Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom bersama Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.A.P., M.Si menyambut kedatangan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, SS., M.Sc dalam rangka kunjungan kerja ke Kota Cirebon, Dengan Agenda utama kunjungan tersebut adalah peresmian Museum Benda Pusaka yang berlokasi di kompleks Keraton Kanoman, RW 01 Kelurahan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Kedatangan Menteri Kebudayaan RI disambut secara resmi di area Keraton, disertai rangkaian penyambutan adat khas Cirebon. Peresmian museum ini menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan budaya serta peningkatan edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Cirebon, Keraton Kanoman, serta seluruh pihak yang berperan dalam proses pendirian museum tersebut. Ia menegaskan bahwa Cirebon merupakan salah satu pusat kebudayaan penting di Nusantara yang harus terus dirawat dan diperkuat nilai historisnya. Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, juga menyampaikan bahwa keberadaan Museum Benda Pusaka ini diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata budaya baru serta media pembelajaran mengenai sejarah Cirebon dan perkembangan tradisi keraton. Pada kesempatan itu pula, Dandim 0614/Kota Cirebon menyampaikan bahwa dukungan TNI terhadap upaya pelestarian budaya merupakan bagian dari tugas menjaga stabilitas dan identitas bangsa. “Kami sangat mengapresiasi hadirnya Museum Benda Pusaka di lingkungan Keraton Kanoman. Ini bukan sekadar bangunan, tetapi ruang penting untuk merawat sejarah, budaya, dan jati diri masyarakat Cirebon. TNI akan selalu mendukung langkah-langkah pelestarian budaya karena hal ini berkaitan erat dengan ketahanan nasional,” ujarnya. Dandim juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, keraton, dan seluruh unsur Forkopimda menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kelestarian warisan budaya di Kota Cirebon. “Sinergi seluruh pihak harus terus dijaga. Kami berharap museum ini menjadi pusat edukasi dan kebanggaan bagi masyarakat, sekaligus menarik minat wisatawan untuk lebih mengenal budaya Cirebon,” tambahnya. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Cirebon, tokoh adat, pihak Keraton Kanoman, serta perwakilan berbagai instansi terkait lainnya. Kehadiran unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong pelestarian budaya lokal.(pendim0614)* (Asep.R)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon melaksanakan Operasi Zebra Lodaya 2025 mulai hari ini. Operasi tersebut bertujuan mewujudkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran (kamseltibcar) lalu lintas di Kabupaten Cirebon. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, tujuan Operasi Zebra Lodaya 2025 adalah meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, menurunnya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, dan menurunnya angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. “Outputnya adalah terciptanya kamseltibcar lantas yang aman dan nyaman, meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, berkurangnya jumlah kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas serta menurunnya angka fatalitas korban kecelakaan,” kata Kombes Pol Sumarni, S.H, S.I.K, M.H, saat ditemui usai Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Lodaya 2025 di Mapolresta Cirebon, Senin (17/11/2025). Ia mengatakan, operasi tersebut dilaksanakan selama 14 hari dari mulai tanggal 17 hingga 30 November 2025. Pihaknya memastikan Operasi Zebra Lodaya 2025, akan mengedepankan upaya preemtif, preventif, dan sikap-sikap humanis. Adapun terdapat tujuh jenis pelanggaran berlalu lintas yang menjadi sasaran utama Operasi Zebra Lodaya 2025 di Kabupaten Cirebon. Di antaranya, pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara dan pengemudi yang masih dibawah umur. Selain itu, sasaran lainnya adalah pengemudi kendaraan bermotor yang berboncengan lebih satu orang, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi mobil yang tidak menggunakan safety belt atau sabuk keselamatan. “Pengemudi dalam pengaruh atau mengkonsumsi alkohol, pengendara kendaraan bermotor yang melawan arus, dan pengemudi yang melebihi batas kecepatan juga menjadi sasaran dalam Operasi Zebra Lodaya 2025,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.H, S.I.K, M.H. Pihaknya berpesan kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut agar selalu panjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebelum melaksanakan tugas, mengutamakan keselamatan dalam bertugas, dan melaksanakan kegiatan edukasi tentang tertib berlalulintas. “Semoga operasi ini dapat menurunkan angka pelanggaran lalu lintas, menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, dan meningkatkan disiplin serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas,” kata Kombes Pol Sumarni, S.H, S.I.K, M.H. (Asep Rusliman)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H, memberikan Ceramah Kamtibmas Dalam Kegiatan Pengajian Rutin Bulanan Muslimat NU Se-Kabupaten Cirebon di Pendopo Bupati Cirebon, Kegiatan tersebut turut dihadiri Kyai Haji Lutfi dan Ketua Muslimat NU . “Hari ini kita bersilaturahmi bersama para Muslimat NU Kabupaten Cirebon. Untuk orang tua awasi anak – anaknya dan selalu dijaga agar tidak terlibat geng motor, perang konten, tawuran, kenakalan remaja dan tindak kriminalitas lainnya. Jangan sampai ada anak – anak yang mengkonsumsi miras, narkoba, dan obat – obatan terlarang lainnya,” katanya. Ia meminta Orangtua mengingatkan kepada anak-anaknya nasehati jangan pernah mencoba hal-hal negatif karena sangat merugikan. Apabila ada anak-anak yang terlibat segera hubungi bhabinkamtibmasnya, Polsek, Polres atau telfon layanan call center 110 Polresta Cirebon, akan kita bina agar menjadi lebih baik. “Kalau belum pulang anak-anaknya jam 7 malam suruh pulang, kalau belum pulang bisa hubungi kami. Anak-anak perempuan untuk menjaga harga dirinya jangan mudah dirayu atau dibujuk oleh laki-laki lawan jenis. Dalam penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak, para orang tua untuk selalu menjaga dan mengawasi,” ujarnya. Pihaknya mengimbau untuk memberikan edukasi kepada anak – anak untuk saling menghargai satu sama lain jangan sampai terjadinya kasus bullying/perundungan. Kemajuan teknologi, digitalisasi, pola pergaulan anak-anak jaman sekarang berbeda dengan jaman dulu, sehingga harus sering diajak ngobrol. “Doakan anak-anak kita agar menjadi orang yang baik, semangat dalam meraih cita-cita dimasa depan sebagai generasi penerus bangsa. Kami mengingatkan saat berkendara roda dua untuk selalu menggunakan helm dan kelengkapan kendaraannya lainnya, serta patuhi peraturan lalu lintas untuk keselamatan kita semua,” jelasnya. Ia mengatakan, orang tua harus selalu memberikan contoh yang baik kepada anak-anaknya seperti selalu menggunakan helm saat berkendara. Selain itu, ia mengajak untuk bersama memberantas bersama dan perangi narkoba karena masih maraknya obat-obatan keras, narkoba dan peredaran miras lainnya. “Apabila ibu-ibu mengetahui dan melihat adanya penjualan obat-obatan keras, narkoba dan peredaran miras yang berbahaya segera laporkan atau hubungi layanan 110 Polresta Cirebon. Karena kami ingin di Kabupaten Cirebon ini bersih dari peredaran miras, narkoba, dan obat-obatan lainnya,” paparnya. Ia juga Mengajak seluruh warga masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing demi mewujudkan kondusivitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Cirebon. “Sekali lagi apabila menemukan atau melihat tindak kriminalitas tolong segera diinformasikan kepada kepolisian terdekat atau segera menghubungi Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon,” ungkapnya. Kapolresta Cirebon juga menyampaikan bahwa kegiatan hari ini merupakan kesempatan yang berbahagia bisa berada di hadapan tiang-tiang negara. ‘Tentunya kedepan nasib dari Negara dan Bangsa Indonesia tergantung dari ibu-ibu sekalian bagaimana ibu-ibu menjaga putra-putrinya sebagai generasi penerus bangsa. Karena putra-putri kita akan menggantikan posisi kita dimasa depan nanti,” pungkasnya. (Asep Rusliman)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon melaksanakan Penanggulangan pasca Bencana Alam Angin Puting Beliung, Sabtu (15/11/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Slangit, Desa Bangodua Kecamatan Klangenan dan Desa Bakung Kidul Kec. Jamblang Kabupaten Cirebon. Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Klangenan IPTU DIDING, S.H.,M.H, dan Danramil Klangenan KAPTEN ARH. EDI HARTONO serta turut melibatkan 148 Personil gabungan TNI, Polri, Dishub, BPBD, hingga lainnyam Dalam kegiatan tersebut juga turut dilaksanakan juga Bhakti Kesehatan Pengobatan Gratis dan kerja bhakti membersihkan yang terdampak angin puting beliung, yang di ikuti oleh Para Perwira, Bintara Polsek Plered Polresta Cirebon. “Personil gabungan yang terlibat dalam kegiatan ini dibagi dalam 3 kelompok, dilanjutkan dengan pelaksanaan penanganan pasca Bencana Puting Beliung di 3 Desa Wilkum Polsek Klangenan yaitu Desa Slangit, Desa Bangodua dan Desa Bakung Kidul,” kata Kapolsek Klangenan IPTU DIDING, S.H.,M.H. Ia mengatakan, para personel gabungan dikerahkan untuk membantu warga setempat membersihkan rumah dari bekas reruntuhan atap dan pohon. Pihaknya juga turut melakukan trauma helling kepada korban bencana alam. “Bencana Puting Beliung di Wilkum Polsek Klangenan terjadi Pada Jumat (14/11/2025) pukul 16.00 Wib di Desa Slangit, Desa Bangodua Kecamatan Klangenan dan Desa Bakung Kidul Kecamatan Jamblang yang mengakibatkan beberapa Kerusakan serta Korban Luka – Luka. Namun, dipastikan Tidak Ada Korban Jiwa, karena Hanya Kerugian Materil saja,” ujarnya. (Asep Rusliman)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Polres Majalengka menggelar kegiatan sosialisasi terkait Penerimaan Siswa SMA Kemala Bhayangkara serta Penerimaan Bintara Brimob, Minggu (16/11/2025). Kegiatan tersebut dipusatkan di Gelanggang Generasi Muda (GGM) Majalengka dan dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Majalengka, Iptu Supriyadi. Dalam kesempatan tersebut, Iptu Supriyadi menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi yang jelas dan akurat kepada para siswa serta masyarakat mengenai mekanisme pendaftaran, persyaratan administrasi, hingga tahapan seleksi yang harus ditempuh. Menurutnya, kehadiran SMA Kemala Bhayangkara sebagai sekolah berkarakter kepolisian mampu menjadi wadah pembentukan disiplin dan sumber daya manusia yang berkualitas. Sementara itu, Penerimaan Bintara Brimob diharapkan dapat menarik minat generasi muda Majalengka untuk ikut berkontribusi sebagai bagian dari Korps Brimob Polri. “Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang transparan, sehingga proses penerimaan dapat berjalan objektif dan tanpa pungutan liar,” ujar Iptu Supriyadi dalam pemaparannya. Acara sosialisasi yang dihadiri oleh pelajar, orang tua, serta sejumlah perwakilan sekolah ini berlangsung interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk bertanya langsung terkait prosedur pendaftaran maupun gambaran tugas Brimob dan aktivitas pendidikan di SMA Kemala Bhayangkara. (Asep.R)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Polres Majalengka melalui Unit I Pidana Umum (Pidum) Satuan Reserse Kriminal berhasil mengungkap tuntas kasus pengeroyokan yang sempat meresahkan masyarakat. Setelah melakukan penyelidikan intensif, petugas berhasil mengamankan dua orang pelaku yang diduga kuat terlibat dalam tindak kekerasan tersebut, pada Rabu (12/11/2025). Kedua pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka atas tindak pidana pengeroyokan yang menyebabkan korban mengalami luka di bagian wajah, termasuk memar pada kening sebelah kiri dan bagian hidung. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, melalui Kasat Reskrim AKP Udiyanto menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 28 Oktober 2025, sekitar pukul 20.00 WIB, di area Alun-alun Majalengka. “Begitu menerima laporan dari korban, tim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi serta mengamankan kedua pelaku. Saat ini keduanya telah menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk proses hukum selanjutnya,” ujar AKP Udiyanto. Kasat Reskrim menambahkan, keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan wujud nyata komitmen Polres Majalengka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus bukti bahwa setiap laporan warga ditindaklanjuti secara cepat dan profesional. Selain itu, Polres Majalengka juga mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan setiap permasalahan secara damai dan bijak tanpa menggunakan kekerasan, guna menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Kabupaten Majalengka. Melalui langkah penegakan hukum yang tegas dan transparan ini, Satreskrim Polres Majalengka kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan rasa aman serta menegakkan supremasi hukum demi terciptanya ketertiban dan keadilan di tengah masyarakat. (Asep . R)
CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Cuaca Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon pada Selasa Sore (11/11/2025) tidak menyurutkan semangat personel Polresta Cirebon dalam menjalankan tugas di lapangan. Dengan mengenakan jas hujan dan perlengkapan keselamatan, para personel tetap sigap melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan maupun sejumlah titik strategis seperti kawasan perempatan, depan sekolah, pasar tradisional, dan area padat aktivitas masyarakat lainnya, sekaligus melakukan patroli pengecekan genangan air dan pintu air guna mengantisipasi potensi banjir di wilayah hukum Polresta Cirebon, Kabupaten Cirebon. Selain menjaga kelancaran lalu lintas, personel juga melaksanakan patroli dialogis di sejumlah kawasan yang berpotensi terjadinya tawuran antar remaja. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif, terutama saat kondisi hujan yang kerap dimanfaatkan oleh sekelompok remaja untuk berkumpul dan melakukan tindakan negatif. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat para personel yang tetap menjalankan tugas pelayanan masyarakat meski dalam kondisi cuaca kurang bersahabat. “Cuaca tidak menjadi penghalang bagi anggota Polresta Cirebon untuk memberikan pelayanan terbaik. Selain mengatur lalu lintas, personel juga melakukan pengecekan genangan air, pintu air, serta patroli antisipasi tawuran remaja sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan wilayah,” ujarnya. Kapolresta menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polresta Cirebon dalam memberikan pelayanan prima dan memastikan keselamatan masyarakat, baik di jalan raya maupun di lingkungan permukiman. Di sisi lain, masyarakat memberikan apresiasi terhadap dedikasi para personel. Rudi (37), pengendara asal Kecamatan Sumber, mengatakan dirinya merasa aman dengan kehadiran polisi di tengah hujan deras. “Salut untuk petugas Polresta Cirebon. Mereka tetap berdiri di tengah hujan, ngatur jalan biar lancar, bahkan sempat ngecek jalanan yang mulai tergenang,” ujarnya. Sementara itu, Eti (42), pedagang di sekitar Kecamatan Sumber, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Kalau tidak ada polisi, pasti macet dan rawan kecelakaan. Sekarang juga sering hujan, jadi senang lihat polisi ikut cek air biar nggak banjir,” tuturnya. Di akhir keterangannya, Kapolresta Cirebon juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dalam berkendara saat hujan, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta tidak memaksa melintas di jalan yang tergenang air. “Kami juga mengingatkan para orang tua agar mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif seperti tawuran. Mari bersama menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan,” tegasnya. Dengan semangat dan tanggung jawab yang tinggi, personel Polresta Cirebon terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apa pun. Tak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga berperan aktif dalam pencegahan banjir dan menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Cirebon. (Asep Rusliman)
Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom melaksanakan kegiatan silaturahmi ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Cirebon yang berlokasi di Jalan Benteng No.1, Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Dalam kunjungan tersebut, Dandim sekaligus memberikan pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada para warga binaan yang tengah menjalani masa pembinaan di Rutan. Kedatangan Dandim 0614/Kota Cirebon disambut langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Cirebon, Redy Agian, A.Md.IP., S.H., M.H, beserta jajaran petugas rutan. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Dalam kesempatan tersebut, Letkol Arm Drajat Santoso menyampaikan pentingnya semangat nasionalisme dan cinta tanah air bagi seluruh elemen bangsa, termasuk para warga binaan. “Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk mencintai dan membela negara. Meski sedang menjalani pembinaan, semangat kebangsaan tidak boleh luntur. Justru dari tempat inilah kita bisa mulai memperbaiki diri dan menanamkan nilai-nilai luhur bangsa,” ungkap Dandim dalam sambutannya. Kegiatan pembekalan Wawasan Kebangsaan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta semangat persatuan di kalangan warga binaan. Selain itu, juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para narapidana untuk lebih optimis menatap masa depan setelah menyelesaikan masa hukuman. Kepala Rutan Kelas I Cirebon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dandim 0614/Kota Cirebon atas kepeduliannya terhadap pembinaan mental dan karakter para warga binaan. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Dandim atas perhatian dan pembekalan yang sangat bermanfaat ini. Nilai-nilai kebangsaan yang disampaikan akan menjadi bekal berharga bagi mereka ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya. Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif serta foto bersama antara Dandim, Kepala Rutan, petugas, dan warga binaan. Suasana hangat dan penuh semangat tampak dalam kegiatan tersebut, mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun bangsa yang berkarakter dan berjiwa nasionalis.(pendim0614)* (Asep Rusliman)
Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuningan menetapkan sekaligus menahan mantan Kepala Desa Mancagar, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, berinisial Z.S. (66). Ia diduga terlibat tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan desa tahun anggaran 2022 dan 2023 yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp1,09 miliar. Kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima pada Maret 2025. Setelah melalui proses penyelidikan dan penyidikan mendalam, penyidik menemukan bukti kuat hingga menetapkan Z.S. sebagai tersangka pada September 2025. Penahanan resmi dilakukan sejak 29 September 2025 di Rumah Tahanan Polres Kuningan. Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, didampingi Wakapolres Kompol Deny Rahmanto, Kasat Reskrim Iptu Abdul Azis, dan Kasi Humas AKP Mugiono, menjelaskan bahwa tersangka bersama Kaur Keuangan Desa Mancagar, M.S., yang kini masih dalam pencarian, diduga melakukan pencairan dana desa di bank berdasarkan surat permintaan pembayaran. Namun dana tersebut tidak digunakan untuk kegiatan pembangunan, melainkan dialihkan untuk kepentingan pribadi. “Sebagian dana hasil pencairan digunakan untuk membayar cicilan pinjaman pribadi kepala desa di bank. Bahkan dana pinjaman itu dibagi dua antara kepala desa dan kaur keuangan,” ungkap Kapolres dalam keterangan pers, Senin (10/11/2025). Pada tahun 2022, Desa Mancagar menerima Rp1,37 miliar, dan pada 2023 sebesar Rp1,70 miliar. Namun sebagian besar kegiatan yang direncanakan tidak dilaksanakan atau tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Berdasarkan hasil audit Inspektorat Kabupaten Kuningan, total kerugian negara mencapai Rp1.091.541.699,50. Rincian kerugian tersebut meliputi: Kegiatan konstruksi yang tidak dilaksanakan: Rp151,47 juta Kegiatan nonkonstruksi yang tidak dilaksanakan: Rp269,54 juta Kekurangan volume pekerjaan: Rp377,77 juta, Kelebihan pembayaran kegiatan nonkonstruksi: Rp292,75 juta Dalam penyidikan, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya dokumen keuangan desa, uang tunai Rp20 juta, buku tabungan rekening desa, dokumen APBDes tahun anggaran 2022–2023, serta bukti transaksi perbankan. Selain itu, sejumlah perangkat desa dan pihak bank juga telah dimintai keterangan sebagai saksi. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 2, Pasal 3, dan Pasal 8 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 55 dan 64 KUHP. Ancaman hukuman maksimal mencapai 20 tahun penjara dan denda hingga Rp1 miliar. Kasus ini telah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan Negeri Kuningan pada 7 November 2025, dan dalam waktu dekat akan segera dilimpahkan ke pengadilan untuk proses persidangan. “Penegakan hukum terhadap penyimpangan dana desa merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga kepercayaan publik serta memastikan dana desa benar-benar digunakan untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Kapolres. (Asep.R)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon menangkap 2 orang yang membawa obat keras terbatas (OKT) berinisial MI (34) dan KI (18). Mereka ditangkap di wilayah Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, Minggu (9/11/2025) kira-kira pukul 03.00 WIB. Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, dari tangan kedua warga Kabupaten Cirebon tersebut jajarannya juga turut menyita barang bukti yang berupa 12 paket OKT yang berisi 84 butir Dextro. Keduanya pun langsung digiring ke Mapolresta Cirebon untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Kami memergoki kedua orang tersebut sedang bertransaksi, langsung kabur saat melihat kedatangan petugas. Sehingga kami bertindak cepat dan berhasil mengamankan mereka termasuk seluruh barang buktinya untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya. Ia mengatakan, patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon merupakan salah satu upaya jajarannya dalam mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Dari mulai tawuran hingga aksi tindak kriminalitas lainnya termasuk peredaran OKT dalam rangka memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat Kabupaten Cirebon. Selain itu, patroli tersebut merupakan langkah preventif yang dilaksanakan Polresta Cirebon rutin dari mulai siang, sore, dan malam untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Diharapkan patroli tersebut dapat mencegah tindak kriminalitas di Kabupaten Cirebon. Adapun sasaran dari Tim Raimas Macan Kumbang 852 Patroli adalah geng motor, premanisme, peredaran dan penyalahgunaan narkoba maupun miras, knalpot bising, serta kejahatan jalanan lainnya yang meresahkan masyarakat. Dalam patroli tersebut, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan selalu mewaspadai setiap kejadian kriminalitas di sekitar masyarakat. Menurutnya, patroli tersebut juga merupakan respon cepat terhadap aduan masyarakat di media sosial mengenai ancaman pelaku kejahatan di wilayah Kabupaten Cirebon. Sehingga pihaknya pun melibatkan personel gabungan dari Polsek jajaran dan dibackup Satsamapta Polresta Cirebon. “Kami pastikan Polresta Cirebon dan Polsek jajaran tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas dan tindakan keras kepada para pelaku kejahatan yang melakukan aksi kriminalitas di Kabupaten Cirebon. Sehingga situasi kamtibmas juga dapat terjaga secara aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. Ia juga mengingatkan para orang tua untuk mengawasi pergaulan dan kegiatan anak-anaknya terutama pada malam hari sehingga mereka tidak terlibat perbuatan melanggar hukum. Selain itu, para orang tua juga harus menjaga anaknya dari pergaulan dan pengaruh lingkungan negatif yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. “Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan ke Polresta Cirebon maupun Polsek jajaran. Kami memastikan setiap laporan yang diterima akan langsung ditindaklanjuti,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. (Asep Rusliman)