SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2026 resmi bergulir di Kampung Cibolang Kidul, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (7/2/2026). Ajang ini menyedot perhatian ratusan atlet tenis meja dari Kabupaten dan Kota Sukabumi yang datang membawa semangat kompetisi dan kebersamaan. Sepanjang pertandingan, atmosfer arena dipenuhi sorak dukungan serta adu strategi antar-atlet dari berbagai klub. Bupati Cup 2026 tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga ruang konsolidasi antar-pelaku olahraga tenis meja di Sukabumi. Ketua Panitia Penyelenggara, Mahdi Abdul Hadi, menyebutkan turnamen ini digelar untuk menjaga iklim kompetisi tetap hidup sekaligus memperluas ruang pembinaan atlet di semua level. Sebanyak kurang lebih 500 atlet tercatat mengikuti turnamen ini, yang terbagi dalam Divisi D sebanyak 350 atlet, Divisi C 150 atlet, dan Divisi A sekitar 20 atlet. Seluruh peserta berasal dari 34 persatuan tenis meja se-Kabupaten dan Kota Sukabumi. Turnamen berlangsung selama tiga hari, dari 6 hingga 8 Februari 2026. Mahdi berharap seluruh pertandingan dapat berjalan lancar dengan menjunjung tinggi sportivitas dan saling menghormati antar-atlet. Bupati Sukabumi H Asep Japar dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah daerah terus membuka ruang bagi tumbuhnya kegiatan olahraga yang bersifat kompetitif dan membangun. Menurutnya, turnamen seperti Bupati Cup menjadi salah satu sarana penting dalam menyiapkan atlet daerah agar lebih siap bersaing di level yang lebih tinggi. Turnamen secara resmi dibuka oleh Bupati Sukabumi dengan melakukan servis pembuka sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian pertandingan. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Puncak peringatan Hari Lahir 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sukabumi berlangsung khidmat dan meriah di Alun-alun Palabuhanratu, Rabu (4/2/2026). Ribuan warga dan kader NU dari berbagai tingkatan memadati lokasi acara dengan penuh kekhusyukan. Peringatan satu abad NU mengusung tema Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia untuk Sukabumi Mubarakah. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi warga NU mulai dari tingkat ranting desa dan kelurahan hingga pengurus kecamatan se-Kabupaten Sukabumi. Sejumlah tokoh nasional dan daerah hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya anggota Komisi VII DPR RI, Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda dan Forkopimcam, perwakilan instansi vertikal, para kiai, serta tokoh agama. Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi K.H. E.S. Mubarok menegaskan, peringatan satu abad NU menjadi momentum strategis memperkuat sinergi ulama dan umaro dalam mewujudkan Sukabumi yang mubarakah. Ia menekankan NU siap terus menjadi mitra pemerintah daerah dengan kekuatan lebih dari seribu kader aktif yang bergerak di berbagai sektor pembangunan. NU akan selalu berjalan bersama pemerintah yang berpihak pada kepentingan rakyat dan menjaga nilai kejujuran serta amanah. Ulama siap berada di garda depan mendukung kemajuan Sukabumi, ujarnya. Dalam sambutannya, K.H. E.S. Mubarok juga memaparkan konsep Sukabumi Mubarakah yang bertumpu pada lima pilar utama, yakni ibadah, amanah, mahabbah, harokah, dan jamaah atau kebersamaan. Sementara itu, Bupati Sukabumi H Asep Japar mengajak seluruh kader NU untuk terus berperan aktif dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, dan penguatan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, NU memiliki peran penting dalam menjaga persatuan umat dan stabilitas daerah. Peringatan satu abad ini diharapkan menjadi ruang refleksi sekaligus penguat komitmen bersama membangun Sukabumi yang harmonis dan kondusif. Rangkaian acara puncak Harlah 1 Abad NU Kabupaten Sukabumi diisi dengan tabligh akbar dan tausiyah Ustaz Roma Muda, penampilan kreasi santri IPPNU, serta penyerahan bantuan simbolis kepada panti jompo dan anak yatim. (Dicky)

Indramayu Bidik-kasusnews.com,.Home industry petasan Meledak di Desa Lohbener Lor, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (31/01/2026) malam. Sebuah gudang dan pembuatan petasan meledak hingga menewaskan satu korban jiwa, polisi masih menyelidiki penyebab terjadinya ledakan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Peristiwa meledaknya gudang dan pembuatan petasan ini bermula saat pemilik, sekaligus korban tewas, yakni berinisial Car (35) diduga sedang meracik bahan kimia petasan, seketika ada percikan api dan seketika meledak hingga merusak beberapa bangunan dan menghanguskan bahan baku petasan yang mudah terbakar. Menurut salah satu warga yang enggan menyebutkan identitasnya, peristiwa itu terjadi pada pukul 17.00 WIB. Saat itu, sempat terdengar ledakan cukup keras dan warga setempat di sekitar lokasi kejadian langsung melakukan pemadaman serta evakuasi korban yang mengalami luka bakar 90 persen. Usai kejadian, petugas dari Polsek Jatibarang dan Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu mendatangi TKP langsung memasang garsi polisi, serta mengumpulkan keterangan (Pulbaket) dari sejumlah saksi serta barang bukti berupa bekas ledakan, sisa bahan baku petasan untuk diselidiki lebih lanjut. Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang S.I.K.,M.H.,M.I.K Melalui Kapolsek Jatibarang, Kompol Darli membenarkan terjadinya ledakan, bahkan pihaknya langsung bergerak cepat dengan menetralisir TKP agar menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi. Darli juga mengimbau masyarakat agar masyarakat menghentikan sementara aktivitas terlarang tersebut. “Betul kemarin sore ada ledakan, ini masih kita selidiki penyebab pastinya, kita juga imbau agar masyarakat hentikan aktivitas terlarang agar dapat menghindari insiden buruk terulang” ungkap Darli, kepada Awak Media Minggu (1/2/2026). Peristiwa ledakan gudang petasan ini sudah berulang kali terjadi, mengingat beberapa desa di dua Kecamatan yakni di Kecamatan Jatibarang dan Kecamatan Indramayu belum dapat menghentikan produksi kembang api dan petasan, meski pemerintah daerah dan Polisi sudah melakukan imbauan hingga pencegahan. (Asep.R)

Cirebon,Bidik-kasusnews.com,.Musrenbang Desa Beberan Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon yang di laksanakan di Kantor Desa Beberan, Minggu, 1/2/2026 sore diwarnai dengan aksi protes warga yang mempertanyakan soal kinerja Kuwu Isyadi Desa Beberan yang tidak menunjukkan sikap pelayan masyarakat. Apalagi, penggunaan Anggaran Dana Desa sejak tahun 2022 sampai dengan tahun 2025 yang tidak transparan dan diduga memalsukan laporan dalam penggunaan anggaran Dana Desa. Acara Musrenbang Desa Beberan yang dihadiri Kuwu beberan, Babinsa, BPD, RT RW serta pemuda tokoh masyarakat yang seyogyanya membahas perubahan usul-usulan warga Desa untuk pembangunan tahun 2026 Mala menuai protes warga. Kuwu Desa Isyadi memaparkan Musrembang perubahan pagu anggar yang akan di laksanakan kedepannya sesuai pagu yang turun dari pusat, semoga dengan pagu anggar ini pemerintah Desa beberapa bisa menjalankan dengan baik. Ketua BPD mengarahkan agar persoalan-persoalan tentang kekecewaan warga warga tersebut di selesaikan usai acara Musrenbang Desa Beberan, BPD pun akhirnya tidak berkutik sama sekali. Namun warga masyarakat yang kecewa dengan kepemimpinan Kuwu Desa Beberan ini sengat menyayangkan dengan ulah Kuwu yang terkesan tidak transparan dalam penggunaan anggaran pada Masyarakat, sehingga masyarakat terkesan di bodohi dengan ulah Kuwu dalam menjalankan roda pemerintahan Desa. Bahkan hingga sekarang proyek dana desanya banyak yang tidak selesai atau tidak rampung, kemudian dugaan pemalsuan laporan kegiatan serta dugaan penilapan honor pekerja dan RT. Kami atas nama warga Desa Beberan sangat kecewa dengan kepemimpinan Kuwu Isyadi ini, sudah tidak bermasyarakat, juga diduga telah mempermainkan proyek dana desa sejak tahun 2023 sampai dengan 2024. Kami sudah melaporkannya ke pihak Inspektorat dan sudah adanya Pengembalian sebagian katanya karena uang pengembalian Kuwu tidak di ketahuan oleh perwakilan masyagakat. Harapan masyarakat untuk kedepannya Kuwu Desa Beberan agar transparan dan terbuka dalam menjalankan pemerintahan Desa dan sesuai APBDes yang tertera agar masyarakat mendapat kepercayaan kembali dari kepeminpinannya. (Asep.R)

Cirebon Kota Bidik-kasusnews.com,. Kamis, 29/1/2026, Cirebon Kota – Kepolisian Resort (Polres) Cirebon Kota kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga, khususnya di kawasan kos-kosan. Dalam pengungkapan tersebut, jajaran Satreskrim Polres Cirebon Kota berhasil mengamankan empat orang pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di dua lokasi berbeda, sekaligus menyita sejumlah barang bukti sepeda motor hasil kejahatan. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa pengungkapan pertama dilakukan di wilayah Kecamatan Kedawung. Tim Resmob Satreskrim yang tengah melakukan penyelidikan atas maraknya laporan kehilangan sepeda motor, memergoki dua pelaku yang hendak melancarkan aksinya. “Petugas sempat melakukan pengejaran terhadap pelaku yang membawa kabur sepeda motor korban. Kejar-kejaran terjadi dari wilayah Kedawung hingga Arjawinangun dengan jarak kurang lebih 16 kilometer, sebelum akhirnya kedua pelaku berhasil diamankan,” ungkap AKBP Eko Iskandar saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Kamis (29/1/2026). Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan dua orang pelaku beserta dua unit sepeda motor. Selain itu, satu unit sepeda motor lainnya ditemukan di lokasi yang diduga menjadi tempat penampungan barang hasil curian. Diketahui, nomor rangka dan nomor mesin kendaraan tersebut telah diubah oleh pelaku. “Modus operandi para pelaku cukup rapi, termasuk menghilangkan identitas kendaraan. Namun berkat kerja cepat dan profesional anggota, seluruh barang bukti berhasil kami amankan,” jelas Kapolres yang didampingi Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Adam Gana. Selain sepeda motor, petugas juga menemukan senjata tajam jenis celurit yang dibawa pelaku saat akan melakukan aksinya. Barang tersebut kini turut diamankan sebagai barang bukti. Sementara itu, pengungkapan kedua terjadi di Kelurahan Jagasatru, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon. Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan kehilangan kendaraan dari warga. Berbekal rekaman CCTV, identitas pelaku berhasil diketahui dan ditangkap dalam waktu kurang dari 1×24 jam. Dua pelaku yang diamankan di lokasi tersebut masing-masing berinisial MBS (20) dan AS (24). Sedangkan dua pelaku lainnya yang diamankan di wilayah Kedawung berinisial AS (24) dan AA (26). Keempat pelaku diketahui merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor. “Total empat pelaku berhasil kami amankan dari dua TKP berbeda. Mereka merupakan bagian dari sindikat curanmor yang telah meresahkan masyarakat, khususnya di lingkungan kos-kosan,” tegas AKBP Eko Iskandar Polresta Cirebon Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila Para pelaku dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun atau denda paling banyak Rp500 juta. Saat ini, penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan para pelaku di sedikitnya enam TKP lainnya serta memburu penadah barang hasil curian. Kapolres Cirebon Kota menambahkan, sepeda motor hasil curian yang berhasil ditemukan langsung dikembalikan kepada para korban dengan status pinjam pakai guna menunjang aktivitas sehari-hari mereka. “Kami berupaya agar masyarakat yang menjadi korban dapat segera kembali beraktivitas. Ini adalah bentuk pelayanan dan kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Kapolres. Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto menambahkan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan hasil sinergi antara kepolisian dan masyarakat. “Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat melapor serta penggunaan CCTV yang sangat membantu proses penyelidikan. Polres Cirebon Kota akan terus meningkatkan patroli dan penegakan hukum guna menciptakan rasa aman,” ungkap AKP Aris. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci ganda, memilih lokasi yang aman aman, serta segera melapor ke kepolisian apabila menjadi korban tindak kejahatan. ‎ ‎ ‎ ‎“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan jalanan di Kota Cirebon. Polres Cirebon Kota berkomitmen menindak tegas segala bentuk kejahatan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkas Kapolres. ‎ ‎(Asep.R

SUKABUMI-BIDIK-KASUNEWS.COM – Peringatan satu abad Nahdlatul Ulama tingkat Kabupaten Sukabumi menjadi momentum penguatan sinergi antara ulama dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan. PCNU Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus berada di barisan terdepan mengawal visi dan program pemerintah. Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi KH E.S Mubarok menyampaikan bahwa NU akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah demi kemaslahatan umat dan kemajuan Sukabumi. Peran NU kata dia, tidak hanya sebatas organisasi keagamaan, tetapi juga mitra strategis pembangunan. “NU siap mengawal dan mendukung visi Kabupaten Sukabumi. Kami berkomitmen menjaga persatuan, stabilitas, dan pembangunan daerah,” ujarnya saat peringatan satu abad NU di Sekretariat PCNU Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 31 Januari 2026. KH E.S Mubarok juga mengapresiasi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi yang dinilainya dekat dengan rakyat dan memiliki perhatian besar terhadap warga NU. Kehadiran langsung pimpinan daerah dalam kegiatan tersebut disebut sebagai bentuk nyata kebersamaan pemerintah dan ulama. Dalam rangkaian peringatan satu abad NU, PCNU Kabupaten Sukabumi juga merencanakan agenda akbar yang akan digelar di Palabuhanratu. Kegiatan tersebut diproyeksikan menghadirkan lebih dari seribu kader NU dari seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi. Sementara itu, Khatib Syuriah PCNU Kabupaten Sukabumi KH Sidik Suparman menegaskan bahwa peringatan satu abad NU harus menjadi momentum muhasabah dan penguatan nilai-nilai ahlussunnah wal jamaah an-nahdliyah. Ia juga mengingatkan pentingnya peran kader NU dalam merawat persatuan umat dan keutuhan negara. Bupati Sukabumi H Asep Japar dalam sambutannya menyampaikan bahwa NU memiliki peran strategis dalam menjaga kondusivitas daerah, membangun karakter spiritual masyarakat, serta memperkuat pendidikan berbasis pesantren. Kegiatan peringatan satu abad NU tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial dan pengabdian NU kepada masyarakat. (Dicky)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cirebon kembali menuai sorotan. Fakta di lapangan menunjukkan adanya dugaan pengurangan porsi menu, sementara harga tetap mengacu pada ketentuan yang sudah ditetapkan pemerintah. Sejumlah wali murid SDN mengeluhkan kuantitas makanan yang diterima anak-anak. Mereka menilai, sajian yang diberikan jauh dari nilai anggaran yang telah dialokasikan. “Seharusnya anak-anak mendapatkan porsi bergizi sesuai aturan, tapi kenyataannya banyak menu yang porsinya sangat sedikit,” ungkap salah satu wali murid. Ironisnya, di setiap dapur penyedia MBG sudah tersedia SPPG (Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga) dan juga melibatkan ahli gizi. Seharusnya, keberadaan mereka bisa menjamin standar gizi dan kualitas makanan. Namun, kenyataan di lapangan justru sebaliknya. Untuk tingkat SDN hanya di beri Nasi Kuning dadar suwir, oreg tempe 1 sendok lalab timun 2 potong serta 1 buah salak jelas ini tidak sesuai.Sementara anggaran itu sudah di tentukan nominalnya. Tetapi faktanya, siswa hanya menerima menu secra tidak layak Gizi, pada hari jumat, 23/1 jelas menunjukkan adanya pengurangan porsi yang tidak sesuai dengan ketentuan. Ketua Paguyuban Ciayu maja kuning Bersatu (PCB) JULI dalam Audensi dengan pihak SPPG Yayasan Insan Kamil Mekarwangi yang berada di Desa Kedawung memaparkan adanya laporan dari salah satu wali murid SDN yang mendapatkan Makn Bergizi Gratis(MBG) seperti itu “Pantas apa Tidak”. Jelas ini adanya Pengurangan dan di duga korupsi dalam pemberian Sajian Makan Bergizi Gratis(MBG),” Paparnya. Kamis, 29/1/2026. Sementara kepala dapur Ilham Prayoga yang di damping Ahli Gizi mengakui adanya kesalahan dalam penyajian MBG pada hari tersebut, di karenakan SPPG baru berjalan 2 Minggu serta meminta maaf dan memperbaiki menu MBG kedepannya. Ujar Ilham Sekjen DPP PCB, Amin Std menanggapi jawaban pihak SPPG, jelas beberapa pihak menilai ada indikasi permainan dari oknum penyedia yang ingin meraup keuntungan lebih dengan cara mengurangi Menu porsi sajian. Kondisi ini menimbulkan keresahan dan kekecewaan di tengah masyarakat, Kami Paguyuban Ciayu Maja Kuning Bersatu,akan melaporkan ke pihak aprat penegak hukum (APH) Kejaksaan Negri Sumber Kabupaten Cirebon,” Ujarnya.   “Kami juga akan menindak lanjuti temuan kami ,terkait SHL.Sertifikasi Higienis Legalitas Dapur SPPG:Aj51JHX7 Kemlaka akan tetapi membangunya di Desa kedawung.Kami memohon untuk pemilik dapur atau oihak Yayasan untuk bisa mempertanggung jawabkan temuan kami,”Katnya. “Kalau begini terus, anak-anak yang dirugikan. Uang negara sudah dikeluarkan besar, tapi hasilnya tidak sesuai,” tambahnya. (Asep.R)

KUNINGAN Bidik-kasusnews.com,.Polres Kuningan melaksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar serempak di 27 titik lokasi lahan di wilayah Kabupaten Kuningan, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang dilaksanakan secara berjenjang hingga tingkat Polda Jawa Barat. Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar. turut mengikuti penanaman jagung di Desa Gunungkeling, Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan dengan luasan lahan mencapai 0,42 hektare. Kegiatan tersebut juga terhubung secara serentak dengan jajaran Polda Jabar. Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS), perwakilan Perum Perhutani KPH Kuningan, jajaran Bulog Bandorasa dan Sidaraja, unsur TNI, pemerintah kecamatan dan desa, kelompok tani, serta personel Polres Kuningan. Penanaman jagung serentak ini dilaksanakan oleh seluruh jajaran Polsek dan satuan fungsi Polres Kuningan di berbagai kecamatan, dengan luasan lahan yang bervariasi. Total luas lahan yang ditanami jagung pada kegiatan ini mencapai 22,51 hektare. Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi Polri dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu bahan pangan strategis nasional. “Melalui penanaman jagung serentak ini, kami ingin mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan. Kegiatan ini adalah bentuk nyata keterlibatan Polri bersama pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan. Kami berharap hasilnya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di Kabupaten Kuningan,” ujar AKBP Muhammad Ali Akbar. Kapolres berharap masyarakat Kabupaten Kuningan untuk bersama-sama mendukung program Bapak Presiden dalam swasembada pangan. Jangan biarkan lahan-lahan kosong terbengkalai karena negara Indonsia merupakan negara agraris. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan Dr. Wahyu Hidayah mengapresiasi keterlibatan Polres Kuningan yang aktif mendukung program pertanian dan pemberdayaan petani di daerah. Kegiatan penanaman jagung serentak ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan produksi jagung di Kabupaten Kuningan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung Program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026 dengan melaksanakan Zoom Meeting Penanaman Jagung Serentak di Polres Jajaran Polda Jawa Barat, Penyerahan Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), serta Bantuan Sembako kepada Kelompok Tani pada Kamis (29/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Blok Kedempatan, Desa Cempaka, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., bersama jajaran Pejabat Utama Polresta Cirebon, serta diikuti oleh unsur Forkopimda, instansi terkait, kelompok tani, dan masyarakat setempat. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan serentak jajaran Polda Jawa Barat yang dilaksanakan melalui sarana Zoom Meeting dan dipimpin oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., dari lokasi terpusat. Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa Polresta Cirebon berkomitmen untuk tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga hadir secara aktif mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian. “Polresta Cirebon secara nyata mendukung Program Swasembada Pangan Presiden Republik Indonesia Tahun 2026. Penanaman jagung pipil ini merupakan langkah konkret kami bersama kelompok tani untuk mengoptimalkan lahan yang ada agar lebih produktif serta memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Kombes Pol. Imara Utama. Kapolresta Cirebon menambahkan, Polresta Cirebon berperan aktif sebagai fasilitator dan pendamping kelompok tani, mulai dari tahap penanaman hingga panen, melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait. “Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga kamtibmas, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. Kami mendorong kolaborasi lintas sektor agar hasil pertanian meningkat, ketahanan pangan semakin kuat, dan taraf hidup petani di wilayah hukum Polresta Cirebon terus meningkat,” tambahnya. Selain melaksanakan penanaman jagung secara simbolis, Polresta Cirebon juga menyerahkan bantuan paket sembako berupa beras, mi instan, dan minyak goreng kepada kelompok tani dan masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan nyata Polri di tengah masyarakat. Kapolresta Cirebon juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kelompok tani dan pihak terkait yang telah bersinergi dengan Polresta Cirebon dalam menyukseskan program ketahanan pangan tersebut. “Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari peran serta kelompok tani dan dukungan seluruh pihak. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kerja samanya. Semoga sinergi ini terus berlanjut dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Cirebon,” ujarnya. Secara keseluruhan, Polresta Cirebon melaksanakan penanaman jagung pipil secara serentak di 27 Polsek jajaran Polresta Cirebon dengan total luas lahan mencapai 29 hektare. Kegiatan ini menjadi wujud konkret kontribusi Polresta Cirebon dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat kemitraan Polri dengan masyarakat. (Asep Rusliman )

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi H Asep Japar meresmikan Kantor Kecamatan Ciemas yang telah direhabilitasi, Senin (26/1/2026). Dalam peresmian yang digelar di halaman kantor kecamatan tersebut, Bupati menegaskan pentingnya optimalisasi layanan publik yang ramah, cepat, dan transparan. Asjap panggilan akrab Bupati mengatakan, rehabilitasi kantor kecamatan merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi. “Palayanan itu bersentuhan langsung dengan masyarakat. Maka kecamatan itu garda terdepan pelayanan pemerintahan,” ujarnya. Kemegahan gedung harus sejalan dengan semangat kerja yang produktif serta pelayanan yang ramah, cepat, dan transparan, tambahnya. Bupati juga menyoroti posisi strategis Kecamatan Ciemas, baik dalam mendukung ketahanan pangan nasional maupun pengembangan kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu. “Penguatan infrastruktur perkantoran dinilai penting agar pelayanan publik semakin efektif dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tandasnya. Tak ketinggalan dia juga mengapresiasi peran anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Daerah Pemilihan VI yang konsisten mendorong pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik di wilayah selatan Sukabumi. Asjap berpesan kepada Camat dan seluruh jajaran agar menjadikan kantor kecamatan sebagai pusat inovasi pelayanan publik, sejalan dengan visi Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah. Ia juga meminta agar gedung baru dipelihara dengan baik untuk menunjang pelayanan jangka panjang serta memperkuat sinergi antara kecamatan, desa, dan masyarakat. Sementara itu, Camat Ciemas Usep Supelita menyampaikan bahwa rehabilitasi kantor mencakup perbaikan gedung utama, penambahan aula, sekretariat PKK, mushala, serta penataan halaman. Ia mengaku bangga dan berterima kasih atas perhatian pemerintah daerah terhadap Kecamatan Ciemas. Selain peresmian gedung, Pemerintah Kecamatan Ciemas menghadirkan berbagai layanan bagi masyarakat, seperti pelayanan kesehatan, keluarga berencana, donor darah, dan administrasi kependudukan. Dalam kesempatan tersebut bupati juga menyerahkan satu unit traktor roda empat dan satu unit drone sprayer pertanian kepada kelompok tani Kecamatan Ciemas. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi H Ujang Abdurohman Rochmi dari Fraksi Golkar dan H. Andri Hidayana dari Fraksi PPP, Kapolsek Ciemas AKP Deni Miharja, serta unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat. (Dicky)