SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepala Puskesmas Buniwangi, Yogianto, bersama tim tenaga kesehatan (nakes) melakukan pembinaan dan pengawasan ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasiripis di Kampung Pamotan, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/10/2025). Kegiatan tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan program pemenuhan gizi berjalan sesuai standar, baik dari sisi kebersihan, kelayakan bahan, hingga pemenuhan nilai nutrisi. “SPPG merupakan unit yang bertugas menyediakan makanan bergizi untuk berbagai program, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Pembinaan ini untuk menjamin standar higienis, sanitasi, dan kualitas gizi tetap terjaga,” ujar Yogianto. Dalam kegiatan tersebut, tim Puskesmas memeriksa kebersihan area dapur, alat masak, serta bahan makanan guna mencegah kontaminasi dan keracunan. Evaluasi juga dilakukan terhadap kualitas dan kesegaran bahan makanan, porsi dan komposisi gizi, hingga proses pengolahan dan penyimpanan makanan. Selain itu, tim meninjau kelayakan fasilitas dapur, termasuk sarana prasarana, peralatan, tempat penyimpanan, serta sistem pengelolaan limbah. Sebagai penanggung jawab, Kepala Puskesmas Buniwangi memimpin langsung kegiatan monitoring dan pengawasan dan pembinaan dengan melibatkan enam tenaga kesehatan, terdiri dari ahli gizi, sanitarian, serta perawat. Masing-masing bertugas memastikan aspek gizi, kebersihan, dan proses distribusi makanan berjalan sesuai ketentuan. Yogianto menegaskan, hal ini penting untuk menjamin program pemenuhan gizi mencapai tujuannya, yakni menyediakan makanan sehat dan aman bagi kelompok rentan seperti anak sekolah, ibu hamil, dan balita. “Hasil kegiatan akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan program di masa mendatang agar semakin optimal dalam menekan risiko masalah gizi seperti stunting,” tandasnya. (Dicky)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.PT Crystal Biru Meuligo yang beralamat di Jln.Raya Cirebon Bandung No.001 Dusun.04 RT 001 RW 011 Desa Ciborelang Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka adalah Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang berkantor pusat di Jakarta dan telah resmi terdaftar, dengan fokus pada transformasi digital . PT. Crystal Biru Meuligo adalah P3MI yang menyediakan pelatihan dan penempatan pekerja migran Indonesia, ke berbagai Negara diantaranya ,Malaisia,Singapur,Hongkong,Taiwan bukan sebagai perusahaan manufaktur atau pabrik,Perusahaan ini terdaftar secara resmi di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Perusahaan ini tengah beradaptasi dengan era digital dan melakukan transformasi digital dalam operasionalnya di Majalengka Haji Ana selaku Kepala cabang PT Crystal Biru Meuligo Majalengka bertanggung jawab dalam pembinaan calon tenaga kerja ,berkomitmen penuh guna memberantas pengangguran hingga sukses di luar negri . Kami berkomitmen menjadi mitra terpercaya bagi Pekerja Migran Indonesia dengan layanan yang legal, aman, dan profesional. Tidak ada indikasi bahwa PT. Crystal Biru Meuligo memiliki pabrik atau operasional utama , fokusnya adalah pada bisnis penempatan pekerja migran secara nasional dengan ijin resmi dan bertanggung jawab penuh guna kesuksesan para calon tenaga kerja diluar negri. Dengan izin resmi dari Kementerian P2MI, kami memastikan setiap proses penempatan PMI ke Taiwan, Malaysia, Singapura, dan Hongkong berjalan sesuai aturan. Mulai dari rekrutmen, pelatihan, hingga pendampingan keberangkatan, semuanya kami jalankan dengan penuh tanggung jawab demi kesejahteraan pekerja dan keluarganya Harapan kami segera bergabung bersama PT Crystal Biru Meuligo dengan tujuan : Malaisia ,Singapur ,Hongkong , Taiwan ,kami jamin Sukses anda kepuasan kami. (Asep Rusliman)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) tetap kondusif, Sat Samapta Polres Majalengka kembali menggelar kegiatan Patroli Perintis Presisi di wilayah hukumnya pada Senin malam, (06/10/2025). Patroli yang dilaksanakan oleh personel Sat Samapta ini menyasar lokasi-lokasi rawan gangguan kamtibmas, termasuk daerah yang kerap menjadi titik kumpul remaja, jalur sepi, hingga kawasan pemukiman dan pusat keramaian masyarakat. Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif Polres Majalengka dalam mencegah berbagai tindak kejahatan, khususnya C3 (Curat, Curas, dan Curanmor), aksi tawuran antar remaja, konvoi geng motor, serta potensi kriminalitas malam hari lainnya. Dalam pelaksanaannya, petugas juga melakukan dialog dengan masyarakat, menyampaikan imbauan kamtibmas, serta mengajak warga untuk turut serta menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Warga yang kedapatan nongkrong hingga larut malam juga diberikan teguran secara humanis. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Samapta AKP Adam Rohmat Hidayat, S.H., M.H. menjelaskan bahwa Patroli Perintis Presisi merupakan program prioritas yang terus ditingkatkan demi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. “Kami akan terus hadir di tengah masyarakat melalui patroli dialogis ini. Tujuannya adalah memberikan perlindungan, mengantisipasi gangguan keamanan, dan meminimalisir ruang gerak pelaku kejahatan,” ujarnya Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa lebih tenang dan terlindungi dengan kehadiran polisi di jam-jam rawan. Dengan terus digalakannya Patroli Perintis Presisi ini, Polres Majalengka berharap dapat mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari gangguan kriminalitas, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri (Asep Rusliman)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan, jajaran Polresta Cirebon berikan Surprise Pemberian Tumpeng dan Kue dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80 Tahun 2025, pada Minggu (5/10/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H., dan diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, serta personel dari berbagai satuan fungsi. Adapun lokasi yang dikunjungi dalam kegiatan tersebut antara lain Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Korem 063/SGJ, Yon Arhanud 14/PWY, Lanal Cirebon, Lanud Sugiri Sukani, Denpom III/3 Cirebon, serta Koramil jajaran Kodim 0620/Kabupaten Cirebon. Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni beserta rombongan PJU Polresta Cirebon menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-80 kepada seluruh jajaran TNI. “Atas nama keluarga besar Polresta Cirebon, kami mengucapkan Dirgahayu TNI ke-80 semoga TNI semakin Prima, TNI semakin dekat dengan Rakyat, untuk Indonesia Maju”. ucap Kapolresta Cirebon. Melalui momentum ini, diharapkan sinergitas TNI–Polri di wilayah hukum Polresta Cirebon akan terus terpelihara dengan baik, guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif serta mewujudkan masyarakat Cirebon yang aman dan harmonis. (Asep Rusliman)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Majalengka melaksanakan Apel Kesiapan Pengamanan Weekend yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Rudy Sudaryono, S.I.K., M.M., bertempat di Mapolres Majalengka pada Sabtu (4/10/2025). Kapolres Majalengka, AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Rudy Sudaryono, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa apel kesiapan ini merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh personel siap dalam memberikan pelayanan, pengaturan, penjagaan, dan pengamanan arus lalu lintas khususnya pada akhir pekan. “Kegiatan apel kesiapan ini bertujuan untuk memantapkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi dinamika lalu lintas pada akhir pekan, sekaligus menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Majalengka,” ujar AKP Rudy Sudaryono. Dalam kegiatan apel tersebut, dilakukan pengecekan kelengkapan personel, sarana dan prasarana pendukung, serta arahan terkait strategi pengamanan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan. Seluruh rangkaian kegiatan apel kesiapan pengamanan weekend berlangsung lancar, tertib, dan kondusif. (Asep.R)
CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Polresta Cirebon terus menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda. Pada Kamis (2/10/2025) malam, jajaran Polresta Cirebon menggelar Ceramah Kamtibmas dan Kesadaran Hukum di Pondok Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., dan dihadiri oleh sekitar 800 santri dan santriwati, beserta dewan pengasuh Ponpes Assalafie. Kehadiran jajaran Polresta Cirebon di pesantren besar ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia yang tangguh, berkarakter, disiplin, dan taat hukum. Turut hadir jajaran pejabat utama Polresta Cirebon, antara lain Kasat Lantas Kompol Mangku Anom Sutresno, Kasat Narkoba AKP Heri Nurcahyo, Kasat Binmas AKP Marjoko, Kapolsek Ciwaringin AKP Sri Nuryati, Kasi Propam IPTU Enjay Sonjaya, Kasiwas IPTU Endang Widianti, Kasi Humas IPDA Ivan Arief Munandar, serta Kanit PPA Satreskrim IPDA Sri Muyanti. Dari pihak pesantren, hadir pula KH. Azka Hammam Syaerozi, Lc., KH. Yasyif Maemun Syaerozi, KH. Aziz Hakim Syaerozi, S.Fil., KH. Abdul Muiz Syaerozi, M.H.I., Dr. KH. Arwani Syaerozi, MA., dan jajaran pengasuh lainnya. Dalam ceramahnya, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni menyampaikan pesan inspiratif kepada para santri untuk selalu menjaga cita-cita dan menolak segala bentuk penyimpangan. “Kami ingin kalian menggantungkan cita-cita setinggi langit. Jadilah orang-orang hebat yang bermanfaat bagi bangsa. Tapi ingat, jangan pernah dekat-dekat dengan narkoba, jauhi kekerasan, dan jaga harga diri kalian,” tegas Kapolresta Cirebon. Ia juga menyinggung pentingnya menjaga persatuan bangsa dalam keberagaman. “Kita harus berbangga menjadi bangsa Indonesia. Dari berbagai suku, budaya, dan bahasa, kita tetap bersatu. Anak-anakku sekalian, tugas kalian adalah menjaga persatuan ini, belajar dengan tekun, dan selalu taat hukum,” tambahnya. Kapolresta Cirebon menambahkan masa depan pasti banyak hal – hal yang sulit maka dari itu anak – anak siapkan dari sedini mungkin. Hal yang paling utama yang tidak bisa digantikan yaitu pangan. “Anak – anak sekalian ingat pertahankan pertanian kita salah satunya dengan mempertahankan lahan pertanian kita,” ujarnya. Kapolresta juga mengingatkan santri sebagai generasi muda harus memiliki filter digital yang kuat agar mewaspadai ancaman hoaks, ujaran kebencian, dan paham radikalisme yang menyebar melalui perkembangan teknologi digital. “Santri harus cerdas digital jangan sembarangan membagikan foto pribadi yang bisa disalahgunakan. Gunakan media sosial secara bijak, jangan ikut menyebarkan hoaks atau ujaran kebencian. Anak-anak sekalian, masa depan ada di tangan kalian,” pesannya. Kasat Narkoba AKP Heri Nurcahyo menegaskan bahwa narkoba adalah ancaman serius bagi generasi muda. “Banyak bangsa besar hancur karena narkoba, seperti Cina yang dijajah melalui Opium dan Amerika yang banyak wilayahnya rusak karena narkoba. Itu pelajaran bagi kita semua,” katanya. Ia menjelaskan bahwa narkoba kini beredar dalam berbagai bentuk yang menipu. “Jangan terkecoh, sekarang narkoba ada yang berbentuk kue, permen, keripik pisang, bahkan liquid vape. Semua itu menipu, dan yang pertama kali rusak adalah otak. Jadi, tolong jangan pernah mau jika ada yang menawarkan,” ujarnya tegas. Kanit PPA Satreskrim Polresta Cirebon, IPDA Sri Muyanti, S.H., memberikan pemahaman tentang bahaya bullying dan kekerasan seksual. “Bullying itu perilaku agresif yang dilakukan berulang kali baik fisik, psikis, maupun seksual. Ini dilarang undang-undang dan pelakunya bisa dipidana,” jelasnya. Ia mengingatkan agar para santri berhati-hati dalam pergaulan. “Bullying bisa merusak mental korban dan berdampak panjang. Maka anak-anakku, jangan pernah melakukan perundungan atau kekerasan. Jadilah pelindung bagi teman kalian,” pesannya. Dari sisi keselamatan jalan, Kasat Lantas Kompol Mangku Anom Sutresno menekankan pentingnya disiplin lalu lintas. “Pesan saya sederhana, selalu gunakan helm saat berkendara motor, patuhi rambu, jangan kebut-kebutan. Ingat, ketika kalian tertib berlalu lintas, bukan hanya keselamatan diri sendiri yang terjaga, tapi juga keselamatan orang lain,” ujarnya. Kegiatan ceramah kamtibmas ini berlangsung penuh antusias. Para santri mendengarkan dengan seksama, bahkan beberapa di antaranya mengajukan pertanyaan terkait narkoba dan etika pergaulan di era digital. Salah seorang santri mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Biasanya kami hanya tahu bahaya narkoba dari berita. Tapi malam ini dijelaskan langsung oleh polisi, jadi lebih paham. Saya jadi lebih semangat untuk menjaga diri dan teman-teman saya,” ungkap seorang santri. Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Assalafie, KH. AZIZ HAKIM SYAEROZI S.Fil., menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polresta Cirebon yang memberikan pengetahuan yang mungkin belum diketahui para santri. Sehingga ilmu baru yang didapatkan tersebut sangat bermanfaat untuk bekal para santri di masa depan. “Salah satunya bahaya tentang penyalahgunaan Narkoba maupun Obat – obatan terlarang sehingga para santri bisa menghindarinya karena sangat membahayakan. Oleh Karena Itu Kami atas nama Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Assalafie Mengucapkan Terimakasih sebesar besarnya kepada Polresta Cirebon,” pungkasnya. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata upaya Polresta Cirebon dalam membangun kemitraan dengan dunia pendidikan, khususnya pesantren. Adapun materi yang disampaikan antara lain Disiplin dan Keselamatan Berlalu Lintas, Bahaya penyalahgunaan narkoba, Pencegahan kenakalan remaja & bullying, Kejahatan Siber dan Etika Digital, Waspada hoaks, ujaran kebencian, dan radikalisme di media sosial, Karakter disiplin, wawasan kebangsaan, kesadaran hukum dan Bela Negara, Pencegahan Kekerasan Seksual dan Pelecehan dilingkungan pendidikan, serta Kegiatan Positif dan Pengembangan Diri. Melalui kegiatan ini, Polri berharap para santri dapat tumbuh menjadi generasi emas yang cerdas, disiplin, bebas narkoba, anti bullying, dan taat hukum. “Dengan pembekalan seperti ini, kami berharap santri-santri bisa menjadi benteng bangsa, berkarakter kuat, dan siap menghadapi tantangan global di masa depan,” pungkas Kapolresta Cirebon. (Asep.R)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka Polda Jabar melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah dengan berbagi paket sembako kepada para penggali kubur di Makam Buyut Raksadipa, Desa Karayunan, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, pada Jumat (03/10/2025). Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Majalengka menyerahkan sejumlah paket sembako berupa beras, telur, mie instan, dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan ini diberikan langsung kepada para penggali kubur serta warga sekitar yang dinilai membutuhkan. Kasat Lantas Polres Majalengka AKP AKP Rudy Sudaryono, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Jum’at Berkah yang digelar setiap pekan. “Melalui kegiatan berbagi ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat serta memberikan manfaat nyata, khususnya kepada mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya. Warga penerima bantuan, khususnya para penggali kubur, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian Satlantas Polres Majalengka. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan sosial yang dilakukan pihak kepolisian. Kegiatan Jum’at Berkah ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat hubungan harmonis antara Polri dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. (Asep.R)
CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Kapolresta Cirebon, KOMBES POL. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tingkat Kabupaten Cirebon yang digelar di Ruang Paseban, Kantor Bupati Cirebon, Kamis (2/10/2025). Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi Forkopimda, instansi terkait, hingga pengelola SPPG untuk menyatukan langkah dalam menyukseskan program unggulan pemerintah pusat, yakni penyediaan makanan bergizi gratis bagi anak sekolah dan ibu hamil sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting sekaligus mencetak Generasi Emas 2045. Rakor dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. H. Mochamad Syafrudin, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Mukhamad Yusron, Kadinkes Hj. Eni Suhaeni, SKM., M.Kes., serta para kepala SPPG, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), dan mitra penyelenggara. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Hj. Eni Suhaeni, SKM., M.Kes. menekankan pentingnya percepatan Sertifikasi Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). “Saya minta semua SPPG tidak menunda lagi pengurusan SLHS. Standar kebersihan dan sanitasi adalah syarat mutlak. Kalau ada masalah seperti keracunan, koordinasi dengan Dinkes dan puskesmas harus cepat dilakukan. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan,” ucapnya. Ia juga mengingatkan agar setiap SPPG memberikan pelayanan terbaik, termasuk menjaga kualitas menu makanan. “Jangan asal kenyang, tetapi harus bergizi, sehat, dan bermanfaat. Ini investasi kesehatan anak-anak kita.” Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. H. Mochamad Syafrudin, menegaskan program MBG bukan sekadar bantuan makanan, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah pusat dan daerah. “MBG adalah program unggulan Presiden RI. Tujuannya memastikan anak-anak dan ibu hamil kita cukup gizi, sehingga generasi 2045 bisa bersaing di dunia internasional. Kalau kita lalai, kita akan kehilangan momentum besar ini,” ungkapnya. Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk mengutamakan pangan lokal. “Jangan hanya bicara kualitas, tetapi juga berikan ruang bagi petani kita. Pangan lokal sehat, segar, dan bisa menggerakkan ekonomi daerah. Dari sini akan lahir dampak ganda, kesehatan meningkat dan ekonomi tumbuh.” Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Mukhamad Yusron, S.A.P., menekankan pentingnya kontrol waktu dalam penyajian makanan. “Durasi makanan yang layak konsumsi itu lima jam. Kepala SPPG harus benar-benar mengatur ritme masak, pengemasan, dan distribusinya. Jangan sampai makanan basi sampai ke anak-anak,” jelasnya. Ia menambahkan, TNI bersama Polri siap melakukan pendampingan. “Kami sudah memerintahkan Danramil berkoordinasi dengan Kapolsek. Jangan sampai ada SPPG dari luar daerah masuk tanpa izin. Kami juga akan terus memonitor distribusi logistik agar tidak terjadi penyalahgunaan.” pungkasnya. Sementara, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.,H., menegaskan komitmen Kepolisian untuk mendukung penuh program MBG sebagai amanah nasional. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan SPPG dan SPPI dalam menjaga higienitas dan keamanan pangan. “Kebersihan adalah hal utama. Dari proses pencucian bahan, pengolahan, hingga penyajian harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai ada kelalaian karena penerima manfaatnya adalah anak anak generasi penerus masa depan bangsa,” tegas Kapolresta Cirebon. Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan peralatan masak yang standar, penyimpanan makanan dengan wadah higienis, serta pengawasan distribusi logistik agar tidak terjadi sabotase. “Ini bukan sekadar program biasa, tapi menyangkut masa depan anak bangsa. Jangan anggap sepele soal kebersihan. Bahan harus dicuci bersih, proses masak harus higienis, alat masak ditata dengan baik, dan Jangan sampai ada karyawan yang sakit tetap bekerja. Itu sangat berisiko, selain itu Keamanan distribusi makanan harus dijaga. Ingatkan sopir dan petugas agar tidak lengah. Jangan sampai ada sabotase atau masalah lain di perjalanan. Semua harus diawasi.” ucap kapolresta Cirebon. Kapolresta menambahkan agar SPPI dan Ahli Gizi memanfaatkan pangan lokal yang bergizi, memastikan porsi dan kualitas makanan benar-benar tersaji sesuai standar, serta menghindari praktik-praktik yang berpotensi melanggar hukum. “Kita harus amanah jangan sampai, ada yang melakukan hal-hal yang berakibat tindak pidana” tambahnya. Selain itu, Kapolresta Cirebon mengingatkan agar seluruh pihak aktif melaporkan kendala maupun gangguan kamtibmas di sekitar SPPG melalui Hotline 110 Polri sehingga setiap permasalahan dapat ditangani cepat dan tepat. Rakor ditutup dengan harapan bersama agar Kabupaten Cirebon dapat menjadi contoh dalam pelaksanaan MBG yang aman, bergizi, berkualitas, dan tepat sasaran. “Mari kita jaga bersama program ini. Jangan sampai ada penyalahgunaan wewenang. Jangan ada yang coba-coba mengambil keuntungan pribadi. Semua harus fokus pada tujuan utama: generasi sehat, cerdas, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkas Kapolresta Cirebon. Dengan sinergi lintas sektor, program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Cirebon diharapkan mampu memberi manfaat besar bagi masyarakat, sekaligus menjadi motor penggerak terciptanya Indonesia Emas 2045. (Asep .R)
MAJALENGKA Bidik–kasusnews.com,. Momentum Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025 diperingati secara khidmat di Kabupaten Majalengka. Dua institusi penting, Polres Majalengka dan Lanud Sugiri Sukani (SKI), menggelar upacara di lokasi terpisah dengan mengusung tema nasional Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya. Di Mapolres Majalengka, Kapolres AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. memimpin langsung jalannya upacara. Hadir pula pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, personel Polri, dan ASN. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh disiplin. “Peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat agar nilai-nilai Pancasila benar-benar diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila adalah dasar negara dan perekat bangsa yang harus kita jaga bersama,”tegas Kapolres Willy dalam amanatnya. Sementara itu, Komandan Lanud Sugiri Sukani, Letkol Pnb Yudisthira, mendapat kehormatan membacakan Naskah Ikrar pada upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kabupaten Majalengka yang dipusatkan di Pendopo. Upacara tersebut dipimpin oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M, dan dihadiri Forkopimda, TNI, Polri, ASN, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat Suasana berlangsung khidmat ketika seluruh peserta upacara menyimak pembacaan ikrar. Momentum ini dimaknai sebagai peneguhan kembali komitmen bersama dalam menjaga ideologi bangsa. (Asep Rusliman)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K.,S.H.,M.H, bersama Dandim 0620/Kab. Cirebon LETKOL Inf. MUKHAMAD YUSRON dan Plt. Kepala Kemenag Kab. Cirebon H. SELAMET, memberikan Ceramah Kamtibmas dan Kesadaran Hukum Dalam Rangka Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia di Pesantren Bina Insan Mulia Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon, Selasa (30/9/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polresta Cirebon dalam mendekatkan polisi dengan masyarakat, khususnya para santri atau pelajar demi menciptakan generasi muda Kabupaten Cirebon yang lebih baik, cerdas, Bebas Narkoba dan berkarakter. Dalam penyampaiannya, ia mengatakan untuk jadi orang hebat dan sukses tidak hanya didukung IQ yg cerdas namun juga dibarengi dengan emotional question seperti etika, tata krama, perilaku, sopan santun yang baik dan spiritual question (keimanan dan ketaqwaan) yang baik. Selain itu, ia mengaku senang dan bersyukur dapat datang kembali ke Pesantren Bina Insan Mulia. Bahkan, selama ini pihaknya juga rutin keliling terus ke SMP, SMA dan SMK untuk melindungi para siswa dan siswi pelajar. Dirinya mengingatkan agar tidak memanggil seseorang dengan melihat pandang fisik atau panggilan yang merendahkan karena sudah ada peraturanya. “Bisa di ganti dengan nama atau panggilan yang baik, kita tidak boleh membedakan mau dia karyawan, pengusaha, anak dewan, atau anak polisi dan tentara, disini semua sama disini semua santri. Tidak ada diskriminasi di sekitar kita, disini ibu kapolresta mengingatkan, bahwa indonesia sedang membangun bangsa yg lebih baik. Tidak mudah dilaksanakan, tetapi bisa juga karena generasi emas kita bisa mempersiapkan dengan baik,” katanya. Menurutnya, tantangan kedepan yang dihadapi ialah jangan sampai menimbulkan bibit-bibit korupsi seperti mencontek, dan masih maraknya penyalahgunaan narkoba. Pihaknya mengakui selama ini masih banyak kecolongan pengawasan seperti orang yang tidak tahu barang lalu menitipkan barang tersebut, dan mendokrtrin untuk memakainya. “Jangan berani mencoba-coba barang seperti narkoba. Kemajuam teknologi, semuanya warga masyarakat indonesia punya smartphone dan setiap saat pandanganya kesitu semua. Jangan salah gunakan fasilitas sekolah, boleh di gunakan hanya untuk membahas atau mencari materi dan mencari informasi,” ujarnya. Ia menyampaikan permasalahan penyempitan lahan karena generasi kita tidak peduli kepada lingkungan sekitar karena kemajuan teknologi media sosial sehingga tidak ada kesadaran. Sehingga mulai dari sekarang jarus befikir jangan mencari pekerjaan tetapi membuka lapangan pekerjaan. Selain itu, jangan pernah bingung kedepan mau kemana, karena harus ambil cita-cita setinggi langit. “Jangan pernah melakukan hal-hal yang melanggar hukum, karena setiap pekerjaan kedinasan, BUMN, Swasta membutuhkan SKCK disitu ada keterangan catatan kepolisian. Untuk menjadi orang yang hebat harus memiliki emosional passion yang bagus, dan jangan mudah putus asa,” pungkasnya. Sementara itu Dandim 0620 LETKOL Inf. MUKHAMAD YUSRON mendoakan para santri supaya bisa menjadi pribadi-pribadi yang bertanggung jawab dan selalu melaksanakan kegiatan aktivitasnya dengan hal-hal yang positif. Seperti kemarin ramainya demo aksi unjuk rasa masih banyak di tunggangi. Sehingga harus tahu dasarnya jangan asal ikut-ikutan dan diikuti oleh orang yang menjadi oknum. “Saya percaya kalau adik-adik sekalian kedepan bisa memilih mana yg benar dan mana yang salah. Tugas TNI tidak hanya berperang, tugas militer perang melaksanakan menyiapkan sejak dini guna mengantisipasi pihak-pihak dari luar. Tugas yang lainya membantu pemerintah pusat dan daerah dalam melaksanakan tugas-tugasya,” ungkapnya. Senada, Plt. Kementrian Agama H. SELAMET mengaku bersyukur bisa bersilaturahmi dengan para santri Ponpes Bina Insan Mulia. Menurutnya para santri sangat beruntung karena sudah mendapatkan ilmu agama, sehingga jangan sampai pengetahuan umumnya saja yang bagus namun akhlaknya belum terpenuhi. “Maka dari itu disini kita di ajarkan bukan hanya pengetahuan umum namun juga pembelajaran agama dan akhlak atau kecerdasan spritual. Kalau orang sudah bagus termasuk pengetahuan umum dan akhlaknya juga saya yakin di indonesia tdk ada orang korupsi,” pungkasnya. Asep Rusliman