SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menyiapkan langkah strategis pengembangan objek wisata serta penguatan produk cemilan khas Jampang sebagai penggerak ekonomi desa. Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, menyebutkan dua destinasi utama yang akan dikembangkan, yakni Situ Habibi dan Pantai Mandalaratu. Kedua lokasi tersebut akan ditingkatkan melalui pembangunan sarana dan prasarana pendukung. “Kami memiliki banyak potensi wisata. Ke depan, pengembangan dilakukan secara bertahap agar daya tariknya semakin kuat,” ujar Bakang, Senin (19/1/2026). Selain itu, Pemdes Cipeundeuy merencanakan pembangunan kawasan wisata Kampung Nelayan Maju Mandalaratu atau Kalaju yang berlokasi di sekitar Situ Habibi. Kawasan ini dirancang mencakup bumi perkemahan, wisata agro, area perkebunan kelapa, serta hamparan sawah tematik. Pada sektor ekonomi kreatif, Pemdes akan berkolaborasi dengan IKM dan UMKM setempat sebagai pemasok bahan baku cemilan khas Jampang, khususnya opak. Sinergi ini ditargetkan memperkuat rantai nilai lokal dan membuka peluang usaha baru bagi warga. Bakang berharap dukungan seluruh pemangku kepentingan, terutama dalam percepatan peningkatan infrastruktur akses menuju lokasi wisata. “Akses yang baik akan menjadi magnet bagi wisatawan untuk berkunjung dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Camat Waluran, Habiburohman, atas nama Bupati Sukabumi Asep Japar, melantik dua Kepala Desa hasil Pemilihan Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) Tahun 2025 di Kecamatan Waluran, Selasa (6/1/2026). Dua kepala desa yang dilantik yakni H. Irman Pirmansah sebagai Kepala Desa Mangunjaya dan Dedi sebagai Kepala Desa Mekarmukti. Keduanya akan mengemban amanah jabatan untuk masa bakti 2025–2027. Payung hukum ubah melandasi keputusan itu adalah Keputusan Bupati Sukabumi Nomor 400/02/KEP/069-DPMD/2025. Pelantikan dilaksanakan di masing-masing desa dengan waktu yang berbeda dalam satu hari. Dalam sambutannya, Camat Habiburohman mengucapkan selamat kepada kepala desa yang baru dilantik serta menyampaikan apresiasi kepada pejabat sementara sebelumnya, yakni Dedi Suryadi selaku Pjs Kades Mangunjaya dan O. Solihin selaku Pjs Kades Mekarmukti, atas dedikasi dan pengabdiannya. Ia menegaskan bahwa jabatan kepala desa merupakan amanah besar sebagai pejabat publik yang menuntut tanggung jawab penuh, terutama dalam pelayanan masyarakat, pengelolaan dana desa, serta penyelenggaraan pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel. “Jalankan amanah ini secara profesional dan bijak. Kemiskinan harus ditekan, IPM harus meningkat, serta partisipasi masyarakat dalam gotong royong dan pembangunan desa harus terus didorong,” ujarnya. Habiburohman juga menyampaikan sejumlah pesan Bupati Sukabumi yang harus dijalankan oleh pemerintah desa, mulai dari kepala desa, perangkat desa, BPD, hingga seluruh pemangku kepentingan. Di antaranya menjalankan pemerintahan secara transparan dan akuntabel, membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh unsur desa, menyusun program berbasis kebutuhan masyarakat. Semua selaras dengan visi-misi Kabupaten Sukabumi Mubarokah, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang responsif terhadap kebutuhan dan keresahan warga. Sementara itu, Kasi Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Sukabumi, Soni Sondani, menjelaskan bahwa kedua kepala desa PAW tersebut telah melalui seluruh tahapan sesuai ketentuan, dimulai dari musyawarah desa yang difasilitasi BPD hingga pemungutan suara. “Seluruh tahapan telah dilaksanakan sesuai prosedur. Alhamdulillah proses berjalan tertib, lancar, dan aman,” ungkapnya. Pelantikan tersebut turut dihadiri Camat Waluran, unsur TNI-Polri, Sekretaris Kecamatan Waluran Taufik Yusuf, Ketua APDESI Kecamatan Waluran, BPD, perangkat desa, ketua RT dan RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta undangan lainnya. (Dicky)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,. Belum disalurkannya bantuan langsung tunai (BLT) Dana desa selama 6 (enam) bulan di tahun 2025 menambah deretan dugaan didesa Cihideunghilir, diantaranya, dugaan penggelapan setoran pajak bumi dan bangunan (PBB) tahun 2025, dan dugaan dana modal usaha BUMDES Amanah kegiatan Ketapang sebesar Rp.50 juta yang dipinjam untuk kepentingan pribadi kepala desa. Sejumlah dugaan tersebut telah meresahkan masyarakat desa Cihideunghilir kecamatan Cidahu kabupaten Kuningan Jawabarat Dengan belum disalurkannya Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, (BLT DD) selama enam bulan di tahun 2025 kepada seluruh keluarga penerima manfaat (KPM) di desa Cihideunghilir. Hal ini sudah sangat keterlaluan, karena program pemerintah berupa uang tunai bersumber dari Dana Desa yang semestinya disalurkan langsung ke keluarga miskin atau rentan di desa untuk meringankan beban ekonomi, memenuhi kebutuhan dasar, dan membantu pengentasan kemiskinan ekstrem telah menambah deretan permasalahan yang mencoreng wajah pemerintah desa, dan harus segera di selesaikan sesuai peraturan dan undang – undang yang berlaku. Menurut salah satu perwakilan masyarakat desa setempat. Jumat 2 Januari 2025 Masyarakat menilai kepala serta perangkat pemerintahan desa Cihideunghilir tidak berfungsi sebagaimana fungsinya pemerintahan desa menurut UU No. 6 Tahun 2014 “fungsi pemerintahan desa adalah menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa. Kepala desa memiliki fungsi utama yang meliputi memimpin penyelenggaraan, mengelola keuangan, menetapkan peraturan, membina kehidupan sosial dan ekonomi, serta mengoordinasikan pembangunan desa secara partisipatif. Mengurus urusan pemerintahan desa seperti tata praja, administrasi kependudukan, penataan wilayah, dan ketentraman. Melaksanakan program pembangunan desa dari perencanaan hingga pelaksanaan. Membina kehidupan sosial, budaya, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat desa. Juga meningkatkan partisipasi dan kemandirian masyarakat melalui sosialisasi, motivasi, dan pengembangan potensi desa. Dan mengelola aset desa,”ungkap masyarakat Masyarakat menuntut pemerintahan desa yang profesional. Pemerintahan yang responsif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan serta kesejahteraan masyarakat, dengan aparatur yang kompeten, patuh pada SOP (Standard Operating Procedure), menguasai tugas dan fungsi, serta mengelola keuangan dan administrasi dengan baik, sehingga mampu mewujudkan tata kelola desa yang efektif dan efisien sesuai amanat undang-undang. “Pemerintah desa yang cepat tanggap terhadap aspirasi, kebutuhan, dan tuntutan baru dari masyarakat, serta mampu mengantisipasi perkembangan zaman. Pemerintah desa yang mampu melaksanakan pemerintahan dengan keterbukaan dan dapat dipertanggungjawabkan, terutama dalam pengelolaan anggaran dan program desa. Pemerintah desa dengan aparaturnya yang memiliki kualifikasi di bidangnya, memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing, dan bekerja sesuai SOP.”pungkas masyarakat Tuntutan dan partisipasi masyarakat terhadap Pemerintah Desa (Pemdes) diatur secara jelas dalam Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang telah diubah terakhir dengan UU Nomor 3 Tahun 2024. Peraturan ini menjadi landasan hukum utama yang memberikan hak dan kewajiban kepada masyarakat desa, serta mengatur mekanisme penyampaian aspirasi. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 mengatur: Hak Masyarakat Desa: Masyarakat desa berhak untuk berpartisipasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat desa. Penyelenggaraan pemerintahan desa harus menerapkan prinsip partisipatif, yang berarti melibatkan peran aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan pembangunan. ( Asep.R )

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Warga Kampung Puncakmanis, Desa Tanjungsari, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, bersepakat membangun portal palang pintu buka tutup pada jalan desa penghubung antar Desa. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga kondisi jalan agar tidak cepat rusak. Alasannya cukup masuk akal. Bagaimana tidak jalan desa kerap dilalui kendaraan pengangkut kayu bertonase besar. Jalan tersebut diketahui belum lama selesai dibangun menggunakan anggaran Dana Desa. Namun, dalam perjalanannya, warga menilai jalan rawan mendalami kerusakan akibat sering dilalui kendaraan bermuatan berat, khususnya truk pengangkut kayu. Salah seorang warga setempat, Imaduddin, mengatakan bahwa beban kendaraan roda empat bermuatan berat tidak seimbang dengan spesifikasi jalan desa yang ada. Jika dibiarkan, kondisi jalan dikhawatirkan cepat rusak. “Pengguna jalan, Terutama mobil truk pengangkut kayu, bebannya terlalu berat. Kalau terus dibiarkan, jalan ini tidak akan bertahan lama,” ujarnya melalui sambungan telepon seluler, Sabtu (27/12/2025). Ia menegaskan, warga tidak melarang aktivitas pengangkutan barang, namun berharap ada kesadaran untuk menyesuaikan jenis kendaraan dengan kondisi jalan. “Kami berharap warga yang mengangkut barang atau kayu tidak memaksakan menggunakan truk besar. Cukup menggunakan kendaraan seperti L300 atau mobil SS,” katanya. Menurutnya, meskipun jalan tersebut merupakan fasilitas umum, pengguna jalan tetap harus memperhatikan daya dukung jalan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Imaduddin juga mengungkapkan bahwa pembangunan jalan desa bukan perkara mudah, mengingat keterbatasan anggaran. Jalan tersebut dibangun murni dari Dana Desa, sementara masih banyak ruas jalan lain yang belum tersentuh Pembangunan. “Anggaran pembangunan jalan sangat terbatas. Karena itu, kami bersama warga lainnya sepakat berinisiatif membuat palang pintu buka tutup agar jalan ini tidak cepat rusak dan bisa dimanfaatkan lebih lama oleh masyarakat,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, berlangsung aman, tertib, dan kondusif. ‎ ‎Pemungutan suara digelar di SDN Bojongkoneng Desa Mekarmukti, Kamis (18/12/2025). ‎ ‎Dari total 151 pemilih yang merupakan perwakilan sembilan unsur strategis masyarakat, calon nomor urut 02 Dedi meraih kemenangan telak dengan perolehan 134 suara. ‎ ‎Ia unggul jauh atas Asep Renggana nomor urut 01 yang memperoleh 1 suara dan Indra Lesmana nomor urut 03 dengan 15 suara. ‎ ‎Dengan hasil tersebut, Dedi ditetapkan sebagai Kepala Desa Mekarmukti PAW untuk melanjutkan sisa masa jabatan selama dua tahun, menggantikan almarhum H. Deden yang wafat pada Juli 2024. ‎ ‎Ketua Panitia Pemilihan, Hermawan, S.Pd, menjelaskan bahwa Pilkades PAW menggunakan mekanisme perwakilan, bukan pemilihan langsung. ‎ ‎Pemilih berasal dari sembilan unsur masyarakat, yakni tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, tokoh pendidikan, tokoh perlindungan anak, ketua RT, ketua RW, serta perangkat desa. ‎ ‎“Kesembilan unsur ini menjadi representasi masyarakat Desa Mekarmukti dan diberi mandat penuh untuk menentukan kepala desa PAW,” ujar Hermawan. ‎ ‎Ia menegaskan seluruh tahapan berjalan transparan dan sesuai aturan, mulai dari pembentukan panitia, sosialisasi, penjaringan, verifikasi administrasi, hingga penetapan tiga calon. Partisipasi pemilih pun mencapai 100 persen. ‎ ‎Camat Waluran, Habiburoman, mengapresiasi kelancaran pelaksanaan Pilkades PAW. Menurutnya, proses berjalan rapi, jujur, adil, dan tanpa konflik. ‎ ‎“Kami berharap kepala desa terpilih mampu memimpin secara inklusif serta mempercepat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. ‎ ‎Usai penetapan, Dedi menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan. “Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan amanah masyarakat Desa Mekarmukti. Insyaallah akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya. ‎ ‎Selama tahapan pemilihan, pengamanan dilakukan oleh personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, dan Linmas Desa Mekarmukti. ‎ ‎Pengamanan dipimpin Kapolsek Ciracap IPTU Taufik Hadian melalui Ka Pospol Waluran Aipda Hendarko. Situasi terpantau aman dan kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Mangunjaya, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Proses pemungutan suara digelar di halaman Kantor Desa Mangunjaya, Minggu (14/12/2025). ‎ ‎Dari total 121 pemilih yang merupakan perwakilan sembilan unsur strategis masyarakat, H. Irman Firmansyah nomor urut 03 berhasil meraih suara terbanyak dan ditetapkan sebagai Kepala Desa Mangunjaya PAW, menggantikan almarhum H. Nedin. ‎ ‎Dalam pemungutan suara terbuka tersebut, H. Irman Firmansyah memperoleh 51 suara, unggul atas dua calon lainnya, yakni Erni Nuraeni nomor urut 01 dengan 45 suara dan Adi Supriatna nomor urut 02 yang meraih 25 suara. Dengan hasil ini, H. Irman Firmansyah akan melanjutkan sisa masa jabatan Kepala Desa selama dua tahun ke depan. ‎ ‎Ketua Panitia Pemilihan, Deni Miharja, menjelaskan bahwa mekanisme Pilkades PAW berbeda dengan pemilihan reguler karena pemilih merupakan perwakilan dari sembilan unsur masyarakat, meliputi tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, tokoh pendidikan, tokoh perlindungan anak, ketua RT, ketua RW, serta perangkat desa. ‎ ‎“Sembilan unsur tersebut menjadi representasi masyarakat Desa Mangunjaya dan diberi mandat untuk menentukan pemimpin desa,” ujar Deni Miharja kepada awak media usai kegiatan. ‎ ‎Ia menambahkan, seluruh tahapan pemilihan berjalan transparan dan sesuai ketentuan, mulai dari pembentukan panitia, sosialisasi, penjaringan calon, verifikasi administrasi hingga penetapan tiga calon final. Tingkat partisipasi pemilih pun mencapai 100 persen. ‎ ‎“Ini menunjukkan kedewasaan dan kesadaran demokrasi masyarakat Mangunjaya sudah sangat baik,” ungkapnya. ‎ ‎Camat Waluran, Habiburoman, turut mengapresiasi kelancaran pelaksanaan Pilkades PAW tersebut. Ia menilai proses pemilihan berlangsung rapi, partisipatif, serta bebas dari konflik. ‎ ‎“Alhamdulillah, seluruh tahapan berjalan lancar, jujur, dan adil tanpa adanya gesekan maupun aduan. Kami berharap Kepala Desa terpilih dapat memimpin secara inklusif dan mempercepat pembangunan desa,” tuturnya. ‎ ‎Usai dinyatakan terpilih, H. Irman Firmansyah menyampaikan rasa syukur dan harunya atas kepercayaan yang diberikan masyarakat. ‎ ‎“Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan amanah besar dan kemenangan seluruh masyarakat Desa Mangunjaya. Insyaallah akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ucapnya. ‎ ‎Selama proses pemilihan berlangsung, pengamanan dilakukan secara ketat oleh personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, serta Linmas Desa Mangunjaya. Pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Ciracap IPTU Taufik Hadian, dengan situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan selesai. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Semangat kepemudaan kembali bergelora di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. ‎Pasalnya, Karang Taruna Desa Cipeundeuy resmi terbentuk. ‎ ‎Karang Taruna terbentuk di tingkat RT 08 RW 03 Cicariu melalui proses pemilihan yang berlangsung demokratis, tertib, dan penuh antusiasme, Sabtu malam (13/12/2025). ‎Pemilihan diikuti dua calon ketua, yakni Harun nomor urut 01 dan Odet nomor urut 02. Dari 21 pemilih yang hadir, Harun berhasil meraih dukungan mayoritas dengan perolehan 16 suara. ‎ ‎Dementara calon lainnya, Odet memperoleh 5 suara. Hasil ini menandai dimulainya babak baru gerakan kepemudaan di lingkungan RT 08 Cicariu. ‎ ‎Ketua Karang Taruna Desa Cipeundeuy, Abag Beken, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kebangkitan pemuda di tingkat RT. ‎ ‎Menurutnya, semangat berkumpul dan berorganisasi menjadi modal penting dalam membangun desa dari lapisan paling bawah. ‎ ‎“Kami bangga melihat rekan-rekan pemuda masih memiliki kepedulian dan kecintaan terhadap lingkungannya. Ini bukti bahwa semangat gotong royong dan jiwa sosial pemuda Cicariu masih hidup,” ujar Abag Beken. ‎ ‎Ia berharap kepengurusan baru mampu menjadi motor perubahan, sekaligus mitra strategis pemerintah desa dalam membangun sumber daya manusia, khususnya generasi muda. ‎ ‎“Siapa pun yang terpilih harus mampu mengayomi, menyatukan, dan mempererat kekompakan pemuda-pemudi. Karang Taruna harus hadir sebagai ruang tumbuh dan bergerak bersama,” tegasnya. ‎ ‎Kegiatan pembentukan pengurus ini dilaksanakan sebagai upaya membangkitkan kembali peran pemuda dalam menjaga lingkungan sosial dan mendorong kegiatan positif di masyarakat. ‎ ‎Seluruh rangkaian kegiatan juga mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, yang selama ini konsisten mendorong aktivitas kepemudaan. ‎ ‎Acara tersebut dihadiri sekitar 35 peserta, terdiri dari pengurus Karang Taruna Desa Cipeundeuy, Ketua LPM, Ketua RW 03, Ketua RT 08 Cicariu, Ketua RT 07 Tugu, serta para pemuda setempat. ‎ ‎Ketua Karang Taruna RT 08 Cicariu terpilih, Harun, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen menjadikan Karang Taruna sebagai wadah pemersatu dan penggerak kreativitas pemuda. ‎ ‎“Alhamdulillah, terima kasih atas amanah ini. Ke depan kita punya satu tujuan, yaitu membangun kekompakan dan memajukan pemuda-pemudi RT 08 Cicariu agar lebih solid dan produktif,” kata Harun. ‎ ‎Ia juga mengajak seluruh pemuda untuk terus berinovasi, berani bermimpi, dan bergerak bersama demi masa depan yang lebih baik. ‎ ‎Sebagai informasi, Karang Taruna Desa Cipeundeuy terus aktif mendorong penguatan kapasitas pemuda, termasuk melalui pengembangan jiwa kewirausahaan. ‎ ‎Ke depan, para pemuda diarahkan untuk belajar mandiri, membuka usaha, bahkan menciptakan lapangan kerja dari lingkungan sendiri. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana haru dan sukacita tampak di kantor Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade, saat 463 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan pangan dari pemerintah, Kamis 11 Desember 2025. ‎ ‎Setiap KPM mendapatkan beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter melalui kerja sama pemerintah desa dengan Forum Bulog. ‎ ‎Kepala Desa Gunungsungging, Nanang, menyampaikan rasa syukurnya atas tersalurkannya bantuan yang sangat ditunggu warga. ‎ ‎Ia memastikan penyaluran berjalan tertib dengan dukungan Bhabinkamtibmas Bripka Yudi Sukmawan dan perangkat desa sehingga distribusi tepat sasaran. ‎ ‎“Alhamdulillah bantuan untuk 463 KPM bisa direalisasikan. Terima kasih kepada pemerintah pusat dan Bulog atas perhatian kepada masyarakat kami,” ujarnya. ‎ ‎Salah satu penerima manfaat, Saroyah dari Kampung Cikujang, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut. “Aduh haturnuhun, bantuan beras dan minyak ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ucapnya penuh syukur. ‎ ‎Program bantuan pangan ini diharapkan meringankan beban ekonomi warga serta memperkuat ketahanan pangan keluarga di Desa Gunungsungging. ‎ ‎Pemerintah desa menegaskan komitmennya terus menghadirkan program yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Musyawarah koordinasi tingkat Desa Sukatani digelar di Kantor Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Rabu 10 Desember 2025. ‎ ‎Pertemuan dihadiri Forkopimcam Surade dipimpin Camat Unang Suryana, Ketua PKPP Surahman, Kades Bakang Anwar As’Adi, Ketua BPD Deni Iskandar. ‎ ‎Ikut menghadiri Kepala Desa Sukatani H. Sulaeman, Ketua Karang Taruna Isep Prianto, perangkat desa, RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya. ‎ ‎Salah satu fokus pembahasan yakni terkait janji politik Kepala Desa dalam pembangunan ruas jalan Leuwi Cagak–Karangbolong. ‎ ‎Jalan tersebut sebelumnya tercantum sebagai jalan kabupaten dalam Keputusan Bupati Nomor 600.1.7/Kep/105.DPU/2024 tertanggal 17 Januari 2024. ‎ ‎Camat Surade Unang Suryana menjelaskan bahwa status jalan tersebut telah berubah pada 6 Maret 2025. ‎ ‎”Bupati mengeluarkan keputusan baru Nomor 600.1.7/Kep.191-DPU/2025, sehingga jalan yang semula berstatus jalan kabupaten kini beralih menjadi jalan desa,” kata Unang. ‎ ‎Meski demikian, Camat menegaskan bahwa persoalan yang sempat ramai di media sosial sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan semua pihak telah saling memaafkan. ‎ ‎Terkait pemenuhan janji politik Kepala Desa mengenai akses jalan tersebut, Camat menambahkan bahwa meski kini berstatus jalan desa, ruas Leuwi Cagak–Karangbolong tetap dianggap strategis bagi wilayah kabupaten. ‎ ‎Kepala Desa Sukatani H. Sulaeman menegaskan pihaknya akan memprioritaskan pembangunan jalan sesuai aspirasi warga. ‎ ‎Ia menyampaikan bahwa proses perbaikan sudah mulai dilakukan dengan pengiriman material batu ke lokasi. ‎ ‎Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Sukatani Isep Prianto meluruskan kabar yang beredar di media sosial. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai fakta. ‎ ‎Menurutnya, keributan yang terjadi dalam rapat sebelumnya dipicu oleh pernyataan provokatif yang menyasar personal kepada Kepala Desa, dan pihaknya hanya berusaha meredam suasana. ‎ ‎Isep mengakui sempat menggebrak meja karena situasi memanas, namun setelah terjadi ketegangan singkat, semua pihak kembali berdamai. ‎ ‎Ia menutup pernyataan dengan menegaskan bahwa kesalahpahaman kini sudah selesai dan dianggap tuntas. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya peningkatan aksesibilitas menuju kawasan wisata Pantai Kalaju, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, mulai menunjukkan progres. ‎ ‎Kepala Cabang UPTD PU Wilayah VI Jampangkulon, Yudi Kuswandi bersama jajaran turun langsung melakukan pengukuran calon jalan kabupaten pada Selasa, 9 Desember 2025. ‎ ‎Rencana jalan baru tersebut memiliki panjang 230 meter dengan lebar 3 meter. Jalur ini merupakan pengalihan dari ruas Leuwi Cagak Hilir–Minajaya yang akan ditarik lurus untuk mempermudah konektivitas warga dan wisatawan. ‎ ‎“Ini bentuk respon cepat atas usulan warga Desa Cipeundeuy melalui Pak Kades Bakang Anwar As’Adi,” ujar Yudi seusai pengukuran. ‎ ‎Ia menegaskan, pelaksanaan pembangunan masih menunggu instruksi pimpinan sambil menyiapkan proses lanjutan. ‎ ‎Sebelum pengalihan jalur dibangun, pihaknya akan terlebih dahulu melanjutkan pengaspalan sensit program IJD dari Kampung Cipeundeuy hingga Simpangan Desa Sukatani. ‎ ‎“InsyaAllah setelah itu dilanjutkan kembali pengaspalan lapen sampai Situ Habibi. Mohon doanya,” ucapnya. ‎ ‎Sementara itu, Kepala Desa Cipeundeuy Bakang Anwar As’Adi menyambut baik langkah cepat Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah VI. ‎ ‎Ia berharap pembangunan ini berjalan mulus dan memberi manfaat besar bagi masyarakat maupun sektor wisata. ‎ ‎“Kami berterima kasih kepada Bupati Asep Japar dan Kadis PU Kabupaten Sukabumi atas perhatian dan dukungannya. Semoga semua rencana ini bisa terealisasi,” ungkapnya. ‎ ‎Upaya peningkatan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar akses ekonomi, mendorong mobilitas masyarakat, serta memperkuat potensi wisata Pantai Kalaju sebagai salah satu destinasi unggulan wilayah selatan Sukabumi. (Dicky)