Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. (Selasa, 30/12/2025), – Babinsa Kelurahan Pegambiran, Sertu Yanto, melaksanakan monitoring kegiatan pemilahan dan penimbangan sampah yang dilakukan oleh Bank Sampah Berkah Mulya RW 07. Kegiatan tersebut berlangsung di Baperkam RW 07 Karang Mulya, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Kegiatan Bank Sampah Berkah Mulya ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan, yang berada di bawah binaan PT Japfa Comfeed. Warga secara aktif melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik sebelum dilakukan penimbangan, guna meningkatkan nilai ekonomis sampah serta mengurangi pencemaran lingkungan. Sertu Yanto menyampaikan bahwa kegiatan bank sampah sangat positif karena mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI AD dalam mendorong program kebersihan dan kesehatan lingkungan di wilayah binaan. “Dengan adanya bank sampah, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan serta dapat memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai,” ujar Sertu Yanto. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Diharapkan kegiatan Bank Sampah Berkah Mulya RW 07 ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi contoh bagi wilayah lain di Kelurahan Pegambiran dalam pengelolaan sampah yang efektif dan ramah lingkungan.(pendim0614)* (Asep.R)

Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.Dua anggota Polres Cirebon Kota dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH) atau dipecat. Keduanya dinilai melanggar kode etik setelah terlibat dalam kasus peredaran narkoba. Upacara PTDH terhadap dua anggota tersebut digelar di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Senin (29/12/2025). Prosesi ini menjadi penegasan sikap tegas Polres Cirebon Kota terhadap pelanggaran berat yang dilakukan anggotanya. Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menyampaikan, dua personel yang diberhentikan masing-masing berinisial D dan S. Keduanya dinilai telah melanggar kode etik profesi Polri. “Hari ini kita melaksanakan upacara PTDH sebagai tindak lanjut dari sanksi yang diberikan kepada dua personel kita yang telah melakukan pelanggaran kode etik profesi Polri,” ucap Eko Iskandar di Kota Cirebon. Eko menjelaskan, khusus untuk anggota berinisial D, pelanggaran yang dilakukan bukan kali pertama. Yang bersangkutan tercatat beberapa kali melakukan pelanggaran, termasuk keterlibatannya dalam kasus narkoba. “D ini sudah banyak pelanggaran yang dilakukan, termasuk yang terakhir ini terlibat kasus narkoba,” ucap Eko. “Kemudian yang satu lagi personel kita S juga terlibat kasus narkoba dan kita berikan sanksi PTDH,” sambung Eko. Eko menegaskan tidak ada toleransi bagi anggota yang melakukan pelanggaran tersebut. Sikap tegas itu diwujudkan dengan menjatuhkan sanksi PTDH. “Ini sebagai wujud komitmen kita, bagaimana kita memberikan sanksi yang tegas sesuai dengan perbuatan yang dilakukan, sehingga ini tidak membawa dampak-dampak yang negatif terhadap institusi Polri, karena masih banyak anggota kita yang bekerja dengan baik, ikhlas dan tulus untuk mengabdi kepada masyarakat,” terang Eko. Untuk mengantisipasi keterlibatan anggota kepolisian dalam penyalahgunaan narkoba, Eko menyebut pihaknya akan melakukan pemeriksaan urine secara acak. “Kita melakukan cek urine secara random. Kita tidak akan memberikan toleransi kepada anggota yang melakukan penyimpangan, apalagi kesalahannya kesalahan yang terbukti dan fatal,” demikian Eko. (Asep.R)

Indramayu Bidik-kasusnews.com,.Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu Polda Jawa Barat terus menggencarkan upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas selama arus libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni memberikan imbauan langsung kepada para pengemudi kendaraan yang melintas di jalur arteri Pantura Indramayu, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Lilin Lodaya 2025, yang salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan keselamatan pengguna jalan di tengah meningkatnya volume kendaraan selama momentum libur akhir tahun. Pantauan di lapangan menunjukkan, saat lampu lalu lintas menyala merah, petugas Satlantas Polres Indramayu dan Dishub secara aktif mendekati para pengendara untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan. Imbauan diberikan kepada pengendara sepeda motor, pengemudi bus antar kota, hingga sopir truk angkutan barang yang melintas di jalur Pantura. Edukasi keselamatan disampaikan secara persuasif dan humanis, dengan tujuan membangun kesadaran pengendara akan pentingnya disiplin berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. “Beberapa poin imbauan yang disampaikan petugas antara lain mengingatkan pengemudi untuk melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum berangkat, memastikan kondisi fisik dan kesehatan dalam keadaan prima, serta selalu mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku,” kata Kanit Kamsel Satlantas Polres Indramayu, Ipda Jeni Imanudin melalui pesan tertulis. Selain itu, petugas juga menekankan pentingnya mengikuti ketentuan jam operasional kendaraan sesuai dengan peraturan Surat Keputusan Bersama (SKB), tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, serta saling menghargai antar sesama pengguna jalan. “Keselamatan adalah prioritas utama,” tegasnya. “Apabila pengemudi merasa lelah atau mengantuk, kami imbau agar segera beristirahat di kantong-kantong parkir atau rest area yang telah disediakan,” ujarnya. Dengan imbauan yang terus digencarkan, diharapkan para pengemudi semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, sehingga dapat menekan angka kecelakaan selama libur Natal dan Tahun Baru. “Mari kita wujudkan libur Nataru yang aman dan selamat di Indramayu,” pungkas Ipda Jeni Imanudin. (Asep.R)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn. melaksanakan kunjungan ke Pos Pelayanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Polres Kuningan yang berlokasi di Terminal Kertawangunan, Jumat (26/12/2025). Kunjungan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 10.40 WIB dan disambut oleh personel Pos Pelayanan Terminal Kertawangunan. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap kesiapsiagaan aparat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kuningan memberikan arahan serta motivasi kepada personel yang bertugas agar tetap semangat dalam menjalankan tugas, menjaga kesehatan, serta selalu sigap dan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Wakil Bupati juga mengapresiasi kesiapan personel Polri dan instansi terkait yang terlibat dalam Operasi Lilin Lodaya 2025, khususnya dalam menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat di kawasan Terminal Kertawangunan. Sementara itu, Ka Pos Pelayanan Terminal Kertawangunan IPTU Endar Kuswanadi, S.E., menyampaikan bahwa hingga saat ini situasi di sekitar Pos Pelayanan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polres Kuningan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna menciptakan rasa aman dan nyaman selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Kapolda Jabar IRJEN POL RUDI SETIAWAN S.I.K.,S.H.,M.H, melaksanakan Ground Breaking SPPG Polri Serentak Se-Indonesia di Pondok Buntet Pesantren Mertapada Kulon Kec. Astanajapura Kab. Cirebon, Senin (29/12/2025). Kegiatan tersebut turut dihadiri Karorena Polda Jabar KOMBES POL TEGUH, Dir Polairud Polda Jabar KOMBES POL EDWARD INDHARMAWAN EKA CHANDRA, S.I.K., M.H, Bupati Cirebon Drs. H. IMRON, M.Ag, Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.H,S.I.K.,M.H, Ketua DPRD Kab. Cirebon Dr. SOPHI ZULFIA, S.H., M.H, dan lainnya. Keberadaan SPPG tersebut untuk mendukung program MBG dan Polri mewujudkan dukungan terhadap program prioritas Pemerintah dalam memperkuat ketahanan Pangan dan meningkatkan Gizi masyarakat. Melalui perluasan jaringan dapur bergizi dan meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia, Polri juga menegaskan komitmennya mendukung program Pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif dan menuju Indonesia Emas tahun 2045. Selain itu, Jawa Barat juga terbukti menjadi SPPG terbaik dalam pembangunan, tata kelola dalam pengelolaan SPPG. Bahkan, target tahun ini Polri sudah membangun 1.147 Unit SPPG diseluruh Indonesia dan menyerap 16.650 tenaga kerja serta menyasar 3jt penerima manfaat. Satgas MBG Polri juga mendorong Polda jajaran untuk berkoordinasi dengan UMKM setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selama ini SPPG Polri telah berpartisipasi mendirikan posko terdampak banjir dan longsor untuk menyediakan MBG bagi korban bencana. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,- Proyek pengaspalan Jalan Lingkungan (Dukudalam) RW 03 Desa Sindangmekar, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, diduga dikerjakan tidak sesuai standar atau asal-asalan. Pasalnya, belum genap satu bulan sejak pelaksanaannya pada akhir November 2025, permukaan aspal mulai mengelupas dan rusak di sejumlah titik. Kerusakan tersebut saat warga melihat ada beberapa titik yang rusak hasil pekerjaan asal asal dan tidak sesuai dengan standar pekerjaan. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pengerjaan pengaspalan dilakukan mulai sore hari sampai malam tidak ada papan proyeknya di duga Pemdes Sindangmekar mark up anggaran. Warga berharap agar jalan yang baru dibangun tersebut segera diperbaiki karena kondisinya mengganggu kenyamanan pandangan mata karena jalan baru seumur jagung di aspal yang rusak kembali. Pungkas warga Berdasarkan informasi di lokasi, pekerjaan pengaspalan tersebut dibiayai dari Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat, namun tidak tahu berapa besarnya jumlah anggaran yang di gelar untuk pengaspal tersebut, karena di lokasi pekerjaan tidak nampak papan ptoyek (tidak ada papan proyeknya). Ungkap warga Melihat hal ini Ketua LSM Generasi Penggerak Anak Bangsa (GPAB) mengkritisi ada salah dalam pekerjaan Aspal diduga Mark Up anggaran yang mengalir ke kantong pemdes Sindangmekar, karena di lokasi pekerjaan tidak adanya informasi publik, hal ini kuat dugaan anggaran Aspal di sembunyikan hingga hasil pekerjaan asal asalan. Lanjut M. Maulana ketua LSM GPAB diri akan melakukan kordinasi kepihak terkait dan akan melakukan Pelaporan terkait pekerjaan Aspal yang belum satu bulan di kerjakan sudah rusak kembali yang di lengkapi dengan bukti bukti yang ada di lapangan. PungkaM. Maulana. Sampai berita ini di turunkan awak media belum bisa menemui Kuwu Desa Sindangmekar dan saat di TLP/wa Kuwu tidak merespon dan enggan menjawabnya. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasus wes.com,. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merealisasi/memberikan kompensasi kepada Pengemudi Becak se-kabupaten Cirebon yang diminta berhenti beroperasi sementara selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. .Penghentian operasional Pengemudi Becak bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas di kawasan kabupaten Cirebon agar tidak macet pada saat liburan panjang. Saripin Pengemudi Becak dari pangkalan Daerah Plered sujud syukur atas kompensasi dari Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (Bapa Aing) kepala para Tukang Becak se-kabupaten Cirebon. Lanjut Saripin bantuan yang di terima lewat BJB masing masing mendapat kompensasi sejumlah Rp. 800.000,- utuh sesuai yang tertera dalam buku tabungan BJB, Isak tangis Saripin terharunya selama ini baru ada Gubernur yang peduli terhadap Tukang Becak, berkali kali diri menyebutkan terima kasih Bapa Aing. Ucapnya. Kepala UPTD Pengelola Prasarana Perhubungan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Wilayah IV : DIKY MOHAMAD SYAFEI, S.Pd., M.A.P. menambahkan, pemberian kompensasi dilakukan sebagai bentuk pengganti pendapatan Pengemudi Becak yang diminta berhenti beroperasi selama Libur NATARU 2026. Kompensasi diberikan selama empat hari, yakni pada 28–01 Selama periode tersebut, Pengemudi Becak diminta tidak beroperasi di jalur jalur tertentu yang bisa mengakibatkan kemacetan. Lanjut Diky Besaran kompensasi yang di berikan Pemda Provinsi Jawa Barat mencapai Rp. 800.000,- ribu per orang Pengemudi Becak dan ada 557 penerima bantu konpensasi dari bapak gubenur Jawa Barat sesuai data dari hasil verifikasi kemaren. Hari ini sekitar 230-an tukang becak yang mendapatkan kompensasi dari gubenur Jawa Barat, karena perlu verifikasi data juga untuk memastikan data valid sehingga dibagi dua hari besok juga ada lagi pembagian di BJB. Intinya kompensasi ini bentuk perhatian dari pak Gubernur Jawa Barat yang selama ini para penarik Becak ni termarjinalkan ya belum pernah mendapatkan bantuan ataupun perhatian, selama ini mereka tentu saja dalam hal membantu demi mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Sangat luar biasa pemberian bantuan ini sehingga pak Gubernur menyampaikan kepada kami untuk ikut membantu memperhatikan walaupun ini mungkin nilainya enggak seberapa tapi setidaknya mereka mendapat kebahagiaan dengan bantuan konversasi, dimana kita menghimbau agar supaya lalu lintas lancar bagi pengguna jalan lainnya. Pungkas Diky. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., melaksanakan kunjungan kerja dan pengecekan Pos Terpadu KM 188 Gate Tol Palimanan, Kabupaten Cirebon, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan pengamanan dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Lilin 2025. Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Jawa Barat dan disambut langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., para pejabat utama Polresta Cirebon, personel pengamanan, serta unsur instansi Pemerintah Kabupaten Cirebon. Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Jabar melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan Pos Terpadu KM 188 GT Palimanan, meliputi kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung, serta sistem pelayanan terpadu kepada masyarakat. Wakapolda Jabar juga memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab, serta menyerahkan tali asih sebagai bentuk perhatian dan apresiasi. Dalam keterangannya, Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menegaskan pentingnya kesiapan personel di titik strategis arus lalu lintas. “Pos Terpadu KM 188 ini memiliki peran yang sangat strategis dalam pengamanan arus lalu lintas dan pelayanan masyarakat. Saya tekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga soliditas lintas instansi, serta memberikan pelayanan yang humanis, cepat, dan responsif kepada masyarakat selama Operasi Lilin 2025,” tegas Wakapolda. Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni menyampaikan bahwa Polresta Cirebon telah menyiapkan seluruh sumber daya secara maksimal guna mendukung pengamanan Natal dan Tahun Baru. “Kami memastikan seluruh personel Polresta Cirebon bersama unsur terkait siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pos Terpadu KM 188 menjadi salah satu titik krusial, sehingga kesiapan personel, sarana prasarana, serta sinergi lintas instansi terus kami optimalkan demi kelancaran dan keamanan masyarakat,” ujar Kapolresta. Kapolresta Cirebon menambahkan bahwa pengawasan dan evaluasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kami berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan tol, dengan mengedepankan pelayanan yang humanis, profesional, dan responsif selama Operasi Lilin 2025,” tambahnya. Kegiatan kunjungan kerja Wakapolda Jawa Barat tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan seluruh pos pengamanan dan pos pelayanan di wilayah hukum Polresta Cirebon berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru. (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Waka Polres Majalengka KOMPOL Asep Agustoni, S.E., M.M. selaku Waka OpsRes Ops Lilin Lodaya 2025, bersama Pejabat Utama Polres Majalengka melaksanakan kunjungan ke Obyek Wisata Terasering Panyaweuyan, yang berada di Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.Sabtu (27/12/2025). Kunjungan tersebut turut diikuti oleh Kabag SDM, Kasat Narkoba, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kasat Binmas, serta para Perwira Polres Majalengka. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau langsung pelaksanaan Pos Pengamanan (Pos Pam) serta mengecek aktivitas pengunjung di salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Majalengka selama pelaksanaan Ops Lilin Lodaya 2025. Obyek Wisata Terasering Panyaweuyan, yang berada tepat di kaki Gunung Ciremai, sejak tahun 2015 dikenal semakin viral dan menjadi daya tarik wisata alam yang memikat. Keindahan hamparan terasering bawang merah dengan latar pegunungan menjadikan kawasan ini ramai dikunjungi wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, terutama saat musim liburan. Dalam peninjauan tersebut, Waka Polres Majalengka bersama rombongan melakukan pengecekan kesiapsiagaan personel, sarana dan prasarana pengamanan, serta memberikan arahan kepada petugas di lapangan agar selalu mengedepankan pelayanan yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. melalui Waka Polres Majalengka KOMPOL Asep Agustoni, S.E., M.M. menyampaikan bahwa pengamanan obyek wisata menjadi prioritas utama dalam Ops Lilin Lodaya 2025. “Kami ingin memastikan seluruh masyarakat dan wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman. Kehadiran Polri di lokasi wisata merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya. KOMPOL Asep Agustoni juga menegaskan pentingnya sinergi antara Polri, pengelola wisata, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan pengamanan yang optimal, diharapkan situasi kamtibmas di kawasan wisata Terasering Panyaweuyan tetap aman, tertib, dan kondusif selama masa libur Nataru. (Asep.R)

CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) tahun 2025 dengan mengusung tema “Atlet Dijaga, Olahraga Ditata, Cirebon Juara”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Stadion Watubelah, Sabtu (27/12/2025), sebagai langkah strategis menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 sekaligus melakukan evaluasi kerja tahunan serta menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antar pengurus KONI dan cabor. Rakerkab dihadiri seluruh jajaran pengurus KONI Kabupaten Cirebon, perwakilan 46 cabang olahraga (cabor), KONI Jawa Barat, serta Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon. Agenda ini menjadi forum evaluasi kinerja tahun 2025 sekaligus perumusan program kerja tahun 2026 yang difokuskan pada peningkatan prestasi olahraga. Ketua KONI Kabupaten Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman, mengatakan Rakerkab merupakan agenda rutin tahunan untuk mengukur capaian kinerja sekaligus menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan olahraga. “Rakerkab ini menjadi wadah evaluasi dan perumusan kebijakan strategis guna meningkatkan prestasi olahraga Kabupaten Cirebon ke depan, khususnya dalam menyongsong Porprov 2026,” ujarnya. Dalam rapat kerja tersebut, KONI membahas program dari 11 bidang, meliputi Bidang Hukum dan Advokasi, Organisasi, Humas dan Media Massa, Perencanaan Program dan Anggaran, Mobilisasi Sumber Daya, Pembinaan Prestasi dan Pendidikan/Latihan Olahraga, Sarana dan Prasarana, Penelitian dan Pengembangan, Hubungan Antar Lembaga, Kesehatan, serta Data dan Teknologi. Menurut Jigus sapaan akrabnya, tujuan utama Rakerkab adalah menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antar pengurus KONI dan cabor agar pembinaan atlet berjalan lebih terarah dan berkelanjutan. “Pada babak kualifikasi Porprov lalu, cukup banyak atlet Kabupaten Cirebon yang berhasil lolos ke Porprov 2026. Target kita ke depan di ajang Porprov 2026 adalah mampu menembus 15 besar, bahkan 10 besar,” katanya optimistis. Ia juga menekankan pentingnya pembinaan atlet usia muda secara berjenjang agar prestasi Kabupaten Cirebon dapat meningkat, tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional hingga internasional. Hasil evaluasi Rakerkab ini akan menjadi dasar penyusunan program kerja 2026, dengan fokus pada cabor-cabor yang berpotensi menyumbang medali di Porprov mendatang. Selain pembinaan atlet, Rakerkab juga menyoroti pemindahan Kantor Sekretariat KONI Kabupaten Cirebon ke Stadion Watubelah. Menurut Jigus, langkah tersebut diharapkan dapat memasyarakatkan olahraga sekaligus menjadikan Stadion Watubelah sebagai pusat aktivitas olahraga masyarakat. “Ke depan, Stadion Watubelah diharapkan menjadi episentrum olahraga, tidak hanya untuk prestasi, tetapi juga untuk mendorong pola hidup sehat masyarakat,” jelasnya. Sebagai bukti nyata hasil pembinaan, Jigus mencontohkan keberhasilan atlet Kabupaten Cirebon salah satunya Dhendy Krhistanto, dari cabang olahraga bilyard dan snooker yang berhasil meraih medali perunggu pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. “Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet dari cabor lainnya untuk terus berprestasi hingga level internasional,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Harian KONI Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn) Dr. Arief Prayitno, S.I.P., S.H., M.Hum, mengapresiasi kepemimpinan KONI Kabupaten Cirebon yang dinilai mampu membawa perubahan signifikan, khususnya dalam penataan Stadion Watubelah. “Beberapa bulan lalu saat saya berkunjung, kondisi stadion masih gelap dan kurang tertata. Sekarang terlihat jauh lebih rapi dan fungsional sejak KONI berkantor di sini,” ungkapnya. Arief optimistis, dengan sarana dan prasarana yang semakin baik serta dukungan fasilitas latihan bagi sejumlah cabor, prestasi olahraga Kabupaten Cirebon akan terus meningkat. “Ini langkah yang tepat. Ditambah lagi sudah ada atlet asal Kabupaten Cirebon yang berprestasi di SEA Games 2025. Semoga ini menjadi motivasi besar bagi atlet-atlet lainnya menjelang Porprov 2026,” pungkasnya. Kepala Dispora Kabupaten Cirebon, Jois Putra menyampaikan dalam sambutannya menyampaikan dalam kegiatan Rakerkab KONI 2025 ini diharapkan mampu menyusun program kerja yang terperinci dan terukur untuk meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Cirebon. “Program kerja harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam membina olahraga secara keberlanjutan, karena KONI dan seluruh cabor harus sejalan dalam meningkatkan prestasi,” terangnya. Selain itu, ia juga meminta agar KONI Kabupaten Cirebon untuk bisa transparan dan akuntabel dalam memanfaatkan anggaran supayaa dari apa yang menjadi target bisa tercapai sesuai anggaran. “Saya tahu betul bagaimana Ketua KONI Kabupaten Cirebon dalam memperjuangkan anggaran KONI di tahun 2026, karena semangat beliau untuk meningkatkan prestasi maka dibutuhkan anggaran yang kuat bagi pembinaan atlet,” ucapnya.@Tim Humas Koni (Asep.R)