SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi melaksanakan kegiatan pelepasliaran atau restocking ikan nilem di aliran Sungai Cibarehong, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Selasa (25/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian ekosistem sungai dan peningkatan ketersediaan ikan konsumsi bagi masyarakat. Kegiatan restocking turut dihadiri Subkoor Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Tangkap, Analis Sumber Daya Ikan, perangkat Desa Cipeundeuy, serta warga sekitar. Sebelum penebaran dilakukan, Dinas Perikanan menyerahkan bibit ikan kepada pemerintah desa. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Kabid Perikanan Kabupaten Sukabumi, Susanti, dan diterima langsung Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, didampingi Kasi Perencanaan Desa, Entang atau Memen. Sebanyak 10.000 ekor benih ikan nilem dibagikan dalam 25 kantong untuk ditebar di tiga titik yakni Sungai Cibarehong, Sungai Cipamarangan, dan irigasi Ciharashas. Ikan nilem merupakan jenis ikan lokal yang banyak ditemukan di perairan umum berarus jernih. Selain bernilai ekonomis, ikan ini digemari masyarakat dan dapat mendukung pemenuhan gizi sehingga sejalan dengan program penurunan angka stunting di Kabupaten Sukabumi. Dinas Perikanan mengajak warga untuk menjaga keberlanjutan ikan dengan tidak membuang sampah ke sungai, tidak menggunakan alat tangkap berbahaya seperti setrum dan racun, serta bersama-sama mengawasi potensi pencemaran limbah. Susanti juga mendorong pemerintah desa menyusun Perdes tentang pengelolaan perairan sebagai tindak lanjut dari Perda Kabupaten Sukabumi Nomor 1 Tahun 2023. Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, menyampaikan terima kasih atas bantuan benih ikan yang diberikan. Ia berharap langkah ini menjadi awal pelestarian ikan di wilayahnya dan ke depan bantuan serupa dapat terus bertambah. Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan praktik penangkapan ikan secara destruktif. Menurutnya, ikan yang ditebar perlu diberi kesempatan berkembang biak sebelum dimanfaatkan oleh warga melalui kegiatan memancing. Bakang berharap restocking ini membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pemenuhan gizi keluarga dan menjaga kelestarian sungai. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Harapan warga Dusun Banjarsari, Desa Wanasari, Kecamatan Surade, akhirnya terwujud setelah Pemerintah Kabupaten Sukabumi memulai perbaikan jalan kabupaten yang selama belasan tahun dikeluhkan masyarakat. Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), Pemkab Sukabumi mengalokasikan anggaran tahun 2025 sebesar Rp186.777.398 untuk memperbaiki ruas jalan sepanjang 240 meter dengan lebar 3 meter menggunakan konstruksi hotmix. Kepala Desa Wanasari, Sudarmi, S.Pd.I., menyebut perbaikan ini menjadi kabar yang sangat dinantikan warga. “Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Bupati Sukabumi H. Asep Japar. Jalan yang rusak bertahun-tahun akhirnya diperbaiki,” ungkapnya, Senin (24/11/2025). Di lapangan, para pekerja tampak melakukan penutupan lubang menggunakan batu split dan aspal, kemudian dilanjutkan dengan pemadatan alat berat sebelum proses pengaspalan. Sudarmi menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga dan meningkatkan pergerakan ekonomi desa. “Kami mendukung penuh dan berterima kasih atas realisasi pembangunan ini. Semoga selesai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – BUMDes Maju Sejahtera Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, membuka pasar ikan murah sebagai upaya meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat setempat. Ketua BUMDes, Aldiyana, menjelaskan bahwa ikan yang dijual merupakan hasil budidaya BUMDes yang dikelola bersama jajaran pengurus. ”Kami yang membudidayakan. Pasar ikan murah bisa menjadi kegiatan rutin yang semakin memperkuat peran BUMDes dalam pembangunan ekonomi Desa Cipeundeuy,” tandasnya. Program tersebut digelar atas arahan langsung Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, yang terus memberikan dukungan agar BUMDes dapat menjalankan fungsi pemberdayaan dan pelayanan kepada masyarakat. Warga menyambut antusias karena ikan nila yang biasanya dijual Rp40.000 per kilogram kini hanya Rp30.000 melalui program tersebut. Kepala Desa Bakang Anwar As’Adi menegaskan bahwa pasar ikan murah merupakan program resmi yang diarahkan pemerintah desa, dengan catatan BUMDes tetap menjaga keberlanjutan usaha. ”Masyarakat harus merasakan manfaat bahwa BUMDes benar-benar bergerak sesuai tujuan pembentukannya,” kata Bakang, Jumat (21/11/2025). Kegiatan pembukaan dilakukan sehari sebelumnya. Selain membantu pemenuhan gizi kata dia program ini juga menjadi sarana edukasi bahwa BUMDes dapat menghadirkan layanan yang dekat dengan kebutuhan warga. Dengan harga yang terjangkau, masyarakat tidak hanya diuntungkan secara ekonomi, tetapi juga didorong untuk mengonsumsi protein hewani yang lebih baik. Ke depan ujarnya, BUMDes Maju Sejahtera berencana memperluas hasil budidaya dan meningkatkan kapasitas produksi agar dapat melayani lebih banyak warga. Aldiyana berharap pasar ikan murah bisa menjadi kegiatan rutin yang semakin memperkuat peran BUMDes dalam pembangunan ekonomi Desa Cipeundeuy. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Rencana pembangunan jaringan listrik tegangan menengah di sepanjang jalan kabupaten yang melintasi Kampung Tegallaja hingga Cikaramat, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, disambut antusias warga Desa Buniwangi. Ratusan warga Buniwangi yang memiliki lahan di wilayah tersebut berencana pindah dan membangun rumah di tanah miliknya masing-masing. Selama ini mereka tinggal di permukiman padat penduduk di Kampung Ciherang, Ciranca, Cibuntu, dan Curugmalang, Desa Buniwangi, yang sudah tidak memiliki ruang lagi untuk pembangunan rumah baru. “Satu-satunya harapan warga adalah bisa membangun rumah di lahan miliknya yang berada di antara Tegallaja–Cikaramat. Bahkan, sudah ada beberapa warga yang memesan alat berat untuk meratakan tanah,” ujar Asep Rohmatulloh, salah satu tokoh masyarakat setempat, Sabtu (8/11/2025). Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’adi, membenarkan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan resmi kepada PLN untuk pembangunan jaringan listrik tegangan menengah tersebut. Jalur yang diusulkan akan melintasi Kampung Cikaramat, Tegallaja, hingga berakhir di Kampung Cimandala. “Pengajuan ini berdasarkan aspirasi masyarakat. Dari hasil pendataan, ada sekitar 145 warga yang sudah mengajukan permohonan sambungan listrik,” ungkap Bakang. Lebih lanjut, Bakang menjelaskan bahwa jaringan listrik ini juga sangat dibutuhkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang akan membangun kantor, gerai, dan gudang di Kampung Cicadas di atas lahan kas desa yang berada di antara Kampung Tegallaja dan Cikaramat. “Pembangunan fasilitas koperasi ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden agar segera direalisasikan. Namun saat ini terkendala karena jaringan listrik belum tersedia,” jelasnya. Ia menegaskan, keberadaan jaringan listrik tegangan menengah akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkuat aktivitas usaha di kawasan Cimandala dan sekitarnya. “Jika jaringan listrik ini terealisasi, bukan hanya membantu warga, tapi juga mempercepat terwujudnya program Jabar Ca’ang,” pungkas Bakang. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat “Jabar Ca’ang”, warga bersama Pemerintah Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, berharap PLN segera membangun jaringan listrik tegangan menengah menuju wilayah Kadusunan Cimandala. Harapan itu muncul karena kawasan Cimandala kini terus berkembang dan dinilai layak mendapatkan pasokan listrik. Dua tokoh masyarakat, H. Baroy dan H. Emuh, menyebut Cimandala memiliki posisi strategis dan potensi besar untuk menjadi kawasan padat penduduk. ”Wilayah Cimandala bersentuhan langsung dengan sejumlah objek wisata pantai dan danau. Sekarang juga sudah ada lokasi wisata Kalaju yang mulai ramai dikunjungi wisatawan,” ujar H. Emuh, Kamis (6/11/2025). Ia menuturkan, dirinya tengah melakukan uji coba pengolahan sampah di wilayah Cimandala, namun terkendala karena belum adanya aliran listrik PLN. “Ke lokasi saya belum ada jaringan listrik sama sekali, jadi kegiatan masih terhambat,” katanya. Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’adi, mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah mengajukan permohonan resmi pembangunan jaringan tegangan menengah kepada PLN. Rencana jalur tersebut akan melintasi Kampung Cikaramat, Kampung Tegallaja, hingga berakhir di Kampung Cimandala. “Pengajuan ini berdasarkan aspirasi masyarakat. Dari hasil pendataan, ada sekitar 145 warga yang telah mengajukan permohonan sambungan listrik,” ujar Kades Bakang. Selain untuk kebutuhan warga, jaringan listrik juga dibutuhkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berencana membangun kantor, gerai, dan gudang di Kampung Cicadas lokasi di antara Kampung Tegallaja dan Kampung Cikaramat di atas lahan kas desa. “Pembangunan fasilitas koperasi ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden agar segera direalisasikan. Namun saat ini terkendala karena jaringan listrik belum tersedia,” jelas Bakang. Ia menambahkan, keberadaan jaringan tegangan menengah akan mendukung pertumbuhan ekonomi warga dan memperkuat aktivitas usaha di wilayah Cimandala. “Jika jaringan listrik ini terealisasi, bukan hanya membantu warga, tapi juga mempercepat terwujudnya program Jabar Ca’ang,” pungkasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, kembali menggelar kegiatan Syahriahan tingkat desa sebagai upaya mempererat silaturahmi dan membangun sinergi antara ulama, umaro, dan masyarakat, Rabu (5/11/2025) malam. Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Desa Cipeundeuy diawali dengan pembacaan tawasul oleh Ustadz Iman, dilanjutkan barzanji oleh Ustadz M. Ridwan dan Ustadz Didin secara bergantian, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Mahmud. Ketua MUI Desa Cipeundeuy, Ustadz Sahudin, menjelaskan bahwa syahriahan merupakan agenda rutin bulanan. Kali ini, penceramah yang dihadirkan adalah KH. Muhammad Usman dengan tema “Iman, Islam, Ihsan.” “Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Kepala Desa Cipeundeuy Bakang Anwar As’Adi, unsur BPD, LPM, Linmas, Karang Taruna, para RT-RW, tokoh ulama, serta tokoh masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Desa Cipeundeuy Bakang Anwar As’Adi menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga sarana mempererat kerja sama antara pemerintah desa dan masyarakat. “Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap sinergitas antara ulama, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa semakin kuat. Semoga setiap program desa berjalan lancar demi terwujudnya Cipeundeuy yang agamis, aman, damai, dan sejahtera,” ungkapnya. Ia menambahkan, syahriahan juga menjadi wadah penting untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat Desa. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi mendorong peran aktif pemuda desa melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus Karang Taruna Tingkat Desa se-Kecamatan Surade yang digelar di Aula Kecamatan Surade, Rabu (29/10/2025). Kegiatan ini menghadirkan narasumber Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos Kabupaten Sukabumi Ace Yusuf Friadi, Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukabumi Ns. Asep Arifin, dan Kepala Sentra Phalamarta Dian Bulan Sari. Acara turut dihadiri Camat Surade Unang Suryana, TKSK Surade Saepul Hidayat, Ketua Karang Taruna Kecamatan Surade Ujang Supardi (Sudang), serta para ketua Karang Taruna Desa se-wilayah Kecamatan Surade. Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukabumi, Ns. Asep Arifin, menegaskan pentingnya peran Karang Taruna di desa sebagai motor penggerak kepedulian sosial di tengah masyarakat. “Karang Taruna harus hadir dan memberi manfaat bagi warga. Pemuda desa perlu memiliki kepekaan sosial yang tinggi agar mampu membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial di lingkungannya,” ujarnya. Ia juga mengajak pemuda di Kecamatan Surade yang terdiri dari 11 desa dan 1 kelurahan untuk menjadi pelopor gerakan sosial yang konsisten dan berkelanjutan. “Kami ingin lahir generasi muda yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga punya semangat sosial tinggi demi kemajuan wilayahnya,” tambah Asep. Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos Kabupaten Sukabumi, Ace Yusuf Friadi, menilai Karang Taruna sebagai ujung tombak penyelenggaraan kesejahteraan sosial. “Karang Taruna merupakan Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, mereka diharapkan menjadi yang pertama tanggap terhadap berbagai persoalan sosial di lapangan,” ungkap Ace. Ia menambahkan, pembinaan serupa akan dilaksanakan di sejumlah kecamatan lainnya, seperti Gunungguruh, Jampangkulon, Ciemas, dan Warungkiara, guna memperkuat kolaborasi antar-Karang Taruna Desa di seluruh Kabupaten Sukabumi. ”Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun jejaring pemuda sosial yang aktif, kreatif, dan berkomitmen mewujudkan Sukabumi yang lebih sejahtera dan Mubarokah,” pungkasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- PT Anugerah Buana Indonesia (ABI) angkat bicara menanggapi beredarnya video aktivitas di kawasan tambak yang sempat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Klarifikasi disampaikan langsung oleh Site Manager PT ABI, Ahmad Safari, di lokasi tambak pada Senin (27/10/2025). Ahmad menjelaskan, kegiatan yang terekam dalam video tersebut bukanlah pembongkaran atau pengerusakan, melainkan pekerjaan pembangunan saluran instalasi pompa air yang menjadi bagian dari sistem sirkulasi tambak. “Yang sedang dilakukan sekarang adalah pemasangan instalasi pompa di bagian atas, bukan pembongkaran. Kami juga tidak ada hubungan dengan tambak lain maupun pihak perusahaan lain,” tegas Ahmad saat ditemui di lokasi. Ia menambahkan, pihaknya memahami keresahan masyarakat setelah video itu beredar luas. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa kurang nyaman akibat video tersebut. “Video itu dibuat oleh salah satu pekerja di sini. Niatnya hanya bercanda, tidak untuk disebarluaskan. Kami sudah meminta yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi pribadi,” ujarnya. Terkait pekerjaan di lapangan, Ahmad menegaskan bahwa saluran pipa dipasang di atas permukaan pantai, bukan di bawah laut. Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak menimbulkan kerusakan lingkungan. “Silakan dilihat langsung, tidak ada pengerusakan apa pun. Pipa hanya diletakkan di permukaan dan diikat kuat karena ombak di selatan cukup besar,” jelasnya. Ia menerangkan, pipa itu berfungsi sebagai saluran inlet yang mengalirkan air laut ke reservoir, sebelum digunakan untuk sirkulasi air di kolam tambak. “Jarak dari bibir pantai ke lokasi pipa sekitar 57 hingga 60 meter. Pekerjaan sekarang tinggal sekitar 10 meter lagi, termasuk pemasangan saringan,” kata Ahmad. Menanggapi pertanyaan soal adanya pekerja yang tampak merapikan batu karang, Ahmad menjelaskan bahwa hal tersebut dilakukan semata untuk keperluan teknis, bukan pengerusakan. “Itu hanya perapian bagian yang menonjol agar pipa bisa dipasang lebih rata dan kuat. Tidak ada pembongkaran karang sama sekali,” katanya menegaskan. Selain memberikan penjelasan teknis, Ahmad juga mengungkapkan kondisi produksi tambak udang PT ABI. Saat ini terdapat delapan kolam dengan kapasitas bervariasi, dan dalam tiga siklus terakhir hasil panen mencapai 60–70 ton per siklus. “Sekarang berjalan normal. Walaupun ekspor nasional sempat terhambat, budidaya di sini tetap berlanjut. Umur udang sudah sekitar 90 hari, mudah-mudahan panen lancar,” ujarnya optimistis. Ahmad memastikan seluruh kegiatan PT ABI dilakukan sesuai prinsip budidaya berkelanjutan dan tidak ada aktivitas yang merusak ekosistem laut. Dalam kesempatan itu hadir pula perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Satpol PP Kecamatan Surade, serta Ketua Rukun Nelayan Minajaya, Agus Iskandar. Sementara itu, Pemerintah Desa Cipeundeuy mengonfirmasi telah mengirim surat teguran kepada pihak perusahaan dengan nomor 141.1/58/2008/Pemdes/2025. Surat yang ditandatangani Kepala Desa Bakang Anwar As’Adi berisi perintah penghentian sementara aktivitas sampai ada penjelasan resmi dari perusahaan. “Surat kami layangkan karena muncul informasi bahwa perusahaan menggunakan pipa untuk menyedot air laut. Jika dibiarkan, dikhawatirkan akan menimbulkan kerusakan ekosistem yang dilindungi undang-undang,” kata Bakang. Pihak desa berharap klarifikasi ini menjadi dasar untuk memastikan seluruh kegiatan perusahaan sesuai aturan lingkungan dan tata kelola wilayah pesisir. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi menggelar Pelatihan Konten Kreator bagi generasi muda di Aula Desa Gede Pangrango, Jumat (24/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta dari pengurus Karang Taruna desa setempat. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemuda dalam memanfaatkan teknologi digital secara produktif, kreatif, dan aman. Camat Kadudampit H. Encep Iwan Kartawirya yang membuka kegiatan tersebut menegaskan pentingnya generasi muda untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. “Perlu peningkatan kapasitas generasi muda berbasis elektronik melalui belajar konten kreator. Yang tak kalah penting adalah memahami pengamanan data dan informasi dalam aktivitas di ruang digital,” ujar Encep Iwan. Sebagai narasumber, Ketua Tim Keamanan Informasi Diskominfosan Kota Sukabumi, Ujang Mulyadi, menyampaikan materi Literasi Digital terkait Keamanan Data dan Informasi. Ia hadir bersama Kabid Persandian dan Keamanan Informasi, Ujang Zulkifli. Ujang Mulyadi menekankan bahwa literasi digital kini menjadi keterampilan dasar yang wajib dimiliki setiap individu agar dapat memanfaatkan teknologi secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab. “Literasi digital tidak hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan menilai kredibilitas informasi, menjaga keamanan data pribadi, dan menggunakan teknologi untuk kemanfaatan bersama,” ungkapnya. Sementara itu, sesi pelatihan konten kreator dibawakan oleh Asep Budianto, vlogger asal Sukabumi, yang berbagi pengalaman dalam mengembangkan karya kreatif dan membangun personal branding di dunia digital. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Wanasari Kecamatan Surade berhasil menuntaskan berbagai program pembangunan sepanjang tahun anggaran 2025. Fokus utama diarahkan pada peningkatan infrastruktur jalan, penyediaan sarana air bersih, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kepala Desa Wanasari, Irwan Sudarmi, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan pembangunan yang bersumber dari Dana Desa (DD) telah rampung sesuai rencana. “Kami bersyukur semua pekerjaan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujarnya, Jumat (24/10/2025). Melalui DD tahap pertama, pemerintah desa telah menyelesaikan pengaspalan tiga ruas jalan utama, yakni Jalan Masdugel, Jalan Banjaran–Banjarsari, dan Jalan Cibalung. Selain itu, perbaikan badan jalan (sensit)di wilayah Serongan Cibalung serta pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan Pasirbatang juga telah selesai dilaksanakan untuk menjaga stabilitas dan keamanan jalan. Peningkatan akses air bersih turut menjadi prioritas. Desa Wanasari telah membangun tiga sumur bor di wilayah Banjarsari, Sumurtilu, dan Cirongga M. Enur yang kini dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari. Pada tahap berikutnya, pemerintah desa menuntaskan rehabilitasi Kantor Desa Wanasari guna meningkatkan pelayanan publik, disusul dengan pengaspalan Jalan Usaha Tani (JUT) Cibadak dan sensit jalan Banjaran yang didukung melalui bantuan keuangan provinsi (Banprov). Tak hanya infrastruktur, Desa Wanasari juga telah menyalurkan penyertaan modal untuk BUMDes yang digunakan mengembangkan usaha peternakan bebek petelur. Program ini terbukti membantu peningkatan pendapatan masyarakat dan membuka peluang kerja baru bagi warga setempat. “Selain dari Dana Desa, pembangunan juga mendapat dukungan lintas sektoral. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) telah menyelesaikan pembangunan jalan kabupaten senilai Rp780 juta dan peningkatan ruas jalan lainnya sebesar Rp200 juta,” ujarnya. Adapun Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) telah melaksanakan pembangunan dan peningkatan beberapa ruas jalan desa dengan jenis pengerjaan hotmix, meliputi Jalan Sindanghayu Satu, Jalan Sindanghayu Dua, Jalan Sindanghayu–Banjarsari, Jalan Masdugeul–Cibinongdan Jalan Cibalung. Dukungan sektor pertanian juga telah terealisasi melalui pembangunan irigasi di wilayah Cibalung senilai Rp150 juta serta Kebonrandu Rp185 juta dari Dinas Pertanian. Sementara itu, program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) telah membantu warga di enam wilayah yaitu Sindanghayu, Banjarsari, Pasirbatang, Sumur Tiga, Cibalung, dan Cinangsi — masing-masing dengan bantuan sekitar Rp20 juta per unit rumah. Tak ketinggalan, sarana air bersih untuk pesantren juga telah ditingkatkan melalui pembangunan sumur bor di Ponpes Al-Jurumi (Cibinong) dan.Ponpes Nurul Huda (Cibungur Gannet), masing-masing didukung anggaran Rp145 juta dari Dinas Perkim. Irwan menegaskan bahwa seluruh capaian pembangunan menjadi bukti komitmen pemerintah desa dalam menghadirkan layanan dasar dan kesejahteraan bagi masyarakat. “Kami melaksanakan seluruh kegiatan dengan prinsip transparan, partisipatif, dan tepat sasaran. Hasilnya kini bisa langsung dirasakan warga,” pungkasnya. (Dicky)