Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon mengamankan pengedar narkoba jenis sabu yang berinisial DK (28). Pelaku diamankan di pinggir jalan yang berada di wilayah Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (3/1/2026) kira-kira pukul 02.00 WIB. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, jajarannya turut mengamankan sejumlah barang bukti dari tersangka yang tercatat sebagai warga Kabupaten Cirebon tersebut. Diantaranya 15 paket sabu yang total beratnya mencapai 4,90 gram, pakaian, handphone, sepeda motor, dan lainnya. Menurutnya, petugas pun langsung mengamankan tersangka berikut seluruh barang bukti tersebut untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, tersangka juga masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Cirebon. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka DK dijerat Pasal 114 ayat ( 1 ) jo pasal 132 ( 1 ) UU RI NO 35 tahun 2009 tentang Narkotika. dan atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 01 tahun 2023 Tentang KUHP tentang narkoba dan diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. Pihaknya memastikan, jajaran Polresta Cirebon tidak akan berhenti memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya termasuk OKT di wilayah Kabupaten Cirebon. “Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan narkoba melalui Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. (Asep Rusliman)
Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Sebanyak 97 personel Polres Kuningan resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Januari 2026. Kenaikan pangkat tersebut diumumkan dalam upacara yang digelar di lingkungan Polres Kuningan. Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang mendapatkan kenaikan pangkat. Ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan dari negara dan institusi Polri atas prestasi, dedikasi, loyalitas, serta disiplin yang telah ditunjukkan selama berdinas. “Sebagai pimpinan Polres Kuningan dan keluarga besar Polri, saya mengucapkan selamat dan turut berbahagia kepada personel yang hari ini menerima kenaikan pangkat,” ujar Kapolres. Adapun rincian personel yang mendapatkan kenaikan pangkat tersebut, yakni: IPTU ke AKP sebanyak 7 orang IPDA ke IPTU sebanyak 4 orang AIPDA ke AIPTU sebanyak 15 orang BRIPKA ke AIPDA sebanyak 39 orang BRIGPOL ke BRIPKA sebanyak 1 orang BRIPTU ke BRIGPOL sebanyak 21 orang BRIPDA ke BRIPTU sebanyak 10 orang Kapolres menambahkan, dengan kenaikan pangkat tersebut maka tanggung jawab yang diemban para personel juga semakin besar. Ia berharap momentum ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan profesionalisme serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Upacara kenaikan pangkat berlangsung dengan khidmat dan penuh kebanggaan, diikuti oleh pejabat utama Polres Kuningan serta seluruh jajaran personel. Polres Kuningan berharap kenaikan pangkat ini dapat semakin memperkuat soliditas internal dan kinerja kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Usai upacara resmi, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi kenaikan pangkat yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Para personel yang naik pangkat mengikuti prosesi penyiraman air menggunakan mobil pemadam kebakaran (Damkar) sebagai simbol penyucian diri, penyemangat baru, serta harapan agar selalu diberikan keselamatan dalam menjalankan tugas. Tradisi tersebut disambut antusias oleh para personel dan keluarga yang turut hadir. Suasana keakraban dan kebanggaan terlihat jelas saat satu per satu personel menjalani prosesi penyiraman air. Dengan adanya tradisi kenaikan pangkat ini, diharapkan dapat semakin memperkuat soliditas internal serta menumbuhkan semangat pengabdian bagi seluruh personel Polres Kuningan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (Asep.R)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. memimpin langsung Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Majalengka Periode 1 Januari 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Polres Majalengka. Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat sebagai bentuk penghargaan institusi terhadap dedikasi serta kinerja personel Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara, Jumat (2/1/2026). Upacara laporan kenaikan pangkat tersebut diikuti oleh personel Polri Polres Majalengka yang memperoleh kenaikan pangkat baik reguler maupun pengabdian. Adapun personel yang menerima kenaikan pangkat meliputi enam personel dari IPTU ke AKP, termasuk satu personel kenaikan pangkat pengabdian, dua personel dari IPDA ke IPTU, satu personel dari AIPTU ke IPDA melalui kenaikan pangkat pengabdian, empat puluh satu personel dari BRIPKA ke AIPDA, dua personel dari BRIGPOL ke BRIPKA, sembilan belas personel dari BRIPTU ke BRIGPOL, serta dua personel dari BRIPDA ke BRIPTU. Kenaikan pangkat tersebut merupakan hasil penilaian atas kinerja, loyalitas, serta dedikasi yang telah ditunjukkan oleh masing-masing personel selama berdinas di Kepolisian. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukanlah sekadar penghargaan, namun juga merupakan amanah dan tanggung jawab yang lebih besar dalam pelaksanaan tugas ke depan. Kapolres berharap seluruh personel yang naik pangkat dapat semakin meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta menjadi teladan bagi anggota lainnya. Upacara ini juga dihadiri oleh Wakapolres Majalengka Kompol Asep Agustoni, S.E., M.M., para pejabat utama Polres Majalengka, Kapolsek jajaran, personel Polres dan Polsek jajaran, serta ASN Polres Majalengka. (Asep.R)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, memimpin Upacara Korps Rapot Kenaikan Pangkat Periode Januari 2025 di Mapolresta Cirebon, Jum’at (2/1/2026). Dalam upacara tersebut sebanyak 125 personel Polresta Cirebon dan Polsek jajaran dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi dari sebelumnya. Salah satunya adalah Wakapolresta Cirebon, Kombes Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, yang sebelumnya berpangkat AKBP. Selain itu, sebanyak 3 personel naik pangkat dari AKP ke Kompol, 11 personel naik pangkat dari IPTU ke AKP, 18 personel naik pangkat dari IPDA ke IPTU, 24 orang naik pangkat dari AIPDA ke AIPTU, 47 orang naik pangkat dari BRIPKA ke AIPDA, 10 personel naik pangkat dari BRIPTU ke BRIGADIR, dan 11 orang naik pangkat dari BRIPDA ke BRIPTU. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, kenaikan pangkat kali ini patut disyukuri. Pasalnya, hal itu merupakan hasil kerja keras, dedikasi dan pengabdian para personel selama ini sehingga mendapat ganjaran dari Negara. Karenanya, kenaikan pangkat harus dijadikan momentum untuk meningkatkan motivasi dan semangat dalam bekerja. Terutama dalam hal melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat yang menjadi tugas utama Polri. “Konsekuensi naik pangkat ini membuat tugas yang diemban semakin berat, sehingga harus meningkatkan kinerjanya demi kemajuan Polri, khususnya Polresta Cirebon,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. Ia mengatakan, para personel juga harus selalu menjaga nama baik institusi dan menjadi teladan bagi masyarakat serta sesama anggota Polri. Pasalnya, seiring dengan kenaikan pangkat terdapat tanggung jawab yang lebih tinggi dibanding sebelumnya. “Saya selaku pimpinan Polresta Cirebon mengucapkan selamat dan berharap seluruh personel yang naik pangkat selalu memberikan pengabdian terbaiknya kepada masyarakat. Sehingga kelak dapat diceritakan kepada anak cucu sebagai suatu kebanggaan,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. (Asep.R)
CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Di tengah pesatnya arus informasi digital yang seringkali dibarengi dengan penyebaran berita bohong (hoaks), Koran Cirebon menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi garda terdepan dalam menyajikan informasi berbasis fakta. Hal tersebut ditegaskan oleh Firda Asih selaku Direktur PT.Media Koran Cirebon dalam acara bertajuk “Jalin Silaturahmi Jurnalis dan Media” yang digelar pada Kamis (1/1/2026). Bertempat di Jl. Jend. A. Yani, depan GCM Kota Cirebon, acara yang dimulai pukul 12.00 WIB sampai dengan selesai ini menjadi ajang konsolidasi besar bagi insan pers di wilayah Ciayumajakuning. Momentum kebersamaan ini dihadiri oleh jurnalis dari berbagai lintas media dan mendapat dukungan penuh dari para ketua organisasi profesi terkemuka, di antaranya .SMSI (Serikat Media Siber Indonesia).GMOCT.PWI (Persatuan Wartawan Indonesia),HIPWI.PWO DWIPANTARA.FWC.FJOC.Jurnalis GCM. Dalam sambutannya yang penuh haru, Firda Asih mengenang perjalanannya di dunia pers sejak tahun 2007. Ia menekankan bahwa meski teknologi berubah, nilai dasar jurnalisme tidak boleh luntur. Firda beserta Rekan-rekan jurnalis, berada di tengah Anda semua hari ini mengingatkan saya pada satu hal yang tidak pernah berubah sejak 2007, yaitu komitmen kita terhadap kebenaran. Di tengah arus informasi yang membingungkan, Media Koran Cirebon memilih tetap konsisten pada jalur akurasi,” ujar Firda. Ia menambahkan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan momentum untuk menyamakan langkah dalam mengabdi kepada publik, khususnya di wilayah Ciayumajakuning, dengan integritas yang tidak tergoyahkan. Lebih lanjut, Firda mengajak seluruh jurnalis yang hadir untuk tetap menjaga rasa hormat terhadap profesi mereka sebagai “mata dan telinga” masyarakat. Menurutnya, persaingan di lapangan adalah hal lumrah, namun solidaritas sebagai satu keluarga besar media Cirebon harus tetap dijaga demi kemajuan daerah. ”Saya percaya, sekuat apa pun persaingan di lapangan, saat duduk bersama seperti ini, kita adalah satu keluarga besar media Cirebon yang memiliki tanggung jawab besar untuk memajukan daerah kita tercinta,” pungkasnya di hadapan puluhan jurnalis yang hadir. Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, ditutup dengan makan bersama dan diskusi santai bersama mengenai tantangan media di masa depan dan sesi Foto bersama. ( Asep.R)
Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. (Kamis, 1/1/2026), – Babinsa Kelurahan Pekiringan, Sertu Engkus Kusnandar, bersama Satgas Kebersihan Kelurahan dan warga RW 03 Langensari melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan sampah dan saluran air di wilayah RW 03 Langensari, Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, pada musim hujan yang sedang berlangsung. Kegiatan kerja bakti ini difokuskan pada pembersihan saluran air, selokan, serta lingkungan sekitar permukiman warga yang selama ini rawan tersumbat sampah. Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi munculnya berbagai wabah penyakit, seperti demam berdarah dan penyakit berbasis lingkungan lainnya, sekaligus mencegah terjadinya luapan air saluran atau sungai yang dapat menyebabkan banjir. Sertu Engkus Kusnandar menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan wujud kepedulian dan sinergi antara TNI, pemerintah kelurahan, serta masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. “Melalui kegiatan ini, kami berharap lingkungan menjadi lebih bersih, aliran air lancar, serta masyarakat terhindar dari risiko penyakit dan banjir, khususnya di musim hujan seperti sekarang,” ujarnya. Warga RW 03 Langensari menyambut baik kegiatan tersebut dan berpartisipasi aktif dalam membersihkan sampah serta endapan lumpur di saluran air. Kebersamaan dan gotong royong yang terjalin diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Dengan adanya kerja bakti ini, diharapkan wilayah RW 03 Langensari Kelurahan Pekiringan menjadi lebih bersih, sehat, dan aman dari ancaman banjir maupun wabah penyakit.(pendim0614)* (Asep.R)
Indramayu Bidik-kasusnews.com,.Polres Indramayu berhasil membongkar sindikat pencurian motor spesialis area persawahan yang meresahkan warga. Tim “Saber Curanmor” Polres Indramayu berhasil mengamankan tiga tersangka, termasuk penadah, beserta tujuh unit sepeda motor hasil curian yang dilakukan antara Oktober hingga Desember 2025. Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan polisi dari Polsek Terisi dan Polsek Gabuswetan. “Dari hasil pengembangan, kami berhasil mengamankan dua tersangka pelaku curanmor dan satu penadah. Mereka beraksi di beberapa lokasi berbeda, terutama di area persawahan,” ujar AKBP Mochamad Fajar Gemilang, Rabu (31/12/2025). Dua tersangka pencuri, T alias Soni (27) dan BA alias Caplang (27), warga Kecamatan Terisi, memiliki peran masing-masing: Soni sebagai eksekutor dan Caplang sebagai joki. Sementara D alias Mama (42), juga warga Kecamatan Terisi, berperan sebagai penadah motor curian. “Modusnya, para pelaku berkeliling mencari lokasi sepi di area persawahan dan mengincar motor yang kuncinya masih menempel. Mereka merusak kunci kontak menggunakan kunci T, lalu membawa kabur motor korban,” jelas Kapolres. Usai berhasil mencuri, motor-motor tersebut dijual dengan harga murah, sekitar Rp3,5 juta hingga Rp4 juta per unit. Sang penadah, D alias Mama, mendapatkan keuntungan sekitar Rp500 ribu per unit, yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Polres Indramayu berhasil mengamankan tujuh unit sepeda motor berbagai jenis, satu set kunci T, dan sejumlah BPKB serta STNK. “Para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara) dan Pasal 480 KUHP tentang pertolongan jahat atau penadahan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara,” tutup AKBP Mochamad Fajar Gemilang. (Asep.R)
Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Menjelang pergantian tahun, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., secara resmi memaparkan hasil kinerja institusinya sepanjang tahun 2025. Laporan ini menjadi wujud transparansi kepada masyarakat mengenai situasi keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Kuningan. Selasa (30/12). Salah satu pencapaian yang paling menonjol adalah keberhasilan dalam menekan angka fatalitas di jalan raya. Meski jumlah kasus kecelakaan naik tipis sebesar 1% menjadi 164 kasus, angka korban meninggal dunia justru turun drastis sebesar 75%. Jika pada tahun 2024 terdapat 58 korban jiwa, di tahun 2025 ini angka tersebut berhasil ditekan hingga menjadi 19 orang saja. Hal ini beriringan dengan peningkatan penindakan pelanggaran lalu lintas sebanyak 6.166 tindakan, baik melalui Tilang Manual maupun ETLE Mobile. Di bidang Reserse Kriminal, tercatat adanya kenaikan jumlah tindak pidana sebesar 42,1%, dari 221 perkara di tahun lalu menjadi 314 perkara di tahun 2025. Namun, kenaikan ini dibarengi dengan peningkatan jumlah penyelesaian perkara yang naik sebanyak 23% secara kuantitas. Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor R2) dan penganiayaan tercatat sebagai jenis kasus yang cukup dominan ditangani. Selain itu, Polres Kuningan juga berhasil mengungkap kasus besar (kejadian menonjol) mulai dari pembunuhan berencana di Desa Taraju, kasus korupsi dana desa di Desa Mancagar, hingga sindikat pencurian dengan kekerasan yang mengamankan 13 unit kendaraan bermotor. Komitmen “perang” terhadap narkoba juga membuahkan hasil nyata. Meskipun jumlah perkara turun tipis menjadi 70 kasus, efektivitas penegakan hukum mencapai 100% dalam penyelesaian perkara. Polisi berhasil menyelamatkan masyarakat dari peredaran gelap narkoba dengan total estimasi nilai pasar mencapai Rp608.170.000, dengan barang bukti utama berupa 332,7 gram Sabu dan lebih dari 17 ribu butir obat keras terlarang. Tak hanya soal penegakan hukum, Polres Kuningan juga berperan aktif dalam program nasional Asta Cita untuk kemandirian bangsa. Melalui program Ketahanan Pangan, Polres Kuningan bekerja sama dengan masyarakat dan Perhutani sukses menghasilkan total panen jagung sebesar 4.194,33 Ton sepanjang tahun 2025. Di sektor distribusi pangan, sebanyak 2,2 juta kilogram beras SPHP juga telah berhasil disalurkan kepada masyarakat melalui Polres dan jajaran Polsek guna menjaga stabilitas harga pangan. Kedisiplinan internal juga menjadi sorotan penting Kapolres. Terjadi perbaikan signifikan dengan menurunnya angka pelanggaran Kode Etik sebesar 50%. Meski demikian, tindakan tegas berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) tetap diberlakukan bagi 2 orang anggota yang melakukan pelanggaran berat sebagai langkah pembersihan internal (internal purification). Kerja keras tersebut diganjar dengan berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya Piagam Pelayanan Prima dan Predikat Zona Integritas dari Kapolri, penghargaan Public Service of The Year Jawa Barat 2025, hingga Juara Umum KPPN Kuningan Awards atas pengelolaan keuangan yang sempurna. Menutup laporannya, AKBP Muhamad Ali Akbar menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan media atas kerja sama yang terjalin selama setahun ini. Ia berharap hasil kinerja ini dapat memberikan rasa aman dan menjadi pijakan yang kuat untuk menyongsong situasi Kamtibmas yang lebih kondusif di tahun 2026 mendatang. (Asep.R)
Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.Polres Cirebon Kota menunjukkan sikap “zero toleransi” terhadap peredaran minuman keras (miras) jelang Tahun Baru 2026. Sebanyak 3.391 botol miras dari berbagai merek, hasil Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sepanjang tahun 2025, dimusnahkan di Mako Polres Cirebon Kota, Rabu (31/12/2025). Aksi ini menjadi bukti komitmen polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban Kota Cirebon. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si, menegaskan bahwa pemusnahan miras ini merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas keamanan, terutama menjelang pergantian tahun yang rawan gangguan kamtibmas. “Peredaran miras kerap menjadi pemicu tindak kriminal. Kami konsisten melakukan penindakan demi rasa aman masyarakat,” ujarnya. Berbagai jenis miras dari berbagai merek, mulai dari AO, Bir Anker, Anggur Merah, hingga miras oplosan seperti Ciu dan Arak Bali, dilibas habis. Kasat Narkoba Polres Cirebon Kota, AKP Otong Jubaedi, memastikan seluruh barang bukti telah melalui proses hukum sesuai aturan yang berlaku. Lebih dari sekadar pemusnahan, Kapolres mengajak seluruh masyarakat Kota Cirebon untuk menyambut Tahun Baru dengan kegiatan positif dan menghindari perayaan yang berpotensi mengganggu ketertiban. “Mari kita rayakan pergantian tahun dengan sederhana, aman, tertib, dan penuh rasa syukur,” pesannya. Dengan pemusnahan ribuan botol miras ini, Polres Cirebon Kota berharap dapat menekan angka kriminalitas dan menciptakan suasana kondusif bagi masyarakat dalam menyambut Tahun Baru 2026. “Kami tidak akan memberikan ruang bagi peredaran miras ilegal di wilayah hukum Polres Cirebon Kota,” tegas AKP Otong Jubaedi. (Asep.R)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Polresta Cirebon menggelar Press Release Akhir Tahun 2025 sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas publik atas pelaksanaan tugas kepolisian sepanjang tahun 2025. Kegiatan tersebut memaparkan capaian kinerja Polresta Cirebon di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), penegakan hukum, pelayanan publik, hingga dukungan terhadap program strategis pemerintah. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa seluruh capaian kinerja yang diraih merupakan hasil sinergi kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. “Sepanjang tahun 2025, Polresta Cirebon berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas melalui pendekatan humanis, preventif, sosial serta penegakan hukum yang profesional sebagai langkah akhir jika tindakan preemtif dan preventif tidak efektif. Meski terdapat dinamika gangguan kamtibmas, kami bersyukur angka penyelesaian perkara terus meningkat sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. Berdasarkan data, jumlah Crime Total (CT) pada tahun 2025 tercatat sebanyak 1893 kasus dan Crime Clearance (CC) sebanyak 1552 kasus atau sebanyak 81,9 persen, yang menunjukkan peningkatan kinerja pengungkapan perkara oleh jajaran Polresta Cirebon. Dari hasil pemetaan kriminalitas, lokasi kejadian terbanyak terjadi di jalan umum, dengan waktu rawan pada rentang pukul 12.00 hingga 14.59 WIB. Menyikapi hal tersebut, Polresta Cirebon meningkatkan patroli, penjagaan, serta kehadiran personel di titik-titik rawan. Kapolresta menegaskan bahwa Polresta Cirebon tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang menyentuh langsung masyarakat. “Kami menjadikan kegiatan sambang, Jumat Curhat, Police Goes to School, serta pembinaan remaja dan anak yang berhadapan dengan hukum sebagai fondasi utama pencegahan. Tujuannya agar potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini dan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri,” jelasnya. Sepanjang tahun 2025, Polresta Cirebon telah melaksanakan kegiatan preemtif secara masif, di antaranya Door to Door System (DDS) sebanyak 222.821 kali, sambang masyarakat 66.076 kali, silaturahmi tokoh agama dan tokoh masyarakat 46.090 kali, deteksi dini dan penggalangan 12.065 kegiatan, Police Goes to School dan Pesantren 4.230 kegiatan, serta Jumat Curhat sebanyak 1.146 kegiatan. Di sisi preventif, kegiatan Turjawali dilaksanakan secara intensif melalui pengaturan sebanyak 69.410 kegiatan, penjagaan 61.376, pengamanan 7.169, pengawalan 1.752, serta patroli 7.708 kegiatan di seluruh wilayah hukum Polresta Cirebon. Upaya tersebut terbukti efektif dengan berhasil menggagalkan 60 aksi tawuran dan geng motor, mengamankan 122 senjata tajam, 110 unit kendaraan bermotor, serta melakukan pembinaan terhadap 228 remaja yang terlibat. Selain itu, Polresta Cirebon juga mengedepankan pendekatan pembinaan melalui pesantren kilat bagi anak yang berhadapan dengan hukum, pelatihan keterampilan ekonomi kreatif, serta kerja sama dengan Lapas Kelas IIA Cirebon sebagai langkah strategis mencegah pengulangan tindak pidana. Dalam bidang penegakan hukum, persentase penyelesaian perkara tahun 2025 meningkat dengan persentase 72 persen, serta berhasil mengungkap sejumlah kasus menonjol, di antaranya pembunuhan, pertambangan ilegal, dan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Di bidang narkotika, Polresta Cirebon berhasil mengungkap 138 kasus dengan 177 tersangka, serta mengamankan barang bukti berupa sabu 138,87 gram, tembakau sintetis 47,74 gram, ganja 3.620,31 gram, psikotropika 228 butir, serta obat keras terbatas sebanyak 257.246 butir. Selain itu, dilakukan pemusnahan 21.596 botol miras pabrikan, 41.884 botol miras jenis ciu, 5.698 liter miras jenis tuak, serta 14.545 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis sebagai hasil KRYD dan Operasi Pekat. Terkait dukungan terhadap program pemerintah, Kapolresta menegaskan komitmen Polresta Cirebon dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, di antaranya memiliki 269 anak asuh stunting, mendukung ketahanan pangan melalui penanaman jagung pipil di lahan seluas 455,445 hektare dengan hasil 1.980,035 ton, serta membantu penyaluran beras SPHP sebanyak 781.845 kilogram dari total target 6.018 kilogram. Polresta Cirebon juga memiliki 1 SPPG dan 2 SPPG yang akan dibangun dan beroperasi pada Februari 2026. Selain itu, Polresta Cirebon melaksanakan kegiatan sosial berupa bedah rumah (rutilahu) sebanyak 24 unit, pembangunan 4 MCK, serta pembangunan 1 Pondok Presisi Mengaji dan 3 Sumur Bor yang dibangun untuk masyarakat. “Polresta Cirebon siap mendukung penuh program pemerintah, mulai dari percepatan penurunan stunting, ketahanan pangan, hingga pengawasan distribusi bantuan sosial. Ini merupakan bentuk pengabdian Polri sebagai pelayan dan pengayom masyarakat,” pungkas Kapolresta. Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik, Polresta Cirebon juga menghadirkan 16 inovasi pelayanan, di antaranya Pelayanan Satu Atap, Bismuri, SIM Masuk Pabrik, STNK/BPKB Drive Thru, Green Service, Polisi Sambang Pesantren, Command Center, CLBK, Safari Nelayan, Pesantren ABH, hingga Ruang Pelayanan Terpadu Masyarakat Berkebutuhan Khusus. Sepanjang tahun 2025, Polresta Cirebon juga berhasil meraih sembilan penghargaan dari berbagai instansi, media, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kepedulian terhadap generasi muda, kesetaraan gender, serta kontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui Press Release Akhir Tahun 2025 ini, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergi lintas sektor, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Cirebon sesuai dengan semangat Polri Presisi. Menutup Press Release Akhir Tahun 2025, Polresta Cirebon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut pergantian Tahun Baru 2025 menuju 2026 dengan doa bersama, menjaga ketertiban, serta mengisi momentum pergantian tahun dengan kegiatan positif dan bermakna. Polresta Cirebon menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus siaga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian secara cepat dan darurat, diimbau untuk segera menghubungi Layanan Call Center Polri 110, atau menghubungi nomor pengaduan 08112497497 dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Cirebon memasuki tahun 2026. (Asep Rusliman)