SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi melaksanakan pemeliharaan rutin pada ruas jalan Kabupaten Cibarehong–Cibungur di Kecamatan Surade. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sekaligus memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat yang melintas. Pekerjaan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perjanjian Kerja (SPK) Nomor 0003.3.2/03/SPK/PRJ.28/DPU/2026 dengan Nomor Paket 28. Proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp280.297.395,06 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026. Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada CV Zakaria. Pelaksana Lapangan, Usman, menegaskan pihaknya berkomitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis dengan tetap mengutamakan mutu hasil pekerjaan. “Insya Allah kami akan melaksanakan seluruh pekerjaan ini secara maksimal dengan tetap menjaga standar kualitas yang telah ditetapkan,” ujarnya, Senin (13/7). Seluruh tahapan pekerjaan mendapat pengawasan dari UPTD PU Wilayah VI Jampangkulon agar pelaksanaan berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, dan ketentuan yang berlaku. Rampungnya pemeliharaan jalan tersebut disambut positif oleh masyarakat. Warga menilai kondisi jalan yang kini lebih baik akan mempermudah aktivitas sehari-hari, meningkatkan keselamatan berkendara, serta mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan perekonomian masyarakat. Agus, salah seorang warga, mengaku bersyukur karena jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah kembali mulus. “Alhamdulillah, sekarang jalannya sudah bagus dan nyaman dilalui. Kami sangat berterima kasih karena perjalanan menjadi lebih aman dan lancar,” ungkapnya. Warga juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas PU Kabupaten Sukabumi, UPTD PU Wilayah VI Jampangkulon, serta Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Pemeliharaan rutin ini diharapkan mampu menjaga konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi terus melakukan transformasi layanan perpajakan dengan menghadirkan Kiosk Pembayaran Pajak Mandiri di Kecamatan Warudoyong. Inovasi ini dihadirkan sebagai upaya memberikan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan efisien kepada masyarakat. Melalui fasilitas tersebut, wajib pajak kini memiliki alternatif untuk melakukan pembayaran secara mandiri tanpa harus melalui proses yang panjang. Kehadiran kiosk juga menjadi bagian dari pengembangan layanan publik berbasis digital yang terus didorong Pemerintah Kota Sukabumi guna meningkatkan kualitas pelayanan. Kepala BPKPD Kota Sukabumi, Sandra Utama Teguh, melalui Kepala Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Pengendalian Pajak Daerah, Rahmat Hidayat, mengatakan inovasi tersebut merupakan langkah nyata dalam menghadirkan sistem pelayanan yang lebih modern dan mudah diakses masyarakat. “Kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Dengan adanya Kiosk Pembayaran Pajak Mandiri, proses pembayaran menjadi lebih praktis, cepat, dan efisien,” ujar Rahmat, Senin (13/7/2026). Menurutnya, transformasi layanan perpajakan tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan masyarakat, tetapi juga mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah. Semakin mudah akses pembayaran yang tersedia, diharapkan semakin tinggi pula tingkat kepatuhan wajib pajak. Rahmat menjelaskan, pajak daerah merupakan salah satu sumber utama pendanaan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Sukabumi. Karena itu, BPKPD terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi yang mampu mempermudah masyarakat sekaligus memperkuat tata kelola perpajakan yang transparan dan akuntabel. Selain menghadirkan kiosk pembayaran mandiri, BPKPD juga terus mengembangkan pelayanan berbasis teknologi informasi agar masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih cepat, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan di era digital. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan melalui berbagai inovasi. Harapannya, masyarakat semakin mudah mengakses layanan dan semakin sadar akan pentingnya membayar pajak sebagai kontribusi terhadap pembangunan Kota Sukabumi,” pungkasnya. (Usep)
JAKARTA,-Bidik-kasusnews.com,. Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, menyampaikan pandangannya terkait penanganan dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Menurutnya, proses penanganan perkara tersebut sebaiknya tetap dilakukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan tidak dilimpahkan kepada Kejaksaan. ( 12 juli 2026) H. Dian Surahman menegaskan bahwa sikap tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap terjaganya kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum yang independen, profesional, dan transparan. “FRIC berpandangan bahwa penanganan dugaan korupsi dan TPPU yang melibatkan eks Jampidsus akan lebih baik apabila tetap ditangani oleh Polri. Langkah tersebut dinilai dapat menjaga independensi proses hukum sekaligus menghindari munculnya persepsi negatif di tengah masyarakat,” ujar H. Dian Surahman, Minggu (12/7/2026). Menurutnya, apabila perkara tersebut ditangani oleh institusi yang memiliki keterkaitan langsung dengan pihak yang sedang diperiksa, dikhawatirkan akan muncul berbagai spekulasi maupun persepsi publik yang dapat mengurangi kepercayaan terhadap proses penegakan hukum. “Jangan sampai berkembang penilaian di tengah masyarakat yang memunculkan anggapan adanya konflik kepentingan atau istilah yang sering disampaikan masyarakat seperti ‘jeruk makan jeruk’. Yang terpenting adalah memastikan proses hukum berjalan objektif, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya. Ia menilai Polri memiliki kemampuan, kewenangan, dan sumber daya yang memadai untuk menangani perkara-perkara besar, termasuk tindak pidana korupsi dan TPPU, dengan mengedepankan asas profesionalitas, akuntabilitas, serta keterbukaan kepada publik. “Penanganan oleh Polri diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat karena prosesnya dilakukan secara transparan, profesional, dan berdasarkan alat bukti yang sah. Yang paling utama adalah terciptanya rasa keadilan bagi seluruh masyarakat tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun,” lanjutnya. H. Dian Surahman juga menegaskan bahwa FRIC sebagai organisasi masyarakat yang selama ini mendukung penegakan hukum berharap seluruh aparat penegak hukum tetap menjunjung tinggi supremasi hukum, integritas, dan prinsip persamaan di hadapan hukum (equality before the law). FRIC menekankan bahwa setiap dugaan tindak pidana harus diproses secara objektif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan tetap menghormati asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. “Kepercayaan publik merupakan modal utama dalam penegakan hukum. Karena itu, proses hukum harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari konflik kepentingan agar masyarakat benar-benar merasakan hadirnya keadilan,” tutup H. Dian Surahman. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Semangat puluhan anggota Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Sukabumi yang tengah menjalani Training Center (TC) II menuju Jambore Nasional (Jamnas) 2026 mendapat perhatian langsung dari Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas. Dalam kunjungannya ke Pondok Modern Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Jumat (10/7/2026), ia memberikan motivasi agar para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membangun karakter dan meningkatkan kemampuan diri. Wabup menuturkan, keberadaan Pramuka tetap relevan di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Di saat banyak anak muda menghabiskan waktu dengan gawai, pendidikan kepramukaan justru menghadirkan ruang untuk belajar bekerja sama, berkomunikasi, serta membangun kepedulian sosial. “Penggunaan gadget hari ini banyak mengubah pola perilaku dan gaya hidup. Namun melalui Pramuka, adik-adik dilatih untuk berinteraksi secara langsung, saling membantu, dan membangun kebersamaan,” ujarnya. Ia menilai kegiatan kepramukaan bukan sekadar aktivitas luar ruang, tetapi juga menjadi sarana membentuk pribadi yang disiplin, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan. “Pramuka melatih kedisiplinan dan ketangkasan. Nilai-nilai itu akan menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat maupun ketika memasuki dunia kerja,” katanya. Andreas juga mengajak seluruh peserta untuk memahami makna organisasi yang mereka ikuti sehingga semangat pengabdian dan kecintaan terhadap Pramuka semakin kuat. “Kenali organisasi ini dengan baik. Kalau sudah memahami nilai-nilainya, tentu akan tumbuh rasa memiliki dan kebanggaan sebagai anggota Pramuka,” tambahnya. Menjelang keberangkatan ke Jambore Nasional di Cibubur pada Agustus mendatang, Wakil Bupati berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Ia berharap kontingen Kabupaten Sukabumi mampu tampil percaya diri sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat nasional. Sementara itu, Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengatakan kontingen Kabupaten Sukabumi yang akan berangkat ke Jambore Nasional berjumlah 64 orang. Seluruh peserta telah melalui proses seleksi dan pembinaan sehingga dinilai layak mewakili daerah. “Mereka merupakan anggota terbaik hasil seleksi. Di Jambore Nasional nanti mereka akan berkumpul bersama peserta dari seluruh Indonesia. Sesuai rencana, kegiatan tersebut akan dibuka oleh Presiden Prabowo,” jelasnya. Ia berharap seluruh peserta memanfaatkan Jambore Nasional sebagai ajang memperluas persahabatan, berbagi pengalaman, sekaligus menambah wawasan tentang keberagaman Indonesia melalui kegiatan kepramukaan. “Kami ingin peserta tidak hanya pulang membawa pengalaman, tetapi juga membawa semangat baru untuk mengembangkan Pramuka di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (Dicky)
Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Polres Majalengka Polda Jabar menggelar kegiatan jalan santai yang dirangkaikan dengan menyapa warga di wilayah Kabupaten Majalengka pada Jumat (10/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. Bersama para Pejabat Utama dan personel Polres Majalengka.polda Jabar Kegiatan diawali dengan jalan santai sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran dan kesehatan personel. Di sela-sela kegiatan, Kapolres beserta rombongan menyapa masyarakat, berdialog secara langsung, serta mendengarkan berbagai masukan dan aspirasi warga terkait situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. Menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Selain menjaga kebugaran personel, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang baik, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. “Kami ingin memastikan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat yang siap mendengar, melayani, dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga. Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar AKBP Rita Suwadi. Masyarakat menyambut hangat kehadiran Kapolres beserta rombongan. Suasana penuh keakraban terlihat selama kegiatan berlangsung, mencerminkan hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat. Melalui kegiatan jalan santai dan menyapa warga ini, Polres Majalengka berharap dapat terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat serta mendorong partisipasi aktif seluruh elemen dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Majalengka. (Asep Rusliman)
Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga secara kondusif di tengah jalannya penyampaian aspirasi publik, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar intensif menggelar personel di lapangan. Langkah proaktif yang dikemas dalam wujud pelayanan prima kepolisian di bidang pengamanan dan pengawalan ini difokuskan pada pengamanan unjuk rasa guna memberikan rasa aman baik bagi massa aksi maupun masyarakat luas, Rabu (08/07/2026). Jalannya pengamanan aksi unjuk rasa kali ini dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. Pergelaran pengamanan berlapis ini dilaksanakan tepat di depan Kantor Pendopo Kabupaten Majalengka guna mengawal jalannya aksi damai yang diusung oleh Presidium Gabungan Asosiasi Makan Bergizi Gratis Kabupaten Majalengka. Dalam mengawal jalannya aksi, Kapolres Majalengka didampingi oleh Wakapolres Kompol Dani Prasetya, S.H., M.H. Kegiatan pengamanan skala besar ini juga diikuti oleh seluruh personel jajaran Polres Majalengka yang terlibat dalam Surat Perintah (Sprin), baik dari unsur perwira selaku pengendali taktis maupun bintara pelaksana. Guna memperkuat kekuatan di lapangan, Polres Majalengka bersinergi secara solid dengan menghadirkan personel dari Kodim 0617/Majalengka serta anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Majalengka sebagai bentuk nyata keterpaduan tiga pilar dalam menjaga kondusifitas daerah. Menariknya, dalam pengamanan kali ini, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. terjun langsung ke tengah-tengah massa dengan aksi yang sangat humanis dan tebaran senyuman hangat. Pendekatan persuasif ini terbukti efektif mencairkan suasana, bahkan di sela-sela pengawalan, orang nomor satu di Polres Majalengka tersebut sempat melayani ajakan berfoto selfie bersama ibu-ibu yang menjadi bagian dari massa aksi unjuk rasa. Aspirasi dari Presidium Gabungan Asosiasi Makan Bergizi Gratis ini pun disambut baik oleh jajaran eksekutif. Wakil Bupati Majalengka Dena Muhammad Ramdhan dengan didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Aeron Randi hadir secara langsung di depan Pendopo untuk menemui, mendengarkan, serta menerima lembar tuntutan dari perwakilan massa aksi secara damai dan sejuk. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Program 12 PAS yang digagas Pemerintah Kota Sukabumi kembali membuktikan fungsinya bukan sekadar menyalurkan bantuan sosial. Saat menyambangi warga di Kelurahan Gunungpuyuh dan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, pemerintah justru menemukan berbagai persoalan yang selama ini belum sepenuhnya tertangani, mulai dari warga penderita stroke, penyakit kronis, hingga kondisi rumah yang sangat memprihatinkan. Temuan tersebut langsung mendapat respons di lapangan. Pemerintah segera mengoordinasikan penanganan dengan perangkat daerah terkait, termasuk pemeriksaan kesehatan melalui PSC 119 dan usulan perbaikan rumah yang akan diprioritaskan sesuai tingkat urgensinya. Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengatakan kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat memberikan gambaran nyata mengenai kondisi warga yang tidak selalu terpotret dalam laporan administrasi. “Program ini bukan hanya soal memberikan bantuan. Yang paling penting, kami bisa melihat langsung kondisi masyarakat sehingga persoalan yang belum tertangani dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya. Pada episode ke-15 putaran kedua tersebut, sebanyak 12 warga menerima bantuan. Sepuluh di antaranya memperoleh bantuan tunai, sedangkan dua warga menerima bantuan modal usaha berupa peralatan kerja agar dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan keluarga. Pelaksanaan Program 12 PAS juga semakin kuat berkat kolaborasi berbagai pihak. Pegadaian memberikan dukungan dana sebesar Rp10 juta, Alfamart menyalurkan 100 paket sembako, sementara bantuan pangan berupa beras untuk kebutuhan keluarga selama satu bulan turut disalurkan melalui mitra program. Dukungan juga datang dari Telkom, Bank BJB, serta berbagai unsur pemerintah mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan hingga RT dan RW. Menurut Bobby, pola kolaborasi tersebut menjadi strategi penting di tengah keterbatasan fiskal daerah. Dengan mengandalkan semangat gotong royong, program sosial tetap dapat berjalan tanpa sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia menegaskan Program 12 PAS akan terus berlanjut pada putaran berikutnya karena manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima bantuan, tetapi juga menjadi instrumen pemerintah untuk memetakan persoalan sosial secara lebih akurat. “Kami ingin semakin banyak pihak terlibat. Dunia usaha, komunitas, maupun masyarakat yang memiliki kepedulian bisa ikut bergabung melalui Dinas Sosial. Semakin banyak yang berpartisipasi, semakin banyak pula warga yang dapat dibantu. Program ini adalah gerakan kemanusiaan yang harus terus dijaga bersama,” pungkas Bobby. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi (Rakor Monev) pasca Bimbingan Teknis (Bimtek) Linmas sekaligus pembinaan Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Linmas Wilayah VI digelar di Aula Kantor Desa Cimanggu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (7/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Kecamatan Cimanggu Asep Mustofa, Kepala Bidang Bina Personel dan Masyarakat (Kabid Binsonil dan Binmas) Kabupaten Sukabumi Dr. Dikdik Supriadi, para Kasi Trantib kecamatan, jajaran Satgas Linmas, serta operator kecamatan se-Wilayah VI. Kabid Binsonil dan Binmas Kabupaten Sukabumi Dr. Dikdik Supriadi mengatakan, rakor ini merupakan bagian dari evaluasi pasca pelaksanaan Bimtek Linmas sekaligus memperkuat pembinaan agar kapasitas, kedisiplinan, dan profesionalisme anggota Linmas terus meningkat. “Linmas adalah garda terdepan di desa dan kecamatan. Mereka harus siap menjaga ketentraman, ketertiban umum, serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan. Satgas Linmas yang semakin solid akan memastikan peran pengamanan, ketertiban, dan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan di masyarakat berjalan lebih optimal,” ujarnya. Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Cimanggu Asep Mustofa mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan dan evaluasi secara berkala menjadi langkah penting untuk memperkuat koordinasi serta menjaga sinergi antaranggota Linmas di wilayah binaan. Melalui Rakor Monev ini, diharapkan seluruh jajaran Linmas mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas perlindungan masyarakat, sehingga tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif di setiap wilayah. (Dicky)
Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,.Ratusan pencinta burung berkicau (kicau mania) dari berbagai daerah memadati area Taman Parkir Sumber di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Minggu (5/7/2026). Kehadiran para penghobi ini bertujuan untuk menyemarakkan gelaran Festival dan Lomba Burung Berkicau Piala Kapolresta Cirebon Cup 2026. Ajang bergengsi yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tersebut berlangsung meriah sejak pagi hari dan menyajikan persaingan sengit yang menjunjung tinggi sportivitas sejak dimulai pukul 09.00 WIB hingga dinyatakan selesai pukul 18.30 WIB. Hajatan akbar bagi para pencinta burung ini dihadiri oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang diwakili oleh Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H. Pihak kepolisian juga menggandeng Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Cirebon Raya dalam kegiatan tersebut. Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto menyampaikan bahwa jajaran Polresta Cirebon mendukung penuh pelaksanaan festival ini sebagai sebuah kegiatan positif untuk menyalurkan hobi masyarakat Cirebon dan sekitarnya. Ia menekankan bahwa esensi utama dari kompetisi ini bukanlah mencari musuh atau rivalitas negatif, melainkan sebagai sarana hiburan sekaligus wadah silaturahmi yang efektif untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat. “Melalui momentum peringatan Hari Bhayangkara ini, kami juga memohon doa restu kepada seluruh elemen warga agar korps baju cokelat dapat senantiasa lancar dalam menjalankan tugas, mengabdi kepada masyarakat, serta konsisten menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Cirebon agar tetap aman dan kondusif,” katanya. Kompetisi berskala besar ini memperlombakan dua kategori besar, yakni kelas pembuka yang memainkan ragam jenis burung seperti Branjangan Campuran, Sogon Fullmet, hingga Branjangan Parva dengan tajuk kelas yang bervariasi mulai dari BWC, HRY, FBI, PJKS, PSI Cirebon, Balpot, hingga RTS. Sementara itu, tensi persaingan memuncak pada kelas utama yang memperlombakan Murai Muda, Cucak Hijau, Branjangan Java, Murai Batu, Kacer, hingga Branjangan Parva, dengan nama-nama kelas prestisius dari internal kepolisian dan mitra seperti Kelas Ranggajati, Wakapolresta, IJTI, Kasat Narkoba, Kasat Intelkam, Kapolresta, Kasat Samapta, Kasat Lantas, Pataraksa, Kabag Ops, Kabag Ren, Kabag SDM, hingga Kelas Kasat Reskrim. Setelah melalui penilaian ketat dari tim juri, panitia mengumumkan para pemenang hadiah utama yang berhak membawa pulang trofi dan penghargaan eksklusif. Untuk kategori paling bergengsi yaitu Kelas Kapolresta jenis Murai Batu di gantangan nomor 28, predikat juara sukses diraih oleh burung bernama Maharesi milik Said dari Watubelah, Sumber. Selanjutnya, Kelas Wakapolresta jenis Murai Batu di gantangan nomor 29 dimenangkan oleh Kumbayana milik Amin yang jauh-jauh datang dari Indramayu, serta Kelas IJTI jenis Branjangan di gantangan nomor 15 berhasil diboyong oleh Vincent asal Jakarta. Sebagai bentuk apresiasi tinggi atas semangat sportivitas ratusan peserta, panitia menyediakan banjiran hadiah menarik mulai dari unit sepeda motor, piala, piagam penghargaan, uang pembinaan, hingga beragam hadiah hiburan menarik yang diserahkan langsung di akhir acara dalam situasi yang aman dan tertib. (Asep Rusliman)
BANDUNG,-Bidik-kasusnews.com,. 3 Agustus 2026 – Dalam rangka menyemarakkan Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Humas Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Jawa Barat, Suwardi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak mulai 1 hingga 31 Agustus 2026. Ajakan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sekaligus sebagai upaya memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan cinta tanah air di tengah kehidupan bermasyarakat. Menurut Suwardi, Bendera Merah Putih bukan sekadar lambang negara, tetapi juga simbol perjuangan, pengorbanan, persatuan, serta identitas bangsa Indonesia yang harus dijaga dan dihormati oleh seluruh rakyat. “Bulan Agustus merupakan momentum yang sangat istimewa bagi seluruh bangsa Indonesia. Mari kita kibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kantor, sekolah, tempat usaha, maupun di lingkungan masing-masing sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus mempertegas komitmen kita menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Suwardi. Ia menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati melalui seremoni tahunan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menjaga toleransi, memperkuat gotong royong, serta berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. Suwardi juga mengajak seluruh pengurus dan anggota FRIC di seluruh wilayah Jawa Barat agar menjadi teladan dalam menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dengan memasang Bendera Merah Putih serta ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang membangun kebersamaan di tengah masyarakat. “Semoga semangat perjuangan para pahlawan senantiasa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, serta bersama-sama membangun Indonesia yang semakin maju, aman, dan sejahtera,” tambahnya. Melalui momentum Bulan Kemerdekaan Tahun 2026 ini, DPW FRIC Jawa Barat berharap semangat nasionalisme terus tumbuh di seluruh lapisan masyarakat sehingga nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap Tanah Air semakin kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa di masa depan. (Asep Rusliman) Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”