Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Majalengka melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Gabungan di wilayah hukum Polres Majalengka, pada Sabtu malam, 7 Februari 2026. Kegiatan KRYD Gabungan tersebut melibatkan personel Polres Majalengka yang dilaksanakan secara terpadu sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada malam akhir pekan dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kabag Ops Polres Majalengka Kompol M. Simangunsong, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan KRYD merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menciptakan rasa aman dan nyaman. “KRYD Gabungan ini difokuskan pada pencegahan tindak kriminalitas, penyakit masyarakat, serta gangguan kamtibmas lainnya. Dengan kehadiran personel di lapangan, diharapkan situasi wilayah tetap kondusif,” jelas Kompol M. Simangunsong. Ia menambahkan, kegiatan tersebut dilaksanakan melalui patroli dan pemantauan di titik-titik rawan, sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Polres Majalengka berkomitmen untuk terus melaksanakan KRYD secara berkelanjutan sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Majalengka. (Asep.R)

CIREBON KOTA Bidik-kasusnews.com,.Ratusan warga terdampak banjir di Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, mendapatkan titik terang di tengah kepungan air. Pada Sabtu (7/2/2026), jajaran Polres Cirebon Kota turun langsung menyalurkan bantuan makanan di Perumahan Villa Intan, Desa Klayan, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang aktivitasnya lumpuh total. ​Atensi Langsung Kapolres ​Penyaluran bantuan ini merupakan atensi khusus dari Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. Melalui Kasat Lantas AKP Ridwan Maulana, S.H., M.H., C.PHR, pihak kepolisian menyasar warga yang paling terdampak genangan air dan mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. ​Begitu petugas tiba di halaman Balai Pertemuan Kampung (Baperkam), warga yang sudah menunggu sejak pagi segera berkumpul. Petugas membagikan paket bantuan berupa. ​Snack/Makanan Ringan,Mi Instan ​Air Mineral. Bantuan ini dinilai sangat krusial mengingat banyak dapur rumah tangga warga yang terendam air sehingga tidak dapat digunakan untuk memasak. ​Suara warga di tengah genangan ​Kondisi banjir yang merendam permukiman membuat warga, terutama anak-anak dan lansia, sangat bergantung pada makanan instan. Eka, salah satu warga Perumahan Villa Intan 3, mengaku sangat terbantu dengan aksi cepat Polres Cirebon Kota. ​”Bantuan ini sangat membantu di tengah keterbatasan kami. Banjir yang berulang ini benar-benar mematikan aktivitas ekonomi keluarga,” ujar Eka. ​Ia juga berharap adanya bantuan lanjutan berupa masakan siap saji, vitamin, serta obat-obatan untuk menjaga kesehatan warga selama genangan belum surut sepenuhnya. ​Komitmen Polri hadir untuk masyarakat.Menanggapi harapan warga, AKP Ridwan Maulana menegaskan bahwa Polri akan terus memantau situasi. Desa Klayan, khususnya Villa Intan, menjadi prioritas karena banyaknya jumlah rumah yang terdampak. ​”Kami terus melakukan pemetaan wilayah dan menyiapkan tambahan logistik sesuai kebutuhan warga, mulai dari makanan siap saji hingga pakaian,” jelas AKP Ridwan. ​Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Warga diminta segera melapor kepada pihak berwenang jika membutuhkan bantuan darurat atau evakuasi lebih lanjut. (Asep.R)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana perkosaan terhadap anak yang terjadi di wilayah Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka. Sabtu (07/02/2026). Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 23.00 WIB, di sebuah rumah yang beralamat di Desa Talaga Wetan, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Udiyanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan secara profesional dan sesuai prosedur hukum terhadap laporan dugaan tindak pidana tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, telah terjadi dugaan tindak pidana perkosaan terhadap anak di bawah umur dengan korban berinisial S.R., yang diduga dilakukan oleh tersangka berinisial J.S.,” ujar AKP Udiyanto. Lebih lanjut dijelaskan, dugaan perbuatan tersebut tidak hanya terjadi satu kali, melainkan dilakukan secara berulang sejak sekitar pertengahan Februari 2025 hingga terakhir pada 14 Januari 2026, di lokasi yang sama. Tersangka diduga melakukan perbuatannya dengan cara memanfaatkan situasi dan memberikan ancaman kepada korban agar menuruti kehendaknya. Dalam proses penyidikan, penyidik Satreskrim Polres Majalengka telah mengamankan sejumlah alat bukti, antara lain keterangan saksi, keterangan tersangka, serta hasil Visum et Repertum. Selain itu, barang bukti berupa satu stel pakaian milik korban dan satu stel pakaian milik tersangka turut diamankan guna kepentingan pembuktian. “Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 473 Ayat (2) huruf b KUHPidana Jo Pasal 415 huruf b KUHPidana, dengan ancaman hukuman sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Kasat Reskrim. Polres Majalengka menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan maksimal terhadap anak, serta mengimbau kepada masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau mencurigai adanya tindak pidana, khususnya yang melibatkan anak sebagai korban. (Asep.R)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi melalui UPTD DLH Wilayah VI Jampangkulon bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) liar di belakang KUD Surade, Kecamatan Surade, Jumat (6/2/2026). Koordinator Lapangan UPTD Kebersihan Wilayah VI Jampangkulon, Aluh, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel kebersihan untuk membersihkan dan mengangkut sampah yang menumpuk di lokasi tersebut. Menurut Aluh, petugas kebersihan setiap hari rutin melakukan pengangkutan sampah di titik-titik yang telah ditentukan. Namun, setelah menerima laporan warga mengenai pembuangan sampah liar di jalan menuju Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Surade, pihaknya segera melakukan pembersihan di lokasi. Sampah yang dibersihkan didominasi sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan oleh oknum masyarakat. Untuk penanganan tersebut, DLH menyiapkan satu unit truk angkutan guna membawa sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Aluh mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Ia menegaskan, keberadaan TPS liar dapat mencemari lingkungan dan mengganggu kenyamanan warga. Ia juga menyarankan agar masyarakat memanfaatkan layanan DLH apabila membutuhkan penanganan sampah. Dengan adanya titik penampungan di setiap kampung, diharapkan tidak lagi muncul TPS liar yang merusak kebersihan dan keindahan lingkungan. (Dicky)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,. Komitmen Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terus diwujudkan melalui Program BENGRAS (Bebas Gangguan Penglihatan Katarak). Hingga saat ini, tercatat lebih dari 600 warga Majalengka telah mendapatkan layanan operasi katarak gratis melalui program unggulan tersebut. Bupati Majalengka H. Eman Suherman menyampaikan bahwa Program BENGRAS merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan yang mengalami keterbatasan ekonomi dan gangguan penglihatan akibat katarak. “Program BENGRAS ini kami hadirkan untuk membantu masyarakat Majalengka agar kembali bisa melihat dengan baik dan menjalani aktivitas secara normal. Alhamdulillah, hingga saat ini sudah lebih dari 600 warga yang berhasil menjalani operasi katarak secara gratis,” ujar Bupati saat menghadiri kegiatan operasi katarak di RSUD Cideres, Kamis (5/2/2026). Menurutnya, gangguan penglihatan akibat katarak tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada produktivitas dan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, Pemkab Majalengka terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk rumah sakit dan tenaga medis, agar program ini dapat menjangkau lebih banyak warga. Ke depan, Program BENGRAS akan terus kami lanjutkan dan perluas cakupannya, sejalan dengan visi pembangunan Majalengka Langkung SAE, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. Program BENGRAS mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai sangat membantu dan memberikan harapan baru bagi warga penderita katarak. Pemerintah Kabupaten Majalengka menargetkan program ini dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat di seluruh kecamatan. Sementara Direktur RSUD Cideres, dr. H. Harizal F. Harahap menyampaikan bahwa kegiatan operasi katarak gratis yang diselenggarakan RSUD Cideres merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Program BENGRAS Pemerintah Kabupaten Majalengka, sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186. “Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186, RSUD Cideres melaksanakan operasi katarak gratis bagi masyarakat bekerjasama dengan Perdami dan RS Cicendo Bandung. Pada kegiatan kali ini, sebanyak 100 orang pasien telah menjalani tindakan operasi katarak,” ujar dr. Harizal. Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak agar dapat kembali beraktivitas secara normal dan meningkatkan kualitas hidup. “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat yang sebelumnya mengalami keterbatasan penglihatan dapat kembali produktif. RSUD Cideres berkomitmen untuk terus mendukung program-program kesehatan Pemkab Majalengka demi terwujudnya Majalengka Langkung SAE,” tambahnya. (Asep.R)

Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Kodim 0614/Kota Cirebon menggelar kegiatan karya bakti bersih-bersih pantai yang terpusat di kawasan Pantai Pesisir Kesenden, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut atas perintah langsung Presiden Republik Indonesia dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian kawasan pesisir. Karya bakti tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0614/Kota Cirebon dan melibatkan berbagai unsur lintas sektor. Turut ambil bagian dalam kegiatan ini personel TNI dan Polri wilayah Kota Cirebon, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta instansi terkait Pemerintah Kota Cirebon. Selain itu, kegiatan bersih-bersih pantai ini juga mendapat dukungan dan partisipasi aktif dari organisasi pelajar dan mahasiswa se-Kota Cirebon, serta perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Kota Cirebon. Para peserta secara bersama-sama membersihkan sampah di sepanjang pesisir pantai sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kegiatan karya bakti ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pantai yang memiliki peran strategis bagi ekosistem dan kehidupan masyarakat pesisir. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi nyata antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dalam mendukung program nasional terkait pelestarian lingkungan. Kodim 0614/Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah pusat serta berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Dandim 0614/Kota Cirebon pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan karya bakti bersih-bersih pantai ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan sekaligus implementasi langsung dari arahan Presiden Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan pantai bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Selain itu, Dandim 0614/Kota Cirebon juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah pesisir, agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, pantai yang bersih akan memberikan manfaat besar, baik dari sisi kesehatan, kelestarian ekosistem laut, maupun potensi ekonomi masyarakat setempat. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon melaksanakan kegiatan silaturahmi ke sejumlah pondok pesantren di wilayah hukum Polresta Cirebon, Kamis (5/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., sebagai bagian dari upaya mempererat sinergitas dan soliditas antara Polri dengan tokoh agama dan pimpinan pondok pesantren. Kapolresta Cirebon didampingi Kasat Intelkam Kompol Joni Surya Nugraha, S.IP., M.H. serta Kapolsek Pangenan AKP Abdul Majid, S.H., M.H.. Kunjungan silaturahmi dilaksanakan dengan mendatangi Pondok Pesantren Al-Jauhariyah yang berlokasi di Desa Balerante, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, dan disambut langsung oleh Pengasuh Ponpes KH. Muhammad Faqih Jauhar. Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon menyampaikan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, menanamkan nilai kebangsaan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif. “Silaturahmi ini merupakan komitmen Polri untuk terus menjalin komunikasi dan kebersamaan dengan para ulama dan pimpinan pondok pesantren. Peran tokoh agama sangat penting dalam menjaga persatuan serta menciptakan situasi kamtibmas yang sejuk dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Imara Utama. Selanjutnya, Kapolresta Cirebon beserta rombongan melanjutkan silaturahmi ke Pondok Pesantren Gedongan yang berada di Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon. Kehadiran Kapolresta Cirebon disambut oleh Sesepuh Ponpes Gedongan KH. Abu Bakar Muhtarom, Ibu Nyai Raudho, serta Ustadz Abdul Muhyi. Silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Kapolresta Cirebon kembali menegaskan komitmen Polri dalam membangun sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh agama. “Polri mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para ulama dan pimpinan pondok pesantren, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Sinergitas ini menjadi kunci dalam mewujudkan wilayah hukum Polresta Cirebon yang aman, damai, dan kondusif,” tegasnya. Selain bersilaturahmi, Kapolresta Cirebon juga menghadiri kegiatan Gedongan Bersholawat dalam rangka Haul Gedongan ke-95 yang diselenggarakan di halaman MA Mamba’ul Hikmah. Kehadiran Kapolresta Cirebon dalam kegiatan keagamaan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan religius masyarakat. Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polresta Cirebon berharap terjalin hubungan yang semakin erat dengan tokoh agama dan pimpinan pondok pesantren, serta terbangunnya sinergitas yang kuat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Cirebon. (Asep Rusliman)

Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,. Menjelang bulan suci Ramadhan, Tim Satgas Pangan Kota Cirebon melakukan pengecekan ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional, Kamis (5/2/26). Kegiatan ini melibatkan Satuan Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Cirebon Kota, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, serta Perum Bulog. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Adam Gana, Wakil Kepala Cabang Bulog, Sandi, Kepala DKP3 Kota Cirebon Sdri. Elmi Masruroh, Kabid DKP3, Didi, serta Kabid DKUKMPP, Fajar. Pengecekan dilakukan di dua lokasi, yakni Pasar Pagi dan Pasar Sentral Jagasatru, Kota Cirebon. Tim secara langsung memantau aktivitas perdagangan sekaligus berdialog dengan para pedagang terkait kondisi stok dan harga bahan pokok. Sebanyak 14 komoditas bahan pokok menjadi fokus pengecekan, di antaranya beras, daging sapi, daging ayam, telur, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, hingga bahan pokok lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Adam Gana mengatakan, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat menjelang Ramadhan. “Dari hasil pengecekan di lapangan, kami pastikan stok bahan pokok dalam kondisi aman dan tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan. Harga juga masih relatif stabil dan terjangkau,” ujar AKP Adam Gana. Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna menjaga stabilitas harga serta menjamin ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri. Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Cirebon, Elmi Masruroh, menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pangan di Kota Cirebon dipastikan mencukupi hingga bulan Ramadhan mendatang. “Alhamdulillah, berdasarkan hasil pemantauan hari ini, stok bahan pokok di pasar aman dan mencukupi. Harga juga masih dalam batas wajar, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” jelas Elmi. Menurutnya, Pemerintah Kota Cirebon bersama instansi terkait akan terus melakukan monitoring pasar serta berkoordinasi dengan Bulog untuk menjaga pasokan bahan pangan strategis. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kota Cirebon tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman. (Asep.R)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan secara resmi menetapkan besaran zakat fitrah untuk 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar 2,5 kilogram beras atau setara Rp35.000 per jiwa. Ketetapan tersebut menjadi pedoman bagi umat Muslim di wilayah Kabupaten Kuningan dalam menunaikan kewajiban zakat fitrah menjelang Hari Raya Idulfitri. Penetapan tersebut dihasilkan melalui rapat koordinasi yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kuningan bersama Dewan Syariah yang terdiri dari perwakilan ormas keagamaan seperti MUI, NU, Muhammadiyah, Persis, PUI, serta pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan. Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Yayan Sofyan, memaparkan bahwa ketetapan tersebut merupakan hasil musyawarah dari para ulama dan organisasi keagamaan di Kuningan. Dengan ditetapkannya besaran zakat fitrah tersebut, ia mengajak masyarakat untuk menunaikan zakatnya ke lembaga resmi. Ketetapan ini lahir dari musyawarah bersama Dewan Syariah. Untuk itu, kami mengajak seluruh masyarakat Kuningan, baik di lingkungan dinas, instansi, lembaga, maupun masyarakat umum, untuk menyalurkan zakat fitrahnya melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) resmi,” tutur Yayan, Rabu (4/2/2025). Sementara itu, Sekretaris Daerah Kuningan, Uu Kusmana, menambahkan bahwa penetapan besaran zakat fitrah tersebut didapatkan berdasarkan pemantauan harga pasar yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kuningan, di mana rata-rata harga beras di tingkat konsumen saat ini berada pada kisaran Rp14.000 per kilogram. “Alhamdulillah, hari ini kami telah menyepakati besaran zakat fitrah untuk tahun 2026. Berdasarkan hasil diskusi dan pemantauan harga di lapangan, harga beras di Kuningan saat ini rata-rata Rp14.000 per kilogram. Maka jika diuangkan, zakat fitrah ditetapkan sebesar Rp35.000 per jiwa,” ujar Uu. Ditetapkannya besaran zakat fitrah di awal waktu ini bertujuan agar masyarakat mempunyai waktu yang cukup untuk membayar zakat fitrah, sehingga proses penghimpunan dan pendistribusian zakat oleh BAZNAS dapat berjalan lebih tertib, terorganisasi, dan tepat sasaran. “Kami mengimbau umat Muslim di Kabupaten Kuningan agar dapat segera menunaikan zakat fitrah sesuai ketentuan yang ada, sebagai bentuk ketaatan dalam menjalankan kewajiban agama,” pungkas Uu. (Asep.R)

Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,.(Kamis, 5/2/2026), – Babinsa Kelurahan Kesambi Serda Susilo bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Kesambi melaksanakan pendampingan dan monitoring kegiatan Posyandu dan Posbindu Bougenville B yang berlangsung di Posyandu Bougenville B, Jl. Makmur RT 06 RW 03 Sigendeng, Kelurahan Kesambi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan balita dan lansia, penimbangan balita, pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita, serta pemeriksaan kesehatan rutin bagi warga lanjut usia. Kegiatan ini dilaksanakan oleh kader Posyandu bersama tenaga kesehatan dengan tujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sejak usia dini hingga lansia. Babinsa Kelurahan Kesambi Serda Susilo menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk dukungan TNI dan Polri dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar. “Dengan adanya kegiatan Posyandu dan Posbindu ini, diharapkan kesehatan balita dapat terus terpantau sehingga tumbuh kembangnya optimal, serta kondisi kesehatan lansia dapat diketahui lebih dini guna mencegah terjadinya penyakit yang lebih serius,” ujar Serda Susilo. “Posyandu memiliki fungsi yang sangat penting sebagai sarana pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat, khususnya ibu dan balita, mulai dari pemantauan tumbuh kembang anak, pencegahan stunting, hingga pemberian edukasi kesehatan. Sementara Posbindu berfungsi untuk memantau kesehatan masyarakat usia dewasa dan lansia secara berkala,” tambahnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan mendapat antusiasme dari masyarakat setempat yang aktif memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan.(pendim0614)* (Asep.R)