Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon berhasil mengungkap kasus pencurian emas batangan dan uang tunai yang terjadi di Desa Gebang Ilir, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. Petugas mengamankan pelaku berinisial JM (42) yang merupakan tetangga dari korban. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, JM melakukan aksi pencurian tersebut pada Rabu (4/5/2025) kira-kira pukul 09.00 WIB. Namun, korban baru mengetahui emas batangan miliknya hilang dicuri keesokan harinya pada Kamis (5/5/2025). “Pelaku diduga melakukan perbuatannya dengan cara menggunakan kunci rumah korban yang disimpan di tiang depan rumah lalu masuk melalui pintu kemudian ke kamar untuk mencari barang namun tidak menemukan apapun,” katanya, Jumat (13/6/2025). Ia mengatakan, akhirnya tersangka pun masuk ke tempat kerja korban dan mencongkel meja kerja yang terdapat di ruangan tersebut menggunakan obeng yang tersimpan di meja. Tersangka pun langsung mengambil 2 buah emas batang dengan berat masing-masing 100 gram dan uang tunai Rp 500 ribu. Akibat dari kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp. 401.700.000. Pihaknya pun turut mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku. Diantaranya satu buah emas batangan seberat 100 gram, uang tunai sebesar Rp 18,4 juta yang merupakan sisa hasil penjualan satu batang emas, 2 unit Handphone, 1 kotak cincin batu akik, dan obeng. “Saat ini, tersangka dan seluruh barang bukti tersebut masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Gebang. Akibat perbuatannya, tersangka juga dijerat Pasal 362 KUHP dan diancam hukuman maksimal lima tahun penjara,” pungkasnya. (Asep.R)
CIREBON Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon terus menunjukkan komitmen kuat dalam membangun kemitraan strategis antara aparat keamanan dan masyarakat. Hal ini tercermin dari kegiatan Silaturahmi Kamtibmas yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, KOMBES POL SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H., di Desa Ciawijapura, Kecamatan Susukanlebak, Kabupaten Cirebon. Jumat ( 13/06/2025). Kegiatan ini berlangsung di Saung Tani Ciawijapura (SATARA), sebuah tempat yang mencerminkan semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat desa. Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, baik dari internal kepolisian maupun unsur pemerintahan daerah, antara lain Kasat Binmas AKBP Edi Baryana, A.Md., Kasat Intelkam KOMPOL Joni Surya Nugraha, S.I.P., M.H., Kasat Lantas KOMPOL Mangku Anom Sutresno, S.H., S.I.K., M.H., Kapolsek Susukanlebak AKP H. Kuswadi, S.H., Kanit Regident Sat Lantas IPTU Andi Noviandi, S.A.P., M.H., Kasiwas IPTU Endang Widianti, S.H., Ps. Kasi Humas IPDA Ivan Arif Munandar, S.Kom., Bhabinkamtibmas dan Babinsa wilayah setempat, Sekmat Susukanlebak H. Abdul Basith, Forkopimcam Susukanlebak, para kuwu se-Kecamatan Susukanlebak, serta ratusan warga masyarakat Desa Ciawijapura. Dalam kesempatan tersebut, KOMBES POL SUMARNI menyampaikan sejumlah poin penting yang menjadi fokus utama pembinaan masyarakat desa. Ia mengapresiasi semangat warga dalam mengembangkan desa, khususnya dalam sektor pertanian dan pengelolaan potensi lokal. “Hari ini kami datang untuk menyemangati warga Desa Ciawijapura dalam membangun desanya. Kami telah mengunjungi lahan pertanian milik BUMDes yang menanam melon. Itu luar biasa dan sangat potensial,” ujar Kapolresta. Ia mengimbau agar lahan-lahan kosong segera dimanfaatkan untuk pertanian produktif seperti melon dan tanaman hortikultura lainnya. Tidak hanya itu, ia juga memberikan tantangan kepada Kepala Desa (Kuwu) untuk mengembangkan potensi besar bambu yang tumbuh subur di wilayah tersebut menjadi produk industri kreatif bernilai jual tinggi. Dalam aspek ketertiban masyarakat, Kapolresta Cirebon menekankan pentingnya pengaktifan kembali ronda malam sebagai bentuk kontrol sosial untuk mencegah remaja berkeliaran hingga larut malam. “Kami mengingatkan warga untuk menjaga anak-anaknya dari keluar malam. Sangat banyak mudharatnya, termasuk rawan terlibat kenakalan remaja dan kejahatan. Oleh karena itu, satkamling harus aktif,” ujarnya tegas. Ia juga menyampaikan komitmen kuat untuk menjadikan Desa Ciawijapura sebagai desa yang bebas dari narkoba, miras, peredaran obat-obatan ilegal, dan pelanggaran lalu lintas seperti penggunaan knalpot brong. “Mari kita wujudkan desa yang bersih dari gangguan Kamtibmas. Kita jaga bersama-sama,” tambahnya. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ekonomi lokal dan pemberdayaan generasi muda, Kapolresta Cirebon menyalurkan bantuan sarana budidaya ikan nila kepada Karang Taruna dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan warga sekaligus mendorong jiwa kewirausahaan di kalangan pemuda. “Ini bentuk nyata kepedulian kami agar Karang Taruna dan BUMDes bisa berperan aktif dalam pengembangan ekonomi masyarakat,” ucapnya. Usai silaturahmi, kegiatan dilanjutkan dengan Patroli Kamtibmas dan Public Address. Petugas menyisir area-area strategis seperti pasar, pertokoan, hingga simpang-simpang padat lalu lintas, memberikan imbauan kepada warga tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Petugas dengan pengeras suara mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan helm SNI, tidak bermain ponsel saat berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menghindari pelanggaran kecepatan. Respons masyarakat sangat positif. Banyak warga mengaku senang dengan pendekatan humanis Polresta Cirebon yang mengedepankan edukasi dan pembinaan langsung. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi preemtif dan preventif yang terus digencarkan oleh Polresta Cirebon. Melalui pendekatan dialogis, edukatif, dan pemberdayaan, aparat kepolisian membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat desa. “Kami ingin warga bukan sekadar objek pembinaan, tapi juga menjadi subjek pembangunan keamanan dan kesejahteraan bersama,” tutup Kapolresta. Dengan semangat gotong royong, keberlanjutan, dan keamanan, kegiatan ini diharapkan menjadi role model bagi desa-desa lain dalam membangun lingkungan yang aman, nyaman, bersih, dan produktif secara ekonomi. (Asep.R)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Majalengka melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi menyusuri sejumlah titik strategis dan pusat keramaian di wilayah hukum Polres Majalengka. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Patroli dilaksanakan pada hari Jumat (13/06/2025). Kasat Samapta Polres Majalengka, AKP Adam Rohmat Hidayat, S.H., M.H., memimpin langsung pelaksanaan patroli yang menyusuri rute mulai dari Jl. KH. Abdul Halim – Jl. Suha – Jl. Ahmad Yani – Taman Bagja Raharja – Jl. Siti Armilah – Jl. Munjul – Taman Raharja – kembali ke Jl. KH. Abdul Halim – dan berakhir di Jl. Polres Majalengka. Kapolres Majalengka, AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan melalui Kasat Samapta Polres Majalengka, AKP Adam Rohmat Hidayat, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman, mencegah aksi kejahatan jalanan, serta menjalin komunikasi dengan masyarakat. “Patroli Perintis Presisi ini merupakan salah satu strategi Polri untuk meningkatkan respons cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran polisi di tengah-tengah mereka,” ujar AKBP Willy andrian. Kegiatan berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang merasa lebih aman dengan kehadiran aparat kepolisian di lokasi-lokasi publik dan jalur utama. (Asep.R)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,. Polres Majalengka Polda Jabar mengikuti kegiatan Penyampain Hasil Reviu Penilaian Mandiri Pelayanan Publik yang digelar secara daring melalui zoom meeting dari Aula Sindangkasih Polres Majalengka, Kamis (12/6/2025). Kegiatan yang dipandu TIK Mabes Polri membahas pedoman pelayanan, prosedur penanganan laporan, serta penerapan prinsip hak asasi manusia dalam tugas kepolisian. Catatan khusus pengelolaan Pengaduan terdiri dari Pengelolaan pengaduan telah difasilitasi berbagai kanal baik langsung maupun digital, waktu respon Laporan perlu ditingkatkan, karen masih terkendala lambatnya respon. Pencatatan yang perlu dirubah ke bentuk digital, peningkatan kompetensi petugas dalam menangani pengaduan secara Profesional dan empatik dan pelatihan kompetensi SDM. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Wakapolres Majalengka KOMPOL Asep Agustoni, menegaskan komitmen jajarannya mendukung program Polri Presisi. “Dengan pedoman ini, kami siap memberikan layanan yang lebih prediktif, responsif, dan transparan demi meningkatkan kepercayaan publik, ” tegasnya. Melalui sesi tanya jawab interaktif, personel Polres mendalami materi sekaligus membahas tantangan lapangan. Polres Majalengka bertekad terus memperbaiki kualitas pelayanan publik dan memperkuat sinergi dengan masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang tugas, fungsi, dan peran Polri, serta membangun kemitraan yang lebih erat antara kepolisian dan masyarakat. Sosialisasi panduan Polri untuk masyarakat adalah kegiatan penyampaian informasi dan edukasi mengenai berbagai aspek kepolisian, termasuk penerimaan anggota, layanan, dan program-program kepolisian kepada masyarakat luas. (Asep Rusliman)
Cirebon Bidik-kssusnews.com,. Upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H. melalui kegiatan blusukan dan silaturahmi langsung ke warga di tiga desa dalam wilayah hukumnya. Desa Trusmi Kulon, Megu Gede, dan Tersana menjadi titik kunjungan dalam kegiatan bertajuk “Silaturahmi Kamtibmas Kapolresta Cirebon dengan Warga”, yang digelar Rabu (11/6). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang tatap muka antara aparat dan masyarakat, tetapi juga bagian dari strategi Polresta Cirebon dalam mengimplementasikan pendekatan proaktif, humanis, dan partisipatif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hadir mendampingi Kapolresta dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat utama Polresta Cirebon, di antaranya Kabag Ren KOMPOL ACEP ANDA, S.H., M.H., Kasat Binmas AKBP EDI BARYANA, A.Md., Kasat Intelkam KOMPOL JONI SURYA NUGRAHA, S.I.P., M.H., Kasat Lantas KOMPOL MANGKU ANOM SUTRESNO, S.H., S.I.K., M.H., Kasat Narkoba AKP HERI NURCAHYO, S.H., Kasiwas IPTU ENDANG WIDIANTI, S.H., dan Ps. Kasi Humas IPDA IVAN ARIF MUNANDAR, S.Kom. Tampak pula jajaran pemerintahan daerah, mulai dari camat di wilayah Kecamatan Plered, Weru, dan Pabedilan, para kuwu desa, serta elemen masyarakat desa seperti Bhabinkamtibmas, Babinsa, Linmas, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga warga dari berbagai latar belakang. Dalam suasana yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, Kapolresta menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen polisi hadir di tengah masyarakat, bukan sekadar sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial. “Kami ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat, bukan hanya melalui laporan formal. Dengan cara ini, kita bisa lebih cepat merespons permasalahan dan mencari solusinya bersama,” ucap Kapolresta. Ia menyebut, keberadaan polisi harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus menjadi pembina dan pelayan masyarakat yang siap mendukung proses pembangunan desa. Kapolresta secara khusus mengajak para kuwu dan perangkat desa untuk memanfaatkan potensi yang dimiliki desa dalam membangun lingkungan yang bersih, tertib, dan sejahtera. Ia menekankan pentingnya aktivasi peran tiga pilar desa: Kuwu, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa. “Ketiganya harus solid, kompak, dan aktif menyapa warganya. Bangun kepercayaan dari bawah, mulai dari RT dan RW. Ini adalah kunci keberhasilan pembangunan berbasis partisipasi,” jelasnya. Salah satu prioritas yang disoroti adalah menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (Satkamling) dan patroli malam. Menurut Kapolresta, langkah ini efektif dalam mencegah gangguan kamtibmas serta meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga lingkungan. “Satkamling bukan hanya soal ronda. Ini tentang rasa peduli, rasa memiliki terhadap keamanan bersama,” tegasnya. Dalam forum tersebut, Kapolresta juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap ancaman narkotika, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Ia menegaskan bahwa Polresta Cirebon terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, sekaligus melakukan tindakan tegas terhadap jaringan pengedar. “Ini perang yang tidak bisa dimenangkan sendiri oleh polisi. Butuh peran orang tua, tokoh agama, guru, dan pemuda desa. Semua harus terlibat,” serunya. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak segan melapor jika mengetahui aktivitas mencurigakan atau potensi penyebaran narkoba atau gangguan kamtibmas di lingkungannya melalui 110 atau bhabinkamtibmas setempat. Masalah lain yang menjadi perhatian adalah tingginya pelanggaran lalu lintas di wilayah pedesaan. Kapolresta menyoroti fenomena penggunaan knalpot brong, serta rendahnya kepatuhan warga dalam menggunakan helm saat berkendara. “Tertib berlalu lintas itu cermin budaya masyarakat. Kami akan terus edukasi warga agar sadar keselamatan, bukan karena takut razia,” ungkapnya. Kapolresta juga menyerukan pentingnya investasi sosial dalam bentuk pembinaan generasi muda. Ia mengajak seluruh unsur masyarakat untuk memberi ruang tumbuh bagi anak-anak muda di desa agar mampu berkembang secara positif dan menjauhi pengaruh negatif. “Kita ingin desa-desa di Cirebon menjadi ladang lahirnya generasi yang sehat, berakhlak, dan produktif. Mereka adalah aset masa depan bangsa,” ujarnya. Menutup kegiatan tersebut, Kapolresta juga menyinggung pentingnya ketahanan pangan berbasis rumah tangga dan desa. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan sebagai lahan produktif, menumbuhkan semangat gotong royong dalam pertanian, serta mendorong penguatan ekonomi desa melalui UMKM dan pariwisata lokal. “Jangan biarkan potensi desa tertidur. Mari hidupkan kembali budaya tani, olah produk lokal, dan jadikan desa sebagai pilar kemandirian bangsa,” ucapnya optimis. Kegiatan blusukan ini membuktikan bahwa pendekatan kemitraan polisi dengan masyarakat mampu membangun komunikasi dua arah yang sehat, memperkuat kepercayaan publik, dan menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap lingkungan. “Mari kita bangun desa, jaga persatuan, dan rawat keamanan bersama. Tetap semangat! Ayo Cirebon, kita pasti bisa!” seru Kapolresta mengakhiri pertemuan. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terciptanya desa-desa di Cirebon yang aman, bersih, tertib, mandiri, dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan, menuju Cirebon yang lebih maju dan sejahtera. (Asep Rusliman)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,. Polres Majalengka Polda Jabar melaksanakan pengamanan kegiatan unjuk rasa yang digelar oleh DPC Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Kabupaten Majalengka di PT Kum Kang Tech Indonesia, Rabu (11/6/2025). Sebanyak 200 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut, dengan pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. didampingi Wakapolres Majalengka KOMPOL Asep Agustoni,S.E.,M.M yang melibatkan unsur TNI , Dishub dan Sat Pol PP Kabupaten Majalengka. Sebelum pelaksanaan unjuk rasa dimulai, seluruh personel yang terlibat mengikuti Apel Kesiapan Pengamanan di Polsek Kasokandel dipimpin oleh Kabag Ops Polres Majalengka Kompol Jaja Gardaja, S.H., dengan tujuan untuk memastikan kesiapan personel dalam menjalankan tugas pengamanan serta menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif selama kegiatan berlangsung. Kegiatan unjuk rasa berjalan dengan aman dan tertib meskipun sempat diguyur hujan. Baik dari pihak pengunjuk rasa maupun aparat pengamanan tetap bertahan di lokasi hingga seluruh rangkaian aksi selesai. Tidak terdapat gangguan berarti, dan situasi tetap terkendali. Selain kekuatan dari jajaran Polres Majalengka, pengamanan juga didukung oleh personel TNI dari Kodim 0617 Majalengka serta Satpol PP Kabupaten Majalengka. Sinergitas antarinstansi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Majalengka. Kapolres Majalengka menyampaikan bahwa dalam setiap pengamanan kegiatan masyarakat, Polri selalu mengedepankan pendekatan humanis dan profesional. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan unjuk rasa dengan tertib dan damai. (Asep Rusliman)
Bidik-kasusnews.com-SUKABUMI- Komitmen mewujudkan Indonesia bebas kendaraan overload dan overdimension (ODOL) terus gencar dilakukan oleh Satlantas Polres Sukabumi Kota bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi. Operasi gabungan digelar di jalur Lingkar Selatan, Rabu (11/6/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini menyasar truk angkutan barang yang melebihi kapasitas normal. Dengan menggunakan alat timbang portabel, petugas memeriksa bobot kendaraan satu per satu. Hasilnya, ditemukan 12 kendaraan yang melebihi daya muat dan langsung diberikan sanksi tilang elektronik (ETLE) di tempat, sementara 15 lainnya mendapat teguran tertulis. Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota, AKP Haga Deo Harefa, mengatakan bahwa razia ini bukan semata-mata untuk menindak, tetapi juga memberikan pemahaman kepada para sopir mengenai bahaya ODOL. “Kendaraan yang tidak sesuai aturan bisa merusak jalan, menimbulkan kemacetan, bahkan menyebabkan kecelakaan,” jelasnya. Menurut Haga, pendekatan yang digunakan tidak hanya bersifat represif. Petugas di lapangan juga menyampaikan edukasi secara langsung agar para pengemudi memahami dampak jangka panjang praktik ODOL, baik terhadap keselamatan pengguna jalan maupun kualitas infrastruktur. Dishub Kota Sukabumi menyatakan bahwa kegiatan serupa akan dilakukan secara berkala di berbagai jalur strategis. Upaya ini merupakan bagian dari sinergi daerah dalam mendukung program nasional Indonesia Zero ODOL 2025, yang ditargetkan tercapai tahun ini. USEP
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka menekan peredaran minuman keras (miras) ilegal, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Cirebon melaksanakan Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) dengan menyasar peredaran miras tanpa izin di wilayah hukumnya. Selasa (10/06 2025). Dalam razia yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresnarkoba bersama Kasubnit 2 Unit 1 Satresnarkoba dan anggota Subnit 2, petugas menyasar sebuah rumah milik warga bernama Sdr. AI yang berlokasi di Desa Sarajaya, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon. Dari lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan total 145 botol minuman keras pabrikan berbagai merek, antara lain: 50 botol AO 35 botol Anggur Merah 18 botol Kawa-Kawa 14 botol Bir Angker 14 botol Newport 13 botol Whisky 1 botol Soju Modus operandi pelaku diketahui melakukan jual beli minuman beralkohol secara ilegal dari tempat tinggalnya, tanpa memiliki izin resmi. Selain menyita barang bukti, petugas juga melakukan pendataan dan interogasi terhadap pemilik rumah. Sebagai langkah preventif, penyuluhan mengenai bahaya konsumsi minuman beralkohol terhadap kesehatan turut diberikan kepada yang bersangkutan. Pemilik juga diminta menandatangani surat pernyataan untuk tidak lagi melakukan penjualan minuman beralkohol tanpa izin di masa mendatang. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polresta Cirebon dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, serta menekan angka kejahatan yang kerap dipicu oleh konsumsi alkohol. “Operasi semacam ini akan terus kami lakukan secara rutin. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam peredaran minuman keras ilegal dan melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas serupa di lingkungannyamelalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497.,” ujar Kombes Pol Sumarni. (Asep Rusliman)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Polres Majalengka Polda Jabar melaksanakan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) secara terpusat dan di tingkat Polsek jajaran pada Sabtu malam. Sebelum pelaksanaan KRYD dilaksanakan Apel Kesiapan Patroli terpusat dipimpin langsung oleh Kabagren Polres Majalengka KOMPOL Cucu Supiar yang dihadiri Wakapolres Kompol Asep Agustoni, Kabagops KOMPOL Jaja Gardaja, Para Kasat, Kasi dan anggota yang terlibat Sprin. Patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta mencegah berbagai potensi gangguan Kamtibmas. Sabtu (7/6/2025). Kegiatan rutin yang ditingkatkan/KRYD melalui Patroli ini bertujuan untuk mencegah tindak pidana C3 (Curat, Curas, dan Curanmor) serta kejahatan lainnya, guna mewujudkan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Majalengka. Patroli ini difokuskan pada libur panjang hari raya idul adha seperti : tempat ibadah, pertokoan, ATM, dan SPBU, antisipasi Pekat, Kejahatan Jalanan Genk Motor, Curat, Curas dan Curanmor Serta Himbauan Kamtibmas pada Warga Majalengka. Petugas juga melakukan patroli ke pemukiman warga dan tempat keramaian, seperti kawasan yang sering menjadi lokasi pertemuan anak muda memberikan himbauan Kamtibmas terutama anak dibawah umur sesuai Program KDM (Kang Dedi Mulyadi) Gubernur Jabar. Tujuan utamanya adalah untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang dapat menimbulkan gangguan keamanan, termasuk tindakan kriminal yang meresahkan masyarakat. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Kabagren KOMPOL Cucu Supiar mengatakan bahwa. Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) merupakan upaya preventif dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. “Kami meningkatkan patroli pada akhir pekan untuk memastikan bahwa situasi di wilayah hukum Polres Majalengka tetap aman dan kondusif, Patroli ini menunjukkan komitmen Polres Majalengka dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat”. (Asep Rusliman)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon melaksanakan kegiatan Patroli Malam dalam Rangka Sosialisasi Penerapan Jam Malam bagi Pelajar pada Sabtu malam, 7 Juni 2025. Kegiatan ini dimulai sejak pukul 21.00 WIB hingga larut malam, menyasar berbagai titik keramaian di wilayah hukum Polresta Cirebon. Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Lantas Polresta Cirebon, KOMPOL Mangku Anom Sutresno, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakasat Reskrim AKP Iwa Mashadi, S.H., M.H., dan Kasi Humas IPDA Ivan Arief Munandar, S.I.Kom., serta melibatkan personel Satuan Lalu Lintas Polresta Cirebon. Patroli juga dilaksanakan secara serentak oleh 27 Polsek jajaran Polresta Cirebon, yang turut melibatkan Babinsa Kodim 0620 dan Satpol PP Kabupaten Cirebon. Patroli ini merupakan bagian dari langkah edukatif dan preventif dalam menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 51/PA.03/Disdik tanggal 23 Mei 2025, yang menginstruksikan pembatasan aktivitas pelajar di luar rumah pada malam hari, yakni mulai pukul 21.00 WIB hingga 04.00 WIB. Edaran tersebut berlaku bagi pelajar dari tingkat dasar hingga menengah, dengan tujuan utama mencegah keterlibatan remaja dalam aktivitas negatif di malam hari, seperti tawuran, pergaulan bebas, atau penyalahgunaan narkoba. Patroli menyasar berbagai lokasi strategis seperti alun-alun kota, taman-taman publik, jalan protokol, area perbelanjaan, serta kafe dan tempat nongkrong yang kerap dikunjungi pelajar. Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan himbauan secara langsung kepada para pelajar yang masih berada di luar rumah melewati batas waktu yang telah ditetapkan. Mereka yang kedapatan melanggar akan diberikan edukasi serta dibina secara persuasif. Bila perlu, orang tua dari pelajar yang bersangkutan akan dihubungi atau dipanggil untuk menerima penjelasan terkait kebijakan ini serta peran mereka dalam mengawasi anak-anaknya. Dengan mengusung semangat “Polri Presisi”, pendekatan yang dilakukan oleh jajaran Polresta Cirebon bersifat humanis, komunikatif, dan mengedepankan edukasi. Petugas tidak hanya memberikan imbauan secara langsung, tetapi juga menyampaikan pesan melalui public address, agar seluruh warga mengetahui pentingnya jam malam ini sebagai upaya bersama menjaga generasi muda. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya terkait perlindungan terhadap pelajar. Kapolresta Cirebon, KOMBES POL Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa penerapan jam malam bagi pelajar bukanlah bentuk pembatasan semata, melainkan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap keselamatan generasi muda. “Kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa malam hari bukan waktu yang aman bagi pelajar untuk berkegiatan di luar rumah. Banyak potensi gangguan yang bisa muncul. Oleh karena itu, peran keluarga sangat krusial dalam mendukung kebijakan ini,” tegas Kapolresta. Ia juga menyampaikan bahwa sosialisasi akan terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, melalui kegiatan patroli maupun komunikasi dengan sekolah dan lembaga pendidikan di wilayah Cirebon. Kegiatan patroli malam ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk masyarakat umum dan orang tua pelajar. Banyak yang menyambut baik kebijakan ini karena dinilai sebagai langkah nyata dalam melindungi anak-anak dari pengaruh lingkungan negatif. Para orang tua juga diimbau untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hari. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini secara masif, diharapkan dapat menumbuhkan kedisiplinan, kepatuhan, serta kesadaran hukum di kalangan pelajar dan masyarakat luas. Patroli ini sekaligus menjadi pengingat bahwa menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama. (Asep Rusliman)