SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Sukabumi melaksanakan rotasi dan promosi besar-besaran di jajaran aparatur sipil negara (ASN). Sebanyak 293 pejabat dilantik oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/10/2025). Pelantikan mencakup 25 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), 125 pejabat administrator (eselon III), 136 pejabat pengawas (eselon IV), serta 7 kepala puskesmas. Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri Wakil Bupati H. Andreas dan Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman. Bupati Asep Japar menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penataan birokrasi dan penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, serta akuntabel. “Pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi proses regenerasi birokrasi agar organisasi berjalan dinamis dan profesional,” ujarnya. Ia menjelaskan, mutasi dan promosi jabatan dilakukan secara transparan dan berbasis norma, standar, prosedur, serta kriteria (NSPK) melalui platform digital kepegawaian. “Pelantikan ini bagian dari manajemen ASN yang akuntabel dan sesuai regulasi,” tambahnya. Menurut Bupati, regenerasi penting untuk menjamin kesinambungan pemerintahan sekaligus memberikan ruang bagi ASN berprestasi untuk menempati posisi strategis. “Kita harus memastikan pejabat berkapabilitas tidak gagal promosi hanya karena sistem yang tidak mendukung,” tegasnya. Bupati juga mengingatkan para pejabat untuk segera beradaptasi di tempat tugas baru, memperkuat kinerja organisasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Saya mengingatkan pentingnya menjaga integritas, loyalitas, dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab,” pesannya. Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja maksimal dalam mendukung pelaksanaan program strategis daerah serta mempercepat terwujudnya visi Sukabumi Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah). Adapun pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik antara lain Hj. Lina Evelin Marlina, S.IP., M.M. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Drs. Gun Gun Gunardi, M.A.P. sebagai Asisten Administrasi Umum Setda, Drs. Eki Radiana Rizki, M.Si. sebagai Kepala Pelaksana BPBD. Drs. Tri Romadhono Suwardianto, A.P., M.A.P. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan. Selain itu, Ir. Toha Wildan Athoilah, M.T. kini menjabat Kepala Bappelitbangda; Ir. Bambang Widyantoro, M.T. sebagai Kepala Dinas Sosial, Jujun Juaeni, S.Sos., M.M. sebagai Kepala Badan Kesbangpol; dan dr. Gatot Sugiharto, Sp.B. sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Lalu Drs. Hari Riyadi, M.M. dipercaya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik dan Nunung Nurhayati, S.Sos., Kp., M.Si. sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Yang juga dilantik hari ini Sri Hastuty Harahap, S.P., M.S.E., M.A. sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM, serta Agus Sanusi, S.K.M., M.Si. sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kemudian Drs. Budianto, M.Si. menjabat Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan; Ahmad Samsul Bahri, S.Sos., M.A.P. sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa; Drs. Uus Pirdaus, M.M. sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum. Mubtadi Latip, S.IP. sebagai Kepala Dinas Perhubungan, dan Sigit Widarmadi, S.E. sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Selanjutnya Dr. Drs. H. Ali Iskandar, M.H. memimpin Dinas Pariwisata, Aep Majmudin, S.E., M.M. menakhodai Dinas Pertanian. Drs. Dede Rukaya, M.M. menjabat Kepala DPMPTSP, Yulipri, S.T., M.T. sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian serta Sendi Apriadi, S.STP., M.Si. memimpin Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Sementara itu, Eka Nandang Nugraha, S.IP., M.M. dilantik sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Deden Sumpena, S.Pd.I., Kp., M.Si. sebagai Kepala Dinas Pendidikan; dan Wawan Godawan Saputra, S.IP., M.A.P. sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Sukabumi. Pelantikan ini menandai komitmen Pemkab Sukabumi untuk membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi hasil, guna mempercepat pencapaian target pembangunan serta memperkuat kualitas pelayanan publik di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Bupati Sukabumi H. Asep Japar meresmikan Baim Sport Center (BSC), fasilitas olahraga dan rekreasi baru yang berdiri di Jalan Marinjung Hilir RT 05/03, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Selasa (7/10/2025). Dalam acara Grand Opening tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati H. Andreas. Turut hadir unsur forkopimda, forkopimcam, anggota DPR RI Komisi VII, tokoh adat Kasepuhan Sinaresmi, serta berbagai tamu undangan. Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine dan pengguntingan pita oleh Bupati bersama jajaran, menandai resmi beroperasinya Baim Sport Center. Bupati Asep Japar menyampaikan apresiasi tinggi kepada Saeful Anwar, pemilik Baim Sport Center, atas inisiatif dan dedikasinya menghadirkan sarana olahraga yang dibangun sepenuhnya dengan dana pribadi. “Saya sangat bangga karena ini murni hasil kerja keras dan kepedulian warga terhadap kemajuan daerahnya. Semangat seperti ini patut menjadi teladan,” ujar Bupati. Menurutnya, keberadaan fasilitas seperti Baim Sport Center menjadi bukti bahwa wilayah Cisolok kini memiliki pusat olahraga dan rekreasi yang setara dengan daerah perkotaan. “Kini warga Cisolok tidak perlu jauh-jauh ke kota untuk berolahraga. Di sini sudah tersedia lapangan sepak bola, kolam renang, hingga minimarket,” ungkapnya. Lebih dari sekadar tempat olahraga, Baim Sport Center dinilainya sebagai simbol kebangkitan dan semangat gotong royong masyarakat. “Ini membuktikan bahwa dengan kreativitas dan kecintaan terhadap olahraga, kita bisa tumbuh dan maju bersama,” tambahnya. Bupati menegaskan, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk jasmani, mental, dan karakter generasi muda. Melalui fasilitas seperti BSC, diharapkan lahir atlet berprestasi sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. “Kami berharap Baim Sport Center menjadi ruang publik yang inklusif, tempat anak muda menyalurkan bakat dan masyarakat bersatu dalam semangat sportivitas serta kebahagiaan bersama,” pungkasnya. Sementara itu, Saeful Anwar menjelaskan bahwa pembangunan Baim Sport Center berawal dari aspirasi warga yang menginginkan sarana olahraga sekaligus ruang rekreasi dan belanja di wilayah Cisolok. “Awalnya masyarakat mendorong agar ada fasilitas seperti ini. Kami mulai dari lapangan sepak bola, dan ke depan akan terus menambah sarana lain,” ujarnya. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak hingga proyek ini dapat terwujud. “Alhamdulillah, masyarakat menyambut positif. Semoga kehadiran Baim Sport Center membawa manfaat besar dan menjadi kebanggaan warga Cisolok,” tutupnya. (Dicky)
Bidik-kasusnews.com,Sekadau Kalimantan Barat Satreksrim Polres Sekadau melakukan patroli menyusuri Sungai Kapuas, tepatnya di depan objek wisata Lawang Kuari dan Suak Payung, Senin,06 Oktober 2025. Patroli ini dilakukan menyusul informasi yang beredar terkait aktivitas PETI di wilayah tersebut. Patroli dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Sekadau, IPTU Zainal Abidin, bersama KBO Satreskrim IPDA Eric Ibrahim Pattimura, personel Satreskrim dan personel Polsek Sekadau Hilir. Kasat Reskrim Polres Sekadau, IPTU Zainal Abidin, mengatakan patroli ini dilaksanakan secara rutin untuk mencegah terjadinya aktivitas PETI di wilayah hukum Polres Sekadau. Dari hasil patroli yang dilakukan kali ini, polisi memastikan tidak ada aktivitas PETI di wilayah Suak Payung dan objek wisata Lawang Kuari. “Dari hasil pengecekan di lapangan, saat ini tidak ditemukan adanya aktivitas PETI di Suak Payung maupun di sekitar objek wisata Lawang Kuari. Lokasi sudah bersih,” ujar Zainal. Zainal menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan di titik-titik yang kerap dijadikan tempat aktivitas PETI. Selain itu, pihaknya akan terus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas PETI. “Kami menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas PETI karena dapat merusak lingkungan dan menimbulkan dampak negatif bagi ekosistem maupun masyarakat itu sendiri,” pungkasnya. Wartawan Asrori
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Pendidikan dengan Komite Sekolah se-Wilayah 6 Jampangkulon di SMPN 1 Jampangkulon, Jumat (3/10/2025). Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi pelaksanaan Rakor tersebut yang dinilainya sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergitas antara dewan pendidikan dan komite sekolah. “Kedepan kita harus lebih menguatkan sinergitas. Fokus kita adalah meningkatkan mutu pendidikan agar anak-anak mendapatkan kualitas terbaik,” tegasnya. Bupati juga mendorong seluruh peserta Rakor untuk aktif menyampaikan gagasan, masukan, dan kritik konstruktif demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Sukabumi. “Mari kita lakukan sinkronisasi bersama agar pelayanan pendidikan di Kabupaten Sukabumi semakin bermutu,” tambahnya. Rakor ini digelar sebagai wadah untuk menampung aspirasi sekaligus membangun kemitraan antara dewan pendidikan dan masyarakat melalui komite sekolah, dengan tujuan akhir meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya peran komite sekolah sebagai jembatan komunikasi antara orang tua, sekolah, dan pemerintah. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat akan memperkuat sistem pendidikan yang lebih transparan dan akuntabel. Selain itu, Rakor ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat ditindaklanjuti bersama, baik oleh pemerintah daerah maupun satuan pendidikan, sehingga arah pembangunan pendidikan di Sukabumi semakin terarah dan berkelanjutan. (Dicky)
Bidik-kasusnews.com,Mempawah Kalimantan Barat Kehadiran perusahaan tambang berskala besar, khususnya yang berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PT Aneka Tambang (Antam), seharusnya menjadi katalisator bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, realitas di lapangan menunjukkan adanya disparitas dalam distribusi manfaat, khususnya bagi masyarakat adat. Peran Strategis Masyarakat Adat Masyarakat adat memiliki sistem kepemimpinan dan kelembagaan yang jelas, mulai dari timanggong, pasirah, pangaraga, hingga lembaga adat DAD. Struktur ini berfungsi menjaga ketertiban sosial, melestarikan nilai-nilai budaya, serta memastikan keberlanjutan relasi harmonis antara manusia dan lingkungan. Mengabaikan pengurus adat sama saja dengan mengabaikan entitas sosial yang memiliki legitimasi historis dan kultural di wilayah tersebut. Pengakuan atas keberadaan masyarakat adat sesungguhnya telah diatur dalam Pasal 18B ayat (2) UUD 1945 yang menegaskan bahwa “Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya.” Ketentuan ini diperkuat dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia serta Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-X/2012 yang mengakui hutan adat bukan lagi bagian dari hutan negara. CSR sebagai Instrumen Pemberdayaan Secara normatif, tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility / CSR) diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (Pasal 74), yang mewajibkan perusahaan di bidang atau berkaitan dengan sumber daya alam untuk melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Selain itu, Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba) serta perubahannya dalam UU Nomor 3 Tahun 2020 menegaskan kewajiban perusahaan pertambangan untuk memperhatikan kepentingan masyarakat sekitar wilayah operasionalnya. Dengan dasar hukum tersebut, jelas bahwa CSR bukanlah kegiatan sukarela (charity), melainkan kewajiban hukum yang harus dikelola secara adil, partisipatif, dan transparan. Tuntutan Keadilan Sosial Keadilan sosial mensyaratkan adanya distribusi manfaat yang proporsional. Pemerintah desa memang penting dilibatkan, tetapi pengurus adat tidak boleh diabaikan. Masyarakat adat bukanlah sekadar bagian pelengkap, melainkan pemangku kepentingan utama yang memiliki hak konstitusional. Lebih jauh, prinsip keadilan sosial juga ditegaskan dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat yang mengamanatkan tujuan bernegara untuk “mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Seruan untuk Evaluasi Demi menghindari potensi konflik sosial di masa mendatang, diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap izin operasional dan implementasi CSR PT Antam. Pemerintah daerah, khususnya Bupati Mempawah, memiliki kewajiban moral dan konstitusional untuk memastikan keberadaan perusahaan tambang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga sejalan dengan prinsip keadilan sosial dan penghormatan terhadap hak masyarakat adat. Jika CSR dikelola secara partisipatif dan berkeadilan, kehadiran PT Antam dapat menjadi peluang besar untuk memperkuat kearifan lokal, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara holistik. Sebaliknya, jika diabaikan, perusahaan berisiko menciptakan ketidakpuasan, konflik, dan bahkan disintegrasi sosial di wilayah adat. Sumber: Adrianus,S.Pd.,M.Pd. Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Mempawah Kalbar Wartawan Mulyawan
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat kabupaten di Alun-Alun Palabuhanratu, Rabu (1/10/2025). Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, camat, organisasi masyarakat, hingga tamu undangan lainnya. Momentum peringatan ini dimaknai sebagai penghormatan atas keteguhan Pancasila sebagai ideologi bangsa yang mampu menghadapi berbagai ancaman, termasuk peristiwa G30S/PKI pada 1965. Usai upacara, Bupati Asep Japar menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi generasi muda. “Pancasila adalah sumber kekuatan bangsa. Harapannya, makna Pancasila bisa menjadi dasar kita untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang mubarakah,” ujarnya. Ia menekankan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi momentum melestarikan sekaligus mengamalkan nilai-nilainya sebagai benteng persatuan. Senada, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyebut Pancasila sebagai perekat bangsa. “Jika kita benar-benar memahami dan mengamalkannya, NKRI dan semangat Bhinneka Tunggal Ika akan tetap terjaga,” pungkasnya. (Dicky)
Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barat Masyarakat Desa Nanga Libau,Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat meminta dan mendesak Pemerintah Kabupaten Sintang untuk segera melakukan perbaikan jembatan Sungai Libau yang kini kondisinya nyaris Ambruk. Jum”at-26-Sept-2025 Ada beberapa titik yang mengalami kerusakan jembatan jalan cendol serang setambang jalan akses menuju bedayan sp.3 H menuju nanga libau kec.sepauk kabupaten sintang kalbar beberapa titik mengalami rusaknya jembatan diperkirakan sudah 3 tahun tidak ada perhatian pemerintah setempat,dan kami warga masyarakat setempat selama ini memperbaiki jembatan yang rusak pakai Dana swadaya masyarakat. Ucap Heru Wiranto Selaku Tokoh Pemuda desa bedayan. Jembatan sungai Libau tersebut menghubungkan 2 [Dua] Desa masing – masing Desa Nanga Libau dan Desa Bedayan. Menurut informasi yang dihimpun media ini bahwa jembatan yang saat ini mengalami kerusakan berat dan nyaris ambruk ini terbuat dari bahan kayu dan juga jembatan tersebut adalah jembatan yang setiap hari di pergunakan sebagai lalu lintas warga masyarakat di kedua desa tersebut,namun kini kondisi jembatan mengalami kerusakan yang sangat berat sekali. Warga masyarakat memohon dan mendesak Pemerintah Kabupaten Sintang kalbar untuk segera melakukan perbaikan, jika tidak segera di lakukan perbaikan maka akibatnya akan menimbulkan rawan kecelakaan. Sumber: Heru Wiranto Selaku Tokoh Pemuda desa Bedayan. Wartawan Mulyawan
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Sebanyak 155 anak mengikuti kegiatan sunatan massal dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-155. Acara dipusatkan di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sukabumi, Jumat (26/9/2025), dan digelar serentak di 47 kecamatan. Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, serta unsur Forkopimda memantau jalannya kegiatan secara virtual melalui Command Center Setda. Bupati Asep Japar mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. ”Alhamdulillah kami telah melakukan pemantauan secara virtual dengan kecamatan, dan respon masyarakat sangat antusias,” ujarnya. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda tahunan pemerintah daerah. “Insya Allah kegiatan ini akan menjadi agenda rutin. Ke depan, kami berharap dapat lebih ditingkatkan lagi,” tambahnya. Selain memberikan layanan kesehatan gratis, pemerintah daerah juga menyalurkan paket bantuan berupa perlengkapan sekolah dan bingkisan kepada para peserta. Program ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Kegiatan sunatan massal ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Milangkala Kabupaten Sukabumi ke-155 yang mengusung semangat kebersamaan, pelayanan, dan kepedulian sosial. (Dicky)
SUKABUMI | BIDIK-KASUSNEWS.COM– Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan Gerakan Pramuka harus hadir sebagai solusi strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Besar Hari Pramuka ke-64 Tingkat Kwarcab Kabupaten Sukabumi di Lapang Cijagung, Kecamatan Kadudampit, Rabu (24/9/2025). “Setiap pramuka harus memegang teguh ideologi Pancasila, UUD 1945, NKRI, serta semangat Bhinneka Tunggal Ika. Itu harga mati,” tegasnya. Menurut Bupati, tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks, terutama menghadapi derasnya arus digitalisasi. Karena itu, Gerakan Pramuka harus terus beradaptasi dan bertransformasi, termasuk memperbarui kurikulum dan pola pembinaan agar relevan dengan perkembangan zaman. Sebagai organisasi pendidikan nonformal, lanjutnya, Pramuka memiliki peran penting membantu pemerintah dalam membina generasi muda melalui pendidikan karakter. “SDM unggul hanya bisa dibentuk melalui pendidikan karakter yang kuat. Pramuka hadir membentuk generasi berjiwa Pancasila, disiplin, bertanggung jawab, dan siap memimpin bangsa di masa depan,” ujarnya. Pada kesempatan itu, Bupati juga meluncurkan aplikasi Saktisandika (Sistem Akreditasi dan Data Potensi Satuan Pendidikan Pramuka) yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembinaan pramuka di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan turut diisi dengan penganugerahan tanda penghargaan Gerakan Pramuka, penyerahan bantuan, serta hadiah berbagai lomba. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengunjungi PT Mersifarma Tirmaku Mercusana di Kecamatan Cikembar, Selasa (23/9/2025). Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi tentang dunia usaha dan penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Sukabumi. Bupati Asep menegaskan, keberadaan industri farmasi memberi kontribusi besar bagi daerah. Salah satunya dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. “Penyerapan tenaga kerja menjadi fokus pemerintah daerah. Terima kasih kepada PT Mersifarma yang telah banyak menyerap tenaga kerja lokal,” ujarnya. Ia berharap perusahaan yang telah lama beroperasi di Sukabumi itu semakin berkembang. “Semoga usahanya makin maju dan pabriknya terus diperluas sehingga bisa membuka lebih banyak lapangan pekerjaan,” kata Bupati. Presiden Direktur PT Mersifarma, F. Tirtokoesnadi, mengungkapkan perusahaannya mulai membangun pabrik di Sukabumi pada 1997 dan resmi beroperasi sejak tahun 2000. “Sudah 25 tahun kami berkontribusi di Sukabumi, dan customer utama kami adalah pemerintah,” jelasnya. Hingga kini, PT Mersifarma memiliki delapan pabrik yang memproduksi berbagai jenis obat. Seluruh proses produksi, kata Tirtokoesnadi, berada di bawah pengawasan ketat Kemenkes dan BPOM. “Produksi obat tidak bisa disatukan di satu pabrik, makanya kami memiliki delapan fasilitas produksi. Seiring dengan pertumbuhan usaha, kami berencana menambah pabrik baru. Semoga semua rencana itu bisa segera terealisasi,” pungkasnya. (Dicky)