SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Konflik pemanfaatan ruang pesisir antara nelayan pengguna alat tangkap jaring tanam dan pihak rapus akhirnya menemukan titik terang. Dalam pertemuan koordinasi yang digelar Rabu (26/11/2025), para pihak sepakat melakukan penataan ulang zona penangkapan serta alur pelayaran demi menghindari gesekan di lapangan. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, menjelaskan bahwa pemasangan jaring tanam kerap menghambat alur pelayaran karena jumlah dan posisinya tidak teratur. ”Dari hasil diskusi, nelayan dari HNSI Minajaya, Ujung Genteng, dan Tegalbuleud sepakat membuat jurnal khusus jaring tanam,” kata Sri. Dia menambahkan, jurnal tersebut akan memuat jumlah pengguna, unit alat tangkap, hingga jarak antarjaring yang wajib disepakati untuk menjaga jalur pelayaran tetap aman. Sri menegaskan bahwa zona penempatan jaring harus seragam, tidak boleh saling melintang ataupun menyangkut. Setelah zona dan jumlah alat ditentukan oleh para nelayan, Dinas Perikanan akan memfasilitasi proses konfirmasi kesesuaian ruang. Selain isu zona tangkap, rapat juga membahas meningkatnya minat investasi tambak udang vannamei di wilayah pesisir selatan. Menurut Sri, kualitas air laut Sukabumi yang baik menjadi magnet bagi investor, namun masyarakat mengkhawatirkan potensi pencemaran dari limbah tambak. Untuk itu disepakati bahwa setiap usaha tambak wajib menyerahkan dokumen UKL-UPL kepada Dinas Perikanan, meski perizinannya dikeluarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Dokumen tersebut juga akan dibuka untuk kelompok nelayan, pariwisata, dan komunitas pemerhati lingkungan agar dapat dipelajari secara transparan. Selain itu kata dia, sebelum membuang air limbah, pengelola tambak wajib melakukan pengecekan kualitas air, termasuk kandungan oksigen, nitrat, nitrit, dan potensi virus seperti WSSV. ”Hasil pengecekan harus dilaporkan terlebih dahulu agar tidak menimbulkan keresahan ketika pembuangan limbah dilakukan. Kelompok masyarakat juga dipersilakan melakukan identifikasi ulang untuk memastikan hasilnya akurat,” ujarnya. Rapat turut membahas rencana investasi PT BSM yang mendapat dukungan luas dari masyarakat. Namun Sri menegaskan bahwa investasi tidak boleh berjalan sebelum seluruh perizinan rampung. Termasuk izin pengambilan air laut untuk instalasi pipa bawah tanah. Selama izin belum terbit, perusahaan tidak diizinkan melakukan aktivitas apa pun di lapangan. Sri berharap ke depan setiap proses usaha di wilayah pesisir dilakukan secara transparan, kolaboratif, dan mengedepankan harmonisasi dengan masyarakat. Menurutnya, investasi yang terbuka dan sesuai aturan akan menciptakan iklim usaha yang sehat di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, perwakilan TNI AL Pos Ujung Genteng, Polsus KKP Pos Ujung Genteng, Forkopimcam Surade, HNSI Ujunggenteng, Minajaya, Cicaladi, perwakilan perusahaan tambak udang, serta unsur terkait lainnya. (Dicky)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Majalengka, Kompol Asep Agustoni, S.E., M.M., memberikan pengarahan penting kepada para Kepala Satuan (Kasat) dan Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka dalam kegiatan yang digelar di Aula Sindangkasih Polres Majalengka, pada Senin (24/11/2025). Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres turut didampingi oleh Plh. Kabag Ops, AKP Endoy Sahru, S.Sos., M.M., serta dihadiri para PJU dan anggota yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan tugas di lapangan. Pada kesempatan itu, Kompol Asep Agustoni menekankan pentingnya peran para Kasat dan PJU untuk melakukan pengawasan serta memberikan penekanan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) agar tidak melakukan pelanggaran, terutama saat menjalankan tugas operasional. “Saya meminta kepada seluruh Kasat dan PJU untuk lebih meningkatkan pembinaan dan pengawasan kepada seluruh personel. Pastikan PNPP memahami aturan, mematuhi SOP, dan tidak melakukan tindakan yang dapat mencoreng nama baik institusi,” tegas Wakapolres. Ia mengingatkan bahwa pelanggaran sekecil apa pun dalam pelaksanaan tugas dapat berdampak besar terhadap citra Polri di mata masyarakat. Oleh sebab itu, pimpinan satuan diminta untuk aktif memberikan arahan, pengendalian, dan evaluasi secara berkala. Plh. Kabag Ops AKP Endoy Sahru turut menambahkan pentingnya ketegasan dan konsistensi dalam setiap tindakan kepolisian di lapangan. “Kedisiplinan adalah fondasi utama dalam menjalankan tugas. Setiap personel harus mengedepankan profesionalisme dan bertanggung jawab atas setiap tindakan yang dilakukan,” ujarnya. Dengan adanya pengarahan ini, diharapkan para Kasat dan PJU dapat semakin memperkuat pembinaan internal, mencegah potensi pelanggaran, serta memastikan setiap PNPP melaksanakan tugas dengan penuh integritas, sesuai aturan dan nilai-nilai kepolisian. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga kehormatan dan profesionalisme Polres Majalengka dalam melayani masyarakat.(*) (Asep Rusliman)
Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,., (Senin, 24/11/2025), – Kodim 0614/Kota Cirebon menggelar acara silaturahmi bersama Keluarga Besar TNI (KBT) yang berlangsung di Pendopo Makodim 0614/Kota Cirebon. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai organisasi yang tergabung dalam Keluarga Besar TNI, antara lain KB PEPABRI, LVRI, KB FKPPI, GM FKPPI, serta PPM Kota Cirebon. Acara silaturahmi ini merupakan wujud nyata hubungan harmonis dan komunikasi yang terus terjalin antara Kodim 0614/Kota Cirebon dengan seluruh unsur Keluarga Besar TNI. Kehadiran para tokoh dan pengurus organisasi KBT memberikan suasana hangat dan penuh keakraban. Dandim 0614/Kota Cirebon dalam kesempatan tersebut menyampaikan pengarahan sekaligus sambutan kepada seluruh peserta silaturahmi. Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas, memperkuat komunikasi, serta terus berperan aktif dalam mendukung tugas-tugas TNI di wilayah Kota Cirebon. “Silaturahmi ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mempererat hubungan emosional, memperkuat sinergi, serta menjaga nilai-nilai kebangsaan dan semangat persatuan,” ujarnya. Lebih lanjut, Dandim juga mengapresiasi kontribusi seluruh organisasi KBT yang selama ini ikut menjaga kondusivitas wilayah serta mendukung berbagai program TNI di tingkat daerah. Ketua PEPABRI Kota Cirebon yang turut hadir dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas terselenggaranya acara silaturahmi bersama Keluarga Besar TNI. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga kebersamaan, memperkuat hubungan emosional, serta mempertahankan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan para pendahulu. “Kami sangat mengapresiasi undangan dari Kodim 0614/Kota Cirebon. Silaturahmi ini menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara para purnawirawan, veteran, dan seluruh keluarga besar TNI. Nilai persatuan, disiplin, dan semangat juang harus terus kita pelihara bersama,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan komitmen PEPABRI untuk terus mendukung setiap program TNI, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan serta membina generasi muda agar tetap memiliki jiwa nasionalisme yang kuat. Kegiatan silaturahmi berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh kekeluargaan. Acara diakhiri dengan ramah tamah sebagai bentuk memperkokoh kebersamaan antara Kodim 0614/Kota Cirebon dan Keluarga Besar TNI. (pendim0614)* (Asep Rusliman)
Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,. Satlantas Polres Cirebon Kota menggencarkan upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas dengan menyasar langsung komunitas pekerja di jalan raya. Sekitar 60 pengemudi ojek online (Ojol) Grab mengikuti sosialisasi intensif Operasi Zebra Lodaya 2025 yang dirangkai dengan edukasi safety driving, Jumat (21/11) pagi. Kegiatan ini merupakan langkah pembinaan preventif untuk memperkuat kedisiplinan dan menekan risiko kecelakaan di wilayah Kota Cirebon, mengingat tingginya intensitas Ojol di jalan raya setiap hari. Pemaparan yang dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Ridwan Sandhi Maulana, menekankan pentingnya kesadaran pengemudi Ojol untuk menjaga keselamatan kerja di tengah mobilitas tinggi. Materi yang disampaikan meliputi Aturan dasar lalu lintas dan sasaran prioritas Operasi Zebra Lodaya 2025 (seperti helm standar, kelengkapan surat, dan pelanggaran arus), Teknik berkendara aman dalam kondisi lalu lintas padat maupun cuaca ekstrem, dan Larangan membawa muatan berlebih dan bahaya penggunaan ponsel saat berkendara. “Edukasi keselamatan berkendara sangat penting khususnya bagi para pengemudi ojek online… kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci keselamatan bagi diri mereka dan masyarakat lainnya,” ujar AKP Ridwan Sandhi Maulana. Kegiatan berlangsung interaktif, memberikan ruang bagi para pengemudi untuk berbagi pengalaman di lapangan dan memperkuat komunikasi antara kepolisian dan mitra Ojol. (Asep.R)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Polresta Cirebon menyalurkan 9.000 liter air bersih untuk warga Desa Mekarsari dan Gunungsari, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, usai banjir merendam wilayah tersebut pada Rabu (19/11/2025) malam. Bantuan ini menjadi kebutuhan mendesak setelah air sumur warga berubah keruh akibat tingginya genangan. Banjir yang melanda dua desa itu membuat aktivitas warga terganggu sejak malam hingga Kamis pagi. Selain merendam sejumlah rumah, luapan air juga mencemari sumber air bersih sehingga warga kesulitan mendapatkan pasokan layak konsumsi. Melihat kondisi tersebut, Polresta Cirebon bergerak cepat mengirimkan bantuan melalui Polsek Waled. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, melalui Kapolsek Waled AKP M. Fadholi, S.H., menegaskan bahwa bantuan air bersih ini menjadi langkah darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. ”Kami dari Polresta Cirebon memberikan bantuan air bersih kepada Desa Mekarsari dan Gunungsari, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon,” ujarnya, Kamis (20/11/2025). Menurutnya, air bersih segera disalurkan karena kondisi pascabanjir membuat pasokan air di dua desa tersebut tidak dapat digunakan. ”Mengingat peristiwa yang menimpa desa tersebut, Polresta Cirebon memberikan bantuan air bersih karena air di wilayah tersebut keruh imbas banjir tadi malam. Kami memberikan 9.000 liter air bersih,” ungkap Kapolsek Waled. Kedatangan mobil tangki air disambut antusias oleh masyarakat yang sejak pagi sudah menunggu di beberapa titik distribusi. Warga tampak membawa jeriken, ember, dan galon untuk mendapatkan jatah air bersih yang disediakan aparat kepolisian. Kuwu (Kepala Desa) Mekarsari, Gojin, menyampaikan apresiasi atas respon cepat Polresta Cirebon terhadap kebutuhan warganya. ”Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan Polresta Cirebon,” ucapnya. Ucapan serupa disampaikan Pemerintah Desa Gunungsari. Mereka berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang masih memulihkan diri dari dampak banjir. “Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat Desa Gunungsari,” tuturnya. Banjir di Kecamatan Waled beberapa kali terjadi dalam beberapa tahun terakhir, terutama saat intensitas hujan meningkat. Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait terus memperhatikan kondisi infrastruktur dan pengelolaan aliran air agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Sementara itu, Polresta Cirebon memastikan akan terus memantau kondisi di wilayah terdampak serta menyiapkan langkah bantuan tambahan apabila diperlukan. Bagi warga Mekarsari dan Gunungsari, distribusi 9.000 liter air bersih ini menjadi bantuan awal yang sangat berarti di tengah masa pemulihan. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Camat Cibitung Hodan Firmansyah, S.IP., M.Si., bersama Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra serta jajaran kecamatan Sekretaris Kecamatan, Kasi Binwasdes, Kasi Pemerintahan, dan Kasi PMD. Kehadiran para pejabat tersebut untuk melaksanakan pembinaan penyelenggaraan pemerintahan Desa Cidahu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/11/2025). ”Kegiatan ini diadakan untuk memperkuat koordinasi serta memberikan arahan terkait tata kelola pemerintahan desa, termasuk peningkatan kualitas layanan publik kepada masyarakat,” ujarnya. Dalam sesi pembinaan, Camat Hodan Firmansyah berdialog dengan Kepala Desa Cidahu Wahyu Hidayat beserta perangkat desa. Pembahasan mencakup administrasi kependudukan, pengelolaan keuangan desa, hingga progres pembangunan yang tengah berjalan di Desa Cidahu. “Pembinaan ini penting untuk memastikan pemerintahan desa berjalan sesuai regulasi dan dapat menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Camat. Adapun beberapa fokus pembinaan meliputi administrasi kependudukan yang menuntut ketelitian dalam pengelolaan data warga, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa. Selain itu program untuk penguatan pelayanan publik agar lebih responsif. Camat juga menekankan pentingnya sinkronisasi program pembangunan desa dengan prioritas kecamatan dan kabupaten. Camat Hodan turut mengapresiasi kinerja perangkat Desa Cidahu dan mendorong terus terjalinnya sinergi antara pemerintah kecamatan dan desa demi kemajuan masyarakat. “Agar tercapai Sukabumi Mubarokah, Cibitung Nanggung,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Desa Cidahu Wahyu Hidayat menyambut baik kegiatan pembinaan ini dan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di desanya. ”Pembinaan ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi sekaligus meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan di Desa Cidahu ke depan,” tandasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Warga di kawasan selatan Kabupaten Sukabumi menyambut dengan antusias pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas Surade–Ujunggenteng. Program yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Jabar Caang ini dinilai membawa perubahan besar bagi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, terutama saat malam hari. Pemasangan yang hingga Minggu (16/11) telah mencapai Kampung Warungjati, Kecamatan Ciracap, dikerjakan secara bertahap. Saat ini, tim pelaksana fokus pada pemasangan angkur atau dudukan tiang lampu menggunakan pasir beton instan untuk memastikan konstruksi benar-benar kokoh. Dadang, pelaksana lapangan, menyebutkan bahwa total 395 titik PJU akan menerangi jalur sepanjang kurang lebih 10 kilometer tersebut. Pemasangan dimulai dari Kampung Warungtilu, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, hingga kawasan Pantai Ujunggenteng, salah satu destinasi wisata utama Sukabumi Selatan. ”Sebanyak 112 titik lampu dipasang mulai Surade hingga Jembatan Cikarang, Desa Pasiripis. Sementara 183 titik lampu lainnya dibentangkan dari seberang Jembatan Cikarang hingga kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujunggenteng, kata dia, Rabu (19/11/2025). Menurut Dadang, program ini bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga memperkuat aspek keselamatan dan mendongkrak perekonomian wilayah selatan Sukabumi. Penerangan yang memadai akan membuat mobilitas masyarakat dan wisatawan jauh lebih aman. Respons positif pun datang dari warga. Mereka menilai keberadaan PJU sangat dibutuhkan mengingat jalur Surade–Ujunggenteng merupakan akses utama menuju kawasan wisata dan aktivitas ekonomi. “Alhamdulillah, dengan adanya lampu PJU ini masyarakat, khususnya para pengguna jalan, akan merasa lebih aman dan nyaman,” ujar seorang warga Surade. Masyarakat berharap proyek ini dapat segera rampung sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan secara penuh. Hadirnya penerangan di sepanjang jalur tersebut diyakini akan membuka peluang ekonomi baru sekaligus mendukung perkembangan pariwisata di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. (Dicky)
Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Cirebon melakukan pemusnahan barang hasil penindakan berupa rokok ilegal sebanyak 7.233.417 batang dari wilayah Ciayumajakuning. Pemusnahan dilakukan secara simbolis dengan membakar 60 ribu batang rokok ilegal di halaman Setda Kabupaten Kuningan usai apel pagi, Senin (17/11/2025). Sementara sisanya dimusnahkan di PT Indocement Tunggal Prakarsa Cirebon. Seluruh barang hasil penindakan dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Kepala Kanwil DJBC Jawa Barat, Finarni Manan, menjelaskan bahwa rokok ilegal itu merupakan hasil penindakan gabungan di Kota/Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan sepanjang Juni hingga Agustus 2025. Menurutnya, nilai total barang hasil penindakan mencapai Rp 10.741.624.245 dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 5.396.192.082. Dari jumlah tersebut, penindakan di Kabupaten Kuningan mencapai 650.420 batang rokok ilegal. “Hasil penindakan ini ada yang dilakukan secara mandiri oleh Bea Cukai, ada juga yang merupakan hasil kerja sama dengan Satpol PP. Modus peredaran rokok ilegal meliputi kegiatan targeting, jalur perlintasan, barang kiriman melalui jasa titipan, hingga operasi pasar di toko dan warung,” ujarnya. Finarni menegaskan bahwa Jawa Barat bukan daerah produksi rokok ilegal, melainkan jalur perlintasan dan pemasaran dari Jawa Tengah, Jawa Timur, serta Madura. Penindakan dilakukan di berbagai titik, mulai dari truk lintas provinsi hingga kios kecil di wilayah desa. Ia mengingatkan bahwa menawarkan, menjual, menyimpan, atau menyerahkan rokok ilegal dapat dikenai hukuman penjara 1 hingga 5 tahun serta denda 2 sampai 10 kali nilai cukai. Atas terselenggaranya kegiatan ini, Finarni menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan yang dinilai konsisten mendukung pemberantasan rokok ilegal melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Advertisement Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menyatakan bahwa pemusnahan bukan sekadar penegakan hukum, tetapi bentuk komitmen untuk menjaga kepentingan negara dan melindungi masyarakat. “Jumlah ini tentu tidak kecil. Jika rokok-rokok ilegal tersebut beredar di pasaran, negara dapat mengalami kerugian miliaran rupiah. Selain itu, masyarakat dapat dirugikan karena produk tersebut tidak memiliki jaminan kesehatan maupun standar mutu,” ujarnya. Bupati menambahkan bahwa peredaran rokok ilegal bukan hanya pelanggaran fiskal, tetapi juga merusak ekosistem ekonomi daerah. Karena itu, ia menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara Pemda dan Bea Cukai dalam upaya penindakan. Ia juga mengajak seluruh pihak produsen, pedagang, hingga konsumen untuk tidak membeli atau mengedarkan rokok yang tidak memenuhi ketentuan, seperti tanpa pita cukai, menggunakan pita palsu, atau pita bekas. Acara pemusnahan turut dihadiri Wakil Bupati Kuningan, Sekda, unsur Forkopimda, Kepala Kanwil DJBC Jawa Barat, Kepala KPKNL Cirebon, Kepala KPP Pratama Kuningan, Kepala BNN Kuningan, jajaran perangkat daerah, perwakilan Satpol PP Ciayumajakuning, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Kehadiran mereka meneguhkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan ekonomi yang lebih tertib dan sehat. (Asep.R)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. memimpin langsung pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Lodaya 2025 yang digelar di Lapangan Apel Polres Majalengka. Apel tersebut diselenggarakan sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan personel dalam mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Lilin 2025 yang akan datang, Senin (17/11/2025). Dalam amanatnya, Kapolres Majalengka menegaskan bahwa Operasi Zebra Lodaya 2025 mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Lilin 2025.” Ia menekankan pentingnya sinergitas seluruh personel untuk mewujudkan kondisi lalu lintas yang kondusif, sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas. Apel gelar pasukan tersebut dihadiri oleh Wakapolres Majalengka Kompol Asep Agustoni, S.E., M.M., para Pejabat Utama Polres Majalengka, para Kapolsek jajaran, personel Polri dan ASN Polres Majalengka, serta perwakilan dari Subden POM Majalengka dan Dinas Perhubungan Kabupaten Majalengka. Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan kolaborasi yang kuat dalam mewujudkan keamanan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Majalengka. Kapolres Majalengka menyampaikan bahwa Operasi Zebra Lodaya 2025 diharapkan dapat menekan angka pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas lalu lintas. Tidak hanya itu, operasi ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan disiplin dalam berkendara. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bekerja sama dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Keamanan jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama,” ungkap Kapolres. Seluruh rangkaian kegiatan apel berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Melalui Apel Gelar Pasukan ini, Polres Majalengka menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam rangka pengamanan arus lalu lintas menjelang periode akhir tahun. Dengan persiapan yang matang dan sinergi lintas sektor, diharapkan pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2025 dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Majalengka. (Asep.R)
Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Polres Kuningan menggelar Apel Pasukan Operasi Zebra Lodaya 2025 dipimpin Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar. Apel berlangsung di halaman Mapolres Kuningan Jl. RE Martadinata Ancaran, Senin (17/11). diikuti pejabat utama, kapolsek jajaran, TNI, Dinas Perhubungan , Satpol PP serta personel yang terlibat dalam operasi. Operasi Zebra tahun ini difokuskan pada peningkatan disiplin berlalu lintas serta upaya menekan angka kecelakaan menjelang liburan natal dan tahun baru di wilayah Kabupaten Kuningan. Sejumlah pelanggaran prioritas menjadi sasaran, antara lain tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, pengendara di bawah umur, penggunaan ponsel saat berkendara, serta pelanggaran marka jalan. Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Ali Akbar menegaskan, bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. “Melalui Operasi Zebra 2025 ini, kami ingin menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Setiap pelanggaran lalu lintas memiliki potensi menimbulkan kecelakaan, dan itu yang ingin kita cegah bersama,” ujarnya. Kapolres Ali Akbar mengimbau personel agar tetap profesional dalam menjalankan tugas serta mengedepankan tindakan humanis. “Kami tidak hanya menindak, tetapi juga memberikan edukasi. Tujuan akhirnya adalah menurunkan angka kecelakaan dan membangun budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Kuningan,” katanya. Operasi Zebra Lodaya 2025 akan berlangsung selama dua pekan di (17-30 November 2025) mendatang dengan pola penindakan stasioner dan mobile. Selain itu, Polres Kuningan juga menyiapkan kegiatan sosialisasi melalui berbagai saluran masyarakat. Dengan pelaksanaan operasi ini, Polres Kuningan berharap tingkat kepatuhan masyarakat meningkat dan angka fatalitas kecelakaan menurun. “Dengan Operasi Zebra, kita ingin masyarakat lebih siap menghadapi kepadatan arus libur panjang. Polisi bukan semata menilang, tetapi mengedukasi dan mengingatkan agar keselamatan menjadi prioritas,” pungkasnya.** (Asep.R)