Surabaya,Bidik-kasusnews.com,.DPP PJI (Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Jurnalis Indonesia) menggelar giat sosial berbagi 1.100 paket takjil, di depan Pos Polisi Polrestabes Surabaya Plaza Marina Surabaya, Sabtu sore (07/03/2026). Agenda rutin setiap Ramadhan, satu satunya Organisasi Wartawan yang lahir dan berpusat di Kota Pahlawan Surabaya itu, disambut antusias para pengguna jalan di Margorejo Surabaya yang masih dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Sekitar 50 pengurus/anggota PJI, guyub rukun dengan penuh kehangatan, membagikan paket berbuka puasa kepada masyarakat/pengguna jalan. Bahkan Ketua Umum PJI, Hartanto Boechori beserta istri turut hadir turun langsung ke jalan bersama para anggota. Menurut Hartanto, kegiatan berbagi di bulan Ramadhan merupakan wujud kepekaan sosial yang terus dijaga PJI. “Wartawan bukan hanya menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga harus memiliki kepekaan sosial serta hadir memberi manfaat di tengah masyarakat”, ujarnya. Usai pembagian takjil, dilanjutkan buka puasa bersama dalam suasana penuh kehangatan di Café Skut Sidosermo yang juga sebagai Pos PJI. Momentum itu juga dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi melalui rapat internal membahas sejumlah agenda penting, termasuk persiapan Musyawarah Nasional (Munas) PJI yang direncanakan akan digelar pada Agustus 2026 mendatang. Hartanto menegaskan bahwa organisasi jurnalis memiliki peran strategis dalam membina dan mendidik wartawan, termasuk yang baru terjun ke dunia jurnalistik. “Melalui organisasi, wartawan dapat saling belajar, bertukar pengalaman, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap kode etik jurnalistik yang harus dijunjung tinggi jurnalis”, jelas Tokoh Pers itu. Untuk memotivasi seluruh anggota agar terus menjaga marwah PJI, Ketua Umum PJI kharismatik itu juga mengingatkan adanya pengakuan tertulis Dewan Pers/Ketua Dewan Pers, bahwa PJI di bawah kepemimpinan Hartanto Boechori adalah satu satunya PJI yang tercatat di Dewan Pers. Diingatkannya juga keberadaan PJI yang didirikan pada era reformasi 20 Agustus 1998 oleh Almarhum Darwin Hulalata, SH., Junius Tarigan dan kawan kawan. Di penghujung rapat, Boechori memberi penekanan agar seluruh anggota PJI tetap menjaga kekompakan dan soliditas serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas jurnalisme di Indonesia. “Kegiatan seperti ini bukan hanya berbagi dengan masyarakat, tetapi juga untuk menjaga kekompakan kita, mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat persaudaraan kita”, pungkas Pembina/Penasehat berbagai Organisasi Massa itu. (Asep Rusliman)

Majalengka,Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Polres Majalengka melaksanakan kegiatan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) gabungan pada Sabtu malam (7/3/2026) di wilayah hukum Polres Majalengka.Berita Lokal Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel gabungan dari berbagai satuan fungsi Polres Majalengka dengan sasaran lokasi-lokasi yang dianggap rawan gangguan kamtibmas, seperti pusat keramaian, jalur protokol, serta titik yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya masyarakat pada malam hari. . Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kabag Ops Polres Majalengka Kompol M. Simangunsong, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan KRYD ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kriminalitas, serta menjaga ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Majalengka.Penegakan Hukum . “Kegiatan patroli dan KRYD gabungan ini merupakan upaya Polres Majalengka dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan,” ujar Kompol M. Simangunsong. . Dalam pelaksanaannya, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, mematuhi peraturan, serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. . Dengan dilaksanakannya kegiatan KRYD secara rutin, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Majalengka tetap aman, tertib, dan kondusif. . (Asep Rusliman)

Indramayu,Bidik-kasusnews.com,. Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Polres Indramayu memetakan sejumlah titik rawan kemacetan baik di jalur tol maupun arteri. Langkah ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang digelar di Mapolres Indramayu, Sabtu (7/3/2026). . Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menyebutkan potensi kepadatan di jalur bebas hambatan diprediksi terjadi di Rest Area KM 130 jalur A dan B Tol Cipali, wilayah Kecamatan Gantar. Sementara di jalur arteri Pantura, titik kemacetan diperkirakan muncul di kawasan pasar tumpah, persimpangan lampu merah, serta titik putaran balik (u-turn). . “Semua titik tersebut menjadi fokus utama antisipasi kami. Pos pengamanan dan pos pelayanan akan ditempatkan di lokasi strategis untuk memastikan kelancaran arus mudik,” ujar Fajar Gemilang. . Selain pos pengamanan, Polres Indramayu juga menyiapkan pos pelayanan di balai desa, masjid, pasar, hingga pusat keramaian. Hal ini dilakukan agar pemudik mendapatkan akses layanan yang lebih luas, termasuk di titik wisata dan area peristirahatan. . Rakor tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah lintas instansi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kapolres menegaskan, sinergi antar lembaga merupakan kunci utama dalam menjaga kenyamanan dan keamanan pemudik. . “Fokus kami adalah bersinergi di lapangan agar masyarakat terlayani dengan baik, khususnya saat puncak arus mudik Lebaran,” tegasnya. . (Asep Rusliman)

Majalengka,Bidik-kasusnews.com,.Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0617/Majalengka tetap menunjukkan semangat tinggi dalam melaksanakan pembangunan saluran irigasi atau solokan di kiri dan kanan jalan di Desa Sindangwangi, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Sabtu (7/3/2026). . Pengerjaan saluran irigasi tersebut merupakan salah satu sasaran fisik dalam program TMMD yang bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur desa serta mendukung kelancaran aliran air, terutama saat musim hujan agar tidak terjadi genangan di sepanjang jalan desa. . Perwira Pengawas TMMD ke-127, Danramil 1705/Cikijing Kapten Inf Nana Rusmana menyampaikan bahwa pembangunan saluran irigasi ini dilakukan secara bertahap bersama anggota Satgas TMMD dan masyarakat setempat. . Menurutnya, keberadaan saluran irigasi yang baik sangat penting untuk menjaga kondisi jalan agar tetap awet serta mengalirkan air dengan lancar. “Pengerjaan saluran irigasi di kiri dan kanan jalan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pembangunan infrastruktur desa. Kami berharap hasilnya nanti dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Kapten Inf Nana Rusmana. Ia juga menambahkan bahwa meskipun kegiatan berlangsung di tengah bulan Ramadan, para anggota Satgas TMMD bersama warga tetap antusias dan kompak dalam menyelesaikan setiap pekerjaan yang menjadi target program TMMD. Melalui program TMMD ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. . Sumber : (Pendim_0617) (Asep Rusliman)

Indramayu,Bidik-kasusnews.com,. Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., melakukan kunjungan kerja ke wilayah hukum Polres Indramayu, Jumat (6/3/2026). . Kunjungan ini difokuskan untuk meninjau kesiapan sarana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang berlokasi di Desa Sukaurip, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu. . Dalam peninjauan tersebut, Brigjen Pol Adi Vivid didampingi langsung oleh Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K. . Pada kesempatan itu Wakapolda memeriksa secara mendalam kesiapan dapur utama dan infrastruktur pengolahan makanan guna memastikan seluruh sarana pendukung siap beroperasi sesuai standar kesehatan. . Dengan protokol kebersihan yang ketat, termasuk penggunaan masker dan penutup kepala, Wakapolda menyisir setiap detail ruangan. Mulai dari area penyimpanan bahan makanan basah, kesiapan alat masak modern berstandar industri, hingga sistem kompor yang telah terpasang. . Pemeriksaan ini bertujuan menjamin aspek higienitas ruang produksi tetap terjaga. . Brigjen Pol Adi Vivid juga memberikan perhatian khusus pada papan prosedur penyimpanan bahan pangan yang menjadi panduan operasional petugas. Sarana lain seperti rak peralatan berbahan stainless steel dan mesin sterilisasi perangkat makan tak luput dari pemeriksaan guna menjamin makanan yang dihasilkan benar-benar sehat dan layak konsumsi bagi masyarakat. . Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, menegaskan SPPG Polres Indramayu ini adalah bentuk nyata komitmen Polri dalam menyukseskan program prioritas pemerintah. . “Keberadaan SPPG Polri di Polres Indramayu merupakan wujud dukungan kami terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan gizi yang layak,” ujar AKP Tarno. . AKP Tarno menambahkan keberadaan SPPG ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat demi menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045 yang sehat, cerdas, dan unggul. . “Melalui program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Polri berupaya hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendukung tumbuh kembang generasi muda yang unggul,” jelasnya. . (Asep Rusliman)

CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Menjelang arus mudik dan balik Lebaran, Polres Cirebon Kota mematangkan kesiapan pengamanan melalui rapat koordinasi lintas sektor untuk pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Langkah ini dilakukan guna memastikan keamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta pelayanan maksimal kepada masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Fitri. Rapat koordinasi tersebut digelar di Aula Catur Prasetya Mako Polres Cirebon Kota, Jumat (6/3/2026), dengan melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, serta berbagai instansi terkait yang memiliki peran dalam pengelolaan arus transportasi dan pelayanan publik selama masa mudik. Dalam forum tersebut, berbagai strategi pengamanan dibahas secara menyeluruh, mulai dari kesiapan personel, penguatan koordinasi lintas instansi, hingga dukungan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran. Operasi Ketupat Lodaya 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Operasi ini melibatkan personel gabungan dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta berbagai stakeholder lainnya yang berperan dalam mendukung kelancaran pelayanan kepada masyarakat. Sebagai bagian dari pengamanan, Polres Cirebon Kota akan mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan di titik-titik strategis, terutama di jalur utama yang diprediksi menjadi lintasan utama para pemudik. Pos-pos tersebut akan difungsikan sebagai pusat pelayanan masyarakat, pengaturan lalu lintas, serta titik koordinasi personel di lapangan. Selain itu, pengaturan lalu lintas juga akan diperkuat di jalur-jalur rawan kepadatan kendaraan. Personel kepolisian juga akan melakukan patroli rutin di sejumlah kawasan yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran. Tak hanya fokus pada jalur transportasi, pengamanan juga akan menyasar sejumlah lokasi yang diprediksi ramai dikunjungi masyarakat, seperti tempat ibadah, objek wisata, serta kawasan permukiman yang ditinggalkan pemiliknya saat mudik. Pengawasan akan dilakukan melalui patroli dialogis dan monitoring secara berkala oleh personel di lapangan. Setelah Operasi Ketupat Lodaya berakhir, Polres Cirebon Kota juga akan melanjutkan pengamanan melalui patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) selama beberapa hari untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pasca arus balik. Kabag Ops Polres Cirebon Kota, Kompol Munawan, S.H., menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Lodaya merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur guna memberikan rasa aman dan pelayanan optimal kepada masyarakat.Panduan Kota & Daerah Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, menegaskan bahwa kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi lintas instansi menjadi kunci keberhasilan pengamanan mudik Lebaran tahun ini. “Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan dilaksanakan mulai 13 Maret hingga 25 Maret dengan melibatkan personel gabungan serta dukungan berbagai instansi terkait untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran,” ujarnya. (Asep Rusliman)

Kuningan,Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Korwil Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan sosial dengan membagikan takjil kepada para pengguna jalan. Kegiatan bertajuk “FWJI Korwil Kuningan Berbagi Takjil – Bersama Membangun Bangsa” ini dilaksanakan pada Sabtu, 07 Maret 2026, di sekitar lampu merah Bandorasa, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Sebanyak 500 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sekretaris Wilayah (Sekwil) FWJI Korwil Kuningan, Deni Anggara, yang akrab disapa Dewa, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian sosial serta kebersamaan para anggota FWJI di bulan penuh berkah. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat kerja sama dan kekompakan seluruh pengurus serta anggota FWJI Korwil Kuningan. Dana untuk kegiatan ini juga berasal dari urunan atau patungan anggota serta donasi, sehingga semangat kebersamaan sangat terasa dalam kegiatan tersebut. “Alhamdulillah kegiatan berbagi takjil sebanyak 500 paket hari ini berjalan lancar. Semoga kegiatan ini menjadi berkah dan membawa hikmah bagi kita semua serta semakin mempererat kekompakan anggota FWJI,” ujar Dewa. Sementara itu, Ketua FWJI Korwil Kuningan, H. Ahmad Nurcahya, juga mengapresiasi kekompakan para anggota yang telah berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut. Ia berharap kegiatan positif di bulan Ramadhan ini dapat terus dilakukan dan menjadi motivasi bagi seluruh anggota FWJI agar tetap kompak, solid, dan terus berkontribusi kepada masyarakat. “Kegiatan berbagi takjil ini adalah hal yang baik di bulan Ramadhan. Saya berharap ke depan seluruh anggota FWJI Korwil Kuningan tetap menjaga kekompakan dan terus melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh pengurus, ketua, serta seluruh anggota FWJI Korwil Kuningan, yang bersama-sama turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, FWJI Korwil Kuningan berharap dapat terus memberikan kontribusi positif serta mempererat hubungan antara insan pers dengan masyarakat. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,Bidik-kasusnews.com,. Aksi modifikasi kendaraan kembali menjadi sorotan aparat kepolisian. Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan mengamankan satu unit sepeda motor jenis Scoopy yang menggunakan pelat nomor luar negeri asal Thailand saat patroli di kawasan jalan protokol Kabupaten Kuningan. . Motor tersebut dihentikan petugas karena menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai dengan standar registrasi kendaraan di Indonesia. Kondisi ini langsung memicu kecurigaan petugas lantaran identitas kendaraan tidak dapat dikenali melalui sistem resmi kepolisian. . Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar menegaskan penggunaan pelat nomor yang tidak diterbitkan oleh Polri merupakan pelanggaran aturan lalu lintas. . “Petugas mengamankan satu unit sepeda motor karena menggunakan pelat nomor Thailand. Pelat kendaraan di Indonesia wajib diterbitkan Polri dan harus sesuai dengan dokumen kendaraan yang sah,” ujarnya, Kamis (5/3). . Menurutnya, penggunaan pelat nomor yang tidak sesuai ketentuan dapat menimbulkan persoalan hukum, terutama terkait identitas kendaraan dan status kepemilikannya. Hal tersebut juga berpotensi menyulitkan proses pengawasan lalu lintas, termasuk pemantauan melalui sistem tilang elektronik. . Polisi kini melakukan penelusuran lebih lanjut dengan memeriksa dokumen kendaraan, seperti STNK dan BPKB, serta meminta keterangan dari pemilik kendaraan guna memastikan legalitasnya. . Ali Akbar menjelaskan tren penggunaan pelat nomor luar negeri kerap ditemukan pada kendaraan modifikasi yang ingin tampil berbeda di jalan. Meski modifikasi diperbolehkan, identitas kendaraan tetap harus sesuai aturan. . “Silakan memodifikasi kendaraan, tetapi identitas utama kendaraan tidak boleh dihilangkan atau diganti. Pelat nomor adalah bagian penting dari sistem pengawasan lalu lintas,” tegasnya. . Saat ini sepeda motor tersebut diamankan di Mapolres Kuningan untuk pemeriksaan lanjutan. Jika terbukti melanggar, pengendara dapat dijerat Pasal 280 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda maksimal Rp500 ribu. . Kapolres mengingatkan masyarakat agar menggunakan atribut kendaraan sesuai standar pabrikan dan ketentuan yang berlaku. Ia juga mengimbau pengendara selalu membawa dokumen kendaraan saat berkendara di jalan raya. . Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga ketertiban serta mengurangi risiko kecelakaan di jalan. . (Asep Rusliman)

Cirebon,Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Persiapan Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG), Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pesat Gatra Mapolresta Cirebon dengan melibatkan unsur Forkopimda, instansi terkait, hingga stakeholder pendukung pelayanan masyarakat. Rapat koordinasi dipimpin Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Bupati Cirebon Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag., Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., serta Dandim 0620 Kabupaten Cirebon Letkol Inf. Nizar Bachtiar, S.H., M.I.P.. Turut hadir Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Cirebon H. Slamet, S.Ag., M.Pd., Kasatpol PP H. Imam Ustadi, S.Si., M.Si., Kadinkes H. Eni Suhaeni, S.KM., M.Kes., Kadishub Dadang Raiman, S.Pd., Kalak BPBD Ikin Asikin, Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., serta sejumlah pejabat lainnya. Selain itu, kegiatan juga dihadiri para kepala rumah sakit di wilayah hukum Polresta Cirebon, perwakilan Polres perbatasan seperti Polres Kuningan, Polres Cirebon Kota, Polres Majalengka, Polres Indramayu, dan Polres Brebes, para pejabat utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, pengelola jalan tol, pengelola objek wisata, perwakilan PLN UPT Cirebon, PT Telkom Area Cirebon, serta pengurus Rest Area KM 228A dan KM 229B. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk membahas kesiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran Tahun 2026. Ia menegaskan pentingnya evaluasi dari pelaksanaan pengamanan tahun sebelumnya agar berbagai kendala dapat diantisipasi sejak dini. “Fokus utama dalam pengamanan dan pelayanan selama kegiatan Lebaran ini adalah sebagai bentuk operasi kemanusiaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal-hal yang perlu menjadi perhatian dan diantisipasi bersama antara lain kelancaran arus lalu lintas, titik-titik keramaian, potensi kemacetan, serta pengawasan pada rest area,” ujar Kapolresta Cirebon. Ia juga menjelaskan bahwa Kabupaten Cirebon memiliki lima gerbang tol yang menjadi akses utama bagi masyarakat maupun para pemudik yang melintasi wilayah tersebut. Selain itu, keberadaan Rest Area KM 228A dan KM 229B juga berpotensi menjadi titik kepadatan kendaraan karena menjadi lokasi istirahat bagi para pemudik. “Wilayah Cirebon merupakan salah satu titik lelah bagi para pemudik. Oleh karena itu, perlu diantisipasi kemungkinan terjadinya penumpukan kendaraan di rest area maupun titik rawan kemacetan lainnya,” katanya. Kapolresta Cirebon juga menekankan pentingnya menjaga keamanan rumah warga yang ditinggalkan mudik serta memastikan keselamatan para pengguna jalan selama periode arus mudik dan balik Lebaran. Sementara itu, Bupati Cirebon Imron Rosyadi menyampaikan bahwa Kabupaten Cirebon merupakan salah satu jalur utama perlintasan pemudik menuju wilayah Jawa Tengah maupun daerah lainnya di Pulau Jawa. Oleh karena itu, koordinasi dan perencanaan yang matang antarinstansi sangat diperlukan untuk menghadapi potensi lonjakan volume kendaraan. “Pemerintah Kabupaten Cirebon mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2026 sebagai upaya memberikan rasa aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun merayakan Idulfitri di wilayah Kabupaten Cirebon,” ujarnya. Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan sejumlah paparan dari Kabag Ops Polresta Cirebon, Kasat Intelkam Polresta Cirebon, Kasat Lantas Polresta Cirebon, Kadinkes Kabupaten Cirebon, serta perwakilan Polres wilayah III dan Polres Brebes. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) sebagai simulasi perencanaan pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah hukum Polresta Cirebon yang rencananya akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 12 Maret hingga 25 Maret 2026. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pihak dapat menyamakan persepsi, meningkatkan koordinasi serta memperkuat sinergitas dalam menentukan pola pengamanan, rekayasa lalu lintas, hingga langkah-langkah penanganan apabila terjadi kepadatan kendaraan maupun potensi gangguan kamtibmas selama arus mudik dan balik Lebaran. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUS.COM – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) Kota dan Kabupaten Sukabumi dengan menggelar aksi sosial pembagian takjil kepada masyarakat. Sebanyak 1.500 paket nasi kotak untuk berbuka puasa dibagikan kepada fakir miskin, dhuafa, yatim piatu, pemulung, pengemudi ojek online, serta masyarakat yang melintas di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Markas Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) III/1-2, Jumat (6/3/2026). Ketua PKDP Kota/Kabupaten Sukabumi, Mardial, mengatakan kegiatan berbagi tersebut merupakan agenda rutin organisasi setiap bulan Ramadan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, kegiatan tahun ini merupakan pelaksanaan yang ketujuh kalinya digelar oleh PKDP sejak beberapa tahun terakhir. “Di hari ke-16 Ramadan ini kami menyiapkan sekitar 1.500 porsi nasi kotak dengan menu khas Padang untuk dibagikan kepada masyarakat, khususnya kaum dhuafa, pemulung, pengemudi ojol dan pengguna jalan yang melintas,” ujar Mardial. Ia menjelaskan, kelancaran kegiatan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Subdenpom yang selama dua tahun terakhir turut membantu memfasilitasi kegiatan pembagian takjil tersebut. Mardial juga mengapresiasi kekompakan para anggota PKDP yang terlibat langsung dalam kegiatan sosial tersebut, baik melalui sumbangan materi maupun tenaga. “Semoga apa yang telah diberikan para anggota dan donatur menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi masyarakat yang menerima,” katanya. Sementara itu, Ketua HAM Kota/Kabupaten Sukabumi, Helmi, menilai kegiatan berbagi di bulan Ramadan seperti yang dilakukan PKDP merupakan langkah positif yang patut dicontoh oleh organisasi kemasyarakatan lainnya. Ia berharap semakin banyak komunitas atau organisasi yang tergerak untuk melakukan kegiatan serupa agar kepedulian sosial di tengah masyarakat semakin tumbuh, terutama selama bulan Ramadan. (Usep)