SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia H. Muhammad Tito Karnavian secara daring dari Pendopo Sukabumi, Rabu, 24 Desember 2025. Rakor nasional yang diikuti para kepala daerah se-Indonesia tersebut membahas evaluasi realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025. Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa evaluasi realisasi APBD merupakan kewajiban pemerintah daerah sebagai bentuk akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan. Setiap daerah diminta menyampaikan progres pendapatan dan belanja secara transparan dan terukur. Ia mendorong agar target pendapatan daerah dapat tercapai secara optimal, bahkan melampaui target yang telah ditetapkan. “Target pendapatan diharapkan bisa mencapai 100 persen. Jika lebih, itu merupakan sebuah prestasi,” ujarnya. Selain pendapatan, percepatan belanja APBD juga menjadi perhatian utama. Menurut Mendagri, belanja pemerintah daerah berperan penting dalam menjaga perputaran uang di masyarakat serta memperkuat daya beli. “Belanja pemerintah daerah sangat penting untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi dan menghidupkan sektor swasta,” katanya. Ia menambahkan, daerah dengan sektor swasta yang tumbuh akan memiliki perekonomian yang lebih kuat dan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari pajak dan retribusi. “Sumber utama PAD berasal dari aktivitas swasta,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga mengingatkan agar kinerja kepala daerah terus ditingkatkan, baik dari sisi pendapatan maupun belanja daerah, agar capaian tahun 2025 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peringatan Hari Ibu ke-97 di Kabupaten Sukabumi menjadi momentum refleksi kebangsaan sekaligus penegasan arah pembangunan yang berkeadilan. Di hadapan jajaran Forkopimda dan kader PKK, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa perempuan, khususnya ibu, memegang peran strategis sebagai penentu kualitas generasi dan masa depan bangsa. Pemerintah Kabupaten Sukabumi memperingati Hari Ibu ke-97 yang dirangkaikan dengan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-53 di Grand Sulanjana, Senin, 22 Desember 2025. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Sekda H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, serta jajaran Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukabumi. Asep Japar menegaskan bahwa Hari Ibu tidak boleh dipahami sebatas agenda seremonial tahunan, melainkan sebagai ruang refleksi atas sejarah perjuangan perempuan Indonesia dan perannya dalam membangun peradaban. “Ibu adalah jantung keluarga dan fondasi utama pembentukan karakter generasi penerus. Dari tangan seorang ibu, lahir nilai, etika, dan kekuatan bangsa,” tegasnya. Menurut Bupati, ketangguhan perempuan Indonesia telah terbukti mampu menjadi motor penggerak perubahan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, hingga pembangunan nasional. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat dukungan terhadap pemberdayaan perempuan agar semakin berdaya, terlindungi, dan memiliki ruang partisipasi yang setara di berbagai sektor. Ia menambahkan, semangat perjuangan perempuan terdahulu harus terus dihidupkan sebagai inspirasi dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif, adil, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti peran strategis Tim Penggerak PKK sebagai mitra utama pemerintah daerah. Ia menilai PKK dengan 10 program pokoknya telah menjadi garda terdepan dalam pembangunan berbasis keluarga. “PKK bukan hanya organisasi, tetapi kekuatan sosial yang nyata dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” ujarnya. Namun demikian, Bupati menegaskan perlunya penguatan kapasitas kader PKK melalui pelatihan yang relevan dengan tantangan zaman, serta peningkatan sinergi dengan pemerintah daerah agar setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran. Ia juga menekankan fokus prioritas yang harus terus diperkuat, antara lain percepatan penurunan stunting, pengembangan ekonomi keluarga melalui UMKM, serta optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan lewat program Hatinya PKK. Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh kader PKK di semua tingkatan atas dedikasi dan pengabdian yang konsisten dalam mendukung pembangunan Kabupaten Sukabumi. Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi Hj. Rina Rosmaniar menyampaikan bahwa PKK hadir di tengah masyarakat dengan semangat gotong royong dan kebersamaan sebagai fondasi utama gerakan. Ia mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk menyatukan langkah dan komitmen dalam membangun keluarga yang tangguh sebagai basis pembangunan daerah dan nasional. “Dengan kebersamaan, kerja keras, dan komitmen yang kuat, PKK akan terus berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas,” ujarnya. Hj. Rina juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari Ibu sebagai momentum untuk lebih menghargai, mencintai, dan memuliakan sosok ibu. “Ibu adalah sosok mulia. Jasanya tidak akan pernah terbalaskan. Hormati dan cintai ibu selagi masih ada kesempatan,” tutupnya. Peringatan Hari Ibu ke-97 ini berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, ditandai dengan penyerahan penghargaan serta bantuan, dan diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur. (Dicky)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Sabtu (20/12/2025). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 168 botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisional ciu. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 138 botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari wilayah Kecamatan Plumbon dan Palimanan, Kabupaten Cirebon. “Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 138 botol miras dari di wilayah Kecamatan Plumbon dan Palimanan, Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon. Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – ncaman cuaca ekstrem menjelang Natal dan Tahun Baru 2026 menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar turun langsung meninjau ketersediaan dan harga pangan di Pasar Cibadak, Sabtu, 20 Desember 2025. Dari hasil pemantauan, Bupati memastikan stok pangan strategis di Kabupaten Sukabumi dalam kondisi aman dan mencukupi hingga beberapa bulan ke depan. “Persediaan pangan aman. Sampai Maret 2026 stok masih tersedia, termasuk beras, telur, dan kebutuhan pokok lainnya,” ujar Asep Japar. Ia mengakui terdapat kenaikan harga pada sejumlah komoditas, seperti ayam dan telur. Namun, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan belum berdampak signifikan terhadap stabilitas pasar. “Secara umum harga masih terkendali. Kami terus pantau agar tidak terjadi lonjakan yang merugikan masyarakat,” katanya. Lebih jauh, Bupati menegaskan faktor cuaca menjadi tantangan utama saat ini. Curah hujan tinggi yang terjadi hampir setiap hari berpotensi mengganggu distribusi logistik, terutama ke pasar tradisional dan wilayah rawan bencana. “Cuaca ekstrem tidak boleh sampai mengganggu pasokan pangan. Karena itu, seluruh perangkat daerah, camat, hingga pemerintah desa sudah diinstruksikan untuk siaga penuh,” tegasnya. Menurutnya, kesiapsiagaan dan kecepatan respons menjadi kunci dalam menghadapi potensi gangguan distribusi selama periode Nataru. “Kalau ada hambatan di lapangan, harus segera ditangani. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok,” pungkas Bupati. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar melantik dan deklarasi Pengurus Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa Pajampangan (PKPP) masa bakti 2025–2027. Kegiatan berlangsung di Pondok Alif, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/12/2025). Acara tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali. Hadir mendampingi sejumlah anggota DPRD dari berbagai fraksi, di antaranya Taufik Guntur Abdurahman Rochmi dari Fraksi Gerindra, H. Ujang Abdurahman Rochmi dari Fraksi Golkar, Aries dari Fraksi Demokrat, serta H. Andri Hidayana dari Fraksi PPP. Selain itu hadir Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi Uus Firdaus, Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, para camat se-Wilayah VI, Ketua Umum JTM H. Hendra Permana, Ketua Umum YFSBBP H. Isep Dadang Sukmana, Tak ketinggalan ada di lokasi pelantikan Ketua Parade Kabupaten Sukabumi, para kepala desa dan perangkat desa se-Wilayah VI, unsur OKP, ormas, tokoh agama, alim ulama, serta tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar mengucapkan selamat kepada ketua dan seluruh jajaran pengurus PKPP Pajampangan yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan peneguhan komitmen dan amanat untuk memajukan desa-desa di wilayah Pajampangan. Menurutnya, PKPP diharapkan menjadi wadah strategis dalam memperkuat koordinasi, harmonisasi, dan sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan pemerintah kabupaten. Kepala desa dan perangkat desa disebut sebagai ujung tombak pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Bupati Asep Japar juga berpesan agar seluruh pengurus PKPP menjaga kekompakan, menghindari ego sektoral, serta menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara desa dan pemerintah daerah. Dengan kebersamaan, ia optimistis wilayah Pajampangan dapat terus maju dan berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang mubarakah. Sementara itu, Ketua PKPP Pajampangan Surahman menegaskan bahwa PKPP dibentuk tanpa kepentingan sempit dan tidak membatasi afiliasi organisasi para kepala desa. Ia menyampaikan bahwa sebanyak 71 kepala desa di wilayah Pajampangan telah sepakat untuk mengutamakan kepentingan bersama demi kemajuan daerah. Surahman menambahkan, PKPP ingin diakui sebagai bagian dari elemen masyarakat Pajampangan yang solid dan bertanggung jawab. Pihaknya menyatakan siap menjaga dan membentengi wilayah Pajampangan dari berbagai pihak yang tidak bertanggung jawab, demi terciptanya stabilitas dan pembangunan desa yang berkelanjutan. (Dicky)
Cirebon Bidik-kasus news.com,. Jajaran Polresta Cirebon bergerak cepat melakukan penanganan bencana alam dan evakuasi banjir yang melanda Desa Winong , Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu (14/12/2025) dini hari. Kegiatan penanganan banjir yang dimulai sekitar pukul 00.35 WIB tersebut dilakukan oleh personel Dalmas Satuan Samapta Polresta Cirebon yang dipimpin Kanit Dalmas Sat Samapta Polresta Cirebon, Ipda Hilson, S.H. Petugas diterjunkan langsung ke lokasi untuk membantu warga yang terdampak genangan air setinggi kurang lebih 100 sentimeter. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana alam. “Begitu menerima laporan adanya banjir di Desa Winong , kami langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan memastikan warga berada dalam kondisi aman. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujar Kombes Pol Sumarni. Dalam proses evakuasi tersebut, petugas berhasil mengevakuasi tiga orang warga, yakni Wastia (53), Bilqis Salwa Sakia Putri (15), dan Diki (29), yang seluruhnya merupakan warga Desa Winong , Kecamatan Gempol. Ketiganya dievakuasi ke tempat yang lebih aman guna menghindari risiko yang ditimbulkan oleh banjir. Kapolresta Cirebon juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta segera melapor apabila terdapat kondisi darurat. Polresta Cirebon akan terus bersiaga dan berkoordinasi dengan instansi terkait,” tambahnya. Ia juga menambahkan, bahwa masyarakat untuk tidak ragu menghubungi pihak kepolisian apabila membutuhkan bantuan. “Masyarakat dapat segera menghubungi layanan hotline Polri melalui nomor 110, atau nomor pengaduan Polresta Cirebon di 0811-2497-497, serta nomor layanan CLBK Polresta Cirebon di 0813-8399-0086 apabila membutuhkan bantuan kepolisian maupun dalam kondisi darurat,” tambahnya. Selama kegiatan penanganan bencana dan evakuasi berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Polresta Cirebon memastikan akan terus melakukan pemantauan serta memberikan bantuan kepada warga terdampak sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam situasi darurat. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melakukan penyegaran pada jajaran pimpinan tinggi pratama dengan melantik empat pejabat eselon IIb di Pendopo Sukabumi, Jumat, 12 Desember 2025. Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar. Empat pejabat yang dipercaya menempati posisi baru tersebut yaitu Haerul Imam sebagai Kepala BPKAD, Sri Padmoko sebagai Kepala Dinas Perikanan, Masykur Alawi sebagai Kepala Dinas Kesehatan, dan dr. Asep Suherman sebagai Direktur RSUD Sekarwangi. Keempat pejabat tersebut merupakan hasil seleksi terbuka yang dinilai objektif dan sesuai ketentuan. Dalam arahannya, Bupati Asep Japar menyebut bahwa penugasan ini merupakan bentuk penguatan organisasi agar pelayanan pemerintahan dapat berjalan lebih efektif. Ia mengingatkan agar para pejabat mampu mengelola perangkat daerahnya dengan kepemimpinan yang kuat, cermat, dan berorientasi hasil. Bupati juga menggarisbawahi pentingnya membangun pola kerja yang sehat dan harmonis di lingkungan birokrasi. Ia menilai bahwa sinergi antara pimpinan dan staf menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Ciptakan lingkungan kerja yang saling mendukung. Ketika kekompakan terjaga, kinerja perangkat daerah akan meningkat,” ujar bupati. Ia menambahkan bahwa pelantikan ini sekaligus mengisi sejumlah posisi yang sempat lowong sehingga jalannya pemerintahan dapat kembali optimal. Bupati menegaskan bahwa pejabat yang dilantik merupakan figur dengan kompetensi terbaik sesuai hasil proses seleksi. Acara ditutup dengan harapan agar pejabat yang baru dikukuhkan dapat menunjukkan dedikasi tinggi serta membawa perubahan positif bagi peningkatan layanan publik di Kabupaten Sukabumi. ( Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana halaman Kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi pada Senin (8/12/2025) terasa berbeda. Ribuan insan pekerjaan umum berkumpul merayakan Hari Bakti PU ke-80 tingkat kabupaten, mengangkat tema Infrastruktur Berkeadilan, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju Sukabumi Mubarakah. Bupati Sukabumi H Asep Japar hadir secara langsung bersama Sekretaris Daerah H Ade Suryaman, disertai jajaran Forkopimda, Forkopimcam, mitra kerja DPU, hingga tamu undangan dari berbagai sektor. Di hadapan peserta upacara, Bupati menegaskan bahwa Hari Bakti PU bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan pengingat akan sejarah perjuangan pekerja umum, merujuk pada momen 3 Desember 1945 yang menjadi tonggak kelahiran kementerian ini di Indonesia. Semangat itu, kata Bupati, adalah roh pengabdian tanpa pamrih yang tertuang dalam Sapta Bakti Insan PU. “Nilai pengabdian tanpa pamrih itu menjadi fondasi etos kerja pembangunan ke depan,” ujarnya. Bupati juga menyinggung strategi pembangunan PU 608 yang kini menjadi arah bersama pemerintah pusat hingga daerah dalam menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus dilakukan dengan komitmen kuat, profesionalitas, dan keberpihakan pada masyarakat. Tidak hanya bicara target pembangunan, Bupati mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana. Mulai dari pemantauan jalan dan jembatan, jaringan irigasi, hingga kesiapan alat berat serta logistik darurat menjadi perhatian khusus. “Momentum Hari Bakti PU ke-80 harus menjadi penguatan komitmen bekerja lebih profesional, berintegritas, dan berpihak kepada rakyat,” tandasnya. Di sisi lain, Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menyampaikan bahwa peringatan tahun ini dikemas bukan hanya dalam upacara formal. Serangkaian kegiatan sosial turut dilaksanakan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Kegiatan meliputi bedah rumah, penanaman pohon, pembersihan jalan, peresmian ruas jalan, bantuan bagi korban bencana, donor darah, pembinaan P3K mitra cai, hingga pemberian apresiasi untuk pegawai berprestasi,” terang Uus. Ia menegaskan bahwa deretan aksi nyata tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap pahlawan PU sekaligus sarana menanamkan kembali jiwa pelayanan dan profesionalitas di tubuh organisasi. Uus berharap kolaborasi pemerintah dan masyarakat semakin menguat, sehingga pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih adil, merata, dan berkelanjutan. “Semangat para pendahulu PU harus terus menjadi inspirasi untuk menghasilkan infrastruktur yang mendukung kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. Pada kesempatan yang sama, Bupati bersama Forkopimda menyerahkan penghargaan bagi pegawai berprestasi, mitra kerja, serta memberikan santunan kepada anak yatim, menutup peringatan Hari Bakti PU ke-80 dengan nuansa humanis dan penuh harapan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Goalpara Tea Park menapaki usia dua tahun. Perayaan hari jadinya berlangsung meriah, dirangkaikan dengan Festival Eksplorasi Pariwisata, Minggu (7/12/2025) di kawasan wisata Jalan Cisarua, Kecamatan Sukaraja. Bupati Sukabumi H. Asep Japar yang biasa disapa Asjap hadir langsung sekaligus memberikan apresiasi atas peran Goalpara dalam perkembangan pariwisata daerah. Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar menyebut Goalpara Tea Park kini menjadi salah satu ikon rekreasi masyarakat. Meski baru dua tahun berdiri, kawasan wisata ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata Sukabumi. ”Tempat ini telah menjelma menjadi destinasi kebanggaan warga Sukabumi,” ujarnya. Lebih jauh, Bupati menilai keberadaan Goalpara tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga membuka ruang bagi seniman dan pelaku UMKM untuk berkembang. Dia optimis sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci majunya potensi wisata di daerah. Ia menegaskan pengembangan pariwisata harus tetap menjaga keseimbangan antara kelestarian lingkungan, pelestarian budaya lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. ”Ke depan, Goalpara perlu terus berinovasi, meningkatkan kualitas SDM, memperluas kerja sama, dan memperkuat promosi digital agar semakin dikenal luas,” tambahnya. Asjap berharap, Goalpara dapat berkembang menjadi kawasan wisata edukasi berbasis lingkungan. Sementara itu, Direktur Goalpara Tea Park Iwan Wahyudin menyampaikan dua tahun perjalanan merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen pelayanan serta pengalaman terbaik bagi pengunjung. ”Dua tahun bukan waktu yang panjang, tetapi bukan perjalanan singkat. Komitmen dan kebersamaan membuat kami terus kuat,” ucapnya. Iwan menargetkan Goalpara Tea Park terus berinovasi agar menjadi salah satu destinasi favorit di Sukabumi. Perayaan HUT ke-2 berlangsung semarak dengan penyerahan Member Card Goalpara Tea Park, pemotongan tumpeng, penyerahan hadiah lomba mewarnai tingkat kabupaten, hingga pertunjukan 1.000 angklung yang dimainkan bersama Bupati Sukabumi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kabupaten Sukabumi mengambil sikap tegas dalam upaya menghentikan laju penularan HIV/AIDS. Melalui Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 yang digelar di Bale Budaya Pudak Arum, Sabtu (6/12/2025). Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengumumkan penguatan program layanan, edukasi masyarakat, hingga upaya menghapus stigma yang selama ini menjadi penghalang terbesar penanganan HIV/AIDS. Acara yang melibatkan unsur pemerintahan, tenaga medis, lembaga pendidikan, organisasi sosial, tokoh agama, hingga komunitas peduli AIDS menjadi momentum deklarasi bersama. Tidak hanya berkomitmen, Sukabumi mendorong langkah konkret mulai dari akses tes HIV yang lebih luas hingga pendampingan psikososial bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Tema global “Overcoming Disruption, Transforming the AIDS Response” menjadi landasan gerak. Tidak sekadar jargon, tema ini diterjemahkan Sukabumi ke dalam target kerja yang lebih progresif melalui semangat ketahanan layanan, inklusivitas, dan percepatan pencegahan. Pemerintah daerah menegaskan, transformasi penanganan bukan lagi pilihan, tetapi kewajiban moral dan sosial. Dalam agenda tersebut, Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M. menyoroti dua tantangan terbesar saat ini dikarenakan masih adanya pola pikir stigma dan masih terbatasnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dini. Menurutnya, dua hal ini menjadi pintu utama penyebaran yang tidak terlihat. “Kita tidak boleh santai. HIV/AIDS tidak akan selesai jika masyarakat masih menutup mata,” tegasnya. Pemerintah daerah menargetkan penguatan intervensi edukatif untuk pelajar, mahasiswa, serta kelompok usia produktif. Program literasi bahaya HIV, sistem rujukan cepat, serta distribusi terapi ARV yang merata akan terus didorong. Peringatan HAS 2025 menutup sesi dengan penegasan yakni perjuangan bukan hanya pada fasilitas medis, tetapi pada keberanian sosial untuk mendukung ODHA sebagai sesama manusia. Sukabumi menyatakan bahwa masyarakat yang berempati adalah benteng utama sekaligus titik awal pemutusan rantai penyebaran. Perang melawan HIV/AIDS tidak menunggu esok. Sukabumi memilih bergerak hari ini. (Dicky)