, pemeriksaan fisik secara menyeluruh, pemeriksaan visus mata, hingga pemeriksaan treadmill bagi personel yang memenuhi kriteria. Pemeriksaan yang komprehensif ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini potensi gangguan kesehatan sehingga dapat segera dilakukan penanganan medis apabila diperlukan. Antusiasme personel dalam mengikuti kegiatan tersebut sangat tinggi. Dari target awal sebanyak 95 peserta, jumlah personel yang hadir dan mengikuti pemeriksaan meningkat menjadi 112 orang. Sementara itu, sebanyak 12 personel mengikuti tahapan pemeriksaan treadmill sebagai bagian dari evaluasi kondisi kebugaran dan fungsi jantung. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran anggota akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai modal utama dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan berkala merupakan salah satu bentuk perhatian institusi terhadap kesejahteraan dan kualitas kesehatan personel. Menurutnya, anggota Polri dituntut memiliki kondisi fisik dan mental yang prima mengingat tugas kepolisian memiliki tingkat mobilitas dan risiko yang tinggi. “Melalui pemeriksaan kesehatan berkala ini, kami berharap kondisi kesehatan seluruh personel dapat terpantau dengan baik sehingga apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan dapat segera dilakukan tindak lanjut secara medis. Personel yang sehat akan mampu memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum kepada masyarakat secara maksimal,” ujar IPTU Asep Hudzainur mewakili Kapolres HSU. Lebih lanjut disampaikan bahwa kesehatan personel merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas Polri. Oleh karena itu, Polres HSU terus mendorong seluruh anggotanya untuk menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebugaran, berolahraga secara rutin, serta memanfaatkan setiap program pemeriksaan kesehatan yang diselenggarakan institusi sebagai langkah preventif dalam menjaga kualitas kesehatan. Melalui kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Berkala Tahun Anggaran 2026 ini, Polres Hulu Sungai Utara menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia Polri yang profesional, sehat, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan. Dengan personel yang memiliki kondisi kesehatan prima, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan secara optimal, humanis, dan berorientasi pada terwujudnya Polri yang Presisi. (Agus)

Palembang, Bidik-kasusnews.com – Setelah pelaksanaan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama Polda Sumatera Selatan yang berlangsung khidmat di Gedung Presisi Lantai 7 Mapolda Sumsel, dilanjutkan dengan kegiatan Kenal Pamit sebagai bentuk penghormatan, apresiasi, dan estafet kepemimpinan di lingkungan Polda Sumatera Selatan, Jumat (17/7/2026). Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Upacara Serah Terima Jabatan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen. Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. didampingi Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P. Upacara tersebut turut dihadiri oleh para Pejabat Utama Polda Sumsel, para Kapolres/ta jajaran, serta seluruh Pengurus dan anggota Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan. Pada kesempatan tersebut dilaksanakan prosesi Kenal Pamit Dansat Brimob Polda Sumsel dari Kombes Pol. Susnadi, S.I.K. kepada Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol, S.I.K., M.H. yang kini resmi mengemban amanah sebagai Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan. Selain pergantian jabatan Dansat Brimob, kegiatan ini juga menjadi ajang perpisahan dan perkenalan bagi pejabat utama Polda Sumsel lainnya yang turut melaksanakan serah terima jabatan. Dalam sambutannya, Kapolda Sumatera Selatan menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan. Kapolda juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada para pejabat baru agar segera beradaptasi, melanjutkan program kerja yang telah berjalan, serta terus meningkatkan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Suasana Kenal Pamit berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Momen tersebut menjadi sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus memberikan penghormatan kepada para pejabat yang telah mengakhiri masa tugasnya di Polda Sumatera Selatan, serta menyambut para pejabat baru yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan. Kombes Pol. Susnadi, S.I.K. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jajaran Polda Sumatera Selatan, khususnya keluarga besar Satbrimob Polda Sumsel, atas dukungan, kerja sama, dan kebersamaan yang telah terjalin selama masa pengabdiannya sebagai Dansat Brimob Polda Sumsel. Beliau berharap Satbrimob Polda Sumsel akan terus berkembang, semakin profesional, serta senantiasa menjadi satuan yang Presisi, humanis, dan selalu hadir memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Sementara itu, Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol, S.I.K., M.H. menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun sebelumnya serta memperkuat soliditas internal guna mewujudkan Satbrimob Polda Sumsel yang semakin profesional, modern, dan terpercaya dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan. Kegiatan Kenal Pamit ditutup dengan pemberian cinderamata, sesi foto bersama, serta ucapan selamat kepada para pejabat lama dan pejabat baru sebagai simbol penghormatan, kebersamaan, dan kesinambungan kepemimpinan di lingkungan Polda Sumatera Selatan. Melalui pergantian kepemimpinan ini diharapkan semangat pengabdian dan sinergitas seluruh personel Polda Sumatera Selatan semakin meningkat dalam mewujudkan Polri yang Presisi, profesional, modern, dan terpercaya demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Agus)

Palembang, Bidik-kasusnews.com – Kapolda Sumatera Selatan, Irjen. Pol. H. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memimpin secara langsung pembukaan Kejuaraan Menembak Piala Kapolda Sumsel yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Mako Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel pada Rabu, 15 Juli 2026. Kejuaraan menembak ini diikuti oleh seluruh peserta dari jajaran Bhayangkara Polda Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan, ketangkasan, profesionalisme, serta mempererat soliditas dan sportivitas di lingkungan Polda Sumsel. Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel menyampaikan bahwa kejuaraan menembak tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah untuk mengasah keterampilan personel dalam penggunaan senjata api secara aman, tepat, dan profesional. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, disiplin, serta jiwa kompetitif yang sehat di kalangan personel Polri. Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Para peserta mengikuti setiap tahapan perlombaan dengan penuh semangat serta tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap prosedur yang berlaku. Melalui penyelenggaraan Kejuaraan Menembak Piala Kapolda Sumsel ini, diharapkan semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat menjadi momentum untuk semakin meningkatkan profesionalisme, dedikasi, dan pengabdian seluruh personel Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Qgus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Divisi Hukum (Divkum) Polri menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar mulai menggunakan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 sebagai dasar rujukan terbaru dalam penyusunan administrasi dan dokumen resmi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Instruksi tersebut menegaskan bahwa perubahan terbaru terhadap Undang-Undang Kepolisian telah berlaku dan dapat dijadikan acuan dalam berbagai produk administrasi, termasuk surat dinas, Surat Telegram (ST), maupun Surat Telegram Rahasia (STR). Untuk penulisan rujukan pada surat resmi, format yang digunakan adalah: “Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.” Sementara itu, pada penulisan ST dan STR digunakan format singkat sebagai berikut: “UU No. 2 Tahun 2002 tentang Polri sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan UU No. 5 Tahun 2026 tentang Perubahan Ketiga atas UU No. 2 Tahun 2002 tentang Polri.” Pembaruan rujukan hukum ini bertujuan memastikan seluruh administrasi kepolisian mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang terbaru, sehingga tercipta keseragaman dalam penyusunan dokumen resmi di seluruh satuan kerja Polri. Dengan diberlakukannya ketentuan tersebut, seluruh personel dan satuan kerja diharapkan segera menyesuaikan penggunaan dasar hukum dalam setiap dokumen administrasi agar selaras dengan perubahan regulasi yang telah ditetapkan melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam meningkatkan tertib administrasi, kepastian hukum, dan profesionalisme dalam penyelenggaraan tugas serta pelayanan kepada masyarakat. (Agus)

Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barat Dalam upaya memperkuat sinergi dan soliditas antar”instansi, Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H. Dan Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon.S.I.K.S.H.M.Tr.Opsla melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kodim 1205/Sintang dan Kejaksaan Negeri Sintang, sebagai bagian dari komitmen membangun koordinasi yang semakin erat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sintang, Rabu (15/07/26) Pagi. Kedatangan Kapolres Sintang beserta rombongan disambut langsung oleh jajaran Kodim 1205/Sintang maupun Kejaksaan Negeri Sintang, mencerminkan hubungan harmonis yang selama ini telah terjalin antarpenegak hukum di Kabupaten Sintang. Silaturahmi ini menjadi langkah strategis untuk semakin mempererat hubungan kelembagaan antara Polri, TNI, dan Kejaksaan. Selain sebagai ajang memperkuat tali silaturahmi, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk meningkatkan koordinasi, komunikasi,serta kolaborasi dalam menghadapi berbagai dinamika kamtibmas dan mendukung penegakan hukum yang profesional, berkeadilan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo mengatakan bahwa sinergitas yang solid antar”instansi merupakan fondasi utama dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Sinergi antara Polri, TNI, dan Kejaksaan merupakan kunci dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sintang. Melalui silaturahmi ini, kami ingin memperkuat komunikasi, menyamakan persepsi, serta membangun kolaborasi yang semakin baik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing demi kepentingan masyarakat,” ujar AKBP Sanny Handityo. Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa Polres Sintang akan terus menjalin hubungan yang erat dengan seluruh unsur Forkopimda dan instansi terkait guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif. “Kami percaya bahwa keberhasilan menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu institusi, melainkan hasil kerja sama dan kebersamaan seluruh elemen.Dengan komunikasi yang baik dan koordinasi yang kuat, setiap tantangan dapat dihadapi secara bersama-sama sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal,” tambahnya. Kolaborasi yang solid tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, serta penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan demi mewujudkan Kabupaten Sintang yang aman dan kondusif. Wartawan Si Juli

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Dalam rangka menyambut Tahun Ajaran 2026/2027, Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar penyuluhan kepada siswa-siswi SDN Murung Sari 1. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan serta mencegah terjadinya perundungan (bullying) sejak usia dini. Penyuluhan dilaksanakan pada Rabu (15/7/2026) mulai pukul 09.00 Wita di halaman SDN Murung Sari 1. Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan diikuti antusias oleh para peserta didik. Tim penyuluh dari Satbinmas Polres HSU terdiri atas Kanit Binkamsa AIPTU Padillah Ridani, Kanit Bhabinkamtibmas AIPDA Sugeng, Bamin Urmintu Satbinmas Brigadir Della Asmi Triana, serta Banit Binpolmas Briptu M. Ahlun Nazhar, S.Pd., M.M. Dalam penyampaiannya, personel Satbinmas memberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun karakter positif sejak dini. Para siswa diajak untuk saling menghormati, menjaga sikap terhadap teman, serta menghindari segala bentuk perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui tindakan yang dapat menyakiti perasaan orang lain. Selain materi pencegahan bullying, petugas juga menekankan pentingnya disiplin sebagai bekal dalam meraih prestasi. Para siswa diingatkan untuk mematuhi tata tertib sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta membiasakan perilaku jujur, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polres Hulu Sungai Utara dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif. Melalui edukasi sejak awal tahun ajaran, diharapkan para pelajar memiliki kesadaran untuk membangun budaya sekolah yang positif dan bebas dari tindakan perundungan. Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap aman, tertib, dan lancar. Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus hadir di lingkungan pendidikan melalui penyuluhan dan pembinaan sebagai bentuk dukungan terhadap pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, berakhlak, dan taat hukum. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus memperkuat upaya pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Melalui Polsek Sungai Pandan, kepolisian memberikan sosialisasi anti-bullying kepada siswa baru SMAN 1 Sungai Pandan pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Musholla SMAN 1 Sungai Pandan, Kecamatan Sungai Pandan, itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Sungai Pandan IPDA M. Rusdi, S.Sos., didampingi Bhabinkamtibmas BRIGPOL Ismail, S.H. Puluhan peserta didik baru mengikuti kegiatan dengan antusias sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak awal memasuki lingkungan sekolah. Dalam sosialisasi tersebut, personel Polsek Sungai Pandan menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga mencakup perundungan verbal, intimidasi, pengucilan, hingga cyber bullying atau perundungan melalui media sosial. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai penyebab, dampak, serta cara mencegah terjadinya perundungan di lingkungan pendidikan. Selain itu, para peserta memperoleh penjelasan mengenai konsekuensi hukum yang dapat dikenakan apabila tindakan perundungan telah memenuhi unsur tindak pidana. Mereka juga diimbau untuk berani melapor kepada guru, orang tua, maupun pihak kepolisian apabila menjadi korban atau mengetahui adanya praktik bullying. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif Polri dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif. “Melalui edukasi sejak dini ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa bullying bukanlah candaan ataupun tradisi senioritas. Setiap bentuk perundungan dapat menimbulkan dampak serius bagi korban, bahkan memiliki konsekuensi hukum bagi pelakunya. Kami mengajak seluruh pelajar untuk membangun budaya saling menghormati, peduli, dan menciptakan lingkungan belajar yang aman serta nyaman,” ujar IPTU Asep. Ia menambahkan, Polres HSU bersama jajaran Polsek akan terus hadir di lingkungan pendidikan melalui kegiatan penyuluhan hukum, pembinaan karakter, dan edukasi kamtibmas sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak baik. Melalui sosialisasi ini, Polres HSU berharap para siswa baru SMAN 1 Sungai Pandan dapat menjadi pelopor budaya anti-bullying di sekolah. Dengan menjunjung tinggi nilai toleransi, empati, dan saling menghargai, lingkungan pendidikan diharapkan menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik untuk meraih prestasi serta menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas. (Agus)