Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Jumat (6/2/2026). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 451 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 451 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon. “Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 451 botol miras pabrikan berbagai merk dan miras tradisional ciu dari berbagai wilayah Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring,” ujarnya. Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon melalui layanan hotline 110 atau menghubungi nomor pengaduan 08112497497. Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” katanya. (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,. Komitmen Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terus diwujudkan melalui Program BENGRAS (Bebas Gangguan Penglihatan Katarak). Hingga saat ini, tercatat lebih dari 600 warga Majalengka telah mendapatkan layanan operasi katarak gratis melalui program unggulan tersebut. Bupati Majalengka H. Eman Suherman menyampaikan bahwa Program BENGRAS merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan yang mengalami keterbatasan ekonomi dan gangguan penglihatan akibat katarak. “Program BENGRAS ini kami hadirkan untuk membantu masyarakat Majalengka agar kembali bisa melihat dengan baik dan menjalani aktivitas secara normal. Alhamdulillah, hingga saat ini sudah lebih dari 600 warga yang berhasil menjalani operasi katarak secara gratis,” ujar Bupati saat menghadiri kegiatan operasi katarak di RSUD Cideres, Kamis (5/2/2026). Menurutnya, gangguan penglihatan akibat katarak tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada produktivitas dan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, Pemkab Majalengka terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk rumah sakit dan tenaga medis, agar program ini dapat menjangkau lebih banyak warga. Ke depan, Program BENGRAS akan terus kami lanjutkan dan perluas cakupannya, sejalan dengan visi pembangunan Majalengka Langkung SAE, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. Program BENGRAS mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai sangat membantu dan memberikan harapan baru bagi warga penderita katarak. Pemerintah Kabupaten Majalengka menargetkan program ini dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat di seluruh kecamatan. Sementara Direktur RSUD Cideres, dr. H. Harizal F. Harahap menyampaikan bahwa kegiatan operasi katarak gratis yang diselenggarakan RSUD Cideres merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Program BENGRAS Pemerintah Kabupaten Majalengka, sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186. “Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186, RSUD Cideres melaksanakan operasi katarak gratis bagi masyarakat bekerjasama dengan Perdami dan RS Cicendo Bandung. Pada kegiatan kali ini, sebanyak 100 orang pasien telah menjalani tindakan operasi katarak,” ujar dr. Harizal. Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak agar dapat kembali beraktivitas secara normal dan meningkatkan kualitas hidup. “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat yang sebelumnya mengalami keterbatasan penglihatan dapat kembali produktif. RSUD Cideres berkomitmen untuk terus mendukung program-program kesehatan Pemkab Majalengka demi terwujudnya Majalengka Langkung SAE,” tambahnya. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon berhasil mengamankankan puluhan pelajar yang tawuran di Jalan Raya Plumbon, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, pada Kamis (5/2/2026) kira-kira pukul 17.30 WIB. Mereka merupakan para pelajar dari sejumlah sekolah di wilayah Cirebon. “Kami juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 5 sepeda motor, 1 buah celurit, dan 14 handphone. Sehingga para pelajar berikut seluruh barang bukti langsung diamankan untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H. Peristiwa bermula saat Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon menerima laporan mengenai sekelompok pelajar yang terlibat tawuran di wilayah Kecamatan Plumbon. Petugas pun merespon cepat laporan tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian “Kami langsung mengejar mereka, karena beberapa di antaranya kabur ketika saat melihat kedatangan petugas Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon. Kemudian terdapat 23 pelajar yang berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Mapolresta Cirebon untuk diperiksa lebih lanjut,” terangnya. Pihaknya mengimbau dan mengharapkan para kuwu, RT, RW, dan mandor agar ikut membantu mengawasi warganya, khususnya para orang tua harus lebih memperhatikan anaknya untuk tidak melakukan kegiatan yang negatif. Sehingga mengakibatkan kerugian bagi orang lain yang menjadi korban ataupun dirinya sendiri untuk masa depannya. Ia mengatakan, patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon merupakan salah satu upaya jajarannya dalam mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Dari mulai tawuran hingga aksi tindak kriminalitas lainnya dalam rangka memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat Kabupaten Cirebon. Selain itu, patroli tersebut merupakan langkah preventif yang dilaksanakan Polresta Cirebon rutin dari mulai siang, sore, dan malam untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Diharapkan patroli tersebut dapat mencegah tindak kriminalitas di Kabupaten Cirebon. Adapun sasaran dari Tim Raimas Macan Kumbang 852 Patroli adalah geng motor, premanisme, peredaran dan penyalahgunaan narkoba maupun miras, knalpot bising, serta kejahatan jalanan lainnya yang meresahkan masyarakat. Dalam patroli tersebut, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan selalu mewaspadai setiap kejadian kriminalitas di sekitar masyarakat. Menurutnya, patroli tersebut juga merupakan respon cepat terhadap aduan masyarakat di media sosial mengenai ancaman pelaku kejahatan di wilayah Kabupaten Cirebon. Sehingga pihaknya pun melibatkan personel gabungan dari Polsek jajaran dan dibackup Satsamapta Polresta Cirebon. “Kami pastikan Polresta Cirebon dan Polsek jajaran tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas dan tindakan keras kepada para pelaku kejahatan yang melakukan aksi kriminalitas di Kabupaten Cirebon. Sehingga situasi kamtibmas juga dapat terjaga secara aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya. Ia juga mengingatkan para orang tua untuk mengawasi pergaulan dan kegiatan anak-anaknya terutama pada malam hari sehingga mereka tidak terlibat perbuatan melanggar hukum. Selain itu, para orang tua juga harus menjaga anaknya dari pergaulan dan pengaruh lingkungan negatif yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. “Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan ke Polresta Cirebon maupun Polsek jajaran. Kami memastikan setiap laporan yang diterima akan langsung ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon melaksanakan kegiatan silaturahmi ke sejumlah pondok pesantren di wilayah hukum Polresta Cirebon, Kamis (5/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., sebagai bagian dari upaya mempererat sinergitas dan soliditas antara Polri dengan tokoh agama dan pimpinan pondok pesantren. Kapolresta Cirebon didampingi Kasat Intelkam Kompol Joni Surya Nugraha, S.IP., M.H. serta Kapolsek Pangenan AKP Abdul Majid, S.H., M.H.. Kunjungan silaturahmi dilaksanakan dengan mendatangi Pondok Pesantren Al-Jauhariyah yang berlokasi di Desa Balerante, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, dan disambut langsung oleh Pengasuh Ponpes KH. Muhammad Faqih Jauhar. Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon menyampaikan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, menanamkan nilai kebangsaan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif. “Silaturahmi ini merupakan komitmen Polri untuk terus menjalin komunikasi dan kebersamaan dengan para ulama dan pimpinan pondok pesantren. Peran tokoh agama sangat penting dalam menjaga persatuan serta menciptakan situasi kamtibmas yang sejuk dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Imara Utama. Selanjutnya, Kapolresta Cirebon beserta rombongan melanjutkan silaturahmi ke Pondok Pesantren Gedongan yang berada di Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon. Kehadiran Kapolresta Cirebon disambut oleh Sesepuh Ponpes Gedongan KH. Abu Bakar Muhtarom, Ibu Nyai Raudho, serta Ustadz Abdul Muhyi. Silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Kapolresta Cirebon kembali menegaskan komitmen Polri dalam membangun sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh agama. “Polri mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para ulama dan pimpinan pondok pesantren, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Sinergitas ini menjadi kunci dalam mewujudkan wilayah hukum Polresta Cirebon yang aman, damai, dan kondusif,” tegasnya. Selain bersilaturahmi, Kapolresta Cirebon juga menghadiri kegiatan Gedongan Bersholawat dalam rangka Haul Gedongan ke-95 yang diselenggarakan di halaman MA Mamba’ul Hikmah. Kehadiran Kapolresta Cirebon dalam kegiatan keagamaan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan religius masyarakat. Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polresta Cirebon berharap terjalin hubungan yang semakin erat dengan tokoh agama dan pimpinan pondok pesantren, serta terbangunnya sinergitas yang kuat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Cirebon. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polres Sukabumi menggelar kegiatan kurve massal serentak sebagai wujud komitmen mendukung kebersihan lingkungan dan peningkatan tata kelola objek wisata di wilayah hukumnya. Kegiatan berlangsung di Alun-alun Gadobangkong, Palabuhanratu, Jumat (6/2/2026). Kurve dipimpin langsung Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian dan diikuti Pejabat Utama Polres Sukabumi, unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi, serta seluruh personel Polres Sukabumi. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Jawa Barat Nomor STR/236/II/OPS.4.2./2026 tentang peningkatan kualitas pengelolaan dan kebersihan objek wisata, sekaligus mendukung hasil Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah terkait kebersihan lingkungan. Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian menegaskan bahwa Polres tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif mendorong kepedulian terhadap lingkungan. “Polres Sukabumi berkomitmen hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga berkontribusi menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, khususnya di kawasan wisata,” ujarnya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh sekaligus memotivasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. “Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan meningkatkan minat kunjungan wisatawan ke Sukabumi,” tambahnya. Polres Sukabumi memastikan kegiatan serupa akan terus didorong sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah serta upaya mewujudkan Sukabumi yang bersih, aman, dan memiliki daya tarik wisata. (Dicky)

Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,. Menjelang bulan suci Ramadhan, Tim Satgas Pangan Kota Cirebon melakukan pengecekan ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional, Kamis (5/2/26). Kegiatan ini melibatkan Satuan Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Cirebon Kota, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, serta Perum Bulog. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Adam Gana, Wakil Kepala Cabang Bulog, Sandi, Kepala DKP3 Kota Cirebon Sdri. Elmi Masruroh, Kabid DKP3, Didi, serta Kabid DKUKMPP, Fajar. Pengecekan dilakukan di dua lokasi, yakni Pasar Pagi dan Pasar Sentral Jagasatru, Kota Cirebon. Tim secara langsung memantau aktivitas perdagangan sekaligus berdialog dengan para pedagang terkait kondisi stok dan harga bahan pokok. Sebanyak 14 komoditas bahan pokok menjadi fokus pengecekan, di antaranya beras, daging sapi, daging ayam, telur, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, hingga bahan pokok lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Adam Gana mengatakan, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat menjelang Ramadhan. “Dari hasil pengecekan di lapangan, kami pastikan stok bahan pokok dalam kondisi aman dan tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan. Harga juga masih relatif stabil dan terjangkau,” ujar AKP Adam Gana. Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna menjaga stabilitas harga serta menjamin ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri. Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Cirebon, Elmi Masruroh, menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pangan di Kota Cirebon dipastikan mencukupi hingga bulan Ramadhan mendatang. “Alhamdulillah, berdasarkan hasil pemantauan hari ini, stok bahan pokok di pasar aman dan mencukupi. Harga juga masih dalam batas wajar, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” jelas Elmi. Menurutnya, Pemerintah Kota Cirebon bersama instansi terkait akan terus melakukan monitoring pasar serta berkoordinasi dengan Bulog untuk menjaga pasokan bahan pangan strategis. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kota Cirebon tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Ketua SMSI Jawa Barat resmi melantik Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Cirebon masa jabatan 2026–2029.Acara pelantikan digelar di off room Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (4/2/2026), menandai dimulainya kepengurusan baru organisasi perusahaan media siber di daerah tersebut.Acara tersebut dihadiri oleh H.Imron Bupati Kabupaten Cirebon,Forkopimda,TNI,POLRI,Pengusaha Media dan Undangan lainnya. Dalam sambutannya H.Imron Bupati Cirebon, menegaskan bahwa “Media siber saat ini memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi, terutama dalam membentuk opini publik dan menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. “Bahkan media siber berperan penting dalam membentuk opini publik, menyampaikan informasi secara cepat, akurat serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Imron. Lanjutnya.Ia berharap SMSI Kabupaten Cirebon dapat terus menjadi mitra pemerintah yang kritis, konstruktif, dan solutif dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, sinergi yang sehat antara media dan pemerintah menjadi kunci terciptanya transparansi dan partisipasi publik. “Kita semua menyadari bahwa di era digital, arus informasi begitu cepat. Tantangan hoaks, disinformasi, dan polarisasi sosial harus dijawab dengan jurnalisme yang berkualitas dan bertanggung jawab,” tegasnya. SMSI memiliki peran penting mendorong terciptanya ekosistem media yang sehat, profesional, dan beretika. Pemerintah Kabupaten Cirebon, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan insan media. “Kami percaya, sinergi yang baik antara pemerintah dan media akan memperkuat transparansi, meningkatkan partisipasi publik, dan mempercepat pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” Di akhir sambutannya, Bupati Cirebon menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus SMSI Kabupaten Cirebon periode 2026–2029, serta berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan manfaat bagi masyarakat.katanya. Ketua SMSI Jawa Barat, Hardiansyah, dalam sambutannya, menilai pelantikan pengurus SMSI Kabupaten Cirebon sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem pers digital di daerah. “Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci mendorong pembangunan berbasis informasi yang sehat,masih banyak media yang belum berbadan hukum atau belum terverifikasi Dewan Pers. Ini menjadi tugas SMSI untuk membina agar media di Cirebon naik kelas”. Hardiyansyah berharap kepengurusan baru mampu aktif melakukan pendataan, pembinaan, serta edukasi internal, sehingga media siber di bawah naungan SMSI dapat menjadi mitra resmi pemerintah yang kuat secara kelembagaan.jelasnya. Maman Abdurahman Ketua SMSI Kabupaten Cirebon yang baru dilantik menyatakan komitmennya untuk membawa SMSI Kabupaten Cirebon menjadi organisasi yang aktif, independen, dan berkontribusi dalam menciptakan iklim media yang sehat serta informatif di Kabupaten Cirebon. Ia juga menyatakan bahwa SMSI Kabupaten Cirebon siap bersinergi dengan semua pihak mulai dari pemerintahan, dunia usaha hingga sektor pendidikan. “Kondisi dunia saat ini penuh ketidakpastian (disrupsi) maka perlu kolaborasi,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA Bidik-kasusnews.com,. Polres Majalengka kembali menegaskan komitmennya memerangi narkoba. Selama kurun waktu satu bulan terakhir, polisi berhasil mengungkap tiga kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika serta obat keras berbahaya di wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi melalui Kasat Narkoba AKP Sigit Purnomo mengatakan, pengungkapan kasus tersebut dilakukan di tiga lokasi berbeda, masing-masing di Kecamatan Cikijing, Kasokandel, dan Talaga. “Dari rangkaian operasi itu, kami mengamankan empat orang tersangka dengan latar belakang usia dan profesi yang beragam,” ujar Kasat Narkoba AKP Sigit Purnomo, Rabu (4/2/2026) Keempat tersangka yang diamankan yakni JS (44) warga Kuningan berprofesi wiraswasta, HN (48) warga Jatiwangi yang bekerja sebagai buruh, DR (30) warga Dawuan juga buruh, serta YN (19) warga Malausma yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa. Hasil penyelidikan mengungkap, para pelaku telah menjalankan aksinya selama tiga bulan hingga satu tahun, dengan peran sebagai kurir maupun pengedar. Modus operandi yang digunakan terbilang rapi, mulai dari sistem tempel, adu banteng, hingga pemanfaatan media telepon seluler untuk berkomunikasi dan bertransaksi. Dalam pengungkapan ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang cukup signifikan. Di antaranya narkotika jenis sabu seberat 4,02 gram, obat keras terbatas sebanyak 1.247 butir, satu buah bong atau alat hisap sabu, empat unit telepon genggam, serta uang tunai hasil penjualan sebesar Rp943 ribu. “Jika dikonversikan ke dalam nilai ekonomi, seluruh barang bukti tersebut ditaksir senilai sekitar Rp22 juta, dan diyakini telah menyelamatkan kurang lebih 1.000 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkoba,” kata AKP Sigit. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) KUHP. Selain itu, mereka juga dikenakan Pasal 435 jo Pasal 138 ayat (2) atau Pasal 436 ayat (2) jo Pasal 145 ayat (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan jo UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. “Ancaman hukuman yang menanti tidak main-main, yakni pidana penjara minimal lima tahun, maksimal 12 tahun, bahkan hingga hukuman seumur hidup,” tegas AKP Sigit. Polres Majalengka menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan aktif memberikan informasi, sehingga kasus-kasus penyalahgunaan narkoba dapat diungkap dengan cepat. Kepolisian juga mengimbau seluruh warga untuk tidak bermain-main dengan narkoba dan bersama-sama menciptakan Kota Majalengka yang bersih dari narkoba. (Asep.R)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Mengawali hari pertama pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka menunjukkan pendekatan yang berbeda dalam mendisiplinkan pengguna jalan. Pada Senin, 2 Februari 2026, jajaran kepolisian yang dibantu oleh dinas terkait seperti Dinas Perhubungan dan Denpom menggelar razia kendaraan di sejumlah ruas jalan utama pusat kota Majalengka dengan menonjolkan edukasi dibandingkan penindakan hukum secara kaku. Dalam pelaksanaannya, petugas memeriksa secara saksama setiap kendaraan roda dua, roda empat, maupun kendaraan angkutan umum yang melintas untuk memastikan kelengkapan administrasi seperti SIM dan STNK serta kelayakan teknis kendaraan. Hal yang menarik perhatian masyarakat adalah langkah apresiatif dari petugas kepolisian yang memberikan hadiah berupa cokelat kepada para pengendara yang kedapatan tertib dan memiliki kelengkapan berkendara secara sempurna. Pemberian cokelat ini menjadi simbol penghargaan Polri atas kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas. Meskipun masih ditemukan sejumlah pelanggaran seperti pengendara yang tidak menggunakan helm, abai terhadap sabuk pengaman, hingga tidak membawa surat kendaraan, petugas di lapangan tetap konsisten dengan pendekatan persuasif. Pada fase awal operasi ini, Satlantas Polres Majalengka memilih untuk tidak melakukan penindakan berupa tilang. Pengendara yang melanggar hanya diberikan teguran simpatik serta imbauan mendalam agar lebih disiplin demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Majalengka, Ajun Komisaris Polisi Rudy Sudaryono, menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Lodaya kali ini memang dirancang untuk menyasar seluruh jenis kendaraan tanpa terkecuali. Selain fokus pada aspek kelengkapan administrasi, kepolisian juga memberikan perhatian khusus pada angkutan umum dengan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengemudi. Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan penumpang dan meminimalisir risiko kecelakaan akibat faktor kondisi fisik pengemudi yang tidak prima. Kasat Lantas menegaskan bahwa seluruh rangkaian operasi ini lebih mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis guna menyentuh kesadaran paling dalam dari masyarakat. Melalui cara-cara yang bersahabat seperti ini, Polri berharap paradigma masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas dapat berubah dari sekadar kepatuhan karena takut ditilang menjadi sebuah kesadaran bahwa keselamatan merupakan kebutuhan bersama yang harus dijaga setiap saat di jalan raya. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Selasa (3/2/2026). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 65 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 65 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon. “Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 65 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu dari berbagai wilayah Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring,” ujarnya. Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon melalui layanan hotline 110 atau menghubungi nomor pengaduan 08112497497,” pungkasnya. Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” katanya. (Asep Rusliman)