Indramayu Bidik-kasusnews.com,. Unit Tipidter Satreskrim Polres Indramayu membongkar kegiatan pertambangan tanpa izin di Desa Loyang, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu. Dalam operasi yang digelar pada Jumat (25/9/2025) kemarin, polisi mengamankan tujuh orang pelaku beserta sejumlah barang bukti. Tujuh pelaku tersebut masing-masing berperan sebagai direktur, pelaksana, hingga pengurus lapangan dalam kegiatan pertambangan ilegal tersebut. Tak hanya itu, polisi juga menyita dua unit excavator, dua dump truck, dokumen perusahaan, rekening koran, serta uang tunai hasil penjualan senilai Rp 4,65 juta. Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP M Arwin Bachar, mengatakan, tindakan tegas itu merupakan bentuk keseriusan aparat dalam menutup ruang bagi praktik pertambangan ilegal. “Penindakan terhadap kasus pertambangan tanpa izin ini adalah komitmen Polres Indramayu dalam menegakkan hukum sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Pertambangan ilegal tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat dan merusak ekosistem,” ujar Fajar, kemarin. Ia menambahkan, proses penyidikan terhadap para tersangka masih terus berjalan. Mereka dijerat Pasal 158 jo Pasal 35 UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan 2. Polisi juga menggandeng Satpol PP Kabupaten Indramayu serta Dinas ESDM Cabang Cirebon dalam pengungkapan kasus itu. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan memperkuat pengawasan agar praktik serupa tidak kembali terjadi. Arwin pun mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha agar tidak tergiur melakukan aktivitas tambang ilegal. “Kami berharap masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dan selalu mematuhi aturan. Jika semua berjalan sesuai regulasi, maka pertambangan dapat memberikan manfaat ekonomi tanpa harus mengorbankan keselamatan dan keberlanjutan alam,”katanya. Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno mengingatkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban. “Jika ada potensi gangguan kamtibmas, masyarakat bisa segera melapor melalui layanan Lapor Pak Kapolres – Siap Mas Indramayu via WhatsApp 081999700110 atau call center 110,” katanya. (Asep Rusliman)

Cirebon Kota Bidik-kasusnews.com,. Polsek Kedawung Polres Cirebon Kota melakukan pembubaran kegiatan Night Ride yang diikuti oleh berbagai komunitas motor dengan jumlah peserta sekitar 500 unit motor, yang digelar di area Burger King Jalan Tuparev, Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, pada Sabtu malam, (27/9/2025), mulai pukul 20.00 hingga 20.40 WIB, karena kegiatan tersebut tidak memiliki izin resmi dari kepolisian maupun pemerintah desa setempat. Pembubaran dipimpin langsung oleh Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H., didampingi Panit Opsnal Intelkam IPTU Suyitno, S.H., bersama personel gabungan dari Polsek Kedawung dan Polres Cirebon Kota, yang melaksanakan pengendalian massa secara terstruktur, membagi peserta menjadi beberapa kelompok, serta mengarahkan rute berbeda agar potensi konvoi liar, balapan jalanan, dan kerumunan yang dapat mengganggu pengguna jalan lain dapat dihindari. Personel kepolisian melakukan pengawasan langsung di titik kumpul dan sepanjang rute, memberikan arahan secara langsung kepada peserta mengenai tata tertib berlalu lintas, keselamatan berkendara, serta pentingnya mematuhi peraturan hukum dan prosedur yang berlaku di jalan raya, sekaligus memastikan peserta meninggalkan lokasi kegiatan secara tertib. Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H., menegaskan bahwa setiap kegiatan komunitas motor yang dilakukan di jalan umum wajib memiliki izin resmi agar kegiatan tersebut dapat diawasi dengan baik oleh aparat kepolisian dan tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat serta pengguna jalan lainnya, sehingga tindakan pembubaran yang dilakukan oleh Polsek Kedawung merupakan upaya preventif sekaligus edukatif bagi peserta agar memahami tanggung jawab hukum dan keselamatan di jalan raya. Selain pengendalian dan pengawasan, personel kepolisian melakukan pemantauan situasi secara mobile maupun stasioner, memastikan bahwa seluruh peserta Night Ride tidak melakukan tindakan yang melanggar peraturan lalu lintas, tidak melakukan kebut-kebutan, serta tidak menimbulkan gangguan bagi lingkungan sekitar dan masyarakat yang melintas di Jalan Tuparev maupun area sekitar Burger King. Dalam pelaksanaan pembubaran, aparat kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak panitia kegiatan dan pengelola Burger King, memberikan instruksi agar kegiatan serupa di masa mendatang harus melalui prosedur perizinan resmi sehingga dapat dipastikan keamanan dan keselamatan semua peserta maupun masyarakat di sekitarnya. Setiap personel yang terlibat dalam pembubaran Night Ride juga melakukan pencatatan dan dokumentasi seluruh kegiatan, mulai dari titik kumpul peserta, jalur pengalihan, arahan yang diberikan, hingga pemantauan saat peserta meninggalkan lokasi, sebagai bahan evaluasi dan laporan resmi Polsek Kedawung kepada Polres Cirebon Kota “Pembubaran kegiatan Night Ride ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada para komunitas motor bahwa setiap kegiatan di jalan umum harus melalui izin resmi, serta agar mereka memahami pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan masyarakat,” jelas Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar rapat koordinasi lintas sektor untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (29/9/2025). Rakor berlangsung di Aula Sekretariat Daerah dan dipimpin Sekretaris Daerah H Ade Suryaman. ‎Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H Andreas, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Kav Andhi Ardana Valeriandra, Kapolres Sukabumi AKBP Samian, unsur Forkopimda, Forkopimcam, kepala sekolah, serta mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Sukabumi. ‎Dalam arahannya, Wabup Andreas menegaskan bahwa MBG merupakan program prioritas nasional sehingga wajib dijalankan sesuai prosedur. “Kita harus bersyukur dengan program ini dan melaksanakannya dengan sungguh-sungguh. Jangan ada yang bermain-main. Jika ada penyimpangan di sekolah, akan ditindak tegas,” tegasnya. ‎Ia menambahkan, MBG merupakan bagian dari Asta Cita Presiden dan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pemenuhan gizi anak sekolah. Pemerintah daerah diminta mengawal pelaksanaan secara ketat agar tidak terjadi kasus seperti keracunan makanan di beberapa daerah. ‎Dandim 0622/Sukabumi Letkol Kav Andhi Ardana Valeriandra menekankan bahwa keberhasilan program MBG adalah tanggung jawab bersama. “Kami dari TNI melakukan monitoring, tetapi tanggung jawab utama ada pada pengelola. Ini menyangkut nyawa anak-anak, jangan sampai ada kelalaian,” ujarnya. ‎Kapolres Sukabumi AKBP Samian juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan program ini untuk keuntungan pribadi. “Bila ditemukan dapur tidak sesuai standar atau ada yang bermain, akan kami tindak tegas, bahkan bisa berujung pidana,” katanya. ‎Kapolres menambahkan, pengawasan perlu dilakukan secara kolaboratif agar program tepat sasaran dan benar-benar memberi manfaat bagi pertumbuhan anak-anak. (Usep)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III dalam rangka mendukung program swasembada pangan tahun 2025. Acara tersebut digelar di Kelurahan Cicurug, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka pada Sabtu (27/9/2025). Kegiatan ini dilaksanakan secara nasional melalui Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listiyo Sigit Prabowo, M.Si dari Oku Timur, Polda Sumsel. Kehadiran Kapolres Majalengka beserta jajaran menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan ketahanan pangan melalui panen raya jagung serentak di seluruh Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Wakapolres Majalengka Kompol Asep Agustoni, S.E., M.M., Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Majalengka Udin Saepudin, Wakil Ketua Bulog Kantor Cabang Cirebon Sandi Kusuma Putra, serta Fungsional Analis Ketahanan Pangan DKP3 Kabupaten Majalengka Ratih Fatimah. Hadir pula sejumlah pejabat terkait, di antaranya Sekretaris Camat Majalengka Dadang Nugraha, A.KS., S.AP., M.Si., PLT Lurah Cicurug Angki, PJU Polres Majalengka, serta perwakilan kelompok tani seperti Gapoktan Sri Jujur Rahayu, Gapoktan Jati Kersa, dan kelompok tani lainnya di wilayah Kelurahan Cicurug. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian menegaskan bahwa kegiatan panen raya ini tidak hanya menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional, tetapi juga mempererat sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, Bulog, serta para petani. “Dengan adanya panen raya serentak ini, kita berharap produksi jagung semakin meningkat sehingga dapat mendukung ketersediaan pangan dan menekan ketergantungan impor,” ujarnya. (Asep Rusliman)

Bidik-kasusnews.com,. Jajaran Polres Kuningan tengah menangani kasus dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang terjadi pada bulan Desember 2024 lalu di Desa Ciomas, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan. Kasus ini resmi dilaporkan pada 24 September 2025. Jumat(26/9/2025). Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Berdasarkan keterangan, kejadian berawal ketika korban yang masih berusia 17 tahun mengalami pusing dan muntah, hingga akhirnya dilakukan pemeriksaan di sebuah klinik. Dari hasil pemeriksaan, diketahui korban tengah mengandung janin berusia sekitar tujuh bulan. Saat dimintai keterangan, korban mengaku telah menjadi korban persetubuhan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial YS (42), warga Desa Ciomas, Kecamatan Ciawigebang. “Kasus ini kemudian dilaporkan oleh pihak keluarga ke Polres Kuningan. Penyidik pun segera melakukan langkah-langkah hukum, antara lain memeriksa pelapor, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan visum terhadap korban di RSUD 45 Kuningan. Sejumlah barang bukti juga telah diamankan berupa buku nikah dan akta lahir atas nama korban.” ujar Kabid Humas, Sabtu (27/9/2025) Atas laporan tersebut, polisi menetapkan YS (42), seorang buruh harian lepas asal Desa Ciomas, sebagai tersangka. Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan, termasuk keluarga korban dan warga sekitar. Polres Kuningan memastikan akan menangani kasus ini secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku. Hingga kini, situasi berjalan aman dan kondusif, sementara korban mendapat pendampingan untuk pemulihan. Bandung, 27 September 2025 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar (Asep Rusliman)

Cirebon,Bidik-kasusnews.com,. Suasana hangat terasa saat Aliansi Wartawan Reaksi Cepat (AWRC) menggelar silaturahmi bersama para insan pers se-Ciayumajakuning. Acara yang digelar di Rumah Makan Padang Uni Moza, Stadion Bima, Kota Cirebon ini berlangsung penuh rasa kebersamaan pada Sabtu (27/9/2025). Dipimpin langsung oleh Ketua Umum AWRC, Niko Saputra Lubis, dan didampingi Wakil Ketua Umum, Agustinar (Papi), silaturahmi ini menjadi lebih dari sekadar temu kangen. Momen ini dijadikan ruang untuk memperkuat fondasi organisasi sekaligus menyamakan langkah ke depan. Silaturahmi ini bukan hanya soal kumpul, tapi juga wadah untuk menyatukan visi agar kita bisa menghasilkan karya jurnalistik yang cepat, tepat, dan bermanfaat,” ungkap Niko dalam sambutannya. Diskusi berjalan cair namun penuh makna. Para anggota yang hadir saling bertukar ide, menyampaikan gagasan, serta memberi masukan konstruktif untuk memperkuat program kerja AWRC. Dari kebersamaan itu lahir semangat baru agar organisasi semakin solid dan berdampak. Suasana kekeluargaan yang tercipta menegaskan bahwa AWRC bukan sekadar wadah, melainkan rumah bersama bagi para jurnalis yang ingin terus berkontribusi menjaga marwah pers sebagai pilar demokrasi. Melalui silaturahmi ini, AWRC meneguhkan komitmen untuk mempererat sinergi antarwartawan, sehingga ke depan mampu melahirkan karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tapi juga inspiratif bagi masyarakat. (Asep Rusliman)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Korem 063/Sunan Gunung Jati (SGJ) resmi menutup program Serbuan Teritorial Tahun 2025 di wilayah Kodim 0615/Kuningan. Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Tundagan, Kecamatan Hantara, Kabupaten Kuningan, Kamis (25/9/2025). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P.,M.I.P., M.Han., yang sekaligus menyampaikan apresiasi terhadap dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kuningan. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriyani, S.H., M.Kn., jajaran Forkopimda, perwira TNI-Polri, OPD, camat, kepala desa, hingga tokoh masyarakat. Dalam amanatnya, Danrem menegaskan bahwa TNI berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan daerah. Serbuan teritorial merupakan bentuk sinergi lintas sektoral antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Program ini tidak sekadar pembangunan fisik, melainkan juga menyentuh aspek nonfisik melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat. ujarnya. Program yang berlangsung sejak 27 Agustus hingga 25 September 2025 itu menyasar 19 kecamatan di Kabupaten Kuningan. Beberapa capaian yang terealisasi di antaranya: Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebanyak 40 unit. Perbaikan 8 unit jembatan. Pembangunan pipanisasi gravitasi dan jaringan air bersih. Semenisasi dan rabat beton di sejumlah titik. Selain upacara, kegiatan penutupan juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu, pengobatan gratis, warung amal, serta penanaman pohon. Danrem bersama Wakil Bupati Kuningan juga meninjau langsung hasil pembangunan jembatan di Dusun Porang, Desa Pasir Agung, Kecamatan Hantara. Danrem menambahkan, keberhasilan Serbuan Teritorial ini merupakan hasil kerja sama erat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Saya sampaikan terima kasih kepada Pemkab Kuningan, seluruh personel satgas, serta masyarakat yang telah berpartisipasi. Semoga sinergi ini terus berlanjut demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat.tutur Danrem. (Asep.R)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Polres Majalengka melaksanakan kegiatan pengamanan dalam rangka mendukung kelancaran audiensi yang digelar oleh Serikat Buruh. Pengamanan ini bertujuan untuk menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif selama proses penyampaian aspirasi berlangsung, pada hari Kamis (25/09/2025). Kegiatan pengamanan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Majalengka, AKP Endoy Sahru Ramadhan, S.Sos., Pengamanan melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan fungsi, termasuk Sabhara, Lalu Lintas, Intelkam, serta jajaran Polsek. Dalam arahannya, Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kabag Ops AKP Endoy Sahru Ramadhan, S.Sos. menegaskan bahwa pelaksanaan pengamanan harus dilakukan secara maksimal, dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan tidak arogan. “Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis, namun tetap tegas. Berikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya, tetapi pastikan kegiatan berlangsung aman dan tidak mengganggu ketertiban umum,” tegas AKP Endoy Sahru Ramadhan menyampaikan arahan Kapolres. Audiensi Serikat Buruh tersebut dilaksanakan di K2UKM dengan agenda menyampaikan aspirasi terkait perlindungan hak-hak pekerja, tuntutan kesejahteraan, serta kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Majalengka. Polres Majalengka mengimbau seluruh peserta audiensi untuk tetap menjaga ketertiban, mengikuti aturan hukum yang berlaku, dan mengedepankan semangat damai dalam menyampaikan pendapat diruang publik. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Direktur Lembaga Wakaf Doa Bangsa, Entus Wahidin Abdul Quddus (Tus Wahid), mengajak masyarakat memahami wakaf uang sebagai instrumen strategis dalam membangun kesejahteraan sosial secara berkelanjutan. ‎ ‎“Wakaf uang itu sama dengan wakaf tanah. Kata ‘wakaf’ adalah perbuatan hukumnya, sedangkan uang adalah objek yang diwakafkan,”ujar Tus Wahid, Kamis (25/9/2025). ‎ ‎Dia menambahkan, wakaf uang berarti memisahkan sebagian harta berupa rupiah untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai syariah. ‎ ‎Menurutnya, banyak yang salah kaprah menganggap wakaf hanya berupa tanah atau masjid. Padahal UU No. 41 Tahun 2004 dan PP No. 42 Tahun 2006 sudah memperluas objek wakaf menjadi tanah, bangunan, uang, logam mulia, hak cipta hingga hak sewa. ‎ ‎“Jadi jangan berpikir wakaf hanya milik orang yang punya lahan luas. Siapa saja bisa berwakaf, bahkan mulai dari jumlah kecil,” tegasnya. ‎ ‎Ia menekankan peran penting “nazhir” sebagai pengelola wakaf yang wajib profesional dan menjaga agar aset pokok tidak berkurang. ‎ ‎“Nazhir itu garda terdepan dalam pengelolaan harta wakaf. Pokok wakaf tidak boleh dijual, diwariskan, atau dihibahkan. Hanya hasil pengelolaannya yang disalurkan kepada penerima manfaat,” jelasnya. ‎ ‎Wakaf, lanjutnya, berbeda dengan zakat karena bersifat inklusif. “Siapa pun bisa jadi wakif, termasuk nonmuslim atau lembaga,” katanya. ‎ ‎Khusus wakaf uang, nazhir harus bekerja sama dengan Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU) dan menerbitkan sertifikat. ‎ ‎Minimal nilai wakaf yang disertifikatkan Rp1 juta, sementara nominal di bawahnya digabung menjadi wakaf kolektif. Tus Wahid mendorong pengelolaan wakaf dilakukan secara produktif, bukan hanya disimpan. ‎ ‎Ia mencontohkan pengalaman di Kota Sukabumi ketika dana wakaf mencapai Rp231,5 juta, lalu ditempatkan dalam sukuk sehingga menghasilkan bagi hasil bulanan untuk membantu masyarakat. ‎ ‎“Pokok wakaf tetap aman, tetapi manfaatnya mengalir terus-menerus. Wakaf uang bukan donasi yang habis dipakai, melainkan investasi abadi,” ujarnya penuh semangat. ‎ ‎Potensi wakaf uang di Indonesia, kata Tus, sangat besar. Data Badan Wakaf Indonesia (BWI) menyebutkan, potensi wakaf uang nasional diperkirakan mencapai lebih dari Rp180 triliun per tahun, namun realisasi pengumpulan masih di bawah 1%. ‎ ‎“Artinya kita masih punya pekerjaan rumah besar untuk mengedukasi masyarakat,” kata Tus Wahid. ‎ ‎Manfaat wakaf uang pun sangat luas. Hasil pengelolaan dapat diarahkan untuk membangun beasiswa pendidikan, layanan kesehatan gratis, pemberdayaan UMKM, hingga pembangunan rumah layak huni. ‎ ‎“Dengan konsep wakaf produktif, kita tidak hanya menolong sesaat, tapi menciptakan dampak jangka panjang,” tambahnya. ‎ ‎Transparansi, lanjut Tus, menjadi kunci agar masyarakat percaya. Nazhir harus membuat laporan keuangan yang diaudit secara berkala. ‎ ‎“Kepercayaan publik akan tumbuh jika laporan pengelolaan wakaf disampaikan terbuka sehingga wakif yakin hartanya benar-benar bermanfaat,” ujarnya. ‎ ‎Ia juga menekankan pentingnya sinergi multipihak. Pemerintah, perbankan syariah, perguruan tinggi, dan komunitas filantropi perlu bekerja sama untuk mempercepat literasi wakaf uang. ‎ ‎“Kita butuh gerakan bersama agar wakaf uang menjadi budaya, bukan hanya program sporadis,” tegasnya. ‎ ‎Selain itu, perkembangan teknologi digital membuka peluang besar. Saat ini tersedia platform dan aplikasi digital yang memudahkan masyarakat berwakaf mulai dari nominal kecil, bahkan menggunakan QRIS. ‎ ‎“Generasi muda yang akrab dengan digital bisa berperan besar menggerakkan wakaf uang di Indonesia,” pungkasnya. (Usep)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Tim Sidokkes Polres Majalengka Polda Jabar melaksanakan kegiatan home visit untuk salah satu personel yang sedang sakit menahun. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemeriksaan dan perawatan langsung kepada anggota yang membutuhkan Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah Briptu M.Sholeh, yang beralamat di Kabupaten Subang. Briptu M.Sholeh yang menjabat sebagai Ba Polres Majalengka sedang mengalami fraktur servikal (17 thn yang lalu pada kejadian laka lantas yang menyebabkan kelumpuhan pada seluruh tubuh). Selasa (23/9/2025). Tim Sidokkes Polres Majalengka turun langsung secara rutin untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan saran medis yang diperlukan. Tim pelaksana home visit terdiri dari Kasidokkes Polres Majalengka AIPDA Ade Indra beserta staff dan dokter mitra staff bag SDM dan staff siprovam). Selama kunjungan, tim medis melakukan konsultasi dan memberikan rujukan ke spesialis saraf untuk penanganan lebih lanjut. Selain itu, mereka juga menekankan pentingnya kontrol rutin dan minum obat secara teratur, menjaga pola hidup sehat, dan istirahat yang cukup. Hasil dari kegiatan ini adalah rekomendasi agar Briptu M.Sholeh menjalani kontrol secara berkala dan mengikuti semua petunjuk medis untuk pemulihan optimal. Pihak keluarga diharapkan dapat mendukung dan memastikan bahwa Briptu M.Sholeh mematuhi saran kesehatan yang diberikan. Kegiatan home visit ini merupakan bagian dari upaya Polres Majalengka dalam memastikan kesejahteraan personelnya, terutama dalam kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian khusus. (Asep Rusliman)