Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Aparat kepolisian mengungkap praktik penipuan bermodus rekrutmen karyawan BUMN yang dilakukan seorang pria dengan menyamar sebagai anggota Polri. Pelaku memanfaatkan atribut kepolisian untuk meyakinkan korban dan meminta uang hingga ratusan juta rupiah. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kuningan Iptu Abdul Azis mengatakan tersangka berinisial MS (22), seorang mahasiswa, nekat menggunakan seragam polisi berpangkat AKP demi memperdaya korban. “Motifnya untuk menguntungkan diri sendiri dengan memakai kedudukan palsu sebagai anggota Polri,” ujar Azis di Kuningan, Senin (23/2/2026). Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan pada 12 Januari 2026 dari korban berinisial AS (52). Tersangka disebut mendatangi korban dengan mengenakan seragam polisi lengkap serta menunjukkan sejumlah dokumen yang seolah-olah terkait proses penerimaan karyawan. Pelaku menjanjikan dua anak korban bisa bekerja di Pertamina wilayah Balongan, Indramayu. Sebagai syarat kelulusan, tersangka meminta uang sebesar Rp100 juta. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat strategi pengendalian inflasi melalui Program Sabilulungan untuk Harga Stabil (SABUMI). Program ini dirancang sebagai instrumen intervensi cepat ketika harga kebutuhan pokok mulai menunjukkan tren kenaikan. Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Sukabumi, Yana Chefiana, menjelaskan bahwa SABUMI merupakan turunan langsung dari kebijakan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Kehadirannya tidak sekadar operasi pasar rutin, melainkan bagian dari sistem pengaman daya beli masyarakat. “Ketika harga di pasaran mulai mendekati atau bahkan melewati Harga Eceran Tertinggi, program SABUMI langsung hadir di tengah masyarakat,” ujarnya, Selasa (24/2/2026). Berbagai komoditas strategis disediakan dalam program tersebut, agar kebutuhan masyarakatnya dapat terpenuhi dengan harga terjangkau. Beberapa komoditas itu antara lain beras SPHP, terigu, gula pasir, minyak goreng, bawang putih, telur, gula semut, hingga beras merah dan hitam. Seluruh kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran. Dia mencontohkan minyak goreng. Bahan pokok tersebut dipasarkan Rp31 ribu per 2 liter atau sekitar Rp15.700 per liter. Sementara harga gula pasir dan terigu juga berada di bawah HET, memberikan ruang belanja lebih hemat bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga. Antusiasme warga terlihat dari pelaksanaan di Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng. Sebanyak 400 liter minyak goreng habis terjual dalam waktu singkat, menandakan tingginya kebutuhan sekaligus respons positif masyarakat. Dalam setiap kegiatan, volume distribusi sembako tergolong besar. Minyak goreng mencapai 400 liter, beras SPHP 5 kuintal, bawang putih 200 kilogram, gula pasir 200 kilogram, serta komoditas lain rata-rata 200 kilogram per jenis. Selama Ramadan, Pemkab Sukabumi menargetkan 20 kali pelayanan SABUMI. Sepuluh titik akan terintegrasi dengan rangkaian Muhibah Ramadan, sementara sepuluh lainnya langsung menyasar desa-desa berdasarkan permohonan. “Kini tersedia dua unit mobil operasional SABUMI yang siap bergerak menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan,” jelas Yana. Program ini dipastikan tidak berhenti setelah Ramadan. Pemerintah daerah menegaskan SABUMI akan berjalan berkelanjutan, terutama untuk membantu stabilitas harga di desa-desa terpencil. “Sabumi tidak berakhir di bulan Ramadan. Insyaallah akan terus kami lanjutkan,” tegasnya. Bagi pemerintah desa yang ingin menghadirkan SABUMI, mekanisme pengajuan dibuat sederhana. Desa cukup mengajukan permohonan melalui konfirmasi WhatsApp, selanjutnya distribusi akan dijadwalkan sesuai kebutuhan wilayah. (Usep)

CIREBON Kasusnews.com,.Komitmen menjaga integritas dan profesionalitas kembali ditegaskan Polresta Cirebon melalui pemeriksaan tes urine narkoba terhadap seluruh personel dan ASN usai Apel Jam Pimpinan, Senin (23/2/2026), di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., serta diikuti para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, personel, dan ASN. Sebanyak 200 anggota Polri dan ASN menjalani tes urine dengan enam parameter pemeriksaan, yakni amphetamine, methamphetamine, THC, cocaine, benzodiazepine, dan morphine. Pemeriksaan dilakukan oleh Sie Dokkes dan Sie Propam secara terbuka dan transparan. Dari hasil pemeriksaan, seluruh personel dinyatakan negatif atau tidak mengandung zat narkoba. Kapolresta Cirebon menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen tegas dalam menjaga marwah institusi dan memastikan tidak ada anggota yang terlibat penyalahgunaan narkoba. “Tes urine ini adalah komitmen kami untuk memastikan seluruh personel Polresta Cirebon bersih dari narkoba. Tidak ada toleransi bagi anggota yang bermain-main dengan narkoba,” tegasnya. Ia menambahkan, pengawasan internal akan terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. “Kita harus menjadi contoh di tengah masyarakat. Penegakan hukum harus dimulai dari internal. Jika ingin memberantas narkoba di luar, maka kita harus bersih terlebih dahulu,” ujar Kapolresta. Dengan hasil negatif secara keseluruhan, Polresta Cirebon memastikan kesiapan dan integritas personelnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri. (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Wakapolres Majalengka Kompol Dani prasetya, S.H., M.H., memimpin apel persiapan pengamanan kunjungan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) ke Pondok Mufidah Santi Asromo dalam rangka menghadiri Puncak Resepsi Milad PUI Ke-108 dan Doa Bersama Untuk Bangsa. Apel yang digelar pada Senin, 23 Februari 2026, bertempat di Lapangan Apel Polres Majalengka tersebut dihadiri oleh seluruh personel yang terlibat dalam surat perintah pengamanan. Kunjungan Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, ke Pondok Mufidah Santi Asromo menjadi perhatian khusus mengingat kegiatan tersebut merupakan agenda besar Persatuan Ummat Islam (PUI) yang dihadiri para ulama, tokoh nasional, serta masyarakat dari berbagai daerah. Dalam arahannya, Kompol Dani prasetya menegaskan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat. “Kegiatan ini merupakan agenda penting yang melibatkan banyak pihak. Saya tekankan kepada seluruh personel agar memahami ploting masing-masing, meningkatkan kewaspadaan, serta menjaga sinergitas antarinstansi demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tegasnya. Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan arahan teknis dan taktis dari Kabag Ops terkait Tactical Wall Game (TWG). Dalam arahannya, Kabag Ops memaparkan skema pengamanan, pembagian tugas di lapangan, jalur kedatangan dan kepulangan tamu VVIP, serta langkah-langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas. Pengamanan kegiatan ini melibatkan personel gabungan yang telah tersprint, dengan penempatan di sejumlah titik strategis mulai dari jalur yang akan dilalui Kapolri, area lokasi acara di Pondok Mufidah Santi Asromo, hingga pengaturan arus lalu lintas dan kantong parkir. Dengan dilaksanakannya apel kesiapan dan Tactical Wall Game tersebut, Polres Majalengka menyatakan siap mengamankan seluruh rangkaian kunjungan Kapolri dalam rangka Puncak Resepsi Milad PUI Ke-108 dan Doa Bersama Untuk Bangsa agar berjalan aman, tertib, dan lancar. (Asep Rusliman)

Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. (Senin, 23/2/2026), – Babinsa Kelurahan Sukapura, Sertu Anur Hanapi, bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan pendampingan pemberian Imunisasi Susulan ORI Campak dan Rubela yang dilaksanakan oleh petugas tenaga kesehatan dari Puskesmas Sukapura. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari ini dengan lokasi awal di RW 07, kemudian dilanjutkan di SD Silih Asuh 1, 2, dan 3 yang berada di wilayah Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan kegiatan imunisasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat serta para orang tua siswa. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga merupakan bentuk sinergitas TNI-Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya pencegahan penyakit campak dan rubela pada anak-anak. Sertu Anur Hanapi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen aparat kewilayahan dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. “Kami siap mendampingi dan membantu tenaga kesehatan agar pelaksanaan imunisasi berjalan optimal serta target cakupan imunisasi dapat tercapai,” ujarnya. Sementara itu, petugas kesehatan dari Puskesmas Sukapura mengapresiasi dukungan yang diberikan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, karena sangat membantu kelancaran kegiatan di lapangan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program imunisasi. Dengan adanya kegiatan imunisasi susulan ORI Campak dan Rubela ini, diharapkan anak-anak di wilayah Kelurahan Sukapura mendapatkan perlindungan kesehatan yang maksimal serta terhindar dari penyakit menular yang berbahaya. Pada kegiatan tersebut, Babinsa Kelurahan Sukapura Sertu Anur Hanapi berharap dan menekankan agar para orang tua dapat mendukung penuh program imunisasi yang dicanangkan pemerintah. Ia mengimbau supaya orang tua tidak ragu membawa anak-anaknya untuk mengikuti imunisasi, karena imunisasi Campak dan Rubela sangat penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta mencegah penyebaran penyakit menular sejak dini. Babinsa juga menegaskan bahwa kegiatan ini aman dan dilaksanakan oleh tenaga kesehatan yang profesional sesuai prosedur. (pendim0614)* (Asep Rusliman)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan membubarkan aksi balapan liar yang meresahkan warga di sejumlah titik wilayah Kabupaten Kuningan, Sabtu Malam (21/2/2026). Kegiatan penertiban tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Satlantas Polres Kuningan, AKP Aktuin Moniharapon. Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat terkait adanya aktivitas balapan liar yang kerap dilakukan pada malam hingga dini hari. Operasi yang dilakukan tersebut menyasar lokasi yang kerap dijadikan balap liar. Selain membubarkan kerumunan, petugas juga mengamankan sejumlah kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat dan knalppt brong. Para remaja yang terlibat juga diberikan pembinaan dan imbauan agar tidak mengulangi perbuatannya karena membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Kasat Lantas AKP Aktuin Moniharapon menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli rutin, khususnya pada jam-jam rawan. Hal tersebut diambil untuk menjamin keamanan, keselamatan dan kelancaran lalu lintas. “Kami tidak akan memberikan ruang bagi aksi balapan liar di wilayah hukum Polres Kuningan. Selain melanggar aturan lalu lintas, kegiatan ini sangat membahayakan keselamatan pelaku maupun masyarakat sekitar,” tegasnya. Kasat menambahkan bahwa mayoritas pelaku balap liar tersebut merupakan anak-anak usia remaja yang masih membutuhkan perhatian khusus terutama bagi pihak kepolisian untuk memberikan edukasi. Langkah yang dilakukan pihak kepolisian yakni melakukan patroli rutin dengan meningkatkan intensitas patroli di jam-jam rawan (malam minggu dan dini hari), penindakan Tilang dengan memberikan sanksi tegas bagi pelanggar aturan lalu lintas dan memberikan edukasi kepada masyarakat dengan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang bahaya balap liar. ​AKP Aktuin juga menghimbau kepada para orang tua agar lebih ketat dalam mengawasi pergaulan dan aktivitas anak-anak mereka, terutama saat keluar malam menggunakan sepeda motor. ​”Kami meminta kerja sama dari para orang tua. Jangan biarkan anak-anak kita menjadi korban atau pelaku kecelakaan lalu lintas hanya demi kesenangan sesaat di jalanan,” kata Kasat.. Satlantas Polres Kuningan memastikan penindakan akan terus dilakukan secara tegas dan terukur sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Kuningan. “Jalan raya adalah fasilitas umum, bukan sirkuit. Nyawa taruhannya jika prosedur keselamatan diabaikan. Kami tidak ingin ada lagi pemuda Kuningan yang masa depannya hilang karena kecelakaan akibat aksi konyol seperti ini,” pungkas Kasat. (Asep Rusliman)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Praktik ilegal penjualan obat-obatan terlarang jenis Eximer dan Tramadol diduga dilakukan oleh sebuah Warung Kecil ,  yang berlokasi di Jalan baru Cilimus Kuningan, yang lebih tepatnya lokasi tersebut pas berada di depan rumah makan Sunda Alam Kabupaten Kuningan Saat awak media melakukan Konfirmasi kepada salah satu masyarakat 18/02/2026 selaku narasumber yang tidak mau disebutkan namanya itu, “Benar mas saya tahu akan aktivitas adanya Warung kecil yang di duga telah menjual/mengedarkan obat jenis golongan G yang berada di lokasi jalan baru cilimus Kuningan pas depan rumah makan Sunda Alam tersebut yang saya tahu itu milik saudara (A) alias Kumis ” Ujarnya. Dari pantauan kami di sekitar lokasi memperlihatkan bahwa Warung tersebut kerap kali di datangi pembeli atau pelanggan yang hilir mudik untuk membeli obat Eximer dan Tramadol tanpa izin resmi , Sungguh ini melanggar hukum dan dapat dikenai sanksi pidana, karena keduanya termasuk dalam daftar obat keras yang penggunaannya harus melalui resep dokter. Aktivitas semacam ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga membahayakan keselamatan generasi muda. Polsek Cilimus Kabupaten Kuningan seharusnya sudah monitor tentang keberadaan Warung obat tersebut, yang jaraknya itu tidaklah terlalu jauh dari Polsek Cilimus , hal ini setidaknya dapat meredam tingkat kriminalitas pemuda yang diakibatkan efek meminun obat keras tersebut, Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek  Cilimus belum terlihat melakukan penindakan. Masyarakat berharap agar aparat kepolisian khususnya Polres Kabupaten Kuningan segera turun tangan untuk menyelidiki dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam peredaran obat-obatan terlarang berkedok usaha Warung itu. (A.R)

Tambun Bidik-kasusnews.com,.Momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri Jawa Barat memperkuat silaturahmi dan soliditas internal melalui kegiatan buka puasa bersama seluruh jajaran pengurus dan anggota, Minggu (22/2/2026). Kegiatan yang digelar dalam suasana penuh keakraban tersebut dihadiri oleh para pengurus DPW dan perwakilan sesepuh FRN. Acara diawali dengan pembahasan rapat internal sebelum dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Ketua DPW FRN Counter Polri Jawa Barat, Marto, menyampaikan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum ibadah personal, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan penguatan komitmen organisasi dalam menjalankan peran sosial kemasyarakatan. “Ramadan adalah bulan yang mengajarkan kita tentang kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian. Nilai-nilai ini harus kita implementasikan dalam setiap langkah pengabdian FRN, khususnya dalam mendukung tugas-tugas Polri dan menjaga kondusivitas wilayah Jawa Barat,” ujar Marto. Ia menegaskan bahwa sebagai organisasi yang bermitra dan mendukung kinerja kepolisian, FRN harus terus menjaga integritas, profesionalisme, dan komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, tantangan informasi yang berkembang pesat di era digital menuntut seluruh jajaran FRN untuk lebih responsif, akurat, dan bijak dalam menyikapi berbagai isu yang beredar di ruang publik. “Kita harus menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang benar, mencerahkan, dan tidak memecah belah. Sinergi dengan aparat penegak hukum dan masyarakat harus terus diperkuat,” tegasnya. Marto juga mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum mempererat kekompakan internal, memperkuat koordinasi antarwilayah, serta meningkatkan kontribusi nyata kepada masyarakat. Selain buka puasa bersama, kegiatan tersebut juga menjadi forum konsolidasi organisasi. Dalam sesi diskusi, pengurus menyampaikan laporan singkat terkait program kerja yang telah dan akan dilaksanakan. Suasana kekeluargaan tampak begitu kental sepanjang acara. Para peserta saling bertukar pandangan dan memperkuat komitmen bersama untuk membesarkan organisasi secara sehat dan profesional. Di akhir acara, Marto kembali menegaskan pentingnya menjaga marwah organisasi. “FRN harus hadir sebagai organisasi yang membawa manfaat, menjaga persatuan, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Jawa Barat. Mari kita jadikan Ramadan ini sebagai titik penguatan integritas dan kebersamaan,” pungkasnya. Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, DPW FRN Counter Polri Jawa Barat berharap kebersamaan yang terjalin tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi fondasi kuat dalam menjalankan visi organisasi demi mendukung stabilitas dan keamanan di tengah masyarakat. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Sabtu (21/2/2026). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 78 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 78 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon. “Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 78 botol miras pabrikan berbagai merk dan miras tradisional ciu dari berbagai wilayah Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring,” ujarnya. Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon. Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” katanya. (Asep Rusliman)

Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. (Minggu, 22/2/2026) dini hari, – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447H/2026H, Kodim 0614/Kota Cirebon menggelar kegiatan patroli kondusifitas wilayah di sejumlah titik rawan di Kota Cirebon, pada minggu dini hari. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0614/Kota Cirebon serta didampingi oleh Pasiops dan Dan Unit Kodim 0614/Kota Cirebon. Patroli dilaksanakan dengan menyisir sejumlah ruas jalan utama dan kawasan yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya remaja dan geng motor. Kegiatan diawali dari kawasan Stadion Bima, kemudian bergerak ke beberapa wilayah lain di Kota Cirebon yang dinilai rawan gangguan kamtibmas. Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom dalam keterangannya menyampaikan bahwa patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi meningkatnya aktivitas kenakalan remaja selama Ramadhan, seperti tawuran, perang konten, hingga balapan liar yang meresahkan masyarakat. “Selama Ramadhan biasanya terjadi peningkatan aktivitas remaja pada malam hingga dini hari. Kami hadir untuk mencegah potensi gangguan keamanan seperti tawuran, perang konten, maupun balap liar,” ujarnya. Selain patroli, personel juga melaksanakan sosialisasi kamtibmas kepada kelompok remaja yang ditemui sedang berkumpul di beberapa lokasi. Para pemuda diberikan imbauan agar tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain serta menjaga ketertiban selama bulan suci. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan bebrapa sajam yang rencana akan dibuat tawuran, dua unit sepeda motor dan seorang pemuda yang diduga hendak melakukan balap liar di kawasan Jalan By Pass Brigjen Darsono, Kota Cirebon. Kendaraan dan pemuda tersebut selanjutnya diamankan untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut. Dandim menegaskan bahwa patroli kondusifitas akan terus dilakukan secara rutin selama bulan Ramadhan guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat Kota Cirebon. “Kami mengimbau para orang tua untuk turut mengawasi aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hari. Sinergi antara aparat dan masyarakat sangat penting untuk menjaga kondusifitas Kota Cirebon,” tegasnya. Dengan adanya kegiatan patroli ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Cirebon tetap terjaga sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman dan khusyuk. (pendim0614)* (Asep Rusliman)