Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka Polda Jabar melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah dengan berbagi paket sembako kepada para penggali kubur di Makam Buyut Raksadipa, Desa Karayunan, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, pada Jumat (03/10/2025). Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Majalengka menyerahkan sejumlah paket sembako berupa beras, telur, mie instan, dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan ini diberikan langsung kepada para penggali kubur serta warga sekitar yang dinilai membutuhkan. Kasat Lantas Polres Majalengka AKP AKP Rudy Sudaryono, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Jum’at Berkah yang digelar setiap pekan. “Melalui kegiatan berbagi ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat serta memberikan manfaat nyata, khususnya kepada mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya. Warga penerima bantuan, khususnya para penggali kubur, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian Satlantas Polres Majalengka. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan sosial yang dilakukan pihak kepolisian. Kegiatan Jum’at Berkah ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat hubungan harmonis antara Polri dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. (Asep.R)

CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Kapolresta Cirebon, KOMBES POL. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tingkat Kabupaten Cirebon yang digelar di Ruang Paseban, Kantor Bupati Cirebon, Kamis (2/10/2025). Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi Forkopimda, instansi terkait, hingga pengelola SPPG untuk menyatukan langkah dalam menyukseskan program unggulan pemerintah pusat, yakni penyediaan makanan bergizi gratis bagi anak sekolah dan ibu hamil sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting sekaligus mencetak Generasi Emas 2045. Rakor dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. H. Mochamad Syafrudin, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Mukhamad Yusron, Kadinkes Hj. Eni Suhaeni, SKM., M.Kes., serta para kepala SPPG, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), dan mitra penyelenggara. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Hj. Eni Suhaeni, SKM., M.Kes. menekankan pentingnya percepatan Sertifikasi Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). “Saya minta semua SPPG tidak menunda lagi pengurusan SLHS. Standar kebersihan dan sanitasi adalah syarat mutlak. Kalau ada masalah seperti keracunan, koordinasi dengan Dinkes dan puskesmas harus cepat dilakukan. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan,” ucapnya. Ia juga mengingatkan agar setiap SPPG memberikan pelayanan terbaik, termasuk menjaga kualitas menu makanan. “Jangan asal kenyang, tetapi harus bergizi, sehat, dan bermanfaat. Ini investasi kesehatan anak-anak kita.” Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. H. Mochamad Syafrudin, menegaskan program MBG bukan sekadar bantuan makanan, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah pusat dan daerah. “MBG adalah program unggulan Presiden RI. Tujuannya memastikan anak-anak dan ibu hamil kita cukup gizi, sehingga generasi 2045 bisa bersaing di dunia internasional. Kalau kita lalai, kita akan kehilangan momentum besar ini,” ungkapnya. Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk mengutamakan pangan lokal. “Jangan hanya bicara kualitas, tetapi juga berikan ruang bagi petani kita. Pangan lokal sehat, segar, dan bisa menggerakkan ekonomi daerah. Dari sini akan lahir dampak ganda, kesehatan meningkat dan ekonomi tumbuh.” Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Mukhamad Yusron, S.A.P., menekankan pentingnya kontrol waktu dalam penyajian makanan. “Durasi makanan yang layak konsumsi itu lima jam. Kepala SPPG harus benar-benar mengatur ritme masak, pengemasan, dan distribusinya. Jangan sampai makanan basi sampai ke anak-anak,” jelasnya. Ia menambahkan, TNI bersama Polri siap melakukan pendampingan. “Kami sudah memerintahkan Danramil berkoordinasi dengan Kapolsek. Jangan sampai ada SPPG dari luar daerah masuk tanpa izin. Kami juga akan terus memonitor distribusi logistik agar tidak terjadi penyalahgunaan.” pungkasnya. Sementara, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.,H., menegaskan komitmen Kepolisian untuk mendukung penuh program MBG sebagai amanah nasional. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan SPPG dan SPPI dalam menjaga higienitas dan keamanan pangan. “Kebersihan adalah hal utama. Dari proses pencucian bahan, pengolahan, hingga penyajian harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai ada kelalaian karena penerima manfaatnya adalah anak anak generasi penerus masa depan bangsa,” tegas Kapolresta Cirebon. Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan peralatan masak yang standar, penyimpanan makanan dengan wadah higienis, serta pengawasan distribusi logistik agar tidak terjadi sabotase. “Ini bukan sekadar program biasa, tapi menyangkut masa depan anak bangsa. Jangan anggap sepele soal kebersihan. Bahan harus dicuci bersih, proses masak harus higienis, alat masak ditata dengan baik, dan Jangan sampai ada karyawan yang sakit tetap bekerja. Itu sangat berisiko, selain itu Keamanan distribusi makanan harus dijaga. Ingatkan sopir dan petugas agar tidak lengah. Jangan sampai ada sabotase atau masalah lain di perjalanan. Semua harus diawasi.” ucap kapolresta Cirebon. Kapolresta menambahkan agar SPPI dan Ahli Gizi memanfaatkan pangan lokal yang bergizi, memastikan porsi dan kualitas makanan benar-benar tersaji sesuai standar, serta menghindari praktik-praktik yang berpotensi melanggar hukum. “Kita harus amanah jangan sampai, ada yang melakukan hal-hal yang berakibat tindak pidana” tambahnya. Selain itu, Kapolresta Cirebon mengingatkan agar seluruh pihak aktif melaporkan kendala maupun gangguan kamtibmas di sekitar SPPG melalui Hotline 110 Polri sehingga setiap permasalahan dapat ditangani cepat dan tepat. Rakor ditutup dengan harapan bersama agar Kabupaten Cirebon dapat menjadi contoh dalam pelaksanaan MBG yang aman, bergizi, berkualitas, dan tepat sasaran. “Mari kita jaga bersama program ini. Jangan sampai ada penyalahgunaan wewenang. Jangan ada yang coba-coba mengambil keuntungan pribadi. Semua harus fokus pada tujuan utama: generasi sehat, cerdas, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkas Kapolresta Cirebon. Dengan sinergi lintas sektor, program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Cirebon diharapkan mampu memberi manfaat besar bagi masyarakat, sekaligus menjadi motor penggerak terciptanya Indonesia Emas 2045. (Asep .R)

MAJALENGKA Bidik–kasusnews.com,. Momentum Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025 diperingati secara khidmat di Kabupaten Majalengka. Dua institusi penting, Polres Majalengka dan Lanud Sugiri Sukani (SKI), menggelar upacara di lokasi terpisah dengan mengusung tema nasional Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya. Di Mapolres Majalengka, Kapolres AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. memimpin langsung jalannya upacara. Hadir pula pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, personel Polri, dan ASN. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh disiplin. “Peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat agar nilai-nilai Pancasila benar-benar diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila adalah dasar negara dan perekat bangsa yang harus kita jaga bersama,”tegas Kapolres Willy dalam amanatnya. Sementara itu, Komandan Lanud Sugiri Sukani, Letkol Pnb Yudisthira, mendapat kehormatan membacakan Naskah Ikrar pada upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kabupaten Majalengka yang dipusatkan di Pendopo. Upacara tersebut dipimpin oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M, dan dihadiri Forkopimda, TNI, Polri, ASN, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat Suasana berlangsung khidmat ketika seluruh peserta upacara menyimak pembacaan ikrar. Momentum ini dimaknai sebagai peneguhan kembali komitmen bersama dalam menjaga ideologi bangsa. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K.,S.H.,M.H, bersama Dandim 0620/Kab. Cirebon LETKOL Inf. MUKHAMAD YUSRON dan Plt. Kepala Kemenag Kab. Cirebon H. SELAMET, memberikan Ceramah Kamtibmas dan Kesadaran Hukum Dalam Rangka Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia di Pesantren Bina Insan Mulia Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon, Selasa (30/9/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polresta Cirebon dalam mendekatkan polisi dengan masyarakat, khususnya para santri atau pelajar demi menciptakan generasi muda Kabupaten Cirebon yang lebih baik, cerdas, Bebas Narkoba dan berkarakter. Dalam penyampaiannya, ia mengatakan untuk jadi orang hebat dan sukses tidak hanya didukung IQ yg cerdas namun juga dibarengi dengan emotional question seperti etika, tata krama, perilaku, sopan santun yang baik dan spiritual question (keimanan dan ketaqwaan) yang baik. Selain itu, ia mengaku senang dan bersyukur dapat datang kembali ke Pesantren Bina Insan Mulia. Bahkan, selama ini pihaknya juga rutin keliling terus ke SMP, SMA dan SMK untuk melindungi para siswa dan siswi pelajar. Dirinya mengingatkan agar tidak memanggil seseorang dengan melihat pandang fisik atau panggilan yang merendahkan karena sudah ada peraturanya. “Bisa di ganti dengan nama atau panggilan yang baik, kita tidak boleh membedakan mau dia karyawan, pengusaha, anak dewan, atau anak polisi dan tentara, disini semua sama disini semua santri. Tidak ada diskriminasi di sekitar kita, disini ibu kapolresta mengingatkan, bahwa indonesia sedang membangun bangsa yg lebih baik. Tidak mudah dilaksanakan, tetapi bisa juga karena generasi emas kita bisa mempersiapkan dengan baik,” katanya. Menurutnya, tantangan kedepan yang dihadapi ialah jangan sampai menimbulkan bibit-bibit korupsi seperti mencontek, dan masih maraknya penyalahgunaan narkoba. Pihaknya mengakui selama ini masih banyak kecolongan pengawasan seperti orang yang tidak tahu barang lalu menitipkan barang tersebut, dan mendokrtrin untuk memakainya. “Jangan berani mencoba-coba barang seperti narkoba. Kemajuam teknologi, semuanya warga masyarakat indonesia punya smartphone dan setiap saat pandanganya kesitu semua. Jangan salah gunakan fasilitas sekolah, boleh di gunakan hanya untuk membahas atau mencari materi dan mencari informasi,” ujarnya. Ia menyampaikan permasalahan penyempitan lahan karena generasi kita tidak peduli kepada lingkungan sekitar karena kemajuan teknologi media sosial sehingga tidak ada kesadaran. Sehingga mulai dari sekarang jarus befikir jangan mencari pekerjaan tetapi membuka lapangan pekerjaan. Selain itu, jangan pernah bingung kedepan mau kemana, karena harus ambil cita-cita setinggi langit. “Jangan pernah melakukan hal-hal yang melanggar hukum, karena setiap pekerjaan kedinasan, BUMN, Swasta membutuhkan SKCK disitu ada keterangan catatan kepolisian. Untuk menjadi orang yang hebat harus memiliki emosional passion yang bagus, dan jangan mudah putus asa,” pungkasnya. Sementara itu Dandim 0620 LETKOL Inf. MUKHAMAD YUSRON mendoakan para santri supaya bisa menjadi pribadi-pribadi yang bertanggung jawab dan selalu melaksanakan kegiatan aktivitasnya dengan hal-hal yang positif. Seperti kemarin ramainya demo aksi unjuk rasa masih banyak di tunggangi. Sehingga harus tahu dasarnya jangan asal ikut-ikutan dan diikuti oleh orang yang menjadi oknum. “Saya percaya kalau adik-adik sekalian kedepan bisa memilih mana yg benar dan mana yang salah. Tugas TNI tidak hanya berperang, tugas militer perang melaksanakan menyiapkan sejak dini guna mengantisipasi pihak-pihak dari luar. Tugas yang lainya membantu pemerintah pusat dan daerah dalam melaksanakan tugas-tugasya,” ungkapnya. Senada, Plt. Kementrian Agama H. SELAMET mengaku bersyukur bisa bersilaturahmi dengan para santri Ponpes Bina Insan Mulia. Menurutnya para santri sangat beruntung karena sudah mendapatkan ilmu agama, sehingga jangan sampai pengetahuan umumnya saja yang bagus namun akhlaknya belum terpenuhi. “Maka dari itu disini kita di ajarkan bukan hanya pengetahuan umum namun juga pembelajaran agama dan akhlak atau kecerdasan spritual. Kalau orang sudah bagus termasuk pengetahuan umum dan akhlaknya juga saya yakin di indonesia tdk ada orang korupsi,” pungkasnya. Asep Rusliman

Indramayu Bidik-kasusnews.com,. Unit Tipidter Satreskrim Polres Indramayu membongkar kegiatan pertambangan tanpa izin di Desa Loyang, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu. Dalam operasi yang digelar pada Jumat (25/9/2025) kemarin, polisi mengamankan tujuh orang pelaku beserta sejumlah barang bukti. Tujuh pelaku tersebut masing-masing berperan sebagai direktur, pelaksana, hingga pengurus lapangan dalam kegiatan pertambangan ilegal tersebut. Tak hanya itu, polisi juga menyita dua unit excavator, dua dump truck, dokumen perusahaan, rekening koran, serta uang tunai hasil penjualan senilai Rp 4,65 juta. Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP M Arwin Bachar, mengatakan, tindakan tegas itu merupakan bentuk keseriusan aparat dalam menutup ruang bagi praktik pertambangan ilegal. “Penindakan terhadap kasus pertambangan tanpa izin ini adalah komitmen Polres Indramayu dalam menegakkan hukum sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Pertambangan ilegal tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat dan merusak ekosistem,” ujar Fajar, kemarin. Ia menambahkan, proses penyidikan terhadap para tersangka masih terus berjalan. Mereka dijerat Pasal 158 jo Pasal 35 UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan 2. Polisi juga menggandeng Satpol PP Kabupaten Indramayu serta Dinas ESDM Cabang Cirebon dalam pengungkapan kasus itu. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan memperkuat pengawasan agar praktik serupa tidak kembali terjadi. Arwin pun mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha agar tidak tergiur melakukan aktivitas tambang ilegal. “Kami berharap masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dan selalu mematuhi aturan. Jika semua berjalan sesuai regulasi, maka pertambangan dapat memberikan manfaat ekonomi tanpa harus mengorbankan keselamatan dan keberlanjutan alam,”katanya. Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno mengingatkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban. “Jika ada potensi gangguan kamtibmas, masyarakat bisa segera melapor melalui layanan Lapor Pak Kapolres – Siap Mas Indramayu via WhatsApp 081999700110 atau call center 110,” katanya. (Asep Rusliman)

Cirebon Kota Bidik-kasusnews.com,. Polsek Kedawung Polres Cirebon Kota melakukan pembubaran kegiatan Night Ride yang diikuti oleh berbagai komunitas motor dengan jumlah peserta sekitar 500 unit motor, yang digelar di area Burger King Jalan Tuparev, Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, pada Sabtu malam, (27/9/2025), mulai pukul 20.00 hingga 20.40 WIB, karena kegiatan tersebut tidak memiliki izin resmi dari kepolisian maupun pemerintah desa setempat. Pembubaran dipimpin langsung oleh Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H., didampingi Panit Opsnal Intelkam IPTU Suyitno, S.H., bersama personel gabungan dari Polsek Kedawung dan Polres Cirebon Kota, yang melaksanakan pengendalian massa secara terstruktur, membagi peserta menjadi beberapa kelompok, serta mengarahkan rute berbeda agar potensi konvoi liar, balapan jalanan, dan kerumunan yang dapat mengganggu pengguna jalan lain dapat dihindari. Personel kepolisian melakukan pengawasan langsung di titik kumpul dan sepanjang rute, memberikan arahan secara langsung kepada peserta mengenai tata tertib berlalu lintas, keselamatan berkendara, serta pentingnya mematuhi peraturan hukum dan prosedur yang berlaku di jalan raya, sekaligus memastikan peserta meninggalkan lokasi kegiatan secara tertib. Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H., menegaskan bahwa setiap kegiatan komunitas motor yang dilakukan di jalan umum wajib memiliki izin resmi agar kegiatan tersebut dapat diawasi dengan baik oleh aparat kepolisian dan tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat serta pengguna jalan lainnya, sehingga tindakan pembubaran yang dilakukan oleh Polsek Kedawung merupakan upaya preventif sekaligus edukatif bagi peserta agar memahami tanggung jawab hukum dan keselamatan di jalan raya. Selain pengendalian dan pengawasan, personel kepolisian melakukan pemantauan situasi secara mobile maupun stasioner, memastikan bahwa seluruh peserta Night Ride tidak melakukan tindakan yang melanggar peraturan lalu lintas, tidak melakukan kebut-kebutan, serta tidak menimbulkan gangguan bagi lingkungan sekitar dan masyarakat yang melintas di Jalan Tuparev maupun area sekitar Burger King. Dalam pelaksanaan pembubaran, aparat kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak panitia kegiatan dan pengelola Burger King, memberikan instruksi agar kegiatan serupa di masa mendatang harus melalui prosedur perizinan resmi sehingga dapat dipastikan keamanan dan keselamatan semua peserta maupun masyarakat di sekitarnya. Setiap personel yang terlibat dalam pembubaran Night Ride juga melakukan pencatatan dan dokumentasi seluruh kegiatan, mulai dari titik kumpul peserta, jalur pengalihan, arahan yang diberikan, hingga pemantauan saat peserta meninggalkan lokasi, sebagai bahan evaluasi dan laporan resmi Polsek Kedawung kepada Polres Cirebon Kota “Pembubaran kegiatan Night Ride ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada para komunitas motor bahwa setiap kegiatan di jalan umum harus melalui izin resmi, serta agar mereka memahami pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan masyarakat,” jelas Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar rapat koordinasi lintas sektor untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (29/9/2025). Rakor berlangsung di Aula Sekretariat Daerah dan dipimpin Sekretaris Daerah H Ade Suryaman. ‎Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H Andreas, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Kav Andhi Ardana Valeriandra, Kapolres Sukabumi AKBP Samian, unsur Forkopimda, Forkopimcam, kepala sekolah, serta mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Sukabumi. ‎Dalam arahannya, Wabup Andreas menegaskan bahwa MBG merupakan program prioritas nasional sehingga wajib dijalankan sesuai prosedur. “Kita harus bersyukur dengan program ini dan melaksanakannya dengan sungguh-sungguh. Jangan ada yang bermain-main. Jika ada penyimpangan di sekolah, akan ditindak tegas,” tegasnya. ‎Ia menambahkan, MBG merupakan bagian dari Asta Cita Presiden dan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pemenuhan gizi anak sekolah. Pemerintah daerah diminta mengawal pelaksanaan secara ketat agar tidak terjadi kasus seperti keracunan makanan di beberapa daerah. ‎Dandim 0622/Sukabumi Letkol Kav Andhi Ardana Valeriandra menekankan bahwa keberhasilan program MBG adalah tanggung jawab bersama. “Kami dari TNI melakukan monitoring, tetapi tanggung jawab utama ada pada pengelola. Ini menyangkut nyawa anak-anak, jangan sampai ada kelalaian,” ujarnya. ‎Kapolres Sukabumi AKBP Samian juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan program ini untuk keuntungan pribadi. “Bila ditemukan dapur tidak sesuai standar atau ada yang bermain, akan kami tindak tegas, bahkan bisa berujung pidana,” katanya. ‎Kapolres menambahkan, pengawasan perlu dilakukan secara kolaboratif agar program tepat sasaran dan benar-benar memberi manfaat bagi pertumbuhan anak-anak. (Usep)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III dalam rangka mendukung program swasembada pangan tahun 2025. Acara tersebut digelar di Kelurahan Cicurug, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka pada Sabtu (27/9/2025). Kegiatan ini dilaksanakan secara nasional melalui Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listiyo Sigit Prabowo, M.Si dari Oku Timur, Polda Sumsel. Kehadiran Kapolres Majalengka beserta jajaran menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan ketahanan pangan melalui panen raya jagung serentak di seluruh Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Wakapolres Majalengka Kompol Asep Agustoni, S.E., M.M., Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Majalengka Udin Saepudin, Wakil Ketua Bulog Kantor Cabang Cirebon Sandi Kusuma Putra, serta Fungsional Analis Ketahanan Pangan DKP3 Kabupaten Majalengka Ratih Fatimah. Hadir pula sejumlah pejabat terkait, di antaranya Sekretaris Camat Majalengka Dadang Nugraha, A.KS., S.AP., M.Si., PLT Lurah Cicurug Angki, PJU Polres Majalengka, serta perwakilan kelompok tani seperti Gapoktan Sri Jujur Rahayu, Gapoktan Jati Kersa, dan kelompok tani lainnya di wilayah Kelurahan Cicurug. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian menegaskan bahwa kegiatan panen raya ini tidak hanya menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional, tetapi juga mempererat sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, Bulog, serta para petani. “Dengan adanya panen raya serentak ini, kita berharap produksi jagung semakin meningkat sehingga dapat mendukung ketersediaan pangan dan menekan ketergantungan impor,” ujarnya. (Asep Rusliman)

Bidik-kasusnews.com,. Jajaran Polres Kuningan tengah menangani kasus dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang terjadi pada bulan Desember 2024 lalu di Desa Ciomas, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan. Kasus ini resmi dilaporkan pada 24 September 2025. Jumat(26/9/2025). Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Berdasarkan keterangan, kejadian berawal ketika korban yang masih berusia 17 tahun mengalami pusing dan muntah, hingga akhirnya dilakukan pemeriksaan di sebuah klinik. Dari hasil pemeriksaan, diketahui korban tengah mengandung janin berusia sekitar tujuh bulan. Saat dimintai keterangan, korban mengaku telah menjadi korban persetubuhan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial YS (42), warga Desa Ciomas, Kecamatan Ciawigebang. “Kasus ini kemudian dilaporkan oleh pihak keluarga ke Polres Kuningan. Penyidik pun segera melakukan langkah-langkah hukum, antara lain memeriksa pelapor, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan visum terhadap korban di RSUD 45 Kuningan. Sejumlah barang bukti juga telah diamankan berupa buku nikah dan akta lahir atas nama korban.” ujar Kabid Humas, Sabtu (27/9/2025) Atas laporan tersebut, polisi menetapkan YS (42), seorang buruh harian lepas asal Desa Ciomas, sebagai tersangka. Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan, termasuk keluarga korban dan warga sekitar. Polres Kuningan memastikan akan menangani kasus ini secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku. Hingga kini, situasi berjalan aman dan kondusif, sementara korban mendapat pendampingan untuk pemulihan. Bandung, 27 September 2025 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar (Asep Rusliman)

Cirebon,Bidik-kasusnews.com,. Suasana hangat terasa saat Aliansi Wartawan Reaksi Cepat (AWRC) menggelar silaturahmi bersama para insan pers se-Ciayumajakuning. Acara yang digelar di Rumah Makan Padang Uni Moza, Stadion Bima, Kota Cirebon ini berlangsung penuh rasa kebersamaan pada Sabtu (27/9/2025). Dipimpin langsung oleh Ketua Umum AWRC, Niko Saputra Lubis, dan didampingi Wakil Ketua Umum, Agustinar (Papi), silaturahmi ini menjadi lebih dari sekadar temu kangen. Momen ini dijadikan ruang untuk memperkuat fondasi organisasi sekaligus menyamakan langkah ke depan. Silaturahmi ini bukan hanya soal kumpul, tapi juga wadah untuk menyatukan visi agar kita bisa menghasilkan karya jurnalistik yang cepat, tepat, dan bermanfaat,” ungkap Niko dalam sambutannya. Diskusi berjalan cair namun penuh makna. Para anggota yang hadir saling bertukar ide, menyampaikan gagasan, serta memberi masukan konstruktif untuk memperkuat program kerja AWRC. Dari kebersamaan itu lahir semangat baru agar organisasi semakin solid dan berdampak. Suasana kekeluargaan yang tercipta menegaskan bahwa AWRC bukan sekadar wadah, melainkan rumah bersama bagi para jurnalis yang ingin terus berkontribusi menjaga marwah pers sebagai pilar demokrasi. Melalui silaturahmi ini, AWRC meneguhkan komitmen untuk mempererat sinergi antarwartawan, sehingga ke depan mampu melahirkan karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tapi juga inspiratif bagi masyarakat. (Asep Rusliman)