Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota kembali mengungkap peredaran obat terlarang. Seorang pria berinisial JS, 28 tahun, diamankan bersama ribuan butir obat psikotropika dan sediaan farmasi tanpa izin edar. Penangkapan dilakukan pada Minggu (7/9/2025) sekitar pukul 09.30 WIB. Lokasi penggerebekan berada di sebuah rumah di Jalan Taman Hasna Blok O, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon,Jabar. Dalam penggeledahan,petugas menemukan obat psikotropika Atarax Alprazolam sebanyak 100 butir. Selain itu, turut disita 590 butir pil Tramadol, 400 butir Trihexyphenidyl, serta 1.000 butir Dextro. Tak hanya obat-obatan, polisi juga mengamankan satu dus resi dan sebuah ponsel Samsung warna biru. Barang bukti tersebut diduga digunakan untuk mempermudah peredaran obat ilegal. Jika beredar,jumlah 2.090 butir obat itu dinilai berpotensi menimbulkan penyalahgunaan di masyarakat. Polisi menegaskan tindakan cepat diperlukan agar peredaran tidak semakin meluas. JS yang berdomisili di Kelurahan Jagasatru, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon langsung digelandang ke Mapolres. Ia kini menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satresnarkoba. Berdasarkan hasil gelar perkara, alat bukti telah terpenuhi sesuai Pasal 184 KUHAP. Kasus ini ditingkatkan ke tahap penyidikan dan tersangka resmi ditahan. JS dijerat dengan Pasal 59 ayat (1) UU No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Ia juga dikenakan Pasal 435 dan 436 ayat (2) UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. “Pengungkapan ini bentuk komitmen Polres Cirebon Kota dalam memberantas obat ilegal. Kami tidak memberi ruang bagi peredaran yang merugikan generasi muda,” tegas Kasat Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota, AKP Otong Jubaedi. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUS.COM – Dua wartawan media online di Kabupaten Sukabumi mengalami perlakuan tak menyenangkan saat meliput kegiatan Konferensi PGRI tingkat Kecamatan di SMPN 2 Ciracap, Senin (8/9/2025). ‎Mereka diminta keluar dari ruangan oleh salah seorang pengurus PGRI Kabupaten dengan alasan rapat bersifat internal. Insiden itu terjadi ketika rapat tengah berlangsung. Seorang pengurus dengan lantang menyuruh kedua wartawan meninggalkan ruangan. ‎“Bapak dari mana? Tolong keluar dulu, karena rapat ini internal,” ujar oknum tersebut di depan peserta rapat. Mendengar pernyataan itu, kedua wartawan pun memilih keluar. ‎Padahal, acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Eka Nandang Nugraha, Ketua PGRI Kabupaten, Sekjen PGRI Kabupaten, serta puluhan pengurus dari berbagai kecamatan. Beberapa saat kemudian, seorang guru keluar menemui wartawan untuk memberikan klarifikasi terkait kejadian tersebut. Usai acara, Kadis Pendidikan Eka Nandang menegaskan bahwa dirinya bukan pihak yang meminta wartawan keluar. ‎“Sebenarnya rapat konferensi ini bukan berarti tidak boleh diliput, hanya saja sifatnya internal. Yang menyuruh wartawan keluar itu Sekjen PGRI, bukan saya,” jelasnya. ‎Menanggapi peristiwa itu, Ketua Wartawan Pajampangan (WAJA), Iwan Sugianto, menyayangkan sikap Sekjen PGRI Kabupaten. Menurutnya, seorang pejabat organisasi guru seharusnya memahami tugas dan fungsi wartawan. “Jangan asal menyuruh keluar. Harus tahu etika dan menghargai kerja jurnalistik,” tegasnya. ‎Iwan juga mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers jelas melindungi kerja jurnalis. Pasal 18 ayat (1) menyebut, siapa pun yang menghalangi wartawan dalam mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi dapat dipidana penjara paling lama dua tahun atau denda hingga Rp500 juta. ‎“Ini bukan sekadar persoalan kecil. Menghalangi tugas wartawan bisa masuk ranah pidana. Semoga ini jadi pelajaran agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Iwan. (Dicky)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Aliansi Wartawan Reaksi Cepat (AWRC) Cirebon menggelar kegiatan bakti sosial di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon, Sabtu (6/9/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap pemulihan lingkungan pasca kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Sabtu (30/8/2025) lalu. Bakti sosial tersebut meliputi kegiatan bersih-bersih area sekitar, penanaman bibit pohon, hingga pengecatan fasilitas umum yang sebelumnya dipenuhi coretan vandalisme. Puluhan wartawan dari berbagai media di wilayah Ciayumajakuning ikut berpartisipasi dalam aksi ini. Ketua Umum AWRC, Nico Saputra Lubis, memimpin langsung kegiatan dengan didampingi Wakil Ketua, Agustinar (Papi). Keduanya menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen insan pers untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, aman, serta nyaman bagi masyarakat Cirebon. Bakti sosial ini adalah inisiatif bersama para wartawan yang ingin menunjukkan kepedulian, bukan hanya dalam menyampaikan informasi, tapi juga ikut berperan nyata dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas umum,” ujar Nico Saputra Lubis. Sementara itu, Agustinar menambahkan bahwa kegiatan ini baru pertama kali dilakukan oleh insan pers di Cirebon. Pihaknya berharap aksi tersebut dapat menjadi teladan bagi berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keindahan kota. Dengan terlaksananya kegiatan ini, insan pers yang tergabung dalam AWRC berharap Cirebon dapat kembali pulih, aman, tenteram, dan fasilitas umum bisa dimanfaatkan masyarakat tanpa gangguan. Asep Rusliman

Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Cirebon Kota kembali mengungkap peredaran sabu. Kali ini di Cafe Kost, Jalan Pangeran Jaka Tawa, Desa Kedungdawa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon. Pengungkapan peredaran sabu terjadi pada Sabtu, 06 September 2025 sekitar pukul 01.00 wib. Pada waktu itu, Satresnarkoba Polres Cirebon Kota berhasil menangkap buruh harian lepas berusia 33 tahun, YD. Kepala Polres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kepala Satresnarkoba Polres Cirebon Kota AKP Otong Jubaedi, S.H., M.A.P membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. Warga Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon ini ditangkap Satresnarkoba Polres Cirebon Kota setelah adanya laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan peredaran sabu. Dari YD, polisi menyita satu paket sedang sabu di dalam plastik klip warna bening dengan berat bruto 7,99 gram, serta enam paket kecil sabu di dalam plastik klip warna bening dengan berat bruto 1,53 gram. Selain itu, tambahnya, satu buah timbangan digital, dua buah alat hisap Narkotika jenis sabu (bong), satu pack sedotan warna putih, satu buah pipet kaca warna bening, dan satu pack plastik klip warna bening. Barang bukti lainnya yang berhasil disita berupa satu buah celana jeans warna Abu-abu, satu buah jaket warna hitam dan satu handphone merek VIVO warna biru. “YD berikut barang bukti dibawa ke kantor Satresnarkoba Polres Cirebon Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ucap AKP Otong Jubaedi, S.H., M.A.P, dalam keterangan tertulisnya. YD dijerat Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Th. 2009 tentang Narkotika dengan ancaman di atas lima tahun penjara. Saat ini, YD sudah ditahan di Rutan Mapolres Cirebon Kota. Asep Rusliman

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- PWI Kota Sukabumi menang 2-0 atas lawannya Kecamatan Warudoyong di turnamen mini soccer dalam rangka Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) dan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2025. Pertandingan seru yang memperagakan teknik sepak bola memukau penonton itu berlangsung di Lapang Mini Soccer LJA, Kecamatan Baros, Sabtu (6/9/2025). Dua gol kemenangan PWI tercipta di babak pertama. ‎Meski babak kedua berlangsung sengit, tidak ada tambahan gol dari kedua tim hingga peluit akhir dibunyikan. Skor 2-0 pun memastikan PWI mencatat kemenangan perdana. Ketua PWI Kota Sukabumi, Ikbal Zaelani, menyambut gembira hasil ini. “Alhamdulillah, kami menang mutlak di laga pertama. Semoga ke depannya bisa mengalahkan tim-tim lainnya,” ujarnya. ‎Turnamen mini soccer ini digagas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi berkolaborasi dengan PWI. ‎Kepala Dishub, Iskandar Ifhan, menjelaskan kompetisi diikuti 16 tim dari tujuh kecamatan, Satpol PP, Dishub, hingga perbankan. “Kami berharap turnamen ini tidak hanya melahirkan juara, tapi juga mempererat persaudaraan lewat pertandingan ini. Semoga usai event ini silaturahmi selalu terjalin dengan baik,”kata Iskandar. (Usep)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H, menjadi Pemateri dalam kegiatan Leadership Perempuan” Dalam Kegiatan Sekolah Kader Kopri (SKK) Ke-V Kopri PC PMII Cirebon, Jumat (5/9/2025). Kegiatan tersebut bertempat di Ruang Madya Masjid At-Taqwa Kota Cirebon. Dalam paparannya, Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H, menyampaikan, Pola Leadership, Perempuan sama dengan laki laki bahkan lebih baik. Misalnya, kaum perempuan lebih peka, lebih detail, lebih tertata, lebih rapi, lebih empatik, lebih disiplin, rajin , humanis dalam melakukan berbagai kegiatan. Menurutnya, Perempuan harus berani tampil di depan, komunikasi yang baik, koordinasi dan sinergi yang baik, cari team work yang baik, jangan minder, harus lebih kreatif. Ia mendorong Kader Kader PMII Harus aktif, dan berkegiatan harus sesuai norma hukum dan norma Lainnya. “Pemimpin perempuan punya Keunggulan lebih dalam Inovasi dan turun langsung akan mengetahui apa yang menjadi masalah. Gunakan kemajuan teknologi untuk hal yang positif, untuk membantu kalian mandiri, baru kemudian kalian memberdayakan orang lain,” katanya. Ia mengatakan, Perempuan Harus mandiri, dan jangan pernah bergantung pada laki-laki. Pihaknya berpesan agar para peserta SKK Kopri PC PMII Cirebon tidak takut selagi tidak melanggar hukum. Bahkan, hal yang kini masih menjadi ketakutan harus dimatangkan, dimanajerial dengan baik di planing, diorganisir, dikontrol, diawasi, dan pelaksanaannya dilihat. “Supaya pelaksanaan kegiatan apapun ke depan bisa lebih sukses lagi. Jika menemui kegagalan, jangan menyerah, coba lagi sampai berhasil. Sekali lagi perempuan harus mandiri, harus berdaya, harus lebih bermanfaat untuk masyarakat. Sehingga diharapkan kaum perempuan dapat memiliki penghasilan sendiri, sehingga dapat lebih mandiri,” jelasnya. Puluhan peserta SKK Kopri PC PMII Cirebon tersebut sangat antusias dan penuh semangat menyimak materi yang disampaikan Kapolresta Cirebon. Kegiatan itu menjadi wadah pembelajaran sekaligus ruang inspirasi bagi lahirnya generasi perempuan yang tangguh, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah maupun bangsa negara. “Perempuan memiliki peran strategis dalam berbagai lini kehidupan, termasuk dalam kepemimpinan. Nilai-nilai keteguhan, kepedulian, serta kepekaan sosial yang dimiliki perempuan merupakan modal besar dalam membangun bangsa dan menjaga harmoni di tengah masyarakat,” pungkasnya. Asep Rusliman

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI) resmi meluncurkan satu unit ambulans yang khusus diperuntukkan bagi para jurnalis. Kehadiran fasilitas kesehatan ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan keselamatan dan perlindungan bagi pekerja media yang kerap menghadapi risiko tinggi dalam menjalankan tugas jurnalistik. Peresmian ambulans berlangsung di Sekretariat YPJI, Gedung Kuning, Jalan Raya Jagakarsa No. 37, Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2025). Dengan mengusung semboyan “Dari Teman untuk Teman”, YPJI menegaskan bahwa layanan ini bukan sekadar fasilitas medis, tetapi juga simbol solidaritas di kalangan jurnalis. Ketua Umum YPJI, Andi Arif, menuturkan bahwa inisiatif ini lahir dari keprihatinan sekaligus kepedulian mendalam terhadap kondisi jurnalis di lapangan. “Tugas jurnalis sering kali penuh risiko. Ada kalanya menghadapi situasi darurat di lapangan atau saat jatuh sakit. Ambulans ini hadir agar para jurnalis merasa tidak sendirian, selalu ada teman yang siap membantu,” ujarnya. Latar Belakang YPJI YPJI didirikan pada tahun 2020, di tengah pandemi Covid-19, oleh sejumlah wartawan, di antaranya Andi Arif, Mambang Yazid, Gilbert Silaen, Dewi Syafrianis, Indrawan Ibonk, Arif Yunianto, Agus Mile, dan Dudy Novriansyah. Sejak berdiri, yayasan ini aktif menyalurkan bantuan kesehatan, sosial, dan dukungan moral bagi pekerja media. Dengan adanya layanan ambulans, YPJI mempertegas konsistensinya dalam memperjuangkan hak-hak jurnalis, khususnya di bidang kesehatan dan keselamatan kerja. Siap Siaga 24 Jam Ambulans YPJI tidak hanya disediakan untuk jurnalis yang mengalami insiden saat bertugas, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk transportasi medis menuju rumah sakit. Layanan ini beroperasi 24 jam penuh dan terbuka bagi seluruh jurnalis yang membutuhkan di wilayah Jakarta. Langkah tersebut disambut positif oleh komunitas pers. Salah satu perwakilan wartawan menyebut bahwa keberadaan ambulans ini memberikan rasa aman tambahan bagi jurnalis dalam melaksanakan tugas. “Langkah YPJI patut diapresiasi. Dengan adanya ambulans khusus, jurnalis lebih terlindungi sehingga bisa bekerja dengan tenang menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ungkapnya. Garda Depan Informasi Sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi publik, jurnalis kerap berada di lokasi rawan, mulai dari bencana alam, konflik sosial, hingga situasi darurat lainnya. Kehadiran ambulans YPJI diharapkan dapat menjadi pelindung tambahan, sehingga awak media dapat fokus menjalankan peran vital mereka. Dengan semangat solidaritas, YPJI berharap inisiatif ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk lebih memperhatikan kesejahteraan dan keselamatan jurnalis, yang tak hanya bekerja sebagai peliput berita, tetapi juga sebagai penjaga arus informasi bagi masyarakat. (Agus)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Pasca terjadinya aksi unjuk rasa yang berlangsung di tingkat nasional, Polres Majalengka menggelar apel pagi siaga di halaman Mapolres, pada Jumat (05/09/2025). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Majalengka, Kompol Asep Agustoni,S.E., M.M, dan diikuti oleh seluruh pejabat utama, perwira, bintara yang terlibat Sprin Apel Siaga. Apel siaga ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan jajaran kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang mungkin timbul sebagai imbas dari situasi nasional. Dalam arahannya, Kompol Asep Agustoni menekankan pentingnya kesiapsiagaan penuh bagi seluruh personel, termasuk di jajaran Polsek. Ia meminta seluruh anggota untuk tetap berada di markas komando masing-masing dan siaga terhadap segala kemungkinan yang terjadi di wilayah hukum Polres Majalengka. “Situasi nasional tengah berkembang dinamis. Kita harus tetap waspada, solid, dan siap setiap saat untuk menjaga kondusifitas wilayah. Jangan lengah,” tegas Wakapolres dalam amanatnya. Selain kesiapsiagaan personel, Wakapolres juga mengingatkan pentingnya profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk jaminan rasa aman dan nyaman bagi warga Majalengka. Apel pagi ditutup dengan doa bersama agar seluruh jajaran diberikan perlindungan dan kelancaran dalam menjalankan tugas, serta agar situasi kamtibmas di Kabupaten Majalengka tetap aman dan kondusif. Asep Rusliman

Malengka Bidik-kasusnews.com,.Majalengka melaksanakan kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) bagi seluruh personel di lingkungan Polres Majalengka pada hari Kamis (04/09/2025). Kegiatan Binrohtal ini rutin digelar setiap pekan dengan pengisi ceramah ustad dede, sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan anggota Polri dalam menunjang pelaksanaan tugas sehari-hari. Dalam pelaksanaannya, personel yang beragama Islam mengikuti tausiah keagamaan di masjid Polres Majalengka, sementara personel non-Muslim melaksanakan kegiatan keagamaan sesuai keyakinan masing-masing. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. melalui Wakapolres Majalengka PLH Kabag Ops AKP Endoy Sahru, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal ini menjadi sarana pembinaan mental spiritual anggota. “Dengan pembinaan rohani dan mental secara rutin, diharapkan personel Polres Majalengka dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, ikhlas, serta selalu mengedepankan sikap humanis dalam melayani masyarakat,” ujarnya. Selain sebagai wujud pembinaan spiritual, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antar anggota sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis dan solid di lingkungan Polres Majalengka Asep Rusliman

Kuningan Bidik-kasusnews.com,.AKBP Muhammad Ali Akbar bersama jajaran Polwan Polres Kuningan mengunjungi rumah empat bersaudara yatim piatu di Dusun 2, Desa Timbang, Kecamatan Cigandamekar, Rabu (3/9/2025). Dalam kunjungan tersebut, Kapolres menyerahkan bantuan sembako dan bingkisan. “Kami mendapat informasi bahwa di sini tinggal empat anak yatim piatu. Karena itu, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka. Semoga bantuan kecil ini bisa bermanfaat dan memberi keceriaan,” ujar AKBP Muhammad Ali Akbar. Keempat saudara tersebut, yakni Bayu, Lana, dan Rafi, harus hidup mandiri setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Sang kakak tertua kini telah berkeluarga dan tinggal di Purwakarta. Untuk menopang kebutuhan sehari-hari, Bayu bekerja disebuah pabrik air mineral Kepedulian masyarakat sekitar juga sangat berarti, terbukti rumah mereka kini tengah diperbaiki karena bagian atapnya sudah rapuh dan dikhawatirkan roboh. “Tadi saya mendapat penjelasan dari Pak RT bahwa rumah mereka sedang diperbaiki oleh warga karena kondisinya sudah mengkhawatirkan,” tambah Kapolres. Sementara itu, Lana, salah seorang adik, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Polres Kuningan. “Saya sempat kaget ada banyak polisi datang. Ternyata mau memberikan bantuan. Terima kasih Pak Kapolres, semoga Allah membalas kebaikannya,” ucapnya dengan wajah gembira. Kunjungan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polres Kuningan terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim piatu. Asep Rusliman