Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Sabtu (21/2/2026). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 78 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 78 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon. “Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 78 botol miras pabrikan berbagai merk dan miras tradisional ciu dari berbagai wilayah Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring,” ujarnya. Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon. Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” katanya. (Asep Rusliman)

Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. (Minggu, 22/2/2026) dini hari, – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447H/2026H, Kodim 0614/Kota Cirebon menggelar kegiatan patroli kondusifitas wilayah di sejumlah titik rawan di Kota Cirebon, pada minggu dini hari. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0614/Kota Cirebon serta didampingi oleh Pasiops dan Dan Unit Kodim 0614/Kota Cirebon. Patroli dilaksanakan dengan menyisir sejumlah ruas jalan utama dan kawasan yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya remaja dan geng motor. Kegiatan diawali dari kawasan Stadion Bima, kemudian bergerak ke beberapa wilayah lain di Kota Cirebon yang dinilai rawan gangguan kamtibmas. Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom dalam keterangannya menyampaikan bahwa patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi meningkatnya aktivitas kenakalan remaja selama Ramadhan, seperti tawuran, perang konten, hingga balapan liar yang meresahkan masyarakat. “Selama Ramadhan biasanya terjadi peningkatan aktivitas remaja pada malam hingga dini hari. Kami hadir untuk mencegah potensi gangguan keamanan seperti tawuran, perang konten, maupun balap liar,” ujarnya. Selain patroli, personel juga melaksanakan sosialisasi kamtibmas kepada kelompok remaja yang ditemui sedang berkumpul di beberapa lokasi. Para pemuda diberikan imbauan agar tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain serta menjaga ketertiban selama bulan suci. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan bebrapa sajam yang rencana akan dibuat tawuran, dua unit sepeda motor dan seorang pemuda yang diduga hendak melakukan balap liar di kawasan Jalan By Pass Brigjen Darsono, Kota Cirebon. Kendaraan dan pemuda tersebut selanjutnya diamankan untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut. Dandim menegaskan bahwa patroli kondusifitas akan terus dilakukan secara rutin selama bulan Ramadhan guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat Kota Cirebon. “Kami mengimbau para orang tua untuk turut mengawasi aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hari. Sinergi antara aparat dan masyarakat sangat penting untuk menjaga kondusifitas Kota Cirebon,” tegasnya. Dengan adanya kegiatan patroli ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Cirebon tetap terjaga sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman dan khusyuk. (pendim0614)* (Asep Rusliman)

MAJALENGKA Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polsek Jatiwangi Polres Majalengka berhasil membekuk dua orang pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan kendaraan bermotor yang beraksi di wilayah Desa Sukaraja Wetan, Kecamatan Jatiwangi. Kedua pelaku yang diketahui berinisial AS alias Dempet (34) dan J alias Black (36), yang merupakan warga Kabupaten Indramayu, diringkus petugas setelah aksi nekat mereka dipergoki langsung oleh korbannya pada Kamis sore (19/2/2026). Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Jatiwangi AKP Rudy Djunardi M, S.H., M.H., CPHR., menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat korban yang bernama Rikho Nurriyal (23) baru saja pulang bekerja dan memarkirkan sepeda motor Honda Beat miliknya di samping rumah. Ketika korban sedang berada di dalam rumah untuk bersiap berbuka puasa, ia mendengar suara standar motor yang mencurigakan. Saat diperiksa ke luar, korban mendapati pelaku tengah mendorong sepeda motornya ke arah depan rumah. Dengan sigap, korban langsung menghampiri pelaku dan merebut kembali motornya sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Mendengar teriakan korban, warga di lokasi kejadian langsung berdatangan dan berhasil mengamankan kedua pelaku di tempat. Tak lama kemudian, personel Polsek Jatiwangi segera tiba di lokasi untuk mengamankan tersangka guna menghindari aksi amuk massa. Dari tangan para pelaku, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik korban, satu unit sepeda motor Yamaha NMAX tanpa plat nomor milik pelaku, serta seperangkat alat kejahatan yang terdiri dari kunci T, berbagai jenis anak kunci astag, dan alat pembuka magnet lubang kunci. Saat ini kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Jatiwangi untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 477 Ayat 1 huruf g UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana mengenai pencurian dengan pemberatan. Kapolres Majalengka pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dalam menjaga harta bendanya dan segera melaporkan setiap gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center 110 agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat oleh pihak kepolisian. (Asep Rusliman)

Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,.(Jum’at, 20/2/2026), – Babinsa Kelurahan Pegambiran, Sertu Yanto, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Pegambiran melaksanakan kegiatan monitoring pendistribusian MBG (Makanan Bergizi Gratis) bagi B3 (Balita, Ibu Menyusui/Busui, dan Ibu Hamil/Bumil), bertempat di Baperkam RW 16 Kriyan Timur, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan proses pendistribusian MBG berjalan dengan tertib, aman, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga sebagai bentuk pendampingan serta pengawasan agar pelaksanaan program pemerintah tersebut dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam pelaksanaannya, Sertu Yanto bersama Bhabinkamtibmas turut berkoordinasi dengan petugas pelaksana di lapangan serta perangkat RW setempat. Mereka memastikan jumlah penerima sesuai dengan data dan makanan yang dibagikan memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan. Sertu Yanto menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari tugas aparat kewilayahan dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. “Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan lancar serta membantu memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga penerima manfaat,” ujarnya. Kegiatan pendistribusian MBG di wilayah Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Diharapkan melalui program ini dapat membantu meningkatkan asupan gizi bagi Balita, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui, sehingga dapat menunjang kesehatan dan kesejahteraan keluarga di wilayah Kota Cirebon.(pendim0614) (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Dalam upaya memperkuat sinergitas dan koordinasi antar lembaga penegak hukum, Kapolres Majalengka Rita Suwadi menerima kunjungan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (KA Lapas) Majalengka di Mapolres Majalengka, Kamis (19/02/2026). Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., yang memimpin jajaran Kepolisian Resor Majalengka, didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Udiyanto, S.H., M.H., menyambut langsung kunjungan tersebut dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kapolres itu membahas berbagai hal strategis terkait penguatan koordinasi dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam hal pengamanan tahanan, proses penyidikan, serta pertukaran informasi guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Majalengka. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Rita Suwadi menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan lembaga pemasyarakatan sebagai bagian dari sistem peradilan pidana terpadu. Menurutnya, komunikasi yang baik dan koordinasi yang intensif akan semakin meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan. “Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk terus memperkuat kerja sama dan soliditas antar instansi. Dengan sinergitas yang terjalin baik, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal,” ujar Kapolres. Sementara itu, KA Lapas Majalengka menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Kapolres Majalengka beserta jajaran. Ia berharap hubungan kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan, terutama dalam hal pengamanan dan penanganan warga binaan yang berkaitan dengan proses hukum. (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung lokasi pergerakan tanah di Blok Godabaya, Desa Sukadana, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, Kamis (19/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur yang akrab disapa KDM didampingi Bupati Majalengka, Eman Suherman, serta jajaran Forkopimda. Keduanya menyempatkan diri menemui para korban terdampak yang saat ini berada di Balai Desa Sukadana. Di hadapan warga, KDM menyampaikan komitmennya untuk membantu warga korban tanah bergerak setiap keluarga diberikan bantuan tunai sebesar Rp 10 juta. Ia juga menginisiasi program penataan kawasan pemukiman dengan konsep “Kampung Wisata” seperti yang telah dikerjakan di Sukabumi. Ia merencanakan pembangunan rumah panggung bagi warga terdampak dengan alokasi biaya per unit sebesar Rp 40 juta. Selain itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk membangun rumah berbahan kayu yang dirancang lebih fleksibel dan tahan terhadap guncangan gempa. “Rumah yang akan dibangun berbahan kayu agar lebih ringan dan tahan gempa. Menonjolkan sisi tradisional namun tetap kokoh dan fungsional. Kita ingin warga bisa kembali tinggal dengan aman dan nyaman,” ujar KDM. Guna memastikan pembangunan berjalan cepat dan tepat sasaran, Kang Dedi menggandeng Kodim setempat melalui program Karya Bakti. Ia menyatakan siap mengalokasikan dana bantuan sebesar Rp 1 Miliar untuk mendukung perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut. ​”Saya akan siapkan dana 1 miliar rupiah, nanti dikerjakan oleh Kodim melalui program Karya Bakti. Kita tata jalannya, kita buat rumahnya yang bagus. Kampung ini harus berubah menjadi Kampung Wisata,” ujar Dedi Mulyadi. Selain pembangunan hunian, Gubernur juga meminta Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk segera menyiapkan lahan relokasi yang aman bagi warga terdampak. Menanggapi hal tersebut, Bupati Eman Suherman menyatakan kesiapan Pemkab Majalengka untuk menyediakan lahan yang tidak jauh dari Desa Sukadana, namun berada di kawasan yang lebih aman dan bebas dari potensi pergerakan tanah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah peduli dan terjun langsung meninjau lokasi bencana. Pemkab Majalengka siap menyediakan lahan relokasi yang aman bagi warga,” ungkap Bupati. Salah seorang warga terdampak, Rohman mengaku senang dan terharu atas kunjungan Gubernur dan Bupati. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah secara langsung menjadi bentuk perhatian nyata terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah. “Kami merasa diperhatikan. Terima kasih karena pemerintah cepat merespons bencana ini,” ujarnya. Pergerakan tanah yang terjadi di Blok Godabaya menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan provinsi. Langkah cepat penanganan darurat hingga rencana relokasi permanen diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kepastian bagi warga terdampak. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana sore di Surade, Kabupaten Sukabumi, tampak lebih ramai dari biasanya. Bundaran Surade dipenuhi warga yang memanfaatkan waktu menjelang berbuka puasa untuk ngabuburit, Kamis (19/2/2026). Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai kalangan mulai berdatangan. Anak-anak, remaja, hingga orang tua terlihat menikmati suasana sambil bersantai bersama keluarga maupun teman. Aktivitas warga menciptakan pemandangan khas Ramadhan yang penuh kehangatan. “Kami sering datang ke sini saat ngabuburit. Suasananya ramai, jadi lebih terasa kebersamaan Ramadhannya,” ujar Yanti, salah seorang pengunjung. Selain menikmati suasana, sejumlah warga juga memanfaatkan momen tersebut untuk berbelanja makanan dan minuman berbuka. Pedagang dadakan di sekitar lokasi turut meramaikan area dengan beragam takjil dan jajanan. Keramaian ngabuburit di Bunderan Surade menjadi gambaran hidupnya aktivitas masyarakat selama bulan suci. Warga berharap Ramadhan tahun ini membawa keberkahan serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat. (Dicky)

Indramayu Bidik-kasusnews.com,.Suasana tenang Desa Karangtumaritis, Kecamatan Haurgeulis, Indramayu, mendadak berubah menjadi mencekam pada Selasa sore, 17 Februari 2026. Seorang pria berinisial K, 59 tahun, ditemukan tewas mengenaskan di bengkelnya di Jalan Karangtumaritis Blok 1. Korban ditemukan dengan luka parah akibat senjata tajam di bagian leher, muka, dan kepala. Sat Reskrim Polres Indramayu Polda Jabar bergerak cepat dan berhasil mengamankan terduga pelaku, seorang pria berinisial S H, 34 tahun, tidak lama setelah kejadian. Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar, menyatakan bahwa penangkapan pelaku merupakan hasil kerja keras tim di lapangan. “Pelaku diamankan tidak lama setelah kejadian,” ujar AKP Muchammad Arwin Bachar dalam keterangan persnya, Rabu (18/2/2026). Penemuan jasad korban bermula ketika saksi bernama Wahyu Amin melintas di depan bengkel korban saat pulang ke rumah. Pemandangan mengerikan langsung menyambutnya: korban tergeletak bersimbah darah di dalam bengkel. Wahyu Amin segera melaporkan kejadian ini ke Pemerintah Desa Karangtumaritis, yang kemudian diteruskan ke Polsek Haurgeulis. Menurut keterangan anak korban, sebelum kejadian tragis ini, ia sempat melihat pelaku berjalan di sekitar lokasi sambil membawa sebilah golok. Keterangan ini menjadi petunjuk penting bagi polisi dalam mengungkap kasus ini. Motif sementara yang berhasil diungkap polisi cukup mengejutkan. Terduga pelaku, S H, mengaku merasa terganggu dan kesal dengan aktivitas di bengkel korban yang dianggap terlalu berisik. “Motif sementara berdasarkan keterangan terduga pelaku adalah merasa terganggu oleh suara berisik dari kegiatan di bengkel korban,” jelas Kasat Reskrim. Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk sebilah golok yang diduga digunakan untuk melakukan penganiayaan, serta pakaian korban dan pelaku yang terdapat bercak darah. Tragedi ini bukan hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menimbulkan pertanyaan besar tentang toleransi, keamanan lingkungan, dan bagaimana masyarakat merespons perbedaan. Apakah kebisingan bengkel, yang menjadi alasan pelaku, cukup menjadi pembenaran untuk tindakan kekerasan yang menghilangkan nyawa seseorang? Kasus ini juga menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, kembali mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. “Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110,” ujar AKP Tarno. Polres Indramayu mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib. Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga toleransi, menghormati perbedaan, dan menyelesaikan masalah dengan cara yang damai dan bermartabat. (Asep Rusliman)

KUNINGAN Bidik-kasusnews.com,. Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, Kodim 0615/Kuningan melaksanakan kegiatan korve masal (bersih-bersih) bersama sejumlah instansi dan organisasi kemasyarakatan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (19/2/2026) pukul 09.00 hingga 11.00 WIB mencakup area dari Bunderan Cijoho Kelurahan Cijoho Kecamatan Kuningan sampai Terminal Tipe A Desa Kertawangunan Kecamatan Sindangagung. Acara dihadiri langsung oleh Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung, Camat Kuningan Deni Hamdani, para perwira staf dan Danramil jajaran Kodim 0615/Kuningan, anggota Babinsa, Persit KCK Cabang XXVI Kodim 0615/Kuningan, anggota Polres Kuningan beserta perwakilan Ibu-ibu Bhayangkari, serta perwakilan dari berbagai instansi pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan. Dandim 0615/Kuningan menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk menyambut bulan suci Ramadan. “Di awal bulan Ramadhan 1447 H tahun 2026 M, kita awali dengan kegiatan bersih-bersih mulai dari Bunderan Cijoho sampai dengan Terminal Tipe A Kertawangunan,” ucapnya. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya yang melekat. “Kita semuanya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk memiliki budaya bersih-bersih baik di lingkungan keluarga sendiri ataupun lingkungan masyarakat sekitar,” jelasnya. Menurutnya, budaya bersih-bersih merupakan bentuk sikap peduli dan tanggung jawab bersama. “Budaya bersih-bersih merupakan sikap peduli dan tanggung jawab terhadap kebersihan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, indah dan nyaman,” tegasnya. Dandim berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat fisik, tetapi juga menjadi ladang ibadah bagi seluruh peserta. “Semoga kegiatan bersih-bersih ini menjadi ladang ibadah serta dapat menggugah masyarakat di sekitar untuk memiliki rasa peduli dan budaya bersih-bersih di lingkungan sekitar,” pungkasnya. Camat Kuningan Deni Hamdani juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. “Kegiatan korve masal seperti ini sangat penting karena tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar elemen masyarakat dan instansi. Semoga kebersihan yang kita ciptakan bisa tetap terjaga bersama,” ujar Deni. Sementara itu, perwakilan Bhayangkari Polres Kuningan, Sri Wahyuni, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi contoh nyata kepedulian bersama. “Sebagai Ibu-ibu Bhayangkari, kita senang bisa berpartisipasi. Kebersihan lingkungan sangat berpengaruh pada kesehatan keluarga, terutama menjelang Ramadan yang kita harapkan penuh berkah,” katanya. Anggota masyarakat yang juga turut berpartisipasi, Supriyatno dari Kelurahan Cijoho, menyampaikan rasa terima kasih. “Kami sangat menghargai upaya Kodim dan seluruh instansi yang menggelar kegiatan ini. Jalan dan fasilitas umum jadi lebih bersih dan nyaman, terutama bagi kita yang sering melintas di area ini,” ucapnya. Kegiatan korve masal ini memiliki tujuan utama untuk menjaga kesehatan masyarakat, mencegah penyebaran penyakit, menciptakan lingkungan yang rapi dan nyaman, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian bersama terhadap kebersihan wilayah Kabupaten Kuningan. Selama kegiatan berlangsung, peserta dengan antusias membersihkan sampah, menyapu jalan, dan merapikan fasilitas umum di sepanjang rute yang telah ditentukan. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (BINROHTAL) dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Kamis (19/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Syarif Hidayatuloh, Asrama Polisi Kaliwadas, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, dan diikuti para pejabat utama, kapolsek jajaran, perwira, anggota, serta ASN. Kegiatan dipimpin langsung Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon, AKBP Eko Munarianto, S.I.K. Hadir pula Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren, Drs. K.H. Aris Ni’matullah, MAF., M.Si., yang menyampaikan tausiyah kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa BINROHTAL merupakan bagian dari pembinaan internal guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel, sekaligus memperkuat mental dan moral sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. “Menjelang Bulan Suci Ramadhan, kita harus mempersiapkan diri tidak hanya secara fisik dan operasional, tetapi juga secara spiritual. Dengan iman dan mental yang kuat, kita dapat melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh personel untuk mengikuti tausiyah dengan sungguh-sungguh serta menjadikan momentum tersebut sebagai sarana introspeksi dan peningkatan kualitas diri. Menurutnya, tantangan tugas selama Ramadhan membutuhkan kesiapan lahir dan batin agar situasi kamtibmas tetap kondusif. Dalam tausiyahnya, Ketua YLPI Buntet Pesantren mengangkat tema “Macam-Macam Ciptaan Allah SWT” yang menjelaskan perbedaan malaikat, binatang, dan manusia. Manusia, kata dia, dianugerahi akal dan nafsu, sehingga memiliki derajat mulia apabila mampu mengendalikan nafsu dengan akal dan iman. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan tawasul, Surat Yasin, dan Asmaul Husna, dilanjutkan tausiyah, doa bersama, serta penutup. Seluruh kegiatan berlangsung khidmat dan lancar. Melalui kegiatan BINROHTAL ini, Polresta Cirebon berharap pembinaan rohani dan mental dapat terus dilaksanakan secara rutin guna membentuk personel Polri yang profesional, humanis, dan berintegritas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Cirebon selama Bulan Suci Ramadhan. (Asep Rusliman)